• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN DESEMBER 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KINERJA DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN DESEMBER 2016"

Copied!
214
0
0

Teks penuh

(1)

DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN

DESEMBER 2016

DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN

KABUPATEN BOGOR

JL. KOMPL. SETU KELURAHAN HARAPAN JAYA KECAMATAN CIBINONG

Telp. (021) 8754153 Fax. (021) 8753516 – Cibinong 16914

(2)

KATA PENGANTAR ………...

DAFTAR ISI ………...

Halaman

i

ii

BAB I

BAB II

BAB III

BAB IV

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang ………..

1.2.

Tugas Pokok dan Fungsi ………

PERENCANAAN STRATEGIS

2.1. Visi dan Misi ………..

2.1.1. Visi ………..

2.1.2. Misi ………

2.2. Tujuan, Sasaran dan Kebijakan ……….

2.2.1. Tujuan ………..

2.2.2. Sasaran ………

2.2.3. Kebijakan ……….

REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA

DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KABUPATEN BOGOR

TAHUN 2016

3.1. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja

Tahun 2016 ……….

3.2. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja

Tahun 2016 ……….

3.3. Permasalahan ……….

3.4. Solusi ………

PENUTUP

Lampiran - lampiran

1

1-2

3

3

4

5

5

6 - 7

7 - 8

9 - 10

10 - 11

11 - 12

12

13

ii

(3)

Segala puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT, karena atas

ijin, rahmat dan ridho-Nya, maka Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan Kinerja dan

Program Kegiatan APBD Tahun 2016 Kondisi akhir bulan Desember 2016 Dinas Bina

Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan Kinerja Program dan Kegiatan APBD

Tahun 2016 Kondisi akhir bulan Desember 2016 ini sebagai wujud pertanggung

jawaban dalam mencapai visi dan misi dari instansi pemerintah dan sebagai upaya

memantapkan pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, laporan ini

menjelaskan dan menerangkan Realisasi Fisik dan Keuangan Kinerja Program dan

Kegiatan APBD Tahun 2016 Kondisi akhir bulan Desember 2016, laporan ini juga

merupakan aktualisasi dan Akuntabilitas Kinerja Dinas Bina Marga dan Pengairan

Kabupaten Bogor dalam rangka mewujudkan Tata Pemerintahan yang baik (Good

Governance).

Disamping sebagai dokumen yang berisi hasil-hasil kegiatan yang dibiayai dari

APBD Kabupaten Bogor sampai dengan Desember 2016, laporan ini juga diharapkan

dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam penentuan kebijakan pada tahun-tahun

berikutnya.

Semoga laporan ini bermanfaat, koreksi dan saran sangat diharapkan untuk

kesempurnaan laporan ini.

Akhirnya semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya

kepada kita semua. Amin, Yaa Rabbal Alamin.

Cibinong 2016

KEPALA DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN

KABUPATEN BOGOR

EDDY WARDANI, SH. MM.

NIP. 19580818 199103 1 003

(4)

1.1.

Latar Belakang

Era otonomi daerah telah berjalan dan bergulir sejalan dengan terbitnya

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, upaya

untuk berpartisipasi dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (Good

Governance) menjadi hal yang penting dan mulia. Sebagai pelayan masyarakat,

pemerintah dituntut untuk memiliki pemikiran yang berkembang, tanggap

terhadap perubahan yang demikian cepat, sekaligus mampu melebur dalam

berbagai aktivitasnya.

Upaya untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih

berdaya guna dan berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab, memerlukan

suatu media pertanggungjawaban yang sistematis dan melembaga.Pentingnya

hal tersebut telah disadari oleh pemerintah dengan ditetapkannya Peraturan

Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi

Pemerintah.

Sejalan dengan tuntutan di atas perlu segera diupayakan beberapa

langkah strategis dan tindakan-tindakan operasional untuk

merealisasikannya.Salah satu langkah yang perlu dan harus dikembangkan saat

ini adalah mewujudkan suatu Good Governance yang memiliki elemen dasar,

transparansi, partisipasi dan akuntabilitas.

Sebagai aplikasi uraian di atas, maka perlu dibuat Laporan Realisasi

Fisik dan Keuangan Kinerja Program dan Kegiatan APBD Tahun 2016 Kondisi

Akhir Bulan Desember 2016 untuk Dinas Bina Marga dan pengairan Kabupaten

Bogor.

1.2.

Tugas Pokok dan Fungsi

Tugas pokok Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor adalah

membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah

berdasarkan asas otonomi di bidang bina marga dan pengairan serta tugas

pembantuan.

Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya Dinas Bina Marga dan

Pengairan Kabupaten Bogor mempunyai fungsi :

1. Perumusan kebijakan teknis di bidang kebinamargaan dan pengairan;

2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di

bidang bina marga dan pengairan;

(5)

tugas dan fungsinya.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun

2008 tentang Pembentukan Dinas Daerah, terdiri atas Kepala Dinas, Sekretaris,

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan, Kepala Bidang Perencanaan

Teknik, Kepala Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi, Kepala Bidang

Pemeliharaan dan Pengelolaan, UPT dan Kelompok Jabatan Fungsional, secara

lengkap Struktur Organisasi sebagai berikut :

I.

Kepala Dinas;

II.

Sekretariat, membawahkan :

1. Sub Bagian Program dan Pelaporan;

2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

3. Sub Bagian Keuangan;

III. Bidang Pengendalian dan Pengawasan, membawahkan:

1. Seksi Pengendalian Jalan dan Jembatan;

2. Seksi Pengendalian Irigasi dan SDA;

3. Seksi Pengawasan;

IV. Bidang Perencanaan Teknik dan Jasa Konstruksi, membawahkan:

1. Seksi PerencanaanTeknik Jalan dan Jembatan;

2. Seksi Perencanaan Teknik Irigasi dan SDA;

3. Seksi Jasa Konstruksi;

V.

Bidang Pembangunan dan Rehabilitasi, membawahkan :

1. Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Jalan;

2. Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Jembatan;

3. Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Irigasi dan SDA;

VI. Bidang Pengelolaan dan Pemeliharaan, membawahkan :

1. Seksi Pengelolaan;

2. Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan;

3. Seksi Pemeliharaan Irigasi dan SDA;

VII. Unit Pelaksana Teknis;

VIII. Kelompok Jabatan Fungsional.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor mempunyai

tugas membantu Bupati dalam memimpin, mengkoordinasikan dan

mengendalikan kebijakan teknis Dinas dalam melaksanakan kewenangan di

bidang kebinamargaan dan pengairan serta tugas pembantuan.

(6)

Dalam sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, perencanaan

strategis merupakan langkah awal untuk melaksanakan mandat, perencanaan

strategis instansi pemerintah memerlukan integrasi antara keahlian sumber daya

manusia dan sumber daya lain yang mampu menjawab tuntutan perkembangan

lingkungan strategis, nasional dan global.

Analisis terhadap lingkungan organisasi baik internal maupun eksternal

merupakan langkah yang sangat penting dalam memperhitungkan kekuatan

(strategis), kelemahan, peluang dan tantangan/kendala yang ada.Analisa

terhadap unsur-unsur tersebut sangat penting dan merupakan dasar bagi

perwujudan visi dan misi serta strategis instansi pemerintah. Dengan visi dan

misi dari strategi yang jelas maka diharapkan instansi pemerintah akan dapat

menjelaskan dengan potensi peluang dan kendala yang dihadapi. Perencanaan

strategis bersama dengan pengukuran kinerja serta evaluasinya merupakan

rangkaian Sistem Akuntabilitas Kinerja yang penting.

2.1.

Visi dan Misi

2.1.1. Visi

Visi merupakan pandangan dan cita-cita yang ingin diraih

dalam jangka waktu tertentu atau suatu gambaran yang menantang

tentang keadaan masa depan yang ingin dituju. Adapun

pernyataan visi Dinas Bina Marga dan Pengairan adalah :

“Terwujudnya sarana dan prasarana kebinamargaan dan

sumber daya air yang berkualitas, terintegrasi dan

berkelanjutan.”

Penjelasan Makna

Visi ini dimaksudkan dengan terwujudnya prasarana

kebinamargaan dan pengairan yang mampu mendukung

peningkatan perekonomian Daerah, maka diharapkan akan

terwujud kondisi kegiatan perekonomian yang lancar yang pada

gilirannya akan terwujud masyarakat yang maju, aman dan

sejahtera.

(7)

Dinas Bina Marga dan Pengairan adalah sebagai berikut :

1. “Memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan jembatan dan

jaringan

irigasi untuk mendukung terintegrasi dan

terkoneksitasnya wilayah”;

Misi ini mengandung makna dengan terpenuhinya

infrastruktur jaringan jalan dan irigasi pada pusat-pusat

pertumbuhan wilayah dapat mempercepat perkembangan

wilayah dan akan mendorong peningkatan kegiatan

perekonomian masyarakat sehingga masyarakat menjadi lebih

sejahtera.

2. “Meningkatkan keandalan kualitas infrastruktur jalan

jembatan dan jaringan irigasi sesuai dengan fungsinya”;

Misi ini mengandung makna dengan kualitas atau mutu

infrastruktur yang andal maka aksesbilitas dan mobilitas orang,

barang dan jasa dari ke pusat produksi dan pemasaran serta

pusat pemerintahan akan terjamin serta peningkatan produksi

dan ketahanan pangan terjamin.

3. “Pengelolaan sumber-sumber air permukaan guna menjaga

ketersediaan air”;

Misi ini mengandung makna dengan terjaganya

sumber-sumber air permukaan maka akan menjamin ketersediaan air

sehingga proses produksi pertanian dapat berkelanjutan dan

dapat meningkatkan martabat dan kesejahteraan masyarakat.

4. “Meningkatkan kapasitas kelembagaan dinas dan

masyarakat dalam penyelenggaraan

pembangunan

infrastruktur jalan,jembatan, jaringan irigasi dan sumber

daya air.”

Misi ini mengandung makna dengan meningkatnya

kapasitas kelembagaan dinas Bina Marga dan Pengairan maka

akan terwujud organisasi yang efisien, tata laksana yang efektif

dan terpadu dengan prinsip good governance serta

berkembangnya profesionalisme SDM di bidang jalan, jembatan

dan pengairan.

(8)

Berdasarkan hasil analisis faktor-faktor penentuan

keberhasilan lingkungan internal dan eksternal dan untuk mencapai

visi dan misi yang telah ditetapkan maka dalam menyelenggarakan

pembangunan dan pelayanan masyarakat, Dinas Bina Marga dan

Pengairan Kabupaten Bogor mempunyai tujuan :

Misi Pertama: Memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan jembatan

dan jaringan irigasi untuk mendukung terintegrasi dan

terkoneksitasnya wilayah.

1. Mewujudkan infrastruktur wilayah yang mampu mendukung

aktivitas ekonomi, sosial dan budaya;

2. Mewujudkan infrastruktur wilayah yang berbasis lingkungan.

Misi Kedua: Meningkatkan keandalan kualitas infrastruktur jalan

jembatan dan jaringan irigasi sesuai dengan fungsinya

1. Meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap prasarana

jalan, jembatan irigasi dan situ/danau;

2. Meningkatnya kualitas pelayanan pemerintah terhadap

masyarakat.

Misi Ketiga: Pengelolaan sumber-sumber air permukaan guna

menjaga ketersediaan air

1. Terpeliharanya sumber air permukaan;

2. Meningkatnya fungsi Situ/danau sebagai sumber air irigasi dan

pengendali banjir;

3. Terpenuhinya kebutuhan air permukaan untuk masyarakat.

Misi Keempat: Meningkatkan kapasitas kelembagaan dinas dan

masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur

jalan, jembatan, jaringan irigasi dan sumber daya air

1.

Meningkatnya kompetensi SDM di bidang jalan, jembatan dan

jaringan irigasi

2.

Meningkatnya akuntabilitas kinerja

3.

Meningkatnya pelayanan publik di bidang jalan, jembatan dan

pengairan

(9)

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur, yaitu

kekuatan yang akan dicapai/dihasilkan secara nyata oleh instansi

pemerintah dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai tolak ukur untuk mencapai visi, misi dan tujuan

pembangunan kebinamargaan dan pengairan ditetapkan sasaran

sebagai berikut :

Misi Pertama: Memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan jembatan

dan jaringan irigasi untuk mendukung terintegrasi dan

terkoneksitasnya wilayah.

1. Terbangunnya infrastruktur jalan/jembatan kabupaten

2. Terbangunnya jaringan jalan dan jembatan di daerah bencana

dan rawan bencana serta daerah perbatasan dan terisolir

3. Tersedianya infrastruktur sumber daya air dan irigasi yang

handal untuk mendukung upaya konservasi, pengendalian daya

rusak air dan pendayagunaan sumber daya air

Misi Kedua: Meningkatkan keandalan kualitas infrastruktur jalan

jembatan dan jaringan irigasi sesuai dengan fungsinya.

1. Meningkatnya kelancaran pergerakan orang, barang dan jasa

serta mendukung kemudahan pergantian moda transportasi

penumpang;

2. Terlaksananya perencanaan dan pengawasan

kegiatan-kegiatan;

3. Terpeliharanya jaringan jalan, jembatan, irigasi kabupaten serta

situ/danau.

Misi Ketiga: Pengelolaan sumber-sumber air permukaan guna

menjaga ketersediaan air.

1. Mendukung peningkatan pengelolaan daerah aliran sungai dan

situ/danau sebagai daerah resapan air;

2. Terpenuhinya air untuk pertanian dan usaha perikanan serta

usaha kepariwisataan;

3. Terlaksananya pemberdayaan Gabungan Perkumpulan Petani

Pemakai Air (GP3A).

(10)

1. Terciptanya kualitas sumber daya manusia (aparatur) dan

penyedia jasa yang terampil;

2. Terwujudnya kinerja dinas yang akuntabel

3. Terselenggaranya pelayanan publik di bidang jalan, jembatan

dan pengairan

2.2.3. Kebijakan

Kebijakan pada dasarnya merupakan ketentuan-ketentuan

yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan

pedoman/pegangan/petunjuk dalam pengembangan ataupun

pelaksanaan program/kegiatan guna tercapainya kelancaran dan

keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan serta visi dan misi

instansi pemerintah. Menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun

2004, kebijakan adalah arah/tindakan yang diambil oleh

Pemerintah Pusat/Daerah untuk mencapai tujuan.

Berikut disajikan Strategi dan Kebijakan Dinas Bina Marga

dan Pengairan Kabupaten Bogor tahun 2013-2018 dalam rangka

mengarahkan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Misi Pertama: Memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan jembatan

dan jaringan irigasi untuk mendukung terintegrasi dan

terkoneksitasnya wilayah

1. Pembangunan prasarana transportasi dan sumber daya air,

untukmendukung aktivitas perekonomian, sosial, dan budaya;

2. Pembangunan prasarana sumber daya air diarahkan untuk

mewujudkan fungsi air sebagai sumber daya sosial (social

goods) dan sumber daya ekonomi (economic goods) yang

seimbang melalui pengelolaan yang berkelanjutan sehingga

dapat menjamin kebutuhan pokok hidup dan dapat

meningkatkan kesejahteraan masyarakat;

3. Pembangunan infrastruktur transportasi yang efektif dan efisien,

handal dan terintegrasi untuk kemudahan pergerakan orang,

barang dan jasa;

(11)

1. Pemeliharaan infrastruktur transportasi yang efektif dan efisien,

handal dan terintegrasi untuk kemudahan pergerakan orang,

barang dan jasa;

2. Menerapkan sistem pengendalian dan pengawasan

pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan, irigasi dan

situ/danau;

3. Penerapan norma, standar, pedoman dan manual (NSPM)

penyelenggaraan jalan, jembatan, irigasi dan situ/danau.

Misi Ketiga: Pengelolaan sumber-sumber air permukaan guna

menjaga ketersediaan air

1. Peningkatan layanan irigasi dan situ/danau melalui optimalisasi

dalam penyediaan air irigasi dan situ/danau bagi pertanian dan

perikanan serta kepariwisataan;

2. Optimalisasi penggunaan air permukaan dan peningkatan peran

serta masyarakat pengguna air dalam pemanfaatan air

berwawasan lingkungan;

3. Pengelolaan sumberdaya air sekaligus sebagai pengendali

banjir dan daya rusak air maupun keterpaduan pengelolaan

daerah aliran sungai

Misi Keempat: Meningkatkan kapasitas kelembagaan dinas dan

masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur

jalan, jembatan, jaringan irigasi dan sumber daya air

1. Mewujudkan organisasi yang efisien, tata laksana yang efektif,

SDM yang profesional dengan menerapkan prinsip-prinsip good

governance.

2. Meningkatkan kapasitas manajemen pemerintah daerah, dunia

usaha di daerah dan masyarakat dalam penyelenggaraan jalan.

3. Meningkatkan peranserta masyarakat dan investasi swasta

demi peningkatan kuantitas dan kualitas ketersediaan

infrastruktur jalan, jembatan dan jaringan irigasi di wilayah

Kabupaten Bogor.

(12)

DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN

KABUPATEN BOGOR TAHUN 2016

3.1.

Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2016

Anggaran Pendapatan Dinas Bina Marga dan Pengairan

Kabupaten Bogor Tahun 2016 sebesar Rp.1.392.235.000 merupakan

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, terdiri dari :

1.1 Retribusi Laboratorium

Rp.

168,271,500

1.2 Retribusi Alat Berat :

Rp.

87,984,000

Sewa Alat Berat

Rp.

39,061,000

Sewa Mesin Gilas

Rp.

40,429,000

Sewa Dump Truck

Rp.

8,494,000

1.3 Retribusi Rumija

Rp.

1,135,979,500

JUMLAH SELURUHNYA

Rp.

1,392,235,000

Sedangkan untuk Anggaran Belanja seluruhnya sebesar

Rp.968.714.246.000 terdiri dari :

A. Belanja Langsung, terdiri dari 14 Program dan 1.131 Kegiatan, antara

lain :

1

Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran ( 16 kegiatan )

Rp.

4,718,619,000

2

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur ( 8 Kegiatan )

Rp.

3,953,689,000

3

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

( 1 Kegiatan)

Rp.

414,365,000

4

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Aparatur ( 3 Kegiatan )

Rp.

523,616,000

5

Program Peningkatan Pengembangan

Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan

Keuangan ( 10 Kegiatan )

Rp.

2,146,373,000

6

Program Pembangunan Jalan dan Jembatan

( 195 kegiatan )

Rp.

582,263,980,000

7

Program Pembangunan Saluran Drainase /

Gorong-gorong ( 6 kegiatan )

Rp.

4,914,588,000

8

Program Pembangunan Turap / Talud /

Bronjong ( 14 kegiatan )

Rp.

13,182,495,000

(13)

A. Belanja Langsung, terdiri dari 14 Program dan 1.131 Kegiatan, antara

lain :

1

Program Pelayanan Administrasi

Perkantoran ( 16 kegiatan )

Rp.

3,798,893,506

2

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur ( 8 Kegiatan )

Rp.

3,153,007,769

3

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

( 1 Kegiatan)

Rp.

316,550,000

4

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Aparatur ( 3 Kegiatan )

Rp.

273,353,000

5

Program Peningkatan Pengembangan

Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan

Keuangan ( 10 Kegiatan )

Rp.

2,054,814,333

11 Program Pengembangan Sistem Informasi

Data Base Jalan dan Jembatan ( 2 kegiatan )

Rp.

707,128,000

12 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Kebinamargaan ( 4 kegiatan )

Rp.

1,844,476,000

13 Program Pengembangan dan Pengelolaan

Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan

Pengairan Lainnya ( 387 kegiatan )

Rp.

178,582,342,000

14 Program Pengendalian Banjir ( 20 kegiatan )

Rp.

26,364,596,000

BELANJA LANGSUNG

Rp.

940,150,302,000

B. BELANJA TIDAK LANGSUNG

Rp.

28,563,944,000

JUMLAH SELURUHNYA

Rp.

968,714,246,000

3.2.

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2016

Realisasi Anggaran Pendapatan Dinas Bina Marga dan Pengairan

Kabupaten Bogor kondisi akhir Desember Tahun 2016 sebesar Rp.

2.350.653.240 terdiri dari :

1 Retribusi Laboratorium

Rp.

178,837,000

2 Retribusi Alat Berat :

Rp.

89,332,000

Sewa Alat Berat

Rp.

24,580,000

Sewa Mesin Gilas

Rp.

62,423,000

Sewa Dump Truck

Rp.

2,329,000

3 Retribusi Rumija

Rp.

2,082,484,240

JUMLAH SELURUHNYA

Rp.

2,350,653,240

Realisasi Anggaran Belanja sesuai dengan SP2D Rp.

795.885.298.229,00 terdiri dari :

(14)

Gorong-gorong ( 6 kegiatan )

Rp.

4,303,581,000

8

Program Pembangunan Turap / Talud /

Bronjong ( 14 kegiatan )

Rp.

10,992,974,800

9

Program Rehabilitasi, Pemeliharaan Jalan dan

Jembatan ( 464 kegiatan )

Rp.

95,065,518,765

10 Program Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan

( 1 kegiatan )

Rp.

572,798,700

11 Program Pengembangan Sistem Informasi

Data Base Jalan dan Jembatan ( 2 kegiatan )

Rp.

558,523,010

12 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Kebinamargaan ( 4 kegiatan )

Rp.

1,387,614,200

13 Program Pengembangan dan Pengelolaan

Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan

Pengairan Lainnya ( 387 kegiatan )

Rp.

157,416,497,172

14 Program Pengendalian Banjir ( 20 kegiatan )

Rp.

20,829,583,136

BELANJA LANGSUNG

Rp.

767,798,234,922

B. BELANJA TIDAK LANGSUNG

Rp.

28,087,063,307

JUMLAH SELURUHNYA

Rp.

795,885,298,229

Realisasi Anggaran Belanja Dinas Bina Marga dan Pengairan

Kabupaten Bogor Tahun 2016 tersebut, secara rinci dituangkan dalam

lampiran “Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan Kinerja Program

dan Kegiatan APBD Tahun 2016 Kondisi akhir bulan Desember 2016

Kabupaten Bogor”.

3.3.

Permasalahan

Dalam pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Bina Marga dan

Pengairan kondisi akhir bulan Desember Tahun 2016, secara umum untuk

kegiatan fisik sudah dilaksanakan. Adapun Permasalahan yang dihadapi

dalam pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Bina Marga dan

Pengairan Kabupaten Bogor selama tahun 2016, sebagai berikut :

1) Kegiatan Pembebasan Tanah untuk Pembangunan Jalan dan

Jembatan, terkendala dikarenakan :

- Beberapa pemilik tanah belum sepakat terhadap harga yang

ditawarkan, permintaan masih di atas harga taksiran appraisal;

- Terdapat bidang tanah yang diklaim oleh beberapa

pihak/kepemilikan ganda;

- Kurangnya berkas kelengkapan pembayaran.

(15)

- Kurangnya kemampuan teknik dan administrasi pelaksana

3.4.

Solusi

Solusi permasalahan di atas, yaitu :

1) Solusi terhadap permasalahan pembebasan tanah untuk

pembangunan jalan dan jembatan, diantaranya :

- Mengintensifkan musyawarah parsial dan melakukan penaksiran

nilai bangunan dan tanaman ulang;

- Menyusun pedoman/Juklak/Juknis pengadaan tanah;

- Meningkatkan koordinasi dengan BPN untuk mempercepat

pengukuran dan lain-lain.

2) Solusi terhadap kegiatan fisik yang belum sesuai rencana dengan

mempercepat pelaksanaan pelelangan dan bagi pelaksana yang

wanprestasi dikenakan denda hingga putus kontrak.

(16)

Berdasarkan uraian Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan Kinerja

Program dan Kegiatan APBD Tahun 2016 kondisi akhir bulan Desember 2016

Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor yang merupakan alat

manajemen yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pengambilan

keputusan dan akuntabilitas dalam rangka menilai keberhasilan/kegagalan

pelaksanaan kegiatan / program sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah

ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Dinas Bina Marga dan

Pengairan Kabupaten Bogor, maka dapat disimpulkan bahwa Laporan Realisasi

Fisik dan Keuangan Kinerja Program dan Kegiatan APBD Tahun 2016 Dinas

Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor bulan akhir bulan Desember 2016

secara umum kegiatan fisik sudah dilaksanakan.

Selama ini keberhasilan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten

Bogor lebih ditekankan pada kemampuan dalam penyerapan anggaran,

walaupun kadang hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Melalui pengukuran

kinerja keberhasilan ini akan lebih dilihat dari kemampuan mengelola sumber

daya untuk mencapai hasil sesuai dengan yang telah dituangkan dalam

perencanaan strategis.

Untuk dapat menjawab pertanyaan akan tingkat keberhasilan dan

kegagalan suatu instansi pemerintah, seluruh aktivitas harus dapat diukur dan

pengukuran tersebut ditekankan pada keluaran, manfaat dan dampak dari

program bagi kesejahteraan masyarakat.

Cibinong, 2016

KEPALA DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN

KABUPATEN BOGOR

EDDY WARDANI, SH. MM.

NIP. 19580818 199103 1 003

(17)

FISIK KEGIATAN (Rp) (%) (%) 2 3 4 5 6 7 8 9 1 PENDAPATAN 1.392.235.000 2.350.653.240 168,84 168,84 1,1 RETRIBUSI LABORATORIUM 168.271.500 178.837.000 106,28 106,28 1,2 RETRIBUSI ALAT-ALAT BERAT (WORKSHOP) 87.984.000 89.332.000 101,53 101,53 2.1 Sewa Alat Berat 39.061.000 24.580.000 62,93 62,93 2.2 Sewa Mesin Gilas 40.429.000 62.423.000 154,40 154,40 2.3 Sewa Dump Truck 8.494.000 2.329.000 27,42 27,42 1,3 RETRIBUSI TANAH RUANG MILIK JALAN (RUMIJA) 1.135.979.500 2.082.484.240 183,32 183,32 2 968.714.246.000 795.885.298.229 82,16 97,14 2,1 28.563.944.000 28.087.063.307 98,33 98,33 2.1.1 28.563.944.000 28.087.063.307 98,33 98,33 2.1.1.1 20.907.162.000 20.753.663.307 99,27 99,27 - 16.036.774.000 15.949.548.295 99,46 99,46 - 1.773.820.000 1.760.154.391 99,23 99,23 - 431.795.000 430.325.000 99,66 99,66 - 12.220.000 12.220.000 100,00 100,00 - 799.615.000 798.945.000 99,92 99,92 - 1.213.721.000 1.208.757.340 99,59 99,59 - 101.562.000 65.850.597 64,84 64,84 - 391.000 379.749 97,12 97,12 - 463.058.000 454.381.884 98,13 98,13 - 33.036.000 32.489.352 98,35 98,35 - 41.170.000 40.611.699 98,64 98,64 2.1.1.2 7.587.170.000 7.263.800.000 95,74 95,74 - Tambahan Penghasilan Berdasarkan Beban 1.544.700.000 1.491.550.000 96,56 96,56

Kerja

- Tambahan Penghasilan Berdasarkan 6.042.470.000 5.772.250.000 95,53 95,53 Pertimbangan Obyektif lainnya

2.1.1.3 Belanja Retribusi 69.612.000 69.600.000 99,98 99,98 2,2 BELANJA LANGSUNG 940.150.302.000 767.798.234.922 81,67 95,95

Tunjangan Umum Tunjangan Beras

Tunjangn PPh/ Tunjangan Khusus Pembulatan Gaji

Iuran Asuransi Kesehatan

Tambahan Penghasilan PNS

Iuran Asuransi Kecelakaan Kerja Iuran Asuransi Kematian Tunjangan Fungsional

ANGGARAN PERMASALAHAN ALTERNATIF SOLUSI 1

BELANJA DAERAH BELANJA TIDAK LANGSUNG BELANJA PEGAWAI Gaji dan Tunjangan

Gaji Pokok PNS / Uang Representasi Tunjangan Keluarga

Tunjangan Jabatan

PROGRAM URAIAN KEGIATAN

OUTPUT KEGIATAN TARGET

ANGGARAN (Rp)

REALISASI KETERANGAN

(18)

01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran (16 Kegiatan) 4.718.619.000 3.798.893.506 80,51 90,51 1 0002 Penyediaan Jasa Komunikasi, Jumlah kebutuhan sarana 20 675.400.000 391.588.956 57,98 100,00

Sumber Daya Air dan Listrik komunikasi, sumber daya Jaringan telepon air dan listrik 19

Jaringan listrik ,

1 Jaringan Air

1 Rekening Internet

2 0006 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Jumlah STNK kendaraan 39 159.200.000 61.748.900 38,79 40,00 Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional dinas/operasional Unit Roda 4

67 Unit Roda 2

14 Unit Truck

3 0008 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Jumlah peralatan kebersihan 20 433.125.000 417.025.000 96,28 100,00 dan bahan pembersih Petugas

20 Jenis

4 0010 Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah kebutuhan ATK 41 137.341.000 122.752.700 89,38 100,00 Jenis

5 0011 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Jumlah kebutuhan barang 24 96.512.000 94.033.500 97,43 100,00 cetakan dan penggandaan Jenis Cetakan

20000 Lembar Fotocopy

6 0012 Penyediaan Komponen Instalasi Jumlah kebutuhan komponen 9 35.875.000 32.875.000 91,64 100,00 Listrik/Penerangan Bangunan Kantor instalasi listrik/penerangan Jenis Komponen

bangunan kantor

7 0015 Penyediaan Bahan Bacaan dan Jumlah surat kabar/bahan 7 47.580.000 45.235.200 95,07 100,00 Peraturan Perundang-undangan bacaan Surat Kabar Lokal

2 Surat Kabar Nasional

3 Tabloid Mingguan

(19)

8 0016 Penyediaan Bahan Logistik Kantor Jumlah tabung bahan bakar 4000 64.800.000 25.786.500 39,79 39,79 gas Liter Solar

55 Buah Tabung Elpiji

20 Refil Tabung Pemadam

9 0017 Penyediaan Makanan dan Minuman Jumlah jamuan makanan dan 4400 128.000.000 87.465.000 68,33 68,33 minuman Kotak

800 Porsi

10 0018 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Jumlah rapat-rapat koordinasi 70 531.395.000 344.487.750 64,83 100,00 Ke Dalam dan Luar Daerah dan konsultasi yang Dalam Daerah

dilaksanakan 62 Luar Daerah

11 0019 Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Tersedianya honor bulanan 37 514.979.000 491.023.000 95,35 100,00 Administrasi/Teknis Perkantoran bagi pegawai kontrak Orang pegawai

12 0020 Pelayanan Dokumentasi dan Arsip SKPD Jumlah dokumen pengelolaan 2 265.916.000 260.178.000 97,84 100,00 administrasi kearsipan Jenis dokumen

13 0021 Penyediaan Pelayanan Administrasi Kepegawaian Jumlah dokumen pengelolaan 5 274.321.000 220.875.000 80,52 100,00 administrasi kepegawaian Dokumen

SKUM, LP2P, Daftar Riwayat Hidup, KARIS dan KARSU,

Daftar Urut Kepangkatan, OS 3 Orang

14 0022 Penyediaan Pelayanan Administrasi Barang Jumlah dokumen pengelolaan 8 480.315.000 450.889.000 93,87 100,00 administrasi barang Dokumen

15 0023 Penyediaan Sewa Tempat Jumlah sewa tempat/kantor 2 40.000.000 40.000.000 100,00 100,00 untuk UPT Kantor

16 0024 Penyediaan Pelayanan Keamanan Kantor Jumlah petugas piket 19 833.860.000 712.930.000 85,50 100,00 pengamanan kantor Orang

(20)

02 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (8 Kegiatan) 3.953.689.000 3.153.007.769 79,75 94,39 1 0011 Pengadaan Gedung Kantor Ke - PU – an Jumlah kebutuhan pengadaan 1 254.175.000 234.663.000 92,32 100,00

gedung kantor unit pagar

2 0013 Pengadaan Peralatan Kantor Jumlah perlengkapan gedung kantor 631.619.000 567.565.103 89,86 100,00 - Mesin potong rumput 36

Unit - Handy Talkie 18 Unit - Mesin Faximile 2 Unit - Dekstop 15 Unit - Printer 15 Unit - UPS 15 Buah

3 0014 Pengadaan Perlengkapan Kantor Jumlah kebutuhan peralatan kantor 1.136.270.000 1.017.519.700 89,55 100,00 - Mesin potong rumput 36

Unit - Handy Talkie 36

Unit - Tower repeater 1

paket - Genset untuk jack hammer 20

Unit

4 0021 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Jumlah gedung yang dipelihara 1 471.575.000 438.186.000 92,92 100,00 Kantor pusat

3 UPT

5 0023 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Jumlah kendaraan yang dipelihara 1.209.225.000 705.377.166 58,33 55,14 Dinas/Operasional - Kendaraan roda 4 40

Unit -Kendaraan roda 6 27

Unit -Kendaraan roda 2 118 Unit

6 0025 Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Jumlah jaringan listrik dan genset 82.625.000 58.999.600 71,41 100,00

(21)

- jaringan listrik 1 paket - genset 1 paket - CCTV 1 paket -Speaker 1 paket -Sensor panas/alarm 1 paket

7 0027 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Kantor Jumlah peralatan pendukung 40.875.000 37.418.200 91,54 100,00 kantor yang dipelihara

- Komputer 15 Unit - Printer 10

Unit

8 0030 Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Kantor Jumlah perlengkapan kantor 20 127.325.000 93.279.000 73,26 100,00 yang dipelihara Unit Ac

03 Program Peningkatan Disiplin Aparatur (1 Kegiatan) 414.365.000 316.550.000 76,39 100,00 1 0002 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya Jumlah pakaian olah raga untuk 517 414.365.000 316.550.000 76,39 100,00

pegawai Stel - Pakaian Olah Raga

05 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur (3 Kegiatan) 523.616.000 273.353.000 52,20 78,67 1 0003 Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Jumlah peserta bimbingan 50 100.000.000 85.700.000 85,70 86,00

Perundang-undangan teknis Orang

2 0005 Pembinaan Mental dan Rohani bagi Aparatur Jumlah kegiatan pembinaan 2 97.596.000 54.736.000 56,08 100,00 mental dan rohani Kegiatan

3 0042 Bimbingan Teknis Perencanaan I Jumlah peserta bimbingan 80 326.020.000 132.917.000 40,77 50,00 teknis perencanaan Orang

06 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian 2.146.373.000 2.054.814.333 95,73 100,00 Kinerja dan Keuangan (10 Kegiatan)

(22)

Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD periodik dan lakip Jenis Laporan - Laporan Kinerja Periodik 12

Bulan

- LAKIP 1

Dokumen

2 0002 Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran Jumlah dokumen laporan 1 71.211.000 60.431.000 84,86 100,00 keuangan semesteran Dokumen

8 Buku

3 0004 Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun Jumlah dokumen laporan 1 79.736.000 78.237.668 98,12 100,00 keuangan akhir tahun Dokumen

12 Buku

4 0005 Penyusunan Perencanaan Anggaran Jumlah dokumen 4 538.593.000 528.064.000 98,05 100,00 perencanaan anggaran Dokumen

5 0006 Penatausahaan Keuangan SKPD Jumlah laporan administrasi 2 718.079.000 701.853.960 97,74 100,00 keuangan Dokumen

6 0007 Penyusunan Renja Jumlah dokumen renja 2 62.319.000 59.102.500 94,84 100,00 Dokumen

7 0010 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan SKPD Jumlah dokumen hasil 3 88.264.000 85.980.000 97,41 100,00 monitoring dan evaluasi Dokumen

- LKPJ

8 0013 Publikasi Kinerja SKPD Jumlah media cetak 4 115.115.000 115.000.000 99,90 100,00 Media Cetak/

elektronik

9 0015 Penyusunan Renstra SKPD Jumlah dokumen renstra 1 62.319.000 57.319.205 91,98 100,00 Dokumen

10 0020 Pengelolaan dan Pemeliharaan Sistem Jumlah sistem informasi 1 70.736.000 69.472.000 98,21 100,00 Informasi Pengelolaan Database DBMP pengelolaan database DBMP dokumen

(23)

15 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan (195 Kegiatan) 582.263.980.000 467.074.525.531 80,22 90,53 1 0001 Perencanaan Pembangunan Jalan dan Jumlah dokumen rencana 120 1.065.245.000 833.911.500 78,28 100,00

Bangunan Pelengkap pembangunan/teknis jalan Dokumen dan bangunan pelengkap,

berupa gambar rencana, rencana anggaran biaya dan

analisa biaya

2 0004 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Jalan Jumlah dokumen hasil 20 1.435.618.000 463.895.546 32,31 100,00 dan Jembatan monitoring evaluasi dan Dokumen

pelaporan pekerjaan fisik konstruksi

3 0007 Penyusunan Program Kebinamargaan dan Pengairan Jumlah dokumen program 1 87.366.000 80.627.500 92,29 100,00 kebinamargaan dan pengairan Laporan

4 0008 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket I Jumlah kegiatan teknik jalan 15 1.105.448.000 860.736.517 77,86 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

5 0009 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket II Jumlah kegiatan teknik jalan 14 1.085.098.000 832.726.317 76,74 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

6 0010 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket III Jumlah kegiatan teknik jalan 31 1.431.523.000 1.279.249.742 89,36 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

7 0011 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket IV Jumlah kegiatan teknik jalan 21 1.228.023.000 1.158.129.917 94,31 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

8 0012 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket V Jumlah kegiatan teknik jalan 27 1.350.123.000 1.094.617.117 81,08 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

9 0013 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket VI Jumlah kegiatan teknik jalan 23 1.268.723.000 975.392.042 76,88 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

(24)

10 0014 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket VII Jumlah kegiatan teknik jalan 24 1.289.073.000 916.740.717 71,12 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

11 0015 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan Paket VIII Jumlah kegiatan teknik jalan 25 1.309.423.000 951.245.427 72,65 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

12 0016 Pengawasan Teknik Jalan dan Jembatan (DAK) Jumlah kegiatan teknik jalan 3 852.454.000 672.699.500 78,91 100,00 dan jembatan yang diawasi kegiatan

oleh konsultan

13 0020 Pengendalian dan Pelaporan Jalan dan Jembatan Jumlah buku administrasi 1 503.803.000 307.347.000 61,01 100,00 rekomendasi, dispensasi dan dokumen

pertimbangan pemanfaatan 36 RUMAJA, RUMIJA dan Buku

RUWASJA

14 0030 Penyusunan Dokumen Teknis Kebinamargaan Jumlah dokumen pengadaan 52.255.000 16.203.777 31,01 100,00 barang dan jasa

- Pengadaan Barang dan Jasa 200 Kebinamargaan Kegiatan - Jumlah dokumen konsultansi 11

Kegiatan

15 0031 Penyusunan Pedoman Teknis Kebinamargaan Jumlah dokumen pedoman 1 49.455.000 41.932.213 84,79 100,00 teknis kebinamargaan dan dokumen

Pengairan

- Hasil Survey Bahan 12 Buku - Analisa Harga Satuan 8

Buku - Spesifikasi Teknis 4

Buku - Standar Harga Jasa Konstruksi 10

dan Jasa Konsultansi Buku

16 0032 Pengadaan Jasa Konsultansi Pengukuran Topografi Jl. Lingkar - Laladon 63.000.000 52.833.000 83,86 100,00 Sta. 0+400 - Sta. 3+300 Kecamatan Ciomas dan Dramaga

(25)

17 0033 Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Teknik Jl. Lingkar - Laladon 63.000.000 51.731.000 82,11 100,00 Sta. 0+400 - Sta. 3+300 Kecamatan Ciomas dan Dramaga

18 0034 Pengadaan Jasa Konsultansi Penyelidikan Tanah Jl. Lingkar - Laladon 63.000.000 52.522.000 83,37 100,00 Sta. 0+400 - Sta. 3+300 Kecamatan Ciomas dan Dramaga

19 0035 Pengadaan Jasa Konsultansi Penyelidikan Tanah Jembatan Kali Putih 63.000.000 53.520.000 84,95 100,00 di Ruas Jl. Lingkar - Laladon Sta. 0+400 Kecamatan Ciomas

20 0036 Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Teknik Jembatan Kali Putih 63.000.000 51.802.000 82,23 100,00 di Ruas Jl. Lingkar - Laladon Sta. 0+400 Kecamatan Ciomas

21 0037 Pengadaan Jasa Konsultansi Penyelidikan Tanah Jembatan Ciherang I 63.000.000 53.344.000 84,67 100,00 di Ruas Jl. Lingkar - Laladon Sta. 2+100 Kecamatan Ciomas dan Dramaga

22 0038 Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Teknik Jembatan Ciherang I 63.000.000 52.990.000 84,11 100,00 di Ruas Jl. Lingkar - Laladon Sta. 2+100 Kecamatan Ciomas dan Dramaga

23 0039 Pengadaan Jasa Konsultansi Penyelidikan Tanah Jembatan Ciherang II 63.000.000 53.229.000 84,49 100,00 di Ruas Jl. Lingkar - Laladon Sta. 2+800 Kecamatan Dramaga

24 0040 Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Teknik Jembatan Ciherang II 63.000.000 52.936.000 84,03 100,00 di Ruas Jl. Lingkar - Laladon Sta. 2+800 Kecamatan Dramaga

25 0100 Pembebasan Tanah Ruas Jalan Bojong Gede Jumlah luas tanah untuk 10783 16.701.399.000 15.882.989.399 95,10 100,00

Kemang pembanguan jalan m²

Bojong Gede - Kemang

26 0101 Pembebasan Tanah Ruas Jalan Banjarwaru Jumlah luas tanah untuk 269 300.000.000 - -

-Nagrog pembangunan jalan m²

Banjarwaru - Nagrog

27 0102 Pembebasan Tanah Ruas jalan TPPST Nambo Jumlah luas tanah untuk 1345 8.422.491.000 7.722.149.550 91,68 100,00 pembangunan jalan TPPST m²

(26)

28 0103 Pembebasan Tanah Ruas Jalan Alternatif Jumlah luas tanah untuk Jalan 13895 22.981.509.000 22.050.418.200 95,95 100,00 Terminal Laladon alternatif Terminal Laladon m²

29 0104 Pembebasan Tanah Jalan Masuk Sentul - GOR Jumlah luas tanah untuk jalan 250 2.405.685.000 1.818.053.500 75,57 100,00 Sentul - GOR m²

30 0106 Pembebasan Tanah Simpang Cibatok Jumlah luas tanah untuk 821 300.000.000 - - -pembangunan Simpang Cibatok m²

31 0107 Pembebasan Tanah Lingkar Terminal Parung Jumlah luas tanah untuk 1379 3.000.000.000 4.072.500 0,14 -Pembangunan jalan lingkar m²

terminal parung

32 0108 Pembebasan tanah peningkatan ruas jalan Jumlah luas tanah untuk 625 300.000.000 - - -Galuga - Ciampea - Rancabungur Peningkatan Jalan Galuga - m²

Rancabungur

33 0109 Pembebasan Tanah Underpass Sentul Jumlah luas tanah untuk 1 200.000.000 - - -Underpass Sentul Kegiatan

34 0110 Pembebasan Tanah Ruas Jalan Dramaga - Babakan Jumlah luas tanah untuk 414 300.000.000 - - -Peningkatan ruas jalan m²

Dramaga - Babakan

35 0111 Pembebasan Tanah Ruas Jalan Jumlah luas tanah untuk 1 100.000.000 - - -Selatan Leuwiliang Peningkatan ruas jalan Kegiatan

Lingkar Selatan Leuwiliang

36 0112 Pembebasan Tanah Simpang Kranggan Jumlah luas tanah untuk 264 888.596.000 882.196.700 99,28 100,00 Pembangunan Simpang Kranggan m²

37 0114 Persiapan Pembebasan Tanah Ruas Jalan Jumlah Kegiatan Persiapan 1 100.000.000 - - -Poros Tengah - Timur Pembebasan tanah untuk Kegiatan

Pembangunan Ruas Jalan Poros Tengah Timur

38 0116 Pembebasan Tanah Simpang Ciseeng Jumlah luas tanah untuk 1774 2.067.795.000 24.161.500 1,17 -Pembangunan Simpang Ciseeng m²

39 0118 Pembebasan Tanah Jembatan Cimande Jumlah luas tanah untuk 1700 4.706.408.000 4.312.175.600 91,62 100,00 Pembangunan jembatan Cimande m²

40 0119 Persiapan Pembebasan Tanah Ruas Jalan Jumlah Kegiatan Persiapan 1 100.000.000 - - -Lingkar Utara Leuwiliang Pembebasan tanah untuk Kegiatan

(27)

Pembangunan Ruas Jalan Lingkar Utara Leuwiliang

41 0120 Pembebasan Tanah Jembatan Lawang Tadji Jumlah luas tanah untuk 202 200.000.000 286.350 0,14 -Pembangunan jembatan Lawang m²

Tadji

42 0121 Pembebasan Tanah Sodetan Situ Cikaret dan Situ Kabantenan 126.842.000 - -

-0404 Bantuan Teknik Bidang Jalan dan Jembatan Jumlah bantuan teknik 2 perencanaan penanganan jalan Kegiatan

dan jembatan

43 0414 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket I Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 264.574.300 87,11 100,00 Peningkatan Jalan Paket

44 0415 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket II Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 287.668.000 94,72 100,00 Peningkatan Jalan Paket

45 0416 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket III Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 285.268.000 93,93 100,00 Peningkatan Jalan Paket

46 0417 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket IV Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 275.460.800 90,70 100,00 Peningkatan Jalan Paket

47 0418 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket V Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 261.933.500 86,24 100,00 Peningkatan Jalan Paket

48 0419 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket VI Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 263.589.300 86,79 100,00 Peningkatan Jalan Paket

49 0420 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket VII Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 278.975.800 91,86 100,00 Peningkatan Jalan Paket

50 0421 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket VIII Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 284.520.000 93,68 100,00 Peningkatan Jalan Paket

51 0422 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket IX Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 275.314.000 90,65 100,00 Peningkatan Jalan Paket

(28)

52 0423 Penyusunan DED Peningkatan Jalan Paket X Jumlah paket dokumen DED 1 303.710.000 275.971.800 90,87 100,00 Peningkatan Jalan Paket

53 0424 Penyusunan DED Pembangunan Jalan Akses Jumlah paket dokumen DED 1 275.410.000 243.138.800 88,28 100,00

Timur GOR Pakansari Paket

54 0425 Penyusunan DED Pembangunan Jembatan Citeureup dan Jumlah paket dokumen DED 1 450.000.000 423.224.000 94,05 100,00

Jembatan Cidurian Paket

55 0426 Penyusunan DED Pembangunan Jembatan Paket I Jumlah paket dokumen DED 1 450.000.000 420.308.000 93,40 100,00 Pembangunan jembatan paket

56 0427 Penyusunan DED Pembangunan Jembatan Paket II Jumlah paket dokumen DED 1 450.000.000 422.574.000 93,91 100,00 Pembangunan jembatan paket

57 0428 Penyusunan DED Pembangunan Jembatan Paket III Jumlah paket dokumen DED 1 450.000.000 424.985.000 94,44 100,00 Pembangunan jembatan paket

58 1001 Peningkatan Jalan Sukahati - Bojong Gede Panjang jalan yang ditingkatkan 1350 3.823.095.000 3.187.547.000 83,38 100,00

(Sta 0+000 - Sta. 1+350) m

59 1002 Peningkatan Jalan Dr. Nurdin Panjang jalan yang ditingkatkan 1500 3.758.595.000 3.158.800.000 84,04 100,00

(Sta. 0+000 - Sta. 1+500) m

1003 Peningkatan Jalan Cilebut - Citayam (Sta . 2+300 - Panjang jalan yang ditingkatkan 1800 Perubahan Sta. (mutasi ke

Sta. 3+600 dan Sta. 6+000 - Sta. 6+500) m 15.1956)

1004 Peningkatan Jalan Tajur Halang - Susukan Panjang jalan yang ditingkatkan 2600

(Sta. 2+000 - Sta.4+600) m

1006 Peningkatan Jalan Nanggewer - Karadenan Panjang jalan yang ditingkatkan 2050 Perubahan Sta. (mutasi ke

(Sta. 0+350 - Sta. 2+400) m 15.1957)

60 1007 Peningkatan Jalan Sukaraja - Katulampa Panjang jalan yang ditingkatkan 1125 1.669.245.000 1.342.432.000 80,42 100,00

(Sta. 2+100 - Sta. 3+225) m

1008 Peningkatan Jalan Pomad - karadenan Panjang jalan yang ditingkatkan 2200 Perubahan Sta. (mutasi ke

(Sta. 2+100 - Sta. 4+300) m 15.1958)

61 1009 Peningkatan Jalan Bojong Koneng - Tapos Panjang jalan yang ditingkatkan 4000 5.353.395.000 4.221.165.000 78,85 100,00

(Sta. 0+000 - Sta. 4+000) m

1010 Peningkatan Jalan Sukamantri - Karang Tengah Panjang jalan yang ditingkatkan 1300 Perubahan Sta. (mutasi ke

(29)

1011 Peningkatan Jalan Harapan Jaya - Al Falah Panjang jalan yang ditingkatkan 850 Perubahan Sta. (mutasi ke

(sta. 0+000 - 0+180, Sta.0+230 - 0+300, m 15.1960)

dan Sta. 0+900 - 1+400, Sta. 1+600 - 1+700)

62 1012 Peningkatan Jalan Cimanggis - Kencana Panjang jalan yang ditingkatkan 1260 2.024.000.000 1.605.690.000 79,33 100,00

(0+000 - 1+260) m

63 1013 Peningkatan Jalan Cimanggis - Waringin Jaya Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.611.000.000 1.236.925.000 76,78 100,00

(Sta. 0+000 - Sta. 1+000) m

64 1014 Peningkatan Jalan Citayam - Ragamukti Panjang jalan yang ditingkatkan 450 948.445.000 849.822.000 89,60 100,00

(0+000 - 0+450) m

1101 Peningkatan Jalan Cikereteg - Pancawati (Sta. 0+000 - Sta. 0+600) Panjang jalan yang ditingkatkan 600 m

1102 Peningkatan Jalan Lingkar Ciherang Pondok (Sta. 0+000 - Sta. 2+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 2900 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1961)

65 1103 Peningkatan Jalan Tarikolot - Pangapungan (Sta. 0+000 - Sta. 2+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 2900 3.045.000.000 1.796.417.400 59,00 100,00 m

66 1104 Peningkatan Jalan Cilember - Batulayang (Sta. 5+000 - Sta. 6+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.070.100.000 762.211.000 71,23 100,00 m

67 1105 Peningkatan Jalan Cisarua - Cikopo Selatan (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 2.784.000.000 1.573.492.300 56,52 100,00 m

68 1106 Peningkatan Jalan Cisarua - BatuLayang (Sta. 0+000 - Sta. 1+700) Panjang jalan yang ditingkatkan 1700 2.392.500.000 1.606.134.150 67,13 100,00 m

69 1107 Peningkatan Jalan Banjarsari - Bojong Murni (Sta. 3+500 - Sta. 5+200) Panjang jalan yang ditingkatkan 1700 1.827.000.000 1.178.265.000 64,49 100,00 m

70 1108 Peningkatan Jalan Citapen - Ciderum (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 2.044.500.000 7.190.000 0,35 34,20 m

1110 Peningkatan Jalan Jambu Luwuk - Sukamanah (Sta. 0+000 - Sta. 1+700) Panjang jalan yang ditingkatkan 1700 m

71 1201 Peningkatan Jalan Kota Batu - Ciapus (Sta. 0+525 - Sta. 1+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 1375 6.829.245.000 5.762.463.000 84,38 100,00 m

1202 Peningkatan Jalan Cibogel - kabandungan (Sta. 0+000 - Sta. 1+350) Panjang jalan yang ditingkatkan 1350 m

(30)

72 1203 Peningkatan Jalan Klapa Tujuh - Petir (Sta. 0+000 - Sta. 1+320) Panjang jalan yang ditingkatkan 1320 2.157.945.000 1.756.888.000 81,41 100,00 m

73 1205 Peningkatan Jalan Petir - Situ Uncal (Sta. 0+000 - Sta. 1+117) Panjang jalan yang ditingkatkan 1117 1.828.495.000 1.462.604.700 79,99 100,00 m

74 1206 Peningkatan Jalan Purwasari - Cihideung (Sta. 0+000 - Sta. 1+290) Panjang jalan yang ditingkatkan 1290 3.322.495.000 2.641.029.800 79,49 100,00 m

75 1208 Peningkatan Jalan Cibeureum - Tajurhalang (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 2.593.145.000 7.340.000 0,28 3,53 m

76 1209 Peningkatan Jalan Pamoyanan - Palasari (Sta. 0+000 - Sta. 0+700) Panjang jalan yang ditingkatkan 700 3.137.445.000 2.453.939.000 78,21 100,00 m

77 1210 Peningkatan Jalan Caringin - Cibadak (Sta. 2+919 - Sta. 3+600) Panjang jalan yang ditingkatkan 681 3.758.395.000 2.767.582.150 73,64 100,00 m

78 1211 Peningkatan Jalan Lengis - Ciadeg (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 3.762.595.000 3.348.107.000 88,98 100,00 m

79 1212 Peningkatan Jalan SPN Lido - Srogol (Sta. 0+000 - Sta. 1+284) Panjang jalan yang ditingkatkan 1284 1.863.895.000 1.503.948.000 80,69 100,00 m

80 1213 Peningkatan Jalan Cibadak - Kawung Luwuk (Sta. 0+000 - Sta. 1+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 1900 2.221.845.000 1.822.063.200 82,01 95,86 m

1214 Peningkatan Jalan Padurenan - Ciburuy (Sta. 0+000 - Sta. 0+967) Panjang jalan yang ditingkatkan 967 m

1215 Peningkatan Jalan Ciapus - Gadog (Sta. 2+500 - Sta. 3+559) Panjang jalan yang ditingkatkan 1059 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1962)

81 1301 Peningkatan Jalan Cicadas - Giri Mulya (Sta. 0+000 - Sta. 1+685) Panjang jalan yang ditingkatkan 1685 2.694.245.000 2.148.229.000 79,73 100,00 m

82 1302 Peningkatan Jalan Cihideung - Situ Daun (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 2.373.745.000 2.111.796.000 88,96 100,00 m

83 1303 Peningkatan Jalan Cihideung - Situ Daun (Sta. 2+000 - Sta. 5+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 3000 6.256.395.000 4.770.699.000 76,25 100,00 m

84 1305 Peningkatan Jalan Gunung Galuga - TPA (Sta. 1+050 - Sta. 2+050) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.154.095.000 975.103.000 84,49 100,00 m

(31)

85 1306 Peningkatan Jalan Cemplang - Ciasmara (Sta. 2+150 - Sta. 5+650) Panjang jalan yang ditingkatkan 3500 8.903.775.000 7.804.385.000 87,65 100,00 m

86 1308 Peningkatan Jalan Ciasmara - Purabakti (Sta. 0+000 - Sta. 2+215) Panjang jalan yang ditingkatkan 2215 3.437.745.000 2.768.643.000 80,54 100,00 m

87 1309 Peningkatan Jalan Ciasihan - Gunung Menir (Sta. 3+000 - Sta. 5+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 1.609.745.000 1.552.861.000 96,47 100,00 m

88 1310 Peningkatan Jalan Cibanteng - Sinagar (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 2.550.500.000 2.187.775.000 85,78 100,00 m

89 1311 Peningkatan Jalan Bojong Jengkol - Kampung Salak Panjang jalan yang ditingkatkan 930 776.000.000 628.644.800 81,01 100,00

(Sta. 0+000 - Sta. 0+930) m

90 1401 Peningkatan Jalan Leuwiliang - Kp. Sawah (Sta. 2+400 - Sta. 5+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2600 5.047.295.000 4.039.843.000 80,04 100,00 m

91 1402 Peningkatan Jalan Leuwiliang - Karacak (Sta. 0+000 - Sta. 6+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 6000 8.353.475.000 7.052.906.000 84,43 100,00 m

92 1403 Peningkatan Jalan Sadeng Pasar - Cisaranten (Sta. 0+000 - Sta. 1+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.315.945.000 1.116.164.000 84,82 100,00 m

93 1405 Peningkatan Jalan Gerendong - Janala (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 9.945.046.000 6.625.379.900 66,62 70,83 m

94 1406 Peningkatan Jalan Gobang - Cidokom (Sta. 0+000 - Sta. 3+500) Panjang jalan yang ditingkatkan 3500 6.344.495.000 5.281.315.000 83,24 100,00 m

1407 Peningkatan Jalan Cicangkal - Gn. Sindur (Sta 0+000-Sta.1+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 1285 Perubahan Sta. (mutasi ke

(Sta. 2+665 - Sta. 2+950) m 15.1963)

1501 Peningkatan Jalan Cikawung - Banyu Asih (Sta 0+000-Sta.2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1964)

1502 Peningkatan Jalan Dusun Tipar - Argapura (Sta. 2+600 - Sta. 5+350) Panjang jalan yang ditingkatkan 2750 m

95 1503 Peningkatan Jalan Pasir Nangka - Cilame (Sta. 0+000 - Sta. 1+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 1900 1.688.546.000 1.593.523.000 94,37 100,00 m

96 1504 Peningkatan Jalan Curug Bitung - Cisangku (Sta. 1+500 - Sta. 3+500) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 1.737.061.000 1.715.597.000 98,76 100,00 m

(32)

m 1506 Peningkatan Jalan Ranca Bhakti - Pasir Peuteuy Panjang jalan yang ditingkatkan 2300

(Sta. 1+000 - Sta. 3+300) m

1507 Peningkatan Jalan Cigudeg - Kiarasari (Sta. 5+500 - Sta. 9+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 3500 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1965)

98 1508 Peningaktan Jalan Kompa - Cipayung (Sta. 0+000 - Sta. 1+100) Panjang jalan yang ditingkatkan 1100 1.765.000.000 1.223.110.000 69,30 100,00 m

99 1509 Peningkatan Jalan Kompa - Cipayung (Sta. 3+300 - Sta. 4+800) Panjang jalan yang ditingkatkan 1500 2.400.000.000 1.817.639.000 75,73 100,00 m

100 1527 Peningkatan Jalan Ciburayut - Pasir Jaya (Sta.0+400 - Sta.1+800) Panjang jalan yang ditingkatkan 1400 127.378.000 - - 100,00 m

101 1570 Peningkatan Jalan Pamipiran - Cikutamahi (Sta.0+000 - Sta.1+150) Panjang jalan yang ditingkatkan 1150 98.863.000 98.862.650 100,00 100,00 m

102 1574 Peningkatan Jalan Wargajaya - Gunung Batu (Sta.0+000 - Sta.2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 107.809.000 107.808.500 100,00 100,00 m

103 1575 Peningkatan Jalan Karang Tengah - Cibadak (Sta.2+200 - Sta.4+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 1800 1.624.283.000 1.624.282.600 100,00 100,00 m

104 1583 Peningkatan Jalan Desa Manduhur - Menan (Sta. 1+000 - Sta. 1+750) Panjang jalan yang ditingkatkan 750 50.221.000 50.220.300 100,00 100,00 m

105 1601 Peningkatan Jalan Jasinga - Tenjo (Sta 2+000 - Sta 4+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 7.753.047.000 5.920.611.000 76,36 100,00 m

106 1602 Peningkatan Jalan Ngasuh - Koleang (Sta 1+500 - Sta 3+500) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 4.799.910.000 3.662.576.000 76,31 100,00 m

107 1603 Peningkatan Jalan Tenjo - Cilejet (Sta. 4+500 - Sta. 7+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2500 7.326.993.000 5.744.931.000 78,41 100,00 m

108 1604 Peningkatan Jalan Rewod - Lebak Kanibah (Sta. 0+000 - Sta. 3+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 3000 4.297.937.000 3.572.142.000 83,11 100,00 m

109 1605 Peningkatan Jalan Jl. Lingkar Kota Jonggol (Sta.0+000 - Sta.2+600) Panjang jalan yang ditingkatkan 2600 4.041.424.000 4.041.423.600 100,00 100,00 m

110 1606 Peningkatan Jalan Lumpang - Cikuda (Sta. 2+000 - Sta. 5+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 3000 7.335.253.000 5.741.919.000 78,28 100,00 m

(33)

1607 Peningkatan Jalan Parung Panjang - Jagabita (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1966)

111 1618 Peningkatan Jalan Citeureup - Citaringgul (Sta. 9+200 - Sta. 9+386) Panjang jalan yang ditingkatkan 186 43.572.000 43.571.100 100,00 100,00 m

112 1701 Peningkatan Jalan Jabon Mekar - Warujaya (Sta. 0+900 - Sta. 1+900 ) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.248.626.000 1.027.696.000 82,31 100,00 m

113 1702 Peningkatan Jalan Jampang - Ciseeng (Sta. 2+300 - Sta. 3+300) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 2.911.966.000 2.386.085.000 81,94 100,00 m

114 1703 Peningkatan Jalan Warujaya - Cidokom (Sta. 1+250 - Sta. 3+500) Panjang jalan yang ditingkatkan 2250 1.818.053.000 1.410.361.000 77,58 100,00 m

115 1704 Peningkatan Jalan Cibentang - Gunung Sindur (Sta. 5+832 - Sta. 8+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2168 7.518.781.000 5.580.191.000 74,22 100,00 m

116 1705 Peningkatan Jalan Ciseeng - Prumpung (Sta. 5+800 - Sta. 7+018) Panjang jalan yang ditingkatkan 1218 3.652.209.000 3.025.005.000 82,83 100,00 m

1707 Peningkatan Jalan Curug - Rawa Kalong (Sta. 3+600 - Sta. 6+350) Panjang jalan yang ditingkatkan 2750 m

117 1708 Peningkatan Jalan Pangasinan - Rawa Kalong (Sta. 0+000 - Sta. 2+550) Panjang jalan yang ditingkatkan 2550 2.093.635.000 1.850.250.000 88,38 100,00 m

118 1709 Peningkatan Jalan Semplak - Gerendong (Sta. 17+800 - Sta. 18+785) Panjang jalan yang ditingkatkan 985 4.276.936.000 3.260.252.000 76,23 100,00 m

119 1710 Peningkatan Jalan Cibentang - Gunung Sindur (Sta. 0+000 - Sta. 2+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 3.206.947.000 2.544.039.000 79,33 100,00 m

120 1711 Peningkatan Jalan Pasir Gaok - Rancasari (Sta. 1+500 - Sta. 3+350) Panjang jalan yang ditingkatkan 1850 1.904.519.000 1.709.357.000 89,75 100,00 m

1712 Peningkatan Jalan Malasari - Nirmala (Sta. 0+000 - Sta. 3+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 3000 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1967)

121 1713 Peningkatan Jalan Parung Panjang - Ciheulang (Sta. 6+900 - Sta. 8+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 6.667.101.000 4.812.391.000 72,18 100,00 m

122 1800 Peningkatan Jalan Ciomas - Kreteg Panjang jalan yang ditingkatkan 1 4.929.617.000 3.336.965.500 67,69 100,00 Ruas Jalan

(34)

123 1801 Peningkatan Jalan Bojong - Gandoang (Sta. 3+000 - Sta. 4+300) Panjang jalan yang ditingkatkan 700 2.082.000.000 1.578.390.200 75,81 100,00 m

1802 Peningkatan Jalan Cileungsi Kidul - Gandoang (Sta. 3+000 - Sat. 4+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 m 1803 Peningkatan Jalan Klapa Nunggal - Cipeucang (Sta. 2+500 - Sta. 5+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2500

m

124 1804 Peningkatan Jalan Bojong - Ligar Mukti (Sta.5+700 - Sta. 7+550 ) Panjang jalan yang ditingkatkan 1850 2.877.000.000 2.373.536.400 82,50 100,00 m

125 1805 Peningkatan Jalan Lingkar Kantor Kecamatan Gunung Putri Panjang jalan yang ditingkatkan 880 1.606.000.000 1.533.684.000 95,50 100,00

(Sta.1+600 - Sta. 2+480 ) m

126 1806 Peningkatan Jalan Wanaherang - Nagrak (Sta. 0+000 - Sta. 2+850) Panjang jalan yang ditingkatkan 2850 4.500.000.000 3.725.280.000 82,78 100,00 m

1807 Peningkatan Jalan Wanaherang - Bojong Kulur (Sta. 0+100 - Sta. 0+500, Panjang jalan yang ditingkatkan 2800 Sta. 5+500 - Sta. 6+500, Sta. 7+100 - Sta. 7+500 dan m Sta. 11+000 - Sta. 12+000)

1808 Peningkatan Jalan Desa Tlajung Udik (Sta. 0+000 - Sta. 1+800) Panjang jalan yang ditingkatkan 1800 m

127 1809 Peningkatan Jalan Kranggan - Gunung Putri (Sta. 0+200 - Sta. 1+600, Panjang jalan yang ditingkatkan 1675 3.344.000.000 2.909.776.600 87,01 100,00 Sta. 1+700 - Sta. 1+875 dan Sta. 1+900 - Sta. 2+000) m

128 1810 Peningkatan Jalan Jalan Lingkar Pasar Citeureup Panjang jalan yang ditingkatkan 170 548.500.000 530.475.000 96,71 100,00

(Sta. 0+150 - Sta. 0+320) m

129 1811 Penataan Simpang Kranggan-Gunung Putri (Sta 0+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 1 1.500.000.000 1.283.125.000 85,54 100,00 ruas jalan

130 1901 Peningkatan Jalan Dayeuh - Sukamakmur (Sta. 4+800 - Sta. 5+800) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.606.000.000 1.322.971.000 82,38 100,00 m

131 1902 Peningkatan Jalan Mengker - Menteng (Sta. 0+000 - Sta.2+300) Panjang jalan yang ditingkatkan 2300 3.671.000.000 3.274.258.000 89,19 100,00 m

132 1903 Peningkatan Jalan Cariu - Cikutamahi (Sta. 3+700 - Sta.4+700) Panjang jalan yang ditingkatkan 1000 1.606.000.000 1.230.565.000 76,62 100,00 m

133 1904 Peningkatan Jalan Nyengcle - Gunung Batu (Sta. 0+000 - Sta. 1+500) Panjang jalan yang ditingkatkan 1500 2.400.000.000 1.899.015.000 79,13 100,00 m

(35)

134 1905 Peningkatan Jalan Pasir Tanjung - Nyengcle (Sta. 4+000 - Sta. 6+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 2.391.500.000 2.193.244.000 91,71 100,00 m

135 1906 Peningkatan Jalan Tanjungrasa - Nyengcle (Sta. 0+000 - Sta. 1+500) Panjang jalan yang ditingkatkan 1500 2.400.000.000 1.834.224.950 76,43 100,00 m

1907 Peningkatan Jalan Tanjungsari - Sukawangi (Sta.11+650 - Sta.14+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 3350 m

136 1908 Peningkatan Jalan Leuwibilik - Cibadak (Sta.2+000 - Sta. 4+000) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 3.195.000.000 2.656.775.000 83,15 100,00 m

137 1909 Peningkatan Jalan Tinggar Jaya - Gunung Batu (Sta. 6+200 - Sta.8+275) Panjang jalan yang ditingkatkan 2075 3.030.000.000 2.534.928.000 83,66 100,00 m

138 1910 Peningkatan Jalan Gunung Batu - Warga Jaya (Sta.2+000 - Sta. 4+250) Panjang jalan yang ditingkatkan 2250 2.337.000.000 1.775.661.900 75,98 100,00 m

139 1911 Peningkatan Jalan Masuk RPH Jonggol (Sta. 0+000 - Sta. 0+922) Panjang jalan yang ditingkatkan 922 1.804.000.000 1.664.758.000 92,28 100,00 m

140 1912 Peningkatan Jalan Lingkar Kota Cariu (Sta. 0+000 - Sta. 2+300) Panjang jalan yang ditingkatkan 2300 3.800.000.000 3.313.621.000 87,20 100,00 m

141 1913 Peningkatan Jalan Cibadak - Sukamakmur (Sta 0+900 - Sta 1+200) Panjang jalan yang ditingkatkan 300 1.000.000.000 865.331.000 86,53 100,00 m

1914 Peningkatan Jalan Pamipiran - Cikutamahi ( Sta. 4+100 - Sta. 6+100 ) Panjang jalan yang ditingkatkan 2000 m 1916 Peningkatan Jalan Limus Nunggal - Mekarsari (Sta. 0+000 - Sta. 3+650) Panjang jalan yang ditingkatkan 3650

m

1918 Peningkatan Jalan Citeureup - Citaringgul (Sta. 2+800) Panjang jalan yang ditingkatkan 1 Perubahan Sta. (mutasi ke

Ruas Jalan 15.1968)

142 1921 Peningkatan Jalan Bojong Kulur - Jati Asih (Sta.0+000-Sta.0+780) Panjang jalan yang ditingkatkan 780 3.020.000.000 2.284.689.900 75,65 100,00 m

1950 Peningkatan Jalan Cipayung Jaya - Arco (Sta. 6+400 - Sta. 8+900) Panjang jalan yang ditingkatkan 2500 Perubahan Sta. (mutasi ke

m 15.1969)

143 1951 Peningkatan Jalan Leuwiliang - Kampung Sawah (Sta. 14+000 - Sta. 17+034 Panjang jalan yang ditingkatkan 3034 11.542.190.000 5.327.489.800 46,16 48,82 m

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Mewujudkan kinerja yang baik, merata dan menyeluruh dalam kegiatan perbaikan jalan telah dikerjakan oleh Unit Reaksi Cepat Karees Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota

tugas Dinas Bina Marga dan Pengairan dibidang pembangunan jaringan pengairan, operasi dan pemeliharaan dan sumberdaya airj serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh

Renja Dinas Bina Marga 2016 selain mengacu ke Renstra Dinas Bina Marga 2011- 2015, juga mengacu pada RKPD 2016 Kabupaten Bandung yang merupakan gambaran rencana prioritas

Pengguna Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Alamat Jl.. Urip

Dalam pelaksanaan program pembangunan kolam retensi oleh Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kota Samarinda pengerjaannya telah di lakukan semaksimal mingkin, akan tetapi semua

Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota dalam pengendalian banjir di Kelurahan Loa Bakung Kota Samarinda melalui normalisasi

Pada awal tahun setelah penetapan anggaran Tahun 2016 Dinas Sumber daya Air dan Bina Marga Kabupaten Banyuams telah menyusun dokumen Penetapan Kinerja (PK) dengan

Responden yang dijadikan sampel penelitian yaitu seluruh karyawan Dinas Bina Marga dan Pengairan DBMP Kota Bandung sebanyak 188 responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh atau