• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN

AND COMFORTABLE

PENCIPTAAN/PERANCANGAN

oleh:

Bagas Arya Pambudi NIM 1610043027

PROGRAM STUDI S-1 DESAIN PRODUK JURUSAN DESAIN FAKULTAS SENI RUPA INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA

2023

(2)

PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND

COMFORTABLE

PENCIPTAAN/PERANCANGAN

oleh:

Bagas Arya Pambudi NIM 1610043027

Tugas Akhir ini Diajukan kepada Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta Sebagai

Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana S-1 dalam Bidang

Desain Produk

(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmatnya, Tugas Akhir yang berjudul PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE ini dapat diselesaikan guna memperoleh gelar Sarjana Desain pada Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Perancangan ini masih jauh dari kata sempurna, tetapi diharapkan produk incubator dari perancangan ini dapat membantu para peternak burung Branjangan mengelola ternaknya lebih berkembang dan efisien.

Penulis berusaha memberikan bentuk inovasi baru terhadap incubator untuk burung Branjangan yang biasanya hanya dilihat dari fungsinya saja. Lebih dari itu incubator memiliki banyak material dan gaya desain yang dapat dieksplorasi.

Sehingga diharapkan lebih banyak lagi inovasi dalam bidang produk incubator dari segi fungsi yang juga tidak meningalkan segi estetikanya. Terimakasih.

(5)

UCAPAN TERIMAKASIH

Dalam proses perancangan tugas akhir ini, banyak sekali ditemukan kesulitan dan hambatan oleh penulis, namun berkat adanya pihak-pihak yang memberikan bantuan dan semangat, perancang dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Maka dari itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada orang- orang baik yang telah hadir dan membantu selama proses perancangan.

1. Kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kesehatan, kekuatan dan kesabaran untuk menyelesaikan perancangan tugas akhir ini.

2. Kepada kedua Orang Tua yang kasihnya tak terhingga sepanjang masa.

3. Kepada Rektor Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Bapak Prof. Dr. M.

Agus Burhan, M.Hum.

4. Kepada Ketua Jurusan Desain, Bapak Martino Dwi Nugroho, S.Sn., M.A.

5. Kepada Kepala Prodi Desain Produk Pak Endro Tri susanto, S.sn., M.sn.

6. Kepada Bu Sekartaji Suminto, S.sn., M.sn. Selaku Dosen Pembimbing I yang mau mendukung penulis, menuntun juga membimbing penulis hingga tugas akhir ini selesai.

7. Kepada Pak Endro Tri susanto, S.sn., M.sn. selaku dosen pembimbing II yang telah membantu penulis dalam memberikan ide-ide tambahan sehingga rancangan menjadi lebih berinovasi.

8. Kepada Bu Anik suryani yang sudah selalu mendoakan saya supaya lancar untuk tugas akhirnya.

9. Kepada Pak Mol Yanto dan Pak Agung KBJI yang telah membagi ilmunya tentang incubator dan burung Branjangan.

10. Kepada teman teman desain produk 2015, 2016 dan 2017.

(6)

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sungguh bahwa tugas akhir yang berjudul :

“PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN

BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE”

Yang dibuat untuk memenuhi persyaratan menjadi sarjana desain pada Program Studi Desain Produk Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta, sejauh yang saya ketahui bukanlah merupakan hasil tiruan, atau publikasi dari skripsi, atau tugas akhir yang sudah dipublikasikan dan atau yang pernah digunakan untuk mendapatkan gelar kesarjanaan di lingkungan Institut Seni Indonesia Yogyakarta maupun perguruan tinggi lainnya, kecuali bagian sumber informasinya dicantumkan sebagaimana mestinya.

Yogyakarta, 30 Desember 2022

Bagas Arya Pambudi NIM. 1610043027

(7)

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH

Penulis menyatakan bahwa Tugas Akhir Perancangan dengan judul PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE adalah sebuah karya tulis ilmiah yang didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan penulis.

Perancangan ini adalah asli karya penulis dan dengan cara pengutipan yang sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku. Dengan ini penulis menyatakan persetujuan perancangan ini untuk dipublikasikan sebagai karya ilmiah.

Yogyakarta, 30 Desember 2022

Bagas Arya Pambudi NIM. 1610043027

(8)

PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE

Bagas Arya Pambudi

ABSTRAK

Dalam beternak burung Branjangan banyak penyebab kegagalan dalam proses penetasan telur oleh indukan, misalnya indukan yang akan meninggalkan sarangnya karena selalu terganggu atau indukan yang memiliki sifat buruk seperti selalu membuang telur-telurnya. Pentingnya incubator untuk burung Branjangan adalah alat yang dapat digunakan untuk menetaskan telur dan merawat anakan burung yang baru saja menetas. Karena burung Branjangan diumur 1 sampai 20 hari membutuhkan perawatan yang berbeda dengan suhu dan kelembapan yang berbeda. Perancangan compact incubator untuk anakan burung Branjangan bertema clean and comfortable ini memberikan solusi untuk merawat telur atau anakan burung Branjangan dengan lebih steril untuk kesehatan burung dan bisa diawasi dengan cctv mini yang bisa disambungkan ke handphone karena incubator ini bisa ditaruh di dalam rumah namun tidak merusak interior rumah.

Kata kunci: Burung Branjangan, incubator, merawat burung, clean and comfortable.

(9)

PERANCANGAN COMPACT INCUBATOR UNTUK ANAKAN BURUNG BRANJANGAN BERTEMA CLEAN AND COMFORTABLE

Bagas Arya Pambudi

ABSTRACT

In breeding birds, there are many causes of failure in the process of hatching eggs by the mother, for example broodstock that will leave the nest because it is always disturbed or broodstock that has bad qualities such as always throwing away the eggs. The importance of incubators for birds is a device that can be used to hatch eggs and care for freshly hatched birds. Because birds in 1 to 20 days require different treatments with different temperatures and humidity. The design of a compact incubator for clean and comfortable themed birds provides a solution to take care of eggs or birds with a more sterile for bird health and can be supervised with mini cctv that can be connected to a cellphone because this incubator can be placed in the house but does not damage the interior of the house.

Keywords: Branjangan bird, incubator, caring for birds, clean and comfortable.

(10)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...1

LEMBAR PENGESAHAN Error! Bookmark not defined. KATA PENGANTAR ...ii

UCAPAN TERIMAKASIH...iii

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ...iv

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH ...v

ABSTRAK ...vi

DAFTAR ISI ...viii

DAFTAR GAMBAR ...x

DAFTAR TABEL ...xii

BAB I ...1

PENDAHULUAN ...1

A.LATAR BELAKANG ...1

B.RUMUSAN MASALAH ...4

C.BATASAN MASALAH ...4

D.TUJUAN DAN MANFAAT ...4

1. Tujuan ...4

2. Manfaat ...5

BAB II ...6

TINJAUAN PERANCANGAN ...6

A. Tinjauan Produk ...6

B. Produk Eksisting ...9

C.Landasan Teori Compact Incubator Modern untuk Burung Branjangan. ...12

1. Incubator ...12

2. Burung Branjangan ...12

3. Desain ...14

(11)

5. System ...22

6. Material ...24

7. Internet of things (IOT) ...29

8. Pencahayaan / suhu ...31

BAB III ...33

METODE PERANCANGAN ...33

A.Metode Perancangan ...33

B.Tahapan Perancangan ...35

C.Metode Pengambilan Data ...36

D.Analisa Data ...37

BAB IV ...44

PROSES KREATIF ...44

A. Design Problem Statement ...44

B. Brief Design ...44

C.Image Boards ...47

D.Kajian Material dan Gaya ...52

1. Material ...52

2. Gaya ...52

3. Tema ...53

E. Sketsa Desain. ...54

F. Desain Terpilih. ...57

G.Logo And Brand ...62

H.Biaya Produksi ...69

BAB V ...70

PENUTUPAN ...70

A.Kesimpulan ...70

B.Saran Perancangan ...71

DAFTAR LAMPIRAN ...75

A.Lampiran 1 ...75

B.Lampiran 2 ...83

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. incubator merk adinata ... 9

Gambar 2. incubator box merk rizqi bird ... 10

Gambar 3. incubator box merk HF Brooder. ... 10

Gambar 4. Incubator tipe mesin AGR-TT264 ... 11

Gambar 5 Burung Branjangan. ... 13

Gambar 6 Harga burung Branjangan. ... 14

Gambar 7. Diagram proses Design Thinking ... 33

Gambar 8. Skema tahapan Perancangan ... 35

Gambar 9. Kuesioner kepeternak burung Branjangan. ... 37

Gambar 10. Kuesioner kepeternak burung Branjangan ... 38

Gambar 11. Kuesioner kepeternak burung Branjangan ... 38

Gambar 12. Kuesioner kepeternak burung Branjangan ... 39

Gambar 13. Jawaban peternak burung beranjngan tentang incubator. ... 39

Gambar 14. Jawaban peternak burung Branjangan tentang incubator ... 40

Gambar 15. Kuesioner kepeternak burung Branjangan ... 40

Gambar 16. Dokumentasi peternak burung Branjangan Bapak Mol yanto ... 41

Gambar 17. Dokumentasi peternak burung Branjangan Bapak Mol Yanto .. 41

Gambar 18. Dokumentasi peternak Branjangan Bapak Agung ketua komunitas (KBJI) ... 42

Gambar 19. Dokumentasi peternak Branjangan Bapak Agung ketua komunitas (KBJI) ... 42

Gambar 20. Survey dokumentasi dipasar Pasty Yogyakarta ... 43

Gambar 21. Survey dokumentasi dipasar Pasty Yogyakarta ... 43

Gambar 22. Life Style Board. ... 47

Gambar 23. Styling Board. ... 48

Gambar 24. Usage Board. ... 49

Gambar 25. Mood Board. ... 50

Gambar 26. Material Board. ... 51

Gambar 27 Alternatif desain A. ... 54

(13)

Gambar 28 Alternatif desain B. ... 55

Gambar 29 Alternatif desain C. ... 56

Gambar 30 Rekayasa visual. ... 58

Gambar 31 Gambar kerja. ... 59

Gambar 32 Gambar kerja. ... 60

Gambar 33 Render 3D desain. ... 61

Gambar 34 Logogram. ... 64

Gambar 35 Logotype. ... 65

Gambar 36 Poster. ... 66

Gambar 37 Catalog. ... 67

Gambar 38 X - Banner. ... 68

(14)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Key Features Perancangan Compact Incubator Untuk Anakan Burung Branjangan Bertema Clean And Comfortable. ... 46 Tabel 2. Matriks pemilihan desain. ... 57 Tabel 3. Table biaya produksi. ... 69

(15)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Salah satu hewan peliharaan yang populer di Indonesia adalah burung.

Memelihara burung menjadi salah satu hobi yang banyak diminati masyarakat.

Banyak alasan yang dimiliki para penghobi, mulai dari suaranya yang merdu dan unik, daya tarik keindahan bulu, tingkah laku hingga pemeliharaannya yang tidak membutuhkan tempat luas atau bahkan bisa ditempatkan dimana saja.

Banyak keuntungan yang dirasakan peternak saat memelihara burung berkicau, seperti :

1. Menghilangkan kejenuhan dan mengurangi stress.

Mendengar kicauan burung terasa sangat alami dan dapat memberikan rasa tenang atau rileks yang dapat mengurangi tingkat stres dan kejenuhan akibat padatnya aktifitas/ rutinitas sehari-hari.

2. Menjaga kesehatan mata dan motorik.

Secara tidak sadar, penghobi melakukan senam mata saat melihat dan mengikuti gerakan burung. Saat proses pemberian makan burung, jari dan tubuh penghobi juga dilatih bergerak sehingga tidak kaku.

3. Bernilai ekonomi.

Pada awalnya, memelihara burung hanya untuk menikmati kicauannya saja namun seiring waktu dapat pula mendatangkan rejeki bagi penghobi.

Misalnya dari kicauan yang semakin bagus dan menjadi juara kontes bernilai lebih mahal, terlebih lagi jika burung tersebut bertelur kemudian menjadi anakan. (Bhakti, 2013)

Seiring berjalanya waktu penggemar burung di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup pesat. Berdasarkan survei sekelompok Organisasi Konservasi Nasional Burung Indonesia yang didukung oleh Pelestarian Burung Indonesia (PBI), Nielsen Survei Indonesia, Aksenta, Universitas Oxford, dan Darwin Initiative telah dilakukan di enam kota yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, dan Denpasar pada tahun 2006 dengan jumlah responden 1.781 terdapat 95% (1691 responden) memiliki hewan peliharaan

(16)

dan 5% tidak memiliki hewan peliharaan. Dari 1691 responden ternyata 40%

memelihara burung dan 60% lainnya memelihara ayam, ikan kucing, anjing dan lain lain selain burung. Ini membuktikan bahwa penggemar burung di Indonesia cukup tinggi (Abdurrazaq & Prasetyawan, 2019).

Pada perancangan ini lebih dikhususkan pada burung kicau Branjangan, Branjangan memiliki kerabat begitu banyak. Ini termasuk burung tanah, yang dalam istilah asingnya ’bushlark’ yang artinya burung semak kecil yang periang. Makanan utamanya biji-bijian, padi, serangga, dan pucuk tanaman muda. Habitat burung Branjangan ini sangat menyukai tempat yang kering di kawasan (ladang) tanah yang gersang atau setengah kering, rumput stepa dan kawasan berbatu karang dan gunung pasir. Jika di Jawa jika musim tebang tebu dan musim panen petik kedelai, burung ini sering muncul dan membuat sarang ditempat tempat yang kering dan bebatuan. Kelebihan lainnya yang tidak dimiliki oleh burung yang lainnya adalah kemampuan berkicaunya sembari hovering (terbang di tempat). Burung ini tergolong jenis burung yang pintar dan pandai menirukan suara burung lainnya dengan cepat. Jika sudah musim berkembang biak, pada bulan maret hingga september, dan masa puncak dari mulai Maret sampai Agustus, Branjangan cepat sekali melakukan perkawinan dan bertelur hampir setiap bulan. (Gemilang, 2015).

Beternak burung Branjangan ada tingkat kesulitanya sendiri. Dalam beternak banyak penyebab kegagalan dalam proses penetasan telur oleh indukan, misalnya indukan yang meninggalkan sarangnya karena selalu terganggu atau indukan yang memiliki sifat buruk misalnya selalu membuang telur-telurnya. Jika sudah demikian solusi yang bisa dilakukan adalah menitipkan telur burung tersebut pada telur burung babuan, yaitu burung yang tidak temperamental dan mempunyai naluri untuk mengerami telurnya.

Agar telur bisa menetas, ada beberapa hal sangat dibutuhkan dalam perkembangan tersebut yaitu indukan yang berpengalaman atau indukan yang sudah cukup umur, sehingga mereka dengan mudah melakukan pekerjaannya tanpa terganggu oleh masalah lainnya. Untuk menetaskan telur indukan tersebut harus melakukan beberapa hal sebagai berikut:

(17)

1. Mengerami telurnya dengan tujuan menghangatkan telur.

2. Membalik telur beberapa kali.

3. Membuat atau menjaga kelembaban dalam sarangnya.

Jika salah satu tidak dilakukan, maka sudah bisa dipastikan telur akan gagal menetas, terutama jika indukan yang selalu mengabaikan sarangnya, yang paling rasional tentunya membutuhkan incubator untuk membantu menetaskan telur tersebut, khususnya untuk burung Branjangan.

Pentingnya incubator untuk burung Branjangan adalah alat yang dapat digunakan untuk menetaskan telur dan merawat anakan burung yang baru saja menetas. Anakan burung yang baru menetas sangat memerlukan perawatan khusus agar dapat bertahan hidup. Burung yang baru saja menetas sangat membutuhkan temperatur suhu yang baik agar kondisi burung tersebut dapat selalu terjaga dengan baik dan sehat khususnya burung Branjangan, seperti halnya pada bayi yang baru saja dilahirkan yang pasti juga membutuhkan perawatan khusus agar anakan tersebut sehat dan normal (umammk.indo, 2016).

Kegagalan beternak burung Branjangan adalah kurangnya kebersihan atau kurang steril dalam proses penetasan telur dan setelah telur menetas, yang seharusnya tidak dibolehkan langsung disentuh oleh tangan. Penempatan incubator burung sering terlihat hanya ditempatkan di belakang rumah atau diantara sangkar sangkar burung lainya dan terlihat kotor dan tidak rapi. Jadi jika ada konsumen datang representasi kepada konsumen yang melihat proses beternaknya burung terlihat kurang bagus dan kurang bersih. Incubator burung juga masih kurang terawasi jika masih menggunakan incubator manual atau incubator buatan sendiri yang hanya menggunakan lampu tanpa menngunakan pengatur suhu otomatis, telur burung dan anakan burung juga belum terlalu terawasi oleh peternak untuk melihat perkembangan telur maupun anakan burung. Perawatan telur burung Branjangangan dalam waktu 1 sampai 20 hari yang sudah menjadi anakan burung membutuhkan perawatan suhu yang stabil.

(18)

B. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, masalah perancangan yang dirumuskan adalah sebagai berikut:

1. Bagaimana desain compact incubator khusus untuk penetasan telur dan anakan burung Branjangan ?

2. Bagaimana desain compact incubator berbasis internet of things (IOT) dan terlihat rapi untuk ditempatkan di dalam rumah ?

C. BATASAN MASALAH

Produk incubator khusus untuk anakan burung Branjangan ini dicompact antara incubator penetas telur burung Branjangan dan incubator penghangat anakan burung yang baru menetas dan didesain dengan gaya modern dan bertema clean and comfortable ditambahkan dengan internet of things (IOT), karena produk incubator ini sebatas dirancang untuk di dalam rumah atau ruang tamu dan tidak merusak ruang interior di dalam rumah.

Incubator ini juga dirancang lebih efisien untuk para konsumen jika ingin melihat prosesnya beternak burung Branjangan karena terlihat steril dan rapi.

D. TUJUAN DAN MANFAAT 1. Tujuan

Ditinjau dari masalah perancangan yang telah dipaparkan diatas, tujuan dari perancangan ini antara lain :

1. Mendapatkan compact incubator modern dengan 2 ruangan yang diringkas dan dengan mengunakan alat pengatur suhu yang mudah dikontrol untuk penetas telur dan penghangat anakan burung Branjangan.

2. Mendapatkan compact incubator dengan desain modern dengan tema clean and comfortable untuk bisa ditempatkan di dalam rumah ditambahkan dengan cctv berbasis internet of things (IOT).

(19)

2. Manfaat

1. Bagi Mahasiswa

1. Dapat dijadikan referensi dan pembelajaran bagi mahasiswa yang berminat untuk beternak burung dengan incubator modern.

2. Dapat dijadikan referensi dan pembelajaran bagi mahasiswa tentang cara membuat alat atau incubator modern untuk beternak burung.

2. Bagi Masyarakat

1. Mempermudah masyarakat untuk belajar beternak burung dengan incubator modern.

2. Memperkenalkan masyarakat dengan incubator modern penunjang kegiatan beternak burung.

3. Bagi Institusi

1. Sebagai tambahan referensi pustaka dan riset tentang incubator modern untuk beternak burung.

2. Sebagai tambahan referensi pustaka dan riset pemahaman cara beternak burung dengan incubator modern.

Referensi

Dokumen terkait

Melalui penelitian ini, peneliti dan guru dapat mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapai dalam proses pembelajaran melalui metode yang diterapkan khususnya

ANALISA PENGARUH KECEPATAN PENGADUKAN DAN SUHU TUANG PADA AMC REMELTING PISTON DENGAN METODE STIR CASTING TERHADAP KEKERASAN DAN KONDUKTIVITAS TERMAL..

Penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu setiap pertemuan adalah 3 x 45 menit dan diamati oleh

perairan, Wilayah Hukum Adat, dan sumber daya alam yang dimiliki. secara turun temurun yang diambil alih, dikuasai, digunakan

REZIM TIDAK HANYA MEMPUNYAI IMPLIKASI TERHADAP NORMA-NORMA YANG MEMFASILITASI TERCIPTANYA KERJASAMA SEMATA, MELAINKAN SUATU BENTUK KERJASAMA YANG JUGA LEBIH DARI

Perbedaan hasil belajar IPA bagi siswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent antara siswa yang diajar menggunakan teknik Team Assisted Individualization

Rather than create an empty template, select Duplicate an existing template and from the drop-down menu, select blog/index?. EE will automatically place a clone of that template

Layanan Penerapan melalui Alih Teknologi, intermediasi, Difusi Iptek, dan Komersialisasi Penelitian dilaksanakan untuk Penguatan. penguasaan ilmu dasar dan