• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KETETAPAN HASIL LELANG

SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA ATAU SUKUK NEGARA SERI IFR0003 (REOPENING), IFR0005 (REOPENING),

IFR0006 (REOPENING), IFR0007 (REOPENING) DAN IFR0008 (REOPENING) TANGGAL 5 Oktober 2010

Pada hari ini, Selasa 5 Oktober 2010, telah dilakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara Seri IFR0003 (reopening), IFR0005 (reopening), IFR0006 (reopening), IFR0007 (reopening) dan IFR0008 (reopening) melalui sistem pelelangan Bank Indonesia. Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-undang Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara, maka hasil lelang ditetapkan sebagai berikut:

Seri IFR0003 (reopening)

Yield rata-rata tertimbang : 7,18862%

Tingkat Imbalan/ kupon : 9,25000%

Tanggal Jatuh tempo : 15 September 2015

Tanggal pembayaran kupon : 15 Maret dan 15 September

Tanggal setelmen : 7 Oktober 2010

Jumlah yang dimenangkan : Rp200,00 miliar

Alokasi pemenang kompetitif : Rp140,00 miliar

Alokasi pemenang nonkompetitif : Rp60,00 miliar

Bid to cover ratio : 3,50

Seri IFR0005 (reopening)

Yield rata-rata tertimbang : 7,49609%

Tingkat Imbalan/ kupon : 9,00000%

Tanggal Jatuh tempo : 15 Januari 2017

Tanggal pembayaran kupon : 15 Januari dan 15 Juli

Tanggal setelmen : 7 Oktober 2010

Jumlah yang dimenangkan : Rp130,00 miliar

Alokasi pemenang kompetitif : Rp120,00 miliar

Alokasi pemenang nonkompetitif : Rp10,00 miliar

Bid to cover ratio : 1,12

Seri IFR0006 (reopening)

Sesuai dengan kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.08/2009, Pemerintah menetapkan bahwa tidak ada penawaran pembelian yang dimenangkan. Keputusan ini mengingat penawaran imbal hasil (yield) yang dikehendaki investor tidak sesuai dengan harga acuan yang dianggap wajar oleh Pemerintah.

Seri IFR0007 (reopening)

Sesuai dengan kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara dan Pasal 15 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.08/2009, Pemerintah menetapkan bahwa tidak ada penawaran pembelian yang dimenangkan. Keputusan ini mengingat penawaran imbal hasil (yield) yang dikehendaki investor tidak sesuai dengan harga acuan yang dianggap wajar oleh Pemerintah.

Seri IFR0008 (reopening)

Yield rata-rata tertimbang : 7,71995%

Tingkat Imbalan/ kupon : 8,80000%

Tanggal Jatuh tempo : 15 Maret 2020

Tanggal pembayaran kupon : 15 Maret dan 15 September

Tanggal setelmen : 7 Oktober 2010

Jumlah yang dimenangkan : Rp52,00 miliar

Alokasi pemenang kompetitif : Rp52,00 miliar

Alokasi pemenang nonkompetitif : Rp0,00 miliar

Referensi

Dokumen terkait

Dibukanya kesempatan bagi bank umum untuk menggunakan surat berharga yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah tersebut dengan harapan dapat semakin mendukung

(1) PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan me-repo-kan Surat Berharga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) yang dimiliki oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA

(5) Aset kredit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b hanya dapat digunakan sebagai agunan FPJP dalam hal Bank tidak memiliki surat berharga atau surat berharga

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 218/PMK.08/2008 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara Ritel di Pasar Perdana Dalam Negeri

SBSN diatur dalam Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (selanjutnya disebut „Undang-Undang SBSN‟)

Berdasarkan Pasal 1 angka 13 Undang-Undang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa dan Pasal 1 angka (4) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 24/PMK.03/2008 tentang Tata

Menurut Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Surat Berharga Syariah Negara SBSN, Sukuk Negara adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai