• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANAN DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DALAM PENGEMBANGAN USAHA BATIK MELALUI PROGRAM ONE VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) DI KOTA SURAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERANAN DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DALAM PENGEMBANGAN USAHA BATIK MELALUI PROGRAM ONE VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) DI KOTA SURAKARTA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user i

PERANAN DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DALAM PENGEMBANGAN USAHA BATIK MELALUI PROGRAM ONE

VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) DI KOTA SURAKARTA

Oleh:

Lingga Amanta D1113011

SKRIPSI

Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik

Program Studi Ilmu Administrasi Negara

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2016

(2)

commit to user ii

HALAMAN PERSETUJUAN

Disetujui untuk dipertahankan di hadapan panitia penguji skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Pembimbing

Drs. Suharsono, M.Si NIP. 19510701 197903 1 001

(3)

commit to user iii

HALAMAN PENGESAHAN

Telah diuji dan disahkan oleh Panitia Penguji Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Pada Hari : Tanggal :

Panitia Penguji Skripsi

1. Ketua Dra. Lestariningsih, M.Si (………..….) NIP. 19531009 198003 2 003

2. Sekretaris Drs. Suryatmojo, M.Si (………..……….) NIP. 19530812 198601 1 001

3. Penguji Drs. Suharsono, M.Si (………..….) NIP. 19510701 197903 1 001

Mengetahui,

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret

Surakarta

Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si NIP. 19610825 198601 2 001

(4)

commit to user iv MOTTO

Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan.

(HR. Bukhari Muslim)

Selalu bersyukur apa yang diberi-Nya, ikhlaskan apa yang bukan milik kita, sabar jika kita ingin mendapatkan sesuatu dan terus berusaha

Jangan mudah putus asa. Fight More!

(5)

commit to user v

PERSEMBAHAN

Kupersembahkan untuk:

Bapak dan Ibuku,

Yang senantiasa mendukung dan menyemangati penulis.

(6)

commit to user vi

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan Kehadirat Allah SWT, karena telah memberikan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan judul “Peranan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Pengembangan Usaha Batik Melalui Program One Village One Product (OVOP) di Kota Surakarta”.

Skripsi ini disusun dan diajukan guna memenuhi persyaratan akademis untuk memperoleh gelar Sarjana Sosial pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini, penulis tidak lepas dari bantuan dari berbagai pihak, baik itu bantuan berupa dukungan moral maupun material. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada:

1. Bapak Drs. Suharsono, M.Si selaku dosen pembimbing skripsi yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membimbing dan memberikan pengarahan serta membantu penulis dalam menyusun skripsi ini.

2. Ibu Dra. Sudaryanti, M.Si selaku Pembimbing Akademik yang selama ini telah membimbing penulis.

3. Ibu Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti N, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

4. Bapak Drs. Joko Sularko, MM selaku Kepala Seksi Usaha Mikro dan Ibu Hartati, SE., MM selaku Kepala Seksi Usaha Kecil dan Menengah beserta

(7)

commit to user vii

seluruh staff khususnya UMKM di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surakarta atas keramahan, perhatian, serta kebaikan hatinya selama penulis melakukan pengumpulan data.

5. Bapak Gunawan Arifin selaku Humas Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Kota Surakarta yang telah memberikan data dan informasi dalam penelitian ini.

6. Bapak Taufik Karsidi selaku Ketua KSU SDK Kampung Wisata Batik Kauman Kota Surakarta yang telah memberikan data dan informasi dalam penelitian ini.

7. Pengusaha dan Pekerja Batik di Kampung Wisata Batik Kauman Kota Surakarta yang telah memberikan data dan informasi dalam penelitian ini.

8. Mas Inggil, Tia, Ima yang telah memberikan dukungannya kepada penulis dalam melakukan penelitian ini.

9. Luh Eriska yang senantiasa memberikan masukan, dukungan, motivasi, serta perhatiannya kepada penulis dalam penelitian ini.

10. Semua teman-teman angkatan 2013 Ilmu Administrasi Negara Transfer yang telah berjuang bersama selama ini.

11. Seluruh pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu yang telah membantu penulis dalam penelitian ini.

(8)

commit to user viii

Penulis menyadari bahwa Skripsi ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna, maka kritik dan saran yang bersifat membangun baik dari berbagai pihak maupun pembaca akan sangat penulis harapkan.

Surakarta,

Penulis

(9)

commit to user ix DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL………... i

HALAMAN PERSETUJUAN……….. ii

HALAMAN PENGESAHAN………... iii

MOTTO……….... iv

PERSEMBAHAN………. v

KATA PENGANTAR……….. vi

DAFTAR ISI………. ix

DAFTAR GAMBAR……… xii

DAFTAR TABEL………. xiii

DAFTAR LAMPIRAN………. xiv

ABSTRAK……… xv

ABSTRACT………. xvi

BAB I PENDAHULUAN………... 1

A. Latar Belakang Masalah………... 1

B. Rumusan Masalah……… 8

C. Tujuan Penelitian………. 8

D. Manfaat Penelitian………... 9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA………. 10

A. Penelitian Terdahulu ……...……… 10

(10)

commit to user x

B. Peranan ……… 13

C. Pengembangan ………. 17

D. UMKM ………..………... 18

E. Batik ………. 22

F. Program One Village One Product (OVOP) ………. 25

G. Peranan Dinas Koperasi dan UMKM dalam Pengembangan Usaha Batik Melalui program One Village One Product (OVOP) ………….……… H. Kerangka Berfikir ………... 34 37 BAB III METODE PENELITIAN ……….. 41

A. Lokasi Penelitian……….. 41

B. Jenis Penelitian………... 42

C. Sumber Data………. 43

D. Teknik Sampling ……….……….. 44

E. Metode Pengumpulan Data ………... 45

F. Validitas Data……….. 48

G. Teknik Analisis Data……… 48

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN………. 51

A. Deskripsi Lokasi……….. 51

1. Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surakarta………. 51

2. Kampung Wisata Batik Kauman ……….. 68

(11)

commit to user xi

B. Pembahasan ………... 73 Peranan Dinas Koperasi dan UMKM dalam pengembangan usaha batik melalui program One Village One Product (OVOP) di Kota Surakarta……….……….

74 1. Pengembangan Kebijakan Pemberdayaan UMKM ……… 74 2. Kelembagaan ……….. 79 3. Peningkatan Produktifitas UMKM ……….……… 84 4. Pemberdayaan dan Penataan PKL………... 100 5. Penguatan Jaringan Pasar Produk UMKM ……..………... 103 6. Perkuat Modal Sebagai Stimulan Usaha ……….

7. Peningkatan SDM Pengelola Usaha Batik ………

110 113 C. Hasil Pengembangan ………..

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ………..

117 125 DAFTAR PUSTAKA………... 132 LAMPIRAN

(12)

commit to user xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Sistem Program One Village One Product ..………..

Gambar 2.2 Bagan Kerangka Berfikir ………

33 40 Gambar 3.1 Model Analisis Interaktif………. 50 Gambar 4.1 Struktur Organisasi ……….……….

Gambar 4.2 Proporsi Kepegawaian Menurut tingkat Pendidikan ………..

Gambar 4.3 Pelatihan Perkoperasian ……….

Gambar 4.4 Pelatihan Membatik ……….

Gambar 4.5 Pelatihan Pewarnaan Alam ………..………

Gambar 4.6 Pelatihan Pewarnaan Sintetis ………..……….

Gambar 4.7 Pelatihan Desain Batik ……….………

Gambar 4.8 Pemberian Bantuan Peralatan …..………

Gambar 4.9 Tata Letak Usaha Batik ……..………..

Gambar 4.10 Temu Usaha Besar ……….

56 68 83 91 94 95 96 98 102 109

(13)

commit to user xiii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ………

Tabel 2.2 Tahapan Perluasan Pengembangan OVOP di Indonesia ……...

10 31 Tabel 4.1 Proporsi Kepegawaian Dinas Koperasi dan UMKM Kota

Surakarta Menurut Bidang Tugas ……… 66 Tabel 4.2 Jumlah kepegawaian Dinas Koperasi dan UMKM Berdasarkan

Tingkat Pendidikan………...

67 Tabel 4.3 Penduduk Kelurahan Kauman dalam Kelompok Umur dan

Kelamin ………..………. 70 Tabel 4.4 Mata Pencaharian Penduduk Kauman ……….……… 71 Tabel 4.5 Daftar UMKM di Kampung Wisata Batik Kauman ….………... 72 Tabel 4.6 Daftar Pemilik Usaha yang Mendaftarkan HAKI …………..…..

Tabel 4.7 Hasil Pengembangan ……….…...

89 121

(14)

commit to user xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Bukti Penelitian Lampiran 2 Pedoman Wawancara Lampiran 3 Daftar UMKM

Lampiran 4 Peta Wilayah Kampung Wisata Batik Kauman Lampiran 5 Laporan Monografis Dinamis Kelurahan Kauman

(15)

commit to user xv ABSTRAK

LINGGA AMANTA. D1113011. Peranan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dalam Pengembangan Usaha Batik Melalui Program One Village One Product (OVOP) di Kota Surakarta. Skripsi. Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, 2016.

Usaha batik merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomis dan produk unggulan di Kota Surakarta. Namun perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah sektor batik saat ini masih lamban, terkait dengan masalah seperti pemasaran, modal, sumber daya manusia, teknologi, dan kemitraan. Dengan adanya program OVOP diharapkan usaha batik di Kota Surakarta dapat berkembang dan bisa bersaing di tingkat lokal maupun global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dalam pengembangan usaha batik melalui program one village one product (OVOP).

Dalam penelitian ini, mengacu pada Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Surakarta yang mencakup tentang pengembangan kebijakan pemberdayaan UMKM, kelembagaan, peningkatan produktifitas UMKM, penataan dan pemberdayaan UMKM, penguatan jaringan pasar produk UMKM, perkuatan modal sebagai stimulant usaha, peningkatan SDM pengelola usaha UMKM.

Lokasi penelitian ini di Kota Surakarta, tepatnya di Kampung Wisata Batik Kauman dan Dinas Koperasi dan UMKM dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui wawancara secara mendalam dan dengan mengkaji dokumen. Cara memperoleh informan yaitu dengan teknik purposive sampling. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi data. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis interaktif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa peranan Dinas Koperasi UMKM Kota Surakarta yaitu: pertama, pengembangan kebijakan pemberdayaan UMKM dengan cara mengadakan forum group discussion. Kedua, memberikan pelatihan kepada anggota koperasi. Ketiga, peningkatan produktifias UMKM dengan cara memfasilitasi sertifikasi, pelatihan, pemberian peralatan, kemudahan perizinan.

Keempat, mengkonsep atau menata tempat usaha. Kelima, penguatan jaringan pasar dilakukan denga cara mengadakan pameran dan temu usaha besar. Keenam, memberikan bantuan permodalan kepada koperasi serta memfasilitasi pemilik usaha dalam mencari kredit yang berbunga ringan. Ketujuh, memberikan pelatihan kepada pemilik usaha batik berupa pelatihan manajemen, pelatihan akutansi, dan pelatihan teknologi.

Kata Kunci: Peranan, UMKM, Program OVOP.

(16)

commit to user xvi ABSTRACT

LINGGA AMANTA. D1113011. The Role of Departement of Cooperatives and small medium micro enterprises in business development of batik with one village one product program in Surakarta. Thesis. Study Program of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Sebelas Maret University Surakarta. 2016.

Batik industry is a commodity that has economic value and excellent products in Surakarta. The development of Micro, Small and Medium Eterprises batik sector is still slow, related to issues such as marketing, capital, human resources, technology, and partnerships. The expected OVOP program in Surakarta batik industry can develop and be competitive in the local and global level. The purpose of this study is to determine the role of Department of Cooperatives and Micro, Small and Medium Enterprises in the development of batik with one village one product program in Surakarta.

In this study, referring to the Surakarta Regional Regulation No. 6 of 2008 on the Organization and regional work Surakarta which includes the empowerment of SMEs policy, instituonal, increased productivity of SMEs, restructuring and empowerment of SMEs, strengthening product market network of SMEs, strengthening business capital as a stimulant, increasing the human resources manager of SMEs.

The location of this research in Surakarta exactly in Kampung Wisata Batik Kauman and Cooperatives and SMEs using qualitative descriptive method. The data was obtained from in-depth interviews and reviewing the document. The informant was obtained using purposive sampling. The data validation was conducted using data triangulation. The data was analyzed using an interactive analysis.

This research concluded that the role Department of Cooperatives SMEs Surakarta are: first, the development of empowerment of SMEs policy by conducting forum group discussion. Second, provide training to members of the cooperative.

Third, increase the productivity of SMEs by facilitating certification, training, to give of equipment, ease of licensing. Fourth, conceptualize or setting up the businesses.

Fifth, strengthening the market network is done by holding exhibitions and large business meetings. Sixth, to give a capital fund to cooperatives and facilitate business owners in finding a credits that has a low interest loan money. Seventh, give training to the business owners batik such as management training, accounting, and technology.

Keywords: Role, SMEs, OVOP program.

Gambar

Tabel 2.1  Penelitian Terdahulu ……………………………………………

Referensi

Dokumen terkait

Pada sistem ini, kita menerima sinyal gambar dan suara dari stasiun pemancar televisi yang ada di bumi dengan menggunakan antena terestial (Antena VHF dan

Jika suatu tabel tidak berelasi dengan tabel lainnya di dalam skema basis data, maka semua tuple pada tabel tersebut akan menjadi dokumen tunggal pada MongoDB

Gambar 2. Pohon  sasaran S as ar an  s pe si fik   S as ar an  p ok ok S as ar an  u ta m a A ki ba t Terpenuhinya  pengetahuan staf    dalam memahami  Sistem 

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

89 Berdasarkan hasil yang diperoleh terlihat bahwa menerapkan Metode pembelajaran langsung dengan pemberian tugas dan latihan dapat meningkatkan hasil belajar

Yang dimaksud dengan rencana strategis disini adalah perencanaan komprehensif mengenai kinerja dan finansial yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran yang akan dicapai

dimaksudkan agar kaum perempuan yang terjerumus ke dalam tindakan tersebut tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Salah satu program pemberdayaan perempuan yang

Untuk mengetahui apa saja hambatan yang ditemui dalam melakukan strategi sosialisasi CIPI Core Values sebagai upaya membentuk budaya organisasi PT Monica Hijau Lestari (The Body