• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAYA SAING USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG PETERNAKAN RAKYAT DI KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR | Lestari | Buletin Peternakan 16906 42784 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAYA SAING USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG PETERNAKAN RAKYAT DI KABUPATEN BOJONEGORO, JAWA TIMUR | Lestari | Buletin Peternakan 16906 42784 1 PB"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Rerata struktur penerimaan dan biaya usaha penggemukan sapi potong di Kabupaten Bojonegoro (Rp/kg/periode)  (average revenue and cost structure of fattening beef cattle in Bojonegoro (Rp/kg/period))
Tabel 3. Policy Analysis Matrix (PAM) usaha penggemukan sapi potong di Kabupaten Bojonegoro,  Jawa Timur (Rp/kg) (PAM of beef cattle fattening bussines in Bojonegoro District, East Java (Rp/kg))
Tabel 4. Hasil indikator dampak kebijakan pemerintah terhadap usaha penggemukan sapi potong di Kabupaten Bojonegoro (indicators for government policy impact on beef cattle fattening in Bojonegoro)
Tabel 5. Elastisitas perubahan daya saing terhadap harga output dan input (elasticity of switching competitiveness on input and output price)

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis berjudul Prevalensi dan Faktor Risiko Trematodosis pada Sapi Potong di Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Kasiman, Kabupaten

(Tabel 3) Secara rinci, ada empat tipe alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam dalam adopsi inovasi pada usaha peternakan sapi perah rakyat di DIY, Jawa Tengah dan Jawa

Masih terbatasnya dan belum optimalnya kebijakan yang diberikan oleh pemerintah memberikan indikasi bahwa dayasaing peternakan sapi perah masih belum bisa memberikan

Produksi daging sapi dalam negeri yang belum mampu memenuhi permintaan tersebut terkait dengan adanya berbagai permasalahan dalam pengembangan sapi potong. Beberapa

Dalam penelitian ini, kebijakan yang dimaksud adalah kebijakan pemerintah yaitu diberlakukan terhadap input seperti sapi bakalan, pakan ternak, tenaga kerja, maupun

Produksi daging sapi dalam negeri yang belum mampu memenuhi permintaan tersebut terkait dengan adanya berbagai permasalahan dalam pengembangan sapi potong. Beberapa

Impor bakalan sapi pedaging untuk digemukkan di Indonesia cenderung mempunyai tren yang selalu meningkat setiap tahunnya, namun masih belum dapat mengatasi tingginya permintaan daging

Kekurangan ini harus diupayakan melalui peningkatan produksi dalam negeri guna sedikit mengurangi impor daging maupun sapi hidup.Namun demikian sampai saat ini Indonesia belum mampu