37
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas / Semester : X / 1
Materi : KD 3.1 & 4.1 / Bab 1. Wawasan seni rupa 2 dimensi
Alokasi Waktu : 3 2 JP
A. Kompetensi Inti
KI DESKRIPSI KOMPETENSI
Sikap Spritual 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Sikap Sosial 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku a. jujur, b. disiplin,
c. bertanggung jawab,
d. peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), e. santun,
f. responsif, dan g. pro-aktif,
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Pengetahuan 3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang a. ilmu pengetahuan,
b. teknologi, c. seni, d. budaya, dan e. humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
Ketrampilan 4. Mengolah, menalar, dan menyaji secara ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar (KD)
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1. Menganalisis
bahan, media,
teknik dan proses
berkarya dalam
seni rupa
Pertemuan 1:
3.1.1. Menentukan unsur unsur seni rupa 2 dimensi
3.1.2. Menentukan salah satu unsur seni rupa 2 dimensi titik. 3.1.3. Membedakan titik dan polkadot.
3.1.4. Menyimpulkan perbedaan titik dan polkadot.
Pertemuan 2:
3.1.5. Menentukan kriteria karya berunsur titik. 3.1.6. Menentukan kriteria karya berunsur polkadot. 3.1.7. Menyimpulkan hubungan antar titik dan polkadot
Pertemuan 3:
3.1.8. Menentukan jenis karya polkadot .
3.1.9. Menyimpulkan prosedur berkarya polkadot
4. 1 Membuat karya
seni rupa dua
dimensi hasil
modifikasi
.Pertemuan 3:
Melakukan latihan berkarya polkadot dan unsur titik. 4.1.1. Melakukan polkadot dengan yang sudah dipilih. 4.1.2. Menyajikan hasil latihan berkarya polkadot . 4.1.3. Menganalisa data hasil polkadot dan titik . 4.1.4. Menyusun simpulan polkadot
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui proses pembelajaran materi Titik dan Polkadot, Kalian diharapkan jujur dan teliti
dalam menerapkan prinsip-prinsip polkadot titikfisis, ketepatan, ketelitian, dan angka
penting, serta notasi ilmiah sesuai dengan ide-ide berdasarkan berbagai sumber belajar.
Kalian juga diharapkan teliti dan okjektif, mampu bekerja sama, serta terampil dalam
melakukan polkadot dengan alat ukur, menyajikan data hasil polkadot, menganalisa data hasil polkadot, menyusun simpulan, dan mengomunikasikannya dalam bentuk laporan tertulis.D. Materi Pembelajaran
Materi pokok: 3.1. Polkadot dan Titik
Pert.
Sub Materi
Meteri Pembelajaran
Faktual
Konseptual
Prosedural
Metakognisi
1
Pengertian Unsur Titik dan Polkadot a. Unsur unsur seni rupa 2 dimensi b. Unsur titik
7 jenis unsur
seni rupa 2
dimensi
Sifat dan
karakter titik
Kemungkina
yang dapat
dikreasikan
oleh unsur Titik
Prinsip titik
dan polkadot
-
-
2
Prinsip dasar komposisi seni rupa 2 dimensi dalam berkarya unsur titik polkadotPerbedaan
polkadot dan
titik
Penggunaan
ukuran dalam
polkadot
- Penggunaan 2
komposisi
Menciptakan
bentuk kreatif -
3
Mengkreasikan unsur titikBerkrasi
dengan
kerapatan dan
ukuran
Tidak boleh
membentuk
kesan figur
Penggunaan 2
komposisi
Menciptakan
bentuk kreatif
1. Titik dan Polkadot
Pengetahuan
Faktual :
Kreatifitas ditemukan melalui kegiatan mengolah
ukuran dan kerapatan
Konseptual
:
Titik dan polkadot
Prosedural
:
Membuat konsep komposisi 2 dimensi
Metakognitif
:
Kreatifitas mengolah unsur titik dan polkadot
D. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1:
Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi
a. Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1 s.d 3.1.44.1.1 s.d 4.1.2
b. Motode Pembelajaran
Model : Discovery
c. Langkah-langkah Pembelajaran Pendahuluan:
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
a. Guru dan peserta didik melakukan do’a awal pelajaran. b. Menyiapkan peserta didik secara fisik dan psikis dengan
memberikan motivasi.
Strategi: Menayangkan gambar tentang Wawasan Seni dan
Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi
……….. ……….. c. Memberikan pertanyaan-pertanyaan pada peserta didik
tentang materi sebelumnya yang terkait dengan materi Strategi:
Pertanyaan :
Apa yang kamu ketahui dengan seni ? Jelaskan tujuan seni!
Jelaskan jenis-jenis seni!
……….. ……….. d. Peserta didik memperhatikan inti tujuan pembelajaran
meliputi pengetahuan dan keterampilan pada materi
Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi.
e. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan serta teknik penilaian yang dilakukan. Strategi:
Garis Besar Kegiatan : 1. Dibentuk kelompok
2. Mencari referensi tentang seni 3. Menginformasikan hasil diskusi 4. Penilaian penugasan dan kinerja
……….. ………..
10’ Terlaksana /Tidak
Inti:
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
Mengamati stimulus
1. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati stimulus terkait Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi yang diunjukkan oleh guru.
Strategi:
Guru menayangkan gambar tentang karya seni dalam kehidupan sehari-hari
……….. ………..
Mengidentifikasi masalah
2.
Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan
pertanyaan terkait hasil pengamatan dan tujuan
pembelajaran tentang Wawasan Seni dan Desain
70’ Terlaksana /Tidak
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
Strategi:
Pertanyaan yang diharapkan:
Apa manfaat apresiasikarya seni dalam kehidupan sehari-hari?
……….. ………..
Mengumpulkan data
3. Peserta didik melakukan kegiatan tentang pengumpulan inforamasi/data terkait materi Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi dibawah bimbingan guru. Strategi:
Langkah-langkah yang diharapkan: Strategi:
Langkah-langkah yang diharapkan:
Peserta didik mengumpulkan data dari hasil diskusi kelompok
……….. ………..
Mengolah data
4. Peserta didik melakukan diskusi untuk mengolah informasi/data terkait materi Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi di bawah bimbingan guru.
Strategi:
……….. ………..
Memverifikasi
5. Peserta didik melakukan verifikasi hasil pengolahan data terkait materi Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni
Rupa Dua Dimensi di bawah bimbingan guru.
Strategi:
Kelompok melaporkan hasil kegiatannya ke kelompok lain untuk memberi komentar secara jujur, santun dan tanggung jawab
……….. ………..
Menggeneralisasi
6. Peserta didik membuat simpulan dari hasil pengolahan data dan verifikasi terkait materi Wawasan Seni dan
Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi.
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
Kesimpulan :
Menyimpulkan beberapa pendapat yang benar
seni merupakan kegiatan ekspresi
rohani/jiwa/gagasan perasaan manusia.
seni merupakan penciptaan yang menghasilkan
karya.
seni merupakan karya yang memiliki nilai estetis seni merupakan karya yang memiliki makna
simbolis
.………..
………..
Penutup:
KEGIATAN BELAJAR WAKTU KET
a. Menyusun simpulan bersama peserta didik tentang materi
Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi.
b. Memberikan refleksi dan/atau umpan balik pada peserta didik.
c. Mendiskusikan tugas peserta didik.
Strategi: ………
Menemukan gagasan tentang manfaat Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi dalam kehidupan sehari-hari
……….. ……….. d. Menjelaskan rencana pertemuan berikutnya.
Strategi:
Pertemuan berikutnya adalah berkreasi garis
……….. ……….. ……….. 10’ Terlaksana /Tidak E. Teknik Penilaian 1. Teknik Penilaian Pert.
ke- Materi Pembelajaran
Teknik Penilaian Instrumen Penilaian Pengetahuan Keterampilan
1 Wawasan Seni Dan Desain
Dasar Dua Dimensi Lampiran 1.2
Ulangan Harian Tes Tulis Lampiran …..
2. Data Penyebaran Soal
KLP Indikator Pencapai Kompetansi Ph1 Ph2 Ph3
UH PTS PAS TL TG TL TG
P1 ………..
Pertemuan 1
3.1.1 Menjelaskan konsep dasar seni rupa dua dimensi.
3.1.2 Membedakan jenis seni menurut wujudnya
3.1.3 Membedakan jenis wujud menurut fungsinya
3.1.4 Menganalisis unsur seni rupa dua dimensi
3.1.5 Menjelaskan prisnsip seni rupa dua dimensi
3.1.6 Menjelaskan teknik dalam membuat seni rupa dua demensi 4.1.1 Mengidentifikasi bahan dalam
membuat karya seni rupa dua dimensi
4.1.2 Membuat sketsa obyek dari unsur-unsur seni (titik)
3. Program remedial dan pengayaan
a. Program Remidial
No Ketuntasan Klasikal
Bentuk Program
Remidial Kegiatan Program Remidial
1 > 70% Pembelajaran ulang
Pembelajaran ulang dilaksanakan di ………..
Model pembelajaran yang digunakan ……….
2 45% – 70% Penugasan khusus Pelatihan intensif
Memberikan pelatihan sebanyak …… kali ( …… JP) dengan memberikan soal latihan yang sesuai dengan indikator yang banyak belum tuntas (Soal Remidi A). Lampiran ……
Pemberian tugas
Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan guru (Soal Remidi B).
Soal pada Lampiran …… Penilaian
Siswa mengikuti penilaian ulang dengan dengan teknik tes tulis sesuai indikator
No Ketuntasan Klasikal
Bentuk Program
Remidial Kegiatan Program Remidial
yang belum tuntas. 3 10% - < 45% Pemanfaatan
Tutor Sebaya
Materi tugas
Memberikan materi tugas yang harus diselesaiakan oleh siswa sesuai indikator yang belum tuntas (Soal Remidi A dan B).
Lampiran ……
Penentuan Tutor Sebaya
Siswa yang mengikuti program memilih tutor sebaya dari siswa sekelas, siswa lain kelas, atau kakak kelas yang direkomendasi oleh guru.
Lampiran ………..
Kegiatan belajar
Siswa belajar bersama tutor sebaya dengan waktu ………….. s.d ………. Penilaian
Siswa mengikuti penilaian ulang dengan teknik tes tulis sesuai indikator yang belum tuntas pada ……….
4 10% < Bimbingan Khusus Bimbingan perorangan pada siswa yang remidi dengan soal-soal latihan yang sesuai dengan indikator yang belum tuntas (Soal Remidi A dan B). Lampiran ……
Siswa mengikuti penilaian ulang dengan teknik tes tulis sesuai indikator yang belum tuntas pada ……….
b. Program Pengayaan
Bagi siswa yang sudah tuntas dilakukan program pengayaan seperti berikut.
i) Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa masalah kehidupan nyata materi sesuai pada Lampiran ……
ii) Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa soal Pengayaan sesuai pada Lampiran
…..
iii) Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa soal HOT’S sesuai pada Lampiran …… iv) Siswa menyelesaikan tugas berupa analisa penerapan materi dalam teknologi
sesuai pada Lampiran ……
Kriteria Penilaian Pengayaan
No Nilai yang diperoleh dalam UH
Sekor maksimum yang
dapat ditambahkan Nilai Akhir Maksimum
1 80 – 85 5 – 4 85 – 89 2 86 – 90 4 – 3 90 – 93 3 91 - 95 3 - 2 94 – 97 4 96 – 99 2 – 1 98 – 100 Surabaya, 16 Juli 2019 Penyusun: 1. Seto Handoko, S.Pd. ……….. NIP. 197504182014121001 2. Drs. H. Taufiq, MM. ………. NIP. 196010101987111002 3. Drs. Kushardiman ………. NIP. 196505302007011013
Yang Mengesahkan Yang Menelaah secara
Teknis
Kepala SMAN 5 Surabaya TIM Kurikulum
Hj. Sri Widiati, S.Pd., M.M. ………
Pembina Utama Muda NIP. ………
NIP. 19621109 198512 2 005
DAFTAR PUSTAKA
Depdikbud. 2014. Permendikbud nomor 103 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan
Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Depdikbud. 2014. Permendikbud nomor 104 tahun 2014 tentang Pedoman Penilaian Hasil
Belajar oleh Pendidik. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Bangun, Cornelius, Sem, dkk. 2014. Seni Budaya X. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
---o0o---
Lampiran 1.1
Instrumen Penilaian Pertemuan ke- 1
RPP Bab 1 Seni Rupa Nusantara
PENUGASAN SISWA
A. Bahan Penugasan
Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi
Cari referensi tentang Wawasan Seni dan Desain Dasar Seni Rupa Dua Dimensi: 1. Pengertian Seni
2. Tujuan Seni 3. Jenis-jenis Seni
4. Unsur-Unsur Seni Rupa 5. Prinsip-Prinsip Seni Rupa
B. Kriteria Penilaian Tugas
No Jawaban Nilai
1 Pengertian :
Seni adalah ekspresi gagasan atau perasan manusia yang diwujudkan melalui pola kelakuan yang menghasilkan karya yang bersifat estetis dan bermakna
10 2 Tujuan Seni :
a. Media ekspresi
Tujuan penciptaan karya seni semata-mata untuk keperluan pemuasan emosi dan batri penikmat serta senimannya, seni ditujukan untuk seni semata.
b. Media komersial
Dalam hal ini faktor keuntungan materi sangat
diperhitungkan. walaupun demikian, unsur keindahan tetap diperhatikan karena unsur ini dapat menaikkan harga karya tersebut.
No Jawaban Nilai
3 Jenis-jenis Seni :
1) Menurut Wujud (matra/dimensi) : dua dimensi dan tiga dimensi
2) Menurut Fungsi : Seni murni dan seni terapan
Seni rupa murni (pare/fine art) merupakan seni rupa yang tidak memperhatikan unsur praktis. Karya seni rupa murni diciptakan khusus berdasarkan kreativitas dan ekspresi pribadi pembuatnya.
Seni rupa terapan (applied art) adalah karya seni rupa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang mana
mengandung nilai fungsi tertentu di samping nilai seni yang dimilikinya.
10
4 Unsur-unsur Seni Rupa
1) Titik (unsur seni rupa yang paling dasar yang berada pada dimensi satu)
2) Garis (merupakan hasil dari penggabungan unsur titik)
3) Bidang (yang dihasilkan dengan mengabungkan beberapa garis)
4) Ruang (terbentuk dengan mengabungkan beberapa bidang) 5) Warna (suatu mutu cahaya yang dipantulkan dari suatu
objek ke mata manusia)
6) Tekstur (sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau
permukaan benda)
7) Gelap Terang (unsur seni rupa yang bergantung terhadap intensitas cahaya)
10
5 Unsur-unsur Seni Rupa
1) Kesatuan adalah pertautan bagian-bagian dalam sebuah karya seni rupa
2) Keselarasan adalah hubungan kedekatan unsur-unsur yang berbeda baik bentuk maupun warna
3) Penekanan (kontras) adalah kesan yang diperoleh karena adanya dua unsur yang berlawanan
4) Irama adalah pengulangan satu atau beberapa unsur secara teratur dan terus-menerus
5) Gradasi adalah penyusunan warna berdasar kantingkat perpaduan berbagai warna secara berangsur-angsur
6) Proporsi atau kesebandingan yaitu membandingkan bagian-bagian satu dengan bagian-bagian lainnya secara keseluruhan 7) Komposisi adalah menyusun unsur-unsur rupa dengan
mengorganisasikannya menjadi susunan yang bagus, teratur, dan serasi
8) Keseimbangan adalah kesan yang didapat dari suatu susunan yang diatur sedemikian rupa sehingga terdapat daya tarik
10
Lampiran 2.1
Instrumen Penilaian Pertemuan ke- 1 Materi : Seni Rupa Nusantara
Metode penilaian dapat melalui observasi, bertanya langsung, hasil refleksi atau laporan pribadi.
a. Petunjuk Penskoran Pengetahuan
Skor Indikator
4 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan > 85. 3 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan 71 - 84. 2 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan 60 – 70. 1 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan < 60. Mengomunikasikan
Skor Indikator
4
Dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran secara rinci dan mudah difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
3
Dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran namun kurang rinci. Bahasa penyampaian mudah difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
2
Dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran namun kurang rinci. Bahasa penyampaian kurang bisa difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
1
Tidak dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran secara rinci. Bahasa penyampaian kurang bisa difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
b. Petunjuk Penilaian
Nilai akhir dihitung dengan menggunakan rumus: c. Aspek Penilaian :
1. Pengetahuan Faktual 2. Pengetahuan Konseptual 3. Pengetahuan Prosedural d. Form Penilaian Pengetahuan
Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Seni Budaya
KD/Materi : Seni Rupa Nusantara
No. Nama Siswa 1 Aspek Penilaian 2 3 Jumlah Skor Nilai
e. Form Penilaian Ketrampilan (Proyek)
Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas / Semester : X / Ganjil
KD/Materi : Seni Rupa Nusantara Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Guru Pembimbing : Nama : NIS : Kelas : No ASPEK SKOR (1-5) 1 2 3 4 5 1 PERENCANAAN: a. Latar belakang b. Rumusan masalah c. Tujuan penulisan 2 PELAKSANAAN
a. Ketepatan pemilihan gambar b. Orisinalitas laporan
c. Mendeskripsikan jenis, simbol dan nilai estetis dalam konsep seni rupa dua dimensi
d. Mendeskripsikan tentang bahan dan alat, serta media dan teknik dalam membuat karya seni rupa dua dimensi
e. Struktur/logika penulisan disusun dengan jelas sesuai metode yang dipakai
f. Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif g. Daftar pustaka yang dapat dipertanggungjawabkan
(Ilmiah)
3 LAPORAN PROYEK:
a. Kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah
b. Saran relevan dengan kajian, dan berisi pesan untuk peningkatan kecintaan terhadap hasil karya seni rupa Indonesia
Lampiran 1.2
Materi Pembelajaran Pertemuan ke- 2
UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA Faktual :
Konseptual :
Unsur-unsur seni rupa adalah hal-hal yang menjadi dasar dalam berkarya seni rupa. Sedangkan prinsip-prinsip seni rupa adalah kaidah-kaidah dasar yang menunjang dalam segala bentuk karya seni rupa.
Prosedur :
A. UNSUR-UNSUR SENI RUPA
1. Titik
Titik adalah bagian paling kecil dari suatu obyek, yang menempati suatu tempat, yang tidak memiliki panjang, lebar dan tinggi. Titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut yang umum adalah berupa bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah. 2. Garis
Garis adalah unsur seni rupa yang merupakan hasil dari penggabungan unsur titik. Garis dalam seni rupa menjadi goresan atau batasan dari suatu benda, ruang, bidang, warna, tekstur dan lainnya. Garis terbagi atas tiga yaitu menurut jenisnya, menurut kesannya dan wujudnya. Garis menurut jenisnya yaitu garis lengkun, garis panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus, putus, patah-patah, spiral dan lainnya. Kesan garis dapat ditimbulkan oleh adanya variasi jenis jenis
garis yang digunakan serta kebudayaan yang ada saat tersebut terhadap suatu simbol. Garis berdasarkan wujudnya ada dua yaitu semu dan nyata. Garis nyata dihasilkan oleh
3. Bidang
Bidang merupakan unsur dalam seni rupa yang dihasilkan dengan mengabungkan beberapa garis. Bidang merupakan dimensi kedua yang memiliki panjang dan lebar.
4. Bentuk
Bentuk adalah unsur dari seni rupa yang terbentuk dari gabungan dari berbagai bidang. Bentuk terdiri atas dua yaitu bangun dan bentuk plastis atau form. Shape atau bangun adalah sesuatu yang bentuknya seperti bulat, persegi, ornamental, tidak teratur dan lainnya sedangkan form atau bentuk plastis adalah bentuk subjektif atau tujuan dari adanya benda
tersebut sehingga memiliki nilai seperti kasur yang berbentuk (shape) persegi panjang tapi form nya itu sebagai tempat tidur
5. Ruang
Ruang adalah unsur seni rupa yang memiliki dua sifat. Dalam karya seni rupa dua dimensi, ruang dapat bersifat semu sedangkan dalam seni rupa tiga dimensi, ruang bersifat nyata.
Oleh karena itu dalam karya dua dimensi kesan ruang atau kedalaman dapat ditempuh melelui beberapa cara, diantaranya: melalui penggambaran gempal, penggunaan perspektif, peralihan warna, gelap terang, dan tekstur, pergantian ukuran, penggambaran bidang bertindih, pergantian tampak bidang, pelengkungan atau pembelokan bidang, penambahan bayang-bayang.
6. Warna
Pada dasarnya warna adalah suatu mutu cahaya yang dipantulkan dari suatu objek ke mata manusia. Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat suatu ciptaan para seniman terasa hidup dan lebih eksresif. Warna berdasarkan teori warna terhadap cahaya terdapat tujuh spektrum warna. Salah satu teori warna dalam seni rupa adalah teori warna pigmen yaitu:
Warna Primer, terdiri atas merah, kuning, dan biru. Pengertian warna primer adalah warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain.
Warna Sekunder, seperti ungu, oranye dan hijau
adalah jenis pigmen yang dapat diperoleh dari mencampur kedua warna primer dalam takaran tertentu.
Warna analogus, yaitu deretan warna yang letaknya berdampingan dalam lingkaran warna, misalnya deretan dari warna ungu menuju warna merah, deretan warna hijau menuju warna kuning, dan lain-lain,
Warna komplementer, yakni warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.
7. Tekstur
Pengertian tekstur sebagai unsur seni rupa adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda ada yang memiliki tekstur berbeda dan adapun yang sama. Tekstur terdiri atas dua jenis yaitu nyata dan semu. Pengertian tekstur semu adalah kesan yang berbeda
antara penglihatan dan
perabaan terhadap sifat dan keadaan permukaan bidang benda karya seni rupa. Pengertian tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan.
8. Gelap Terang
Gelap terang adalah unsur seni rupa yang bergantung terhadap intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya maka akan
semakin terang, semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat berdasarkan gradiensi dan pemilihan warna yang ada.
B. PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA
Terdapat beberapa prinsip dalam menyusun komposisi suatu bentuk karya seni rupa, yaitu: 1. Kesatuan (unity)
Kesatuan adalah pertautan bagian-bagian dalam sebuah karya seni rupa. Kesatuan merupakan prinsip yang utama di mana unsur-unsur seni rupa saling menunjang satu sama lain dalam membentuk komposisi yang bagus dan serasi. Untuk menyusun satu kesatuan setiap unsur tidak harus sama dan seragam, tetapi unsur-unsur dapat berbeda atau bervariasi sehingga menjadi susunan yang memiliki kesatuan.
2. Keselarasan (harmony)
Keselarasan adalah hubungan kedekatan unsur-unsur yang berbeda baik bentuk maupun warna untuk menciptakan keselarasan.
3. Penekanan (kontras)
Penekanan adalah kesan yang diperoleh karena adanya dua unsur yang berlawanan.Perbedaan yang mencolok pada warna, bentuk, dan ukuran akan memberikan kesan yang tidak monoton.
4 Irama (rhytm)
Irama adalah pengulangan satu atau beberapa unsur secara teratur dan terus-menerus. Susunan atau perulangan dari unsur-unsur rupa yang diatur, berupa susunan garis, susunan bentuk atau susunan variasi warna. Perulangan unsur yang bentuk dan peletakannya sama akan terasa statis, sedangkan susunan yang diletakkan bervariasi pada ukuran, warna, tekstur, dan jarak akan mendapatkan susunan dengan irama yang harmonis.
Gradasi adalah penyusunan warna berdasar kantingkat perpaduan berbagai warna secara berangsur-angsur.
6. Proporsi
Proporsi atau kesebandingan yaitu membandingkan bagian-bagian satu dengan bagian lainnya secara keseluruhan. Misalnya membandingkan ukuran tubuh dengan kepala, ukuran objek dengan ukuran latar, dan kesesuaian ukuran objek satu dengan objek lainnya yang dekat maupun yang jauh letaknya.
7. Keserasian
Keserasian merupakan prinsip yang digunakan untuk menyatukan unsur-unsur rupa walaupun berasal dari berbagai bentuk yang berbeda. Tujuan keserasian adalah menciptakan keselarasan dan keharmonisan dari unsur-unsur yang berbeda.
8. Komposisi
Komposisi adalah menyusun unsur-unsur rupa dengan mengorganisasikannya menjadi susunan yang bagus, teratur, dan serasi.
9. Keseimbangan (balance)
Keseimbangan adalah kesan yang didapat dari suatu susunan yang diatur sedemikian rupa sehingga terdapat daya tarik yang sama pada tiap-tiap sisi susunan.
Metakognitif :
Dengan semakin banyak mengeksplorasi karya seni, maka pengetahuan dan rasa memiliki jiwa estetis dan rasa memiliki budaya bangsa sendiri akan semakin tinggi.
Lampiran 2.1
Instrumen Penilaian Pertemuan ke- 1 Materi : Seni Rupa Nusantara
Metode penilaian dapat melalui observasi, bertanya langsung, hasil refleksi atau laporan pribadi.
a. Petunjuk Penskoran Pengetahuan
Skor Indikator
4 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan > 85. 3 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan 71 - 84. 2 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan 60 – 70. 1 Tingkat kebenaran jawaban dari soal uji pengetahuan < 60.
Mengomunikasikan
Skor Indikator
4
Dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran secara rinci dan mudah difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
3
Dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran namun kurang rinci. Bahasa penyampaian mudah difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
2
Dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran namun kurang rinci. Bahasa penyampaian kurang bisa difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
1
Tidak dapat menyampaikan berbagai hal seputar pembelajaran secara rinci. Bahasa penyampaian kurang bisa difahami baik melalui media lisan (presentasi) maupun tulisan (refleksi atau laporan).
b. Petunjuk Penilaian
Nilai akhir dihitung dengan menggunakan rumus: c. Aspek Penilaian :
1. Pengetahuan Faktual 2. Pengetahuan Konseptual 3. Pengetahuan Prosedural d. Form Penilaian Pengetahuan
Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas / Semester : XI / Ganjil
KD/Materi : Seni Rupa Nusantara
e. Form Penilaian Ketrampilan (Proyek)
Sekolah : SMA Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas / Semester : XI / Ganjil
KD/Materi : Seni Rupa Nusantara Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Guru Pembimbing : Nama : NIS : Kelas : No ASPEK SKOR (1-5) 1 2 3 4 5 1 PERENCANAAN: d. Latar belakang e. Rumusan masalah f. Tujuan penulisan 2 PELAKSANAAN
h. Ketepatan pemilihan gambar i. Orisinalitas laporan
j. Mendeskripsikan jenis, simbol dan nilai estetis dalam konsep seni rupa dua dimensi
k. Mendeskripsikan tentang bahan dan alat, serta media dan teknik dalam membuat karya seni rupa dua dimensi
l. Struktur/logika penulisan disusun dengan jelas sesuai metode yang dipakai
m. Bahasa yang digunakan sesuai EYD dan komunikatif n. Daftar pustaka yang dapat dipertanggungjawabkan
(Ilmiah)
3 LAPORAN PROYEK:
c. Kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah
d. Saran relevan dengan kajian, dan berisi pesan untuk peningkatan kecintaan terhadap hasil karya seni rupa Indonesia
Lampiran 2.2
Instrumen Penilaian Pertemuan ke- 1
RPP Bab 1 Wawasan Seni dan Desain Dasar SR 2 Dimensi
PENUGASAN SISWA
C. Bahan Penugasan
Seni Rupa Nusantara
Cari referensi tentang Nirmana : 6. Pengertian Nirmana
7. Jenis-jenis nirmana dan kegunaannya
D. Kriteria Penilaian Tugas
No Jawaban Nilai
1 Pengertian :
Dibentuk dari dua kata yaitu nir berarti tidak, mana berarti makna, jika digabungkan berarti tidak bermakna atau tidak mempunyai makna. Jika di artikan lebih dalam nirmana berarti lambang-lambang bentuk tidak bermakna, dilihat sebagai kesatuan pola, warna, komposisi, irama, nada dalam desain. Bentuk yang dipelajari biasanya diawali dari bentuk dasar seperti kotak, segitiga, bulat yang sebelumnya tidak bermakna diracik sedemikian rupa menjadi mempunyai makna tertentu
10
2 Jenis-jenis nirmana :
1) Nirmana dwimatra (2D) adalah nirmana yang diolah diatas bidang yang datar. Kegunaan dari membuat nirmana 2D ialah untuk melatih kepekaan seseorang terhadap unsur-unsur seni rupa seperti misalnya garis, warna, bentuk serta bagaimana menerapkannya
2) Nirmana Trimatra (3D) merupakan nirmana yang dibuat di
No Jawaban Nilai
2D, nirmana 3D juga bisa melatih kepekaan seseorang. 3 Unsur-unsur nirmana :
1) Titik merupakan unsur seni rupa dua dimensi yang paling esensial atau dasar.
2) Garis merupakan sebuah hasil goresan riil dan batas suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna. Garis terbentuk dari kumpulan titik yang dirangkai bersamaan sehingga bisa berbentuk panjang-pendek, tipis-tebal, melengkung-lurus, horizontal, vertikal, diagonal dan lain sebagainya.
3) Bidang ialah sebuah bentuk yang pipih tanpa memiliki ketebalan, memiliki dimensi panjang, lebar, dan luas serta memiliki arah, kedudukan dan dibatasi oleh garis.
4) Bentuk merupakan hasil dari titik, garis, bidang yang terlihat 5) Warna ialah kesan yang ditimbulkan cahaya terhadap mata,
oleh karenanya tanpa cahaya makan warna tak akan terbentuk
6) Tekstur ialah nilai raba dari sebuah pemukaan baik riil ataupun maya, mungkin bisa kasar, licin, halus, dan lain-lain
10
Lampiran 3
PENILAIAN HARIAN :
KISI-KISI PENILAIAN HARIAN
SMA NEGERI 5 SURABAYA
TAHUN PELAJARAN 2018-2019
Mata Pelajaran : Seni BudayaKelas : X Waktu : 30 menit
A. Jumlah soal PH tiap kompetensi dan penyusunnya Klp
Komp KD. Materi Pokok Jumlah Soal Penyusun Soal
Wawasan seni dan desain dasar dua dimensi
10 Seto Handoko, S.Pd
Nilai 100
B. Kisi-Kisi Soal PH Klp
Komp KD. Materi Pokok
Indikator Soal (Indikator dalam RPP)
Nomor Soal
PH2 Wawasan seni dan desain dasar dua dimensi
3.1.1 Menjelaskan konsep dasar seni
rupa dua dimensi. 1,
3.1.2 Membedakan jenis seni menurut wujudnya
2, 3, 4, 5 3.1.3 Membedakan jenis wujud
menurut fungsinya 6, 7
3.1.4 Menganalisis unsur seni rupa
dua dimensi 8, 9
3.1.5 Menjelaskan prisnsip seni rupa
dua dimensi 10, 11
3.1.6 Menjelaskan teknik dalam
membuat seni rupa dua dimensi 12, 13 14
SOAL PENILAIAN HARIAN WAWASAN SENI
A.
Pilihlah jawaban yang paling tepat.
1. Jenis-jenis benda pakai yang dibuat dengan menggunakan teknik butsir dan cetak, kecuali.... A. cangkir B. teko C. gentong D. asbak E. meja ukir
2. Alat-alat yang diciptakan oleh manusia di zaman prasejarah digunakan untuk.... A. melangsungkan hidup
B. mengakhiri hidup C. mempertahankan hidup
D. melanjutkan hidup E. berburu binatang hidup
3. Pembuatan karya seni rupa terapan menonjolkan beberapa hal di bawah ini, kecuali... A. keterampilan
B. kecekatan C. keuletan tangan
D. kekuatan E. ketelitian
4. Benda-benda seni rupa terapan sering juga disebut dengan... A. seni pakai
B. seni murni C. seni kriya
D. seni hias E. seni terapan
5. Orang yang membuat benda-benda kerajinan disebut... A. pematung
B. pelukis C. seniman
D. pemahat E. perajin
6. Berikut ini merupakan contoh benda seni rupa terapan yang termasuk benda pakai, kecuali... A. meja B. kursi C. cangkir D. mangkuk E. perajin
7. Berikut ini merupakan contoh benda seni rupa terapan yang termasuk benda hiasan, kecuali.... A. hiasan dinding B. poci C. guci D. kaca patri E. lukisan
8. Berikut ini yang termasuk jenis-jenis karya seni rupa terapan, kecuali.... A. kriya anyaman
B. kriya batik C. kriya ukiran
D. kriya keramik E. kriya patung
17
9. Berikut ini termasuk bahan lunak yang digunakan untuk benda pakai, kecuali.... A. batu andesit
B. tanah liat C. plastisin
D. malam E. bubur kertas
10. Manusia telah mengenal benda-benda hasil karya seni rupa terapan sejak zaman.... A. modern
B. prasejarah C. Orde Baru
D. purba E. Masehi
11.Berikut ini termasuk cabang-cabang seni desain dalam karya seni rupa terapan, kecuali.... A. desain produk B. desain patung C. desain grafis D. desain arsitek E. desain interior
12. Perbedaan dan persamaan karya seni rupa terapan diidentifikasi berdasarkan hal berikut ini, kecuali....
A. gagasan B. media C. keindahan
D. teknik E. prosedur
13. Contoh bahan lunak apabila dicampur air akan bersifat lunak tetapi hanya sementara dan dalam waktu tertentu akan mengeras kembali adalah....
A. tanah liat B. plastisin C. kayu
D. sabun batangan E. gips
14. Contoh bahan lunak yang dapat bertahan lama adalah.... A. tanah liat
B. gips C. plastisin
D. kayu
E. bubur kertas
15. Hiasan dinding dan guci termasuk benda hasil karya seni rupa terapan yang berfungsi....
A. sebagai benda pakai B. sebagai benda ukiran C. sebagai benda multifungsi
D. sebagai benda estetis E. sebagai benda hiasan
16. Kegiatan yang berusaha memperoleh peralatan dan benda-benda yang menunjang kegiatan sehari-hari, merupakan kelompok cabang seni desain....
A. grafis B. produk
D. arsitek E. interior
17. Kegiatan yang berusaha untuk memecahkan kebutuhan media komunikasi masyarakat yang dicetak, merupakan pengertian desain....
A. produk B. interior C. arsitek
D. ukiran E. grafis
18. Benda hasil karya seni rupa terapan yang dibuat pertama kali oleh manusia untuk.... A. hiasan
B. kemewahan
C. mempertahankan hidup
D. keindahan E. keterampilan
19. Kesan gerak yang disebabkan keselaransan dan perlawan disebut.... A. ritme
B. keseimbangan C. harmoni D. komposisi E. kesederhanaan
20. Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan karya seni rupa terapan berikut ini, kecuali....
A. memenuhi selera seniman B. memiliki kegunaan praktis
C. bentuk dibuat bagus, indah, dan menarik D. komposisi dan proporsi harmonis
E. bentuk yang selaras dengan kegunaan
B.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
1. Sebut dan jelaskan jenis-jenis seni rupa menurut fungsinya !2. Sebut dan jelaskan 2 contoh hasil karya seni rupa terapan khas Surabaya !
3. Menurut kalian apa saja yang menjadi prinsip-prinsip yang mendukung dalam berkarya seni rupa ? Jelaskan !
4. Dalam berkarya seni rupa ada unsur-unsur yang disebut dengan tekstur nyata dan tekstur semu ! Jelaskan dan beri contoh !
5. Sebutkan hal–hal yang perlu di pertimbangkan dalam segi kegunaan suatu penciptaan seni kriya?
C.
Soal Analisa.
1. Dua gambar di bawah ini adalah dua karya seni rupa dua dimensi dengan menggunakan peralatan yang berbeda
Gb1 Lukisan Penebang Kayu Gb2 Foto Penebang Kayu
Kedua gambar di atas difungsikan untuk keperluan yang berbeda. Gambar 1 difungsikan untuk dipajang pada gallery pameran, sedangkan gambar 2 difungsikan untuk dipajang pada gallery wana wisata untuk penyuluhan masyarakat. Berikut pernyataan yang benar berkaitan dengan ilustrasi di atas !
A. Gambar 1 merupakan karya tangan manual, sedangkan gambar 2 merupakan karya fotografi dengan alat kamera
B. Gambar 1 merupakan karya seni rupa dua dimensi, sedangkan gambar 2 merupakan karya seni rupa tiga dimensi
C. Gambar 1 merupakan karya seni rupa murni, sedangkan gambar 2 merupakan karya seni rupa terapan
D. Gambar 1 merupakan karya seni dengan proses desain, sedangkan gambar 2 merupakan karya seni dengan menggunakan proses penyinaran
Gb1 Gubuk dari coretan garis Gb2 Siluet gunung yang seolah tercipta garis
Berikut ini pernyataan yang benar tentang perbedaan kedua gambar di atas dilihat dari garis yang terbentuk ...
A. Sketsa gubuk pada gambar 1 tersusun atas garis-garis nyata, gunung yang terlihat berbentuk siluet akan membentuk garis nyata
B. Sketsa gubuk pada gambar 1 tersusun atas garis-garis semu, gunung yang terlihat berbentuk siluet tidak membentuk garis
C. Sketsa gubuk pada gambar 1 tersusun atas garis-garis semu, gunung yang terlihat berbentuk siluet membentuk garis nyata
D. Sketsa gubuk pada gambar 1 tersusun atas garis-garis nyata, gunung yang terlihat berbentuk siluet membentuk garis hitam
E. Sketsa gubuk pada gambar 1 tersusun atas garis-garis nyata, gunung yang terlihat berbentuk siluet seolah-olah terbentuk oleh garis karena perbedaan obyek hitam dan putih
Lampiran 6
PENGAYAAN :
SOAL :
1. Perhatikan karya di bawah ini !
A B
C D
Gambar di atas merupakan beberapa karya nirmana (desain dasar) dari unsur titik. Bedakan teknik-teknik yang digunakan dalam keempat karya di atas