RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
BAB 1. Warna
Identitas
A. Kompetensi Inti (KI)
B. Tujuan Pembelajaran
C. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
D. Materi Pembelajaran
E. Metode Pembelajaran
F. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar
G. Kegiatan Pembelajaran
Pert.
ke-1: Komposisi Warna Discovery Learning
H. Penilaian Hasil Pembelajaran
Daftar Pustaka
Lampiran:
1.1 Ringkasan Materi Pertemuan 1
2.1 Penugasan
3. Penilaian Harian (UH)
4. Remidi A
5. Remidi B
6. Pengayaan
7. Soal Hot’s
PENYUSUN:
Drs Kushardiman
SMA NEGERI 5 SURABAYA
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR
2020
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas / Semester : X / Ganjil
Materi : KD 3.1 & 4. 1 / Bab1. Warna Alokasi Waktu : 1 x 2 jam pelajaran
A. Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasar-kan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minat-nya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui proses pembelajaran materi Desain Dasar Seni Rupa dua dimensi (Berkreasi Garis) peserta diharapkan menemukan ide-ide baru dan teknik-teknik yang unik dalam berkarya seni rupa sesuai dengan kreativitas yang didasarkan pada berbagai sumber belajar. Kalian juga diharapkan kreatif serta terampil
dalam membuat sketsa obyek dari unsur-unsur seni (garis). Membuat karya seni rupa dua dimensi menggunakan berbagai media dan teknik dengan melihat model dan mengomunikasikannya dalam bentuk karya dan laporan tertulis.
C. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1 Konsep, unsur, prinsip, bahan dan teknik dalam berkarya seni rupa.
Pertemuan 1
3.1.1. Menjelaskan macam karya seni rupa dua dimensi
3.1.2. Menjelaskan proses pembuatan karya seni rupa dua dimensi
3.1.3. Menjelaskan konsep seni rupa dua dimensi dari unsur warna yang sedang berkembang
3.1.4. Menjelaskan langkah-langkah membuat karya seni rupa dua dimensi dari unsur warna
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1.5. Membandingkan hasil karya seni rupa dua dimensi dari unsur warna RGB dengan warna CMYK.
3.1.6. Membandingkan karya sendiri dengan karya orang lain, mengenai : bahan, media, jenis, simbol, teknik dan estetika
3.1.7. Menyampaikan hasil pengumpulan dan simpulan informasi yang diperoleh
3.1.8. Mempertanggung jawabkan secara lisan atau tulisan mengenai karya seni rupa dua dimensi 4.1 Pembuatan karya
seni rupa dua dimensi menggunakan berbagai media dan teknik dengan melihat model
4.1.1. Bereksperimen dengan beragam media dan teknik dalam membuat karya komposisi warna 4.1.2. Membuat karya seni rupa dua dimensi dari
unsur warna dengan berbagai teknik
D. Materi Pembelajaran Topik: Berkreasi garis
1. Pengantar Berkreasi Garis (Lampiran 1.1) Pengetahuan
Faktual : Koleksi Karya Seni Rupa Dua Dimensi (karya-karya seni dari unsur garis) Konseptual
: Definisi warna, dalam seni rupa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda.
Prosedural
: Macam-Warna WARNA PRIMER (pokok) : merah, biru, dan kuning.
WARNA SEKUNDER Merupakan hasil pencampuran dua warna primer dengan proporsi 1:1.
WARNA TERSIER Warna yang diperoleh dengan mencampur warna sekunder dan warna
disebelahnya pada lingkaran warna, atau mudahnya, campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder.
WARNA NETRAL merupakan hasil campuran ketiga warna dasar dalam proporsi 1:1:1
WARNA KOMPLEMENTER adalah dua warna yang saling berseberangan (memiliki sudut 180°) di lingkaran warna.
WARNA MONOKROMATIK merupakan perpaduan beberapa warna yang bersumber dari satu warna dengan nilai dan intensitas yang berbeda
WARNA POLIKROMATIK artinya beberapa warna yang digradasikan sampai putih.akromatik, artinya pergerakan warna dari hitam ke putih.
WARNA ANALOGUS merupakan kombinasi dari warna-warna terdekat.
Metakognitif
: Memprediksi penemuan-penemuan yang terkait dengan karya komposisi warna
E. Metode Pembelajaran
Model : Discovery Learning & Project Based Learning
Metode : Demonstrasi, percobaan, diskusi, tanya jawab, presentasi
F. Media, Alat/bahan, dan Sumber Belajar
1. Media:
a. Power Point: Warna
b. Video Karya Seni
c. ………. 2. Alat dan bahan:
a. Laptop
b. LCD
3. Sumber Belajar
a. Buku Teks Pelajaran Seni Budaya Kelas X SMA
b. Buku-buku lain yang relevan, Informasi melalui media cetak dan internet,
c. Hasil karya seni rupa, serta sumber lain yang relevan.
d. Gambar – gambar peraga tentang : irama, balance, kontras, harmoni, fokus, gratasi, proporsi, variant dan kesatuan.
e. Foto – foto lukisan reproduksi tentang bentuk – bentuk bidang, perpaduan warna dan variasi tekstur.
f. Agus Sachari, 2007, seni rupa dan disain untuk SMA Klas X semester gasal / genap, Jakarta / Erlangga.
g. Yusuf Affandi, Diktat kuliah disain dasar untuk mahasiswa ITB, Bandung
h. http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=pengertian-arti-warna , diakses tanggal 7 Juli 2013
i. http://id.shvoong.com/social-sciences/psychology/2179778-definisi-atau-pengertian-warna-dan/, diakses 7 Juli 2013
j. https://www.facebook.com/permalink.php?id=357710980914093&story_f bid=537322652952924, diakses tanggal 7 Juli 2013
k. http://dinamikadiafragma.blogspot.com/2012/10/tugas-fotografi-definisi-definisi-warna.html, diakses tanggal 7 Juli 2013
l. http://masihmencariaku.blogspot.com/2011/06/warna-warna-kesukaan-rasulullah-saw.html, diakses tanggal 7 Juli 2013
m. http://priyambodooo.blogspot.com/2012/07/blog-post.html, diakses tanggal 7 Juli 2013
n. http://puji-hastuti.blogspot.com/2011/01/nirmana-biomorfik.html, diakses tanggal 7 Juli 2013
o. http://ozhu73.blogspot.com/2011/11/nirmana-oh-nirmana.html, diakses tanggal 7 Juli 2013
D. Kegiatan Pembelajaran 1. Pertemuan ke-1: Warna
a. Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1 s.d 3.1.8
4.1.1 s.d 4.1.2
b. Motode Pembelajaran Model : Discovery
Metode : Demonstrasi, percobaan, diskusi, tanya jawab, presentasi
c. Langkah-langkah Pembelajaran Pendahuluan:
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
a. Guru dan peserta didik melakukan do’a awal pelajaran. b. Menyiapkan peserta didik secara fisik dan psikis dengan
memberikan motivasi.
Strategi: Menayangkan gambar tentang komposisi warna
……… …..
……… …..
c. Memberikan pertanyaan-pertanyaan pada peserta didik tentang materi sebelumnya yang terkait dengan materi Strategi:
Pertanyaan :
Apa yang kamu ketahui dengan warna ?
Jelaskan macam-macam warna dalam lingkaran warna!
Jelaskan jenis-jenis komposisi warna menurut Brewster!
……… …..
10’ Terlaksan a/Tidak
……… …..
d. Peserta didik memperhatikan inti tujuan pembelajaran meliputi pengetahuan dan keterampilan pada materi Komposisi Warna.
e. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan serta teknik penilaian yang dilakukan.
Strategi:
Garis Besar Kegiatan : 1. Dibentuk kelompok
2. Mencari referensi tentang komposisi warna 3. Menginformasikan hasil diskusi
4. Penilaian penugasan dan kinerja
……… …..
……… …..
Inti:
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET Mengamati stimulus
1. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati
stimulus terkait komposisi warna yang diunjukkan
oleh guru. Strategi:
Guru menayangkan gambar tentang komposisi warna dalam kehidupan sehari-hari
……… …..……… ……..
Mengidentifikasi masalah
2. Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan terkait hasil pengamatan dan tujuan pembelajaran tentang Komposisi Warna
Strategi:
Pertanyaan yang diharapkan:
Apa manfaat komposisi warna dalam kehidupan sehari-hari? ……… ….. ……… ….. Mengumpulkan data
3. Peserta didik melakukan kegiatan tentang pengumpulan inforamasi/data terkait materi Komposisi warna di bawah bimbingan guru.
Strategi:
Langkah-langkah yang diharapkan: Strategi:
70’ Terlaksan a/Tidak
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
Langkah-langkah yang diharapkan:
Peserta didik mengumpulkan data dari hasil diskusi kelompok ……… ….. ……… ….. Mengolah data
4. Peserta didik melakukan diskusi untuk mengolah informasi/data terkait materi Komposisi warna di bawah bimbingan guru.
Strategi: ……… ….. ……… ….. Memverifikasi
5. Peserta didik melakukan verifikasi hasil pengolahan data terkait materi komposisi warna di bawah bimbingan guru.
Strategi:
Kelompok melaporkan hasil kegiatannya ke kelompok lain untuk memberi komentar secara jujur, santun dan tanggung jawab ……… ….. ……… ….. Menggeneralisasi
6. Peserta didik membuat simpulan dari hasil pengolahan data dan verifikasi terkait materi komposisi warna Strategi:
Kesimpulan :
Menyimpulkan beberapa pendapat yang benar Apresiasi adalah suatu proses penghayatan
karya seni yang diamati dan penghargaan pada karya seni itu sendiri serta penghargaan pada penciptanya
Warna
Pengertian Primer
Sekunder Tersier Komple menter
Komposisi
Monokro
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET ……… ….. ……… ….. Penutup:
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
a. Menyusun simpulan bersama peserta didik tentang materi Komposisi Warna
b. Memberikan refleksi dan/atau umpan balik pada peserta didik.
c. Mendiskusikan tugas peserta didik. Strategi:
……… Menemukan gagasan tentang manfaat komposisi warna dalam kehidupan sehari-hari
……… …..
……… …..
d. Menjelaskan rencana pertemuan berikutnya. Strategi:
Pertemuan berikutnya adalah menggambar bentuk ……… ….. ……… ….. ……… ….. 10’ Terlaksan a/Tidak G. Teknik Penilaian 1. Teknik Penilaian Pert.
ke- Materi Pembelajaran
Teknik Penilaian Instrumen Penilaian Pengetahua
n Keterampilan
1 Komposisi Warna Lampiran 1.2
Ulangan Harian Tes Tulis Lampiran …..
Projek/Produk/Portofolio Proyek Lampiran …..
KLP Indikator Pencapai Kompetansi TL TG TL TG Ph1 Ph2 Ph3 UH PTS PAS
P1 ………..
Pertemuan 1
3.1.1. Menjelaskan macam karya seni rupa dua dimensi
3.1.2. Menjelaskan proses
pembuatan karya seni rupa dua dimensi
3.1.3. Menjelaskan konsep seni rupa dua dimensi dari unsur warna yang sedang berkembang
3.1.4. Menjelaskan langkah-langkah membuat karya seni rupa dua dimensi dari unsur warna 3.1.5. Membandingkan hasil karya
seni rupa dua dimensi dari unsur warna RGB dengan warna CMYK. 3.1.6. Membandingkan karya
sendiri dengan karya orang lain, mengenai : bahan, media, jenis, simbol, teknik dan estetika 3.1.7. Menyampaikan hasil
pengumpulan dan simpulan informasi yang diperoleh
3.1.8. Mempertanggung jawabkan secara lisan atau tulisan mengenai karya seni rupa dua dimensi
4.1.1. Bereksperimen dengan beragam media dan teknik dalam membuat karya komposisi warna 4.1.2. Membuat karya seni rupa dua dimensi dari unsur warna dengan berbagai teknik
3. Program remedial dan pengayaan
a. Program Remidial
No Ketuntasan Klasikal Program Bentuk
Remidial Kegiatan Program Remidial
1 > 70% Pembelajaran
No Ketuntasan Klasikal Program Bentuk
Remidial Kegiatan Program Remidial
Model pembelajaran yang digunakan ……….
2 45% – 70% Penugasan
khusus Pelatihan intensif Memberikan pelatihan sebanyak …… kali ( …… JP) dengan memberikan soal latihan yang sesuai dengan indikator yang banyak belum tuntas (Soal Remidi A). Lampiran ……
Pemberian tugas
Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan guru (Soal Remidi B).
Soal pada Lampiran …… Penilaian
Siswa mengikuti penilaian ulang dengan dengan teknik tes tulis
sesuai indikator yang belum tuntas.
3 10% - < 45% Pemanfaatan
Tutor Sebaya Materi tugas Memberikan materi tugas yang harus diselesaiakan oleh siswa sesuai indikator yang belum tuntas (Soal Remidi A dan B).
Lampiran ……
Penentuan Tutor Sebaya
Siswa yang mengikuti program memilih tutor sebaya dari siswa sekelas, siswa lain kelas, atau kakak kelas yang direkomendasi oleh guru.
Lampiran ……….. Kegiatan belajar
Siswa belajar bersama tutor sebaya dengan waktu ………….. s.d ……….
Penilaian
Siswa mengikuti penilaian ulang dengan teknik tes tulis sesuai indikator yang belum tuntas pada ……….
4 10% < Bimbingan Khusus
Bimbingan perorangan pada siswa yang remidi dengan soal-soal latihan yang sesuai dengan indikator yang belum tuntas (Soal Remidi A dan B). Lampiran ……
No Ketuntasan Klasikal Program Bentuk
Remidial Kegiatan Program Remidial
Siswa mengikuti penilaian ulang dengan teknik tes tulis sesuai indikator yang belum tuntas pada ……….
b. Program Pengayaan
Bagi siswa yang sudah tuntas dilakukan program pengayaan seperti berikut. (1)Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa masalah kehidupan nyata
materi sesuai pada Lampiran ……
(2)Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa soal Pengayaan sesuai pada Lampiran …..
(3)Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa soal HOT’S sesuai pada Lampiran ……
(4)Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa penerapan materi dalam teknologi sesuai pada Lampiran ……
(5)Siswa menyelesaikan tugas berupa proyek karya ilmiah sesuai pada Lampiran …..
Keteria Penilaian Pengayaan
No Nilai yang diperoleh dalam UH Sekor maksimum yang dapat
ditambahkan Nilai Akhir Maksimum
1 80 – 85 5 – 4 85 – 89 2 86 – 90 4 – 3 90 – 93 3 91 - 95 3 - 2 94 – 97 4 96 – 99 2 – 1 98 – 100 Surabaya, 16 Juli 2019 Penyusun: 1. Seto Handoko, S.Pd. ……….. NIP. 197504182014121001 2. Drs. H. Taufiq, MM. ………. NIP. 196010101987111002 3. Drs. Kushardiman ………. NIP. 196505302007011013
Yang Mengesahkan Yang Menelaah secara Teknis
Kepala SMAN 5 Surabaya TIM Kurikulum
Hj. Sri Widiati, S.Pd., M.M. ………
Pembina Utama Muda NIP. ………
NIP. 19621109 198512 2 005
DAFTAR PUSTAKA
Depdikbud. 2014. Permendikbud nomor 103 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Depdikbud. 2014. Permendikbud nomor 104 tahun 2014 tentang Pedoman Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Bangun, Cornelius, Sem, dkk. 2014. Seni Budaya X. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
---o0o---
Lampiran 1.1
Materi Pembelajaran Pertemuan ke- 1
KOMPOSISI WARNA Fakta
Konsep
Dalam seni rupa, warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda.
Prinsip
Macam-macam Warna
WARNA PRIMER (pokok) : merah, biru, dan kuning.
WARNA SEKUNDER Merupakan hasil pencampuran dua warna primer dengan proporsi 1:1. Misalnya warna jingga merupakan hasil campuran warna merah dengan kuning, hijau adalah campuran biru dan kuning, dan ungu adalah campuran merah dan biru.
WARNA TERSIER Warna yang diperoleh dengan mencampur warna sekunder dan warna disebelahnya pada lingkaran warna, atau mudahnya, campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder. Misalnya warna jingga kekuningan didapat dari pencampuran warna kuning dan jingga. Warna coklat merupakan campuran dari ketiga warna merah, kuning dan biru. TEORI BREWSTER adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam
menjadi 4 kelompok warna. Keempat kelompok warna tersebut, yaitu: warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral. Teori ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1831. Kelompok warna ini sering disusun dalam lingkaran warna brewster. Lingkaran warna brewster mampu menjelaskan teori kontras warna (komplementer), split komplementer, triad, dan tetrad. WARNA NETRAL merupakan hasil campuran ketiga warna dasar dalam proporsi 1:1:1. Warna ini sering muncul sebagai penyeimbang warna-warna kontras di alam. Biasanya hasil campuran yang tepat akan menuju hitam.
WARNA KOMPLEMENTER adalah dua warna yang saling berseberangan (memiliki sudut 180°) di lingkaran warna. Dua warna dengan posisi kontras komplementer menghasilkan hubungan kontras paling kuat. Misalnya jingga dengan biru.
WARNA SPLIT KOMPLEMENTER adalah dua warna yang saling agak berseberangan (memiliki sudut mendekati 180°). Misalnya Jingga memiliki hubungan split komplemen dengan hijau kebiruan
WARNA TRIAD KOMPLEMENTER adalah tiga warna di lingkaran warna yang membentuk segitiga sama kaki dengan sudut 60°.
WARNA TETRAD KOMPLEMENTER disebut juga dengan double komplementer, adalah empat warna yang membentuk bangun segi empat (dengan sudut 90°). WARNA MONOKROMATIK merupakan perpaduan beberapa warna yang bersumber dari satu warna dengan nilai dan intensitas yang berbeda. Misal : hijau jika dikombinasikan dengan warna hijau dengan nilai dan intensitas yang berbeda akan menciptakan suatu perpaduan yang harmonis dan menciptakan kesatuan yang utuh pada desain.
WARNA POLIKROMATIK artinya beberapa warna yang digradasikan sampai putih.akromatik, artinya pergerakan warna dari hitam ke putih.
WARNA ANALOGUS merupakan kombinasi dari warna-warna terdekat. Misal : warna merah akan serasi dengan warna oranye, dan oranye akan terlihat harmonis dengan warna kuning. Begitu juga jika kuning dipadukan dengan hijau atau biru jika dipadukan dengan ungu, dan ungu jika dikombinasikan dengan pink..
Prosedur:
Langkah-langkah membuat karya seni rupa dua dimensi (Komposisi Warna) di atas kertas gambar A3 dengan menggunakan pewarna (cat air/cat poster/pensil warna/pastel/crayon). Prosedur penggunaan media yang untuk membuat komposisi bidang datar (kertas gambar A3). Prosedur penggunaan alat yang digunakan (penggaris, jangka, busur).
Metakognitif :
Dengan semakin banyak melakukan eksplorasi tentang warna, maka pengetahuan dan teknologi akan mempengaruhi kreativitas seseorang yang akan mempengaruhi hasil karya komposisi warna yang kekinian.
Lampiran 1.2
Instrumen Penilaian Pertemuan ke- 1
RPP Bab 1 Komposisi Warna
PENUGASAN SISWA
A. Bahan Penugasan
Komposisi Warna Alat dan Bahan :
1. Kertas HVS ukuran A4/F4 2. Printer warna
Kegiatan :
1. Carilah karya foto ( bebas)
2. Cetak karya foto tersebut dengan pilihan warna 1.CMYK 2.RGB 3. Bedakan dan definisikan perbedaan tersebut dalam bentuk tabel
B. Kriteria Penilaian Tugas
No Jawaban Nilai
1
10
2 Hasil cetak dengan pilihan warna CMYK dan RGB
10 3 Perbedaan Prinsip
Warna CMYK : pilihan warna yang digunakan dalam proses mencetak
Warna RGB : pilihan warna yang digunakan dalam bentuk cahaya
10
Nilai = (jumlah skor yang diperoleh/ 30) x 100
Lampiran 3
PENILAIAN HARIAN :
KISI-KISI PENILAIAN HARIAN (BERKREASI GARIS) SMA NEGERI 5 SURABAYA
TAHUN PELAJARAN 2019-2020 Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas : X
Waktu : 30 menit
A. Jumlah soal PH tiap kompetensi dan penyusunnya Klp
Komp KD. Materi Pokok Jumlah Soal Penyusun Soal 3.1. Berkreasi Garis 10 Seto Handoko, S.Pd
Nilai 100
B. Kisi-Kisi Soal PH Klp
Komp KD. Materi Pokok
Indikator Soal (Indikator dalam RPP)
Nomor Soal PH2 Berkreasi Garis
3.1.1. Menjelaskan macam karya
seni rupa dua dimensi 1,2,3 3.1.2. Menjelaskan proses
pembuatan karya seni rupa dua dimensi
Klp
Komp KD. Materi Pokok
Indikator Soal (Indikator dalam RPP)
Nomor Soal 3.1.3. Menjelaskan konsep seni
rupa dua dimensi dari unsur garis yang sedang berkembang
6, 7 3.1.4. Menjelaskan
langkah-langkah membuat karya seni rupa dua dimensi dari unsur garis
8, 9 3.1.5. Membandingkan hasil
karya seni rupa dua dimensi dari unsur garis hitam putih dengan garis warna.
10, 11 3.1.6. Membandingkan karya
sendiri dengan karya orang lain, mengenai : bahan, media, jenis, simbol, teknik dan estetika
12, 13 3.1.7. Menyampaikan hasil
pengumpulan dan simpulan informasi yang diperoleh
14 3.1.8. Mempertanggung jawabkan
secara lisan atau tulisan mengenai karya seni rupa dua dimensi
15
Nilai 100
SOAL PENILAIAN HARIAN BERKREASI GARIS
01. Unsur fisik seni rupa yang merupakan gabungan titik-titik yang bersambung, yaitu …. A. Warna B. Garis C. Volume D. Tekstrur E. Bidang
ANSWER: B
02. Berikut ini yang termasuk karya seni rupa murni adalah…. A. cangkir B. Rumah C. Kursi D. Baju E. Patung ANSWER: E
03. Salah satu unsur yang dalam menggambar yang paling utama adalah …. A. garis B. warna C. Bidang D. tekstur E. proporsi ANSWER: A
04. Gambar-gambar di bawah ini yang memperlihatkan efek gradasi adalah gambar ….
A. b. c. d. e.
05. Susunan garis-garis di bawah ini membentuk …. A. gradasi B. spontan C. gesture D. tekstur E. perspektif ANSWER: E
06. Ciri utama batik adalah gambar motifnya dengan garis …. A. garis nyata
B. garis maya C. garis ekspresif D. garis proyektor E. garis luar bentuk ANSWER: E
06. Garis yang memiliki sifat gerak adalah …. A. garis lurus B. garis diagonal C. garis lengkung D. garis putus E. garis gelombang ANSWER: E
07.Garis yang memiliki kesan tenang, damai, pasif, adalah sebagai berikut ….
A. B. C. D. E. ANSWER: A
08. Penggunaan garis dalam pembuatan karya seni rupa dapat memberikan kesan tertentu sesuai dengan bentuk atau ketebalan garisnya. Garis yang memiliki lambang atau kesan keagungan dan kestabilan adalah ....
B. Garis tegas C. Garis miring D. Garis zigzag E. Garis tegak ANSWER: E
09. Dalam mengolah garis, warna bentuk, tekstur, dan gelap terang, artinya seseorang seniman melakukan proses….
A. batiniah B. lahiriah C. ekspresi D. repetisi E. apresiasi ANSWER: B
10.Perhatikan data berikut ! 1. Garis 2. bidang
3. tema
4. gelap terang 5. ide
Yang termasuk unsur dalam seni rupa 2 dimensi, yaitu …. A. 1,2,3 B. 1,2,4 C. 2,3,5 D. 1,4,5 E. 2,4,5 ANSWER: B Lampiran 4 REMIDI A : SOAL :
1. Sebagai individu dan sebagai makhluk sosial, dalam kehidupan sehari-hari kita tak terlepas dari aktivitas baik untuk kita sendiri maupun untuk orang lain. Jelaskan tentang aktivitas “berapresiasi seni”!
2. Semua jenis kegiatan dilaksaksanakan berdasarkan atas tujuan , sebut dan jelaskan tujuan orang mengapresiasi karya seni !
3. Jelaskan manfaat-manfaat jika seseorang mengapresiasi karya seni !
4. Apresiasi merupakan bagian dari tujuan pendidikan seni di sekolah yang terdiri dari tiga hal; value (nilai), empathy dan feeling. Jelaskan ketiga hal tersebut !
Lampiran 5
REMIDI B :
1. Dalam apresiasi, seorang penghayat seni sebenarnya sedang mencari pengalaman estetis. Jelaskan !
2. Jelaskan manfaat apresiasi karya seni bagi kalangan generasi muda seperti kalian khususnya terhadap hasil karya anak bangsa !
3. Ketika kita pergi ke pameran karya seni hasil karya putra daerah di Taman Budaya Jawa Timur kita akan “melek seni”. Jelaskan mengapa demikian ?
4. Perhatikan lukisan berikut ini !
Lampiran 6
PENGAYAAN :
SOAL :
1. Perhatikan karya di bawah ini !
Apresiasilah karya di atas dengan menggunakan unsur apresiasi ; perasaan (feeling) penilaian (valuing) dan empati (emphatizing)
2. Carilah karya seni rupa yang paling kamu senangi, kemudian apresiasilah karya tersebut sesuai unsur-unsur apresiasi pada soal no 1 !
Lampiran 7
RPP Bab I. Apresiasi Karya Seni
SOAL HOTS: PENGEMBANGAN METAKOGNITIF
A.
Bahan Penugasan
Kapal Dilanda Badai
Karya: Raden Saleh, 1837 Cat minyak pada kanvas.
Lukisan Raden Saleh yang berjudul “Kapal Dilanda Badai” (1837) ini merupakan ungkapan khas karya yang beraliran Romantisisme. Dalam aliran ini seniman sebenarnya ingin mengungkapkan gejolak jiwanya yang terombang-ambing antara keinginan menghayati dan menyatakan dunia (imajinasi) ideal dan dunia nyata yang rumit dan terpecah- pecah. Dari petualangan penghayatan itu, seniman cenderung mengungkapkan hal-hal yang dramatis, emosional, misterius, dan imajiner. Namun demikian, para
seniman Romantisisme sering juga berkarya berdasarkan pada kenyataan aktual. Dalam lukisan “Kapal Dilanda Badai” ini, dapat dilihat bagaimana Raden Saleh mengungkapkan perjuangan yang dramatis, yakni dua buah kapal dalam hempasan badai dahsyat di tengah lautan. Suasana tampak lebih menekan oleh kegelapan awan tebal dan terkaman ombak-ombak tinggi yang menghancurkan salah satu kapal. Dari sudut atas, secercah sinar matahari yang memantul ke arah gulungan ombak, hal ini lebih memberi tekanan suasana yang dramatis.
Walaupun Raden Saleh berada dalam bingkai Romantisisme, namun tema-tema karya lukisannya bervariasi, dramatis, dan mempunyai elan vital yang tinggi. Karya-karya Raden Saleh tidak hanya terbatas pada pemandangan alam, tetapi juga kehidupan manusia dan binatang yang bergulat dalam tragedi. Sebagai contoh, lukisan “Een Boschbrand” (Kebakaran Hutan). “Een Overstrooming op Java” (Banjir di Jawa), “Een Jagt op Java” (Berburu di Jawa). “Gevangenneming van Diponegoro” (Penangkapan Diponegoro). Meskipun demikian, Raden Saleh belum sadar (sepenuhnya) berjuang menciptakan seni lukis Indonesia, tetapi dorongan hidup yang diungkapkan tema-temanya sangat inspiratif bagi seluruh lapisan masyarakat, lebih-lebih kaum terpelajar pribumi yang sedang bangkit nasionalismenya.
Noto Soeroto dalam tulisannya “Bij het 100ste Geboortejaar van Raden Saleh” (Peringatan ke-100 tahun kelahiran Raden Saleh), tahun 1913, mengungkapkan bahwa dalam masa kebangkitan nasional, orang Jawa didorong untuk mengerahkan kemampuannya sendiri. Akan tetapi, titik terang dalam bidang kebudayaan (kesenian) tidak banyak dijumpai. Untuk itu, kebersihan Raden Saleh diharapkan dapat membangkitkan perhatian orang Jawa pada kesenian nasional.
Sumber http://galeri-nasional.or.id/collections/067-kapal_dilanda_badai , diakses tanggal 13 Juli 2017
Soal Pedoman Penskoran
Arah jawaban Skor maks
1. Dalam lukisan karya Raden Saleh di atas mengungkapkan suatu
perjuangan yang “dramatis”. Maksudnya adalah ….
a. Suasana yang sangat mencekam b. Suasana yang sangat
membahayakan
c. Suasana yang dilebih-lebihkan dari yang sebenarnya
d. Suasana yang darurat dan menegangkan
e. Suasana yang singkat
Pada alinia 2 ada kalimat :” …. perjuangan yang dramatis, yakni dua buah kapal dalam hempasan badai dahsyat di tengah lautan”. Suasana tampak lebih menekan oleh ….
Kunci Jawaban: C 1
2. Karya-karya Raden Saleh temanya sangat inspiratif bagi seluruh lapisan masyarakat, lebih-lebih kaum terpelajar pribumi yang sedang bangkit nasionalismenya. Harapan yang bisa diambil dari karya-karya tersebut adalah ....
a. Keberhasilan perjuangan bukan menggantungkan belas kasihan orang lain
b. Hidup ini akan lebih berharga jika kita bisa melewati rintangan c. Karya seni adalah salah bentuk
sarana perjuangan
d. Indonesia adalah negara yang sangat indah yang digambarkan oleh karya-karya Raden Saleh e. Kaum terpelajar harus bangkit
rasa nasionalismenya
Pada alinia 6, ada kalimat :
“ …. dalam masa kebangkitan nasional, orang Jawa didorong untuk mengerahkan kemampuannya sendiri”
Kunci Jawaban: A 1
3. Carilah perbedaan secara umum antara Seni Grafis dengan melukis menurut bacaan di atas !
Dari seluruh alinea yang tercantum di atas dapat
disimpulkan, bahwa seni grafis adalah berkarya seni melalui proses cetak,
sedangkan melukis adalah berkarya seni rupa dengan
menggores di atas kanvas.
Soal Pedoman Penskoran
Arah jawaban Skor maks
4. Dari bacaan di atas, jelaskan
prosedur berkarya grafis cukil kayu ! 5 Prosesur berkarya seni grafis: Membuat sketsa di
atas kertas
Transfer sketsa ke papan
Membuat cetakan dari kayu dengan cara mencukil bagian yang tidak di warna
Bagian permukaan yang tinggi dari papan kemudian diberi tinta dengan menggu nakan roller
Cetakkan papan yang sudah diberi tinta ke media kertas dengan cara ditekan atau di press
5
Skor maks 12
Nilai = (jumlah sekor yang diperoleh/ 12) x 25 Nilai ini adalah 25% dari nilai tugas
KISI-KISI PENILAIAN HARIAN (APRESIASI SENI) SMA NEGERI 5 SURABAYA
TAHUN PELAJARAN 2019-2020 Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas : X
Waktu : 30 menit
A. Jumlah soal PH tiap kompetensi dan penyusunnya Klp
Komp KD. Materi Pokok Jumlah Soal Penyusun Soal Apresiasi Karya Seni 10 Seto Handoko, S.Pd
Nilai 100
Klp
Komp KD. Materi Pokok
Indikator Soal (Indikator dalam RPP)
Nomor Soal
PH2 Apresiasi Karya Seni
Menerangkan Pengertian Apresiasi karya seni nusantara dan
mancanegara
1,2, 3 Menerangkan tujuan apresiasi
karya seni nusantara dan mancanegara
4 Menerangkan manfaat apresiasi
karya seni nusantara dan mancanegara
Mengklasifikasikan jenis-jenis apresiasi karya seni nusantara dan mancanegara
5,6, 7,8, Menerangkan unsur-unsur apresiasi
karya seni nusantara dan mancanegara
Mengumpulkan informasi tentang apresiasi karya seni nusantara dan mancanegara
Merancang kesimpulan dari berbagai informasi tentang
apresiasi karya seni nusantara dan mancanegara
9, 10, 11,12, 13,14,
15 Membuat kesimpulan tentang
apresiasi karya seni nusantara dan mancanegara