• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembelian Software dan SDLC

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Pembelian Software dan SDLC"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

STRATEGI

PENGEMBANGAN SIA

N. Tri Suswanto Saptadi

6/8/2016 nts/sia 1

Membeli Software

Canned software (software massal) dibuat oleh perusahaan pengembang software dan dijual di pasar terbuka untuk berbagai lapisan pemakai yang memiliki persyaratan yang hampir sama.

Turnkey systems (sistem terima jadi)

beberapa perusahaan menggabungkan software dan hardware, serta menjual keduanya sebagai satu paket.Karena vendor memasangkeseluruhan sistem

(2)

Membeli Software

Internet memberi perusahan cara baru untuk mendapatkan software:

Penyedia jasa aplikasi (Application service providers - ASPs) menyediakan Web-based software pada komputer mereka dan

mengirim software ke klien melalui Internet.

6/8/2016 nts/sia 3

Pembelian Software

dan SDLC

■ Perusahaan yang membeli, bukan

mengembangkan software SIA, masih harus mengikuti proses SDLC sebagai berikut :

1. Analisis sistem

2. Desain konseptual sistem 3. Desain fisik

(3)

Proses perolehan Sistem

Pengembangan sistem oleh

Departemen Sistem Informasi

■ Di luar ketersediaan software massal yang bagus, banyak organisasi yang

mengembangkan software mereka sendiri karena kebutuhan perusahaan unik atau karena ukuran perusahaan dan kerumitannya

membutuhkan software khusus.

■ Mengembangkan software khusus sulit untuk dilakukan dan berpeluang menimbulkan kesalahan.

(4)

Pengembangan Software oleh

Perusahaan Luar

Ketika mengontrak organisasi luar, perusahaan harus mempertahankan

pengendalian atas proses pengembangan. Petunjuk berikut ini direkomendasikan:

Memilih pengembang dengan hati-hati

Menandatangani kontrak

Rencanakan dan awasi setiap langkah

Menjaga komunikasi yang efektif

Kendalikan semua biaya

6/8/2016 nts/sia 7

Pengembangan Software oleh

Pemakai Akhir

End-user computing (EUC) adalah

pengembangan, penggunaan, dan pengendalian aktif atas sistem informasi berbasis komputer oleh para pemakai.

■ Bersama dengan bangkitnya PC yang murah dan banyaknya ragam software yang canggih dan murah, para pemakai mulai

(5)

Pengembangan Software oleh

Pemakai Akhir yang Tepat

■ Berikut ini adalah contoh-contoh yang

perkembangan oleh pemakai akhir yang tepat:

• Menarik informasi dari database perusahaan untuk menghasilkan laporan sederhana atau untuk menjawab permintaan yang tidak rutin.

• Melakukan sensitivitas “what if” atau analisis statistik. • Mengembangkan aplikasi dengan menggunakan

software yang telah jadi, seperti spreadsheet atau sistem database.

• Mempersiapkan jadwal dan daftar, seperti jadwal depresiasi, daftar jatuh tempo piutang usaha, dan amortisasi pinjaman.

6/8/2016 nts/sia 9

Manfaat dari

End-User-Pengembangan Software

Manfaat dari End-User Computing

KreasiUser, Pengendalian, & Implemaentasi

Sistem yang memenuhi kebutuhan pemakai

Ketepatan waktu

Membebaskan sumber daya sistem

(6)

Risiko End-User-Pengembangan

Software

Risiko End-User Computing

Kesalahan Logika dan pengembangan

Pengujian aplikasi yang tidak memadai

Sistem yang tidak efisien

Sistem yang dikendalikan dan

didokumentasikan dengan kurang baik

Ketidaksesuaian Sistem

Duplikasi sistem dan data …..

Peningkatan biaya

6/8/2016 nts/sia 11

Mengelola dan Mengendalikan

End-User Computing

■ Organisasi menggunakan beberapa pendekatan yang berbeda untuk

mengelola dan mengendalikan end-user computing. Contohnya, layanan bantuan ( help desk) dapat mendorong,

(7)

Fungsi Help Desk

Apakah kewajiban help desk?

■ Memberikan bantuan 24 jam untuk membantu mengatasi masalah.

■ Bertindak sebagai penjelas informasi, koordinasi, dan pemberi bantuan.

■ Melatih para pemakai akhir, tentang bagaimana menggunakan hardware atau software tertentu, dan menyediakan pemeliharaan dan dukungan yang memadai. ■ Mengevaluasi produk hardware dan produk software

pemakai yang baru.

■ Membantu pengembangan aplikasi.

■ Mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai standar.

■ Mengendalikan data perusahaan.

6/8/2016 nts/sia 13

Melakukan Outsource Untuk

Sistem

■ Apakah outsourcing itu ?

– Outsource adalah mengontrak perusahaan luar untuk menangani semua bagian dari data aktivitas pemrosesan organisasi.

(8)

Melakukan Outsource Untuk Sistem

■ Dalam perjanjian outsourcing

klien/server atau PC, organisasi meng-outsource layanan tertentu, bagian dari bisnisnya, fungsi tertentu, atau dukungan PC.

6/8/2016 nts/sia 15

Melakukan Outsource Untuk

Sistem

Manfaat Outsourcing

Sebuah solusi untuk bisnis Penggunaan aset Akses ke keahlian yang lebih besar dan teknologi

yang lebih canggih

Biaya yang lebih rendah Perbaikan waktu untuk pengembangan

(9)

Melakukan Outsource Untuk

Sistem

Risiko melakukan Outsourcing

Ketidak fleksibilitasan

Kehilangan kendali sistem dan/atau data

Pengurangan keunggulan kompetitif

Sistem paket

Tujuan yang tidak terpenuhi

Layanan yang kurang baik

6/8/2016 nts/sia 17

Rekayasa Ulang Proses Bisnis

■ Apakah rekayasa ulang proses bisnis itu?

■ Rekayasa ulang proses bisnis adalah analisis menyeluruh dan pendesainan ulang yang lengkap atas proses bisnis dan sistem informasi untuk mencapai peningkatan kerja yang dramatis.

(10)

Rekayasa Ulang Proses Bisnis

■ BPR menarik perusahaan kembali ke proses bisnis dasarnya serta berfokus pada mengapa BPR dilakukan daripada rincian bagaimana BPR dilakukan.

■ BPR kemudian membentuk kembali keseluruhan praktik kerja organisasi dan aliran informasi untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi.

6/8/2016 nts/sia 19

Prinsip-prinsip Rekayasa Ulang

■ Apakah tujuh prinsip perkayasaan proses bisnis itu?

1. Mengatur hasil, bukan tugas.

2. Membuat pemakai output melakukan proses.

3. Membuat mereka yang menghasilkan informasi memproses informasi

(11)

Prinsip-prinsip Rekayasa Ulang

4. Memusatkan dan menyebarkan data. 5. Mengintegrasikan aktivitas paralel 6. Memberdayakan para pekerja,

menggunakan pengendalian internal, dan membuat strutur organisasi menjadi lebih datar.

7. Mengumpulkan data saat itu juga, di sumbernya.

6/8/2016 nts/sia 21

Tantangan yang dihadapi dalam

Usaha Rekayasa Ulang

Apakah hambatan-hambatan yang dihadapi agar dapat berhasil menyelesaikan proses rekayasa ulang itu?

Tradisi Penolakan

Persyaratan waktu Risiko Kurangnya dukungan manajemen Skeptisisme

(12)

Pembuatan Prototipe

■ Apakah prototipe itu?

– Prototipe adalah pendekatan ke

dasain sistem yang mengembangkan modil kerja yang disederhanakan dari sistem.

■ Prototipe, atau rancngan awal ini, dapat dengan cepat dan murah untuk dibangun dan diberikan pada para pemakai atau diuji.

6/8/2016 nts/sia 23

Pembuatan Prototipe

■ Apakah empat langkah-langkah yang terlibat dalam mengembangkan prototipe?

1. Mengidentifikasi persyaratan sistem. 2. Mengembangkan prototipe awal yang

memenuhi persyaratan yang telah disetujui. 3. Para pemakai mengidentifikasi perubahan,

pengembang membuat perubahan, dan sistem tersebut sekali lagi dikembalikan pada para pemakai.

(13)

Manfaat Pembuatan Prototipe

Keuntungan Pembuatan Prototipe

Pemahaman yang lebih baik atas kebutuhan pemakai Keterlibatan dan kepusan pemakai yang lebih besar

Waktu pengembangan yang lebih cepat Lebih sedikit kesalahan Lebih banyak peluang untuk perubahan

Lebih murah

6/8/2016 nts/sia 25

Kelemahan Pembuatan Prototipe

Kelemahan Pembuatan Prototipe

Waktu pemakai yang Signifikan

Kurang efisien dalam penggunaan sumber daya sistem

Pengembangan sistem yang tidak lengkap

Sistem didokumentasikan dan diuji secara tidak memadai Reaksi perilaku yang negatif

(14)

Computer-Aided Software Engineering

(CASE)

■ CASE adalah paket terpadu dari alat-alat berbasis komputer yang mengotomatisasi aspek-aspek penting dalam proses

pengembangan software.

■ Alat CASE digunakan untuk merencanakan, menganalisis, mendesain, memrogram, dan mempertahankan sistem informasi.

■ CASE juga digunakan untuk memperkuat usaha manajer, pemakai, dan programer dalam

memahami kebutuhan informasi.

6/8/2016 nts/sia 27

Computer-Aided Software Engineering

(CASE)

■ Alat CASE tidak menggantikan desainer terampil, melainkan menyediakan

sekumpulan alat terpadu yang

mendukung para pengembang secara efektif untuk semua tahapan SDLC.

(15)

Computer-Aided Software Engineering

(CASE)

■ Keuntungan teknologi CASE adalah sbb:

■ Perbaikan produktivitas Perbaikan kualitas program Penghematan biaya Perbaikan prosedur pengendalian Penyederhanaan dokumentasi

6/8/2016 nts/sia 29

Computer-Aided Software Engineering

(CASE)

)

■ Beberapa masalah dengan teknologi CASE adalah sebagai berikut:

■ Tidak kompatibel

■ Biaya

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini, dilakukan rekayasa ulang proses bisnis ( BPR ) yaitu dengan memperbaiki teknologi yang digunakan serta memperbaiki proses bisnis pada divisi Sales

oleh pihak-pihak pengguna. Paper ini memaparkan identifikasi aktivitas pengisian registrasi KRS, pemodelan proses bisnis dan rekayasa-ulang proses bisnis registrasi pengisian

– Rekayasa ulang adalah perancangan ulang proses bisnis – beserta sistem, kebijakan dan struktur organisasi yang mendukungnya - yang strategis dan bernilai tambah secara cepat

Dalam penelitian ini, dilakukan rekayasa ulang proses bisnis ( BPR ) yaitu dengan memperbaiki teknologi yang digunakan serta memperbaiki proses bisnis pada divisi Sales

Rekayasa ulang proses bisnis (Business Process Reengineering – selanjutnya disebut BPR) dimulai dengan kata-kata rekayasa ulang yang artinya adalah “pemikiran ulang secara

Disebut juga sebagai tahap spesifikasi kebutuhan user, dimana desainer sistem mengumpulkan kebutuhan secara lengkap kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan

oleh pihak-pihak pengguna. Paper ini memaparkan identifikasi aktivitas pengisian registrasi KRS, pemodelan proses bisnis dan rekayasa-ulang proses bisnis registrasi pengisian

PERNYATAAN MENGENAI DISERTASI DAN SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA* Dengan ini saya menyatakan bahwa disertasi berjudul Model Rekayasa Ulang Proses Bisnis Industri Batik