• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA MELALUI METODE COOPERATIVE INTERAGTED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SD NEGERI 112151 JANJI LOBI KEC. BILAH HULU TA 2014/2015.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA MELALUI METODE COOPERATIVE INTERAGTED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SD NEGERI 112151 JANJI LOBI KEC. BILAH HULU TA 2014/2015."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA

MELALUI METODE COOPERATIVE INTERAGTED READING

AND COMPOSITION (CIRC) PADA PELAJARAN

BAHASA INDONESIA DI KELAS IV

SD NEGERI 112151 JANJI LOBI

KEC. BILAH HULU

TA 2014/2015

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

ZAITUN SAROH PANE

1113311060

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSRTAK

ZAITUN SAROH PANE, NIM : 1113311060. “Peningkatan Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa Melalui Metode Cooperative Interagted Reading

And Composition (CIRC) Pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD

Negeri 112151 Janji Lobi Kec. Bilah Hulu TA 2014/2015”. Skripsi. Jurusan PPSD, Program Studi PGSD. FIP-UNIMED Tahun 2015.

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan membaca dan menulis siswa, model yang digunakan guru kurang menarik perhatian siswa, guru kurang bijak memilih model yang tepat, guru masih menggunakan metode ceramah, hasil belajar siswa kurang memuaskan pada pelajaran bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan kemampuan membaca dan menulis ssiwa dengan menggunakan model cooperative interagted reading and composition (CIRC) di kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi. Penentuan subjek ini berdasarkan hasil observasi terhadap kelas yang akan di teliti dan saran dari kepala sekolah. Pelaksanaan PTK di lakukan selama 2 siklus, setiap siklus dan 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan reflekasi dan 1 siklus 2 kali pertemuan.

Banyak siswa yang diteliti yaitu 30 orang siswa. Pada pelaksanaan siklus I terdapat 6 orang siswa yang kemamouan membaca baik dan sebanyak 24 orang siswa yang kemampuan membaca nya kurang baik, sebanyak 5 orang siswa yang kemampuan menulisnya baik, sebanyak 25 orang siswa yang kemampuan menulisnya kurang baik. Pada pertemuan siklus II jumlah siswa yang mempunyai kemampuan membaca meningkat menjadi 26 orang siswa, sedangkan kemampuan membacanya menurun menjadi 4 orang siswa, di siklus II kemampuan menulis juga meningkat menjadi 28 orang siswa, sedangkan jumlah siswa yang kemampuan menulisnya menurun menjadi 2 orang siswa.

Setelah dilakukan tindakan pada siklus I diperoleh persen ketuntasan klasikal sebesar 59% yang berarti secara klasikal belum mencapai tingkat ketuntasan belajar. Selanjutnya dari hasil pembelajaran siklus II sebagai bentuk perbaikan, pada siklus II di peroleh persen ketuntasan klasikal sebesar 71,33% yang telah berarti telah mencapai keberhasilan atau dengan kata lain sudah mencapai ketuntasan kemampuan membaca dan menulis siswa.

(6)

iv

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR TABEL ... vi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 3

1.3 Batasan Masalah ... 4

1.4 Rumusan Masalah ... 4

1.5 Tujuan Masalah ... 4

1.6 Manfaat Masalah ... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 6

2.1 Kerangka Teoritis... 6

2.1.1 Pengertian Keterampilan Membaca ... 6

2.1.2 Pengertian Keterampilan Menulis ... 8

2.1.3 Metode Cooperative Interagted Reading And Composition (CIRC) ... 10

2.1.4 Penerapan Model Pemebelajaran CIRC... 12

(7)

2.2 Kerangka Berfikir ... 13

2.3 Hipotesis Tindakan ... 16

BAB III METODE PENELITIAN ... 17

3.1 Jenis Penelitian ... 17

3.2 Lokasi Waktu Penelitian ... 17

3.3 Subjek Dan Objek Penelitian ... 17

3.4 Operasional Variabel Penelitian ... 18

3.5 Desain Penelitian ... 18

3.6 Prosedur Penelitian Tindakan ... 19

3.7 Alat Pengumpulan Data ... 22

3.8 Teknik Analisis Data ... 23

3.9 Jadwal Penelitian ... 25

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 26

4.1 Hasil Penelitian ... 26

4.2 Temuan Penelitian ... 61

4.3 Pembahasan Hasil Penelitian ... 61

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 70

5.1 Kesimpulan ... 70

5.2 Saran ... 71

(8)

vi

DAFTAR TABEL

1. Tabel 4.1. Deskripsi nilai kemampuan membaca dan menulis pada tes awal

2. Tabel 4.2. Deskripsi nilai kemampuan membaca dan menulis siklus I 3. Tabel 4.3. Deskripsi hasil observasi aktivitas guru siklus I pertemuan I 4. Tabel 4.4. Deskripsi hasil observasi aktivitas siswa siklus I pertemuan I 5. Tabel 4.5. Deskripsi hasil nilai observasi aktivitas guru siklus I pertemuan

II

6. Tabel 4.6. Deskripsi hasil nilai observasi aktivitas siswa siklus I pertemuan II

7. Tabel 4.7. Deskripsi nilai kemampuan membaca dan menulis pada saat siklus II

8. Tabel 4.8 Deskripsi hasil observasi aktivitas guru pada saat siklus II 9. Tabel 4.9 Deskripsi hasil observasi aktivitas siswa pada saat siklus II 10.Tabel 4.10 Perbandingan hasil observasi aktivitas guru I dan II 11.Tabel 4.11Perbandingan hasil observasi aktivitas siswa I dan II

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Pamplet Sekolah SD Negeri 112151 Janji Lobi

Gambar 2. Suasana dalam pembelajaran saat guru menuliskan materi di siklus I

Gambar 3. Siswa menuliskan hasil kerja nya di papan tulis siklus I

Gambar 4. Siswa melakukan persentase didepan kelas siklus I

Gambar 5. Guru mendengarkan siswa sedang membaca materi pada siklus I

Gambar 6. Suasana dalam pembelajaran saat guru menuliskan materi di siklus II

Gambar 7. Siswa menuliskan hasil kerja nya di papan tulis siklus II

Gambar 8. Siswa melakukan persentase didepan kelas siklus II

(10)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kurikulum SD 1994 menekankan bahwa tujuan pembelajaran membaca di Sekolah Dasar dibagi ke dalam dua golongan, yakni : pertama agar siswa menguasai teknik membaca, dan kedua agar siswa dapat memahami isi bacaan. Tujuan pertama dapat dicapai melalui pembelajaran membaca permulaan, dan tujuan yang kedua dicapai melalui pembelajaran membaca pemahaman. Pembelajaran membaca pemahaman bertujuan agar siswa mampu mengambil menfaat pesan yang disampaikan penulis melalui tulisan. Pembelajaran membaca pemahaman bertujuan agar siswa mampu memahami isi, menyerap pikiran, dan perasaan orang lain melalui tulisan (Depdikbud, 1995a : 7).

Berdasarkan observasi peneliti dengan guru kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan menulis siswa masih rendah. Hal ini disebabkan karena Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) belum narik kemampuan siswa untuk mengikuti pelajaran. Bentuk pembelajaran pada umumnya dilakukan guru masih menggunakan metode ceramah sehingga siswa hanya duduk, diam dan mendengarkan penjelasan dari guru. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi dan test membaca dan menulis yang dilakukan peneliti terhadap 30 orang siswa kelas IV.

(11)

guru yang membosankan karena mengutamakan metode ceramah, dan menjadikan rendahnya kemampuan membaca dan menulis siswa, metode yang digunakan guru kurang menarik perhatian siswa, sehingga membuat hasil belajar siswa kurang memuaskan. Dalam keseharian masih dijumpai siswa yang lambat dalam mengerjai tugas, membolos pada saat pelajaran sedang berlangsung, tidak mengerjakan PR dan sikap acuh tak acuh serta nilai belajar yang lebih rendah dari nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Kegiatan belajar seperti ini tentunya bersifat satu arah. Pada halnya tinggi rendah keterampilan belajar siswa sangat bergantung pada aktivitas belajar siswa selama proses belajar mengajar berlangsung. Dari gejala-gejala yang ditunjukkan tersebut mengisyaratkan adanya kesulitan keterampilan dalam belajar siswa.

Salah satu pilihan metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa di dalam kelas adalah melalui model Cooperative Interegted Reading and Composition (CIRC). Model ini adalah salah

(12)

3

Membuat suasana belajar lebih menyenangkan karena siswa dikelompokkan dalam kelompok yang heterogen. Jadi, siswa tidak cepat bosan sebab mendapatkan kawan atau teman baru dalam pembelajaran, Dapat membuat siswa lebih rilek dalam belajar karena siswa ditempatkan dalam kelompok yang hiterogen, Dapat meningkatkan kerja sama diantara siswa, sebab dalam pembelajarannya siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dalam suatu kelompok, Dengan adanya persentasi akan dapat meningkatkan semangat anak untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.

Berdasarkan kenyataan dan pandangan di atas, penulis ingin membuat penelitian kelas yang berjudul “Peningkatan Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa Melalui Metode Cooperative Interagted Reading And Composition (CIRC) Pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Kec. Bilah Hulu TA 2014/2015”.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah maka dapat diidentifikasi masalah yang terjadi di kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Tahun Ajaran 2014/2015 dalam penelitian adalah :

1. Pembelajaran yang dilakukan guru lebih banyak menggunakan metode ceramah

2. Rendahnya kemampuan membaca dan menulis siswa.

(13)

1.3 Batasan Masalah

Dari identifikasi masalah yang ada, batasan masalah untuk peneliti ini adalah. “Peningkatan Kemampuan Membaca Dan Menulis Siswa Melalui Metode Cooperative Interagted Reading And Composition (CIRC) Pada Mata Pelajaran

Bahasa Indonesia Kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Kec. Bilah Hulu TA 2014/2015”.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan batasan masalah maka yang menjadi rumusan masalahnya adalah apakah dengan menggunakan metode Cooperative Interagted Reading And Composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan

siswa pada bahasan membaca dan menulis.

1.5 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan peneliti ini adalah “ Untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Dan Menulis Siswa Melalui Metode Cooperative Interagted Reading And Composition (CIRC) Pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD

Negeri 112151 Janji Lobi Kec. Bilah Hulu TA 2014/2015”.

1.6 Manfaat Peneliti

Manfaat penelitian ini adalah:

1. Teoritis

(14)

5

dalam pengembangan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

2. Praktis a. Bagi Siswa

Siswa akan memperbaiki kualitas membaca dan menulis menjadi lehih baik, Siswa akan mendapatkan motivasi sehingga bisa bersemangat untuk lebih sering membaca dan menulis menjadi kebiasaan, sehingga tidak ada lagi mereka yang duduk dikelas 3 yang tidak bisa membaca dan menulis. b. Bagi Guru

Harapan peniliti bagi guru sebagai bahan masukan untuk menerapkan metode Cooperative Interagted Reading And Composition (CIRC) pada pelajaran Bahasa Indonesia.

c. Bagi peneliti

(15)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Setelah kita membahas beberapa hal, baik yang berupa teori maupun yang berupa temuan hasil dari lapangan maka dalam bagian ini tibalah saatnya peneliti untuk mengambil suatu kesimpulan yang barang kali bias kita gunakan untuk mengemukakan suatu saran guna meningkatkan kualitas pendidikan terutama pendidikan Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Adapun kesimpulan dan saran yang dapat saya utarakan dalam penelitian ini adalah.

5.1 Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa

1. Setelah pelaksanaan tes awal diperoleh nilai rata-rata ketuntasan secara klasikal yaitu 6 orang siswa (20%) yang mendapat tingkat ketuntasan kemampuan membaca dan menulis dengan nilai rata-rata 57.

2. Pada siklus I 30 orang siswa secara klasikal sebanyak 80% dengan kemampuan membaca dan menulis rendah atau belum tuntas, sebanyak 20% dengan kemampuan membaca dan menulis yang mendapat ketuntasan. Demikian di siklus I terdapat nilai rata-rata membaca dan menulis 59%.

(16)

71

4. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model cooperative interagted reading and composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Koperasi di Kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Kec. Bilah Hulu T.A 2014/2015.

5.2 Saran

1. Sekolah sebaiknya meningkatkan keterampilan mengajarnya khusunya dengan menggunakan model cooperative interagted reading and composition (CICR) untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa.

2. Sebaiknya siswa lebih aktif dalam pembelajaran serta berlomba dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis.

3. Kepada penilit yang ingin menerapkan pembelajaran dengan menggunakan model cooperative interagted reading and composition (CICR) sebaiknya membuat bahan ajar yang menarik yang bias digunakan untuk membantu siswa lebih giat lagi belajar.

(17)

DAFTAR PUSTAKA

Amstrong, Thomas. 2014. Kecerdasan Jamak Dalam Membaca Dan Menulis, Jakarta : Indeks

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta

Dalman, H. 2014. Keterampilan Membaca, Jakarta : RajaGrafindo

Dalman, H. 2014. Keterampilan Menulis, Jakarta : RajaGrafindo

Dewi, Rosmala.2010. Profesionaliosasi Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas. Medan : Pasca

Sarjana UNIMED

Huda, Miftahul. 2014. Model- Model Pengajaran Dan Pembelajaran, Pustaka Pelajara

Ishak, Saidulkarnain. 2014. Cara Menulis Indah, Jakarta : Gramedia

Istarani, 2012. Referensi Guru Dalam Menentukan Model Pembelajaran, Media Persada

Kurniawan, Heru. 2014. Pembelajaran Menulis, Rosdakarya : Remaja

Slavina, Robert. E. 2005. Cooperative Learning Teori, Riset Dan Praktik, Bandung : Nursa

Media

Somadayo, Samsu. 2011. Strategi Dan Teknik Pembelajaran Membaca, Graha Ilmu

Suparno. 2008. Menulis Kreatif, Rosdakarya : Remaja

Tampubolon. 2008. Kemampuan Membaca, Bandung : Angkasa

Tarigan, H,G. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

(18)

RIWAYAT HIDUP

Identitas Diri

Nama : ZAITUN SAROH PANE

Tempat/Tanggal Lahir : Janji Lobi, 6 Mei 1993

Agama : Islam

Status : Belum Menikah

Anak Ke : 3 dari 4 bersaudara Jumlah Saudara : 4 Orang

Alamat : Link. Aek ruing Kel. Sigambal, Kec. Rantau Selatan Kab. Labuhan Batu

Nama Orang Tua :

Nama Ayah : AMAL PANE, S.Pd.SD

Nama Ibu : MASNURI TAMBUNAN

Alamat : Link. Aek ruing Kel. Sigambal, Kec. Rantau Selatan Kab. Labuhan Batu

Riwayat Pendidikan

1. Tahun 2000-2005 : SD NEGERI 112151 JANJI LOBI 2. Tahun 2005-2008 : SMP NEGERI 2 RANTAU SELATAN 3. Tahun 2008-2011 : SMA NEGERI 1 RANTAU SELATAN 4. Tahun 2011-2015 : PGSD S 1 UNIMED

Medan, Mei 2015

Peneliti

ZAITUN SAROH PANE

Gambar

Gambar 1. Pamplet Sekolah SD Negeri 112151 Janji Lobi

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Model Cooperative Integrated Reading and Composition (Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis) terhadap Kemampuan Memparafrase Puisi Oleh Siswa Kelas XI SMK

Kurangnya kemampuan membaca puisi siswa ini dikarenakan guru belum menemukan cara yang tepat untuk menarik minat siswa belajar membaca puisi dan guru kurang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca intensif antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu terdapat perbedaan peningkatan keterampilan menulis paragraf narasi siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan

Pada siklus dua nilai rata-rata untuk keseluruhan komponen menulis narasi yang dicapai siswa sudah mencapai indikator yang diharapkan dalam penelitian ini sesuai dengan standar KKM

keterampilan menulis siswa, dengan mengacu pada hasil tes menulis pada parsiklus, siklus I, dan siklus II. Proses pembelajaran dengan menggunakan metode CIRC telah

Indikator keberhasilan dalam memberikan tindakan yang dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menerapkan melalui metode Cooperative Integrated Reading and