0 PENERAPAN PEMBUKUAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DI
DESA VOKASI DESA SIRAHAN KECAMATAN SALAM KABUPATEN MAGELANG
Oleh :
Dr.Ir.Kesi Widjajanti,SE,MM (Ketua) Saifudin,SE.,B.Ec.,M.Si. (Anggota) Dra.Endang Rusdianti,MM (Anggota)
UNIVERSITAS SEMARANG
2013
Lingkup Kegiatan : Penerapan Pembukuan Keuangan Tempat Kegiatan: Desa Sirahan Kecamatan Salam
PROPOSAL PROGRAM PENERAPAN DAN
PENGEMBANGAN KKN DESA VOKASI
1 LEMBAR PENGESAHAN USULAN
PROGRAM PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN KKN DESA VOKASI 1. Judul Kegiatan : Penerapan Pembukuan Keuangan pada Usaha
Kecil di Desa Vokasi Desa Sirahan Kecamatan Salam Kabupaten Magelang
2. Luaran Kegiatan yang dihasilkan
: Kemampuan dalam Pembukuan Keuangan 3. Ketua Pelaksana Keg. :
a. Nama lengkap dan Gelar
: Dr.Ir.Hj.Kesi Widjajanti,SE,MM
b. NIS : 06557060687085
c. Jurusan : Manajemen
d. Universitas : Universitas Semarang e. Alamat
Rumah/Telp
: Jl.Semeru Semarang
f. No Hp dan E mail : 08122931999,email:[email protected] 4. Anggota Pelaksana
Kegiatan
: 2 (dua) orang Dosen 5.
6.
Jumlah mahasiswa terlibat.
Dosen Pembimbing
: 10 orang dari Fakultas Ekonomi
a. Nama Lengkap dan Gelar : Saifudin,SE,B.Ec,M.Si. b. NIS : 06557000504099 c. No Hp dan Email : 081228255531,[email protected] 7. Biaya Total Kegiatan : Rp. 35.000.000,00
8. Jangka Waktu Pelaksanaan
: Bulan Juli s.d Agustus Tahun 2014
Semarang, 19 Juni 2013
Menyetujui,
Dekan FE, Ketua Tim,
Dr. Ir. Hj. Kesi Widjajanti, SE., MM. Dr. Ir. Hj. Kesi Widjajanti, SE., MM. NIS 06557060687085 NIS 06557060687085
Mengetahui:
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat,
Dr.Wyati Saddewisasi, SE., MSi. NIP 19600119 198703 2 001
2 1. Judul Program:
Penerapan Pembukuan Keuangan pada Usaha Kecil di desa vokasi Desa Sirahan Kecamatan Salam Kabupaten Magelang.
2. Analisis Situasi
Suatu hal yang ironis jika kita mendengar banyak sekali usaha kecil yang tutup usaha yang diakibatkan dari ketidakmampuan dalam mengelola keuangan usaha. Bagi sebagian pelaku usaha kecil pembukuan keuangan sering dianggap hal yang kurang penting. Akan tetapi, justru dengan pembukuan keuangan yang tertib dan disiplin, maka usaha akan berjalan dengan baik,tertib dan teratur. Karena itu penting bagi pelaku usaha kecil untuk mengaplikasikan pembukuan keuangan bagi usaha mereka. Pembukuan Keuangan usaha tidaklah semata-mata hanya memindahkan hasil transaksi kegiatan jual beli ke dalam catatan keuangan, tetapi juga menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam pengembangan usaha. Konsep yang dikembangkan adalah Pembukuan Keuangan terpadu yang mampu memberikan informasi keuangan sekaligus menjadi daya tarik pihak luar untuk percaya memberikan investasi pada usaha kecil secara komprehensif.
Pelaku usaha kecil yang sekaligus pemilik usaha yang memiliki fungsi ganda, karena itu manajer dalam usaha kecil selain berhadapan langsung dengan semua hal yang berkaitan dengan usaha, produksi, sumber daya, pemasaran, pengembangan usaha, juga diharuskan mampu mengelola pembukuan keuangan usaha. Karena itu kemampuan pembukuan keuangan mutlak diperlukan sebagai landasan kelangsungan usahanya. Di dalam pembukuan keuangan usaha kecil ada dua hal yang perlu menjadi landasan keberhasilan pembukuan keuangan usaha yaitu pembukuan keuangan yang berbasis transparansi (audited) dan informatif. Keduanya merupakan suatu tuntutan yang tidak dapat dihindari oleh setiap pelaku bisnis. Asas transparansi merupakan kemampuan pembukuan keuangan usaha yang dapat dipertanggungjawabkan dan mampu menjadi suatu laporan keuangan yang handal, familiar dengan perbankan dan mampu menarik minat investor untuk menanamkan modal guna pengembangan usaha. Dengan demikian
3 Pembukuan Keuangan usaha berbasis transparansi dan informatif dilandaskan pada kualitas bukan semata-mata berlandaskan catatan keuangan semata. Contoh sederhana jika sebuah usaha menghadapi kenaikan biaya bahan baku (raw material cost) maka pencatatannya tidak sekedar biaya dicatat, tetapi dapat ditelusuri pos-pos yang lain secara cepat dan informatif, sehingga tidak serta merta menaikkan harga hanya dikarenakan kenaikan biaya bahan baku.
Desa Sirahan berada di kawasan bantaran sungai putih dan blongkeng dengan ketinggian antara 325-350 meter dari permukaan air laut. Desa yang terletak sejauh 15 kilometer dari ibukota Kabupaten Magelang ini memiliki luas wilayah 264 ha. Desa yang berpenduduk sejumlah 3.437 orang (data desa Februari 2012) ini bermata pencaharian diantaranya sebagai buruh petani sebanyak 13,84 % atau sekitar 445 orang, petani/pekebun sebanyak 11,82% atau sekitar 380 orang dan sebagai pengusaha kecil atau wiraswasta sebanyak 4,73% atau sekitar 152 orang yang utamanya menghasilkan produk berupa Jenang dan Bengkel Las atau Bengkel Sepeda Motor kecil yang pembukuannya masih konvensional, dengan cara membelanjakan uang dari dana luar, tidak untuk peningkatan usaha semuanya, tetapi sebagian untuk konsumsi rumah tangga, sehingga usaha kecil tidak berkembang secara optimal. Berdasarkan pengamatan dilapangan sebagian besar mereka masih menjalankan usahanya secara tradisional. Melihat cara pengelolaan tersebut maka perlu dilakukan pelatihan dan penerapan pembukuan keuangan bagi usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan dan mendukung manajemen usaha hasil industri kecil dalam hal ini usaha yang ada di Desa Sirahan Kecamatan Salam.
3. Rumusan Masalah
Permasalahan yang dapat diidentifikasi antara lain:
Permasalahan mendasar di bidang manajemen bagi para pengusaha kecil pada berbagai sektor pemasaran dan keuangan adalah:
4 1. Kemampuan pembukuan keuangan bagi usaha kecil yang masih perlu
pembenahan.
2. Upaya peningkatan pencatatan pembukuan keuangan hasil usaha kecil.
Berdasarkan latarbelakang dan permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya pemberdayaan bagi masyarakat berupa penerapan pembukuan keuangan bagi usaha kecil. Sehubungan hal tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang merasa terpanggil untuk berperan serta dalam menyumbangkan pengetahuan guna mengatasi masalah tersebut.
4. Tujuan Program
Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah:
1. Memberikan pelatihan aplikasi pembukuan keuangan usaha kecil sehingga dapat meningkatkan ketepatan dan ketertiban pembukuan keuangan usaha. 2. Mendukung kemampuan manajerial usaha.
3. Meningkatkan keterampilan dalam mengelola usaha kecil
4. Melakukan pendampingan pembukuan keuangan bagi pengrajin dan pengusaha.
5. Luaran yang diharapkan
Meningkatkan kemampuan pembukuan keuangan usaha dan keterampilan pengrajin dalam mengatasi kesulitan pembukuan keuangan usahanya.
6. Kegunaan Program
a. Bagi pengrajin dapat lebih meningkatkan kemampuan pembukuan keuangan usahanya.
b. Bagi pemerintah diharapkan bermanfaat untuk membantu mempercepat penanggulangan kemiskinan.
c. Bagi tim LPPM USM untuk menerapkan pengetahuan yang dimiliki dan memberikan alternatif pemecahan masalah-masalah yang berkaitan penanggulangan kemiskinan.
5 7. Metodologi KKN
Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: Kerangka Pemikiran
1. Penyuluhan 2. Pelatihan
3. Pendampingan dan monitoring 4. Evaluasi
8. Rencana dan Jadwal Kegitan Jadwal pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan Minggu ke
I II III IV V VI
Persiapan *
Pelaksanaan pelatihan atau penerapan *
Monitoring proses penerapan * * *
Evaluasi * Permasalahan: 1. Kemampuan pembukuan keuangan bagi industri kerajinan dan jasa yang masih perlu pembenahan. 2. Upaya peningkatan pencatatan pembukuan keuangan hasil industri kerajinan dan jasa. Solusi: Penerapan Pembukuan
Keuangan yang rapi dan tertib Hasil: Tertibnya Pembukuan Keuangan Monitoring dan Evaluasi: 1.Pendampingan 2.Pelatihan
6 9. Nama dan biodata Ketua dan Anggota
A Ketua Pelaksana Kegiatan
1. Nama lengkap : Dr.Ir.Hj.Kesi Widjajanti,SE,MM
2. NIS : 06557060687085
3. Fakultas/Program Studi : Ekonomi/Manajemen 4. Perguruan Tinggi : Universitas Semarang 5. Waktu untuk kegiatan : 25 jam /minggu B Anggota Pelaksana
1. Nama lengkap : Dra.Endang Rusdianti,MM
2. NIS : 06557000504008
3. Fakultas/Program Studi : Ekonomi/Manajemen 4. Perguruan Tinggi : Universitas Semarang 10. Nama dan biodata dosen pembimbing lapangan
a. Nama lengkap dan gelar : Saifudin,SE,B.Ec,M.Si.
b. Golongan, pangkat dan NIS : III D Penata Tk.I 06557000504099 c. Jabatan Fungsional : Lektor
d. Jabatan Struktural : -
e. Fakultas/ Program Studi : Ekonomi / Akuntansi f. Perguruan Tinggi : Universitas Semarang g. Bidang Keahlian : Ekonomi
7 11. Biaya Kegiatan
No Kegiatan Jumlah
I Biaya Penyelenggaraan KKN Vokasi
Pengadaan Prasarana Pengabdian Masyarakat
Rp. 5.000.000 Rp. 10.000.000 II Biaya Penyelenggaraan supervisi KKN
Penyelenggaraan Supervisi Rp. 10.000.000
III Biaya Peningkatan Ketrampilan Penyediaan Alat Praktek/Peraga TOTAL ANGGARAN
Rp. 10.000.000 Rp.35.000.000
8
CURRICULUM VITAE
Identitas Pribadi
a. Nama lengkap dan gelar : Saifudin, SE, B.Ec, M.Si. b. Tempat, tanggal lahir : Kudus,17 Oktober 1978 c. Jenis kelamin : Laki – laki
d. NIS : 06557000504099
e. Pangkat / golongan : Penata Tk.I / IIID f. Jabatan Fungsional : Lektor
g. Unit kerja : FE/Akuntansi USM
h. Alamat kantor : Jl. Soekarno Hatta Semarang
i. Alamat rumah : Jl. Ry.Sulang-Sumber 13,Rembang244 150
Pendidikan
Jenjang Bidang Universitas Gelar Lulus Tahun
S1 Manajemen Akuntansi Universitas Muria Kudus Universitas Islam Sultan Agung Sarjana Ekonomi Bachelor of Economics 2001 2009 S2 Akuntansi Universitas Diponegoro Magister Sains 2004
Penelitian 3 tahun terakhir
No. Judul penelitian Sumber dana Tahun
1 Perbedaan Tingkat Pemahaman Antara Mahasiswa Akuntansi yang bekerja dan tidak bekerja
Universitas Semarang
2011
2 Pengaruh Ketidakpastian Tugas dan Informasi Akuntansi Terhadap Perilaku Manajer:
Universitas Semarang
9 Sebuah Studi Kuasieksperimen
3 Pengaruh Kecerdasan
Emosional, Perilaku Belajar dan Stres Kuliah Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi
Mahasiswa Akuntansi yang Bekerja dan Tidak Bekerja
Universitas Semarang
2012
Pengabdian Masyarakat
No Kegiatan Tahun
1 Pelatihan Pembukuan Sederhana masyarakat binaan PNPM MP Desa Karangawen
Mranggen Demak
2012
2 Pelatihan Mengelola Keuangan Keluarga masyarakat Kelurahan Terboyo Wetan
2012 3 Pelatihan Mengelola Keuangan Keluarga
masyarakat Kelurahan Terboyo Kulon
2012 4 Pelatihan Kewirausahaan masyarakat
Kelurahan Terboyo Wetan
2012 5 Pendamping KKN PPM Terboyo Wetan dan
Terboyo Kulon
2012 6 Pelatihan Kewirausahaan masyarakat binaan
PKM Kelurahan Widuri Pemalang
2012
7 KKN Vokasi Jurangombo Selatan 2013
8 KKN Vokasi Sirahan Salam 2013
9 KKN Vokasi Kalijoso Secang 2013
Semarang, 19 Juni 2013