• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
122
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1. Kedudukan dan Koordinasi

Pelaksanaan kerja magang dilakukan di Accounting Clinic yang beralamat di Ruko Piazza Mozia Blok E9 No. 29, BSD City, Tangerang Selatan, 15331. Selama kerja magang, penulis ditempatkan di Divisi Accounting sebagai staf. Pelaksanaan kerja magang dikoordinir oleh Ibu Maria Paula Widyaningrum selaku Direktur Accounting Clinic. Sedangkan, untuk pelaksanaan tugas selama magang dilakukan di bawah bimbingan Bapak Herdityo Wibowo selaku supervisor bersama para staf senior di Accounting Clinic.

3.2. Tugas yang Dilaksanakan

Selama pelaksanaan kerja magang, tugas yang diberikan terkait dengan jasa accounting dan jasa perpajakan untuk perusahaan klien. Nama klien yang ditampilkan dalam laporan ini merupakan nama yang telah disamarkan demi menjaga kerahasiaan data-data informasi klien yang ditangani. Tugas-tugas yang dilakukan selama kerja magang adalah sebagai berikut:

(2)

3.2.1. Membuat Rekapitulasi Persediaan ke Ms. Excel

Persediaan adalah sejumlah barang jadi, bahan baku, dan barang dalam proses yang dimiliki perusahaan dengan tujuan untuk dijual atau diproses lebih lanjut. Persediaan merupakan salah satu aset perusahaan yang sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan perusahaan untuk memperoleh pendapatan (Kieso, et al, 2016). Tujuan membuat rekapitulasi persediaan adalah untuk menghitung jumlah persediaan dari setiap barang pada akhir periode. Dokumen yang digunakan untuk membuat rekapitulasi persediaan adalah file master Ms. Excel persediaan bulanan milik klien, file ending stock masing-masing gudang, file ending raw material dan aplikasi Jubelio milik klien. Langkah-langkah untuk membuat rekapitulasi persediaan ke Ms. Excel sebagai berikut:

1. Menerima file master Ms. Excel persediaan bulanan, file ending stock masing- masing gudang, file ending raw material, dan aplikasi Jubelio milik klien dari staf senior.

2. Membuka file master Ms. Excel berisi persediaan bulanan dan aplikasi Jubelio untuk meng-input nilai harga pokok masing-masing produk yang diperoleh dari staf senior.

3. Merekap jumlah persediaan akhir barang jadi dari file ending stock masing- masing gudang ke dalam file master Ms. Excel persediaan bulanan dan menghitung total akhir persediaan dengan mengalikan nilai ending stock dengan nilai HPP per masing- masing item.

(3)

4. Merekap jumlah persediaan bahan baku dari file ending raw material ke dalam rekapan file master Ms. Excel persediaan bulanan.

5. Setelah pekerjaan selesai, file master Ms. Excel persediaan bulanan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

3.2.2. Membuat Rekapitulasi Mutasi Rekening Koran ke Ms. Excel

Rekening koran adalah merupakan sebuah ringkasan proses transaksi keuangan yang menyeluruh dari suatu rekening bank. Transaksi tersebut dapat berupa rekening pribadi atau rekening suatu perusahaan (accurate.id). Rekening koran dapat memberikan informasi terkait alur keluar masuknya debit dan kredit nasabah. Tujuan dari membuat rekapitulasi mutasi rekening koran adalah untuk mencatat pengeluaran terkait pembayaran gaji terhadap karyawan. Dokumen yang digunakan untuk membuat rekapitulasi ke dalam Ms. Excel adalah rincian mutasi rekening koran dari staf senior. Langkah-langkah untuk membuat rekapitulasi mutasi rekening koran ke dalam Ms. Excel sebagai berikut:

1. Menerima file mutasi rekening koran milik klien dalam bentuk PDF yang diperoleh dari staf senior.

2. Membuat file baru Ms. Excel dengan format Transaction Date, Received, Spent, dan Description.

3. Meng-input nilai yang terdapat dalam mutasi rekening dimana nilai yang terdapat dalam akun kredit dalam mutasi bank dicatat di kolom received dan untuk nilai

(4)

yang terdapat dalam debit dalam mutasi bank dicatat di kolom spent dalam Ms.

Excel.

4. Setelah pekerjaan selesai, hasil rekapitulasi diserahkan kembali ke staf senior untuk di-review.

3.2.3. Melakukan Rekonsiliasi Akun Sales di General ledger dengan Lampiran PPN

Penjualan merupakan aktivitas dari siklus pendapatan, yang merupakan salah satu siklus sistem informasi akuntansi terkait penyediaan barang atau jasa kepada pelanggan. Penjualan tersebut sudah terekap di buku besar perusahaan yang terdapat dalam program MYOB. Dalam melakukan kegiatan rekonsiliasi penjualan diperlukan lampiran dokumen buku besar perusahaan dengan kategori akun yaitu penjualan dan lampiran pajak keluaran perusahaan. Langkah-langkah dalam melaksanakan pekerjaan ini adalah sebagai berikut:

1. Menerima buku besar (general ledger) perusahaan dalam bentuk Ms. Excel dan lampiran PPN dengan format PDF yang diperoleh dari staf senior.

2. Dalam tahap ini pekerjaan yang dilakukan dengan membagi total penjualan menjadi dua bagian yaitu Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang nilainya diperoleh dari total penjualan dikalikan 110% dan nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperoleh dari 10% dari DPP.

3. Selanjutnya mencocokkan nilai transaksi penjualan yang ada di buku besar

(5)

4. Dalam pekerjaan ini ada beberapa jumlah yang tercantum dalam lampiran PPN tetapi tidak tercatat di buku besar perusahaan pada periode tersebut, maka diperlukan buku besar periode berikutnya dengan kriteria akun “penjualan”.

Selanjutnya dilakukan hal yang sama dengan merekonsiliasi lampiran pajak keluaran dengan buku besar periode selanjutnya.

5. Setelah pekerjaan selesai, file General Legder dan lampiran PPN diserahkan kembali kepada staf senior untuk di-review.

3.2.4. Membuat Rekapitulasi Transaksi Pembelian

Rekapitulasi pembelian adalah aktivitas pencatatan atas keseluruhan transaksi pembelian yang direkap ke dalam Ms. Excel dengan format yang sudah ditentukan perusahaan. Tujuan rekapitulasi pembelian untuk memberikan informasi pembelian dalam satu periode dan mempermudah proses tahapan akuntansi dalam siklus selanjutnya. Dokumen yang dibutuhkan dalam rekapitulasi pembelian adalah lampiran formulir 1111 B2 (daftar pajak masukan yang dapat dikreditkan atas perolehan BKP/JKP dalam negeri) dan format rekap pembelian di Ms. Excel yang didapatkan dari staf senior. Langkah-langkah dalam proses rekapitulasi adalah sebagai berikut:

1. Menerima lampiran formulir 1111 B2 (PPN masukan) dan format Ms. Excel dari staf senior.

2. Mengisi tanggal faktur, nama, nomor faktur, DPP, PPN, total sesuai informasi yang tertera dalam lampiran formulir 1111 B2 (PPN Masukan).

(6)

3. Setelah pekerjaan selesai, hasil rekapitulasi diserahkan kembali ke staf senior untuk di-review.

3.2.5. Membuat Rekapitulasi Transaksi Penjualan

Rekapitulasi penjualan adalah aktivitas pencatatan atas keseluruhan transaksi penjualan dengan format yang sudah ditentukan perusahaan. Tujuan rekapitulasi penjualan untuk memberikan informasi penjualan secara ringkas dalam satu periode dan mempermudah proses tahapan akuntansi dalam siklus selanjutnya. Dokumen yang dibutuhkan dalam rekapitulasi penjualan adalah lampiran formulir 1111 A2 (daftar pajak keluaran atas penyerahan dalam negeri dengan faktur pajak) dan format rekap penjualan di Ms. Excel yang didapatkan dari staf senior. Langkah-langkah dalam proses rekapitulasi adalah sebagai berikut:

1. Menerima lampiran formulir 1111 A2 (PPN keluaran) dan format Ms. Excel dari staf senior.

2. Mengisi tanggal faktur, nama, nomor faktur, DPP, PPN, total sesuai informasi yang tertera dalam lampiran formulir 1111 A2.

3. Setelah pekerjaan selesai, hasil rekapitulasi diserahkan kembali ke staf senior untuk di-review.

3.2.6. Meng-input Jurnal Umum Transaksi Operasional

Jurnal umum adalah bentuk dasar dari jurnal yang terdiri dari tanggal transaksi, akun, jumlah serta penjelasan singkat mengenai transaksi (Kieso, et al, 2016). Meng-input

(7)

menggunakan sistem akuntansi MYOB. Tujuan peng-input-an transaksi ke dalam jurnal umum secara kronologis dapat tercatat secara sistematis dan akurat. Dokumen yang diperlukan adalah data file rekapitulasi transaksi beban operasional klien yang berisi tanggal, keterangan dan jumlah transaksi. Dokumen lainnya yang diperlukan adalah laporan harian kas/bank milik klien yang diperoleh dari staf senior dalam bentuk hardcopy beserta dokumen pendukungnya. Langkah-langkah dalam melakukan peng-input-an transaksi beban operasional ke dalam jurnal umum menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

1. Menerima file rekapitulasi beban operasional klien dan menerima database milik klien dari staf senior.

2. Membuka aplikasi MYOB, lalu klik “Open Data” untuk mengakses database klien.

3. Pilih menu “Account”, lalu pilih “Record Journal Entry”.

4. Mengisi tanggal transaksi, memo, dan pada sisi debit diisi dengan akun “expense”

dan pada sisi kredit diisi dengan “accrued expense”.

5. Kemudian, masukkan nominal transaksi. Lalu klik “record”.

6. Setelah pekerjaan selesai, hasil database diserahkan kembali ke staf senior untuk di-review.

Langkah-langkah dalam melakukan peng-input-an laporan kas/bank milik klien ini menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

1. Menerima database milik klien dan laporan harian kas/bank milik klien beserta dokumen pendukungnya dari staf senior.

(8)

2. Membuka aplikasi MYOB, lalu klik “Open Data” untuk mengakses database klien.

3. Pilih menu “Account”, lalu pilih “Record Journal Entry”.

4. Mengisi tanggal transaksi, memo, dan pada sisi debit diisi dengan beban operasional sedangkan pada sisi kredit diisi kas. Kemudian, masukkan nominal transaksi. Lalu klik “record”

5. Setelah pekerjaan selesai, hasil database diserahkan kembali ke staf senior untuk di-review.

3.2.7. Meng-input Transaksi Petty Cash

Petty cash adalah dana tunai yang disediakan perusahaan untuk melakukan pembayaran atas pengeluaran operasional perusahaan yang jumlahnya relatif kecil dan rutin. Tujuan meng-input petty cash untuk mengetahui petty cash digunakan untuk keperluan apa saja dan mengetahui saldo akhir dari petty cash perusahaan.

Peng-input-an petty cash dapat menggunakan sistem informasi akuntansi jurnal.id dan MYOB. Dokumen yang digunakan untuk meng-input petty cash adalah voucher bukti pengeluaran kas dan file rekapitulasi transaksi petty cash. Voucher bukti pengeluaran kas sebelumnya sudah diperiksa kesesuaian jumlah yang tertulis di voucher dengan bukti transaksinya oleh bagian finance perusahaan klien lalu diserahkan ke bagian accounting untuk dijurnal. Langkah-langkah meng-input transaksi petty cash ke aplikasi MYOB adalah sebagai berikut:

(9)

1. Menerima voucher bukti pengeluaran kas dan menerima database MYOB klien dari staf senior.

2. Membuka aplikasi MYOB, lalu klik “open” dan pilih database MYOB klien.

3. Pilih menu “Account”, lalu pilih “Record Journal Entry”.

4. Masukkan tanggal transaksi lalu mengisi keterangan transaksi pada memo.

5. Pada kolom debit masukkan kode akun beban dan nominal transaksi pengeluaran beban. Sedangkan di kolom kredit masukkan kode akun petty cash dan nominal transaksi petty cash. Lalu klik “record”.

6. Setelah pekerjaan selesai, database diberikan kembali kepada staf senior untuk di- review.

Langkah-langkah meng-input transaksi petty cash ke aplikasi jurnal.id adalah sebagai berikut:

1. Menerima file rekapitulasi transaksi milik klien yang diperoleh dari staf senior.

2. Selanjutnya login jurnal.id untuk mengakses database klien.

3. Pilih menu “chart of account”, lalu pilih “new general journal”.

4. Masukkan tanggal transaksi lalu mengisi keterangan transaksi pada memo input tanggal, account number, account, description, debit, dan kredit sesuai informasi pada file rekapitulasi transaksi milik klien.

5. Lalu klik “create journal”

6. Setelah pekerjaan selesai, database diberikan kembali kepada staf senior untuk di- review.

(10)

3.2.8. Meng-input Transaksi Receive Payment ke MYOB

Receive payment adalah menerima sejumlah uang dari hasil penjualan barang/jasa yang dilakukan perusahaan akibat adanya transaksi penjualan kredit. Tujuan dilakukan peng-input-an receive payment adalah agar perusahaan dapat mengetahui transaksi penjualan kredit yang sudah dibayarkan customer. Dokumen yang dibutuhkan adalah rekening koran tiap bank dan database milik klien. Langkah- langkah meng-input receive payment ke aplikasi MYOB adalah sebagai berikut:

1. Menerima rekening koran dan database MYOB milik klien dari staf senior.

2. Membuka aplikasi MYOB, lalu klik “open” dan pilih database MYOB klien.

3. Pilih menu “Sales” dan pilih “Receive Payment”

4. Isi kode akun “bank” pada kolom “Deposit in Transit”.

5. Masukkan customer, tanggal transaksi sesuai rekening koran dan jumlah mutasi pada rekening koran ke dalam kolom “Amount Received”.

6. Pada kolom “Amount Applied” klik sampai nilai Out of Balance “0”.

7. Lalu klik “record”.

8. Setelah pekerjaan selesai, database akan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

3.2.9. Membuat Rekapitulasi Bukti Potong PPh Pasal 23 ke Ms. Excel dan Meng-input E-Bupot PPh 23 ke DJP Online

Bukti Potong PPh pasal 23 adalah formulir atau dokumen lain yang dibuat dan

(11)

pertanggungjawaban atas pemotongan PPh pasal 23. Tujuan dilakukan rekap bukti potong karena untuk memberikan informasi secara ringkas dan terperinci. Tujuan dilakukan peng-input-an bukti potong PPh 23 sebagai ketentuan wajib bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan transakasi terkait PPh pasal 23 dan terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan digunakan dalam penyampaian SPT Masa PPh 23 melalui e-Bupot, kewajiban ini berlaku sejak 1 Agustus 2020 (klikpajak.id). Dokumen yang dibutuhkan adalah Bukti Potong (Bupot) PPh 23 dan rekapitulasi PPh 23 yang diperoleh dari staf senior. Langkah-langkah merekap bukti potong PPh 23 ke Ms. Excel sebagai berikut:

1. Menerima Bukti Potong (Bupot) PPh 23 dan menerima file dengan format Ms.

Excel yang berasal dari staf senior yang terdiri dari no, nama vendor, tanggal bupot, total DPP, dan PPH 23 (2%).

2. Pada file rekapan, masukkan data nama vendor dari kolom identitas wajib pajak

“nama wajib pajak”

3. Masukkan data tanggal bupot dari kolom identitas wajib pajak “tanggal”

4. Masukkan data nilai DPP dari kolom pajak penghasilan yang dipotong “jumlah penghasilan bruto” dan nilai PPh 23 dari kolom pajak penghasilan yang dipotong

“PPh yang dipotong/DTP”

5. Setelah pekerjaan selesai, file rekapan Ms. Excel akan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

(12)

Langkah-langkah meng-input elektronik bukti potong (E-Bupot) PPh 23 ke situs web DJP Online adalah sebagai berikut:

1. Menerima rekapan komisi penjualan perusahaan klien yang diberikan oleh staf senior.

2. Membuka DJP Online pada situs web dan klik “login”.

3. Klik fitur “laporan” > “prapelaporan” > klik “E-Bupot”

4. Mengisi kolom tahun pajak, masa pajak, dan NPWP berdasarkan rekapan sehingga akan memunculkan informasi wajib pajak.

5. Pada bagian dasar pemotongan untuk nama dokumen diisi “bukti pembayaran”, nomor dokumen diisi :01”, dan diisi tanggal akhir bulan bersangkutan.

6. Selanjutnya pada bagian pajak penghasilan yang dipotong meng-input kode objek pajak dengan mengisi “jasa manajemen”, dan juga input jumlah penghasilan bruto dari total DPP yang diperoleh dari file rekapitulasi komisi penjualan yang diberikan oleh staf senior.

7. Pada bagian identitas pemotong pajak diisi penandatanganan dilakukan oleh wajib pajak. Setelah data selesai di-input klik “simpan”.

3.2.10. Melakukan Rekonsiliasi PPh 22 dengan lampiran PPN dan Membuat Rekapitulasi PPN Masukan dan Keluaran

PPh pasal 22 adalah pajak penghasilan yang dikenakan kepada badan usaha tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta yang melakukan kegiatan perdagangan ekspor, impor dan re-impor. Pajak masukan merupakan pajak yang dikenakan ketika

(13)

Kena Pajak (BKP/JKP). Sedangkan pajak keluaran merupakan pajak yang dikenakan saat PKP melakukan penjualan terhadap BKP/JKP. Dokumen yang dibutuhkan adalah rekapan pajak perusahaan klien, lampiran pajak PPh 22, Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT masa PPN) dan file rekapan pajak PPh 22 yang diperoleh dari staf senior. Langkah-langkah merekap PPh 22 ke dalam Ms. Excel sebagai berikut:

1. Menerima file rekapan pajak perusahaan klien, lampiran PPh 22, serta format rekapan pajak PPh 22 dengan kategori sebagai berikut: nomor, tanggal, No PIB, Pengangkut, Bea Masuk, PPN, PPh 22, dan General Ledger.

2. Melakukan rekonsiliasi rekapan pajak klien dengan lampiran pajak PPh pasal 22.

3. Melakukan peng-input-an tanggal yang tertera dalam lampiran PPh pasal 22, kode Pemberitahuan Impor Barang (PIB), nama pengangkut, beserta nilai Bea Masuk, PPN, dan PPh 22.

4. Pada tahap meng-input kolom “general ledger” berasal dari tanggal yang tertera pada rekapan pajak klien yang diberikan staf senior.

5. Setelah pekerjaan selesai, file Ms. Excel akan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

Langkah-langkah merekap PPN masukan dan keluaran ke dalam Ms. Excel:

1. Menerima SPT Masa PPN yang diberikan oleh staf senior.

2. Merekap nilai pajak masukan dan pajak keluaran dari lampiran SPT Masa PPN ke dalam Ms. Excel demgan format nomor, masa, PPN keluaran, PPN masukan, kurang/lebih bayar.

(14)

3. Setelah pekerjaan selesai, File Ms. Excel akan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

3.2.11. Meng-input Nomor Invoice Transaksi dan Mengurutkan Nomor Invoice Invoice adalah dokumen yang membuat rincian transaksi dan pembayaran dari penjual kepada pembeli. Tujuan dilakukannya peng-input-an nomor invoice supaya data transaksi terlihat rapih dan urut sesuai kronologis kejadian transaksinya.

Dokumen yang dibutuhkan terdiri dari file Ms. Excel cash/AR sales dan file Ms. Excel rekapan sales non-PPN dan PPN. Langkah-langkah meng-input nomor invoice dan mengurutkannya sebagai berikut:

1. Menerima file Ms. Excel cash/ar sales dan file Ms. Excel rekapan sales non- PPN dan PPN yang diberikan dari staf senior.

2. Memberikan sebuah kolom baru yang akan diisikan nomor invoice pada file Ms.

Excel rekapan sales non- PPN dan PPN.

3. Meng-input nomor invoice yang terdapat pada file Ms. Excel cash/ar sales ke dalam kolom baru pada file Ms. Excel rekapan sales non-PPN dan PPN secara berurutan.

4. Setelah pekerjaan selesai, file Ms. Excel rekapan sales non-PPN dan PPN akan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

(15)

3.2.12. Mengubah format data jurnal transaksi Zahir ke Ms. Excel

Jurnal transaksi merupakan tahap dalam siklus akuntansi yang dilakukan pencatatan setiap jenis transaksi dengan sistematis dan terperinci. Jurnal mencatat setiap transaksi yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan dalam satu periode akuntansi. Tujuan dari pekerjaan ini untuk mengubah format jurnal transaksi dari Zahir ke Ms. Excel untuk di-export ke MYOB. Dokumen yang dibutuhkan adalah file jurnal all transaction dengan format HTML dari jurnal Zahir. Langkah-langkah merapikan data transaksi jurnal Zahir untuk di-export ke dalam Ms. Excel sebagai berikut:

1. Menerima file transaction journal dengan format HTML dari staf senior.

2. Selanjutnya mengubah file html menjadi format Ms. Excel

3. Selanjutnya file Ms. Excel dilakukan editing dengan mengubah bentuk format kolom menjadi pisah dengan blok semua transaksi, lalu pilih menu “home” >

setelah itu pilih “Unmerger & Center” dan data transaksi akan terpisah.

4. Menghapus description judul dan menambahkan sebuah baris untuk membuat format file. Format file tersebut terdiri dari jurnal number, date, memo, account number, debit amount, credit amount, dan job.

5. Melakukan penghapusan terkait deskripsi transaksi.

6. Setelah pekerjaan selesai, file Ms. Excel akan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

(16)

3.2.13. Melakukan Input Transaksi Pembelian

Meng-input jurnal transaksi pembelian merupakan aktivitas pencatatan atas transaksi pembelian barang atau jasa secara tunai atau kredit. Meng-input transaksi pembelian dapat menggunakan sistem akuntansi yaitu Zahir, MYOB dan Jurnal.id dengan tujuan agar pembelian dapat tercatat secara sistematis dan akurat. Dokumen yang diperlukan untuk meng-input adalah rekapitulasi transaksi pembelian, informasi mutasi rekening, dan SPT PPN Masa formulir 1111 B2 (Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan Atas Perolehan BKP/JKP Dalam Negeri). Dokumen lain yang dibutuhkan untuk meng-input pembelian adalah informasi mutasi rekening bank dan bukti pendukungnya. Langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan ini menggunakan sistem Zahir adalah sebagai berikut:

a. Menerima mutasi rekening bank dan bukti pendukungnya dari staf senior.

b. Membuka database klien melalui aplikasi Zahir accounting, lalu pilih menu

“open”.

c. Pilih menu “Purchasing” > “purchasing invoice” > dan pilih “add data”.

d. Isi vendor name, invoice date, order description, quantity (Qty.), dan unit price sesuai dengan informasi yang tertera dalam dokumen. Setelah semua terisi, klik

“save”.

e. Setelah pekerjaan selesai, data rekapitulasi beserta database klien diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

(17)

Langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan ini menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

a. Menerima dokumen transaksi pembelian atau SPT PPN Masa formulir 1111 B2 (Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan Atas Perolehan BKP/JKP Dalam Negeri) milik perusahaan klien dan database MYOB milik klien dari staf senior.

b. Membuka database MYOB milik klien melalui software MYOB dengan menu

“open”.

c. Pilih menu “purchases” lalu “enter purchases”.

d. Pilih nama supplier, lalu isi tanggal transaksi pada kolom date, description diisi penjualan, nomor akun pada kolom Acct# menggunakan akun 51100 “purchase”, kolom amount diisi jumlah transaksi yang terjadi, dan memberikan kode pajak

“GST”. Setelah semua terisi, klik “record”.

e. Setelah pekerjaan selesai, data rekapitulasi beserta database klien diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

Langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan ini menggunakan sistem Jurnal.id adalah sebagai berikut:

1. Menerima file request payment supplier milik klien dari staf senior.

2. Login jurnal.id dengan menggunakan database klien yang diakses oleh staf senior.

3. Pilih menu “purchase” > “create new purchase” > “purchase invoice”.

(18)

4. Input nama vendor, tanggal transaksi, input jenis produk sesuai transaksi, kuantitas (Qty), dan Unit Price. Setelah data terisi sesuai keterangan transaksi selanjutnya klik “create” lalu “clone transaction” dengan tujuan untuk mempermudah melakukan input transaksi selanjutnya.

3.2.14. Melakukan Input Transaksi Penjualan

Penjualan adalah kegiatan untuk memperoleh pendapatan karena adanya aktivitas menyerahkan barang atau jasa kepada konsumen secara tunai atau kredit. Tujuan meng-input transaksi penjualan adalah membuat pencatatan secara sistematis dan akurat. Penjurnalan transaksi penjualan dilakukan dengan menggunakan sistem MYOB dan Jurnal.id. Dokumen yang digunakan untuk meng-input penjualan adalah rekapitulasi transaksi penjualan atau SPT PPN Masa formulir 1111 A2 (Daftar Pajak Keluaran Atas Penyerahaan Dalam Negeri Dengan Faktur Pajak). Dokumen yang dibutuhkan lainnya adalah file rekap penjualan milik klien dari staf senior. Langkah- langkah dalam melakukan pekerjaan ini menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

a. Menerima dokumen transaksi penjualan atau SPT PPN Masa formulir 1111 A2 (Daftar Pajak Keluaran Atas Penyerahaan Dalam Negeri Dengan Faktur Pajak) milik perusahaan klien dan database MYOB milik klien dari staf senior.

b. Membuka database MYOB milik klien melalui aplikasi MYOB dengan menu

“open”.

(19)

d. Isi nama customer, nomor invoice, tanggal transaksi pada kolom date, description diisi penjualan, nomor akun pada kolom Acct# menggunakan akun 4-1100

“Sales”, kolom amount diisi dengan jumlah transaksi yang terjadi, dan dan memberikan kode pajak “GST”. Setelah semua sudah terisi, lalu klik “record”.

e. Setelah pekerjaan selesai, database dan dokumen terkait diserahkan kembali kepada staf senior untuk di-review.

Langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan ini menggunakan sistem jurnal.id adalah sebagai berikut:

1. Menerima file rekapan penjualan klien yang diperoleh dari staf senior.

2. Login jurnal.id dengan menggunakan database klien yang diakses oleh staf senior.

3. Pilih menu “chart of account” lalu klik “new general journal”

4. Input tanggal transaksi, account, dan debit dan kredit seusai keterangan transaksi.

5. Setelah selesai klik “create journal”.

3.2.15. Mencocokkan Nilai Debit dan Credit pada General Ledger Accrued General ledger (Buku Besar) adalah dokumen akuntansi yang utama karena

memberikan catatan lengkap mengenai semua transaksi keuangan perusahaan. Tujuan dilakukan pencocokkan nilai debit dan credit yang terdapat pada general ledger perusahaan untuk mengetahui apakah nilai yang tercatat sudah dilaksanakan kewajibannya atau tidak. Dokumen yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah

(20)

rekapitulasi general ledger accrued milik klien yang diterima dari staf senior.

Langkah-langkah mencocokkan general ledger menggunakan Ms. Excel sebagai berikut:

1. Menerima Ms. Excel rekapitulasi general ledger accrued milik klien yang diberikan oleh staf senior.

2. Selanjutnya mencocokkan nilai akun yang ada di debit dengan kredit dan memberikan tanda bahwa transaksi tersebut saling berkaitan.

3. Setelah pekerjaan selesai, dokumen terkait diserahkan kembali kepada staf senior untuk di-review.

3.2.16. Mencocokkan General Ledger dengan Lampiran Mutasi Bank di MYOB Mencocokkan nilai yang tertera dalam buku besar dengan nilai yang tercatat dalam lampiran mutasi bank bertujuan untuk memcari tahu apakah nilai tersebut sudah tercatat ke sistem MYOB atau belum. Dokumen yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah lampiran mutasi bank dalam format PDF dan file database MYOB milik klien yang diperoleh dari staf senior. Langkah-langkah dalam pekerjaan ini adalah sebagai berikut:

1. Menerima dokumen lampiran mutasi bank dan database MYOB milik klien dari staf senior.

2. Membuka database MYOB milik klien dengan menu “open”.

3. Klik “account” > “report” > “detail journal” (mengubah periode akunnya).

(21)

4. Pada menu “report customisation”, pilih akun “stockholder receivable” atau

“stakeholder payable” pada pilihan “selected”, ubah tanggal selama satu bulan, lalu klik “display”.

5. Selanjutnya akan muncul general ledger detail klien, dan dilakukan pencocokkan angka antara general ledger dengan lampiran mutasi bank.

6. Angka yang tidak cocok dibiarkan saja, sedangkan angka yang cocok diberi tanda dalam lampiran mutasi bank untuk mempermudah pengecekkan kembali oleh staf senior ketika file tersebut dikembalikan untuk di-review.

3.2.17. Melakukan Stock Opname

Stock opname adalah sebuah kegiatan perhitungan persediaan stok barang yang masih tersimpan di gudang perusahaan yang masih belum terjual di pasaran. Tujuan dilakukan stock opname adalah untuk mencocokkan nilai pencatatan menurut laporan yang tercatat di sistem MYOB dengan catatan manual perusahaan klien. Dokumen yang dibutuhkan dalam proses pengerjaan ini adalah rekapan pencatatan stok akhir milik klien dan stiker untuk menandakan stock. Langkah-langkah dalam melakukan stock opname adalah sebagai berikut:

1. Menerima file rekapan pencatatan stock akhir dari klien dari staf senior dan stiker untuk menandakan stock tersebut.

2. Menghitung secara manual stock akhir yang terdapat pada gudang klien bersama staf gudang.

(22)

3. Mencocokkan nilai yang tercatat oleh klien dengan hasil perhitungan manual di lapangan.

4. Setelah pengerjaaan selesai form dikembalikan kepada staf senior untuk dicek kembali.

(23)

95

3.3. Uraian Kerja Magang

Proses kerja magang dilakukan selamat 42 hari kerja yang dimulai dari tanggal 9 September 2021 sampai 5 November 2021. Pekerjaan yang dilakukan adalah pemberian jasa akuntansi dan perpajakan. Berikut uraian pekerjaan yang dilakukan selama kegiatan kerja magang di Accounting Clinic:

3.3.1. PT KMK

1. Membuat Rekapitulasi Persediaan ke Ms. Excel

Tugas yang dilakukan untuk PT KMK adalah melakukan rekapitulasi persediaan ke Ms. Excel untuk periode Agustus dan September 2021. Langkah-langkah dalam merekap persediaan sebagai berikut:

a. Menerima file master Ms. Excel persediaan bulanan milik klien yang berisikan rekapan atas nilai harga pokok penjualan, ending stock, dan raw material.

Gambar 3. 1 File Master Rekapan Persediaan Bulanan Klien

(24)

Gambar 3. 2 Aplikasi Jubelio

b. Membuka file master Ms. Excel berisi persediaan bulanan dan aplikasi Jubelio yang diperoleh dari staf senior untuk meng-input nilai harga pokok masing- masing produk.

Pada gambar 3.2 terdapat aplikasi jubelio yang digunakan untuk mencari informasi mengenai harga pokok suatu barang. Pada tahap ini, jenis pekerjaan yang dilakukan adalah memasukkan nilai harga pokok per item

(25)

persediaan bulanan yang sudah disediakan oleh staf senior. Berikut adalah hasil rekapan yang dilakukan selama proses magang.

Gambar 3. 3 Ms. Excel Rekapitulasi Harga Pokok Setelah Pengerjaan

Pekerjaan yang dilakukan adalah merekap nilai Cost Of Goods Sold (COGS) ke dalam file rekapitulasi persediaan bulanan milik klien. Nilai COGS diperoleh dari sistem perusahaan klien dengan cara menuliskan kode SKU pada kolom pencarian yaitu “ANGPAU-01” dan secara otomatis sistem akan mencari kode tersebut. Nilai HPP dari kode tersebut sebesar Rp 4.500, nilai tersebut direkap ke dalam kolom COGS. Jumlah total COGS sebesar “Rp 45.000” diperolah secara otomatis karena adanya perkalian antara nilai kuantitas “10” dengan harga COGS “Rp 4.500”.

Merekap nilai COGS pada PT KMK kurang lebih sebanyak 2.500 transaksi.

c. Merekap jumlah persediaan akhir barang jadi dari file ending stock masing- masing gudang ke dalam file master Ms. Excel persediaan bulanan dan

(26)

menghitung total akhir persediaan dengan adanya perkalian nilai ending stock dengan nilai HPP per masing- masing item.

Selain merekap harga pokok penjualan, tugas lainnya adalah membuat rekapitulasi ending stock bulanan per masing-masing gudang. Tugas yang dilakukan adalah merekap jumlah ending stock yang diperoleh dari file ending stock bulanan dari hasil rekapan perusahaan klien ke dalam file master Ms.

Excel rekapitulasi persediaan bulanan dan menghitung nilai akhir persediaan dengan mengalikan jumlah persediaan dengan harga persediaan tersebut.

Berikut file yang digunakan dalam meng-input nilai persediaan akhir:

Gambar 3. 5 File Master Rekapan Persediaan Bulanan Klien

Gambar 3. 4 Daftar Stock Akhir Gudang per Periode

(27)

Gambar 3. 6 Ms. Excel Rekapitulasi Ending Stock Setelah Pengerjaan PT KMK melakukan pemeriksaan persediaan akhir masing-masing gudang di CNG, CNGN, NL, CNY, LB, PIM, DS, TAS, PPR, dan MKR.

Gambar 3.5 menunjukan hasil pemeriksaan persediaan periode Agustus 2021 pada gudang TAS. Pada periode ini PT KMK memiliki persediaan apron akhir segar cream sebanyak 6 unit, apron segar pink sebanyak 12 unit, apron ciliwung jkt sebanyak 12 unit, dan apron makanan gue sebanyak 24. Jumlah unit tersebut akan direkap ke dalam file master Ms. Excel rekapitulasi persediaan bulanan seluruh cabang yang diberikan staf senior. Hasil dari meng-input persediaan akhir sebagai berikut:

Pada gambar 3.6 dilakukan rekapitulasi ending stock atas Apron Ciliwung, Apron Makanan Gue, Apron Segar Cream, dan Apron Segar Pink masing-masing sebanyak 12, 24, 6, dan 12. Jumlah ending stock tersebut diperolah dari daftar stock akhir gudang TAS. Sedangkan total jumlah persediaan yang masih tersedia diperoleh dari nilai ending stock “12” untuk

99

(28)

Apron Ciliwung dikalikan dengan nilai HPP “Rp 36.000” hasilnya Rp 432.000.

Rekapitulasi ending stock PT KMK dilakukan kurang lebih 1000 jenis barang untuk 10 gudang.

d. Merekap jumlah persediaan bahan baku dari file ending raw material ke dalam rekapan file master Ms. Excel persediaan bulanan.

Selain meng-input jumlah ending stock bulanan per cabang milik klien, dilakukan juga peng-input-an jumlah raw material milik perusahaan klien yang diperoleh dari file rekapitulasi Ms. Excel stock bahan bulanan milik klien ke dalam rekapan file master Ms. Excel rekapitulasi persediaan bulanan seluruh cabang.

Gambar 3. 8 Rekapitulasi Stock Bahan Bulanan Klien Gambar 3. 7 File Master Rekapan Persediaan Bulanan Klien

(29)

Sama hal dengan peng-input-an ending stock, peng-input-an raw material dilakukan dengan meng-input nilai raw material yang tersisa pada file rekapitulasi stock bahan bulanan milik klien ke dalam file master Ms.

Excel persediaan bulanan tersebut ke dalam masing-masing item. Pada Gambar 3.8 menunjukan nilai stock bahan jaket asisi sebanyak 2,6 kg, benang jahit rol besar army, baby pink, dan biru telor asin masing- masing sebanyak 4, 1, dan 12 dengan satuan rol. Nilai tersebut di-input ke dalam file master Ms.

Excel persediaan bulanan klien berdasarkan masing-masing item. Berikut hasil dari peng-input-an nilai raw material yang dilakukan selama proses magang berlangsung.

Gambar 3. 9 Hasil Rekapitulasi Stock Bahan Bulanan Klien

Pada gambar 3.9 dilakukan rekapitulasi ending raw material atas bahan jaket asisi sebanyak 2,6 kg, dan benang jahit rol besar army, baby pink, telor asin masing masing 4, 1, dan 12 yang direkap pada kolom “Agustus”.

(30)

e. Setelah pekerjaan selesai, file master Ms. Excel persediaan bulanan diberikan kembali kepada staf senior untuk di-review.

Pekerjaan rekapitulasi ending raw material dilakukan PT KMK sebanyak 850 item.

2. Melakukan Stock Opname

Tugas yang dilakukan adalah melakukan stock opname ke perusahaan klien dan merekap stok persediaan periode pengerjaan bulan Oktober 2021. Langkah- langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut:

1. Menerima file rekapan pencatatan stock akhir dari klien dari staf senior dan stiker untuk menandakan stock tersebut.

Gambar 3. 10 File Rekapan Pencatatan Stock Akhir dari Klien

Pada gambar 3.10 file tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh bagian gudang perusahaan klien per 27 Oktober 2021. Form tersebut

(31)

digunakan untuk menuliskan jumlah stock akhir per 28-29 Oktober 2021 ketika melakukan stock opname.

2. Menghitung secara manual stock akhir yang terdapat pada gudang klien dengan didampingi oleh staf gudang. Hasil perhitungan dicatat pada rekapan persediaan yang disediakan oleh staf senior.

Gambar 3. 11 Hasil Rekapan Stock Opname

Pada gambar 3.11 terdapat jumlah angpau boteh dengan kode katalog

“ANGPAU-01” pada tanggal 27 Oktober 2021 sebanyak 134 unit. Setelah itu dilakukan perhitungan stock terhadap “ANGPAU-01” secara manual sebanyak 134 unit. Selanjutnya dilakukan penempelan stiker sebagai tanda bahwa barang tersebut sudah dilakukan pengecekkan.

Lakukan hal yang sama untuk semua item barang, jika dalam melakukan stock opname terdapat selisih antara perhitungan fisik dengan pencatatan menurut rekapitulasi yang dibuat oleh perusahaan klien, maka perlu diinformasikan kepada bagian gudang.

Dalam melakukan perhitungan stock barang, kurang lebih sebanyak 500 jenis barang yang di-stock opname.

(32)

Gambar 3. 12 Hasil Rekapan Stock Opname ke Excel

Setelah pengecekkan fisik selesai, data yang diberikan dari staf senior berupa rekapan hasil stock opname dalam format hardcopy. Hasil rekapan tersebut direkapitulasi ke dalam Ms. Excel dengan format yang sudah ditentukan oleh staf senior yang terdiri dari no, kode katalog, nama barang, stock akhir, dan stock ter-update. Peng-input-an dilakukan hanya pada kolom stock ter-update saja karena data yang lainya sudah disiapkan oleh staf senior.

Pada peng-input-an stock akhir persediaan, jika terdapat selisih antara stock sebelumnya dengan stock terbaru, hal itu disebabkan karena adanya penjualan. Terlihat pada gambar 3.12 terdapat selisih satu unit barang “Boteh Small Atas” dengan jumlah 76 unit menurut hasil rekapitulasi dari bagian gudang per 27 Oktober 2021 dengan hasil perhitungan fisik per tanggal 28-29 Oktober 2021 sebanyak 75 unit. Selisih stock itu terjadi karena adanya penjualan setelah pengecekkan fisik yang dilakukan oleh staf accounting klien. Setelah pekerjaan rekapitulasi selesai, file rekapan stock opname diberikan kembali ke staf senior untuk diperiksa dan di-review.

(33)

PT BEG

Dalam melakukan rekapitulasi stock barang, kurang lebih sebanyak 200 jenis barang yang direkap ke dalam Ms. Excel.

3.3.2. PT BEG

1. Membuat Rekapitulasi Mutasi Rekening koran ke dalam Ms. Excel

Periode pengerjaan untuk membuat rekapitulasi mutasi rekening Koran PT BEG adalah bulan Agustus 2021. Pengerjaan ini dilakukan di dalam empat bank yang terdiri dari bank BCA, BNI, BRI, dan MANDIRI. Berikut langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan ini, yaitu:

a. Menerima file mutasi rekening koran milik klien dalam bentuk PDF dari staf senior.

Gambar 3. 13 Rincian Rekening Koran

(34)

Pada gambar 3.13 menjelaskan bahwa terdapat rincian mutasi rekening koran PT BEG yang terjadi selama bulan Agustus 2021. Tugas yang dilakukan adalah merekapitulasi rekening koran ke dalam Ms. Excel dikarenakan file yang diberikan dengan format PDF.

b. Membuat file baru Ms. Excel dengan format Transaction Date, Received, Spent, dan Description. Pada tahap ini merekap transaksi yang ada di mutasi rekening ke dalam Ms. Excel yang sudah disiapkan.

Gambar 3. 14 Format Rekapitulasi Rekening Koran

c. Meng-input nilai yang terdapat dalam mutasi rekening dimana nilai yang terdapat dalam akun kredit dalam mutasi bank dicatat di kolom “Received”

pada Ms. Excel dan untuk nilai yang terdapat dalam debit dalam mutasi bank dicatat di kolom “Spent” dalam Ms. Excel.

(35)

Gambar 3. 15 Hasil Rekapan Mutasi Rekening Koran

Dalam gambar 3.15, tugas yang dilakukan adalah merekapitulasi mutasi rekening koran ke dalam format file Ms. Excel yang sudah ditentukan dimana nilai yang tercatat dalam mutasi rekening berada pada akun kredit akan dicatat pada kolom “received” sebagai penerimaan kas. Sebagai contoh, transaksi tanggal 1 Agustus 2021 terdapat penerimaan kas sebesar Rp 158.940 dengan deskripsi transaksi “CC2107”. Sedangkan nilai yang tercatat dalam mutasi rekening berada pada akun debit akan dicatat pada kolom spent sebagai pengeluaran kas. Salah satunya yang terjadi pada 1 Agustus 2021 terdapat pengeluaran kas sebesar Rp 500 dengan deskripsi transaksi “ 0823205”. Pekerjaan ini dilakukan terhadap 4 mutasi rekening yaitu BCA, BNI, BRI, dan Mandiri.

d. Setelah pekerjaan selesai, hasil rekapitulasi diserahkan kembali ke staf senior untuk di-review.

(36)

2. Mencocokkan General Ledger dengan Lampiran Mutasi Bank di MYOB Tujuan dilakukan pencocokkan antara general ledger dengan lampiran mutasi bank adalah untuk mencari tahu apakah nilai tersebut sudah tercatat ke sistem MYOB atau belum. Periode pengerjaan adalah Juni sampai Agustus 2020.

Langkah-langkah dalam pekerjaan ini adalah sebagai berikut:

a. Menerima dokumen lampiran mutasi bank dan database MYOB milik klien dari staf senior.

Gambar 3. 16 Mutasi Rekening Bank

b. Membuka database MYOB milik klien dengan menu “open”.

c. Klik “account” > “report” > “general ledger detail” >”detail journal”(mengubah periode akunnya).

d. Pada menu “report customisation”, pilih akun “stockholder receivable” atau

“stakeholder payable” pada pilihan “selected”, ubah tanggal selama satu

(37)

109 0

Gambar 3. 17 Proses Membuka General Ledger Detail

e. Selanjutnya akan muncul general ledger detail klien, dan dilakukan pencocokkan angka antara General Ledger dengan lampiran mutasi bank.

Gambar 3. 18 General Ledger Detail

(38)

Pada gambar 3.18 tercatat transaksi dengan nominal sebesar Rp 1.184.655 pada general ledger detail. Jumlah tersebut sama dengan lampiran mutasi rekening bank sebesar Rp 1.184.655. Jika transaksi yang tercatat dalam general ledger detail di MYOB sama dengan nilai mutasi rekening, maka pada lampiran mutasi rekening bank diberikan tanda agar mempermudah pengecekkan kembali oleh staf senior ketika file dikembalikan untuk di-review.

Dalam melakukan pencocokkan antara general ledger dengan lampiran mutasi bank dilakukan pada periode Juni- Agustus 2021. Hasil dari peng-input-an ini semuanya cocok sebanyak kurang lebih 50 transaksi.

3.3.3. PT MKP

1. Melakukan Rekonsiliasi Akun Sales di General ledger dengan Lampiran PPN

Rincian tugas yang dilakukan untuk PT MKP adalah melakukan rekonsiliasi antara lampiran PPN perusahaan dengan general ledger sales non PPN untuk periode Juni 2021 dan sales PPN untuk periode Juli 2021. Tujuan melakukan pekerjaan rekonsiliasi untuk mencocokkan jumlah yang tercatat dalam lampiran PPN dengan general ledger sales non PPN periode Juni 2021. Langkah-langah dalam melakukan pekerjaan ini adalah sebagai berikut:

a. Menerima buku besar (general ledger) perusahaan dalam bentuk Ms. Excel dan lampiran PPN dengan format PDF yang diperoleh dari staf senior.

(39)

Sale, VK

Gambar 3. 19 General Ledger Sales Non PPN

Gambar 3.19 adalah lampiran general ledger sales non PPN periode Juni 2021. Dalam tahap ini, pekerjaan yang dilakukan dengan membagi total penjualan menjadi dua bagian yaitu dasar pengenaan pajak (DPP) dengan jumlah Rp 1.375.000 yang nilainya diperoleh dari total penjualan Rp 1.512.500 dikalikan 110% dan untuk nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan jumlah Rp 137.500 diperoleh dari 10%

dari DPP. Tujuan dilakukan pembagian untuk mempermudah rekonsiliasi transaksi antara general legder dengan lampiran PPN.

b. Melakukan pencocokkan nilai transaksi penjualan yang ada di general ledger perusahaan dengan lampiran PPN apakah sudah tercatat atau belum.

(40)

VK

PT MKP

Gambar 3. 20 Lampiran PPN

Dalam gambar 3.20 tersajikan nilai lampiran pajak keluaran PT MKP untuk masa Juli 2021. Tugas yang dilakukan dengan mencocokkan nilai yang tertera didalam lampiran pajak keluaran dengan general ledger sales non PPN dimana terdapat transaksi penjualan kepada “VK” dengan nominal DPP sebesar Rp 1.375.000 dan nilai PPN sebesar Rp 137.500. Dalam melakukan pekerjaan ini terdapat beberapa transaksi yang tercantum dalam lampiran PPN namun tidak tercatat di general ledger sales non PPN pada periode tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan general legder sales PPN periode berikutnya dengan kriteria yang sama yaitu “penjualan”.

(41)

PT CKU

PT CKU Gambar 3. 21 Lampiran PPN

Gambar 3. 22 General Ledger Sales PPN

Dalam gambar 3.21 terdapat jumlah nominal transaksi penjualan ke PT CKU sebesar Rp 4.200.00, tetapi transaksi tersebut tidak tercatat di dalam general legder sales non PPN periode Juni, maka dibutuhkan dokumen baru yaitu general ledger sales PPN periode Juli yang diperoleh dari staf senior. Terdapat nilai transaksi kepada PT CKU sebesar Rp 4.200.000 di dalam general ledger sales

(42)

VK

PT MKP

PPN (gambar 3.22). Setelah jumlahnya sama diberikan tanda bahwa transaksi tersebut sudah tercatat di dalam general ledger sales PPN.

c. Setelah pekerjaan selesai, file general legder dan lampiran PPN diserahkan kembali kepada staf senior untuk di-review.

Hasil pencocokkan transaksi penjualan dengan lampiran PPN tersebut akan di-input ke dalam myob. Dalam melakukan pekerjaan ini kurang lebih sebanyak 80 transaksi yang hasilnya cocok semua selam periode Juli 2021.

2. Melakukan Input Transaksi Penjualan

Setelah dilakukan pencocokkan dan sudah di-review, langkah selanjutnya adalah melakukan peng-input-an transaksi penjualan yang terjadi pada bulan Juni 2021 ke dalam software MYOB. Langkah-langkah dalam peng-input-an penjualan adalah sebagai berikut:

1. Menerima dokumen transaksi penjualan atau SPT PPN Masa formulir 1111 A2 (Daftar Pajak Keluaran Atas Penyerahaan Dalam Negeri Dengan Faktur Pajak) milik perusahaan klien dan database MYOB milik klien dari staf senior.

Gambar 3. 23 Form 1111 A2 SPT PPN PT MKP

(43)

Gambar 3.23 menunjukan transaksi penjualan PT MKP. Form tersebut memperlihatkan bahwa PT MKP melakukan transaksi penjualan kepada “VK” pada tanggal 1 Juli 2021 sebesar Rp 1.512.500. Nominal tersebut didapat dari penjumlahan DPP sebesar Rp 1.375.000 dan PPN sebesar Rp 137.500 (Rp 1.375.000 x 10%).

Transaksi tersebut akan di-input ke dalam sistem MYOB klien untuk dijurnal.

2. Membuka database MYOB milik klien dengan klik “Open”.

3. Pada halamanan utama MYOB pilih menu “sales” lalu klik “enter sales”.

Gambar 3. 24 Command Center Sales

(44)

VK

4. Masukkan informasi dari lampiran PPN ke dalam kolom MYOB yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti nama customer, tanggal transaksi, nomor akun yang digunakan, jumlah transaksi, dan kode pajak yang digunakan.

Gambar 3. 25 Hasil Input Transaksi Penjualan PT MKP

Gambar 3.25 menunjukan terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal penjualan. Pada kolom “customer” diisi dengan nama

“VK”. Lalu kolom “date” di-input atas terjadinya tanggal transaksi yaitu 04/06/2021 sesuai dokumen general ledger perusahaan. Setelah kolom date ter- input, maka kolom yang di-input selanjutnya adalah acct#, amount, dan tax.

Kolom “acct#” diisi dengan nomor akun 4-1100 untuk sales non PPN. Kolom

(45)

“amount” diisi dengan nominal transaksi yang terjadi sebesar Rp 1.512.500 yang diambil dari dokumen general ledger. Kolom terakhir yang di-input adalah pajak yang diisi dengan Good and Service Tax (GST) dengan nilai pajak 10%. Setelah semua informasi di-input selanjutnya klik “record”.

Lakukan cara yang sama seperti tahap sebelumnya untuk membuat seluruh jurnal dari dokumen general ledger periode Juni 2021. Setelah pekerjaan selesai, dokumen dan databases diberikan kembali ke staf senior untuk di-review.

Transaksi penjualan PT MKP periode Juni 2021 yang di-input ke dalam MYOB sebanyak 68 transaksi.

3. Melakukan Input Transaksi Pembelian

Selain melakukan peng-input-an transaksi penjualan, tugas selanjutnya untuk PT MKP adalah membuat jurnal transaksi pembelian menggunakan sistem MYOB. Periode pengerjaan untuk transaksi pembelian adalah Juli 2021. Dokumen yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah form 1111 B2 (daftar pajak masukan yang dapat dikreditkan atas perolehan BKP/JKP dalam negeri). Langkah-langkah dalam mengerjakan tugas ini adalah sebagai berikut:

1. Menerima dokumen transaksi pembelian atau SPT PPN Masa formulir 1111 B2 (Daftar Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan Atas Perolehan BKP/JKP Dalam Negeri) milik perusahaan klien dan database MYOB milik klien dari staf senior.

(46)

PT AM

PT MKP

Gambar 3. 26 Form 1111 B2 SPT PPN PT MKP

Gambar 3.26 menunjukan transaksi pembelian PT MKP. Form tersebut memperlihatkan bahwa PT MKP melakukan transaksi pembelian kepada PT AM pada tanggal 1 Juli 2021 sebesar Rp 27.918.000. Nominal tersebut didapat dari penjumlahan DPP sebesar Rp 25.380.000 dan PPN sebesar Rp 2.538.000 (Rp 489.700.000 x 10%). Transaksi tersebut akan di-input ke dalam sistem MYOB klien untuk dijurnal.

2. Membuka database MYOB milik klien melalui software MYOB dengan menu

“open”.

3. Pilih menu “account” lalu “record journal entry”. Karena peng-input-an pembelian menggunakan menu purchases terjadi masalah, maka ditetapkan menggunakan general journal untuk pencatatan transaksi pembelian.

(47)

119

PT AM

Gambar 3. 27 Commond Center Accounts

4. Masukkan informasi dari dokumen lampiran PPN ke dalam kolom yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti tanggal, memo, acct #, nama akun, debit, dan kredit.

Gambar 3. 28 Hasil Input Transaksi Pembelian PT MK

(48)

Gambar 3.28 menunjukkan bahwa terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal pembelian dalam general journal. Pada kolom date di- input atas terjadinya tanggal transaksi yaitu 01/07/2021 sesuai dokumen form 1111 B2. Pada bagian memo di-input nama vendor yaitu “PT AM” yang jadi pemasok terhadap PT MKP. Setelah kolom date dan memo ter-input, maka kolom yang di- input selanjutnya adalah nomor akun, nama akun, debit, dan credit. Pada kolom debit di-input nomor akun 1-1310 (Inventory- Bahan Baku) dengan nominal sebesar Rp 25.380.000 dan 2-1330 (GST-Paid) dengan nominal sebesar Rp 2.538.000, sedangkan pada kolom kredit ter-input 2-1200 (account payable) dengan nominal sebesar Rp 27.918.000. Setelah semua informasi ter-input, klik “record”.

Lakukan cara yang sama dengan seperti tahap sebelumnya untuk membuat seluruh jurnal pembelian dari dokumen lampiran PPN periode Juli 2021. Setelah pekerjaan selesai, dokumen dan database diberikan kembali ke staf senior untuk di- review.

Transaksi pembelian PT MKP periode Juli 2021 yang di-input ke dalam MYOB sebanyak 11 transaksi.

4. Membuat Rekapitulasi Transaksi Pembelian

Tugas yang dilakukan untuk PT MKP selanjutnya adalah membuat rekapitulasi PPN masukan. Periode pengerjaan rekapitulasi PPN masukan adalah Februari sampai Agustus 2021. Langkah-langkah yang dilakukan dalam merekapitulasi transaksi ke

(49)

PT MKP

1. Menerima dokumen lampiran PPN milik klien yang diberikan oleh staf senior.

Dokumen tersebut dalam format PDF, yang akan diubah ke dalam Ms. Excel.

berikut lampiran pajak masukan PT MKP bulan Mei 2021.

Gambar 3.29 merupakan daftar pembelian kepada vendor yang terjadi pada periode Mei 2021. Form tersebut memperlihatkan bahwa PT MKP melakukan transaksi pembelian kepada PT RH pada tanggal 24 Mei 2021 sebesar Rp 14.877.500, nominal tersebut didapat dari penjumlahan DPP sebesar Rp 13.525.000 dan PPN sebesar Rp 1.352.500. Format yang digunakan dalam rekapitulasi terdiri dari tanggal faktur, nama vendor, nomor faktur, DPP, PPN, dan total pembelian.

Gambar 3. 30 Format Rekapitulasi Pajak Masukan

Transaksi tersebut akan direkap ke dalam Ms. Excel dengan rincian sebagai berikut:

Gambar 3. 29 Lampiran Pajak Masukan

PT MKP

PT RH 010.005

(50)

PT RH 010.005

Gambar 3. 31 Hasil Rekapitulasi Pajak Masukan

Gambar 3.31 menjelaskan hasil dari rekapitulasi pajak masukan PT MKP, dimana terjadi transaksi pada tanggal 24/05/2021 kepada PT RH dengan nomor faktur 010.005 diperoleh dari kolom kode dan nomor seri dalam lampiran pajak masukan. Transaksi tersebut terjadi atas pembelian dengan nilai nominal DPP sebesar Rp 13.525.000 dan PPN sebesar 1.352.500. Nilai keduanya dijumlahkan sebesar Rp 14.877.500 untuk mengetahui transaksi total pembelian.

2. Setelah semua transaksi sudah terekap, file Ms. Excel hasil rekapan tersebut akan diserahkan kepada staf senior untuk di-review.

Dalam merekapitulasi pajak masukan PT MKP untuk periode Februari sampai Agustus 2021 kurang lebih sebanyak 80 transaksi.

3.3.4. PT ZBR

1. Meng-input Jurnal Umum Transaksi Operasional

Tugas yang dilakukan adalah meng-input transaksi beban operasional perusahaan.

(51)

Red Dragont (Ent) 131.600 01/08/2021

PT ZBR

melakukan peng-input-an transaksi beban operasional ke dalam jurnal umum menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

a) Menerima file rekapitulasi beban operasional klien dan menerima database milik klien dari staf senior.

Gambar 3. 32 Transaksi Beban Operasional

Setelah menerima file beban operasional, tugas selanjutnya dilakukan peng-input-an transaksi beban ke dalam software MYOB dengan database klien yang sudah disiapkan oleh staf senior.

b) Membuka software MYOB, lalu klik “open” data untuk mengakses database klien.

c) Pada halaman utama MYOB pilih menu “accounts” lalu “record journal entry”. Transaksi beban tersebut akan dicatat ke dalam jurnal umum perusahaan.

(52)

Gambar 3. 32 Command Center Accounts

d) Masukkan informasi dari transaksi beban operasional perusahaan ke dalam kolom yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti tanggal, memo, acct #, nama akun, debit, dan credit.

(53)

Gambar 3. 33 Hasil Input Transaksi Beban Operasional

Gambar 3.33 menunjukan bahwa terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal beban operasional dalam general journal.

Pada kolom date di-input atas terjadinya tanggal transaksi yaitu 01/08/2021 sesuai data rekapan reimbursement dan pada bagian memo diisi beban yang terjadi. Setelah kolom date dan memo ter-input, maka kolom yang di-input selanjutnya adalah nomor akun, nama akun, debit, dan credit. Pada kolom debit di-input nomor akun 6-2600 untuk kategori beban “travel and entertainment”, nomor akun 6-2610 untuk kategori beban bensin, dan 5-1100 untuk kategori beban pembelian gelas, sedangkan pada kolom credit di-input 2-1340 (accrued expense). Setelah informasi transaksi ter-input klik “record”

(54)

Gaji Oz

PT ZBR

Lakukan cara yang sama dengan seperti tahap sebelumnya untuk membuat seluruh jurnal beban dari file dokumen beban operasional periode 2020-2021. Setelah pekerjaan selesai, databases diberikan kembali ke staf senior untuk di-review.

Transaksi peng-input-an beban PT ZBR yang di-input ke dalam MYOB sebanyak 23 transaksi.

2. Meng-input Beban Operasional pada Jurnal Umum di MYOB

Selain meng-input beban operasional perusahaan, tugas selanjutnya meng- input mutasi rekening koran PT ZBR periode Agustus 2021. Mutasi tersebut terdiri dari transaksi yang terjadi selama periode Agustus 2021 seperti pembelian barang, pembayaran gaji, dan membayar reimbursement. Langkah-langkah dalam melakukan peng-input-an transaksi beban operasional ke dalam jurnal umum menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

a. Menerima informasi mutasi rekening PT ZBR dan menerima database milik klien dari staf senior.

Gambar 3. 34 Informasi Mutasi Rekening Koran

(55)

b. Setelah menerima file mutasi rekening koran, tugas selanjutnya dilakukan peng-input-an transaksi beban ke dalam software MYOB dengan database klien yang sudah disiapkan oleh staf senior.

a. Membuka software MYOB, lalu klik “open” data untuk mengakses database klien.

b. Pada halaman utama MYOB pilih menu “accounts” lalu “record journal entry”. Transaksi beban tersebut akan dicatat ke dalam jurnal umum perusahaan.

Gambar 3. 35 Command Center Accounts

c. Masukkan informasi dari mutasi rekening koran perusahaan ke dalam kolom yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti tanggal, memo, acct #, nama akun, debit, dan credit.

(56)

Gaji OZ 26/08/2021

Gambar 3. 36 Hasil Input Transaksi Beban Operasional

Gambar 3.36 menunjukan bahwa terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal beban operasional dalam general journal.

Pada kolom date di-input atas terjadinya tanggal transaksi yaitu 26/08/2021 sesuai data rekapan mutasi rekening dan pada bagian memo diisi “Gaji OZ”.

Setelah kolom date dan memo ter-input, maka kolom yang di-input selanjutnya adalah nomor akun, nama akun, debit, dan credit. Pada kolom debit di-input nomor akun 6-2230 (wages &salaries) sedangkan pada kolom

(57)

Rp 30.000 Pembelian batu baterai

21/07/2021

“record”. Lakukan cara yang sama dengan seperti tahap sebelumnya untuk membuat seluruh jurnal file mutasi rekening koran. Setelah pekerjaan selesai, databases diberikan kembali ke staf senior untuk di-review.

3.3.5. PT CPM

1. Meng-input Transaksi Petty Cash ke MYOB

Periode pengerjaan untuk meng-input petty cash PT CPM adalah Juni-Agustus 2021. Langkah-langkah dalam melakukan peng-input-an transaksi petty cash ke jurnal umum menggunakan sistem MYOB adalah sebagai berikut:

a. Mendapatkan voucher bukti pengeluaran kas dari staf senior untuk periode Juni-Agustus 2021.

Gambar 3. 37 Voucher Bukti Pengeluaran Kas Kecil

(58)

b. Membuka software MYOB, lalu klik “open” data untuk mengakses database klien.

c. Pada halaman utama MYOB pilih menu “accounts” lalu “record journal entry”. Transaksi pengeluaran kas kecil akan dicatat ke dalam jurnal umum perusahaan.

Gambar 3. 38 Command Center Account

d. Masukkan informasi dari voucher pengeluaran kas ke dalam kolom yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti tanggal, memo, acct #, nama akun, debit, dan credit.

(59)

Gambar 3.39 menunjukan bahwa terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal petty cash dalam general journal. Pada kolom date di-input waktu terjadinya tanggal transaksi yaitu 21/07/2021 sesuai voucher bukti pengeluaran kas kecil dan pada bagian memo diisi pembelian batu baterai. Setelah kolom date dan memo ter-input, maka kolom yang di-input selanjutnya adalah nomor akun, nama akun, debit, dan credit.

Pada kolom debit di-input kode akun 6-1140 dengan nama akun “repair &

maintenance” dengan nominal Rp 30.000 sedangkan pada kolom credit di- input kode akun 1-1140 dengan nama akun “petty cash” dengan nominal Rp 30.000. Meng-input transaksi petty cash dilakukan kurang lebih sebanyak 150 transaksi dalam periode Juni sampai Agustus 2021.

Gambar 3. 39 Hasil Input Transaksi Petty cash

Pembelian Batu Baterai 21/07/2021

(60)

146.000 1.460.000

HR 1.606.000

2. Melakukan Input Transaksi Penjualan

Berikut langkah-langkah meng-input pajak keluaran ke dalam aplikasi MYOB:

a. Mendapatkan rekapan lampiran PPN, berikut lampiran pajak keluaran PT CPM periode Juli 2021.

Gambar 3. 40 Lampiran Pajak Keluaran

Gambar 3.40 merupakan lampiran pajak keluaran PT CPM. Lampiran tersebut menunjukkan nama customer dari PT CPM selama transaksi yang terjadi yang sudah terekap di lampiran PPN untuk periode pengerjaan Juli 2021.

Lampiran tersebut akan di-input ke dalam jurnal penjualan pada aplikasi MYOB.

Peng-input-an menggunakan database klien yang diberikan oleh staf senior.

b. Membuka software MYOB, lalu klik “open” data untuk mengakses database klien.

(61)

c. Pada halaman utama MYOB pilih menu “Sales” lalu “Enter Sales”

Gambar 3. 41 Comman Center Sales

d. Masukkan informasi dari dokumen ke dalam kolom yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti nama customer, tanggal transaksi, description, nomor akun yang digunakan, jumlah transaksi, dan kode pajak yang digunakan.

(62)

HR

Gambar 3. 42 Hasil Input Transaksi Penjualan PT CPM

Gambar 3.42 menunjukan bahwa terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal penjualan. Pada kolom customer diisi dengan nama “HR”. Lalu kolom date di-input atas terjadinya tanggal transaksi yaitu 01/07/2021 sesuai lampiran PPN. Setelah kolom date ter-input, maka kolom yang di-input selanjutnya adalah description, acct#, amount, dan tax. Kolom description diisi dengan penjualan, acct# diisi dengan nomor akun 4-2000 untuk sales PPN. Kolom amount diisi dengan nominal transaksi yang terjadi sebesar Rp

(63)

PT AP

input adalah pajak yang diisi dengan Good and Service Tax (GST) dengan nilai pajak 10%. Setelah semua informasi di-input selanjutnya klik “record”. Lakukan cara yang sama dengan seperti tahap sebelumnya untuk membuat seluruh jurnal dari lampiran pajak keluaran selama periode Juli 2021.

Transaksi penjualan PT CPM periode Juli 2021 yang di-input ke dalam MYOB sebanyak 113 transaksi.

3. Melakukan Input Transaksi Pembelian

Berikut langkah-langkah meng-input pajak masukan ke dalam aplikasi MYOB:

a. Mendapatkan rekapan lampiran PPN, berikut lampiran pajak masukan PT CPM periode Juli 2021.

Gambar 3. 43 Lampiran Pajak Masukan

Gambar 3.43 merupakan lampiran pajak masukan PT CPM. Lampiran tersebut menunjukkan nama vendor dari PT CPM selama transaksi yang terjadi

(64)

yang sudah terekap di lampiran PPN untuk periode pengerjaan Juli 2021.

Lampiran tersebut akan di-input ke dalam jurnal pembelian pada aplikasi MYOB.

Peng-input-an menggunakan database klien yang diberikan oleh staf senior.

b. Membuka software MYOB, lalu klik “open” data untuk mengakses database klien.

c. Pada halaman utama MYOB pilih menu “Purchase” lalu “Enter Purchase”

Gambar 3. 44 Command Center Purchases

d. Masukkan informasi dari dokumen ke dalam kolom yang dibutuhkan untuk menjurnal seperti nama supplier, tanggal transaksi, description, nomor akun yang digunakan, jumlah transaksi, dan kode pajak yang digunakan.

(65)

PT AP

Gambar 3. 45 Hasil Input Transaksi Pembelian PT CPM

Gambar 3.45 menunjukkan bahwa terdapat beberapa kolom yang harus diisi untuk membuat suatu jurnal pembelian. Pada kolom supplier diisi dengan nama “PT AP”. Lalu kolom date di-input atas terjadinya tanggal transaksi yaitu 23/07/2021 sesuai lampiran PPN. Setelah kolom date ter-input, maka kolom yang di-input selanjutnya adalah description, acct#, amount, dan tax. Kolom description diisi dengan pembelian, acct# diisi dengan nomor akun 5-1000 untuk

“Purchases”. Kolom amount diisi dengan nominal transaksi yang terjadi sebesar Rp 27.423.360 yang diambil dari lampiran pajak masukan. Kolom terakhir yang di-input adalah pajak yang diisi dengan Good and Service Tax (GST) dengan nilai pajak 10%. Setelah semua informasi di-input selanjutnya klik “record”.

(66)

Bapak AR

9998

Lakukan cara yang sama dengan seperti tahap sebelumnya untuk membuat seluruh jurnal dari lampiran pajak masukan selama periode Juli 2021. Setelah pekerjaan selesai, databases diberikan kembali ke staf senior untuk di-review.

Transaksi pembelian PT CPM periode Juli 2021 yang di-input ke dalam MYOB sebanyak 20 transaksi.

3.3.6. PT DJB

Rincian tugas yang dilakukan untuk PT DJB adalah meng-input transaksi receive payment atas penerimaan pelunasan piutang dari customer. Periode pengerjaan untuk meng-input penerimaan piutang adalah Juni sampai Agustus 2021. Peng-input-an dilakukan pada akun rekening BCA, Mandiri, dan BRI. Langkah-langkah meng-input receive payment ke aplikasi MYOB adalah sebagai berikut:

1. Menerima rekening koran dan database MYOB milik klien dari staf senior

Gambar 3. 46 Informasi Mutasi Rekening Koran

9998 PT DPO

Referensi

Dokumen terkait

Penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) Bappeda Kota Bogor Tahun 2010-2014 ini, telah diupayakan menampung substansi dari Rencana

Judul Penelitian : Gambaran Histopatologi Tumor Phyllodes Dengan Pulasan Van Gieson Di Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Dan Rumah Sakit

Kesan-kesan buruk lain : Tiada kesan yang penting atau bahaya kritikal yang diketahui.

adalah karya tulis ilmiah berupa paparan hasil penelitian yang membahas suatu masalah dalam bidang ilmu hukum untuk mencari pemecahan masalahnya dengan menggunakan teori-teori,

Dalam penelitian ini, model yang digunakan adalah oral glucose minimal model selama tes oral glucose tolerance test dengan menambahkan glukosa yang diserap oleh fungsi dan

Produk yang diharapkan akan dihasilkan melalui penelitian pengembangan berupa model sarana pembelajaran atletik alat lempar cakram melalui modifikasi ukuran berat,

Terdapat tiga aturan keserasian yang digunakan dalam penelitian ini, oleh karena itu pengujian ini dilakukan untuk mengetahui aturan keserasian mana yang sangat

Dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit artinya bahwa auditor yang