1. Judul Penelitian : Biaya Operasional Kendaraan
Pada Badan Jalan Akibat Parkir Seadanya (Studi Kasus: Jl. Djamin Ginting Padang Bulan)
2. Pelaksana :
a. Nama : Ir. Oloan Sitohang, MT
b. NIK : ETK-0011
c. Pangkat : Penata/III-C d. Jabatan Akademis : Lektor e. Fakultas : Teknik f. Jurusan : Teknik Sipil
g. Bidang Keahlian : Rekayasa Transportasi 3. Personalia
-Jumlah Pelaksana : 1 (satu) orang
4. Lokasi Penelitian : Jl. Djamin Ginting Padang Bulan 5. Jangka waktu Kegiatan : 6 (enam) Bulan
6. Pelaksanaa Kegiatan : Oktober 2014- April 2015 7. Biaya yang diperlukan :
a. Sumber dari Unika Santo
Thomas Sumatera Utara : Rp b. Sumber lain : Rp
Medan, Juni 2015 Pelaksana
(Ir. Oloan Sitohang, MT) NIDN: 0118056701 Mengetahui/Menyetujui
Dekan Fakultas Teknik Ketua Program Studi Unika Santo Thomas SU Teknik Sipil
(Ir. Nicolaus Simamora, MSA) (Samsuardi Batubara, ST., MT)
NIDN: 0110085801 NIDN: 0118056701
PRAKATA
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat dan perlindunganNya, sehingga penelitian dengan judul “Biaya Operasional Kendaraan Pada Badan Jalan Akibat Parkir Seadanya (Studi Kasus: Jl. Djamin Ginting Padang Bulan) dapat diselesaikan. Penelitian dilakukan, karena kondisi lalu lintas di Jalan Djamin Ginting terutama di depan Pajak USU sungguh sangat memprihatinkan bagi pengguna (user) yang menimbulkan biaya operasi kendaraan menjadi meningkat jauh.
Pada kesempatan yang terbatas ini, perkenankan penulis menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada yang terhormat:
1. Bapak Rektor, Pembantu Rektor I, Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara Medan yang selalu memberi dorongan dan motivasi untuk melakukan penelitian ini
2. Bapak Dekan Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara Medan
3. Pihak Organda dan Dinas Perhubungan yang telah membantu penulis sehingga data yang diperlukan diperoleh dengan lancar
4. Ketua dan Sekretariat LP2M Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara Medan
Akhirnya peneliti menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan, namun dengan segala keterbatasan yang dimiliki semoga memberikan manfaat bagi semua pihak yang memerlukannya.
Medan, Juni 2015
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN ………. i
PRAKATA ………. ii
DAFTAR ISI ………. iii
DAFTAR TABEL ………. v
DAFTAR GAMBAR ………. viii
BAB 1 PENDAHULUAN ………. 1
1.1. Latar Belakang ………. 1
1.2.Rumusan Masalah ………. 4
1.3.Tujuan Penelitian ………. 5
1.4.Ruang Lingkup Penelitian ………. 5
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ………. 6
2.1. Pengertian Kemacetan Lalu Lintas ………. 6
2.2. Dampak Kemacetan ………. 6
2.3. Tundaan ………. 7
2.3.1. Hambatan Samping ………. 8
2.3.2. Kapasitas dan Arus Lalu Lintas ………. 9
2.4. Biaya Dalam Sistem Transportasi ………. 12
2.4.1. Biaya Operasional Kendaraan (BOK) ………. 12
2.4.2. Perhitungan BOK Ruas Jalan ………. 13
2.5. Kecepatan ………. 26
2.6. Nilai Waktu ………. 30
2.6.1. Metode Pendapatan ………. 31
2.7. Biaya Yang Ditimbulkan Akibat Kemacetan Lalu Lintas ………. 31
2.8. Model Hasil Studi PTS-BUIP (Public Transport Urban Infrastructure Project ………. 33
BAB 3 TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN ………. 34
3.1. Tujuan Penelitian ………. 34
3.2. Manfaat Penelitian ………. 34
4.4. Lokasi Survei ………. 37
4.5. Waktu Survei ………. 37
4.6. Teknik Pengolahan Data ………. 38
4.6.1. Pengolahan data lalu lintas ………. 38
4.6.2. Pengolahan data hambatan samping ………. 38
4.6.3. Pengolahan data kecepatan ………. 38
4.6.4. Karakteristik lalu lintas jam puncak ………. 38
4.6.5. Biaya kemacetan berdasarkan BOK ………. 39
4.6.6. Cara perhitungan biaya operasional kendaraan (BOK) ………. 39
4.6.7. Biaya tidak tetap ………. 44
BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN ………. 46
5.1. Pemilihan Objek ………. 46
5.1.1. Karakteristik lalu lintas pada objek penelitian ………. 47
5.1.2. Hambatan samping ………. 57
5.1.3. Data kecepatan kendaraan ………. 58
5.2. Perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) ………. 64
5.2.1. Biaya operasional kendaraan (BOK) arus bebas ………. 66
5.2.2. Biaya operasional kendaraan (BOK) dengan tingkat pelayanan ruas jalan ………. 75
5.2.3. Perhitungan selisih BOK (BOK per jam) ………. 85
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ………. 88
6.1. Kesimpulan ………. 88
6.2. Saran ………. 89
No. Tabel Nama Tabel Halaman Tabel 2.1. Kelas Hambatan Samping Jalan Perkotaan 8
Tabel 2.2 Kapasitas Dasar (Co) untuk Jalan Perkotaan 9 Tabel 2.3. Nilai Ekivalensi Mobil Penumpang (emp) Untuk Jalan
Tak Terbagi 10
Tabel 2.4. Nilai Ekivalensi Mobil Penumpang (emp) Untuk Jalan Perkotaan Tak Terbagi dan Satu Arah 10 Tabel 2.5. Faktor Penyesuaian Kapasitas untuk Pemisah Arah
(FCsp) 10
Tabel 2.6. Faktor Penyesuaian Kecepatan Akibat Lebar Jalur
(FCw) 11
Tabel 2.7. Faktor Penyesuaian Kecepatan Akibat Lebar Bahu
(FCsf) 11
Tabel 2.8. Berat Kendaraan Total yang Direkomendasikan 17 Tabel 2.9. Kecepatan Rata-rata yang Direkomendasikan 17 Tabel 2.10. Alinemen Vertikal yang Direkomendasikan 18 Tabel 2.11. Alinemen Vertikal yang Direkomendasikan Pada
Medan Jalan 19
Tabel 2.12. Nilai Konstanta dan Koefisien-koefisien Parameter
Model Konsumsi BBM 21
Tabel 2.13. Nilai Tipikal JPOi, KPOi, dan OHOi yang
Direkomendasikan 22
Tabel 2.14. Nilai tipikal φ, γ1dan γ2 23 Tabel 2.15. Nilai tipikal a0 dan a1 24 Tabel 2.16. Nilai tipikal tanjakan dan turunan pada berbagai medan
jalan 24
Tabel 2.23. Analisis tingkat pelayanan pada ruas jalan perkotaan 29
Tabel 4.1. Kebutuhan Data Ruas Jalan Dan Lalu Lintas 36 Tabel 5.1. Karakteristik ruas jalan objek penelitian 46
Tabel 5.2. Nilai ekivalensi kendaraan 47
Tabel 5.3. Volume lalu lintas di ruas jalan menuju Medan
(kendaraan/jam) 48
Tabel 5.4. Volume lalu lintas di ruas jalan menuju Medan
(smp/jam) 49
Tabel 5.5. Volume lalu lintas di ruas jalan menuju Binjai
(kendaraan/jam) 52
Tabel 5.6. Volume lalu lintas di ruas jalan menuju Binjai (smp/jam)
53 Tabel 5.7. Volume lalu lintas di ruas jalan Gatot Subroto
(kendaraan/jam) 55
Tabel 5.8. Volume lalu lintas di ruas jalan Gatot Subroto (smp/jam)
56 Tabel 5.9. Hambatan samping di ruas jalan Gatot Subroto Km 8,5 57 Tabel 5.10. Kecepatan kecepatan arus bebas sesuai MKJI 1997 58 Tabel 5.11. Kecepatan rata-rata kendaraan 59 Tabel 5.12. Proporsi lalu lintas ruas jalan Gatot Subroto Km 8,5 61 Tabel 5.13. Kapasitas dasar jalan Gatot Subroto sesuai MKJI 1997 62 Tabel 5.14. V/C ratio Jalan Gatot Subroto 62
Tabel 5.15. Hasil analisis tingkat pelayanan pada ruas jalan Gatot
Subroto Medan 64
Tabel 5.16. Tipe dan harga kendaraan 64 Tabel 5.17. Merek dan harga pelumas kendaraan 65
Tabel 5.18. Merek dan harga ban kendaraan 65 Tabel 5.19. Nilai konstanta dan koefisien-koefisien parameter model
konsumsi BBM 67
Tabel 5.20. Konsumsi bahan bakar minyak (KBiBBM) dalam
liter/km 68
Tabel 5.21. Biaya bahan bakar minyak ( BiBBM ) (Rupiah/Km) 69 Tabel 5.22. Nilai tipikal JPOi, KPOi dan OHOi yang
direkomendasikan 69
Tabel 5.25. Perhitungan biaya konsumsi oli kendaraan (Rupiah) 71 Tabel 5.26. Nilai tipikal , γϕ 1 dan γ2 71 Tabel 5.27. Biaya konsumsi suku cadang ( Rupiah) 72 Tabel 5.28. Hasil perhitungan biaya upah pemeliharaan kendaraan 73 Tabel 5.29. Harga ban kendaraan 73 Tabel 5.30. Biaya konsumsi ban (Rupiah/km) 74 Tabel 5.31. Biaya operasional kendaraan (Rupiah/km) 74 Tabel 5.32. Konsumsi bahan bakar minyak (KBiBBM) (Liter/km) 77 Tabel 5.33. Biaya konsumsi bahan bakar minyak (BiBBM) (Rupiah) 77 Tabel 5.34. Nilai tipikal JPOi, KPOi dan OHOi yang
direkomendasikan
78 Tabel 5.35. Tipe dan harga pelumas kendaraan (Rupiah) 78 Tabel 5.36. Perhitungan konsumsi oli kendaraan (Liter/km) 79 Tabel 5.37. Perhitungan biaya konsumsi oli kendaraan (rupiah) 79 Tabel 5.38. Nilai tipikal , γϕ 1 dan γ2 80 Tabel 5.39. Biaya konsumsi suku cadang (Rupiah) 80 Tabel 5.40. Hasil perhitungan biaya upah pemeliharaan kendaraan 81 Tabel 5.41. Harga ban kendaraan 81 Tabel 5.42. Biaya konsumsi ban (Rupiah/km) 82 Tabel 5.43. Biaya operasional kendaraan (Rupiah/km) 82 Tabel 5.44. Biaya operasional kendaraan ringan, kendaraan berat
dan kendaraan bermotor (sepeda motor + becak mesin)
84 Tabel 5.45. Perhitungan selisih biaya operasional kendaraan perjam 86
DAFTAR GAMBAR
No. Gambar Nama Gambar Halaman
Gambar 4.4: Bagan alir perhitungan biaya upah pemeliharaan 43 Gambar 4.5: Bagan alir perhitungan biaya konsumsi ban 44 Gambar 4.6: Bagan alir perhitungan komponen biaya tidak tetap 45 Gambar 5.1: Lokasi penelitian 46 Gambar 5.2: Potongan melintang jalan 46 Gambar 5.3: Fluktuasi volume lalu lintas di ruas jalan Gatot Subroto
menuju Medan 51
Gambar 5.4: Fluktuasi volume lalu lintas di ruas jalan Gatot Subroto
menuju Binjai 54
Gambar 5.5: Fluktuasi volume lalu lintas di ruas jalan Gatot Subroto 57 Gambar 5.6: Grafik kecepatan rata-rata kendaraan perjam 59 Gambar 5.7: Grafik hubungan antara volume lalu lintas dan
kecepatan rata-rata 61
Gambar 5.8: Grafik fluktuasi V/C ratio dengan interval waktu 63 Gambar 5.9: Grafik BOK setiap jenis kendaraan vs BOK total setiap
jenis kendaraan 76
Gambar 5.10: Hubungan antara biaya operasonal kendaraan terhadap
volume kendaraan dan kecepatan rata-rata 83 Gambar 5.11: Hubungan antara biaya operasonal kendaraan terhadap
volume kendaraan dan kecepatan rata-rata 84 Gambar 5.12: Besarnya biaya operasional kendaraan berdasarkan nilai
emp 85