ANATOMI DAN FISIOLOGI KECANTIKAN 2
Kelas X Semester 2
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Kontributor Naskah : Pipih Siti Sofiah, S.Pd
Maya Agustina, S.Pd
Penelaah : Sri Mayrawati, S.Pd, M.Pd
ii Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Hak Cipta © 2013 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang
Disklaimer: Buku ini merupakan buku siswa yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku siswa ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman.
Masukan dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.
Kontributor Naskah : Pipih Siti Sofiah, S.Pd
Maya Agustina, S.Pd
Penelaah : Sri Mayrawati, S.Pd, M.Pd Desktop Publisher : Tim
Cetakan Ke-1, 2013
Disusun dengan huruf arial MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi sikap, pengetahuan dan keterampilan secara utuh. Keutuhan tersebut menjadi dasar dalam perumusan kompetensi dasar tiap mata pelajaran mencakup kompetensi dasar kelompok sikap, kompetensi dasar kelompok pengetahuan, dan kompetensi dasar kelompok keterampilan. Semua mata pelajaran dirancang mengikuti rumusan tersebut.
Pembelajaran kelas X jenjang Pendidikan Menengah Kejuruan yang disajikan dalam buku ini juga tunduk pada ketentuan tersebut. Buku siswa ini diberisi materi pembelajaran yang membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterapilan dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasai secara kongkrit dan abstrak, dan sikap sebagai makhluk yang mensyukuri anugerah alam semesta yang dikaruniakan kepadanya melalui pemanfaatan yang bertanggung jawab.
Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharuskan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam kurikulum 2013, siswa diberanikan untuk mencari dari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.
Buku ini sangat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.
Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan. Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045)
Depok, Desember 2013
Penyusun
KATA PENGANTAR
iv Direktorat Pembinaan SMK (2013)
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... ii
PETA KEDUDUKAN MATA PELAJARAN ... ii
PETA KEDUDUKAN BAHAN AJAR ... ii
GLOSARIUM ... ii
BAB I ...2
PENDAHULUAN ...2
A. DESKRIPSI ...2
B. PRASYARAT ...2
C. PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU ...2
D. TUJUAN AKHIR ...2
E. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ...2
F. CEK KEMAMPUAN AWAL ...2
BAB II ...2
PEMBELAJARAN ...2
DESKRIPSI DAN KEGIATAN BELAJAR ...2
KEGIATAN BELAJAR 1 ...2
ANATOMI DAN FISIOLOGI TUBUH MANUSIA ...2
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ...2
B. URAIAN MATERI ...2
C. RANGKUMAN ...2
D. TUGAS ...2
E. TES FORMATIF ...2
F. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ...2
KEGIATAN BELAJAR 2 ...2
KELAINAN POSTUR BADAN DAN LEMAK DALAM TUBUH MANUSIA ...2
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ...2
B. URAIAN MATERI ...2
C. RANGKUMAN ...2
D. TUGAS ...2
E. TES FORMATIF ...2
F. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ...2
DAFTAR ISI
KEGIATAN BELAJAR 3 ...2
PENGETAHUAN GIZI, BERAT BADAN SEIMBANG DAN OLAH TUBUH ...2
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN ...2
B. URAIAN MATERI ...2
C. RANGKUMAN ...2
D. TUGAS ...2
E. TES FORMATIF ...2
F. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ...2
BAB III ...2
EVALUASI ...2
A. KOGNITIF SKILLS ...2
B. PSIKOMOTORIK SKILLS ...2
C. ATTITUDE SKILLS ...2
BAB IV ...2
PENUTUP ...2
DAFTAR PUSTAKA ...2
TENTANG PENYUSUN ...2
vi Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Anatomi Fisiologi
Anatomi, Fisiologi, Kelainan dan Penyakit Kulit Dan Rambut
Organ, jaringan dan sel dalam tubuh manusia
Sistem organ dalam tubuh manusia
Anatomi dan fisiologi tubuh
Kelainan postur tubuh dan jenis lemak dalam tubuh manusia
Pengetahuan gizi, olah tubuh dan berat badan seimbang untuk
kecantikan
PETA KEDUDUKAN MATA PELAJARAN
PETA KEDUDUKAN BAHAN AJAR
ANATOMI DAN FISIOLOGI KECANTIKAN
Pengetahuan gizi, olah badan dan berat badan seimbang untuk
kecantikan.
Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia
Kelainan postur badan dan jenis lemak dalam tubuh manusia
Pengetahuan gizi seimbang
Berat Badan Seimbang untuk kecantikan
Olah tubuh
Macam-Macam Kelainan Tubuh
Jenis-jenis lemak tubuh manusia
Kerangka Tubuh Manusia
Jenis –jenis Otot manusia
viii Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Ahli gizi : Pakar zat makanan
Allergen : zat yang merangsang munculnya reaksi alergi Anti Body : Protein spesifik yang dihasilkan oleh sistem
kekebalan tubuh sebagai reaksi terhadap mikro organisme atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh.
Antioksidan : Senyawa alami dalam sayur dan buah-buahan yang dapat menghambat efek merusak radikal bebas.
Antosianin : Pigmen warna-warni yang memberikan warna yang indah pada sayur dan buah sekaligus merupakan antioksidan yang ampuh.
Arhtroscopy : Inspeksi pada bagian dalam dari sendi menggunakan endoskopi.
Arthritis : Penyakit sendi yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak dan kekakuan sendi, dan atau kemerahan pada kulit di atas sendi.
Asam alginat : Sejenis polisakarida yang terdapat pada berbagai olahan rumput laut yang berkhasiat untuk membersihkan logam berat dari dalam tubuh.
Asam elagis : Antioksidan polifenol yang punya efek antikanker dan banyak terdapat pada makanan alami di sekeliling kita.
Diagnosa : Proses menarik kesimpulan atas kondisi klien sebelum dilakukan perawatan kecantikan berdasarkan data atau catatan dan fakta
Efek samping : Kejadian yang tidak diinginkan terjadi selama atau setelah menggunakan obat atau alat medis Elasitisitas : Kemampuan suatu zat, dalam kasus ini kartilago
kembali dengan cepat ke ukuran dan bentuk semula setelah ditarik atau diperas.
Gizi : Zat makanan, komponen penyusun bahan
makanan yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan serta manjaga kesehatan tubuh.
GLOSARIUM
Gizi seimbang : Komposisi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air
Ilmu gizi : Pengetahuan zat makanan
Kartilago : Jaringan penyambung fibrosa yang ditemukan pada manusia yang menyokong tulang skeletal pada sisi-sisi spesifik dan membentuk permukaan halus pada sendi
Kolagen : Protein fibrosa yang kuat yang membentuk bagian penting dari kulit, tendon, tulang, kartilago dan jaringan penyambung lainnya. Kolagen membantu mempertahankan sel dan jaringan tubuh
Nilai gizi : Nilai kandungan makanan
PENDAHULUAN
elamat, kalian sekarang sudah berada pada semester 2
kelas X. Pada semester ini kalian akan melanjutkan pembelajaran pada mata pelajaran “Anatomi dan Fisiologi Kecantikan”. Pada semester satu kalian telah mempelajari materi Anatomi dan fisiologi, kelainan penyakit kulit dan rambut, Organ, jaringan dan sel pada badan manusia serta sistem organ pada badan manusia.
Nah, pada semester dua ini, kalian akan mempelajari tentang anatomi dan fisiologi tubuh manusia, kelainan postur badan dan jenis lemak dalam tubuh manusia, serta pengetahuan gizi, olah badan dan berat badan seimbang untuk kecantikan.
Apakah kalian tahu mengapa kalian harus mempelajari materi ini semua? Materi-materi dalam bahan ajar ini merupakan materi prasyarat yang harus kalian kuasai dengan serius dan rasa tanggung jawab. Pengetahuan tentang anatomi dan fisiologi serta pengetahuan gizi dan berat badan seimbang merupakan salah satu materi yang mendasari ilmu kecantikan. Oleh karena itu kalian harus betul-betul mempelajari materi ini sehingga menjadi bekal ketika kalian melakukan praktek di bidang kecantikan. Tidak sedikit operator maupun beautician di salon kecantikan yang tidak memahami pengetahuan anatomi dan fisiologi, hal ini tentu akan mengakibatkan kesalahan saat melakukan diagnosa maupun dalam melaksanakan praktik kecantikan. Bahan ajar ini akan memandu kalian mempelajari dan menggali pengetahuan anatomi dan fisiologi untuk kecantikan. Sehingga kalian akan menjadi professional yang kompeten dibidangnya, serta dapat diandalkan dan siap menghadapi kemajuan jaman.
S
A. DESKRIPSI
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
2 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
ada semester ini, kalian akan dipandu dengan bahan ajar yang berjudul “Anatomi dan Fisiologi Untuk Kecantikan”, bahan ajar ini bukan satu-satunya sumber belajar yang dapat kalian pelajari. Kalian dapat menambah pengetahuan dari berbagai sumber lain sebagai referensi, seperti buku-buku teks, majalah, koran, materi dari internet, bahkan dalam kehidupan nyata yang kalian temukan. Dengan demikian wawasan kalian akan semakin terbuka dan pengetahuan terus bertambah.
Bahan ajar ini dibagi menjadi tiga kegiatan belajar. Masing-masing kegiatan belajar di lengkapi dengan tugas-tugas dan tes formatif yang harus kalian kerjakan. Sehingga kalian dan guru pembimbing akan dapat mengukur ketercapaian kompetensi yang ada pada mata pelajaran anatomi dan fisiologi ini.
ntuk mencapai seluruh materi pada bahan ajar ”Anatomi dan fisiologi ”, maka sebelum mempelajari bahan ajar ini kalian harus menguasai bahan ajar anatomi fisiologi dalam buku di semester 1. Selanjutnya baru kalian dapat mempelajari materi- materi yang yang ada pada bahan ajar ini.
P
U
B. PRASYARAT
PENDAHULUAN Untuk mencapai kompetensi yang ada pada bahan ajar “Anatomi dan fisiologi untuk Kecantikan”, kalian perlu memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:
1.1 Bahan ajar ” Anatomi dan fisiologi untuk kecantikan”, terdiri dari empat bab pembelajaran:
a. Bab I, Pendahuluan b. Bab II, Pembelajaran c. Bab III, Evaluasi d. Bab IV, Penutup
1.2 Pada bab II tentang pembelajaran, kegiatan pembelajaran terdiri dari tiga kegiatan pembelajaran, yaitu:
a. Kegiatan belajar 1, tentang anatomi dan fisiologi badan manusia pengetahuan gizi
b. Kegiatan belajar 2, tentang kelainan postur badan dan jenis lemak dalam badan manusia
c. Kegiatan belajar 3, tentang olah badan dan berat badan seimbang untuk kecantikan
1.3 Dalam mempelajari bahan ajar ini kalian diharuskan melalui secara bertahap sesuai kegiatan belajar yang ada
1.4 Setiap kegiatan belajar harus dipahami secara tuntas dengan ditandai mampu mengerjakan tes formatif dan tugas yang harus kalian kerjakan
1.5 Kerjakan setiap tugas dengan sungguh-sungguh untuk mencapai ketercapaian penguasaan setiap pembelajaran
1.6 Berusahalah untuk jujur dalam menjawab / mengerjakan tugas karena hal ini akan menentukan kemampuan kalian
1.7 Jangan berpindah pada kegiatan pembelajaran selanjutnya bila kalian belum menguasai materi yang ada pada kegiatan pembelajaran yang sedang anda hadapi
1.8 Diskusikan masalah yang kalian hadapi dengan teman-temanmu 1.9 Apabila ada kesulitan dalam memecahkan masalah, tanyakan pada
guru pembimbing/fasilitator
1.10 Lakukan praktek secara berulang hingga mencapai hasil sesuai dengan standar waktu dan hasil yang telah ditentukan
1.11 Untuk melakukan praktek yang benar, usahakan memenuhi setiap peralatan/perlengkapan kerja sesuai dengan kebutuhan
1.12 Apabila kalian merasa sudah kompeten dengan mengisi lembar cek kemampuan, mintalah pada guru pembimbing /fasilitator untuk mengevaluasi kalian, baik pengetahuan, keterampilan maupun sikap.
C. PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU
PENDAHULUAN
4 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
1.13 Setelah kalian menguasai bahan ajar secara utuh, jangan lekas merasa puas, tapi berlatihlah secara terus menerus. Semakin sering anda melakukan latihan maka anda akan semakin terlatih dalam mata pelajaran anatomi dan fisiologi.
D. TUJUAN AKHIR
Setelah mempelajari bahan ajar ini siswa mampu:
1. Mengidentifikasi susunan kerangka dan persendian badan manusia dengan benar sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Mengklasifikasikan fungsi kerangka dan persendian badan sesuai letaknya dengan rasa ingin tahu dan pengembangan motivasi diri
3. Mengklasifikasikan jenis otot berdasarkan letaknya
4. Mengidentifikasi fungsi otot pada badan manusia
5. Mengklasifikasikan kelainan kondisi postur badan sesuai ciri-cirinya
6. Mengelompokan jenis-jenis lemak pada badan manusia sesuai ciri-cirinya 7. Mengidentifikasi manfaat zat-zat gizi
yang dibutuhkan badan.
8. Mengelola diet dan berat badan
seimbang sesuai kecukupan gizi dengan benar
9. Menerapkan gerakan olah badan sesuai dengan tujuan
PENDAHULUAN Anatomi dan Fisiologi
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Madrasah Aliyah Kejuruan (SMAK) Kelas : X
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
KI 1) Menghayati dan mensyukuri ajaran agama yang dianutnya
1.1 Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, melalui menjaga dan melestarikan keutuhan jiwa, raga manusia serta lingkungan kerja sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya.
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur mengenai pengantar Ilmu Kecantikan
KI 2) Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah ( memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, disiplin, bertanggung jawab, terbuka, kristis, kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pekerjaan
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam pembelajaran sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan pembelajaran pengantar ilmu kecantikan.
E. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
PENDAHULUAN
6 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
KI 3) Memahami dan menerapkan
pengetahuan factual, konseptual, dan procedural dalam pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
phenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah
3.1 Menguraikan anatomi, fisiologi, kelainan dan penyakit kulit dan rambut.
3.2 Menguraikan organ, jaringan dan sel dalam badan manusia.
3.3 Menguraikan sistem organ dalam badan manusia.
3.4 Menguraikan anatomi dan fisiologi badan.
3.5 Menguraikan kelainan postur badan dan jenis lemak dalam badan manusia.
3.6 Menguraikan pengetahuan gizi, olah badan dan berat badan seimbang untuk
kecantikan.
KI 4) Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
4.1 Mengkategorikan anatomi, fisiologi, kelainan dan penyakit kulit dan rambut
4.2 Membedakan fungsi organ, jaringan dan sel dalam badan manusia.
4.3 Membedakan fungsi sistem organ dalam badan manusia
4.4 Membedakan anatomi dan fisiologi badan 4.5 Membedakan kelainan postur badan dan
jenis lemak dalam badan manusia
4.6 Menerapkan pengetahuan gizi, olah badan dan berat badan seimbang untuk
kecantikan.
PENDAHULUAN Sebelum mempelajari bahan ajar ini, kalian diharapkan mengisi lembar kemampuan awal, sehingga kalian dapat mengukur sejauh mana kemampuan yang sudah kalian miliki. Berusahalah jujur dalam mengisi cek kemampuan awal ini.
Berilah tanda ceklish () pada salah satu kolom Ya atau Tidak dari pertanyaan berikut:
Pertanyaan Ya Tidak
1. Apakah kamu sudah memahami susunan kerangka dan persendian badan manusia ? 2. Apakah kamu sudah memahami tentang fungsi
kerangka manusia?
3. Apakah kamu sudah memahami tentang persendian badan?
4. Apakah kamu sudah mampu mengklasifikasikan jenis otot berdasarkan letaknya?
5. Apakah kamu mengetahui fungsi otot pada badan manusia?
6. Apakah kamu mampu mendeskripsikan kelaian- kelainan bentuk badan?
7. Apakah kamu sudah pernah mengkasifikasikan jenis-jenis lemak pada badan manusia?
8. Apakah kamu telah memahami zat-zat gizi yang dibutuhkan badan?
9. Apakah kamu mampu mengidentifikasi berat badan seimbang?
10. Apakah kamu memahami gerakan-gerakan olah badan sesuai tujuan?
Apabila kamu menjawab TIDAK pada salah satu pertanyaan di atas, maka pelajarilah bahan ajar ini. Tetapi jika kamu menjawab YA untuk semua pertanyaan, lanjutkan mengerjakan Tes Formatif dan Evaluasi dalam bahan ajar ini
F. CEK KEMAMPUAN AWAL
PEMBELAJARAN
8 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
elamat datang pada bab II tentang pembelajaran, Bab II merupakan inti dari bahan ajar yang akan kamu pelajari pada semester 2. Dalam pembelajaran bab II, ada 3 kegiatan belajar yang akan kalian pelajari yaitu:
1. Kegiatan belajar 1, tentang anatomi dan fisiologi tubuh manusia
2. Kegiatan belajar 2, tentang kelainan postur badan dan jenis lemak dalam tubuh manusia
3. Kegiatan belajar 3, tentang pengetahuan gizi,olah badan dan berat badan seimbang untuk kecantikan Dalam kegiatan belajar satu, kalian akan mengenal susunan kerangka manusia berdasarkan letaknya serta jenis-jenis otot tubuh manusia. Sistem rangka manusia yang tersusun dari tulang-tulang yang saling sambung menyambung. Kerangka manusia merupakan penopang yang menahan dan membentuk tubuh manusia, selain itu tulang juga membantu kita menggerakan tubuh. Dalam kegiatan belajar satu, juga akan dibahas tentang bagian yang menggerakan rangka yaitu otot. Kalian akan di minta untuk mempelajari jenis-jenis otot berdasarkan letak serta fungsinya. Kalian akan mengetahui komponen dan fungsi macam-macam kerangka, seperti kerangka kepala, kerangka wajah, lehar, dada, bahu, tangan dan kaki. Selain itu kalian juga akan lebih mengenal struktur, fungsi serta kelaian otot dan bagaimana cara menstimulasi otot.
S
DESKRIPSI DAN KEGIATAN BELAJAR BAB II
PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN Pada kegiatan belajar dua kalian akan mempelajari
kelainan tubuh dan berbagai jenis lemak. Mengenal kelainan tubuh dan jenis lemak, dapat membantu dan memudahkan ketika kalian mempelajari perawatan badan.
Dengan mempelajari kelainan tubuh dan berbagai jenis lemak, kalian dapat menentukan tindakan perawatan tubuh sesuai dengan kondisi klien yang akan dirawat.
Selanjutnya, kegiatan belajar yang terakhir adalah Kegiatan belajar 3 yang akan membahas tentang pengetahuan gizi dan berat badan seimbang untuk kecantikan, selain itu kalian akan mempelajari olah tubuh yang berguna untuk menjaga kebugaran tubuh sebagai seorang ahli kecantikan serta sebagai dasar memberikan saran perawatan kepada klien.
Seteh mempelajari materi seluruh kegiatan kegiatan belajar 3 dalam bahan ajar ini, kalian akan mengetahui pentingnya nutrisi untuk kesehatan dan juga untuk kesehatan kulitmu.
Kamu akan memahami tentang lemak, karbohidrat dan protein yang di perlukan oleh tubuh, selain itu kamu akan mempelajari juga hubungan kalori dengan berat badan, kebutuhan nutrisi dasar bagi tubuh, tentang vitamin dan manfaatnya bagi tubuh dan kesehatan kulit, seta mengapa air sangat penting bagi kehidupan.
Pada setiap kegiatan belajar, akan dilengkapi dengan tugas dan tes formatif, untuk itu kalian harus mengerjakan setiap tugas, latihan dan tes secara tuntas. Sekarang mari kita mulai pembelajaran dari kegiatan belajar satu sampai kegiatan belajar tiga.
KEGIATAN BELAJAR 1
10 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini peserta didik mampu:
1. Membedakan alat gerak pasif dan aktif
2. Menguraikan susunan kerangka dan persendian tubuh manusia
3. Mengklasifikasikan susunan kerangka dan persendian tubuh manusia
4. Menguraikan fungsi kerangka dan persendian tubuh
5. Membedakan fungsi kerangka dan persendian tubuh
6. Menjelaskan jenis otot berdasarkan letaknya 7. Membedakan jenis otot berdasarkan letaknya 8. Menjelaskan fungsi otot pada tubuh manusia 9. Membedakan fungsi otot pada tubuh manusia
KEGIATAN BELAJAR 1 ANATOMI DAN FISIOLOGI TUBUH MANUSIA
Sumber: http://1.bp.blogspot.com
KEGIATAN BELAJAR 1
Sistem gerak pada manusia ada 2, yaitu alat gerak pasif dan gerak aktif. Alat gerak pasif berupa tulang sedangkan alat gerak aktif berupa otot. Kedua alat gerak ini akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan sehingga membentuk suatu sistem yang disebut sistem gerak. Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari sistem gerak tersebut.
Sistem Gerak Pada Manusia
B. URAIAN MATERI
KEGIATAN BELAJAR 1
12 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Alat gerak pasif Alat gerak pasif adalah sebuah sebuah jaringan didalam tubuh kita yang hanya akan bergerak apabila terdapat suatu
dorongan atau tekanan
terhadapnya, tulang ini dikatakan alat gerak pasif karena untuk dapatberbergerak tulang tidak dapat melakukan pergerakkannya sendiri dan membutuhkan tekanan dari jaringan otot yang ada di sekitarnya.
Alat gerak aktif Alat gerak aktif adalah jaringan yang dapat bergerak sendiri tanpa adanya dorongan atau tekanan. Alat gerak ini dapat bergerak akibat adanya aktifitas yang terjadi dari dalam jaringan tersebut. Di dalam tubuh manusia pergerakan tubuh manusia yang aktif adalah otot.
Otot dikatakan "Aktif" akibat terjadinya sebuah reaksi berantai antara aktifitas sinyal listrik yang dihasilkan oleh otak kemudian menyebar kebagian otot yang diinginkan melalui syaraf dan mensimultan senyawa kimia yaitu protein aktin dan myosin di dalam serabut otot dan bergabung menjadi satu membentuk aktomiosin yang pada akhirnya membuat otot memanjang dan memendek sehingga menggerakkan tulang di tubuh.
Kerjasama antara kedua alat gerak inilah yang pada akhirnya membentuk suatu sistem yang kita sebut "Sistem Gerak". dimana dalam hal ini sebenarnya ototlah yang sebenarnya menggerakkan tulang kita, dan dengan demikian maka kita dapat melakukan segala jenis aktifitas yang bersifat fisik, seperti kegiatan sehari - hari, bekerja, belajar, hingga berolahraga.
KEGIATAN BELAJAR 1 Sistem Alat-Alat Gerak Pasif
Kita wajib bersyukur kepada sang maha pencipta Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diciptakanNya dalam bentuk badan yang sempurna. Coba rabalah badanmu, mulai dari ujung jari kaki sampai ke ujung kepala. Adakah bagian badan kita yang teras keras? Bagian yang keras tersebut menunjukkan adanya tulang. Tulang-tulang tersebut telah tersusun secara teratur dan telah memiliki nama”kerangka”. Tulang membantu melindungi bagian-bagian penting dalam badan kita seperti otak, hati, jantung, paru-paru, dan ginjal. Tulang juga membantu kita dalam bergerak ataupun melakukan kegiatan, selain itu tulang merupakan kerangka badan yang menahan dan menjaga bentuk badan. Coba kalian bayangkan, bila badan kita tidak memiliki rangka. Tentunya badan kita akan lunglai dan tidak bisa berdiri tegak. Untuk bisa membangun rangka, tulang dibantu dihubungkan oleh sendi sehingga tulang terikat kuat pada tempatnya. Sendi dibantu oleh otot dalam menggerakan rangka badan kita. Apa saja sih jenis-jenis rangka badan kita? Yuk kita baca penjelasannya.
Kerangka
Sistem rangka adalah sistem yang memiliki fungsi untuk menyimpan bahan mineral, tempat pembentukan sel darah, tempat melekatnya otot rangka, melindungi badan yang lunak dan menunjang badan. Terdiri dari tengkorak, tulang rusuk, tulang belakang, rangka penopang tulang bahu, rangka penopang tulang pinggul, tulang angota badan atas dan bawah. Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melakukan fungsi tertentu di dalam badan sedangkan sistem badan adalah gabungan dari organ-organ badan yang menjalankan fungsi tertentu.
Secara garis besar, rangka(skeleton) manusia dibagi menjadi dua, yaitu :
Rangka Aksial
Rangka aksial terdiri dari tulang belakang, tulang tengkorak dan tulang rusuk. Lebih mendalam mengenai tulang-tulang dalam sistem rangka.
KEGIATAN BELAJAR 1
14 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Rangka Apendikuler
Rangka Apendikuler terdiri atas pinggul, bahu, telapak tangan, tulang-tulang lengan, tungkai, dan telapak kaki. Secara umum, rangka Apendikuler menyusun alat gerak, yaitu tangan dan kaki yang dibedakan atas rangka bagian atas dan rangka bagian bawah. Tulang rangka Apendikuler bagian atas dan bawah terdiri atas beberapa jumlah tulang. Rangka badan berfungsi sebagai pelindung organ-organ yang terletak dalam rongga badan, misalnya jantung dan paru-paru. Rangka badan tersusun tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, gelang bahu, dan gelang pinggul. Tulang belakang merupakan sumbu dari badan dan berhubungan dengan tengkorak. Tulang ini sering disebut tulang punggung (vertebral column) atau tulang pendukung pusat badan (spiral column).
Dengan kata lain tulang belakang (atau yang sering kita sebut tulang punggung) merupakan tulang yang menjadi master dari rangka yang bertugas menjadi penopang utama rangka.
Oleh karena itu, orang yang bekerja untuk menghidupi dan dijadikan penopang keluarganya disebut “tulang punggung keluarga”.
Gambar Kerangka tubuh manusia
Sumber: Anatomi tubuh manusia. dr. Setiadi Budiyono
KEGIATAN BELAJAR 1 Jenis-Jenis Tulang
Jenis tulang berdasarkan jaringan penyusunnya dan sifat fisiknya ada dua, yaitu: tulang rawan dan tulang keras
Tulang Rawan Tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan, ruang antar sel tulang rawan banyak mengandung zat perekat dan sedikit zat kapur, bersifat lentur. Tulang rawan banyak terdapat pada tulang anak kecil. Inilah yang menjadi alasan bila anak kecil mengalami patah tulang cepat menyambung kembali. Pada orang dewasa, tulang rawan banyak terdapat pada ujung tulang rusuk, laring, trakea, bronkus, hidung, telinga, antara ruas-ruas tulang belakang. Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras, disebut osifikasi.
Tulang Keras Tulang keras dibentuk oleh sel pembentuk tulang (osteoblas). Ruang antar sel tulang keras banyak mengandung zat kapur, sedikit zat perekat, bersifat keras.
Zat kapur tersebut dalam bentuk kalsium karbonat (CaCO3) dan kalsium fosfat ( Ca(PO4)2) yang diperoleh atau dibawa oleh darah. Dalam tulang keras terdapat saluran havers yang didalamnya terdapat pembuluh darah yang berfungsi mengatur kehidupan sel tulang. Tulang keras berfungsi untuk menyusun sistem rangka. Contoh tulang keras:
a) Tulang paha b) Tulang lengan c) Tulang betis d) Tulang selangka Menurut bentuknya tulang terbagi 3 macam, yaitu :
Tulang pipa Tulang pipa berbentuk tabung dan pada umumnya berongga. Diujung tulang pipa terjadi perluasan yang berfungsu untuk berhubungan dengan tulang lain. Contoh tulang betis, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengumpil. Tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian yaitu bagian tengah disebut diaifis, bagian ujung disebut epifisis, dan antara apifisis dan diafisis disebut cakra epifisis. Pada anak-anak, cakra epifisis berupa kartilago yang mengandung osteoblas, dan pada orang dewasa yang sudah bertambah tinggi lagi, cakra epifisis sudah menulang.
Osteoblas menempati rongga yang disebut sumsum tulang.
Bentuknya bulat, panjangdan tengahnya berongga Contohnya : tulang paha, tulang lengan atas, tulang jari tangan. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah.
KEGIATAN BELAJAR 1
16 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Tulang pipih Tulang pipih tersusun atas dua lempengan tulang kompak dan tulang spons yang didalamnya terdapat tulang sumsum.
Kebanyakan tulang pipih menyusun dinding rongga, sehingga sering rongga berfungsi sebagai pelindung atau untuk memperkuat. Contoh tulang rusuk, tulang ikat, dan tulang tengkorak.Bentuknya pipih ( gepeng) Contohnya:
tulang belikat, tulang dada, tulang rusuk Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.
Tulang pendek Tulang pendek berbentuk kubus dan hanya ditemukan pada pangkal kaki, pangkal lengan, dan ruas-ruas tulang belakang. Bentuknya pendek dan bulat Contohnya: ruas ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan tulang pergelangan kaki Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.
Bagian-Bagian Rangka Rangka Kepala
(Tengkorak)
Tulang tengkorak berbentuk bulat, sebagian besar tersusun atas tulang-tulang yang pipih. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya bersambungan sangat kuat.
Fungsi dari tulang kepala (tengkorak) adalah melindungi otak yang merupakan organ badan yang sangat penting.
Ketika kita dilahirkan, tulang-tulang ini tidak menyatu.
Mengapa demikian? Karena untuk mempermudahkan proses kelahiran kita. Pada saat kita melalui jalan lahir, kepala kita sedikit lentur dan dapat melewati saluran lahir ibu dengan lebih mudah.
Tulang-tulang itu disatukan oleh lapisan jaringan ikat yang disebut jaringan jahit (sutura), yang secara berangsur- angsur berubah menjadi tulang. Daerah tempat bersatunya
KEGIATAN BELAJAR 1 disebut sendi tetap.
Tulang tengkorak dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu tulang bagian kepala dan bagian muka.
Tulang Bagian Kepala
Sumber . Anakbiology.blogspot.com Tulang
Tengkorak (cranial).
Tersusun atas 8 tulang yang kuat dan berbentug zig-zag yaitu:
Tulang Dahi (frontal) (1 buah)
Tulang ubun-ubun (parietal) (2 buah)
Tulang Tengkorak Belakang (occipital) (1 buah)
Tulang Baji (sphensid) (2 buah)
Tulang Pelipis (temporal) (2 buah)
KEGIATAN BELAJAR 1
18 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Tulang Wajah (fasiali)
Sumber. http://hmkuliah.wordpress.com.sistem-muskuloskeletal Tulang Wajah
(fasiali).
Tersusun atas 14 tulang, yaitu :
2 buah, tulang rahang atas (maxilla)
2 buah, tulang rahang bawah (mandibula/mandible)
2 buah, tulang pipi dg Lengkung Pipi (zygomatic)
2 buah, tulang langit-langit (palatun)
2 buah, tulang hidung (nasal)
2 buah, tulang Air Mata (laerimal)
1 buah, tulang mata (bajak)
1 buah, tulang lidah
Tulang rahang atas (maxilla) maupun rahang bawah (mandibula ) ditumbuhi gigi. Dua tulang rahang atas membentuk langit-langit, dasar lubang mata, dan rongga hidung. Tulang rahang bawah, terbagi dua ketika lahir, dan menyatu setelah kira-kira satu tahun. Tahukah kalian tulang ini merupakan satu-satunya tulang kepala yang dapat bergerak bebas. Gunanya untuk menggigit dan mengunyah makanan. Gerakannya naik turun dan bergeser ke dua sisinya.
Tulang rusuk Apakah kalian tahu bentuk tulang rusuk? Tulang rusuk bentuknya pipih, panjang dan membentuk sangkar.
Jumlahnya 12 pasang. Fungsi dari tulang rusuk adalah melindungi paru-paru dan beberapa organ tubuh lainnya.
Tulang ini bergabung dengan ruas tulang punggung lalu melengkung keluar dan melingkar ke badan bagian depan.
Tulang rusuk dirinci lagi menjadi :
Tulang rusuk sejati 7 pasang, tulang rusuk ini disatukan ketulang dada oleh tulang rawan.
Tulang rusuk palsu 3 pasang, 3 pasang tulang rusuk
KEGIATAN BELAJAR 1 ini tidak langsung dihubungkan ke tulang dada tetapi
terlebih dahulu disatukan oleh tulang rawan.
Tulang rusuk melayang 2 pasang, dinamai demikian karena kedua pasang tulang rusuk ini tidak
berhubungan dengan tulang dada atau tulang rusuk lain.
Tulang dada Bentuknya pipih agak lebar, panjangnya kira-kira 1-20 cm, pada bagian bawah agak mengecil. Tulang ini
berhubungan dengan tulang selangka dan tulang rusuk.
Tulang dada dapat dibedakan menjadi : a. Tulang dada atas (manubrium).
b. Tulang dada tengah
c. Pedang-pedangan (tonjolan xiphoid).
Gambar Tulang rusuk
Sumber: http://mutagencholchicine.blogspot.com Tulang Gelang
Bahu
Tulang gelang bahu merupakan tempat persendian dengan bahu (lengan atas) terdiri dari :
Tulang selangka atau clvicula 2 buah, berbentuk huruf S, ujung satu melekat pada tulang dada, ujung yang lain melekat pada ujung bahu
Tulang belikat atau scapula 2 buah, memiliki 2 tonjolan yang berbentuk mangkok sendi. Tonjolan yang satu disebut taju paruh gagak.
KEGIATAN BELAJAR 1
20 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Gambar Tulang Bahu
Sumber. http://esterbutet.blogspot.com/2011/07/bahan-ajar.html
Tulang belakang Jumlah tulang belakang ada 33, disebut ruas tulang punggung (vertebra), yang terbagi lagi menjadi :
Tulang Leher (7 ruas), ruas yang pertama disebut tulang atlas, tulang ini berbentuk khusus sehingga sesuai untuk perputaran kepala, tulang yang kedua disebut tulang pemutar.
Tulang punggung (12 ruas), ruas-ruas tulang
punggung lebih kecil dan sulit digerakkan. Pada masing- masing ruasnya, melekat tulang rusuk.
Tulang Ekor (4 ruas), keempat ruas tulang ekor ini juga menyatu membentuk tulang ekor (coccyx).
Masing-masing ruas tulang belakang terbuat dari tulang spons yang berisi sumsum tulang merah dan dikelilingi lapisan tulang kompak yang tipis. Tonjolan tulang menghubungkan ruas yang satu dengan ruas yang lainnya dan ditahan ditempatnya oleh otot, tendon dan ligament.
Diantara ruas-ruas tulang belakang terdapat suatu jaringan tulang rawan yang keras dan lentur.
Keseluruhan tulang belakang melengkung membentuk huruf S, sangat kuat sehingga dapat menegakkan badan dan menopang kepala yang berat, tetapi pada saat yang sama cukup lentur untuk membungkuk dan meliuk.
KEGIATAN BELAJAR 1
Gambar Tulang Belakang
Sumber : http://carahidup.um.ac.id/2009/10/posisi-duduk-penentu-kesehatan Tulang panggul Terdiri atas tulang usus, tulang duduk, dan tulang
kemaluan.
Gambar Tulang Gelang Panggul Sumber. http://esterbutet.blogspot.com/2011/07/bahan-ajar.html
KEGIATAN BELAJAR 1
22 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Gambar Tulang lengan atas
Sumber: http://esterbutet.blogspot.com/2011/07/bahan-ajar.html
Tulang kaki Tulang kaki (os. ekstremitas posterior), terdiri atas:
Tulang paha (os.femur), pada bagian atasnya membentuk seperti tombol dan membentuk sendi peluru dengan tulang panggul.
Tulang kering (os.tibia), ukurannya besar dan kuat membentuk sendi engsel dengan tulang paha serta mempunyaitonjolan pada ujung bagian bawahnya yang disebut dengan mata kaki dalam.
Tulang Anggota Gerak
Tulang Lengan Tulang lengan tersusun oleh:
Tulang lengan atas, membentuk sendi peluru dengan tulang belikat.
Tulang lengan bawah, membentuk sendi engsel dengan tulang hasta dan tulang pengumpil.
Tulang hasta yang membentuk tulang lengan bawah.
Tulang pangkal tangan yang merupakan rangka pergelangan tangan, berjumlah 8 buah.
Tulang tapak tangan berjumlah 5 buah.
Tulang ruas-ruas jari tangan sebanyak 14 buah, antara ruas satu dengan yang lain dihubungkan dengan sendi engsel sehingga bisa ditekuk dan digerak-gerakkan.
KEGIATAN BELAJAR 1
Tulang betis (os.fibula), terdapat di belakang tulang kering. Padabagian bawah tulang terdapat mata kaki luar. Tulang betis berfungsi sebagai tempat melekatnya otot kaki.
Tempurung lutut (patella) merupakan bagian dari tungkai.
Tulang pergelangan kaki (os.tarsal), berjumlah 7 buah, tulang terbesar berguna untuk tulang loncat dan tulang tumit.
Tulang tapak kaki (os.meta tarsal),sebanyak 5 buah membentuk telapak kaki.
Tulang tumit(os.calcaneus)
Tulang telapak kaki(os.meta tarsal)
Tulang jari kaki(os.phalanges pedis) dan tulang ruas jari kaki (os.digiti phalanges pedis)
Gambar Anggota Gerak Bawah
Sumber. http://esterbutet.blogspot.com/2011/07/bahan-ajar.html
KEGIATAN BELAJAR 1
24 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Hubungan Antar Tulang (Artikulasi/Persendian)
Hubungan antar tulang dalam tubuh satu dengan yang lain bertujuan agar semua tulang dapat melakukan fungsinya dengan baik.
Hubungan antar tulang itu disebut persendian (artikulasi).
Berdasarkan keleluasaan gerakan yang dihasilkan. Ada tiga jenis persendian, yaitu sinartrosis, sinfibrosis, dan diartrosis.
Sinartrosis Sinartosis adalah persendian yang tidak dapat digerakkan. Ada dua tipe utama sinartrosis, yaitu suture dan sinkondrosis.Suture atau sinostosis adalah hubungan antartulang yang dihubungkan dengan jaringan ikat serabut padat, contohnya pada tengkorak. Sinkondrosis adalah persendian oleh tulang rawan (kartilago) hialin, contohnya hubungan antara epifisis dan diafisis pada tulang dewasa.
Amfiartrosis atau Sinfibrosis
Amfiartrosis atau Sinfibrosis adalah persendian yang dihubungkan oleh tulang rawan (kartilago), jaringan ikat serabut, dan ligamen sehingga memungkinkan terjadi sedikit gerakan. Contohnya sendi antara tulang betis dan tulang kering.
Diartrosis Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan gerakan tulang-tulang secara leluasa. Misalnya sendi engsel pada lutut dan siku, serta sendi peluru pada pangkal paha dan lengan atas. Ujung tulang yang membentuk persendian (diartrosis) bersifat khas, yaitu berbentuk bonggol, sedangkan ujung yang lain membentuk lekukan yang sesuai ukuran bonggol.
Setiap permukaan sendi dilapisi dengan tulang rawan hialin dan dibungkus dengan selaput sinovial yang membentuk minyak sinovial. Minyak sinovial atau minyak sendi ini berfungsi untuk melicinkan gerakan.
Diartrosis meliputi beberapa macam persendian.
KEGIATAN BELAJAR 1 Berdasarkan arah gerak yang ditimbulkannya, diartrosis
dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan macam sendi yang dijelaskan sebagai berikut.
Macam Macam Jenis Sendi
Sendi Engsel Sendi engsel adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah. Contohnya, Persendian pada tulang siku dan lutut.
Sumber: Pustekkom Depdiknas
KEGIATAN BELAJAR 1
26 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Sendi Pelana Sendi pelana adalah persendian yang memungkinkan gerakan ke dua arah. Contohnya, Persendian pada hubungan antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan.
Gambar Sendi Pelana Sumber: Pustekkom Depdiknas Sendi Putar Sendi putar adalah persendian tulang yang satu
mengitari tulang yang lain sehingga menimbulkan gerak rotasi. Contohnya, Tengkorak dengan tulang atlas dan radius dengan ulna.
Gambar Sendi Putar Sumber: Pustekkom Depdiknas
KEGIATAN BELAJAR 1 Sendi Geser Sendi geser adalah persendian yang gerakannya
hanya menggeser, kedua ujung agak rata dan tidak berporos. Sendi geser disebut juga sendi kepat atau sendi avoid. Contohnya, Persendian pada hubungan antara ruas-ruas tulang belakang.
Gambar Sendi Geser Sumber: http://anismarselapgsd.blogspot.com Sendi luncur Sendi luncur adalah adalah persendian tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan badan melengkung ke depan, ke belakang atau memutar. Contohnya, Skapula dengan klavikula dan karpal dengan metakarpal.
Gambar Sendi Luncur Sumber: Kamus visual
KEGIATAN BELAJAR 1
28 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Sendi Peluru Sendi peluru adalah persendian tulang yang gerakannya paling bebas di antara persendian yang lain, yaitu dapat bergerak ke segala arah. Contohnya, Tulang lengan atas dengan gelang bahu dan tulang paha dengan gelang panggul.
Gambar Sendi Peluru Sumber: Pustekkom Depdiknas Sendi Elipsoid /
Kondiloid
Mirip dengan sendi peluru, hanya saja sendi elipsoid memiliki bonggol dan ujung-ujung tulangnya tidak membulat, tetapi sedikit oval. Oleh karena itu, gerakan yang dihasilkan lebih terbatas dibandingkan dengan sendi peluru. Contohnya, hubungan antara tulang pengumpil dan tulang pergelangan tangan.
Gambar Sendi Elipsoid Sumber: Kamus visual
KEGIATAN BELAJAR 1 Sistem Alat-Alat Gerak Aktif
Otot Otot adalah sebuah jaringan konektif dalam tubuh manusia yang tugas utamanya adalah berkontraksi sehingga berfungsi untuk menggerakan bagian-bagian tubuh, baik yang disadari maupun tidak. Gerakan tersebut disebabkan karena adanya kerjasama antara otot dan tulang. Tulang tidak dapat berfungsi sebagai alat gerak jika tidak digerakan oleh otot. Otot mampu menggerakan tulang karena memiliki kemampuan berkontraksi.
Sekitar 40% berat tubuh kita adalah otot. Tubuh manusia dibentuk oleh 640 otot rangka yang berbeda.
Ujung-ujung otot melekat pada rangka atau tulang- tulang pembentuk rangka. Ujung-ujung otot yang melekat pada tulang disebut tendon atau urat otot.
Tendon bersifat kuat, kenyal serta disusun oleh jaringan ikat.
Tendon yang melekat pada tulang yang bergerak disebut insersio, sedangkan tendon yang melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo.
Otot memiliki tiga kemampuan khusus, yaitu
Kontraksibilitas , kemampuan untuk berkontraksi atau memendek
Ekstensibilitas, kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi.
Elastisitas, kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula setelah berkontraksi. Saat kembali pada ukuran semula, otot disebut dalam keadaan relaksasi.
Gerak dan Kerja Otot
Otot manusia bekerja dengan cara berkontraksi sehingga otot akan memendek, mengeras dan bagian tengahnya menggelembung membesar. Karena memendek maka tulang yang dilekati oleh otot tersebut akan tertarik atau terangkat. Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk menggerakkan tulang kesatu arah tertentu. Agar tulang dapat kembali ke posisi semula, otot tersebut harus mengadakan relaksasi dan tulang harus ditarik ke posisi semula. Untuk itu harus ada otot lain yang berkontraksi kebalikan dari kerja otot pertama. Jadi, untuk menggerakkan tulang dari satu posisi ke posisi yang lain, kemudian kembali ke posisi semula diperlukan paling sedikit dua macam otot
KEGIATAN BELAJAR 1
30 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
dengan kerja yang berbeda.
Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi otot antagonis dan otot sinergis. otot antagonis menyebabkan terjadinya gerak antagonis, yaitu gerak otot yang berlawanan arah. Jika otot pertama berkontraksi dan otot yang kedua berelaksasi, sehingga menyebabkan tulang tertarik / terangkat atau sebaliknya. Contoh gerak antagonis yaitu kerja otot bisep dan trisep pada lengan atas dan lengan bawah.
Otot bisep adalah otot yang mempunyai dua tendon (dua ujung) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan. Otot trisep adalah otot yang mempunyai tiga tendon (tiga ujung) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian belakang.
Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi. Untuk menurunkan lengan bawah, otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi.
Otot sinergis menyebabkan terjadinya gerak sinergis, yaitu gerak otot yang bersamaan arah. Jadi kedua otot berkontraksi bersama dan berelaksasi bersama. Gerak sinergis terjadi apabila ada 2 otot yang bergerak dengan arah yang sama. Contoh : gerak tangan menengadah dan menelungkup. Gerak ini terjadi karena kerja sama antara otot pronator teres dengan otot pro nator kuadratus. Contoh lain gerak sinergis adalah gerak tulang rusuk akibat kerja sama otot-otot antara tulang rusuk ketika kita bernapas.
Jenis-jenis otot Berdasarkan strukturnya
Berdasarkan srtukturnya maupun fisiologisnya, otot dibagi menjadi tiga macam yaitu otot rangka, otot polos dan otot jantung
1. Otot rangka
Otot rangka disebut juga otot skelet atau otot serat lintang, otot bercorak, otot lurik dan musculus striata.
Secara mikroskopis, terlihat otot rangka tersebut terdiri dari sel-sel otot (serabut-serabut otot) yang tebalnya kira-kira 10-199 um dan panjangnya kira-kira 15 cm.
Inti terletak tepat di bawah permukaan sel, selain itu juga nampak adanya garis-garis terang dan gelap yang melintang, oleh karena itu disebut otot serat melintang.
Warna otot ditentukan oleh adanya suplay darah dan kandungan myoglobin, juga kadar air maupun
KEGIATAN BELAJAR 1 banyaknya fibril-fibril yang menyusunya. Oleh karena
itu otot yang tipis biasanya warnanya lebih muda karena kandungan air yang sedikit, fibrilnya juga lebih sedikit serta suplay darahpun sedikit, sebaliknya, otot yang tebal akan berwarna gelap.
Bentuk fasciculus otot ini biasanya berupa kumparan, bagian tengah menggembung yang disebut empal (ventrikel), dan kedua ujungnya mengecil yang disebut dengan urat otot (lendon). Pada umumnya tendon tersebut melekat pada tulang, sifatnya keras dan liat.
Bagian ventrikel penting dalam fungsi gerak aktif, yaitu terjadi kontraksi (mengkerut). Jika kontraksi terjadi pada ventrikel otot tersebut maka akan terjadi gerakan tulang dengan perantaraan persendian dimana otot melekat melalui tendonnya.
Pada umumnya otot melekat pada dua tulang atau lebih, sehingga tiap otot mempunyai dua tempat pelekatan. Istilah perlekatan pada segmen tulang biasanya digunakan:
a. Punctum fixum (origo) yaitu perlekatan otot pada segmen tulang yang tidak ikut bergerak.
b. Punctum mobile (insertion) yaitu perlekatan otot pada segmen tulang yang bergerak.
Sumber: http://frosbiterafyasta.blogspot.com/
KEGIATAN BELAJAR 1
32 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
2. Otot polos
Otot ini juga disebut musculus nontriata, otot alat dalam, dan otot tak sadar. Terdiri dari sel-sel berbentuk spindel dengan panjang 40-200 u.m dan tebal 4-20 u.m, dengan inti berada di tengah. Miofibrilnya sulit untuk dilihat, tidak mempunyai garis-garis gelap Serabut retikuler (bentuk jala) tranvesal
menghubungkan sel-sel otot membentuk suatu berkas sehingga menjadi satu unit fungsional. Otot polos tidak melekat pada tulang tetapi ikut membentuk alat dalam seperti terdapat pada dinding pembuluh darah, saluran pencernaan, system urogenitalis dan lain sebagainya.
Sumber:http://frosbiterafyasta.blogspot.com 3. Otot jantung
Serabut-serabut otot yang mengandung sarcaoplasma dalam jumlah besar membentuk jala-jala, seperti otot serat lintang juga terdapat garis-garis melintang gelap dan terang tetapi sarcomernya lebih pendek, intinya terletak ditengah, sarcosom jauh lebih banyak dari otot rangka, serabut otot bercabang-cabang. Otot jantung bergerak teratur dan tidak cepat, tetapi diluar kehendak kita.
KEGIATAN BELAJAR 1
Sumber:http://frosbiterafyasta.blogspot.com
Otot pembentuk tubuh manusia Otot-otot kepala
dan wajah
Otot-otot pembentuk tubuh manusia terdiri dari :
Otot-otot kepala, disebut sebagai otot pundak kepala (m. Epicranius) yang terdiri dari :
Ketopong urat (galea aponeurotica), yaitu suatu lapisan jaringan penyambung padat di bagian atas kepala
Otot belakang kepala (m.occipitalis), berasal dari tulang belakang kepala melekat pada ketopong urat.
Otot dahi (m. frontalis), berasal dari ketopong urat, melekat pada kulit alis dan kulit pangkal hidung
Sumber: immortalhair.forumandco.co
KEGIATAN BELAJAR 1
34 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Otot –otot kelopak mata
Otot –otot kelopak mata, terdiri dari :
Otot pengangkat kelopak mata atas (m.levator palpebrae superiooris)
Lempeng jaringan ikat padat (tarsus)
Puncak lipatan selaput ikat mata (conjunctiva)
Sumber:quizlet.com
Otot Lingkar mata (m.orbicularis oculi)
Gambar otot mata Sumber: www.knowyourbody.net
KEGIATAN BELAJAR 1 Otot-otot pipi Otot pipi terdiri dari otot besar dan otot pipi kecil.
Gambar otot pipi Sumber : www.studyblue.com
Otot pipi besar (zygomaticus mayor), berguna untuk mengangkat sudut mulut kesisi dan keatas
Otot pipi kecil (zygomaticus minor) bersama dengan otot pengangkat sudut mulut berguna untuk mencebirkan bibir atas.
Sumber: www.studyblue.com
KEGIATAN BELAJAR 1
36 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Otot-otot hidung
Otot pangkal hidung (m. Procerus)
Otot hidung (m. nasalis )
Gambar Otot Hidung Sumber: www.studyblue.com
Otot-otot mulut Otot mulut, terdiri dari :
Otot lingkar mulut (m.orbicularis oris)
otot pengangkat bibir atas (m. levator labii superior)
otot pengangkat bibir atas dan cuping hidung (m.levator labii superioris alleque nasi)
otot seringai (m.risorius)
otot pengangkat suudut mulut (m.levator anguli oris) berfungsi untuk mengangkat sudut mulut keatas
otot penekan bibir bawah (m.depresor labii inferioris) yang berfungsi untuk mencebirkan bibir bawah
otot penekan sudut mulut (m.depressor anguli oris) yang berfungsi untuk menarik sudut mulut kebawah
otot peniup terompet (m.buccinator) yang berfungsi merapatkan bibir atas dan bibir bawah dan menekan pipi kepada gigi geligi (manyun).
KEGIATAN BELAJAR 1 Otot Pengunyah Otot pelipis (m.temporalis) yang berguna untuk
mengangkat rahang bawah sehingga merapat pada rahang atas
Otot pengunyah ( m. masseter), menutup rahang dengan mengangkat mandibula.
Otot sayap sisi ( m,pterygoideus lateralis)
bekerja menarik rahang bawah kebawah, kedepan, dan juga menggerakan rahang bawah kesisi .
Otot sayap tengah (m .pterygoideus medialis), berperan menarik rahang bawah keatas.
Gambar Otot Pengunyah Sumber:http://medical.tpub.com
KEGIATAN BELAJAR 1
38 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Otot kulit leher (platysma myoides)
Berupa selapis serabut-serabut otot yang lebar tetapi tipis, berasal dari selaput otot yang menutupi otot delat, otot dada besar, dan tulang selangka, permukaan luarnya berhubungan dengan kulit disekitar
Gambar otot wajah
Sumber: www.skin-disease-care.com
KEGIATAN BELAJAR 1 Otot-otot badan Otot-otot pembentuk badan terdiri atas :
Otot punggung terdiri dari
1. Otot yang ikut menggerakkan lengan
Trapezius (otot kerudung). Terdapat di semua ruas-ruas tulang punggung Berpangkal di tulang kepala belakang. Fungsinya:
mengangkat dan menarik sendi bahu. Bagian atas menarik skapula ke bagian medial dan yang bawah menarik ke bagian lateral.
Muskulus latisimus dorsi (otot pungung lebar), berpangkal pada ruas tulang punggung yang kelima dari bawah fasia lumboid, tepi tulang punggung dan iga III di bawah, gunanya menutupi ketiak bagian belakang, menengahkan dan memutar tulang pangkal lengan ke dalam.
Muskulus rumboid (otot belah ketupat), berpangkal dari taju duri, dari tulang leher V, ruas tulang punggung V, di sisni menuju ke pinggir tengah tulang belikat. Gunanya menggerakkan tulang belikat ke atas dan ke tengah.
2. Otot antara ruas tulang belakang dan iga Otot yang bekerja menggerakkan tulang iga atau otot bantu pernapasan, terdiri dari dua otot yaitu:
Muskulus seratus posterior inferior (otot gergaji belakang bawah). Terletak di bawah otot pungung lebar, berpangkal di fasia lumbodorsalis dan menuju ke iga V dari
bawah. Gunanya menarik tulang iga ke bawah pada waktu bernapas.
Muskulus seratus posterior superior, terletak di bawah otot belah ketupat dan berpangkal di ruas tulang leher keenam dan ketujuh dari ruas tulang punggung yang kedua. Gunanya menarik tulang iga ke atas waktu inspirasi.
Otot punggung sejati
Otot punggung sejati terdiri dari:
Muskulus interspinalis transversi dan muskulus semispinalis, terdapat di antara kiri-kanan prosesus transversus dan prosesus spina. Fungsinya untuk sikap dan pergerakan tulang belakang.
KEGIATAN BELAJAR 1
40 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Muskulus sakrospinalis(muskulus eraktor spina) terletak di samping ruas tulang belakang kiri dan kanan. Fungsinya memelihara dan menjaga kedudukan
kolumna vertebra dan pergerakan dari ruas tulang belakang
Mukulus quadratus lumborum, terletak antara krista iliaka dan os kosta, terdiri dari 2 lapisan; fleksi dari vertebra lumbalis dan di samping itu juga merupakan dinding bagian belakang rongga perut.
Gambar Otot Tubuh Bagian Belakang Sumber: healthfavo.com. lower-back-muscle-anatomy.html Otot perut Dinding depan perut dibentuk oleh otot lurus perut (musculus rectus abdominis) yang terletak di kanan dan kiri garis tengah badan (linea alba). Di sisinya terdapat otot lebar perut yang didalamnya terdapat otot serong luar perut (musculus obliquus externus) dan di lapisan dalamnya terdapat otot serong dalam perut (musculus obliquus internus) dan otot lintang perut (musculus tranversus abdominis), otot tersebut terentang antar gelang pinggul dan rangka dada, merupakan sebuah penututp yang dapat kontraksi secara aktif sehingga dapat mempengaruhi letak dan gerak rangka dada dan secara tidak langsung
KEGIATAN BELAJAR 1 mempengaruhi setiap tulang belakang.
Gambar Otot Perut
Sumber:www.human body.com
Otot dada Otot dada dibentuk oleh otot di sela-sela iga (musculus intercostalis) yang mempengaruhi gerak iga serta menjaga supaya tidak terjadi tonjolan maupun lekukan sela-sela antar iga yang dikarenakan selalu berubah-ubah sesuai dengan fungsinya.
Selain itu musculus intercostalis juga berguna untuk menyempurna dinding thorax. Otot-otot leher terentang antara pinggir atas tulang dada dan tulang lidah, ada pula yang melekat pada pangkal tulang tengkorak.
Otot tersebut penting artinya untuk gerakan kepala dan leher, juga gerak pangkal tengkorak dan tulang lidah untuk menelan. Otot-otot leher yang lain terletak didepan da di sisi tulang belakang dan sebagian
KEGIATAN BELAJAR 1
42 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
melekat pada tulang rusuk atas.
Gambar Otot Dada
Sumber:www.human body.com
KEGIATAN BELAJAR 1 Otot- otot leher Otot-otot leher terdiri dari otot-otot leher depan yang
terentang antara pinggir atas tulang dada dan tulang lidah atau pangkal tenggorok. Otot-otot ini penting untuk gerakan-gerakan kepala dan leher, serta gerakan pangkal tenggorok dan tulang lidah sewaktu menelan.
Otot-otot leher lainnya terletak di depan dan sisi tulang belakang bagian leher, sebagian lagi melekat pada bagian iga-iga teratas.
Gambar Otot Leher Sumber:medicalook.com Otot-otot anggota
badan atas
Otot-otot anggota badan atas, terdiri dari :
Otot-otot bahu, meliputi sendi bahu, sebagian otot-otot ini berasal dari rangka batang badan dan tengkorak yang melekat pada gelang bahu
Otot-otot pangkal lengan atas, diantara otot- otot ini ada yang terbentang antara rangka gelang bahu dan lengan atas.
Otot-otot lengan atas, dibagi menjadi dua kelompok yaitu :
3. Otot-otot ketul (fleksor) lengan atas yang terdapat di bidang depan lengan atas, dan terdiri dari otot bisep (berkepala dua), otot brakial dan otot-otot belikat lengan atas ( korakobrakial)
4. Otot-otot kedang ( ekstensor) lengan bawah yang terdapat disebelah belakang lengan atas yaitu otot trisep ( berkepala tiga )
KEGIATAN BELAJAR 1
44 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Semua otot ini dapat menggerakan lengan atas di sendi bahu, juga menggerakan lengan bawah di sendi siku.
Otot-otot lengan bawah
Otot-otot lengan bawah, terdiri dari :
1. Otot-otot ketul ( fleksor ) lengan bawah yang terdiri atas 2 otot ketul pangkal tangan, 2 otot ketul untuk jari-jari tangan, 1 otot ketul untuk ibu jari, dan 2 otot pemutar tulang pengumpil ke dalam.
2. Otot-otot kedang lateral ( ekstensor lateral) lengan bawah yang terdiri dari 4 otot.
3. Otot-otot kedang (ekstensor) lengan bawah yang terdiri dari 5 otot yang terdapat di permukaan belakang lengan bawah, punggung tangan, dan jari-jari tangan dengan perantaraan urat-urat (tendon) yang panjang.
Otot-otot tangan pendek
Otot-otot tangan pendek, terdiri dari 3 kelompok yaitu:
1. Otot-otot jantung ibu jari, terdiri dari 4 otot yang mengatur gerakan ibu jari
2. Otot-otot jantung kelingking, terdiri dari 4 otot yang mengatur gerakan kelingking.
3. Otot-otot tengah yang seluruhnya ada 11 buah otot kecil yang terdiri dari 3 otot antar tulang tengah tangan di telapak tangan, 4 otot antar tulang tengah tangan di punggung tangan, dan 4 otot kecil seperti cacing yang berasal dari urat- urat otot ketul jari-jari tangan. Otot-otot ini antar tulang berguna untuk merapatkan dan
meregangkan jari-jari tangan.
KEGIATAN BELAJAR 1
Gambar Otot Lengan Sumber.www.human body.com
KEGIATAN BELAJAR 1
46 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Otot-Otot Anggota Badan Bawah Otot gelang
panggul
Otot gelang panggul (Otot pelvis) terdiri dari :
Otot bokong besar (m gluteus maximus).
Otot bokong tengah (m gluteus medius).
Otot bokong kecil (m gluteus minimus)
Otot psoas yang melekat pada os coxa.
Otot penegak selaput otot lebar ( m tensor fasciae alata)
Otot-otot pangkal paha
Otot pangkal paha disusun oleh otot yang sama dengan otot pelvis dan otot yang melekat pada os femoris dan gelang panggul, diantaranya :
Otot extensor terletak dibidang depan
Otot kuadrisep paha (m. quadrisep femoris)
Otot silang paha (m. sartorius)
Otot fleksor Otot fleksor terletak dibidang belakang, terdiri dari :
Otot ramping (m.gracilis)
Otot separuh selaput paha (m.semimembranus femoris)
Otot bisep paha (m.bisep femoris) Otot tungkai atas
dan bawah
Otot tungkai semuanya melekat pada kai dan jari-jari kaki dengan perantara tendon (urat-urat panjang), yang semuanya diikat didaerah pergelangan kai. Terdapat tendon yang terbesar yaitu tendon akhiles. Otot yang terdapat di tungkai antara lain :
1. Golongan depan
Otot tulang kering depan (m tibialis anterior)
Otot kedang jari (m extensor digitorium manus)
2. Golongan terletak dibidang luar
Otot sisi betis panjang dan pendek ( m peroneus longus dan brevis fibularis)
3. Golongan belakang
Otot tricep betis ( m trisep fibularis) yang terdiri dari :
Perut betis (m gastronemius)
Otot betis (m soleus)
Urat kering (tendo akhiles) 4. Golongan bawah.
Otot ketul dalam pada kaki dan jari-jari kaki ( m flexor
KEGIATAN BELAJAR 1
Gambar Otot Paha Bagian Depan Sumber:www.humanbody.com
profundipedis et digitorium pedis). Keempat daerah otot tersebut mempunyai fungsi tertentu, yaitu
Golongan depan untuk mengangkat ujung kaki dan meregangkan jari-jari.
Golongan bidang luar (sisi) untuk menggerakan kaki keluar dari sendi loncat bawah.
Golongan belakang untuk menurunkan ujung kaki, pada serabut otot tersebut kontraksi, juga untuk mengengkat tubuh di atas jari-jari kaki.
Golongan bawah berfungsi untuk menurunkan ujung kaka, membengkokan jari kaki dan menggerakan kak ke dalam.
Otot kaki Otot-otot kaki pendek dan telapak kaki melekat pada jari- jari kaki.
KEGIATAN BELAJAR 1
48 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Gambar Otot Paha Dan Betis Belakang Sumber.www.humanbody.com
KEGIATAN BELAJAR 1
Sistem gerak pada manusia ada 2 , yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot.
Kedua alat gerak ini akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan sehingga membentuk suatu sistem yang disebut sistem gerak.
Alat gerak pasif terdiri dari :
1. Kerangka, yang terbagi atas rangka aksial dan rangka apendikuler
2. Jenis-jenis tulang berdasarkan jaringan penyusun dan sifat fisiknya terdiri dari :
Tulang Rawan
Tulang Keras
Menurut bentuknya tulang terbagi 3 macam, yaitu:
Tulang pipa
Tulang pipih
Tulang pendek 3. Bagian-bagian rangka :
Rangka Kepala (Tengkorak)
Tulang bagian kepala terdiri dari 8 tulang yang kuat dan berbentuk zig-zag yaitu :
Tulang Dahi (frontal) (1 buah)
Tulang ubun-ubun (parietal) (2 buah)
Tulang Tengkorak Belakang (occipital) (1 buah)
Tulang Baji (sphensid) (2 buah)
Tulang Pelipis (temporal) (2 buah) Tulang Wajah (fasiali). terdiri dari :
Tulang Rahang Atas (maxilla) (2 buah)
Tulang Rahang Bawah (mandibula/
mandible)
(2 buah)
Tulang Pipi - Lengkung Pipi (zygomatic) (2 buah)
Tulang langit-langit (palatin) (2 buah)
Tulang hidung (nasal) (2 buah)
Tulang Air Mata (laerimal) (2 buah)
C. RANGKUMAN
KEGIATAN BELAJAR 1
50 Direktorat Pembinaan SMK (2013)
Tulang mata bajak (1 buah)
Tulang lidah (1 buah)
Tulang rusuk, terdiri dari :
Tulang rusuk sejati 7 pasang
Tulang rusuk palsu 3 pasang
Tulang rusuk melayang 2 pasang Tulang dada, terdiri dari :
Tulang dada atas (manubrium).
Tulang dada tengah
Pedang-pedangan (tonjolan xiphoid).
Tulang gelang bahu, terdiri dari :
Tulang selangka atau clvicula 2 buah
Tulang belikat atau scapula 2 buah Tulang belakang, terdiri dari :
Tulang Leher (7 ruas)
Tulang punggung (12 ruas)
Tulang Ekor (4 ruas)
Tulang panggul, terdiri atas :
Tulang usus
Tulang duduk
Tulang kemaluan
Tulang Anggota Gerak, dibagi menjadi ; a. Tulang lengan, terdiri atas:
Tulang lengan atas
Tulang lengan bawah
Tulang hasta
Tulang pangkal tangan
Tulang tapak tangan
Tulang ruas-ruas jari tangan b. Tulang kaki (os. ekstremitas posterior),
terdiri atas:
Tulang paha (os.femur),
Tulang kering (os.tibia)
Tulang betis (os.fibula),
Tempurung lutut (patella)
Tulang pergelangan kaki (os.tarsal)
Tulang tapak kaki (os.meta tarsal)
Tulang tumit(os.calcaneus)
Tulang telapak kaki(os.meta tarsal)