• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

Page 0

JAKART A 11610

REVIU

RENSTRA

PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT

TAHUN 2017

PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT

Jl. Pesanggrahan Raya No.32 Kembangan Jakarta Barat 11610

Telp./Fax. (021) 58352092 / (21) 58352094

Website : pa-jakartabarat.go.id Email : [email protected]

(2)

REVIU RENSTRA 2017 Page 1

KATA PENGANTAR

Bismillahirahmanirahim

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT., karena atas berkat dan rahmat-Nya, Pengadilan Agama Jakarta Barat telah berhasil menyusun Review Rencana Strategis (Renstra) untuk Tahun 2017.

Substansi dari Renstra Pengadilan Agama Jakarta Barat ini pada hakekatnya merupakan pernyataan komitmen bersama mengenai upaya terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja serta cara pencapaiannya melalui pembinaan, penataan, perbaikan, penertiban, penyempurnaan dan pembaharuan terhadap sistem, kebijakan peraturan perundang-undangan kelembagaan peradilan termasuk pembinaan terhadap sikap dan perilaku aparatur peradilan serta pengawasan dan pengendalian manajemen, agar tercapai efektivitas, efisiensi dan produktivitas dalam mewujudkan dan mencapai

cita-cita Pengadilan Agama Jakarta Barat sebagaimana visinya yaitu menjadi

“ PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT YANG PROFESIONAL, MODERN, DAN TRANSPARAN ”

Penyusunan Review Rencana Strategis (Renstra) Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahun 2017 dimaksudkan sebagai upaya terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja serta cara pencapaiannya bagi Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk mencapai tujuan dan sasaran strategis dengan program dan kegiatan untuk seluruh indikator kinerja guna memenuhi target yang telah ditetapkan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan Visi dan Misi Pengadilan Agama Jakarta Barat.

(3)
(4)

REVIU RENSTRA 2017 Page 3

DAFTAR ISI

Halaman

Kata Pengantar ……….. i

Daftar Isi ……….. iii

Bab I Pendahuluan 1. Kondisi Umum……….. 1

2. Potensi Dan Permasalahan ………... 6

Bab II Visi, Misi, Dan Tujuan 1. Visi Dan Misi ……… 13

2. Tujuan Dan Sasaran ……….. 14

3. Indikator Kinerja Utama ……… 15

4. Program Dan Kegiatan ……….. 17

Bab III Arah Kebijakan Dan Strategi 1. Arah Pembaharuan Fungsi Teknis dan Manajemen Perkara….. 23

2. Arah Pembaharuan Fungsi Pendukung……….. 24

3. Arah Pembaharuan Akuntabilitas ………. 24

Bab IV Penutup ……… 26 Lampiran-Lampiran ………..

1. SK Penyusunan Review Rencana Strategis Tahun 2017 2. Indikator Kinerja Utama (IKU)

3. Matriks Rencana Strategis Tahun 2017

(5)

REVIU RENSTRA 2017 Page 4

BAB I

PENDAHULUAN

I. KONDISI UMUM

Reformasi sistem peradilan membawa perubahan yang mendasar bagi peran Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam menjalankan tugas dan fungsi pokoknya, dibidang Administrasi, Organisasi, Perencanaan dan Keuangan.

Pengadilan Agama Jakarta Barat merupakan lingkungan Peradilan Agama di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Pengadilan Agama Jakarta Barat merupakan peradilan tingkat pertama dibawah yuridiksi Pengadilan Tinggi Agama Jakarta sebagai kawal depan Mahkamah Agung Republik Indonesia bertugas dan berwenang menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara yang masuk di tingkat pertama.

Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam menjalankan tugas dan fungsinya tersebut adalah untuk mendukung tercapainya visi dan misi Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai lembaga pelaksana kekuasaan kehakiman di Indonesia.

Sebagai lembaga yudikatif Pengadilan Agama Jakarta Barat merupakan Pengadilan Tingkat Pertama di bawah kekuasaan Mahkamah Agung, juga mempunyai tanggungjawab untuk melaksanakan tugas dan fungsi yang diamanatkan kepada masyarakat dan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

Kewajiban tersebut dijabarkan dengan menyiapkan, menyusun, dan menyampaikan laporan kinerja secara tertulis, periodic, dan melembaga.

(6)

REVIU RENSTRA 2017 Page 5

Pengadilan Agama Jakarta Barat, gedung kantornya terletak di Jl. Pesanggrahan Raya No.32 Kembangan Jakarta Barat dibangun dua tahap dengan

Anggaran DIPA Tahun 2014/2015, dan ditempati sejak tanggal 26 Januari 2015.

Wilayah yuridiksi Pengadilan Agama Jakarta Barat meliputi 8 (delapan) Kecamatan dengan 56 (lima puluh enam) Kelurahan, yaitu :

1. Kecamatan Kebon Jeruk, mewilayahi 7 (tujuh) Kelurahan yaitu : 1) Kelurahan Kebun Jeruk.

2) Kelurahan Sukabumi Utara.

3) Kelurahan Sukabumi Selatan.

4) Kelurahan Kelapa Dua.

5) Kelurahan Duri Kepa.

6) Kelurahan Kedoya Selatan.

7) Kelurahan Kedoya Utara.

2. Kecamatan Cengkareng mewilayahi 6 (enam) Kelurahan, yaitu : 1) Kelurahan Cengkareng Timur.

2) Kelurahan Cengkareng Barat.

3) Kelurahan Kapuk.

4) Kelurahan Rawa Buaya.

5) Kelurahan Duri Kosambi.

6) Kelurahan Kedaung Kali Angke

3. Kecamatan Grogol Petamburan mewilayahi 7 (tujuh) Kelurahan, yaitu : 1) Kelurahan Grogol.

2) Kelurahan Tanjung Duren Utara.

3) Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

4) Kelurahan Tomang.

(7)

REVIU RENSTRA 2017 Page 6 5) Kelurahan Jelambar.

6) Kelurahan Jelambar Baru.

7) Kelurahan Wijaya Kusuma.

4. Kecamatan Tambora mewilayahi 11 (sebelas) Kelurahan, yaitu : 1) Kelurahan Tambora.

2) Kelurahan Tanah Sareal.

3) Kelurahan Duri Utara.

4) Kelurahan Duri Selatan.

5) Kelurahan Angke.

6) Kelurahan Roa Malaka.

7) Kelurahan Pekojan.

8) Kelurahan Jembatan Besi.

9) Kelurahan Jembatan Lima.

10) Kelurahan Kali Anyar.

11) Kelurahan Krendang

5. Kecamatan Taman Sari mewilayahi 8 (delapan) Kelurahan, yaitu : 1) Kelurahan Taman Sari.

2) Kelurahan Glodok.

3) Kelurahan Keagungan.

4) Kelurahan Krukut.

5) Kelurahan Tangki.

6) Kelurahan Maphar.

7) Kelurahan Mangga Besar.

8) Kelurahan Pinangsia.

6. Kecamatan Palmerah mewilayahi 6 (enam) Kelurahan, yaitu :

(8)

REVIU RENSTRA 2017 Page 7 1) Kelurahan Palmerah.

2) Kelurahan Kota Bambu Utara.

3) Kelurahan Kota Bambu Selatan.

4) Kelurahan Kemanggisan.

5) Kelurahan Jati Pulo.

6) Kelurahan Slipi.

7. Kecamatan Kembangan mewilayahi 6 (enam) Kelurahan, yaitu:

1) Kelurahan Kembangan Selatan.

2) Kelurahan Kembangan Utara.

3) Kelurahan Meruya Utara.

4) Kelurahan Meruya Selatan.

5) Kelurahan Srengseng.

6) Kelurahan Joglo.

8. Kecamatan Kalideres mewilayahi 5 (lima) Kelurahan, yaitu : a. Kelurahan Kalideres.

b. Kelurahan Tegal Alur.

c. Kelurahan Kamal.

d. Kelurahan Semanan.

e. Kelurahan Pegadungan.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya Pengadilan Agama Jakarta Barat diamanatkan untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra). Amanat tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Perencanaan strategis adalah suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai

(9)

REVIU RENSTRA 2017 Page 8 dengan 5 (lima) tahun secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada pada lingkungan Pengadilan Agama Jakarta Barat. Rencana Strategis ini dijabarkan ke dalam program yang kemudian diuraikan kedalam rencana tindakan. Rencana Strategis ini kelak didukung dengan anggaran yang memadai, dilaksanakan oleh sumber daya manusia yang kompeten, ditunjang sarana dan prasarana serta memperhitungkan perkembangan lingkungan Pengadilan Agama Jakarta Barat, baik lingkungan internal maupun external sebagai variable strategis.

Reformasi birokrasi yang telah dilaksanakan pada Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir yaitu tahun 2009-2014 telah menunjukkan peningkatan hasil dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Hal itu dapat dilihat antara lain : Pertama, meningkatnya publikasi putusan dan transparansi peradilan agama melalui website Pengadilan Agama Jakarta Barat sehingga keterbukaan informasi kepada masyarakat dapat terpenuhi.

Kedua, adanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di lingkungan Pengadilan Agama Jakarta Barat dengan telah diikutsertakannya Hakim/pegawai pada beberapa kegiatan Bimbingan Teknis jabatan terkait dan telah diselenggarakannya DDTK di Pengadilan Agama Jakarta Barat, sehingga dapat meningkatkan kinerja aparat Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Ketiga, telah tersedianya sarana dan prasarana yang memadai di Pengadilan Agama Jakarta Barat terutama dengan telah selesainya pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Agama Jakarta Barat yang telah prototype.

(10)

REVIU RENSTRA 2017 Page 9 Keberhasilan reformasi birokrasi tersebut beserta sejumlah potensi yang telah dikembangkan di Pengadilan Agama Jakarta Barat diharapkan dapat menjadi modal dalam melanjutkan pembaruan peradilan khususnya untuk jangka waktu lima tahun kedepan, dan berguna untuk mendukung tercapainya visi dan misi Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai lembaga pelaksana kekuasaan kehakiman di Indonesia.

II. POTENSI DAN PERMASALAHAN

1.

Kekuatan (Strength)

Kekuatan Pengadilan Agama Jakarta Barat mencakup hal-hal yang memang sudah diatur dalam peraturan/perundang-undangan sampai dengan hal-hal yang dikembangkan kemudian, yaitu :

1) Merupakan provost (kawal depan) di wilayah hukum Kotamadya Jakarta Barat ;

2) Pengadilan Agama Jakarta Barat merupakan unsur Muspida dan memiliki hubungan baik dengan Pemerintah Daerah DKI Jakarta khususnya Pemerintah Daerah Kotamadya Jakarta Barat;

3) Adanya undang undang yang mengatur kewenangan Pengadilan Agama Jakarta Barat selaku Pengadilan Tingkat Pertama ;

4) Dalam aspek Proses Peradilan, Putusan Pengadilan Agama Jakarta Barat

sudah dapat diunduh/ diakses cepat oleh masyarakat melalui

(11)

REVIU RENSTRA 2017 Page 10 website Pengadilan Agama Jakarta Barat maupun website Mahkamah Agung R I ;

5) Sudah memakai sistem manajemen perkara berbasis teknologi informasi, yaitu :

a. Aplikasi SIADPA b. Aplikasi Arsip Digital

c. Aplikasi Tabayun (Bantuan Panggilan Luar) d. Aplikasi Manajemen Perkara

e. Aplikasi Keuangan Perkara f. Aplikasi Akta Cerai

g. Aplikasi Materei

h. Aplikasi Pembuatan Gugatan Otomatis i. Aplikasi Pendaftaran Perkara Online

6) Sudah memakai sistem manajemen umum berbasis teknologi informasi, yaitu :

a. Aplikasi Komdanas

b. Aplikasi SIMPEG / SIKEP c. Aplikas Pelaporan SIMAK-BMN d. Aplikasi SAIBA

7) Pengadilan Agama Jakarta Barat masuk peringkat ke 10 sebagai pengguna Aplikasi SIADPA Nasional ;

8) Salah seorang pegawai Pengadilan Agama Jakarta Barat adalah Ahli IT sebagai anggota Tim Nasional SIADPA PLUS.

(12)

REVIU RENSTRA 2017 Page 11 2. Kelemahan (Weaknesa)

Kelemahan-kelemahan yang ada di Pengadilan Agama Jakarta Barat dapat diperinci dalam beberapa aspek, yaitu :

1) Aspek Pelayanan Peradilan

 Belum memiliki mekanisme evaluasi yang dapat mengukur kepuasan masyarakat pencari keadilan di wilayah hukum Pengadilan Agama Jakarta Barat.

 Kurang didukung sarana Teknologi Informasi yang memadai.

2) Aspek Sumber Daya Aparatur Peradilan

 Rekruitmen PNS yang diterima belum sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kerja yang dibutuhkan di Pengadilan Agama Jakarta Barat.

 Jumlah Pegawai staf tidak sebanding dengan beban kerja yang harus dlaksanakan di bagiannya.

3) Aspek Pengawasan dan Pembinaan

 Belum diterapkannya evaluasi penilaian kinerja

 Belum adanya sistem reward & punishment untuk mengontrol kinerja aparat peradilan

4) Aspek Tertib administrasi dan manajemen peradilan

 Pembinaan mengenai sistem manajemen perkara berbasis teknologi informasi belum dilaksanakan secara rutin.

(13)

REVIU RENSTRA 2017 Page 12 5) Aspek Sarana dan Prasarana

 Anggaran yang diterima Pengadilan Agama Jakarta Barat dari pusat belum sesuai dengan kebutuhan dan rencana yang diajukan;

 Belum mempunyai gedung arsip yang memadai secara kuantitas.

3. Peluang (Opportunities)

Berikut adalah peluang-peluang yang dimiliki Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk melakukan perbaikan ditinjau dari beberapa aspek :

1) Aspek Pelayanan Peradilan

 Komitmen dari semua unsure pimpinan dan pegawai Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk berbuat dan bertekad meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat pencari keadilan.

 Koordinasi yang sudah terlaksana perlu ditingkatkan agar mempermudah pelaksanaan tugas.

 Adanya aplikasi yang mempermudah proses penyelesaian perkara dan administrasi umum serta adanya website Pengadilan Agama Jakarta Barat yang mempermudah akses informasi dan proses

berperkara kepada masyarakat.

 Tersedia Aplikasi Pendaftaran Online melalui website Pengadilan Agama Jakarta Barat.

 Tersedianya Aplikasi SMS Center yang dapat mengakomodir informasi yang dibutuhkan masyarakat.

(14)

REVIU RENSTRA 2017 Page 13 2) Aspek Sumber Daya Aparatur Peradilan

 Adanya tunjangan kinerja/ remunerasi sebagai motivasi dalam peningkatan kinerja

 Adanya sosialisasi, bimbingan teknis, pelatihan DDTK yang dilaksanakan Pengadilan Agama Jakarta Barat maupun Mahkamah Agung untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia

3) Aspek Pengawasan dan Pembinaan

 Adanya kegiatan pengawasan yang dilaksanakan secara berkala baik secara internal oleh Hakim Pengawas Bidang, maupun secara eksternal ke Pengadilan Agama sewilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.

4) Aspek Tertib administrasi dan manajemen peradilan

 Dukungan dan koordinasi yang baik antar Pengadilan Agama dan antar pejabat diwilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.

5) Aspek Sarana dan Prasarana

 Sudah tersedianya fasilitas Teknologi Informasi di Pengadilan Agama Jakarta Barat berupa server, internet, dan website Pengadilan Agama Jakarta Barat.

 Sudah diperoleh dasar acuan kerja dengan diraihnya sertifikat ISO 9001:2015 pada tahun 2016.

4. Tantangan yang dihadapi (Threats)

(15)

REVIU RENSTRA 2017 Page 14 Adapun tantangan-tantangan di Pengadilan Agama Jakarta Barat yang dihadapi dan harus dipikirkan cara terbaik untuk tetap dapat melakukan perbaikan sebagaimana yang diharapkan, yaitu :

a. Aspek Pelayanan Peradilan

 Belum tersedianya suatu alat pengukur kepuasan pengguna jasa pengadilan ditengah tuntutan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.

b. Aspek Sumber Daya Aparatur Peradilan

 Personil di Pengadilan Agama Jakarta Barat belum seluruhnya menguasai visi dan misi Pengadilan Agama Jakarta Barat.

c. Aspek Pengawasan dan Pembinaan

 Belum adanya sistem reward & punishment untuk mengontrol kinerja aparat peradilan.

d. Aspek Tertib administrasi dan manajemen peradilan

 Belum adanya payung hukum terhadap system administrasi pengadilan Agama (SIADPA) yang berbasis Teknologi Informasi sehingga sistim manual masih tetap dipergunakan.

 Belum semua pegawai teknis memahami implementasi SIPP yang dilaksanakan pada system manajemen perkara di Pengadilan Agama Jakarta Barat.

 Kemacetan sering menjadi kendala dalam mengikuti rapat-rapat koordinasi sehingga tidak sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

(16)

REVIU RENSTRA 2017 Page 15 e. Aspek Sarana dan Prasarana

 Anggaran yang diberikan pusat untuk pengadaan sarana dan prasarana tidak sesuai dengan kebutuhan

 Terbatasnya alat pendukung pelaksanaan tugas (PC dan Printer) yang tersedia di Pengadilan Agama Jakarta Barat sehingga menghambat proses pelayanan prima terhadap masyarakat pencari keadilan.

 Belum tersedia Ruang Arsip yang memadai sehingga penyimpanan Arsip masih belum tertata dengan maksimal.

(17)

REVIU RENSTRA 2017 Page 16

BAB II

VISI, MISI DAN TUJUAN

1. VISI DAN MISI

Rencana Strategis Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahun 2017 merupakan komitmen bersama dalam menetapkan kinerja dengan tahapan-tahapan yang terencana dan terprogram secara sistematis melalui penataan, penertiban, perbaikan pengkajian, pengelolaan terhadap sistem kebijakan dan peraturan perundangan- undangan untuk mencapai efektivas dan efesiensi.

Selanjutnya untuk memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai pedoman dan tolok ukur kinerja Pengadilan Agama Jakarta Barat diselaraskan dengan arah kebijakan dan program Mahkamah Agung yang disesuaikan dengan rencana pembangunan nasional yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Nasional Jangka Panjang (RPNJP) 2005 - 2025 dan sebagai pedoman dan pengendalian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan Pengadilan dalam mencapai visi dan misi serta tujuan organisasi pada tahun 2015 - 2019.

Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan untuk mewujudkan tercapainya tugas pokok dan fungsi Pengadilan Agama Jakarta Barat. Visi Pengadilan Agama Jakarta Barat mengacu pada Visi Mahkamah Agung RI adalah :

“ TERWUJUDNYA PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT YANG PROFESIONAL, MODERN, DAN TRANSPARAN ”

(18)

REVIU RENSTRA 2017 Page 17 Dalam Visi tersebut, tercermin harapan terwujudnya Pengadilan Agama yang modern, indenpenden, bertanggungjawab, kredibel, menjunjung tinggi hukum dan keadilan. Dan untuk mencapai visi tersebut, Pengadilan Agama Jakarta Barat menetapkan misi sebagai berikut :

1) Meningkatkan Sarana Dan Prasarana yang modern untuk pelayanan publik;

2) Meningkatkan profesionalitas aparatur Pengadilan Agama Jakarta Barat.

3) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.

4) Meningkatkan publikasi dan transparansi peradilan dengan dukungan Teknologi Informasi.

2. TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai dengan lima tahun ke depan dan tujuan ditetapkannya mengacu kepada pernyataan visi dan misi Pengadilan Agama Jakarta Barat. Adapun Tujuan yang hendak dicapai Pengadilan Agama Jakarta Barat adalah sebagai berikut : 1) Terciptanya birokrasi yang bersih dan akuntabel;

2) Terciptanya birokrasi yang efektif dan efisien; serta

3) Terciptanya birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas.

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Sasaran strategis yang hendak dicapai Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam Tahun 2017 adalah sebagai berikut :

1) Meningkatnya penyelesaian perkara.

(19)

REVIU RENSTRA 2017 Page 18 2) Meningkatnya tertib administrasi keperkaraan.

3) Meningkatnya aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces to justice).

4) Meningkatnya akseptabilitas putusan Hakim.

5) Meningkatnya kualitas SDM.

6) Meningkatnya Kualitas Pengawasan.

3. INDIKATOR KINERJA UTAMA

Indikator kinerja utama diperlukan sebagai tolok ukur atas keberhasilan sasaran strategis dalam mencapai tujuan. Hubungan tujuan, sasaran dan indikator kinerja utama dapat digambarkan sebagai berikut :

No. KINERJA UTAMA INDIKATOR KINERJA

1 Peningkatan

Penyelesaian Perkara

1) Persentase Perkara yang diselesaikan melalui mediasi

2) Persentase Penyelesaian Tunggakan Perkara 3) Persentase Penyelesaian Perkara

2 Peningkatan Tertib Administrasi Perkara

1) Persentase berkas yang diajukan Banding, Kasasi, dan PK yang disampaikan secara lengkap

2) Persentase berkas yang diregister dan siap disidangkan ke Majelis

3) Persentase penyampaian Pemberitahuan Pemanggilan Sidang tepat waktu

4) Persentase penyampaian Pemberitahuan Relaas Putusan tepat waktu, tempat, dan para pihak.

5) Persentase Penyitaan tepat waktu dan tempat

(20)

REVIU RENSTRA 2017 Page 19 3 Peningkatan

aksesibilitas

masyarakat terhadap peradilan (acces to justice)

1) Persentase proses penyelesaian perkara yang dapat dipublikasikan

2) Persentase Penyelesaian Pengaduan Masyarakat melalui Meja Informasi 3) Persentase Penyelesaian Pengaduan

Masyarakat

4) Persentase Putusan Perkara yang diunggah ke Website

5) Persentase Pengelolaan Arsip Digital 4 Peningkatan

akseptabilitas putusan Hakim

1) Persentase penurunan upaya hukum:

- Banding - Kasasi

- Peninjauan Kembali

2) Persentase kepatuhan terhadap putusan pengadilan

5 Peningkatan Kualitas SDM (Sumber Daya manusia)

1) Persentase Pegawai yang lulus Diklat Teknis Yudisial

2) Persentase Pegawai Yang Lulus Diklat Non Teknis Yudisial

3) Persentase kegiatan peningkatan ketrampilan pegawai

4) Persentase penyelenggaraan Adminisrasi Perkantoran

6 Peningkatan Kualitas Pengawasan

1) Persentase Pengaduan yang ditindaklanjuti 2) Persentase Temuan Pengawasan Internal

Yang Ditindaklanjuti

3) Persentase Temuan Pengawasan Eksternal Yang Ditindaklanjuti

4) Persentase Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja

(21)

REVIU RENSTRA 2017 Page 20 4. PROGRAM DAN KEGIATAN

Enam sasaran strategis tersebut merupakan arahan bagi Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan dan membuat rincian Program dan Kegiatan Pokok yang akan dilaksanakan sebagai berikut :

4.1. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama

Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama merupakan program untuk mencapai sasaran strategis dalam hal penyelesaian perkara, tertib administrasi perkara, dan aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan serta untuk mewujudkan Akseptabilitas Putusan Hakim. Kegiatan Pokok yang dilaksanakan Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam pelaksanaan Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama adalah :

1) Peningkatan Penyelesaian Perkara, meliputi :

a. Penanganan perkara melalui mediasi, dengan menyediakan sarana dan prasarana mediasi yang representatif.

b. Penanganan dan penyelesaian tunggakan perkara dan perkara yang diterima secara efektif dan efisien sesuai ketentuan hukum yang berlaku, kegiatannya meliputi :

- Pelaksanaan minutasi berkas perkara sesuai ketentuan.

- Mengelola penerimaan Keuangan Perkara.

- Menerbitkan Akta Cerai dan menyerahkannya kepada para pihak sesuai ketentuan.

- Pelayanan pemberian data kepaniteraan.

- Pengelolaan Arsip Digital.

(22)

REVIU RENSTRA 2017 Page 21 - pelaporan perkara secara berkala.

2) Melaksanakan tertib administrasi perkara, meliputi :

a. Penyampaian berkas perkara Banding, Kasasi, dan atau PK secara lengkap.

b. Penanganan berkas perkara yang diregister dan siap disidangkan oleh Majelis Hakim.

c. Penyampaian Pemberitahuan Pemanggilan Sidang tepat waktu.

d. Penyampaian Pemberitahuan Relaas Putusan tepat waktu, tempat, dan para pihak.

e. Pelaksanaan penyitaan tepat waktu dan tempat.

f. Penyelesaian Perkara Prodeo untuk masyarakat tidak mampu.

3) Meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces to justice), meliputi :

a. Publikasi proses penyelesaian perkara melalui website.

b. Pelayanan informasi melalui Meja Informasi ;

c. Pelayanan dan penyelesaian pengaduan masyarakat melalui Meja Informasi.

d. Penyelesaian pengaduan masyarakat secara online melalui Website.

e. Menyelenggarakan pelayanan bantuan hukum pada POSBAKUM bekerjasama dengan pihak ketiga.

4) Meningkatkan akseptabilitas Putusan Hakim, dengan cara :

(23)

REVIU RENSTRA 2017 Page 22 a. Mengupayakan penurunan upaya hukum Banding, Kasasi, dan atau

Peninjauan Kemballi (PK)..

b. Mengupayakan peningkatan kepatuhan para pihak terhadap Putusan Pengadilan, dengan cara meningkatkan kualitas putusan sehingga masyarakat merasa puas dengan hasil persidangan dan tidak mengajukan eksekusi.

5) Meningkatkan kualitas Putusan ;

6) Menurunkan permohonan Eksekusi dari masyarakat.

7) Memberdayakan pejabat humas Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk memberikan informasi hukum kepada masyarakat.

8) Menerapkan fungsi-fungsi manajemen modern dalam menata dan mengelola Pengadilan Agama Jakarta Barat (planning, organizing, actuating/ executing, controoling/ evaluating).

9) Melaksanakan pengkajian dan sosialisasi hukum formil dan materil serta analisis kasus.

4.2. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung

Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung dibuat untuk mencapai sasaran strategis menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan menyelenggarakan pengawasan yang berkesinambungan, serta merealisasikan anggaran tepat guna dan tepat waktu. Kegiatan pokok yang dilaksanakan dalam program ini adalah :

(24)

REVIU RENSTRA 2017 Page 23 1) Meningkatkan Pengawasan Kinerja Dan Penilaian Pelaksanaan

Tugas Aparatur Pengadilan, meliputi : a. Pelaksanaan Rapat Koordinasi.

b. Menindaklanjuti temuan pengawasan internal yang dilakukan oleh Hakim Pengawas Bidang.

c. Menindaklanjuti temuan pengawasan eksternal yang dilakukan oleh Tim Pengawas dari Instansi terkait lain.

d. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan Program Kerja.

2) Meningkatkan Kualitas SDM, dengan cara :

a. Mengikutsertakan pegawai pada Diklat/Bimtek Teknis Yustisial.

b. Mengikutsertakan pegawai pada Diklat/Bimtek Non Teknis Yustisial.

c. Menyelenggarakan dan atau mengikutsertakan pegawai pada Diskusi Peningkatan Ketrampilan Pegawai.

d. Melaksanakan DDTK terkait tugas fungsional/structural secara berkala.

3) Meningkatkan Tertib Perencanaan Dan Pengelolaan Administrasi Umum, meliputi :

a. Penyusunan Program Kerja dan Laporan Tahunan.

b. Penyelenggaraan Administrasi Kepegawaian : b.1. Pengelolaan Absensi Pegawai.

b.2. Pembuatan Surat Tugas.

b.3. Pengusulan Kenaikan Pangkat, Pensiun, Mutasi Pegawai.

(25)

REVIU RENSTRA 2017 Page 24 b.4. Pembuatan Surat Keputusan Ketua Pengadilan.

b.5. Pengelolaan Cuti Pegawai.

b.6. Pengelolaan Data Pegawai pada Komdanas.

c. Penyelenggaraan Administrasi Keuangan : c.1. Pengelolaan penerimaan Anggaran DIPA.

c.2. Pengelolaan Realisasi Anggaran DIPA secara tepat guna dan tepat waktu.

c.3. Pelaporan Keuangan secara berkala dan tepat waktu.

d. Penyelenggaraan Administrasi Umum : d.1. Pengelolaan Surat-surat Dinas.

d.2. Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).

d.3. Pengelolaan SIMAK-BMN dan pelaporannya secara berkala.

4) Pelatihan penerapan teknologi informasi dalam rangka menunjang tupoksi.

5) Melaksanakan pembinaan bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Jakarta Barat.

6) Mengoptimalkan penggunaan fasilitas teknologi informasi untuk mewujudkan percepatan administrasi perkara dan kesekretariatan.

7) Mengoptimalkan pemanfaatan website Pengadilan Agama Jakarta Barat untuk menyediakan informasi tentang proses peradilan dan penyelengaraan administrasi kesekretariatan.

(26)

REVIU RENSTRA 2017 Page 25 4.3. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah

Agung

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung bertujuan untuk mencapai sasaran strategis dalam penyediaan sarana dan prasarana. Kegiatan pokok program ini adalah pengadaan sarana dan prasarana di lingkungan peradilan tingkat banding dan tingkat pertama.

Kegiatan Pokok yang dilaksanakan Pengadilan Agama Jakarta Barat dalam pelaksanaan Program pada Tahun 2017 adalah :

1. Penambahan Alat Pengolah Data Dan Komunikasi pendukung SIPP.

2. Penambahan Alat Pengolah Data Dan Komunikasi pendukung Kesekretariatan.

3. Pengembangan Teknologi Informasi melalui dengan pengadaan Anti Virus.

(27)

REVIU RENSTRA 2017 Page 26

BAB III

ARAH DAN KEBIJAKAN STRATEGIS

Adapun arah dan kebijakan strategis yang ditetapkan Pengadilan Agama Jakarta Barat berdasarkan Indikator Kinerja Utama Tahun 2017 adalah sebagai berikut : 1. Arah Pembaharuan Fungsi Teknis dan Manajemen Perkara

1.1 Arah Pembaharuan Fungsi Teknis.

a. Penyelesaian Perkara secara efektif dan efisien, dengan tujuan : 1) Meningkatkan kualitas putusan;

2) Memudahkan Pimpinan menyelesaikan permasalahan hukum;

3) Mengurangi jumlah perkara mengajukan upaya hukum Banding, Kasasi, PK;

b. Penerapan efektifitas pengawasan bidang, dengan tujuan : 1) Memudahkan pengawasan putusan;

2) Meningkatkan produktivitas dalam pemeriksaan perkara;

3) Mengembangkan kepakaran dan keahlian Hakim dalam mengadili perkara.

c. Penyederhanaan Proses Berperkara, dengan tujuan : 1) Meningkatkan akses keadilan pada masyarakat;

2) Mempercepat proses penyelesaian perkara;

3) Menekan biaya berperkara baik yang dikeluarkan para pihak maupun negara;

d. Penguatan Akses pada Keadilan, dengan tujuan :

(28)

REVIU RENSTRA 2017 Page 27 1) Memberikan kemudahan akses fisik kepada pencari keadilan;

2) Meringankan beban biaya berperkara untuk masyarakat miskin.

1.2 Arah Pembaharuan Manajemen Perkara.

a. Modernisasi Manajemen Perkara.

b. Penataan Ulang Organisasi Manajemen Perkara.

c. Penataan Ulang Proses Manajemen Perkara.

2. Arah Pembaharuan Fungsi Pendukung

1. Pembaharuan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).

2. Pembaharuan Peningkatan Sarana dan Prasarana.

3. Pembaharuan Pengelolaan Anggaran.

4. Pembaharuan Pengelolaan Aset.

5. Pembaharuan Teknologi Informasi (TI), meliputi : a) Peran TI dalam Pembaharuan Peradilan.

b) Sasaran Pemanfaatan Teknologi Informasi.

c) Pelaksanaan Implementasi.

3. Arah Pembaharuan Akuntabilitas 3.1 Pembaharuan Sistem Pengawasan :

a) Efektifitas Pelaksanaan Fungsi Pengawasan.

b) Penguatan SDM Pelaksana Fungsi Pengawasan.

c) Penggunaan Paramater Obyektif dalam Pelaksanaan Pengawasan.

d) Peningkatan Akuntabilitas dan Kualitas Pelayanan Pengaduan bagi Masyarakat.

(29)

REVIU RENSTRA 2017 Page 28 3.2 Pembaharuan Sistem Keterbukaan Informasi, meliputi :

a) Membangun Kultur Keterbukaan di Pengadilan.

b) Mengembangkan Mekanisme Akses Informasi yang Sederhana, Cepat, Tepat Waktu dan Biaya Ringan.

c) Membangun Struktur Organisasi dan Mengembangkan Kebijakan Pendukung.

d) Mengembangkan Mekanisme Pengawasan, Pengaduan dan Penyelesaian Keberatan, serta Insentif dan Disinsentif sehubungan dengan Pelaksanaan Pelayanan Informasi.

(30)

REVIU RENSTRA 2017 Page 29

BAB IV

P E N U T U P

Reviu rencana strategis (Renstra) Pengadilan Agama Jakarta Barat tahun 2017 diarahkan untuk merespon berbagai tantangan dan peluang sesuai dengan

tuntutan perubahan lingkungan strategis, baik yang bersifat internal maupun yang bersifat eksternal. Renstra ini merupakan upaya untuk menggambarkan peta permasalahan, titik-titik lemah, peluang tantangan, program yang ditetapkan, dan strategi yang akan dijalankan selama kurun waktu satu tahun kedepan, serta output yang ingin dihasilkan dan out come yang diharapkan.

Rencana stretegis Pengadilan Agama Jakarta Barat harus terus disempurnakan dari waktu kewaktu. Dengan demikian renstra ini bersifat terbuka dari kemungkinan perubahan. Melalui renstra ini diharapkan dapat membantu pelaksana pengelola kegiatan dalam melakukan pengukuran tingkat keberhasilan terhadap kegiatan yang dikelola.

Rencana Strategis (Renstra) Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahun 2017 merupakan bagian dari perencanaan jangka menengah Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahun 2015-2019 yang berisi tentang gambaran sasaran atau kondisi hasil yang akan dicapai dalam kurun waktu satu tahun kedepan oleh Pengadilan Agama Jakarta Barat berserta strategi yang akan dilakukan untuk mencapai sasaran sesuai dengan tugas, fungsi dan peran yang diamanahkan.

(31)

REVIU RENSTRA 2017 Page 30 Dengan Renstra ini pula, diharapkan unit-unit kerja dilingkungan Pengadilan Agama Jakarta Barat memiliki pedoman yang dapat dijadikan penuntun bagi pencapaian arah, tujuan dan sasaran program selama satu tahun yaitu tahun 2017, sehingga visi dan misi Pengadilan Agama Jakarta Barat dapat terwujud sebagaimana yang diharapkan dan sesuai pula dengan predikat pemegang sertifikat ISO 9001:2015 yang telah diperoleh dalam tahun 2016.

Rencana Strategis (Renstra) Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahun 2017 merupakan bagian dari perencanaan jangka menengah Pengadilan Agama Jakarta Barat Tahun 2015-2019 yang berisi tentang gambaran sasaran atau kondisi hasil yang akan dicapai dalam kurun waktu satu tahun kedepan oleh Pengadilan Agama Jakarta Barat berserta strategi yang akan dilakukan untuk mencapai sasaran sesuai dengan tugas, fungsi dan peran yang diamanahkan.

--- oooo O oooo ---

(32)

Page 31

MATRIKS RENCANA KINERJA TAHUN 2017

Visi : “ Terwujudnya Pengadilan Agama Jakarta Barat Yang Profesional, Modern, dan Transparan “ Misi : 1) Meningkatkan Sarana Dan Prasarana yang modern untuk pelayanan publik.

2) Meningkatkan profesionalitas aparatur Pengadilan Agama Jakarta Barat.

3) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.

4) Meningkatkan publikasi dan transparansi peradilan dengan dukungan Teknologi Informasi.

No. Sasaran Strategis

Indikator

Kinerja Target Kegiatan Anggaran

(Rp)

Penanggung Jawab

1 2 3 4 5 6 7

1. Meningkat- nya kinerja pelaksanaa n tugas teknis peradilan

a. Persentase penyelesaian tunggakan perkara Tahun 2016

100 % 1) Penyelenggaraan Penyidangan tunggakan perkara tahun 2016.

2) Penyelenggaraan Pemanggilan Sidang

3) Penyelesaian BAS perkara tahun 2016.

-- Ketua/Hakim/

Panitera

b. Persentase perkara yang diselesaikan Tahun 2017

80% 1) Penerimaan Perkara Tahun 2017 2) Penyelenggaraan Pemanggilan Sidang 3) Penyelesaian Perkara lebih dari 5 bulan 4) Penyelesaian Perkara kurang dari 5 bulan 5) Penyelesaian BAS.

-- Ketua/Hakim/

Panitera

c. Persentase penyelesaian mediasi para pihak

37% 1) Penyelenggaraan Mediasi para pihak.

2) Pelaporan Mediasi yang gagal dan mediasi yang berhasil.

-- Mediator/

Panitera

d. Persentase 87 % 1) Penyelesaian Berkas Perkara -- Panitera

(33)

REVIU RENSTRA 2017 Page 32 pengelolaan

perkara 3) Penyelenggaraan Meja Informasi.

4) Pembuatan Akta Cerai dan Salinan Putusan.

5) Penyampaian Relaas Panggilan

6) Penyampaian Relaas Pemberitahuan Isi Putusan

7) Penyelesaian Registerasi Perkara

8) Penyelesaian Bantuan Pemanggilan Perkara (Tabayun)

9) Penyelesaian Perkara Permohonan Eksekusi

e. Persentase penyelesaian Administrasi Keuangan Perkara

90% 1) Pengembalian Sisa Panjar.

2) Penyelenggaraan Administrasi Keuangan Perkara.

3) Penyelenggaraan Pembukuan Jurnal Keuangan.

4) Pembuatan Laporan Keuangan Perkara.

-- Panitera

2. Peningkata n Tertib Administras i Perkara

a) Persentase berkas yang diajukan Banding, Kasasi, dan PK yang disampaikan

85% 1) Penyampaian berkas Banding secara lengkap;

2) Penyampaian berkas Kasasi secara lengkap;

3) Penyampaian berkas Peninjauan Kembali

-- Panitera

(34)

REVIU RENSTRA 2017 Page 33 b) Persentase

berkas yang diregister dan siap disidang kan ke Majelis

100 % Penerimaan pendaftaran perkara di Meja Pendaftaran;

Registrasi berkas perkara ;

Pembuatan PMH ;

Penyerahan berkas perkara kepada Hakim untuk disidangkan Majelis.

-- Panitera

c) Persentase penyampaian Pemberitahuan Pemanggilan Sidang tepat waktu

90 % 1) Pembuatan relaas Panggilan Sidang sesuai instrument dari Hakim cq. Panitera

Pengganti.

2) Penyampaian relaas Panggilan tepat waktu.

3) Menyerahkan relaas panggilan untuk persidangan yang bersangkutan.

-- Panitera

d) Persentase penyampaian Pemberitahuan Putusan tepat waktu, tempat dan para pihak.

77 % 1) Pembuatan relaas Pemberitahuan Putusan sesuai instrument dari Hakim cq. Panitera Pengganti.

2) Penyampaian relaas Pemberitahuan Putusan tepat waktu, tempat, dan para pihak.

-- Panitera

e) Persentase penyitaan tepat waktu dan tempat

100 % Pelaksanaan Penyitaan sesuai peraturan

yang berlaku. -- Panitera

(35)

REVIU RENSTRA 2017 Page 34 Pelayanan

Bantuan Hukum

2) Pembayaran Jasa Pelayanan Hukum kepada pihak ketiga

3) Pembuatan Laporan Bulanan g) Persentase

pembayaran perkara prodeo

100% 1) Pembuatan Penetapan Prodeo.

2) Pembayaran biaya prodeo pada Kasir.

3) Pembuatan Laporan Realisasi Prodeo.

-- Panitera

h) Persentase Pelaporan Perkara

100% 1) Menghimpun Data Perkara dari Hakim dan unit lain terkait dengan Proses Perkara.

2) Membuat Laporan Perkara secara berkala Bulanan, Triwulan, Kwartal, Semester, dan Tahunan.

3) Mengirimkan Laporan kepada Instansi terkait.

-- Panitera

3. Peningkata n

aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces to justice)

a. Persentase proses penyelesaian perkara yang dapat

dipublikasikan

80% 1) Menginventarisir perkara yang dapat dipublikasikan.

2) Upload data perkara untuk kepentingan public

-- Panitera

b. Persentase penyelesaian pengaduan masyarakat melalui Meja Informasi

85% 1) Menerima pengaduan masyarakat melalui Meja Informasi.

2) Mempelajari kasus pengaduan dan mencari solusi sebagai penyelesaiannya.

3) Melaporkan hasil kepada Pimpinan.

-- Panitera

c. Persentase penyelesaian pengaduan

90% 1) Menerima dan menampung pengaduan masyarakat.

2) Membahas pengaduan tersebut dengan

-- Panitera

(36)

REVIU RENSTRA 2017 Page 35 3) Memanggil pihak-pihak yang terkait

dengan pengaduan tersebut.

4) Menjawab/ mengklarifikasi pengaduan dimaksud.

d. Persentase Putusan/Penet apan yang diunggah ke Website

80% 1) Melakukan scanning Putusan/Penetapan

2) Menganonimasi Putusan/Penetapan

3) Menguplode Putusan/Penetapan ke Website.

-- Panitera

e. Persentase pengelolaan Arsip Digital

80% 1) Melakukan pemilahan Arsip Perkara.

2) Melakukan scanning Arsip Perkara.

3) Mengumpulkan data scanning Arsip Perkara dan menyatukan dalam beberapa CD atau Plasdick.

4) Menata berkas Arsip Perkara dalam Lemari Arsip sesuai kode

CD.Plasdicknya.

5) Menyimpan Berkas Arsip dan CD ditempat yang aman.

-- Panitera

4 Peningkata n

akseptabilit as putusan

a) Persentase penurunan upaya hukum : Banding, Kasasi,

85% 1) Meningkatkan kualitas isi putusan/penetapan

2) Meningkatkan kualitas pengetikan putusan/penetapan

-- Hakim/

Panitera

(37)

REVIU RENSTRA 2017 Page 36

Kembali seminimal mungkin.

b) Persentase kepatuhan terhadap putusan pengadilan

90% 1) Menyerahkan Putusan/Penetapan sesegera mungkin kepada para pihak.

2) Menyelesaikan permohonan eksekusi

-- Hakim/

Panitera

5 Meningkat nya

Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)

a. Persentase pegawai yang ikut Diklat Teknis Yudisial

95% 1) Mengusulkan Pegawai yang telah ikut Bimtek PP untuk pengangkatan Jabatan PP.

2) Mengikutsertakan Hakim dan Pegawai pada Bimtek/Seminar terkait jabatan.

-- Sekretaris

b. Persentase pegawai yang ikut Diklat Non Yudisial

90% 1) Mengusulkan pejabat structural yang belum ikut Diklatpim.

2) Mengikutsertakan pegawai pada Bimtek terkait jabatan fungsional tertentu.

-- Sekretaris

c. Persentase kegiatan Peningkatan Ketrampilan PNS/Hakim

90% 1) Mengikutsertakan Hakim/Pegawai dalam kegiatan Diskusi/Seminar yang

diselenggarakan pihak ketiga.

2) Menyelenggarakan DDTK terkait pekerjaan Kepaniteraan.

3) Menyelenggarakan DDTK terkait pekerjaan Kesekretariatan.

-- Panitera &

Sekretaris

d. Persentase penyelenggaraa n Administrasi Perkantoran

95% 1) Menyelenggarakan Administrasi Kepegawaian, berupa :

 Updating Data Kepegawaian

 Pembenahan Berkas (Odner) Pegawai

-- Sekretaris

(38)

REVIU RENSTRA 2017 Page 37

 Pengajuan Usul Pensiun Pegawai

 Pengajuan Penghargaan Satya Karya Satya

 Pembuatan Surat-surat Tugas

 Pembuatan SK Kenaikan Gaji Berkala

 Penyelenggaraan Rapat Baperjakat

 Penyelenggaraan Rapat-Rapat Koordinasi

 Pembaharuan SK Ketua Pengadilan Agama

 Pembuatan SKP Pegawai

 Penerbitan Surat Cuti Pegawai

 Penyelenggaraan Pelantikan Jabatan

 Menyelenggarakan Pengisian Buku Induk Pegawai

-- Sekretaris

95% 2) Menyelenggarakan Administrasi Keuangan :

 Melaksanakan pembiayaan Kegiatan Non Operasional, berupa :

Sekretaris/

Kuasa Pengguna Anggaran a) Menyelenggarakan Pelantikan/

Pengambilan Sumpah Jabatan; 4.250.000 b) Melaksanakan Kegiatan Perjalanan

Biasa; 31.500.000

c) Melaksanakan Kegiatan Perjalanan

Dinas Dalam Kota; 10.120.000

(39)

REVIU RENSTRA 2017 Page 38 Koordinasi/ Jamuan Tamu;

 Mengajukan pembayaran Gaji dan Tunjangan Pegawai :

Sekretaris/

Kuasa Pengguna Anggaran

Pembayaran Gaji dan Tunjangan

Pegawai (13 bulan); 6.263.901.000

Pembayaran Remonerasi Non

Hakim (13 bulan) --

 Melaksanakan pembiayaan kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran :

Sekretaris/

Kuasa Pengguna Anggaran

Memenuhi Kebutuhan Sehari-hari

Perkantoran; 315.120.000

Melakukan pembayaran Langganan,

Daya dan Jasa 388.100.000

Perawatan Gedung dan Halaman

Kantor; 80.470.000

Belanja Barang Persediaan

Pemeliharaan; 500.000

Melakukan Perawatan Inventaris

Kantor; 169.842.000

Melakukan Pemeliharaan Jaringan; 9.730.000 Sekretaris/

Kuasa Pengguna

Melakukan pembayaran Honor 44.400.000

(40)

REVIU RENSTRA 2017 Page 39

Melaksanakan Pengadaan Baju

Seragam Pegawai Non Hakim; 28.800.000

Melaksanakan pengadaan Baju Seragam Pramubhakti dan SATPAM.

4.400.000

 Melaksanakan Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ;

-- Sekretaris

 Pembuatan SPM dan mengajukannya ke KPPN Jakarta VI;

 Pembuatan Laporan Keuangan Bulanan, Triwulan, Semesteran dan Tahunan;

 Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dengan PA. Jakarta Pusat sebagai Korwil dan KPKNL Jakarta;

 Pembuatan Buku Kas Umum (BKU);

 Menyelenggarakan Pembayaran Uang Makan, dan Honor-Honor Pengelola Kegiatan;

-- Sekretaris

100% 3) Menyelenggarakan Administrasi Umum, sebagai berikut :

 Penyelenggaraan Agenda Surat Masuk dan Keluar

 Penyelenggaraan Agenda Surat Masuk dan Keluar

-- Sekretaris

(41)

REVIU RENSTRA 2017 Page 40

 Penyelenggaraan Administrasi dan penyimpanan ATK.

 Penyelenggaraan Administrasi BMN dan penyimpanan barang Milik Negara.

 Menginput Barang Inventaris Kantor hasil pembelian/pengadaan baru kedalam Aplikasi SIMAK- BMN.

 Pembuatan Laporan SIMAK-BMN, dan rekonsiliasi dengan PTA Jakarta serta KPKNL Jakarta.

 Pembuatan KIB dan Penanggung Jawab Pemakai BMN.

 Penyelenggaraan Perawatan Gedung dan Halaman Kantor.

 Penyelenggaraan Perawatan Barang Inventaris Kantor (BMN).

 Pendataan Ulang Barang Inventaris Kantor (BMN).

 Menginventarisir Barang Inventaris Kantor sesuai klasifikasi kondisi barang.

 Menginput BMN dalam aplikasi SIMAK-BMN sesuai klasifikasi kondisi barang.

 Pengajuan Usul Penghapusan Barang Inventaris Kantor.

-- Sekretaris

(42)

REVIU RENSTRA 2017 Page 41 Perkantoran, meliputi :

 Melaksanakan pengembangan TI;

 Monitoring aktifitas website dan internet kantor;

 Penyusunan uraian tugas subbag.

Perencanaan, TI, dan Pelaporan;

 Publikasi dokumen terkait

Kesekretariatan melalui Website;

 Menyiapkan data dukung anggaran Tahun 2018;

 Membuat konsep Perjanjian Kinerja;

 Menghimpun Perjanjian Kinerja tiap- tiap unit kerja;

 Merencanakan kegiatan perawatan Gedung dan Halaman Kantor;

 Merencanakan kegiatan Perawatan Kendaraan Dinas Roda 4 dan Roda 2;

 Merencanakan kegiatan Perawatan Infentaris Kantor.

 Merencanakan peningkatan sarana dan prasarana kantor :

-- Sekretaris

a) Pengadaan Teknologi Informasi

(Anti Virus) ; 5.000.000 Sekretaris/

Kuasa Pengguna Anggaran b) Pengadaan Alat Pengolah Data

Dan Komunikasi Pendukung Kesekretariatan, berupa :

- Pengadaan PC ( 1 Unit ) 10.000.000 - Pengadaan Printer ( 1 Unit ) 2.500.000

(43)

REVIU RENSTRA 2017 Page 42

- Pengadaan Finger Scan (1 Unit

) 5.000.000

c) Pengadaan Alat Pengolah Data Dan Komunikasi Pendukung SIPP :

- Pengadaan Laptop ( 1 Unit ) 15.000.000 - Pengadaan PC ( 3 Unit ) 30.000.000 - Pengadaan Printer ( 3 Unit ) 7.500.000 - Pengadaan TV LED ( 1 Unit) 20.000.000

- Pengadaan UPS ( 2 Unit ) 20.000.000 Sekretaris/

Kuasa Pengguna Anggaran - Pengadaan ATR ( 1 Unit ) 27.000.000

- Pngadaan E-SKUM ( 1 Unit ) 20.000.000 5) Melakukan Penyusunan Program Kerja,,

berupa :

 Penetapan Sasaran Kinerja Tahun 2017.

 Membuat Penetapan Kinerja Th. 2017.

 Menyusun Rencana Kinerja Tahun 2018.

 Menyusun Review Renstra

 Menyusun Rencana Anggaran (RKAKL)

-- Sekretaris

(44)

REVIU RENSTRA 2017 Page 43 a. Program Kerja

b. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP)

c. Review SOP

d. LAKIP (LKjIP) e. Laporan Tahunan 6 Meningkat

nya Kualitas Pengawasa n

1) Persentase Temuan Pengawasan Internal dan Eksternal Yang

Ditindaklanjut i

85 % 1) Melaksanakan pengawasan melekat ; 2) Melaksanakan pengawasan internal oleh

Hakim Pengawas Bidang ;

3) Menindaklanjuti temuan Pengawasan Internal;

4) Menerima pengawasan eksternal;

5) Menindaklanjuti temuan Pengawasan Eksternal;

6) Melaporkan temuan pengawasan internal maupun pengawasan eksternal kepada PTA dan instansi terkait lain.

-- Ketua/Panitera /Sekretaris

2) Persentase Pengaduan Yang

Ditindaklanjut i

90 % 1) Menerima pengaduan masyarakat melalui Meja Informasi;

2) Memonitor dan merespons pengaduan masyarakat yang diterima secara online;

3) Membahas pengaduan yang diterima bersama Tim yang ditunjuk;

4) Menyelesaikan pengaduan yang diterima baik melalui meja Informasi maupun secara online;

5) Melaporkan tindaklanjut pengaduan masyarakat kepada PTA dan instansi terkait.

-- Panitera

3) Persentase

Rapat 95 % 1) Melaksanakan Rapat Koordinasi secara berkala;

2) Melaksanakan Rapat Koordinasi Terbatas;

-- Panitera/

Sekretaris

(45)

REVIU RENSTRA 2017 Page 44

Jakarta, Januari 2017

Pengadilan Agama Jakarta Barat

K e t u a , Sekretaris,

Drs. H. RUSMAN MALLAPI, SH. MH. YUNI WINARTI, SHI.

NIP. 19590417 198803 1 001 NIP. 19600609 198203 2 002

4) Persentase Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Tahun 2016

85 % 1) Melaksanakan evaluasi pelaksanaan Program Kerja Tahun 2016.

2) Menyelesaikan program kerja yang belum terlaksana;

3) Menentukan target kinerja untuk tahun berikutnya.

(46)

REVIU RENSTRA 2017 Page 45

Referensi

Dokumen terkait

161 Merebaknya Virus Covid-19 yang terjadi di Indonesia menyebabkan sentimen negatif terhadap pasar modal, sehingga para investor asing melarikan modal (posisi

Dalam perhitungan Nilai Pasar Wajar Surat Berharga Negara yang menjadi Portofolio Efek Reksa Dana Terproteksi, Manajer Investasi dapat menggunakan metode harga

Sampel penelitian menurut Suharsimi *1##+114 adalah sebagian atau wakil  populasi yang diteliti. 5alam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan sampel

Dari penelitian yang dilakukan pada system pengolahan data pada perpustakaan SMK AL-AMNANIYAH maka dapat dilihat bahwa pengolahan data menggunakan system yang

Konfigurasi Elektroda Schlumberger Merupakan konfigurasi yang hampir sama dengan Wenner, hanya saja jarak elekroda potensial dibiarkan tetap, pengukuran dilakukan

bulan menutupi sebagian bundaran matahari di daerah permukaan bumi berada pada bayangan kabur (penumbra) bulan sebagian sehingga ada bagian matahari yang tidak terlihat normal

Hasil dari dokumentasi ini digunakan untuk membantu peneliti dalam mengumpulkan data penelitian yang berkaitan dengan permasalahan dalam penelitian tindakan kelas yang

Dari segi desain, Toko Cuci Sepatu Medan ini citra yang ingin ditampilkan yaitu desain yang mewakili image Toko Cuci Sepatu pada umumnya yaitu Modern, Clean,