HARMONI AGUNG
Di 4 Samudera dan 5 Benua Semua Orang Bersaudara
“ Gunungnya, tetap gunung yang sama,
Jalannya pun tak pernah berubah sepanjang masa.
Sesungguhnya yang berubah adalah Pikiranmu “ (KUMAGAI)
MAKNA LOGO
4 Jari telapak tangan kiri yang terbuka mewakili 4 Samudera.
Telapak tangan kanan yang dikepalkan mewakili 5 Benua.
Jempol kiri masuk kepalan tangan kanan, menyatakan Kita Semua Bersaudara.
Salam Penutup di akhir latihan.
Tai Chi adalah perjalanan hidup dari janin sampai
menjadi manusia dewasa.
KOMUNITAS TAI CHI
MEDICATION IN MOTION
Join Virtual Tai Chi Monday - Saturday 06.00 – 06.30 AM
https://us02web.zoom.us/j/89575144723?pwd=THplRmh4YWJIMGhVK2E 4ODkvVythUT09
YouTube : Jusuf Sutanto Tai Chi
“Tai Chi, Filosofi dan Maknanya” – JENDELA AAM BASTAMAN YouTube
THE CENTER
for Studies of Health
in Motion – Mind and Music
ACARA BULAN PEBRUARI 2022
Peserta akan tahu kaitan 4 tema dalam Webinar
PETER SENGE dan TU WEIMING
TITIK TEMU BARAT dan TIMUR
SAATNYA MENGEMBALIKAN KEPADA MASYARAKAT
Para kontributor buku ini telah memberikan tulisannya sebagai sumbangan.
Dengan internet dan website, bisa disosialisasikan lebih luas.
Pemikirannya disarikan dalam Slides sehingga bisa dipelihara dan dikembangkan oleh generasi millennial.
Kita mulai dengan mengumpulkan kearifan lokal di Nusantara dan berlanjut sampai yang berasal dari mancanegara.
Dengan cara ini diharapkan bisa mengarahkan teknologi yang demikian dahsyat supaya mempunyai HATI untuk menyelamatkan umat manusia.
Internet menyediakan samudera data, seperti pasir bertebaran yang bisa diolah bagi kemajuan peradaban.
Masyarakat luas bisa bebas mengakses.
Namanya akan dicantumkan seperti membiarkan “jutaan sungai mengalir dan bergabung menjadi samudera”
PUBLIC DOMAIN
Kalau di dalam biji sudah ada pohon.
Di dalam Alfa ada Omega dan sebaliknya
Sang Pencipta, Maha Tahu dan Ada, berarti Ada di masa lalu – kini – depan.
Yang berubah-ubah adalah Tafsir dari Pikiran Manusia.
Biarkan semua sungai bergabung menjadi samudera peradaban masa depan
‘as open ended journeys of dialog of civilization’
Sila diperluas dan diperdalam sebagai public domain, milik bersama tanpa eksklusivitas Hak Cipta
Siapa saja boleh ikut menyebarluaskan, memperdalam dan mengembangkan konten sesuai dengan moralitas konsep utama ini.
DISCLAIMER: “Semua donasi sponsor disalurkan untuk mengembangkan Visi dan Misi HARMONI AGUNG, dan bukan tujuan komersial”
MENGAPA DALAM BENTUK SLIDES
GENERASI MILLENIAL SUDAH BERKURANG YANG MAU MEMBACA BUKU TEBAL
LANTAS KEPADA SIAPA HARUS BERTANYA?
SENI MENULIS MINIMALIS
Kalau dengan 1 halaman, sudah bisa mencerahkan, mengapa membuat buku?
Kalau 1 kalimat cukup, mengapa membuat 1 halaman Kalau satu kata sudah bisa, mengapa membuat kalimat Kalau satu huruf sudah cukup, mengapa membuat kata
Dikenal sebagai cara para Sufi menjelaskan kebajikannya atau HAIKU.
Kalau dengan diam, sudah difahami, mengapa perlu bicara?
Kalau kesalahan pasti terjadi, ciptakan kreatifitas dengan bahan yang pecah Kalau pecah tidak bisa dihindarkan, mengapa tidak direkat lagi sehingga
membentuk alur yang membuat semakin unik.
Dari potongan kain yang sudah tidak bernilai, bisa dibuat kain perca.
Industri Daur Ulang
SENI MERANGKAI BUNGA MINIMALIS
Merangkai Bunga sistem Eropa, estetika dicapai melalui penjumlahan bunga yang berlimpah.
Di Timur misalnya Ikebana merangkai bunga dengan gaya minimalis dan memberikan ruang pada semuanya untuk mengekspresikan
dirinya. Estetika muncul justeru dari pengurangan.
Dipadukan dengan bahan-bahan yang sudah tak terpakai, ranting kering, pot yang gompal dan sebagainya.
Untuk membuktikan bahwa apa saja bisa memberi kontribusi
(termasuk orang yang tidak sempurna organ tubuhnya) bagi keindahan dunia.
ALIRAN MINIMALIS
vs MAKSIMALIS
Regenerasi Pemimpin Seperti Gelombang Sungai Tiang Kang
Yang Senior akan didorong Yunior.
Hidup yang terus menerus mengalir, bagi yang n EGOIS akan menjadi sumber masalah dalam proses alih generasi.
Senior merasa khawatir akan berakhir pecah berantakan ketika sampai di pantai.
Menimbulkan PPS Post Power Syndrome dan berusaha supaya tetap eksis.
Mengapa tidak terus belajar sampai menjadi Pendekar Rajawali Sakti, lalu ilmunya disimpan dengan digitalisasi sehingga suatu saat bisa menolong yang sedang mengalami kesulitan.
Eksistensinya bisa abadi menjadi KEMBALINYA PENDEKAR
RAJAWALI SAKTI
MENGAPA TIDAK BERTANYA PADA
‘Old dog barks’
“If an old dog barks, he gives counsel”
Old man, who walks more roads, eat more rice, read more books,
Have more experiences, enjoy more happiness, endure more sufferings, are experienced and knowledgeable, with rich life experience.
Thus, what they say is mostly wise counsel, and young people should listen to them”
(Wise Men Talking Series SINO LINGUA)
KEMBALINYA PENDEKAR RAJAWALI SAKTI
Setelah mengundurkan diri dari dunia Kangouw, dia
menyepi tinggal di gunung dan terus memperdalam ilmunya karena mau terus belajar sepanjang hidupnya.
Setelah berhasil memperbaiki kelemahan ilmunya selama ini, meski sudah membuat menjadi jagoan tak terkalahkan, dia menuliskan di tembok atau kulit binatang supaya suatu saat bisa menolong siapa saja yang sedang mengalami
kesulitan dan menyelamatannya.
Dari situlah muncul Kisah “Kembalinya Rajawali Sakti”
Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga
Yoko dan kekasihnya Siauw Liong Lie, dalam Kisah Kembalinya Pendekar Rajawali Sakti, setelah menyelamatkan kota Shiang Yang dari serangan Mongol, ketika mau diangkat
sebagai orang nomer satu, menolak dan meninggalkan kota untuk melanjutkan mencari ilmu yang membuat manusia Bahagia.
Ia menyerahkan pedang buntung legendaris kepada Kwee Ceng dan Oey Yong, lalu dilebur menjadi 2, Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga. Semua ilmu silatnya disimpan di kedua pedang yang diperebutkan dunia persilatan ingin menjadi nomer SATU.
Terjadi 2 kelompok yang dipimpin oleh Aliran Putih seperti Shaolin juga ikut-ikutan melawan golongan Hitam yang dipimpin Sekte Ming dari Persia.
Bu Tong melerai dengan tokoh Utamanya Thio Sam Hong, sampai murid kesayangannya Thio Cui San dan isterinya (puteri ketua Sekte Ming) bunuh diri untuk mencegahnya.
Putranya bernama Thio Bu Kie yang ketika masih bocah ilmu Dingin, berkat Ilmu Tai Chi yang diciptakan Thio Sam Hong, berhasil mendamaikan.
Pedang Langit metafor pendekatan Deduktif dari atas, Golok Pembunuh Naga mewakili
pendapat ‘Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu bangsa kecuali bangsa itu mau mengubah nasibnya sendiri dan dimulai dari menaklukkan sendiri (EGO)’.
Dari Bu Kie atau Wu Chi (kosong) melahirkan Tai Chi
Jurus 4 tael Melawan 1000 katie
MEMOTIVASI
DENGAN MODAL SYAIR
Langit Tinggi dan sibuk – Istana jauh
Yang dekat dan terjangkau adalah tanah di depan rumahmu.
Tanami dengan baik dan jual ke tempat yang memerlukan.
Hasilnya kau miliki sendiri
Nanti saya buatkan jalan untuk ke pasar
MEMBANGUN IMUNUTAS MELALUI DIRI SENDIRI Huang Di ahli TCM sudah lama meninggal dan rumahnya jauh.
Demikian juga Hippokrates.
Yang dekat dan terjangkau adalah dapur tempat kamu
menyaipkan masakan.
Pelataran rumahmu tempat berolahraga “medication in motion”. 1 meter ke depan- belakang – kiri dan kanan.
INTEGRASI UNIVERSITY - TA HSUEH The Highest Order of Cultivation
ERA KONVERGENSI KOLABORASI BARAT DAN TIMUR
Universitas (bahasa Latin) artinya komunitas guru dan pelajar berada dalam lembaga pendidikan tinggi (tertier) dan memberi gelar akademis dalam berbagai disiplin ilmu.
Universitas pertama didirikan di Eropa oleh Gereja Katholik tahun 1088 The University of Bologna, di Bologna. Hasilnya ada demikian banyak buku dalam berbagai bahasa mengenai alam semesta yang bisa didown load via internet.
Bahasa mandarin, Universitas dinamakan Ta Hsueh, diambil dari ajaran Konfusius (500 SM) The Great Learning - Thay Hak. Salah satu dari 4 Kitab Ajaran Konfusius dan petunjuk mempraktekkan di kitab berikutnya Chung Yung (Tengah Sempurna), Lunyu dan Bingcu.
Setelah Globalisasi muncul banyak persoalan dimana tidak ada satu pihak pun
yang mempunyai semua sumber daya dan wawasan untuk mengatasi sendiri,
kecuali kerjasama
AJARAN TA–HSUEH dan CHUNG YUNG(1)
“ Orang zaman dahulu yang hendak menggemilangkan KEBAJIKAN yang BERCAHAYA itu pada tiap umat di dunia, ia lebih dulu berusaha
mengatur NEGERINYA: Untuk mengatur dirinya, ia lebih dulu
membereskan RUMAH TANGGANYA: Untuk membereskan rumah
tangganya, ia lebih dulu MEMBINA DIRINYA: Untuk membina dirinya, ia lebih dulu meluruskan HATINYA: Untuk meluruskan hatinya, ia lebih
dulu mengimankan TEKADNYA: Untuk mengimankan tekadnya ia lebih dulu mencukupkan PENGETAHUANNYA: dan untuk mencukupkan
pengetahuannya, ia meneliti HAKIKAT TIAP PERKARA.
(2)
Dengan meneliti Hakikat tiap perkara dapat cukuplah pengetahuannya: dengan cukup
pengetahuannya akan dapatlah mengimankan tekadnya: dengan tekad yang beriman akan
dapatlah meluruskan HATINYA: dengan hati yang lurus akan dapatlah membina dirinya: dengan diri yang terbina akan dapatlah membereskan rumah tangganya: dengan rumah tangga yang beres, akan dapatlah mengatur negerinya: dan dengan negeri yang teratur, akan dapat dicapai DAMAI di dunia.
Karena itu dari raja sampai Rakyat Jelata mempunyai satu KEWAJIBAN YANG SAMA yaitu mengutamakan pembinaan diri sebagai POKOK.
Adapun pokok yang kacau itu tidak pernah menghasilkan penyelesaian yang teratur baik, karena hal itu seumpama menipiskan benda yang seharusnya tebal dan menebalkan benda yang seharusnya tipis.
Hal ini adalah sesuatu yang belum pernah terjadi”
ALAM MENGAJAR INTEGRASI
YANG BESAR dengan KECIL
MEMANFAATKAN
KUMPULAN SLIDES INI
Setiap slide mengandung pesan
Bila dikombinasikan dengan yang lain memberi makna yang berbeda.
Cara efektif melatih berpikir out of the box.
ABAD 20 PERANG DUNIA I dan II KORBAN 120 JUTA JIWA
ABAD 21
• APAKAH AKAN TERJADI PERANG DUNIA 3
• APAKAH BISA HIDUP DENGAN VIRUS
• KALAU ROBOTISASI, BAGAIMANA MENCARI NAFKAH?
PROBLEM vs DOCTRINE
BASE LEARNING
Mengapa INDONESIA EMAS untuk DUNIA?
Mencegah Perang Dunia 3, bebas diancam lock down karena Pandemi, bertambah Lansis tapi Kesehatannya bermasalah
Universitas Pancasila dan beberapa Perguruan Tinggi lain mendirikan 6 rumah ibadah agama yang resmi diakui di Indonesia. Utamanya untuk mempertemukan kesalahfahaman di masa lalu (Renaissance abad ke 14 -17) supaya Agama dan ilmu pengetahuan bisa bersinergi. Kalau tidak maka yang satu menjadi buta, dan yang lain lumpuh
Mulai dengan tolerasi, kemudian berkembang menjadi hubungan saling terkait sehingga kalau dunia menderita, saya ikut menderita ; kalau manusia sakit, saya ikut merasa sakit (Vimalaakirti 100 M).
Ini penting supaya bisa mengatasi kondisi saat ini dimana muncul semakin banyak masalah dan tidak ada satu pihakpun yang bisa menyelesaikan sendiri, kecuali Kerjasama.
Belajar dari pengalaman negara maju yang akhirnya harus menghargai kembali wisdom lamanya bahwa “hidup adalah jejaring”. Mengumpulkan Kearifan Lokal yang bersifat Universal.
Muncul ide mengumpulkan 10.000 ceritera dari Nusantara dan berbagai belahan dunia yang akan dipersembahkan ke Sidang Umum PBB tahun 2045 bertepatan dengan Indonesia Emas.
MASALAH UTAMA ACTION, BUKAN MEMBAHAS TELUNJUK
APA YANG BISA DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH PERANG DUNIA DAN MENGATASI PANDEMI?
TIDAK ADA YANG MEMPUNYAI SEMUA SUMBER DAYA UNTUK MENGATASI SENDIRI? KALAU TERLAMBAT, AKIBATNYA FATAL.
KITA HARUS MELATIH UNTUK BERPIKIR DAN BERTINDAK HERE AND NOW SEBAGAI INDAH DAN SUCI UNTUK DIJALANI.
MASA LALU SUDAH LEWAT, MASA DEPAN BELUM NYATA YANG NYATA ADALAH SEKARANG DAN DI SINI.
MELATIH “SETIAP HARI SATU LANGKAH, MESKI PERJALANAN MASIH RIBUAN KILOMETER.
SETIAP HARI BERKARYA, MESKI BANYAK HALANGAN.
KARENA DIDALAM BIJI SUDAH ADA POHON !
Semua Telunjuk Menunjuk Rembulan yang sama
Kalau sibuk membahas telunjuk, tidak sampai bulan, malah
bertengkar.
PERLUNYA MEMBEDAKAN
TEBAL DAN TIPISNYA MASALAH
Bahaya perang nuklir, dimana tidak ada satu pihak yang mempunyai
semua sumber daya untuk menyelesaikan sendiri, sudah harus menjadi PRIORITAS UTAMA bagi semua agama.
Kalau terjadi, maka semuanya akan musnah, termasuk negara yang memiliki nuklir.
Bom nuklir dibuat dari nucleus dan lebih kecil dari Atom yang
diledakkan di Nagasaki dan Hiroshima, mempunyai daya hancur yang jauh lebih dahsyat.
Pandemi sama dengan perang manusia, mahluk 10 triilun sel, melawan mahluk ukuran nano ?
Membuat kehidupan ekonomi dan sosial porak poranda, susah mencari nafkah sehingga terjadi /killing us softly’
INSPRASI DARI KAKEK SINTING MEMINDAHKAN GUNUNG
Di lereng sebuah gunung tinggallah seorang kakek bersama keluarga besarnya. Setiap pagi anaknya mendaki gunung lalu turun ke pasar yang ada di kaki gunung untuk menjual hasil pertaniannya, kemudian bermalam dan keesokan harinya kembali sambil membawa barang-barang kebutuhan hidup. Kegiatan rutin itu sudah berlangsung ama sampai dia
mempunyai ide engapa tidak memapas gunung sehinga bisa pulang ke rumah di hari yang sama.
Ide itu disampaikan kepada keluarganya dan disetujui untuk segera diaksanakan. Ide itu kedengaran oleh seorang kakek yang tinggal di desa sebelah da dikritik habis-habisan sampai dia matipun tidak akan terjadi.
Kakek sinting itu menjawab dengan enteng,”tanah itu bukan barang hidup, kalau saya kupas 1 centimeter setiap hari, dia tidakakan tumbuh. Sedangkan anak saya mempunyai cucu, lalu cicit dan seterusnya. Kalau dikerjakan konsisten, maka suatu saat akan
tercapai.
Penduduk yang lewat mulai bertanya apa yang dikerjakan, dan merasa benar juga, lalu mereka juga ikut melakukan sehingga lebih cepat selesai dan anaknya bisa pada hari yang sama pergi ke pasar dan kembali ke rumah.
BELAJAR DARI ANCIENT WISDOM INI MAKA TARGET 10.000 SLIDES 2045 BISA TERJADI LEBIH CEPAT.
SENJATA PEMUSNAH MASSAL SEMAKIN DAHSYAT TAPI TIDAK BISA UNTUK MEMBUNUH VIRUS
IRONI SEBUAH PERANG
Perajurit yang bertempur, tidak saling kenal.
Pimpinan yang memutuskan perang, sudah saling kenal terutama saat resepsi bahkan sering cepika-cepiki.
Ketika perajurit itu ketemu saat beribadah, saling berpelukan damai, tapi setelah itu harus kembai ke pasukan masing-masing. Mulai lagi saling tembak menembak
Karena minta dihargai kesetaraan negerinya, maka secara protocol, diatur menurut abjad nama negara, bukan besar/kecilnya wilayah, kaya atau miskin.
EGO NYA MALAH SEMAKIN BESAR
Bom Atom vs Nuklir (man-made)
Barang terkecil bisa mengalahkan terbesar
MENGHADAPI PATOGEN
JASAD RENIK
UKURAN JASAD RENIK
Barang terlunak, mengalahkan terkeras
Tao Te Ching
Mereka Ada Di Situ
Atas Kemauan Langit dan Bumi
“Langit, Bumi dan aku berasal dari akar yang sama; Ribuan mahluk di dunia dan aku terbuat dari bahan yang satu. Oh bunga kecil,
seandainya kumengerti siapa engkau; Akarmu dan semua, semua dalam semua. Semestinya aku akan memahami siapa Tuhan dan manusia” Seng Chao (384 – 434)
Ketika murid setiap pagi membersihkan halaman sebagai Latihan
Rohani, berkata kepada Guru, ‘Rumput di depan jendela kamar setiap kali dipotong, selalu tumbuh. Diurug supaya mati’.
“Jangan gegabah, dia ada di situ bukan atas kemauan sendiri, tapi Langit dan Bumi”. Ia berteriak …ahaaa.. menulis kaligrafi di tembok yang tersohor
Chou Tun I (1017 -1073)
TERMASUK JUGA VIRUS, Barat-Timur dan sebagainya
Human vs Patogen
Persaingan antara Manusia dan Patogen adalah pertarungan yang tidak pernah berhenti sepanjang masa sampai mati.
Kalau manusia mati, bukan berarti patogennya mati, tapi kembali ke posisi semula tetap hidup.
Sama seperti YIN dan YANG.
Perjalanan Matahari ke Lintang Utara, kemudian kembali ke Selatan, ulang alik tiada henti barang sekejabpun.
Cara menghadapinya adalah “detik ini lebih baik dari satu detik lalu.
Detik kemudian, harus lebih baik dari detik ini.
EXOSOME ADALAH SEL SEPERTI GOJEK, MENGIRIM LOGISTIK ANTAR SEL
Exosome harus dijaga supaya selalu membawa bahan yang baik. Kalau membawa substan yang tidak baik, malah membuat sakit.
Ini akan menjadi metode pengobatan masa depan.
Menggantikan sistem pengobatan saat ini dengan metode
membungkam bahasa tubuh (symptom) ketika sedang diserang patogen sehingga kesembuhan yang terjadi semu.
Melalui olahraga pernafasan rutin seperti Tai Chi, imunitas dirawat
MASA DEPAN BERADA DI MASA LALU
500 tahun sebelum dan sesudah Masehi, di dunia ini telah muncul berbagai tokoh yang seolah menjadi pemandu pada umat manusia bagaimana harus menjalani kehidupannya
Meski sepertinya bersifat lokal, maknanya terbukti masih actual sampai zaman NOW.
Ini membuktikan Alam Semesta ini memang ada yang menciptakan dan dengan caranya sendiri memberi dan menjaga kehidupan.
Karena Maha Tahu – Ada dan Kuasa, maka keberadaannya mengatasi waktu dan tempat.
Populasi Dunia berdasarkan
Kontinen dan Bahasa (Unity within Diversity)
POPULASI BUMI : Saat ini sekitar 7,8 miliar jiwa (Desember / 2020). Dari total 100% ini :
11% berada di Eropa - 5% berada di Amerika Utara - 9% berada di Amerika Selatan - 15% berada di Afrika - 60% berada di Asia
HANYA 14 % HIDUP DI AMERIKA UTARA DAN SELATAN
BAHASA : 12% Mandarin - 5% bahasa Spanyol - 5% bahasa Inggris - 3% bahasa Arab
3% bahasa Hindi - 3% bahasa Bengali India - 3% bahasa Portugis - 2% bahasa Rusia - 2% bahasa Jepang
62% dalam bahasa ibu mereka sendiri.
WISDOM dari INDIA
TAT TWAM ASI – TRI HITA KARANA
Tat Twam Asi adalah ajaran filsafat Hindu yang mengajarkan tentang kesusilaan yang tanpa batas. ... Tat Twam Asi berasal dari kata Tat, artinya ia, Twam artinya kamu, dan Asi artinya adalah.
BODHISATVA DENGAN 1000 TANGAN,
WELAS ASIH TANPA BATAS
VIMALAKIRTI N SUTERA (100 M)
“ Di gunung Mahameru, tumbuh biji mustard (terkecil di dunia)
Di dalamnya bersembunyi seluruh alam semesta;
Kalau dunia menderita, saya ikut menderita,
Kalau manusia sakit, saya ikut merasa sakit”
THE GREAT HARMONY
Manusia dan Pohon tumbuh karena Qi Langit dan
Bumi bersatu di Dan Tian
Sudah difahami ketika menciptakan aksara Pictography ‘Kemanusiaan’–‘Manusia bijak’
‘
HUMANITY / KEMANUSIAAN DEWA
MANUSIA BIJAK TINGGAL DI GUNUNG
Dimulai dari manusia, setelah mengalami Pencerahan, kembali menjadi Manusia
Ikan berenang – Burung terbang
LAO TZU (571 SM) (CONFUCIUS
551 – 479 SM)
HIDUP SESUDAH MATI
SEDANG BERPROSES SAAT INI dan DISINI
Ensiklik Paus Fransiskus
BERSYUKUR DATANGNYA ERA KONVERGENSI
Semua bertekad menjadi Rahmat bagi
Seluruh Alam Semesta
Di 4 SAMUDERA DAN 5 BENUA SEMUA ORANG BERSAUDARA
“1000 Orang baik masih terasa kurang – Satu orang jahat, sudah kebanyakan”
“1000 Kawan masih terasa kurang-
Satu musuh saja sudah kelewat banyak”
“Jangan risau kalau orang tidak mengenal kamu- Tapi risau kalau kamu tidak mengenal orang”
TAI CHI MELATIH
‘Di 4 Samudera dan 5 Benua’, semua orang bersaudara
Yang menang jadi guru - yang kalah siap menjadi muris
Hamemayu Hayuning Bawana
Hayuning Manungso Gumantung marang Hayuning Bawana
Cantiknya manusia bergantung pada cantiknya dunia
Hayunng Bawana, gumantung marang Hayuning Samudoyo
Cantiknya manusia bergantung pada
cantiknya alam semesta
SIROP APEL PEMBERIAN Raja
Raja-raja bijak di zaman dahulu sering menyamar tinggal bersama rakyatnya supaya bisa menyerap amanat hati nuraninya sehingga bisa memerintah lebih baik. Suatu hari raja tinggal di keluarga besar dan malamnya ketika bincang-bincang
mendapat masukan dari kakek di keluarga tersebut yang mengkeritik raja tidak adil. Setelah kembali ke istana, raja mengirim urusannya membawa sebutir buah apel dan diminta membaginya kepada seluruh anggota keluarganya dengan cara seadil- adilnya. Kalau tidak bisa maka akan dihukum.
Kakek itu panik tidak tahu bagaimana caranya. ……sampai akhirnya ketemu idea menumbuk dan memerasnya untuk dibuat syrop buah apel. Dia dengan bangga memberitahu kepada seluruh keluarganya bahwa raja telah memberi syrop buah apel Ia mengajak kumpul dan merayakannya. Setiap anak, mantu, cucu, sepupu diminta datang dan membawa makanan. masing- masing. Terjadilah pertemuan keluarga yang meriah menyambut gembira dihadiri oel utusan istana.
Cara seperti itu dianggap kurang praktis bagi masyarakat modern dan diubah menjadi perwakilan rakyat DPR. Alih-alih menjadi lebih baik, malah semakin ruwet dan menghasilkan seorang diktator bilamana bisa menguasai mayoritas (power game) atau diombang-ambingkan perwakilan rakyat. Dalam alam semesta dikenal kearifan ‘the powerful / Yang Maha Kuasa menjadi tanpa EGO powerless seperti air, barang terlunak di dunia, sebagai satu-satunya jalan untuk menembus barang
terkeras yaitu hati manusia, ciptaanNya
HIDUP INI MILIK SIAPA ?
YANG MEMBUNUH UNTUK MEMILIKI ATAU YANG MERAWAT DAN MENJAGANYA
“MUSIM SEMI TAHUN INI BERBEDA DENGAN TAHUN LALU
DAN TAHUN DEPAN”
YANG MEMBERI DAN MEMELIHARA KEHIDUPAN, ATAU YANG MEMBUNUH UNTUK MEMILIKI
Seorang anak sedang jalan di kebun dan tiba-tiba mendengar burung menjerit di udara lalu jatuh tersungkur kena panah.
Ia menghampiri dan berusaha menolongnya, lalu dibawa pulang ke rumah, dicabut, panahnya, lukanya diobati, dibebat dengan kain. Dia diberi minum dan dielus supaya tenang kembali.
Tiba-tiba sepupunya datang dengan busur di tangannya lalu minta
burung itu diserahkan kepadanya karena dialah yang memanahnya. Terjadi perdebatan keras mengenai siapa pemiliknya.
Akhirnya dibawa ke sidang orang bijak dan diputuskan hidup
adalah milik yang memelihara, bukan membunuh untuk memiliki
MEMANAH PIKIRAN
MENGHASILKAN PEMIMPIN YANG MENGHIDUPI
Sang Guru sedang duduk meditasi di bawah pohon yang rindang. Tiba-tiba jatuh seekor burung kena panah. Dia cabut panah itu, diberi serbuk obat lalu dilepas terbang kembali.
Seorang pemuda datang dan menyesal mengapa dilepas karena dialah yang memanahnya dan merasa sebagai pemiliknya.
Sang Guru bertanya, kerjaanmu apa ? Berburu adalah mata
pencahariannya, sehari membunuh 2 atau 3 hewan dan kalau beruntung mendapat yang lagi hamil karena janinnya bisa dijual dengan harga lebih mahal sebagai obat kuat.
Guru mengakui bahwa dia juga pemburu dan yang dipanah adalah pikiran manusia. Kalau berhasil dia akan menjadi pemimpin yang bisa memberikan kehidupan bagi seluruh masyarakat. Kalau kamu tertarik, sila ikut saya
nanti saya ajari bagaimana caranya.
Pemuda itu tertarik dan dengan tekun memahami ajaran dan contoh sehingga suatu hari bisa menjadi seorang pemimpin yang berhasil.
BERKORBAN DEMI KESELAMATAN SEMUA MAHLUK HIDUP
Seorang bijak sedang berjalan di pinggir hutan dan melihat elang menyambar induk ayam yang sedang bersama anak-anaknya mengais makanan.
Ia berteriak, “Lepaskan dia, kasihan anak-anaknya. Elang itu menjawab, ‘ di sarang saya menunggu 3 anak saya yang minta diberi makan, supaya tidak mati’. Semuanya benar menurut versi masing-masing.
Orang bijak itu tidak mempunyai pilihan lain, ‘Sila ambil daging saya !’. Elang itu
mengikuti dan mematuk lalu dibawa ke sarang dan tak lama kemudian kembali dan minta lagi karena tidak cukup. Diberi lagi dan setelah itu kembali lagi karena anak yang ketiga belum kenyang.
Yang aneh adalah setiap kali daging orang bijak luka dan berkurang karena dipatuk, tiba-tiba tumbuh kembali lagi.
“Seperti lautan, tidak pernah meluber meski hujan membanjiri terus menerus –Tak pernah kering meski disedot terus menerus”
Penderitaan menjadi tua-sakit-mati:
Masih belum dipecahkan
Malah Lansia sudah semakin bertambah
PROYEKSI USIA MENURUT WHO (2050)
Lansia akan semakin banyak –
Indonesia 2010 Lansia 18 juta (7,6 %) dari 237 juta atau diantara 11 orang, ada 1 Lansia
2050 Lansia 80 juta (25 %) dari 320 juta atau diantara 4 orang, ada 1 Lansia
Sudah bebas pajak dan harus disantuni keluarga (terhambat untuk tumbuh) dan di negara majupun berat menanggung.
Mempunyai Hak Pilih dalam Pemilu
Bisa membuat partai sendiri dan mencalonkan Presiden Atau menggalang Lansia di semua kontestan
PANGAN SEHAT CUKUP – MEDICATION IN MOTION
PESTA INDONESIA EMAS 2045
APAKAH BISA TERLAKSANA BILA TERJADI PERANG NUKLIR ? Membunuh dengan meledakkan
PERADABAN DILUMPUHAN PERLAHAN-LAHAN OLEH VIRUS
? Killing us softly oleh pandemic dan Lansia menjadi beban keluarganya.
SAATNYA KINI MENGEMBANGKAN SPIRIT DI 4
SAMUDERA DAN 5 BENUA , SEMUA ORANG BERSAUDARA
SEJAK KAPAN BUMI
MULAI GONJANG GANJING
1748 Montesquieu “mengajak mengubah alam dengan keringat sendiri melalui IPTEK (mesin Diesel dibuat MAN AG 1960, Komputer lahir 1940) supaya jadi miliknya”.. Timbul kapitalisme liberal
“ikan besar makan ikan kecil dan seterusnya saling makan, terjadi akumulasi pemodal akhirnya terjadi revolusi sosial). DIBERI INSENTIF MEMILIKI BISA KEBABLASAN
100 tahun kemudian 1848 Manifesto Komunis oleh Karl Marx dan F. Engels “alat produksi tidak boleh dikuasai privat (besar dan kecil), semuanya dimakan negara”, dan layu sebelum berkembang. TANPA INSENTIF MEMILIKI, BEKERJA SEENAKNYA.
Welfare State, negara kesejahteraan berhasil diawal namun seperti disinyalir Raja Yao (2300 SM). Setelah perutnya kenyang dan tubuhnya dibalut kain hangat, sifat malas seperti binatang kambuh sehingga harus diajar Budi Pekerti.
Bisnis online sedang dicoba, meski membuat banyak lapangan kerja hilang demi efisiensi, dapat terus berkembang karena menguntungkan pembeli.
PERLUNYA BERLATIH JALAN TENGAH SEMPURNA. Chung Yung
DAMPAK STRESS PADA HASIL LAB TEST BERBEDA DALAM KONDISI NORMAL
Peranan Mindfulness menjadi semakin penting dalam Kesehatan.
Meditasi duduk dan sambil berjalan merupakan bagian dari Medication
Konsep Kesehatan dunia medis bergeser mengarah pada CHI.
Tai Chi mempunyai efek mencakup 8 parameter (Pat Kwa) Farmasi menggunakan prinsip 1 zat aktif hanya untuk satu gejala.
Ilmu food theraphy semakin diperlukan.
Makan pagi seperti pangeran – siang seperti raja – malam seperti Pengemis
Tidur cukup dan Latihan sesuai dengan bio-rhythm
PRI-MORDIAL IMUNITAS SELF HEALING
Dari menggunakan eradikasi melalui operasi, chemo terapi, penyinaran, perlu dibarengi Self-Healing melalui hidup
sehat, food therapy, tidur cukup, olahraga yang benar
‘bukan yang hasilnya fit but NOT healthy
Menggunakan Vitamin dan Supleman dengan dosis yang cerdas.
Hidup sehat berdampingan dengan bakteri a-biotik dan bahkan bisa memanfaatkan untuk mencegah atau
menghambat masuknya pathogen.
Konsep Kesehatan berbasis imunitas Pri-mordial CHI
UANG dan KEDUDUKAN JUGA TIDAK BERDAYA MENGHADAPI COVID
Banyak orang kaya yang menjadi korban pandemi
Juga para pejabat, rohaniwan
Membuat bangkrut banyak dunia usaha Pergaulan sosial menjadi kaku
Generasi muda mulai dari semenjak SD
harus belajar melalui zoom, bagaimana
hasilnya ?
MANUSIA YANG KEBINGUNGAN Apa yang kau cari wahai manusia ?
195 SM manusia serigala bagi manusia lain /homo homini lupus. Setiap orang dewasa bisa membeli senjata api. Sekarang dipakai menembaki tanpa alasan yang jelas di sekolah.
200.000 tahun lalu mengklaim sebagai Homo Sapiens / Manusia Bijak. 100 tahun lalu Perang Dunia I dan II, korban 120 juta, dihentikan pakai nuklir. 2020 Pandemi, meninggal 4 juta dan tak terhingga jumlahnya kehilangan pekerjaan. Virus, mahluk mono sel bisa memaksa manusia,mahluk 10 triliun sel dengan New Normal.
Hidup dalam ancaman Perang Dunia III dengan ICBM, peluru kendali antar benua, kecepatan 8,5 km/detik. Kalau ditembak meledak di tengah jalan, jatuh di negara yang tidak ikut perang. Kalau di laut jadi tsunami, es di kutub utara- selatan – Himalaya cair, kenaikan permukaan air laut.
Menempatkan senjata nuklir dalam satelit di angkasa, setiap saat bisa dijatuhkan ke sasaran. Negara yang teknologinya maju berlomba ingin mempunyai senjata nuklir untuk mempertahankan diri dan membalas. Akhirnya menghancurkan semuanya. Penanggung jawab dan operator, hidup stress serasa sudah di neraka. Apakah masih mempan mengindoktrinasi dengan janji Kebahagiaan Abadi di Surga.
Ajaran Hanacaraka mengajarkan “mogo botongo – semua akan jadi mayat”.
KATEGORISASI USIA MENURUT WHO
“10 tahun untuk kayu yang bagus
100 tahun untuk manusia yang bagus”
‘Menteri’ ESDM di Usia Kepala 5 Hasil Medication without Motion
Ada PERAK di rambutnya Ada EMAS di giginya
Ada GAS di perutnya
Ada KRISTAL di ginjalnya Ada MINYAK di darahnya Ada GULA dI AIR SENINYA
Ada KAPUR di pembuluh darahnya Ada PASIR di empedunya
Bahkan jantungnyapun pakai CINCIN
Meski begitu umumnya mereka tidak sombong sebagaimana tercermin pada cara jalannya yang kian merunduk.
HIDUP DIDUKUNG OBAT SEBAGAI MAKANAN – SEHARUSNYA MAKANAN SEBAGAI OBAT
Co-morbid di usia 50 tahun keatas KEHIDUPAN DICEGAT DI USIA KRITIS
Pandemi akan terus berlanjut karena virus bisa bermutasi.
Kerusakan lingkungan telah membuat virus di lingkungan hewan, berpindah ke manusia.
Imunitas invasive akan terus dilakukan dan sebaiknya bersama dengan Medication in Motion untuk mengembangkan imunias premordial
Hari ini lebih sehat dari kemarin – Besok lebih sehat dari hari ini.
COVID MENYERANG TANPA PANDANG USIA, RAS, AGAMA, PANGKAT, STATUS SOSIAL
“Waktu dilahirkan, lembut dan lemah; Setelah tua kering dan getas;
Yang masih tumbuh, lunak dan lentur; Setelah mati, keras dan kaku Yang lembut dan supel sahabat kehidupan –
Yang kaku dan keras sahabat kematian”
Tai Chi Untuk Guru dan Dosen
“KETIKA DIAM, MERENUNG;
BELAJAR TIDAK PERNAH JEMU, MENGAJAR TIDAK PERNAH CAPAI.
ADAKAH ITU DI DALAM DIRIKU“
MERAYAKAN HARI RAYA PURNIMA
Setiap tahun di antara bulan Juni, kaum terpelajar di India merayakan di saat bulan purnama penuh untuk berterima kasih pada para Guru dan Maha GURU Shiva Nataraja, Dewa Ilmu Pengetahuan.
Yang telah membimbing dari GU gelap menuju RU terang.
Dia mengajar Budi Pekerti sehingga tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sampai menjadi Suara Hati sehingga tidak tergantung pada siapapun.
Apa yang benar dan salah – yang nyata dan maya
Sesuatu di dalam dirinya yang menusuk-nusuk memberitahu sebaiknya melakukan yang ini bukan yang itu.
Karena itu dia juga harus memperlakukan yang sama kepada muridnya.
Membuat kamu menjadi Manusia yang 200.000 tahun lalu disebut Homo Sapiens.
LAPISAN MASYARAKAT
YANG PERLU DIKONDISIKAN TETAP FIT
Sansekerta: GU gelap – RU terang Digugu (diturut) dan ditiru (teladan)
Moralitas suatu bangsa sudah bisa diketahui dari kualitas guru.
Kiprahnya dibutuhkan masyarakat meski sudah pensiun.
Perlu berlatih Olah Raga untuk menjaga Kesehatan
Dianjurkan belajar tetap fit dan setelah pensiun bisa
melatih Tai Chi via Zoom
PROFESI PERAWAT
Bekerja di lingkungan yang rawan terinfeksi
Memerlukan Tai Chi untuk menjaga imunitasnya, terutama yang bekerja di shift malam karena setelah selesai masih harus mengurus kerjaan rumah tangga.
Menjadi media efektif untuk memperkenalkan Tai Chi SEBAGAI KEBIASAAN HIDUP.
Ketika pasien sedang menunggu giliran diperiksa, ada perawat yang bisa menunjukkan gerakan dasar.
TV di rumah sakit bisa menayangkan Tai Chi di pagi hari dan sebelum tidur malam.
Perawat bisa mengajar masyarakat di saat tidak berdinas sehingga mendapat tambahan penghasilan.
Membantu pasien setelah pulang dari rawat inap untuk mempercepat proses rehabilitasi medik.
DIALOG Gengiz Khan (1206- 1227)
PELAJARAN BAGI YANG POWER MANIAK “Survival of the Fittest”
Dalam Cersil Rajawali dan Pasangan Pendekar, Kwee Ceng diundang orang tua
angkatnya Gengiz Khan, Raja Mongol datang ke Mongolia karena rindu sudah lama tidak bertemu. Usianya saat itu sudah lanjut.
Mereka berkeliling di gurun dan menunjukkan betapa luas jajahannya. Saat berhenti dia minta pengawalnya memberi busur dan anak panah, lalu mengarahkan ke burung rajawali yang sedang terbang. Panah melesat tapi belum sampai sasarannya sudah jatuh karena tenaga nya tidak sekuat saat masih jaya. Dan mulai curhat pada Kwee Ceng.
Kwee Ceng berkata,”Khan Agung, kalau harus didapat dengan mengorbankan begitu banyak nyawa orang muda dan apa gunannya kalau tidak bisa merebut hatinya?”
Gengiz Khan menghela nafas panjang, merogoh dari dadanya sebuah kitab dan
menjelaskan. “Dulu ada seorang pendeta dari Tiongkok yang pernah ke sini dan memberi buku tipis ini. Saya tahu penting tapi saya tidak sempat membacanya karena harus terus perang. Karena itu saya bawa kemana-mana dan simpan di dada.
Baru sekarang saya sempat membacanya dan baru sadar bahwa kalau hidup akan menjadi seperti ini, mungkin saya lebih bisa mengendalikan nafsu berkuasa.
SAINS DAN TEKNOLOGI TIDAK BISA MAHA KUASA?
Perhatikan bencana alam, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tidak bisa mencegahnya. Yang bisa dilakukan hanya mengurangi dampak
negatifnya dan memberi peringatan dini supaya manusia bisa mempersiapkan diri.
Planet bernama Bumi, tempat kita hidup juga tidak bisa dilindungi dari tertabrak benda-benda di angkasa raya.
Janji bisa memindahkan tinggal di Planet Mars juga tidak ada Lembaga Asuransi yang mau mengcover kalau resiko tertabrak meteor terjadi.
Mahluk Omicron virus yang terus bermutasi tidak mudah dikendalikan.
Sang Pencipta yang Maha Omega tidak bisa dibuktikan dengan logika causa prima vs panteisme karena DIA selain ada di-mana, juga berada lebih dekat dari urat nadimu.
TERNYATA ALAM HANYA ENTERTAINING PIKIRAN MANUSIA SEPERTI RESTORAN MELAYANI PESANAN TAMU
BELAJAR DARI KISAH GOLOK PEMBUNUH NAGA
Ilmu Fisika berangkat dari mengukur kepastian
Lalu berkembang berdasarkan hipotese pikirannya sendiri.
Alam hanya tersenyum dan menganggukkan kepala sementara sampai manusia sendiri menyimulkan itu belum benar.
Lalu menggantinya dengan yang baru dan alam kembali
menganggukkan kepalanya dan berulang-ulang terjadi hal yang sama ……sampai akhirnya yang dijumpai hanya kebolehjadian saja. Seperti mengupas bawang akhirnya hanya KOSONG.
Itulah latar belakang kelahiran Ilmu Fisika Kuantum
Tao Te Ching “Tao tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kalau ada yang mengaku bisa, itu bukan Tao yang sebenarnya.
TO BE atau TO HAVE
UANG JUGA BERMASALAH
Artist film Kungfu yang kaya raya tapi kecewa anaknya kena
narkoba, menyatakan kalau
meninggal, seluruh hartanya akan diserahkan ke Lembaga Sosial, tidak pada anaknya karena akan dihabiskan sia-sia.
UANG YANG SUNGGUH MILIKMU
Hanya yang ada di dompet dan almari besi yang riel milik kita
Ketika disimpan di Bank, harus minta persetujuan saat mau diambil.
Ketika jumlahnya sangat besar, tidak boleh seenaknya ditarik, banknya bisa kolapse karena sudah diputar di tempat lain.
Kalau kamu mati, dalam sekejab bukan milikmu lagi.
Disimpan di negara dengan tax heaven, sekarang sudah dikejar.
Ketika engkau mati, maka pasanganmu yang sudah berikrar sehidup- semati, menolak ketika diajak mati bersama.
Apalagi anak-anakmu dan sahabat karibmu
Akhirnya kita sadar bahwa yang penting adalah Pendidikan supaya BISA menjalani hidup sendiri, seperti makan, minum, tidur, buang hajat dan tidak bisa diwakilkan.
Menemukan Makna KEHIDUPAN
Sugih Tanpa Banda – Sakti Tanpa Aji – Menang Tanpa Ngasorake - Lengser keprabon, Madeg Pandito
Apa yang diupayakan mati-matian selama hidup, akhirnya berujung pada hanya untuk
‘Makan 3 X sehari”, lebih dari itu jadi penyebab penyakit.
Kalau malam hanya berdoa supaya tidur nyenyak meski di ranjang emas. Kalau harus minum obat tidur, hanya “fiktif”
Abang becak yang tidur pulas di becaknya hidup lebih bahagia.
Warisan sampai 7 turunan, kalau anaknya malas dan tidak mau belajar akan habis.
Kalau mau bekerja dan belajar, maka anak bisa cari sendiri lebih banyak.
Anak yang berhasil, akan menyerahkan warisan orang tuanya pada yang belum berhasil.
Kalau semua sudah berhasil akan menyumbang untuk amal atau negara yang sedang menghadapi kesulitan atau perdamaian dunia.
Kalau Perang Dunia III, semua akan musnah termasuk Lembaga Asuransi yang melindungi
SEANDAINYA ENGKAU TAHU HIDUP BAKAL SEPERTI ITU
Untuk apa harus ada Perang Dunia I dan II korban 120 juta manusia.
Konflik antar etnis, orang beragama yang mempunyai misi sama mau menyelamatkan manusia dan seluruh alam semesta. Seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik?
Mengapa harus menggunakan teror, senjata kimia, biologis dan pemusnah massal sekedar untuk mempertahankan “delusion”?
“Orang yang bisa melihat, akan melangkah lebih pasti; Ketimbang
orang buta dituntun orang yang dipercaya. Demikian juga orang yang telah mengalami pencerahan, Akan bertindak lebih pasti ketimbang yang hanya patuh pada kebiasaan dan kitab” (David Baird, A
Thousand Paths to WISDOM)