MANAJEMEN OPERASIONAL Modul ini akan membahas tentang ruang lingkup manajemen operasi

Teks penuh

(1)

Modul ke:

Fakultas

Program Studi

MANAJEMEN OPERASIONAL

Modul ini akan membahas tentang ruang lingkup manajemen operasi

Ir. Silvi Ariyanti, M.Sc

EKONOMI DAN BISNIS MANAJEMEN

(2)

PENDAHULUAN

Pembuatan barang dan jasa dilakukan dengan

mengolah berbagai jenis sumberdaya yang seluruhnya

dapat dikelompokkan atas:

Tanah (land)

Modal (Capital)

Tenaga kerja (labor)

Kewirausahaan (enterpreneurship)

Kewirausahaan adalah pengelolaan (managerial skill)

yang dibutuhkan untuk mengelola dan

(3)

BARANG DAN JASA

Barang-barang (goods)

adalah berbagai jenis

benda yang dapat diraba, dapat dilihat dan

mempunyai bagun fisik.

Jasa-jasa (services)

adalah berbagi jenis benda

yang tidak dapat diraba, tidak dapat dilihat

dan tidak mempunyai bangun fisik tetapi

(4)

Macam-macam barang

Macam barang dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Menurut cara memperolehnya

Menurut cara memperolehnya, barang dapat dikelompokan menjadi:

• Barang bebas, yakni barang yang untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan. Misal, cahaya matahari dan udara. • Barang ekonomi, yakni barang yang untuk memperolehnya

diperlukan pengorbanan. Misal, makanan dan minuman yang mana diperlukan uang untuk membelinya.

• Barang illith, yakni barang yang jika terlalu banyak

keberadaannya justru merugikan. Misal, air dalam peristiwa banjir.

(5)

Menurut kegunaan

Menurut kegunaannya, barang dikelompokkan

menjadi:

Barang produksi, yakni barang yang digunakan

untuk proses produksi lebih lanjut. Misal, kain

yang akan digunakan untuk dijahit menjadi

pakaian.

Barang konsumsi, yakni barang yang dapat

langsung digunakan dan dikonsumsioleh

seseorang. Misal, Pakaian yang bisa langsung

digunakan.

(6)

Menurut proses pembuatan

Menurut proses pembuatannya, barang dikelompokan

menjadi:

Barang mentah, yakni barang yang belum mengalami

proses produksi. Misal, kapas, kayu, rotan, padi,

tembakau, kulit.

Barang setengah jadi, yakni barang yang sudah

melalui proses produksi akan tetapi belum siap pakai.

Misal, benang yang dibuat dari kapas untuk dibuat

menjadi kain.

Barang jadi, yakni barang yang sudah melalui proses

produksi dan siap pakai untuk memenuhi kebutuhan.

Misal, sepatu, pakaian, roti dan sebagainya.

(7)

Menurut hubungan dengan barang

lain

Menurut hubungannya, barang dibagi menjadi:

Barang Substitusi, yakni barang yang dapat

mengganti fungsi barang yang lain. Contohnya:

lampu neon yang dapat menggantikan fungsi

dari lampu pijar sebagai penerangan.

Barang komplementer, yakni barang yang

dapat melengkapi fungsi dari barang lainnya.

Contohnya: Bensin yang dapat melengkapi

mobil sebagai alat transportasi, tanpa bensin

mobil tidak bisa dijalankan.

(8)

Jasa

Karakteristik Jasa

Intangibility

(tidak berwujud)

Inseparability

(tidak dapat dipisahkan)

Variability / Heterogeneity

(berubah-ubah)

Perishability

(tidak tahan lama)

Lack of Ownership

(kurangnya kepemilikan)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa jasa memiliki

ciri-ciri tidak berwujud, tidak dapat diraba, tapi

bisa dirasakan, dan jasa bersifat tidak akan

(9)

Jenis-jenis Jasa

Personalized services

(pelayanan pribadi)

Financial services

(pelayanan keuangan)

Yang digolongkan dalam

financial services

,

antara lain :

1)

Banking services

(Bank)

2)

Insurance services

(Asuransi)

3)

Investment securities

(Lembaga penanaman

modal)

Public utility and Transportation

services

(sarana umum dan layanan

transportasi)

(10)

Tabel Perbedaan antara barang dan jasa

Barang Jasa

Memiliki bangun fisik Tidak memiliki bangunan fisik Tahan Lama Tidak tahan lama

Dapat disimpan sebagai persediaan Tidak dapat disimpan sebagi persediaan Dapat dipindahkan Tidak dapat dipindahkan

Dapat diubah setelah selesai dibuat Tidak dapat diubah setelah selesai dibuat

Peran pemakai cukup kecil Peran pemakai cukup besar Pemenuhan permintaan lambat Pemenuhan permintaan cepat Pasar antara bangsa Pasar setempat

Sarana yang besar Sarana yang kecil Padat modal Padat karya

(11)

Tabel Berbagai jenis organisasi atau perusahaan dan

sumberdaya-sumberdaya yang digunakan serta hasil

kegiatannya

Jenis organisasi Sumberdaya yang digunakan Hasil Kegiatan Jenis hasil kegiatan

Pabrik

pembuatan mobil

Gedung, mesin, tenaga ahli, buruh, komputer, bahan baku

Mobil Barang

Hotel Gedung, lokasi, kelengkapan dan tata letak sarana, pengelola, pegawai, rumah makan, ruang pertemuan.

Penginapan, pertemuan

Jasa

Percetakan Gedung, mesin, komputer, kertas, tinta, perancang dan pekerja

Barang cetakan Barang dan jasa

Toko penjualan sepatu

Gedung, lokasi, pengelola, petugas penjualan, tata letak toko, barang

Penjualan Jasa

Kantor Akuntan Gedung, lokasi, akuntan, pegawai, komputer, kertas dan informasi

Laporan dan tafsiran akuntan

Jasa

Perguruan tinggi

(12)

MANAJEMEN OPERASI

• Fungsi dari organisasi perusahaan yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya-sumberdaya untuk menghasilkan barang atau jasa disebut fungsi Operasi

• Manajemen operasi secara umum dapat diartikan sebagai pengarahan atau pengendalian berbagai kegiatan yang

mengolah berbagai jenis sumberdaya untuk barang atau jasa tertentu.

• Dalam pengertian luas manajemen operasi menyangkut segala bentuk dan jenis sumberdaya yang dibutuhkan, cara

mengolahnya dan teknik-teknik operasi dan produksi yang akan digunakan, sehingga barang tersebut berada ditangan pemakai atau pengguna.

(13)

Rangkaian kegiatan manajemen

operasi terdiri dari:

1.

Perencanaan barang dan sumberdaya

• Penentuan jenis barang atau jasa yang akan dibuat

• Penentauan jenis bahan baku, bahan pembantu, tenaga kerja manusia, mesin-mesin dan teknologi yang dibutuhkan dan digunakan.

• Perencanaan dan pemanfaatan sumber-sumber bahan baku, tenaga kerja, mesin teknologi dan kebutuhan lain.

• Peramalan permintaan

2. Perancangan sara pengelolaan

• Penentuan lokasi perusahaan atau pabrik • Perancangan tata letak pusat-pusat kerja

• Perencanaan dan pengendalian daya kerja (capacity) sarana pengolahan

(14)

Lanjutan…..

3. Perencanaan kegiatan pengolahan

• Pembuatan rencana produksi semesta • Pembuatan jadwal produksi induk

• Perencanaan dan pengendalian beban kerja dan urutan pekerjaan

• Pengukuran pekerjaan dan penetapan standard 4. Pelaksanaan kegiatan pengolahan

5. Perencanaan penghematan dan keberhasilan • Perencanaan kebutuhan bahan

• Perencanaan dan pengendalian persediaan • Perencanaan dan pengendalian mutu

• Manajemen teknologi

6. Perencanaan dan pengendalian kegiatan khusus

• Perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian proyek • Perencanaan dan pengendalian mutu

(15)

SISTEM OPERASI

Pembuatan barang (production) adalah

seluruh kegiatan yang meliputi pemanfaatan

berbagai jumlah dan jenis sumberdaya untuk

menghasilkan barang-barang dan/atau

jasa-jasa.

Sistem operasi (operation system) adalah

suatu rancangan proses (process design)

dengan berbagai sumberdaya diubah dan/atau

digabungkan menjadi sesuatu yang dibutuhkan

pengguna.

(16)

FUNGSI-FUNGSI

(17)

FUNGSI MANAJEMEN

OPERASI

1. Perencanaan (Planning)

• Perencanaan meliputi seluruh kegiatan:

• Penentuan jenis barang atau jasa yang akan dibuat,

• Perencanaan pengadaan dan penanganan (procurement and handling) sumber-sumber daya yang akan diolah

• Penentuan jumlah dan jenis serta penataan (layout) mesin-mesin dan peralatan yang akan digunakan.

• Penentuan cara dan teknik pengolahan yang akan digunakan, • Penentuan ciri-ciri dan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh

barang atau jasa yang dihasilkan

• Penetapan waktu kapan barang yang dihasilkan akan dipasarkan.

• Dalam perencanaan harus menetapkan sasaran-sasaran

(objectives) perusahaan, termasuk berbagai kebijakan aturab yang harus diikuti untuk pencapaian sasaran

(18)

Lanjutan

2.

Pengorganisasian (Organizing) • Pengorganisasian meliputi:

• Penentuan jumlah dan jenis sumberdaya manusia yang dibutuhkan

• Penentuan susunan organisasi 3. Pengkajian (Analisys)

• Pengkajian meliputi:

• Mendapatkan informasi tentang setiap kegiatan yangdilaksanakan dalam operasi

• Pengkajian membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan

• Hasil kajian adalah perbaikan-perbaikan dimana berbagai

keterangan yang diperoleh akan menjadi masukan bagi fungsi perencanaan dan pengawasan

(19)

Lanjutan…..

4. Pengawasan dan pengendalian (Controlling)

Pengawasan meliputi:

Mengarahkan dan menjamin agar berbagi

kegiatan yang direncanakan sudah sesuai

dengan yang diinginkan

(20)

Sasaran-sasaran Manajemen

Operasi meliputi:

1. Ciri-ciri dan sifat-sifat barang atau jasa yang dibuat

2. Ciri-ciri dan sifat-sifat kegiatan pengolahan yang dilaksanakan 3. Pelayanan terhadap pengguna

• Membuat barang-barang atau jasa-jasa dalam jumlah yang sesuai dengan permintaan calon pemakai dipasar.

• Memenuhi waktu penyelesaian dan penyerahan barang dan/atau jasa sesuai dengan yang disepakati pengguna • Membuat barang dan/atau jasa dengan biaya serendah

(21)

Lanjutan

4.

Mutu barang atau jasa • Keterandalan (realibility)

• Rancang bagun (design) dan penampilan (appearance)

• Kemungkinan pengubahan untuk berbagai tujuan (flexibility) • Kemungkinan perbaikan (Repairability)

• Kemungkinan penyesuaian terhadap perubahan mode (adaptability)

5. Penghematan (efficiency): pengawasan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya umum (overhead cost)

(22)

DAFTAR PUSTAKA

• Bannock, Graham et al. (1997). Dictionary of Economics, Penguin Books.

• Heizer Jay B. Rander (2006), Manajemen Operasi, Salemba Empat, Jakarta.

• Hani Handoko (2002) Manajemen Produksi dan Operasi, BPFE, Yogyakarta

• Milgate, Murray (1987), "goods and commodities,"The New Palgrave: A Dictionary of Economics, v. 2, pp. 546-48. Includes historical and contemporary uses of the terms in economics.

Figur

Tabel Perbedaan antara barang dan jasa

Tabel Perbedaan

antara barang dan jasa p.10
Tabel Berbagai jenis organisasi atau perusahaan dan sumberdaya-sumberdaya yang digunakan serta hasil kegiatannya

Tabel Berbagai

jenis organisasi atau perusahaan dan sumberdaya-sumberdaya yang digunakan serta hasil kegiatannya p.11

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :