• Tidak ada hasil yang ditemukan

review sejarah ekonomi indonesia bab

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "review sejarah ekonomi indonesia bab"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS REVIEW BUKU

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Sejarah Sosial Ekonomi Dosen Pengampu :

Prof. Dr. Wasino, M.Hum

Disusun Oleh

Gusti Garnis Sasmita / NIM. S861702004

PROGRAM PASCA SARJANA PENDIDIKAN SEJARAH

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2017

Judul Buku : EKONOMI INDONESIA 1800-2010 Antara Drama dan Keajaiban Pertumbuhan

Penerbit : Buku Kompas

Pengarang : Jan Luiten van Zanden Daan Marks

Tahun Terbit : 2012

Tebal Buku : 492 halaman

ISI BUKU

(2)

negeri. Tetapi ketika Indonesia mulai tampak perannya dalam ekonomi dunia, krisis Asia 1998 membuat pukulan yang cukup keras terhadap pereknomian Indonesia.Adapun beberapa faktor penentu pertumbuhan ekonomi secara umum ialah geografi, kelembagaan dan keterbukaan terhadap pasar yang ditandai dengan kemajuan teknis perekonomian masyarakat. Indonesia merupakan produk dari masa lalu atau kolonial. Keberhasilan VOC dalam melaksanakan ekspansi guna memperluas monopoli perdagangan di Nusantara dapat dicapai dengan memanfaatkan struktur sosial masyarakat feodal terutama jawa pada saat itu. Struktur feodal masyarakat jawa berorientasi pada sektor ekonomi pertanian, surprus dengan cara non ekonomi,klaim tenaga kerja dan tanah yang tumpang tindih dan kontrak kerja bersifat lisan. VOC memanfaatkan raja/sultan dijawa untuk mengadakan perjanjian sebagai bentuk monopoli perdagangan yang menguntungkan. Pada masa VOC juga dikenalkan uang kertas untuk mengurangi ekspor uang logam ke india dan cina. Kejatuhan VOC berkenaan dengan maraknya terjadi KKN dan melemahnya sistem pertahanan militer yang membuat VOC harus menjual aset-asetnya saat kalah perang.

Kegagalan sistem kolonial VOC diambil alih oleh pemerintah Belanda. Gubernur Jendral Van Den Capelen memperbaiki sistem tersebut dengan kebijakan yang dijalankan Daendles yakni mengenalkan konsep birokrasi negara modern dengan penghapusan hak istimewa feodalisme dan kemudian kebijakan Raffles sistem sewa tanah/ pajak tanah berupa uang dengan memanfaatkan para elite pribumi serta penanaman kopi paksa. Kebijakan tersebut gagal karena besarnya sistem birokrasi baru yang cukup menguras uang negara serta jatuhnya harga tanaman tropis di Eropa sekitar pertengahan tahun 1820-an.

Van Den Bosch menawarkan sistem tanam paksa terhadap komoditas yang dibutuhkan pasar Eropa, untuk mereformasi kegagalan sistem sebelumnya. Ia mengembalikan peran Feodalisme dengan merangkul para priyayi penguasa serta kerjasama orang cina dengan prinsip patronklien, pemberian hadiah dan kekerabatan. Pada awal perkembangannya surprus pendapatan kolonial meningkat berkat tanam paksa. Tetapi disisi lain kesejahteraan rakyat menurun terbukti dengan banyaknya kelaparan yang berimbas pada ketidakmampuan petani terhadap daya beli yang membuat mereka memilih menjadi pekerja lepas.

(3)

Pemerintah kolonial memperkenalkan institusi pegadaian untuk memberikan modal dimana peran orang Cina sebagai penyalur pegadaian dengan memberikan kredit modal kepada para petani desa dengan suku bunga yang cukup tinggi. Hal ini merupakan cara monopoli secara tidak langsung karena petani terbelit hutang yang mendorong untuk terus memiliki ketergantungan terhadap kredit tersebut. Reformasi sistem tanam paksa tak dapat dilakukan secara maksimal dibeberapa daerah. Maka Edward D. Deker melakukan modernisasi birokrasi kolonial.

Politik etis 1901 yang bertujuan melakukan birokrasi kolonial bertujuan untuk memperhatikan kesejahteraan penduduk bumi putra. Hal itu dilaksanakan dengan adanya alokasi dana terhadap infrastruktur, irigrasi, pendidikan, kesehatan, stabilitas pasar, transportasi dll. Dari sini kemudian nampak perubahan ekonomi meningkat yang seiring dengan munculnya kaum elit intelektual bumi putra dalam bentuk organisasi modern pertama bumiputra, Budi Utomo. Namun alokasi tersebut membengkak setelah tahun 1920. Darisini nampak kemudian wujud kapitalisme modern berkembang. Bukan lagi bertitik pusat pada perkembangan industrialisasi tetapi juga pentingnya kelompok-kelompok pedagang besar, bankir, dan perusahaan perkapalan. Disini peran investasi asing juga membantu memperbaiki keadaan ekonomi.

(4)

yang mengakibatkan kelaparan dimana-mana yang disertai penjarahan bahan pangan dirumah-rumah penduduk. Kekurangan gizi semakin menyebar yang mengakibatkan tingginya angka kematian penduduk.

Setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, Kemerdekaan Indonesia nampaknya harus dibayar dengan harga yang mahal. Kerusakan infrastruktur yang dilakukan oleh Jepang merupakan tugas penting negara baru ini. Pemulihan membutuhkan keadaan yang cukup lama karena pengetahuan akan kenegaraan yang belum cukup memenuhi. Selain itu pendapatan awal republik yang sangat terbatas diperlukan untuk membangun aparatur negara, serta biaya perang gerilya. Di keadaan yang tak siap ini Belanda melancarkan agresi Militer dengan dikuasainya wilayah republik 1947. Rehabilitasi eksport secara cepat dilakukan oleh Belanda. Tetapi pejuang Indonesia melakukan sabotase-sabotase menghancurkan aset berharga republik yang menjadi keuntungan besar Belanda. Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949. Tetapi konsekwensi yang harus diterima Indonesia ialah menanggung hutang warisan Belanda serta berbagai kerusakan akibat perang.

(5)

merasakan dampaknya. Kelangkaan pupuk justru diperparah dengan impor beras dan kontrol negara atas harga beras. Sedangkan dibidang pelayaran KPM yang merupakan perusahaan milik kolonial yang menangani transportasi laut antar pulau di nusantara enggan melakukan kerjasama dengan Indonesia, maka dibentuklah PELNI yakni perusahaan pelayaran milik repiblik. Terjadi persaingan antar dua perusahaan tersebut. Yang berujung pada diusirnya KPM dari Indonesia. Namun lagi-lagi hal tersebut harus dibayar mahal oleh Indonesia. Dari beberapa usaha nasionalisasi Soekarno terhadap aset yang berharga dan penting bagi republik nampaknya disatu sisi menambah hutang Indonesia karena penebusan aset tersebut yang cukup besar nilainya kepada pihak asing.

(6)

sebagai kambing hitam dibalik praktik kkn kalangan rezim Soeharto. Sepeninggal Soeharto nampaknya pola yang hampir sama terjadi. Presiden-presiden Indonesia selanjutnya pada tahun awal hadir untuk mengatasi masalah yang ada akan tetapi pada akhir jabatannya justru masalah yang serius diturunkan sebagai warisan kepada pemerintahan berikutnya. Belum ada perbaikan yang mengesankan yang keluar dari pola umum. Yang palin parah ialah pada pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono ketika Indonesia tertimbun oleh berbagai masalah yang menumpuk. Serentetan bencana alam seperti tsunami dan peristiwa lumpur lapindo yang juga praktek KKN berskala besar nampaknya menyeret presiden juga. Yakni kasus Bank Century dengan aliran dana sedemikian besarnya pada aliran partai Demokrat yang rumit untuk diselesaikan.

Kelebihan buku

Penggambaran ekonomi dalam sudut pandang yang universal merupakan keunggulan buku yang membuat pembaca memahami hakikat pertumbuhan ekonomi Indonesia beserta berbagai aspek yang mempengaruhinya. Pola-pola ekonomi yang menjadi masalah dalam perkembangan ekonomi Indonesia serta berbagai upaya mengatasinya telah disajikan secara gamblang. Hal ini dapat menunjukkan gambaran mengapa bangsa Indonesia sampai sekarang masih sulit mengatasi ketertinggalan sementara bangsa lain telah mampu melangkah menjadi negara yang lebih maju dan berkembang. Pola perekonomian Indonesia yang sangat terpengaruh oleh instabilitas politik digambarkan penulis secara konkret dalam berbagai peristiwa. Persepektif penulis yang menitik beratkan pada sektor ekonomi obyektif dan tak memihak menjelaskan keunggulan dan kelemahan pemerintahan presiden di Indonesia.

Kekurangan buku

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Utami (2010:253), Secara umum promosi penjualan yang dijalankan oleh ritel mempunyai beberapa tujuan antara lain: mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja

Pengetahuan ibu nifas tentang makanan gizi seimbang mayoritas adalah cukup sebanyak 36 orang (60%), dan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas mayoritas adalah baik

1.2.2 Menganut kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan  Aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah  Pengalaman mengenal aturan bermain bersama

discourage a potential bully. VI There are several school bullying prevention programmes that can be 45 adapted to meet the needs of individual communities. Heroes Among Us and

 Arbitrage Pricing Theory merupakan model alternatif dari Arbitrage Pricing Theory merupakan model alternatif dari CAPM u/menilai aset keuangan dikembangkan oleh Ross..

√ 18 Merokok dapat merusak lapisan pelindung lambung, orang yang merokok lebih sensitif terhadap gastritis √ 19 Penderita gastritis tidak perlu mengkonsumsi antasida. √

Pembimbing Pembimbing dr. Febie Chriestya, Sp. Febie Chriestya, Sp.. d#nia $edo$teran dan %ena%bah pen!etah#an %en!enai hipertensi dan penata"a$sanaannya.. Ma$in $eras dan

4 Karyawan harus berusaha bekerja keras untuk hasil maksimal sesuai kompetensi. 5 Karyawan harus saling bekerja sama untuk menghasilkan sinergi optimal