• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teori Budaya Organisasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Teori Budaya Organisasi"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Teori Budaya

(3)

Ridho Azlam A. A. 

P1400216014 Aulia MahardikaP1400216022

(4)

Seorang ahli antropologi asal Amerika Serikat. Ia

paling dikenal melalui penelitian-penelitiannya mengenai Indonesia dan

Maroko dalam bidang seperti agama (khususnya

Islam), perkembangan ekonomi, struktur politik tradisional, serta kehidupan

desa dan keluarga.

Terkait kebudayaan Jawa, ia mempopulerkan istilah priyayi

saat melakukan penelitian tentang masyarakat Jawa pada

tahun 1960-an, dan

mengelompokkan masyarakat Jawa ke dalam tiga golongan: 

priyayi, santri dan abangan. 

Clifford James Geertz

(5)

Pacanowsky seorang peneliti mengenai budaya organisasi. Ia menyatakan bahwa jika budaya terdiri atas

jaringan-jaringan makna yang dipintal orang, dan jika

pemintalan jaringan itu meliputi aktivitas memintal, maka kita tidak hanya harus memperhatikan struktur jaring-jaring budaya, 

tetapi kita juga harus memperhatikan proses pemintalan jaring-jaring itu. Proses itu adalah komunikasi.

Komunikasi menciptakan realitas taken-for-gathered di realitas.

(6)

Michael Pacanowsky dan Nick O’Donnell Trujillo 

(1982, 1990) 

Mengkonseptulisasikan Teori Budaya Organisasi bahwa organisasi dapat dipahami

dengan baik dengan

menggunakan lensa budaya.

BUDAYA : 

PACANOWSKY &

O’DONNELL TRUJILO

Ras

Ras

Etnik

Etnik

Latar Belakang Individu Latar Belakang

Individu

Iklim/Atmosfer Emosional dan

(7)

Metafora Budaya :

Jaring Laba­laba dan Organisasi

Jaring laba-laba : 

• Desain yang rumit

• Setiap jaring berbeda dengan jaring lainnya

Jaring laba-laba : 

• Desain yang rumit

• Setiap jaring berbeda dengan jaring lainnya

Budaya

Unik

Asumsi Teori Budaya Organisasi

Persamaan nilai-nilai

Penggunaan dan interpretasi simbol

(8)

ASUMSI 

Teori Budaya Organisasi

Persamaan nilai-nilai

Penggunaan dan interpretasi simbol

Setiap organisasi memiliki budaya yang berbeda-beda

(9)

́EMAHAMAN E̵NOGRAFI

Mendasarkannya pada yang Mendalam

Dalam hal ini Geertz percaya bahwa para peneliti harus menjadi etnograf.  Etnografi sebagai metodologi kualitatif (observasi, wawancara, analisis,  interpretasi) yang mengungkapkan dan mengintepretasikan

artefak, kisah-kisah, ritual, dan praktik untuk menemukan makna dalam sebuah budaya.  Cara ini dinilai lebih natural dibandingkan cara kualitatif lainnya dalam

menguak makna budaya.  ...

(10)

́EFORMA

‘OMUNI‘A̵IF

Peforma adalah metafora yang 

menggambarkan bahwa kehidupan organisasi

adalah seperti penampilan teaterikal.

(11)

́EF

ORMA

RI̵

UA‚

Peforma ritual merupakan presentasi yang teratur dan berulang di 

tempat kerja.

Ritual Personal rutinitas yang di tempat beraktivitas / bekerja setiap hari seperti mengecek pesan, email. 

Ritual Tugas rutinitas yang dikaitkan dengan pekerjaan tertentu di  tempat kerja seperti mengeluarkan tiket.

Ritual Sosial rutinitas yang melibatkan hubungan dengan orang lain di  tempat kerja seperti acara kumpul karyawan.

Ritual Organisasi rutinitas yang berkaitan dengan organisasi secara keseluruhan seperti rapat departemen, piknik perusahaan.

́EFORMA

RI̵UA‚

(12)

Peforma Hasrat Kisah-kisah mengenai organisasi yang diceritakan oleh karyawan satu dengan yang lain. Seperti Penceritaan kisah dan pembicaraan yang berlebihan.

Peforma Sosial merupakan perilaku organisasi yang ditujukan untuk mendemonstrasikan kerja sama dan kesopanan dengan orang lain. Seperti tindakan sopan santun ; tentang etiket.

(13)

Peforma Politis merupakan perilaku organisasi yang  mendemonstrasikan kekuasaan atau kontrol. 

Seperti menjalankan kekuasaan, dan pengaruh.

Peforma Enkulturasi adalah perilaku organisasi yang membantu para karyawan menemukan apa makna menjadi

anggota suatu organisasi.

(14)

‘ritik & ́enutup

HEURISME

• Teori ini membingkai  penelitian yang 

mengka ji budaya 

organisasi yang begitu  luas dan jauh.

KEGUNAAN

• Teori ini dapat diterapkan pada hampir setiap aspek di dalam sebuah organisasi.

KONSISTENSI LOGIS

• Pacanowski dan 

(15)

‘ritik

& ́enutup

Akan tetapi Eric eisenberg dan H. L Goodall menyatakan bahwa kisah diceritakan dan

diceritakan ulang dan memberikan kontribusi pada budaya organisasi.

Akan tetapi kisah – kisah ini tidaklah sama bagi semua orang.

‘ritik

&

́e

nutup

(16)

Ridho Azlam A. A. 

P1400216014 Aulia MahardikaP1400216022

Referensi

Dokumen terkait

Dengan mengambil beberapa permasalahan dari penelitian terdahulu terkait dengan pengaruh budaya organisasi, perilaku sosial individu, dan fase kesuksesan implementasi sistem

[1] Dalam sosiologi, perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditujukan kepada orang lain dan oleh karenanya merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat

Budaya organisasi sangat berpengaruh terhadap perilaku para anggota organisasi karena sistem nilai dalam budaya organisasi dapat dijadikan acuan perilaku manusia dalam organisasi

Menurut Rivai (2008:432), Budaya organisasi adalah bagaimana organisasi belajar berhubungan dengan lingkungan yang merupakan penggabungan dari asumsi, perilaku, cerita, mitos,

“ Organisasi adalah setiap bentuk perserikatan antara dua orang atau lebih yang bekerjasama untuk tujuan bersama dan terikat secara formal dalam persekutuan

Organisasi adalah merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang-orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa adanya

KESIMPULAN: "Sistem ekonomi merupakan organisasi yang terdiri dari sejumlah lembaga atau pranata ekonomi, sosial, politik, ide-ide yang saling mempengaruhi satu sama lain yang

KESIMPULAN: "Sistem ekonomi merupakan organisasi yang terdiri dari sejumlah lembaga atau pranata ekonomi, sosial, politik, ide-ide yang saling mempengaruhi satu sama lain yang