• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI MAGISTER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROGRAM STUDI MAGISTER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

PROGRAM STUDI MAGISTER

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

(2)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

i

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... I

DAFTAR GAMBAR ... III

DAFTAR TABEL ... IV

BAB I 1

PENDAHULUAN ... 1

1.1. LATAR BELAKANG ... 1

1.2. TUJUAN ... 4

1.3. MANFAAT ... 4

BAB II ... 5

TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1. TRACER STUDY ... 5

2.1.1. Pengertian Tracer Study ... 5

2.1.2. Dasar Hukum Tracer Study ... 5

2.1.3. Manfaat Tracer Study ... 6

BAB III ... 8

METODE PENELITIAN ... 8

3.1. TAHAPAN PELAKSANAAN ... 8

3.2. RUANG LINGKUP PENELITIAN ... 9

3.3. BATASAN PENELITIAN ... 9

3.4. JENIS PENELITIAN ... 9

3.5. RENTANG WAKTU PENELITIAN ... 10

3.6. POPULASI DAN SAMPEL ... 10

3.7. JENIS DAN SUMBER DATA ... 10

3.8. METODE PENGUMPULAN DATA ... 11

BAB IV ... 12

HASIL ANALISIS DATA ... 12

4.1

Hasil Uji Validitas dan Reabilitas Tracer Pengguna ... 12

4.2

Profil Responden Pengguna Alumni ... 14

4.2.1 Profil Responden Pengguna Alumni Program Magister Ilmu Ekonomi ...14

(3)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

ii

4.2.3 Profil Responden Pengguna Alumni Program Studi Magister Manajemen (PSMM) 23

4.3

Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan 25

4.3.1 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan ...25

4.3.2 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan Program Magister Akuntansi (PMA) ...27

4.3.3 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan Program Studi Magister Manajemen (PSMM) ...28

4.4

Profil Lulusan FEB UB ... 28

4.4.1 Profil Lulusan Program Magister Ilmu Ekonomi (PMIE) ...28

4.4.2 Profil Lulusan Program Magister Akuntansi (PMA) ...31

4.4.3 Profil Lulusan Program Studi Magister Manajemen (PSMM) ...35

4.5

Kualitas Lulusan Dan Pengembangan Kurikulum ... 37

4.5.1 Kualitas Lulusan Dan Pengembangan Kurikulum PMIE ...37

4.5.2 Kualitas Lulusan Dan Pengembangan Kurikulum PMA ...39

4.5.3 Kualitas Lulusan Dan Pengembangan Kurikulum PSMM ...42

BAB V... 43

(4)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

iii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Sebaran Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik per

Kabupaten/Kota Di Program Magister Ilmu Ekonomi ... 15

Gambar 2. Sebaran Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik per Provinsi Di

Program Magister Ilmu Ekonomi ... 15

Gambar 3. Jenis Instansi Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Program

Magister Ilmu Ekonomi ... 16

Gambar 4. Presentase Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik

Program Magister Ilmu Ekonomi ... 17

Gambar 5. Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik

Program Magister Ilmu Ekonomi ... 17

Gambar 6. Persentase Persebaran Lokasi Instansi/Perusahaan Berdasarkan

Kota/Kabupaten ... 19

Gambar 7. Persentase Persebaran Lokasi Instansi/Perusahaan Berdasarkan Provinsi ... 20

Gambar 8. Grafik Persentase Jenis Instansi/Perusahaan ... 21

Gambar 9. Grafik Persentase Ruang Lingkup Jenis Instansi/Perusahaan ... 21

Gambar 10. Grafik Persentase Jumlah Tenaga Kerja pada Instansi/Perusahaan ... 22

Gambar 11. Jenis Perusahaan/ Instansi PSMM ... 23

Gambar 12.Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik

PSMM ... 24

Gambar 13. Media yang Digunakan untuk Melakukan Penerimaan Karyawan/Pegawai

(PMIE) ... 25

Gambar 14. Mekanisme Instansi/Perusahaan dalam Proses Rekrutmen

Karyawan/Pegawai (PMIE) ... 26

Gambar 15. Grafik Persentase Prosedur Penerimaan Karyawan pada

Instansi/Perusahaan ... 27

Gambar 16. Jumlah Lulusan PMIE FEB UB ... 28

Gambar 17. Prosentase Lulusan Pada Instansi/Perusahaan (PMIE)... 29

Gambar 18. Rata-rata Masa Kerja Lulusan PMIE FEB UB ... 30

Gambar 19. Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan PMIE FEB UB ... 30

Gambar 20. Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Lulusan PMIE ... 31

Gambar 21. Persentase Jumlah Lulusan PMA JAFEB UB ... 32

Gambar 22. Grafik Persentase Lulusan PMA JAFEB UB pada Instansi/Perusahaan .... 32

Gambar 23. Persentase Rata-rata Masa Kerja Lulusan PMA JAFEB UB ... 33

Gambar 24. Grafik Persentase Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan PMA JAFEB UB34

Gambar 25. Persentase Tingkat Kepuasan Pengguna Lulusan terhadap Lulusan PMA

JAFEB UB ... 35

(5)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

iv

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Hasil Uji Validitas dan Reabilitas ... 12

Tabel 2. Daftar Jumlah Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Di Program

Magister Ilmu Ekonomi ... 14

Tabel 3. Nama Instansi/Perusahaan dan Jabatan Pengguna Lulusan (Pengisi Kuesioner)

... 18

Tabel 4. Jenis Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik PSMM... 23

Tabel 5.Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik PSMM

... 24

Tabel 6. Jumlah Lulusan PSMM ... 35

Tabel 7. Masa Kerja Lulusan PSMM ... 36

Tabel 8. Gaji/ Pendapatan tiap bulan Lulusan PSMM ... 36

Tabel 9. Tingkat Kepuasan Pengguna Lulusan PSMM ... 37

Tabel 10. Penilaian Aspek Kualitas Lulusan Program Studi Magister Ilmu Ekonomi

FEB UB (%) Tahun 2017 ... 37

Tabel 11. Aspek Penting Penilaian Instansi/Perusahaan terhadap Calon

Karyawan/Pegawai (%) Tahun 2017 ... 38

Tabel 12. Penilaian Aspek Kualitas Lulusan PMA JAFEB UB (%) Tahun 2017... 39

Tabel 13. Aspek Penting Penilaian Perusahaan/Instansi terhadap Calon

Karyawan/Pegawai (%) Tahun 2017 ... 40

Tabel 14. Penilaian Aspek Kualitas Lulusan Program Studi Magister Manajemen FEB

UB (%) ... 42

(6)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang

Pembangunan ekonomi merupakan hal yang berasal dari upaya terus menerus dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Didalam perekonomian masyarakat disini menjadi para pelaku ekonomi denga role (peran) yang berbeda-beda. Entah sebagai pemberi kerja ataupun menjadi tenaga kerja yang menjadi sumber daya bagi perusahaan pemberi kerja dalam melakukan kegiatan ekonominya sehari-hari. Masalah ketenagakerjaan, utamanya di Indonesia menjadi salah satu hal yang (atau seharusnya) menjadi perhatian bagi para pelaku-pelaku ekonomi, utamnya pemerintah dan pemberi kerja, dikarenakan selain sebagai salah satu penggerak ekonomi yang masih paling banyak digunakan, pekerja yang berkualitas merupakan agent of change setidaknya bagi perusahaan tempat mereka bekerja. Pekerja yang berkualitas akan menjadi aset penting bagi perusahaan dan masyarakat yang bekerja akan mengurangi pengangguran dan harapannya, selain berkontribusi pada perekonomian suatu negara dan wilayah, semakin banyak masyarakat pada usia produktif yang bekerja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada syaut negara ataupun wilayah.

Dalam rangka mencapai tujuan-tujuan mulia tersebut, selain prespewktif dari lulusan, prespektif dari pengguna alumni merupakan salah satu sumber informasi yang kuat akan kualitas dari sumber daya manusia yang dihasilkan oleh suatu institusi pendidikan, baik Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Tracer Study pada pengguna alumni atau users diharapkan mampu mengumpulkan informasi-informasi informasi terkait dengan program yang berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, baik secara intelektual maupun emosional dan spiritual, yang sesuai dengan permintaan dunia kerja.

Faktor-faktor eksternal, terutama dalam menyambut tuntutan dunia kerja, harus mampu disambut oleh kurikulum institusi pendidikan agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan pengguna alumni. Terlebih lagi dunia, tak terkecuali Indonesia, sedang memasuki Revolusi Industri 4.0 dengan tantangan Digital Ekonomi yang merubah banyak hal di masyarakat. Perubahan yang berasal dari revolusi industri ini tentu membua dunia kerja merubah banyak hal. Internet, Teknologi, kehidupan yang serba online,munculnya startup berbasis teknologi diseluruh penjuru dunia, tingginya minat perusahaan atas ahli teknologi, dan tantangan-tantangan baru yang muncul

(7)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2

secaara cepat membuat banyak implikasi yang timbul, tak terkecuali di dunia pendidikan dan dunia kerja.

Lulusan yang bekerja oleh pengguna alumni dapat memberikan kontribusi yang bekualitas bagi pengguna dan dapat bertahan lama baik di dunia kerja maupun perusahaan pengguna alumni guna berkontribusi dalam mendukung iklim ketenagakerjaan dan makro ekonomi Indonesia yang kondusif.

Akan tetapi, tidak semua lulusan memiliki bekal yang cukup, ketika mereka menjadi alumni, mereka dihadapkan dengan dunia yang berkembang dengan sangat cepat karena efek dari revolusi industri tersebut. Sudah menjadi tugas dari Institusi Pendidikan, baik negeri (PTN) maupun swasta (PTS) untuk mempersiapkan calon lulusan dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Atas dasar itu, alumni tidak boleh hanya menjadi korban ataupun percobaan, namun menjadi narasumber yang penting bagi Institusi Pendidikan dalam mempersiapkan generasi berikutnya, tak hanya sampai disitu, Institusi Pendidikan baiknya mampu memberikan benefit kepada alumni agar menjadi hubungan yang

simbiosis mutualisme.

Sumber informasi selain alumni merupakan pengguna alumni, dimana mereka adalah pemberri kerja yang menjadi sumber pemberi kesejahteraan bagi tenaga kerja secara keseluruhan, khususnya para alumni dari Program Studi S2 Ilmu Ekonomi. Maka Instiusi pendidikan, perlu mengetahui apa yang mereka buuhkan, lulusan atau tenaga kerja seperti apa yang mereka butuhkan, agar harapannya generasi berikutnya mampu dengan cepat terserap di lapangan kerja.

Program studi dalam mendapatkan informasi mengenai lulusan, perlu melakukan

tracer study. Hasil dari tracer study diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam

melakukan perubahan pada kurikulum. Pelaksanaan tracer study kali ini dilakukan kepada pengguna lulusan (users), terpisah dari Pelaksanaan tracer study kepada alumni. Kedua perspektif ini memiliki peran yang sama pentingnya dalam meningkatkan kualitas lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, khususnya mahasiswa dan lulusan Program Studi S2, baik sekarang maupun di waktu menadatang.

(8)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

3

Gambar 1. Share Jumlah Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Di Seluruh Program Studi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Total jumlah perusahaan/instansi yang mengisi umpan balik di seluruh program studi Fakultas Ekonomi dan Bisnis tahun 2017 terdapat 66 responden atau turun 8,33% dari tahun 2016 yakni 72 responden. Lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada tahun 2017 sebagian besar bekerja di Perguruan Tinggi dengan share sebesar 39%, sedangkan 24% lulusan bekerja di perusahaan swasta. Lulusan yang bekerja di BUMN dan Perbankan BUMN masing-masing memiliki share sebesar 14%, sementara Pemerintahan memiliki share sebesar 6% dan Perbankan Swasta 3%.

Fenomena lulusan pascasarjana program magister yang banyak bekeja di perguruan tinggi dapat menjadi pengingat bahwa pendidikan dengan jenjang yang lebih tinggi lebih banyak digunakan di perguruan tinggi daripada di tempat lain. Umumnya hal ini bisa disebabkan tren perusahaan pemberi kerja mengedepankan penguasaan skill dan soft skill daripada teori. Hal lain yang menyebabkan fenomena ini diduga alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis terbatas dalam mencari pekerjaan dan pendidikan lebih tinggi diperlukan dalam menunjang karir alumni di tempat mereka bekerja.

Studi penelusuran (tracer study) adalah penelitian survei untuk mendapatkan data sebaran lulusan dan pengguna lulusan perguruan tinggi terkait posisi, penyerapan, keselarasaa bidang kerja lulusan sarjana, dan respon terhadap kurikulum yang dijalankan. Penelusuran ini berguna bagi lembaga pelaksana pendidikan tinggi untuk menilai kualitas pembelajaran yang tercermin dari perilaku dan peran lulusan di dunia kerja. Selain itu, respon lulusan dan pengguna merupakan salah satu syarat mutlak yang

Perguruan Tinggi 39% Badan Usaha Milik Negara 14% Badan Usaha Milik Daerah 0% Pemerintahan 6% Perbankan BUMN 14% Perbankan Swasta 3% Perusahaan Swasta 24%

(9)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

4

diperlukan untuk pelaksanaan dan penilaian akreditasi lembaga pendidikan serta evaluasi pelaksanaan proses belajar mengajar secara menyeluruh.

Tracer Study ini merupakan langkah penting untuk melakukan evaluasi diri sebagai upaya perbaikan yang terus-menerus (continuous improvement) dengan tujuan untuk mencapai kualitas layanan pendidikan yang adaptif dengan kebutuhan users sekaligus menyiapkan generasi beikutnya maupun alumni untuk mampu survive di tengah tantangan-tantangan yang ada.

1.2. Tujuan

Studi penelusuran perlu dilakukan dengan tujuan sebagai berikut :

1) Untuk mengetahui peran Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya dalam upaya memenuhi kebutuhan dunia kerja (users). 2) Untuk mendapatkan informasi tentang kompetensi yang harus dimiliki oleh

lulusan Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya yang dapat menunjang kinerjanya di dunia kerja.

3) Untuk mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan untuk mendukung kemajuan Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.

1.3. Manfaat

Hasil penelusuran yang dilakukan ini diharapkan bermanfaat untuk keperluan berikut:

1) Dapat digunakan sebagai bahan penyusunan basis data pengguna alumni Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

2) Dapat digunakan sebagai bahan perbaikan Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.

3) Dapat digunakan sebagai bahan perbaikan proses belajar Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.

4) Dapat digunakan sebagai acuan dalam menyiapkan calon lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunai kerja dan pengguna alumni.

(10)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

5

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Tracer Study

2.1.1. Pengertian Tracer Study

Tracer study pengguna lulusan merupakan penelusuran lulusan dan pengguna lulusan

untuk menggali informasi melalui pengisian kuesioner yang disusun sedemikian rupa untuk tujuan perbaikan kurikulum dan proses Pendidikan, utamanya dalam hal ini adalah Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya,

Tracer study bertujuan untuk memperoleh informasi yang bermanfaat untuk

mengevaluasi hasil pendidikan di Perguruan Tinggi. Informasi yang diperoleh dapat digunakan untuk mengembangkan institusi dalam mewujudkan nilai quality assurance. Selain itu juga tracer study berguna untuk memperoleh informasi mengenai kekurangan dari program pendidikan disuatu perguruan tinggi sehingga diperlukan rencana untuk aktivitas berikutnya (Schomburg, 2003:11). Hal yang tidak jauh berbeda diungkapkan oleh Rahmadi (2012) bahwa tracer study mempunyai 4 manfaat penting, yaitu

1. Tidaklah terbatas pada perguruan tinggi saja, tetapi lebih jauh lagi dapat memberikan informasi penting mengenai hubungan (link) antara dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja.

2. Tracer study dapat menyajikan informasi mendalam dan rinci mengenai kecocokan/match kerja baik horisontal (antar berbagai bidang ilmu) maupun vertikal (antar berbagai level/strata pendidikan).

3. Tracer study dapat ikut membantu mengatasi permasalahan kesenjangan kesempatan kerja dan upaya perbaikannya. Bagi universitas, informasi mengenai kompetensi yang relevan bagi dunia kerja dapat membantu upaya perbaikan kurikulum dan sistem pembelajaran.

4. Di sisi lain, dunia industri dan dunia kerja dapat memantau ke dalam instistusi pendidikan tinggi melalui tracer study, dan dengan demikian dapat menyiapkan diri dengan menyediakan pelatihan-pelatihan yang lebih relevan bagi sarjana pencari kerja baru.

2.1.2. Dasar Hukum Tracer Study

Dasar hukum pelaksanaan tracer study tersebut telah ditulis dalam Surat Edaran Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan No. 313/B/SE/2016. Pada prinsipnya Dirjen Pembelajaran dan

(11)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

6

Kemahasiswaan meminta seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi di Indonesia serta Koordinator Kopertis Wilayah I s.d XIV untuk melaksanakan pelacakan alumni / tracer study. Hal tersebut dilakukan untuk memperoleh data nasional yang akurat mengenai situasi kondisi hubungan pendidikan tinggi dengan dunia kerja, dan sistem pengembangan pusat karir perguruan tinggi. Dalam pelaksanaan tracer study tersebut perguruan tinggi menggunakan standar model, desain, metodologi, dan kuisioner. Sehingga dapat membuat kompilasi dan komparasi data antar fakultas / program studi tingkat nasional.Dasar Hukum lain yang melandasi tracer study adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014, tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

3. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2019 tentang Tentang Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan;

4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2019, tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud;

5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan;

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

7. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Tahun 2020 – 2024;

8. Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2016 tentang Pangkalan Data Pendidikan Tinggi;

2.1.3. Manfaat Tracer Study

Tracer study dapat menyediakan informasi untuk kepentingan evaluasi hasil pendidikan

tinggi dan selanjutnya dapat digunakan untuk penyempurnaan dan quality control terhadap lembaga pendidikan tinggi bersangkutan. Di samping itu tracer study juga menyediakan informasi berharga mengenai hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja profesional, menilai relevansi pendidikan tinggi, informasi bagi para pemangku kepentingan (stakeholders), dan kelengkapan persyaratan bagi akreditasi pendidikan tinggi.

Dalam rangka pengembangan perguruan tinggi, tracer study berperan penting, sebagai tahap awal pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang baru, misalnya. Tracer study

(12)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

7

pun menjadi salah satu syarat kelengkapan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan juga kelengkapan dokumen evaluasi diri yang diperlukan dalam pengajuan proposal melalui Kemristekdikti.

(13)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

8

BAB III

METODE PENELITIAN

Pelaksanaan studi penelusuran alumni dan umpan balik pengguna Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya dilakukan dengan :

3.1. Tahapan Pelaksanaan

Untuk melaksanakan tracer study ini tahapan yang akan dilakukan sebagai berikut: 1. UPTPKK melaksanan tracer study

Pelaksanaan Tracer Study dilakukan oleh UPTPKK dengan melibatkan tim dari fakultas untuk membantu mengirimkan tautan formulir isian online kepada pengguna lulusan.

2. Persiapan sarana dan alat penelitian

Persiapan sarana dan alat penelitian adalah tahap awal dalam pembuatan proposal dan perangkat tracer study lainnya serta melakukan rapat koordinasi dengan seluruh tim.

3. Pembuatan kuesioner

Kuesioner adalah perangkat utama dalam mengumpulkan data. Kuesioner mencakup pertanyaan-pertanyaan kunci yang terdapat pada kuisioner tracer study DIKTI, pertanyaan dari akreditasi Badan Akreditasi Nasional dan akreditasi internasional seperti ABEST21.

4. Pengumpulan basis pengguna lulusan (users).

Data pengguna alumni (users) berasal dari hasil isian pelacakan lulusan (Tracer Study Alumni).

5. Pengumpulan data

Pengumpulan data pengguna alumni dilakukan dengan metode menyebarkan tautan Formulir Online yang berupa pertanyaan dan dikirimkan melalui email dan (ataupun) Nomer WhatsApp.

6. Rekapitulasi data dan Pembersihan Data

Setelah data terkumpul, data kemudian diolah dalam tahap awal dengan melakukan kodifikasi.

7. Analisis data

Setelah data dikodifikasi, dilakukan analisis data berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan.

(14)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

9

Penyusunan laporan disesuaikan dengan tujuan pada studi penelusuran yang sudah disampaikan di awal.

9. Evaluasi

Sebagai tahap akhir, evaluasi dilakukan pada pelaksanaan tracer study dan perbaikan pelaksanaan pada tahun berikutnya.

3.2. Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup studi penelusuran alumni dan pengguna ini meliputi:

1) Profil pengguna alumni (Users) yang meliputi Jenis Instansi/Perusahaan dan Lingkupnya, Lokasi Instansi/Perusahaan, Jenis Instansi/Perusahaan dan Lingkupnya, dan Jumlah Tenaga Kerja.

2) Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan meliputi Media yang Digunakan untuk Melakukan Penerimaan Karyawan/Pegawai dan Mekanisme Instansi/Perusahaan dalam Proses Rekrutmen Karyawan/Pegawai

3) Profil Lulusan FEB UB yang bekerja di pengguna alumni, meliputi Jumlah Lulusan FEB UB dan Prosentase Lulusan Pada Instansi/Perusahaan, Rata-rata Masa Kerja Lulusan FEB UB, Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan FEB UB, dan Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Lulusan FEB UB.

4) Penilaian dan harapan users terhadap alumni yang meliputi, Penilaian Aspek Kualitas Lulusan FEB UB, Penilaian Aspek Penting Bagi Calon Karyawan/Pegawai Menurut Instansi/Perusahaan, dan Saran dan harapan dari pengguna untuk peningkatan lulusan FEB UB .

3.3. Batasan Penelitian

Studi ini difokuskan pada sisi pengguna, sehingga studi ini difokuskan untuk menggali informasi mengenai performa alumni Program Studi S2 FEB UB di tempat kerja dan kompetensi alumni yang dibutuhkan oleh pengguna di masa mendatang.

3.4. Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah exploratory research yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui secara lebih dalam tentang fenomena yang selama ini belum diketahui informasinya secara lebih rinci. Hasil pengumpulan data dideskripsikan untuk memperoleh dan menggambarkan karakteristik lulusan FEB UB yang bekerja di tempat pengguna alumni seperti Jumlah Lulusan FEB UB dan Prosentase Lulusan Pada Instansi/Perusahaan,

(15)

Rata-FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

10

rata Masa Kerja Lulusan FEB UB, dan Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan FEB UB, Selain itu, performa lulusan FEB UB di tempat kerja juga dideskripsikan.

3.5. Rentang Waktu Penelitian

Pada sisi data penelitian, rentang waktu yang digunakan adalah data pengguna alumni Program Studi S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang lulus pada tahun 2017.

Penelitian ini merupakan penelitian cross-section. Penelitian cross-section merupakan penelitian yang dilakukan dengan memperhatikan data pada suatu waktu tertentu dan tidak membandingkan data antar waktu. Penelitian ini dilaksanakan pada periode Pebruari 2017 hingga Agustus 2017. Dengan rentang waktu penelitian selama empat bulan, pengumpulan data diharapkan akan memunculkan data yang valid dan dapat dianalisis dengan baik.

3.6. Populasi dan Sampel

Populasi merupakan keseluruhan elemen yang akan diteliti (Cooper and Schindler, 2006). Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek (atau subyek) yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi tidak hanya melihat jumlah tetapi meliputi semua karakteristik sifat-sifat yang dimiliki oleh subyek atau obyek yang diteliti. Populasi dalam tracer

study ini adalah lulusan FEB UB periode tahun 2019.

Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, ataupun bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasinya. Menurut Cooper dan Schindler (2006), penelitian dapat menggunakan metode probability sampling dan non-probability sampling sesuai dengan ketersediaan sampling frame. Dalam tracer study ini, sampling frame lulusan dan pengguna dapat diketahui, sehingga metode yang digunakan adalah probability sampling dari populasi lulusan tahun 2014 hingga 2017. Artinya, setiap lulusan yang berada dalam basis data wisuda tahun 2014-2017 memiliki kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel. Meskipun analisis data masih dimungkinkan tidak memasukkan seluruh sampel karena analisis data hanya dapat dilakukan pada sampel yang datanya lengkap.

3.7. Jenis dan Sumber Data

Jenis dan sumber data adalah mengenai dari mana data diperoleh. Apakah data diperoleh dari sumber langsung (data primer) atau data diperoleh dari sumber tidak langsung (data sekunder). Berikut jenis dan sumber data yang digunakan dalam tracer study ini.

(16)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

11

1. Data primer

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber data dan belum diolah oleh pihak manapun untuk tujuan penelitian yang spesifik (Cooper dan Schindler, 2006). Data primer dalam tracer study ini adalah berupa informasi yang diperoleh secara langsung dari pengguna lulusan mengenai penilaian terhadap lulusan FEB UB.

2. Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang dikumpulkan untuk menunjang data primer dalam satu penelitian. Data sekunder umumnya berupa literatur, pustaka, laporan, undang-undang maupun data tertulis yang dihasilkan oleh satu bagian. Data sekunder yang digunakan dalam tracer study ini diperoleh dari bagian alumni, kepegawaian dan umum Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya yang meliputi data tentang pengguna alumni.

3.8. Metode Pengumpulan Data

Data dalam tracer study ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung

dari sumber data dan belum diolah oleh pihak mana pun untuk tujuan penelitian yang

spesifik (Sekaran dan Bougie 2016). Data primer dalam tracer study ini berupa

informasi yang diperoleh secara langsung dari pengguna alumni Program Studi

Sarjana (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.

Metoda pengumpulan data merupakan teknik atau cara yang dilakukan untuk

mengumpulkan data. Tracer study ini menggunakan survei kuesioner sebagai metoda

pengumpulan data, suatu metoda yang sering digunakan dalam penelitian deskriptif

dan eksplanatori untuk mengumpulkan data tentang orang, kegiatan, maupun situasi

(Sekaran dan Bougie 2016), serta suatu metoda yang dapat mengidentifikasi

sifat-sifat populasi menurut sampel yang ditentukan (Creswell 2013). Tracer study ini

memilih menggunakan kuesioner online, yaitu kuesioner yang dikirimkan kepada

responden secara online oleh UPTPKK UB. Jenis kuesioner ini dipilih karena

memungkinkan peneliti untuk menjangkau responden yang tersebar luas secara

geografis dengan mudah, untuk mengirimkan kuesioner kepada responden dan

mendapatkan respon dari responden dalam waktu yang singkat, serta biayanya lebih

murah (Hartono 2008; Sekaran dan Bougie 2016).

(17)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

12

BAB IV

HASIL ANALISIS DATA

4.1 Hasil Uji Validitas dan Reabilitas Tracer Pengguna

Uji Validitas dan Uji Reabilitas terhadap jawaban masing-masing kelompok responden dilakukan uji validitas dan uji reabilitas. Untuk. Uji validitas menggunakan uji Pearson Correlation untuk memperoleh nilai rata-rata r-hitung yang kemudian nilai-rata-rata r hitung dibandingkan dengan nilai r tabel untuk menentukan bahwa pertanyaan kuesioner sudah valid.

Sedangkan uji reabilitas intrumen menggunakan uji Cronbach’s Alpha utntuk memperoleh hasil nilai rata-rata Cronbach’s Alpha yang digunakan untuk menentukan bahwa instrument survey sudah andal (reliabel).

Berdasarkan pengujian validitas seluruh pernyataan dinyatakan valid, dengan nilai r hitung lebih besar r tabel sebesar 0,236 pada setiap butir pernyataan untuk responden pada setiap butir pernyataan. Sedangkan untuk reabilitas hasilnya menunjukan angka diatas 0,6 dan menunjukan bahwa instrument survey dapat diandalkan.

Tabel 1. Hasil Uji Validitas dan Reabilitas

Before

N

69

Kesi

mp

ula

n

After

N

69

Kesi

mp

ula

n

2017

DF

67

2017

DF

67

Indikator Pertanyaan

r

hitun

g

r

tab

el

Indikator Pertanyaan

r

hitun

g

r

tab

el

Integritas

0,47

0,2

4

Vali

d

Integritas

0,80

0,2

369

Vali

d

Etika

0,53

0,2

4

Vali

d

Etika

0,79

0,2

369

Vali

d

Keahlian pada bidang ilmu (kompetensi utama)

0,49

0,2

4

Vali

d

Keahlian pada bidang ilmu (kompetensi utama)

0,87

0,2

369

Vali

d

Kemampuan berbahasa asing

0,46

0,2

4

Vali

d

Kemampuan berbahasa asing

0,74

0,2

369

Vali

d

Penggunaan teknologi informasi

0,61

0,2

4

Vali

d

Penggunaan teknologi informasi

0,85

0,2

369

Vali

d

Kemampuan Berkomunikasi

0,56

0,2

4

Vali

d

Kemampuan Berkomunikasi

0,67

0,2

369

Vali

d

Kerjasama

0,60

0,2

4

Vali

d

Kerjasama

0,72

0,2

369

Vali

d

Pengembangan diri

0,48

0,2

4

Vali

d

Pengembangan diri

0,77

0,2

369

Vali

d

(18)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

13

Before

N

69

Kesi

mp

ula

n

After

N

69

Kesi

mp

ula

n

2017

DF

67

2017

DF

67

Indikator Pertanyaan

r

hitun

g

r

tab

el

Indikator Pertanyaan

r

hitun

g

r

tab

el

Cara berpikir lintas

disiplin ilmu

0,68

0,2

4

Vali

d

Cara berpikir lintas

disiplin ilmu

0,74

0,2

369

Vali

d

Kemampuan bekerja dalam tim

0,68

0,2

4

Vali

d

Kemampuan bekerja dalam tim

0,84

0,2

369

Vali

d

Kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi

0,70

0,2

4

Vali

d

Kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi

0,69

0,2

369

Vali

d

Percaya diri

0,81

0,2

4

Vali

d

Percaya diri

0,72

0,2

369

Vali

d

Inisiatif

0,80

0,2

4

Vali

d

Inisiatif

0,64

0,2

369

Vali

d

Kreativitas

0,58

0,2

4

Vali

d

Kreativitas

0,68

0,2

369

Vali

d

Kedisiplinan

0,68

0,2

4

Vali

d

Kedisiplinan

0,88

0,2

369

Vali

d

Kemampuan memecahkan masalah

0,85

0,2

4

Vali

d

Kemampuan memecahkan masalah

0,76

0,2

369

Vali

d

Kepemimpinan

0,76

0,2

4

Vali

d

Kepemimpinan

0,54

0,2

369

Vali

d

Kemampuan bernegosiasi

0,64

0,2

4

Vali

d

Kemampuan bernegosiasi

0,50

0,2

369

Vali

d

Kemampuan beradaptasi

0,71

0,2

4

Vali

d

Kemampuan beradaptasi

0,57

0,2

369

Vali

d

Semangat juang

0,74

0,2

4

Vali

d

Semangat juang

0,36

0,2

369

Vali

d

Berpikir kritis dan

analitis

0,69

0,2

4

Vali

d

Berpikir kritis dan

analitis

0,63

0,2

369

Vali

d

Kewirausahaan

0,69

0,2

4

Vali

d

Kewirausahaan

0,75

0,2

369

Vali

d

Kemampuan menghargai pendapat orang lain

0,78

0,2

4

Vali

d

Kemampuan menghargai pendapat orang lain

0,61

0,2

369

Vali

d

Tanggung Jawab Sosial

0,84

0,2

4

Vali

d

Tanggung Jawab Sosial

0,71

0,2

369

Vali

d

Kemampuan menghargai keberagaman

0,84

0,2

4

Vali

d

Kemampuan menghargai keberagaman

0,66

0,2

369

Vali

d

Loyalitas

0,82

0,2

4

Vali

d

Loyalitas

0,69

0,2

369

Vali

d

Ikhlas

0,82

0,2

4

Vali

d

Ikhlas

0,54

0,2

369

Vali

d

(19)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

14

Before

N

69

Kesi

mp

ula

n

After

N

69

Kesi

mp

ula

n

2017

DF

67

2017

DF

67

Indikator Pertanyaan

r

hitun

g

r

tab

el

Indikator Pertanyaan

r

hitun

g

r

tab

el

Tanggung jawab

0,70

0,2

4

Vali

d

Tanggung jawab

0,57

0,2

369

Vali

d

Kesediaan ditempatkan

0,78

0,2

4

Vali

d

Kesediaan ditempatkan

0,41

0,2

369

Vali

d

HASIL UJI

RELIABILITAS

Cronc

bach's

Alpha

Ket

era

nga

n

HASIL UJI

RELIABILITAS

Cronc

bach's

Alpha

Ket

era

nga

n

0,96

Reli

abe

l

0,96

Reli

abe

l

4.2 Profil Responden Pengguna Alumni

4.2.1 Profil Responden Pengguna Alumni Program Magister Ilmu Ekonomi 4.2.1.1 Jumlah Perusahaan/Instansi yang Mengisi Umpan Balik PMIE

Berdasarkan tracer user yang telah dilakukan, terdapat 12 perusahaan/instansi yang mengisi umpan balik. Tabel berikut ini menunjukkan nama instansi/perusahaan beserta jabatan dari pengisi kuisioner tracer user.

Tabel 2. Daftar Jumlah Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Di Program Magister Ilmu Ekonomi

No Nama Instansi/Perusahaan Jabatan Pengisi Kuisioner

1 Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal Pejabat Pemerintah Daerah

2 Perkumpulan SOLUD Supervisor

3 Universitas Negeri Malang Pimpinan Perguruan Tinggi

4 Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah, Bank Indonesia Kepala Bagian

5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Timor Pimpinan Perguruan Tinggi

6 Universitas Kahuripan Kediri Pimpinan Perguruan Tinggi

7 Balai Besar PEMDES di Malang Pejabat Pemerintah Daerah 8 Universitas Islam Riau Pimpinan Perguruan Tinggi

9 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya Pimpinan Perguruan Tinggi

10 Universitas Gajah Mada Pimpinan Perguruan Tinggi

11 UPN Veteran Jatim Pimpinan Perguruan Tinggi

12 Persada Hospital Supervisor

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa 25% kuisioner diisi oleh Supervisor dan Kepala Bagian, 17% kuisioner diisi oleh Pejabat Pemerintah Daerah, dan 58% kuisioner diisi oleh Pimpinan Perguruan Tinggi. Instansi/Perusahaan yang mengisi umpan balik cukup bervariasi dan tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

(20)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

15

4.2.1.2 Lokasi Instansi/Perusahaan (Kota/Kabupaten, Provinsi, Negara)

Hasil tracer user menunjukkan bahwa lokasi Instansi/Perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB tersebar di 7 Kota/Kabupaten di Indonesia. Sebaran lokasi ditunjukkan sebagaimana gambar di bawah ini.

Gambar 1. Sebaran Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik per Kabupaten/Kota Di Program Magister Ilmu Ekonomi

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Dari gambar di atas, diketahui bahwa lokasi instansi/perusahaan terbanyak adalah Kota Malang dengan persentase sebesar 38%, kemudian diikuti Kabupaten Mandailing Natal, Kota Bima, Kota Jakarta Pusat, Kota Kefamenanu, Kabupaten Kediri, dan Kota Pekanbaru dengan persentase sebesar 8%.

Gambar 2. Sebaran Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik per Provinsi Di Program Magister Ilmu Ekonomi

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Bima 7% Jakarta Pusat 7% Kediri 8% Kefamenanu Tengah 8% Kota Malang 38% Mandailing Natal 8% Pekanbaru 8% Surabaya 8% Yogyakarta 8% DI Yogyakarta 7% DKI Jakarta7% Jawa Timur 54% NTB 8% NTT 8% Riau 8% Sumatera Utara 8%

(21)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

16

Berdasarkan wilayah provinsi, lokasi instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB tersebar di beberapa Provinsi di Indonesia yakni:

1. Sumatera Utara, sebanyak 8%; 2. NTB, sebanyak 8%;

3. Jawa Timur, sebanyak 54%; 4. DKI Jakarta, sebanyak 8%; 5. NTT, sebanyak 8%; dan 6. Riau, sebanyak 8%

7. DI Yogyakarta, sebanyak 8%

Melihat sebaran lokasi berdasarkan provinsi, maka dapat dilihat bahwa mayoritas instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB berada di pulau jawa. Hasil tracer user menunjukkan tidak adanya instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB yang berada di luar negeri.

4.2.1.3 Jenis Instansi/Perusahaan dan Lingkupnya

Hasil tracer user menunjukkan bahwa jenis instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB adalah instansi pemerintahan, perusahaan swasta, dan perguruan tinggi. 25% pengguna alumni PMIE FEB UB adalah instansi pemerintahan, 66% adalah perguruan tinggi, dan 16% adalah perusahaan swasta, baik NGO maupun perusahaan. Sehingga, dapat dilihat bahwa ruang lingkup pengguna alumni PMIE FEB UB adalah lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan (perguruan tinggi), dan perusahaan swasta. Dari gambar di bawah ini, dapat dilihat bahwa mayoritas pengguna alumni PMIE FEB UB adalah perguruan tinggi.

Gambar 3. Jenis Instansi Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Program Magister Ilmu Ekonomi

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah) 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

(22)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

17

4.2.1.4 Jumlah Tenaga Kerja

Instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB yang mengisi umpan balik mempunyai jumlah tenaga kerja yang cukup bervariasi. 16% instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB mempunyai jumlah tenaga kerja 11 – 30 orang, 8% instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB mempunyai tenaga kerja 31 – 300 orang, dan 75% instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB mempunyai jumlah tenaga kerja lebih dari 300 orang.

Gambar 4. Presentase Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Program Magister Ilmu Ekonomi

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Dari gambar di atas, dapat dilihat bahwa mayoritas instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB mempunyai jumlah tenaga kerja lebih dari 300 orang. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna alumni PMIE FEB UB adalah instansi/perusahaan yang berskala cukup besar.

Gambar 5. Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Program Magister Ilmu Ekonomi

11-30 Naker 16% 31-300 Naker 8% >300 Naker 76% 22.22 11.11 66.67 100.00 Total 2 1 6 9 11.11 0.00 0.00 11.11 Perusahaan Swasta 1 0 0 1 0.00 0.00 55.56 55.56 Perguruan Tinggi 0 0 5 5 11.11 11.11 11.11 33.33 Pemerintahan 1 1 1 3 an 11 - 30 31 - 300 > 300 Total Instansi/Perusaha Instansi/perusahaan

(23)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

18

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Dengan melakukan cross tab antara jenis instansi/perusahaan dan jumlah tenaga kerja di instansi/perusahaan, maka dapat dilihat sebagaimana tabel di atas bahwa mayoritas yang memiliki jumlah tenaga kerja lebih dari 300 orang adalah perguruan tinggi dengan proporsi sebesar 55,56% atau setara dengan 5 perguruan tinggi.

4.2.2 Profil Responden Pengguna Alumni Program Magister Akuntansi (PMA) 4.2.2.1 Jumlah Perusahaan/Instansi yang Mengisi Umpan Balik PMA

Berdasarkan hasil dari pelacakan pengguna lulusan yang telah dilakukan, terdapat 23 instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik dimana terdapat 3 instansi/perusahaan di antaranya yang memberikan umpan balik masing-masing kepada 3 lulusan tahun 2016 PMA JAFEB UB, yaitu Universitas Negeri Surabaya (instansi), Sephora (perusahaan), dan Adrian Sound System (perusahaan). Berikut merupakan tabel yang menunjukkan nama instansi/perusahaan dan jabatan pengguna lulusan:

Tabel 3. Nama Instansi/Perusahaan dan Jabatan Pengguna Lulusan (Pengisi Kuesioner)

No. Nama Instansi/Perusahaan Jabatan Pengguna Lulusan

1 Universitas Terbuka Ketua Jurusan

2 KAP Drs Supriadi Laupe Supervisor

3 Apotek K24 Kepala Keuangan

4 Telkom University Ketua Jurusan

5 Universitas Brawijaya Ketua Jurusan

6 IAIN Tulungagung Ketua Jurusan

7 PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Kepala Keuangan 8 Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret Ketua Jurusan 9 Universitas Muhammadiyah Semarang Ketua Jurusan

10 KAP Drs. Suprihadi & Rekan Supervisor

11 Universitas Negeri Jember Ketua Jurusan

12 KJPP Sugeng Irwan Gunawan & Rekan Supervisor

13 Universitas Airlangga Ketua Jurusan

14 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Kupang Ketua Jurusan

15 IAIN Palangka Raya Ketua Jurusan

16 Mahakam Group Kepala Keuangan

17 Sephora Sea Kepala Keuangan

18 Universitas Muhammadiyah Lamongan Ketua Jurusan

19 Universitas Negeri Surabaya Ketua Jurusan

20 Universitas Medan Area dan STIE IBBI Ketua Jurusan

21 Sharebake Pemilik

22 PT Elnusa Petrofin Kepala Keuangan

23 Adrian Soundsystem Pemilik

(24)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

19

Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat 57% kuesioner diisi oleh jabatan Ketua Jurusan, 22% diisi oleh Kepala Bagian Keuangan, 13% diisi oleh jabatan Supervisor, dan 9% diisi oleh Pemilik instansi perusahaan. Instansi/perusahaan yang memberikan umpan balik cukup bervariasi dan keberadaannya tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Selanjutnya, jumlah perusahaan/instansi yang mengisi umpan balik juga tersebar di berbagai kota/kabupaten dan provinsi.

4.2.2.2 Lokasi Instansi/Perusahaan (Kota/Kabupaten, Provinsi, Negara)

Hasil pelacakan pengguna lulusan menunjukkan bahwa lokasi instansi/perusahaan pengguna lulusan PMA JAFEB UB tersebar di 12 kota di Indonesia. Sebaran lokasi instansi/perusahaan tersebut ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Gambar 6. Persentase Persebaran Lokasi Instansi/Perusahaan Berdasarkan Kota/Kabupaten

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa lokasi instansi/perusahaan terbanyak adalah Kota Malang dengan persentase sebesar 22%, disusul Kota Jakarta dengan persentase sebesar 13%, Kupang dengan persentase sebesar 9%, dan 9 kota lainnya masing-masing sebesar 4%. Berdasarkan lokasi kota/kabupaten instansi/perusahaan tersebut, selanjutnya

4% 4% 13% 4% 4% 9% 4% 22% 4% 4% 4% 4% 4% 4% 4% 4% Bandung Banyuwangi Jakarta Jember Jombang Kupang Lamongan Malang Medan Palangka Raya Palu Semarang

(25)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

20

dikelompokkan ke dalam persebaran wilayah provinsi di Indonesia seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 7. Persentase Persebaran Lokasi Instansi/Perusahaan Berdasarkan Provinsi

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Berdasarkan wilayah provinsi tersebut, lokasi instansi/perusahaan pengguna lulusan PMA JAFEB UB tersebar di 9 provinsi, yaitu Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara. Sebaran provinsi paling banyak adalah di Jawa Timur, yaitu sebesar 48%. Selanjutnya disusul DKI Jakarta sebesar 13%, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur masing-masing sebsar 9%. Sedangkan 5 provinsi lainnya mendapat persentase masing-masing sebesar 4%. Sehingga persebaran lokasi instansi/perusahaan berdasarkan provinsi ini dapat dilihat bahwa mayoritas instansi/perusahaan pengguna lulusan PMA JAFEB UB berada di pulau Jawa. Tidak terdapat instansi/perusahaan pengguna lulusan PMA JAFEB UB yang lokasinya berada di luar negeri.

4.2.2.3 Jenis Instansi/Perusahaan dan Lingkupnya

Hasil pelacakan pengguna lulusan menunjukkan bahwa jenis instansi/perusahaan pengguna lulusan PMA JAFEB UB adalah Instansi Pendidikan, Instansi Pemerintah-DJPb, Instansi Pemerintahan Daerah, Swasta-KAP, dan Swasta-Perusahaan. Berikut ini merupakan grafik jenis instansi/perusahaan pengguna lulusan:

4% 13% 4% 9% 48% 4% 9% 4% 4% Bali DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Tengah Nusa Tenggara Timur Sulawesi Tengah Sumatera Utara

(26)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

21

Gambar 8. Grafik Persentase Jenis Instansi/Perusahaan

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa jenis instansi/perusahaan terbesar adalah pada Instansi Pendidikan, yaitu sebesar 57%. Selanjutnya disusul dengan Instansi Swasta-Perusahaan sebesar 26%, Swasta-KAP sebesar 9%. Sedangkan persentase jenis instansi/perusahaan terkecil adalah Instansi Pemerintah BUMN dan Swasta-KJPP masing-masing sebesar 4%. Dapat disimpulkan bahwa Instansi Pendidikan lebih mendominasi.

Adapun ruang lingkup pada masing-masih jenis instansi/perusahaan dikategorikan menjadi 2, yaitu Badan Usaha Tingkat Wilayah/Lokal atau Berwirausaha Tidak Berizin sebesar 87% dan Badan Usaha Tingkat Multi Nasional/Internasional sebesar 13%. Berikut ini merupakan persentase ruang lingkup jenis instansi/perusahaan:

Gambar 9. Grafik Persentase Ruang Lingkup Jenis Instansi/Perusahaan

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

4.2.2.4 Jumlah Tenaga Kerja

Instansi/perusahaan pengguna lulusan PMA JAFEB UB yang mengisi umpan balik mempunyai jumlah tenaga kerja dengan range 1-10, 11-30, 31-300 hingga lebih dari 300. Berikut ini merupakan gambar persentase jumlah tenaga kerja pada instansi/perusahaan pengguna lulusan: 57% 4% 9% 4% 26% 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60%

Instansi Pendidikan Instansi Pemerintah BUMN

Swasta-KAP Swasta-KJPP Swasta-Perusahaan

13% 87% 0% 20% 40% 60% 80% 100%

Badan usaha tingkat multi Nasional/Internasional

Badan usaha tingkat Wilayah/Lokal atau berwirausaha tidak berizin

(27)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

22

Gambar 10. Grafik Persentase Jumlah Tenaga Kerja pada Instansi/Perusahaan

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa rata-rata jumlah tenaga kerja pada masing-masing instansi/perusahaan pengguna lulusan adalah pada range 1-10 tenaga kerja sebesar 4%, range 11-30 tenaga kerja sebesar 22%, range 31-300 tenaga kerja sebesar 13%, dan range >300 tenaga kerja sebesar 61%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga yang dimiliki instansi/perusahaan yang paling besar adalah pada range >300 tenaga kerja.

4% 22% 13% 61% 1-10 11-30 31-300 >300

(28)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

23

4.2.3 Profil Responden Pengguna Alumni Program Studi Magister Manajemen (PSMM)

4.2.3.1 Jumlah Perusahaan/Instansi yang Mengisi Umpan Balik PSMM

Jumlah keseluruhan perusahaan atau instansi yang mengisi umpan balik kepuasan pengguna terhadap lulusan Magister Manajemen FEB UB tahun lulus 2017 adalah sebanyak 34 perusahaan atau instansi. Lokasi dari perusahaan atau instansi sangat beragam dan berada pada skala nasional maupun internasional, sebanyak 31 perusahaan berada pada skala nasional yaitu tersebar pada Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan DKI Jakarta. Sedangkan 1 perusahaan berada pada skala internasional yaitu di Taiwan.

Gambar 11. Jenis Perusahaan/ Instansi PSMM

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Tabel 4. Jenis Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik PSMM

Tempat

Bekerja Lokal/Regional Nasional

Multinasinal/ Internasional Jumlah % Badan Usaha Milik Negara 4 0 4 8 24% Perbankan BUMN 9 0 0 9 26% Perbankan Swasta 1 0 1 2 6% Perguruan Tinggi 5 0 2 7 21% Perusahaan Swasta 4 0 1 5 15%

(29)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

24

Tempat

Bekerja Lokal/Regional Nasional

Multinasinal/

Internasional Jumlah %

Wiraswasta 2 1 0 3 9%

Total 25 1 8 34 100%

% 48% 30% 22% 100%

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Berdasarkan data yang ditunjukkan pada gambar 1 dan tabel 1 dapat diketahui bahwa jenis perusahaan atau instansi adalah 24% Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan ruang lingkup nasional, 26% perbankan BUMN dengan ruang lingkup nasional, 6% perbankan swasta dengan ruang lingkup nasional dan multinasional atau internasional, 21% perguruan tinggi dengan ruang lingkup lokal atau regional, nasional, dan multinasional atau internasional, 15% perusahaan swasta dengan ruang lingkup nasional dan multinasional atau internasional, dan 9% merupakan wiraswasta atau perusahaan sendiri dengan ruang lingkup lokal atau regional.

Tabel 5.Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik PSMM

Jumlah Tenaga Kerja Jumlah %

< 10 5 15%

11-30 3 9%

31-300 20 59%

> 300 6 18%

Total 34 100%

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Gambar 12.Jumlah Tenaga Kerja Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik PSMM

(30)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

25

Berdasarkan data pada Tabel dan gambar diatas dapat diketahui bahwa 5% perusahaan atau instansi memiliki kurang dari 10 tenaga kerja, 9% memiliki 11-30 tenaga kerja, 59% memiliki 31-300 tenaga kerja, dan 18% memiliki lebih dari 300 tenaga kerja.

4.3 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan 4.3.1 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan

Program Magister Ilmu Ekonomi (PMIE)

4.3.1.1 Media yang Digunakan untuk Melakukan Penerimaan Karyawan/Pegawai

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai bagaimana instansi/perusahaan melakukan penerimaan karyawan/pegawai. Setiap instansi/perusahaan menggunakan media yang berbeda dalam melakukan rekrutmen karyawan/pegawai. Terdapat beberapa media yang dapat digunakan antara lain melalui iklan di media massa, lamaran langsung dari para lulusan, kerjasama dengan fakultas atau universitas, sistem magang, dan pemberitahuan hanya untuk kalangan terbatas. Ada pula beberapa instansi/perusahaan yang mengkombinasikan beberapa media, sehingga tidak hanya satu jenis media saja dalam melakukan rekrutmen karyawan/pegawai.

Gambar 13. Media yang Digunakan untuk Melakukan Penerimaan Karyawan/Pegawai (PMIE)

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah) 0 2 4 6 8 10 12 14

(31)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

26

Berdasarkan hasil tracer user, diperoleh informasi mengenai media yang digunakan oleh instansi/perusahaan dalam melakukan penerimaan karyawan/pegawai. Dari gambar di atas, dapat dilihat bahwa semua instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik menggunakan iklan di media massa dan lamaran langsung dari para lulusan. Secara umum, iklan di media massa dan lamaran langsung dari para lulusan adalah media yang memang paling banyak digunakan dalam prosedur penerimaan karyawan/pegawai. Prosedur tersebut memberikan peluang yang sama bagi semua lulusan dari manapun asalnya untuk dapat mendaftar di sebuah instansi/perusahaan, termasuk memberikan peluang juga bagi lulusan PMIE FEB UB untuk dapat berkarier di instansi/perusahaan tersebut.

4.2.1.2 Mekanisme Instansi/Perusahaan dalam Proses Rekrutmen Karyawan/Pegawai

Terdapat beberapa mekanisme yang digunakan oleh instansi/perusahaan dalam proses rektrutmen karyawan/pegawai. Secara umum, beberapa mekanisme yang sering digunakan adalah seleksi sendiri, kerjasama dengan fakultas/universitas, dan juga menyerahkan ke lembaga rekrutmen SDM. Hasil tracer user sebagaimana dapat dilihat pada gambar di bawah menunjukkan bahwa instansi/perusahaan pengguna alumni PMIE FEB UB menggunakan mekanisme seleksi sendiri dalam prosedur penerimaan pegawai/karyawan.

Gambar 14. Mekanisme Instansi/Perusahaan dalam Proses Rekrutmen Karyawan/Pegawai (PMIE)

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah) 0 2 4 6 8 10 12 14 Seleksi Mandiri

(32)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

27

4.3.2 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan Program Magister Akuntansi (PMA)

Dalam upaya perekrutan/ penerimaan karyawan, perusahaan/instansi memiliki beberapa prosedur. Berikut ini merupakan cara perusahaan dalam melakukan rekruitmen karyawan/pegawai baru yang akan bekerja:

4.3.2.1 Media Yang Digunakan Untuk Melakukan Penerimaan Karyawan/Pegawai

Dalam upaya perekrutan/ penerimaan karyawan, perusahaan/instansi memiliki beberapa prosedur. Berikut ini merupakan cara perusahaan dalam melakukan rekruitmen karyawan/pegawai baru yang akan bekerja:

Gambar 15. Grafik Persentase Prosedur Penerimaan Karyawan pada Instansi/Perusahaan

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Berdasarkan tabel tersebut maka dapat dilihat bahwa terdapat beberapa media yang digunakan pengguna lulusan untuk melakukan penerimaan karyawan/pegawai, yaitu bekerjasama dengan fakultas, iklan di media massa, melalui website perusahaan, lamaran langsung dari para lulusan, pemberitahuan untuk kalangan terbatas. Media terbanyak yang digunakan adalah melalui website perusahaan dan pemberitahuan untuk kalangan terbatas masing-masing sebesar 30%.

4.2.2.2 Mekanisme Perusahaan dalam Proses Rekruitmen Karyawan/Pegawai

Terdapat beberapa mekanisme yang digunakan oleh instansi/perusahaan dalam proses rektrutmen karyawan/pegawai. Secara umum, beberapa mekanisme yang sering digunakan adalah seleksi sendiri, melalui BKN, kerjasama dengan fakultas/universitas, lamaran sendiri, dan menyerahkan ke lembaga rekrutmen SDM. Namun, dari 23 instansi/perusahaan pengguna lulusan tahun 2017 PMA JAFEB UB ini untuk mekanisme

13% 30% 26% 30% 0% 5% 10% 15% 20% 25% 30% 35%

Iklan di media massa Melalui website perusahaan

Lamaran langsung dari para lulusan

Pemberitahuan untuk kalangan

(33)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

28

proses rekrutmen karyawan/pegawai seluruhnya melalui seleksi sendiri atau sebesar 100%.

4.3.3 Prosedur Penerimaan Karyawan/Pegawai di Instansi/Perusahaan Program Studi Magister Manajemen (PSMM)

Media yang digunakan oleh perusahaan atau instansi untuk melakukan penerimaan karyawan atau pegawai antara lain bekerjasama dengan fakultas, web perusahaan; di web resmi instansi; iklan di media massa; beasiswa ikatan dinas; lamaran langsung dari para lulusan; sistem magang; pemberitahuan untuk kalangan terbatas; dan melalui website perusahaan. Sedangkan mekanisme yag digunakan oleh perusahaan atau instansi dalam proses rekrutmen karyawan atau pegawai antara lain job online seperti jobstreet; kerjasama dengan pihak rekrutmen SDM; seleksi nasional; seleksi sendiri; kerjasama dengan fakultas; dan seleksi PNS

4.4 Profil Lulusan FEB UB

4.4.1 Profil Lulusan Program Magister Ilmu Ekonomi (PMIE)

4.4.1.1 Jumlah Lulusan PMIE FEB UB dan Prosentase Lulusan Pada Instansi/Perusahaan

Instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik mempunyai karyawan yang berasal dari lulusan PMIE FEB UB 1 - 10 orang. Berdasarkan gambar di bawah ini, dapat dilihat bahwa mayoritas instansi/perusahaan mempunyai jumlah karyawan/pegawai yang berasal dari lulusan PMIE FEB UB sebanyak 1 - 10 orang.

Gambar 16. Jumlah Lulusan PMIE FEB UB

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

(34)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

29

Jika melihat hanya pada angka nominal, maka tidak dapat diketahui apakah jumlah lulusan PMIE FEB UB yang bekerja di instansi/perusahaan sudah relatif banyak atau relatif sedikit. Sehingga, perlu informasi tambahan dalam bentuk prosentase agar dapat mengetahui proporsi jumlah lulusan PMIE FEB UB terhadap total seluruh karyawan/pegawai di sebuah instansi/perusahaan.

Gambar 17. Prosentase Lulusan Pada Instansi/Perusahaan (PMIE)

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

Dari gambar di atas, diketahui bahwa jumlah lulusan PMIE FEB UB yang bekerja di instansi/perusahaan memang masih relatif sedikit. Semua instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik mempunyai karyawan/pegawai lulusan PMIE FEB UB antara 1% - 25%, atau tidak lebih dari 1/4 total seluruh karyawan/pegawai yang dimiliki.

4.4.1.2 Rata-rata Masa Kerja Lulusan PMIE FEB UB

Karyawan/pegawai lulusan PMIE FEB UB pada instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik mempunyai masa kerja rata-rata 1 – 3 tahun dan >3 – 5 tahun. Hasil tracer user sebagaimana gambar di bawah ini menunjukkan bahwa mayoritas rata-rata masa kerja karyawan/pegawai lulusan PMIE FEB UB adalah 1 – 3 tahun. Dari 12 instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik, 8 instansi/perusahaan (setara 67%) mempunyai karyawan/pegawai lulusan PMIE FEB UB dengan rata-rata masa kerja 1 – 3 tahun, sedangkan 4 instansi/perusahaan (setara 33%) mempunyai karyawan/pegawai

0 2 4 6 8 10 12 14 1-25%

(35)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

30

lulusan PMIE FEB UB dengan rata-rata masa kerja >3 – 5 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata masa kerja karyawan/pegawai lulusan PMIE FEB UB masih relatif sebentar.

Gambar 18. Rata-rata Masa Kerja Lulusan PMIE FEB UB

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

4.4.1.3 Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan PMIE FEB UB

Gaji/Pendapatan dapat digunakan sebagai salah satu indikator kesejahteraan individu. Gaji/Pendapatan lulusan PMIE FEB UB pada instansi/perusahaan yang mengisi umpan balik cukup beragam dengan variasi ≤3 juta rupiah, 3 – 5 juta rupiah, dan 5 – 7 juta rupiah. Hasil tracer user sebagaimana gambar di bawah ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan/pegawai lulusan PMIE FEB UB mempunyai gaji/pendapatan 5 – 7 juta rupiah.

Gambar 19. Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan PMIE FEB UB

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

1-3 Tahun 33% 3-5 Tahun 67% 1-3 Tahun 3-5 Tahun 11% 22% 67% ≤ 3 juta rupiah 3 – 5 juta rupiah 5 - 7 juta rupiah

(36)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

31

4.4.1.4 Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Lulusan PMIE FEB UB

Berdasarkan hasil tracer user, diperoleh informasi mengenai tingkat kepuasan instansi/perusahaan terhadap pengguna lulusan PMIE FEB UB. Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa mayoritas instansi/perusahaan sudah sangat puas terhadap lulusan PMIE FEB UB, sedangkan 33% dari instansi/perusahaan merasa puas terhadap lulusan PMIE FEB UB. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di PMIE FEB UB telah mampu membentuk kapasitas mahasiswa sehingga sesuai dengan kompetensinya ketika memasuki dunia kerja.

Gambar 20. Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Lulusan PMIE

Sumber: Hasil Umpan Balik (Diolah)

4.4.2 Profil Lulusan Program Magister Akuntansi (PMA)

4.4.2.1 Jumlah Lulusan PMA JAFEB UB dan Persentase Lulusan pada Instansi/Perusahaan

Terdapat 26 lulusan tahun 2017 yang dinilai oleh 23 instansi/perusahaan, dimana 2 orang lulusan dinilai oleh 1 instansi pendidikan yang sama, yaitu Universitas Negeri Surabaya. Selanjutnya 2 orang lulusan dinilai 1 perusahaan yang sama, yaitu Sephora dan 2 orang lulusan dinilai oleh 1 perusahaan yang sama, yaitu Adrian Sound System. Berikut ini merupakan data mengenai lulusan PMA JAFEB UB yang ada pada perusahaan/instansi yang telah mengisi umpan balik pengguna:

67% 33%

Sangat Puas Puas

(37)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

32

Gambar 21. Persentase Jumlah Lulusan PMA JAFEB UB

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa jumlah lulusan yang bekerja pada persuahaan/instansi pengguna adalah antara range 1-10 orang dan 11-50 orang untuk lulusan PMA JAFEB UB di masing-masing instansi/perusahaan. Sebanyak 24 perusahaan/instansi dengan range 1-10 orang lulusan atau sebesar 92% dan sebanyak 2 perusahaan/instansi dengan range 11-50 orang lulusan atau sebesar 8%.

Jika melihat hanya pada angka nominal, maka tidak dapat diketahui apakah jumlah lulusan PMA FEB UB yang bekerja di instansi/perusahaan sudah relatif banyak atau relatif sedikit. Sehingga, perlu informasi tambahan dalam bentuk persentase agar dapat mengetahui proporsi jumlah lulusan PMA JAFEB UB terhadap total seluruh karyawan/pegawai di sebuah instansi/perusahaan.

Gambar 22. Grafik Persentase Lulusan PMA JAFEB UB pada Instansi/Perusahaan

Sumber: hasil umpan balik (diolah) 92% 8% 1 – 10 orang 11 – 50 orang 23% 65% 12% Range 1% - 25% Range 26% - 50% Range 51% - 75%

(38)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

33

Berdasarkan gambar di atas dapat diketahui bahwa persentase jumlah lulusan yang bekerja pada persuahaan/instansi pengguna adalah antara range 1-25%, 26-50%, dan 51-75% lulusan PMA JAFEB UB. Sebesar 23% perusahaan/instansi dengan range persentase jumlah lulusan 1-25%, sebesar 65% perusahaan/instansi dengan range persentase jumlah lulusan 26-50%, dan sebesar 12% perusahaan/instansi dengan range persentase jumlah 51-75%.

4.4.2.2 Rata-rata Masa Kerja Lulusan PMA JAFEB UB

Berikut ini merupakan range rata-rata masa kerja lulusan PMA JAFEB UB:

Gambar 23. Persentase Rata-rata Masa Kerja Lulusan PMA JAFEB UB

Sumber: hasil umpan balik (diolah)

Berdasarkan gambar di atas dapat diketahui bahwa rata-rata masa kerja lulusan PMA JAFEB UB adalah 1-3 tahun hingga >5 tahun. Rata-rata masa kerja 1-3 tahun mendominasi sebanyak 65%.

4.4.2.3 Gaji/Pendapatan Tiap Bulan Lulusan PMA JAFEB UB

Hasil pelacakan pengguna lulusan juga mengakomodir informasi mengenai range gaji/pendapatan karyawan/pegawai tiap bulannya. Berikut ini merupakan grafik range gaji/pendapatan tiap bulan lulusan PMA JAFEB UB:

23% 65% 8% 4% < 1 tahun 1 – 3 tahun >3 – 5 tahun >5 tahun

Gambar

Tabel 1. Hasil Uji Validitas dan Reabilitas
Tabel 2. Daftar Jumlah Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Di Program  Magister Ilmu Ekonomi
Gambar 1. Sebaran Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik per  Kabupaten/Kota Di Program Magister Ilmu Ekonomi
Gambar 3. Jenis Instansi Perusahaan/Instansi Yang Mengisi Umpan Balik Program  Magister Ilmu Ekonomi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Karakteristik kincir pada variasi sudut sirip antara 10 0 sampai dengan 40 0 menunjukkan bahwa prestasi kincir mengalami penurunan seiring bertambahnya sudut kemiringan

Kusen adalah salah satu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi untuk membentuk hubungan baik antara sebuah dinding pasangan bata, beton atau kayu dengan

Dengan kata lain terdapat hubungan yang tidak bebas antara variabel exogen dengan variabel endogen, yaitu bahwa efektivitas komunikasi dengan masyarakat Ciboleger benar- benar

[r]

[r]

The variation in class size and teacher characteristics that remains following the inclusion of the fixed effects and observed characteristics comes from purposeful,

Suatu sumber belajar disebut alat peraga bila hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran saja; dan sumber belajar disebut media bila merupakan bagian integral dari seluruh

Menyadari ancaman yang begitu besar dari pencemaran logam berat pada perairan, maka berbagai metode alternatif telah banyak digunakan untuk mengurangi