• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Analisis Putusan No. 140/Pid.B/2016/PN. Klaten)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN (Analisis Putusan No. 140/Pid.B/2016/PN. Klaten)"

Copied!
185
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

tindak pidana pencurian yang ada dalam KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) juga dibagi menjadi beberapa macam antara lain tindak pidana pencurian sesuai dengan ketentuan Pasal

Berdasarkan kasus – kasus yang diangkat dalam penelitian pencurian dengan kekerasan pasal 362 – 365. Modus operandi tindak pidana yang dilakukan antara lain : Pasal 362

barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagaian adalah kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diwaktu malam dalam sebuah pekarangan

(Pasal 365 KUHP). Bahwa pasal 365 ayat 4 tersebut merupakan pemberatan pidana dari pasal 365 ayat 1 yakni diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun

Walaupun pembentukan undang-undang tidak menyatakan dengan tegas bahwa tindak pidana pencurian yang telah dimaksud dalam Pasal 362 KUHP harus dilakukan dengan sengaja, tetapi

Kualifikasi Pencurian Biasa Pencurian dalam bentuk pokok biasa sebagaimana diterangkan pada pasal 362 KUHP : “Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian

Pengertian Tentang Tindak Pidana Pencurian Pengertian Tindak Pidana Pencurian menurut hukum dirumuskan dalam Pasal 362 KUHP, berbunyi : “Barang siapa mengambil sesuatu benda yang

Di dalam rumusan Pasal 362 KUHP dapat diketahui bahwa tindak pidana pencurian itu merupakan tindak pidana yang diancam hukuman adalah suatu perbuatan yang dalam hal ini adalah