• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Pendahuluan Fraktur Cruris

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Pendahuluan Fraktur Cruris"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENDAHULUAN LAPORAN PENDAHULUAN

FRAKTUR CRURIS FRAKTUR CRURIS

 A.

 A. PengertianPengertian Fr

Fraktaktur ur crcrururis is adadalalah ah teterprpututususnynya a konkontitinunuititasas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya, terjadi tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya, terjadi pa

pada da tutulalang ng titibibia a dadan n fifibubulala. . FrFrakaktutur r teterjrjadadi i jijikaka tulang dikenao stress yang lebih besar dari yang dapat tulang dikenao stress yang lebih besar dari yang dapat diabsorbsinya. (Brunner & Suddart, 2000)

diabsorbsinya. (Brunner & Suddart, 2000)

Fraktur cruris adalah suatu keadaan dikontinuitas Fraktur cruris adalah suatu keadaan dikontinuitas jaringan struktural pada tulang tibia dan fibula (Silia jaringan struktural pada tulang tibia dan fibula (Silia !nderson "rice, #$$%)

!nderson "rice, #$$%)

B.

B. KlKlasasififikikasiasi

!da 2 tipe dari fraktur ceruris yaitu !da 2 tipe dari fraktur ceruris yaitu #.

#. FrFrakaktutur r inintra tra cacapspsululer er   yayaitu itu teterjrjadadi i dadalala' ' tultulanangg sendi panggul dan captula

sendi panggul dan captula a.

a. elelalualui kapii kapital fratal fraktukturr b.

b. ananya dibya diba*aa*ah kepalh kepala fe'ua fe'urr c.

c. elelalualui lehei leher dari fer dari fe'ur'ur 2.

2. FraFraktuktur ekstrr ekstra kapsua kapsulerler a.

a. +e+erjrjadadi di dililuauar r sesendndi di dan an kakapspsul ul 'e'elalalui lui trtrokokananteterr cruris yang lebih besar atau yang lebih kecil pada cruris yang lebih besar atau yang lebih kecil pada daerah intertrokanter

(2)

b

b.. ++eerrjjaaddi i ddi i bbaaggiiaan n ddiissttaal l ''eennuujju u lleehheer r ccrruurriiss tetapi tidak lebih dari 2 inci di ba*ah trokanter tetapi tidak lebih dari 2 inci di ba*ah trokanter terkecil.

terkecil. S

Seellaaiin n 2 2 ttiippe e ddi i aattaas s aadda a lleebbiih h ddaarri i ##%%00 klasifikasi fraktur diantaranya % yang uta'a adalah

klasifikasi fraktur diantaranya % yang uta'a adalah #

#.. nnccoo''pplleettee

Fraktur yang hanya 'elibatkan bagian potongan Fraktur yang hanya 'elibatkan bagian potongan 'enyilang tulang satu sisi patah yang lain biasanya 'enyilang tulang satu sisi patah yang lain biasanya hanya bengkok (green stick)

hanya bengkok (green stick) 2

2.. --oo''pplleettee a

ariris s frfrakaktutur r 'e'elilibabatktkan an seselulururuh h popototongnganan 'e

'enynyililanang g dardari i tutulalang ng dadan n frgfrg'e'en n tutulalang ng bibiasasananyaya berupa te'pat

berupa te'pat /.

/. +e+ertrtututup (up (sisi'p'plele))

Fraktur tidak 'eluas 'ele*ati kulit Fraktur tidak 'eluas 'ele*ati kulit .

. +e+erbrbukuka a (c(co'o'plpletete)e)

Frag'en tulang 'eluas 'ele*ati otot dan kulit Frag'en tulang 'eluas 'ele*ati otot dan kulit di'ana potensial untuk terjadi infeksi

di'ana potensial untuk terjadi infeksi %

%.. ""aattoollooggiiss

Fraktur terjadi pada penyakit tulang (seperti Fraktur terjadi pada penyakit tulang (seperti kan

kankerker, , ostosteofeoforoorosissis) ) dendengan gan tak tak ada ada tratrau'a u'a hanhanyaya 'ini'al.

'ini'al.

C.

C. EtEtioiolologigi #

#.. ++rraauu''a a llaannggssuunng g ''eennyyeebbaabbkkaan n ffrraakkttuur r ppaadda a ttiittiikk terjadinya trau'a itu, 'isalnya tulang kaki terbentur terjadinya trau'a itu, 'isalnya tulang kaki terbentur

(3)

bu'

bu'per per 'ob'obil il 'ak'aka a tulatulang ng akaakan n patpatah, ah, teptepat at ditdite'pe'patat benturan.

benturan. 2.

2. +r+rauau'a 'a titidadak k lalangngsusung ng 'e'enynyebebabkabkan an frfrakaktutur r di di tete'p'patat yang jatuh dari te'pat terjadinya trau'a.

yang jatuh dari te'pat terjadinya trau'a. /.

/. +ru'a a+ru'a akibat tkibat tarikan arikan otot, jaotot, jarang terang terjadi.rjadi. .

. !d!dananya ya 'e'etataststasase e kakanknker er tutulalang ng dadapapat t 'e'elulunanakkkkanan struktur tulang dan 'enyebabkan fraktur

struktur tulang dan 'enyebabkan fraktur 5.

5. !d!dananya ya pepenynyakakit it prpri'i'er er sesepepertrti i ososteteopopororososis is (( E.E. Oerswari, 1989 : 147 

(4)

D.

D. PaPatt!a!a""

# #.. ++rraauu''a a llaannggssuunngg kecelakaan kecelakaan 2 2.. ++rraauu''aa ttiiddaakk langsung jatuh langsung jatuh Frakt#r$Pata T#lang

Frakt#r$Pata T#lang 1esti trau'a1esti trau'a erusakan erusakan ntegritas kulit ntegritas kulit ( actual3resti ) ( actual3resti ) 1esti nfeksi

1esti nfeksi erusakanerusakan

jaringan jaringan Spas'e otot Spas'e otot erusakan erusakan "e'buluh darah "e'buluh darah erusakan erusakan "e'buluh darah "e'buluh darah Spas'e otak

Spas'e otak "erdarahan"erdarahan

4yeri

4yeri erusakanerusakan"e'buluh"e'buluh seluruh 'edulaseluruh 'edulate'atu'te'atu' 4yeri4yeri darah darah 4ekrosis 4ekrosis nfla'asi nfla'asi

"roses penye'buhan tulang "roses penye'buhan tulang

"ergeseran "ergeseran frag'en tulang frag'en tulang 5efor'itas 5efor'itas angguan angguan Fungsi Fungsi angguan angguan obilitas obilitas Fisik Fisik

(5)

E.

E. FasFase %en"ee %en"e&'#&'#an T#an T#lanlangg #.

#. FaFase se hehe'a'atutu'' a.

a. 5a5alala' ' *a*aktktu u 2 2 jaja' ' titi'b'bul ul peperdrdararahahanan, , edede'e'a,a, he'atu'e disekitar fraktur

he'atu'e disekitar fraktur b.

b. SeSetetelalah h 2 2 jaja' ' susuplplai ai dadararah h di di sesekikitatar r frfrakaktuturr 'eningkat

'eningkat 2.

2. FasFase grane granulaulasi jarsi jaringinganan a.

a. +er+erjadi jadi # 6 % # 6 % harhari sei seteltelah iah injunjuryry b.

b. "ad"ada tahap pha tahap phagoagositsitosiosis aktis aktif prodf produk neouk neorosirosiss c.

c. tete'ato'ato'e beru'e berubah 'enbah 'enjadi grajadi granulnulasi jarasi jaringaingan yangn yang b

beerriissi i ppee''bbuulluuh h ddaarraah h bbaarru u ffooggoobbllaasst t ddaann osteoblast.

osteoblast. /.

/. FasFase foe for'ar'asi csi callallusus a.

a. +erjad+erjadi 7 6 i 7 6 #0 hari#0 harisetelasetelah injuh injuriri b.

b. ranulranulasi terjaasi terjadi perubdi perubahan berahan berbentuk cbentuk callusallus .

. FasFase e ossossifiificascasii a.

a. uulalai i papada da 2 2 6 6 / / 'i'ingnggu gu sesetetelalah h frfrakaktutur r sasa'p'paiai dengan se'buh

dengan se'buh b.

b. -a-allllus us peper'r'ananenent t akakhihirnrnya ya teterberbentntuk uk tutulalang ng kakakuku de

dengngan an enendadapapan n gagarara' ' kakalslsiuiu' ' yayang ng 'e'enynyatatukukanan tulang yang patah

tulang yang patah %.

%. Fase Fase consolconsolidasi idasi dan rdan re'adele'adellingling a.

a. 5a5ala' *akla' *aktu lebtu lebih #0 ih #0 'i'ingnggu yang tepgu yang tepat berat berbebentntukuk callus terbentuk dengan

callus terbentuk dengan oksifioksifitas osteoblast dantas osteoblast dan osteuctas

(6)

F.

F. TanTan(a (a Dan Dan )e*)e*alaala #

#.. 55eeffoorr''iittaass 5a

5aya ya teteririk k kekekukuatatan an ototot ot 'e'enynyebebababkakan n frfragag'e'enn tulang berpindah dari te'patnya perubahan kesei'bangan tulang berpindah dari te'patnya perubahan kesei'bangan dan contur terjadi seperti 

dan contur terjadi seperti  #)

#) 1ot1otasi pe'asi pe'endendekan tuekan tulanlangg 2)

2) "en"enekaekanan nan tultulangang 2

2.. BBeennggkkaakk 8d

8de'e'a a 'u'uncncul ul sesecacara ra cecepapat t dadari ri lolokakasi si dadann eks

ekstratraakaksassasi i dardarah ah daldala' a' jarjaringingan an yanyang g berberdekdekataatann dengan fraktur dengan fraktur / /.. 88cchhuu''oossiis s ddaarri i ""eerrddaarraahhaan n SSuubbccuullaanneeoouuss  .. SSppaass''e oe ottoot st sppaass''e ie innoolluunntteerrs ds deekkaat ft frraakkttuurr % %.. ++eennddeerrnneessss33kkeeee''ppuukkaann 7 7.. 44yyeerri i ''uunnggkkiin n ddiisseebbaabbkkaan n oolleeh h ssppaass''e e oottoott b beerrppiinnddaah h tutullaanng g ddaarri i tete''ppaattnnyya a ddaan n kkeerruussaakkaann struktur di daerah yang berdekatan.

struktur di daerah yang berdekatan. 9

9.. eehhiillaannggaan n sseennssaassi i ((''aatti i rraassaa, , ''uunnggkkiin n tteerrjjaaddii dari rusaknya saraf3perdarahan)

dari rusaknya saraf3perdarahan) :

:.. ""eerrggeerraakkaan n aabbnnoorr''aall $

$.. SShhoocck hk hiippoooollee''iik hk haassiil dl daarri hi hiillaannggnnyya da daarraahh #0

#0.. rrepepititasasii

).

). KoKo&%&%lilikakasisi #.

#. alaluniunion tulon tulang paang patah teltah telahsahse'be'buh daluh dala' posia' posisi yangsi yang tidak seharusnya.

(7)

2.

2. 5el5elayeayed uniond union pros proses penyes penye'be'buhauhan yang tern yang terus berus berjlanjlan te

tetatapi pi dedengngan an kekececepapatatan n yayang ng lelebibih h lala'b'bat at dadariri keadaan nor'al.

keadaan nor'al. /.

/. 4on un4on unionion tula tulang yanng yang tidag tidak 'enyk 'enya'ba'bung keung ke'ba'balili

H.

H. Pe&Pe&erieriksaaksaan Pen#nn Pen#n*an*angg #

#.. FFoottoo 11oonnttggeenn a.

a. ;nt;ntuk 'engetuk 'engetahuahui i loklokasi fraktasi fraktur dan ur dan gargaris fraktuis frakturr secara langsung

secara langsung b.

b. engetengetahui tahui te'pat e'pat dan tydan type frape frakturktur Bi

Biasasananya ya didia'a'bibil l sesebebelulu' ' dadan n sesesusudadah h didilalakukukakann op

opererasasi i dadan n seselala'a 'a prprososes es pepenynye'e'bubuhahan n sesecacarara periodik

periodik 2

2.. SSkkoor r ttuullaanng g ttoo''ooggrraapphhyy, , sskkoor r --##,, r

r# #   dadapapat t didigugunanakakan n 'e'engngididenentitififikakasi si kekerurusasakakann jaringan lunak. jaringan lunak. / /.. !!rrtteellooggrraa' ' ddiiccuurriiggaai i bbiilla a aaddaa kerusakan askuler kerusakan askuler  .. iittuunng g ddaarraah h lleennggkkaap p + + ''uunnggkkiinn 'ening

'eningkat kat (he'ok(he'okonsentonsentrasi) rasi) atau atau 'enrur'enrurun un (perda(perdarahanrahan ber'akna pada sisi fraktur atau organ jauh pada trau'a ber'akna pada sisi fraktur atau organ jauh pada trau'a 'ultiple).

'ultiple). %

%.. ""eenniinnggkkaattaan n jjuu''llaah h SS55" " aaddaallaahh respon stres nor'al setelah trau'a

(8)

7

7.. ""rrooffiil l kkooaagguullaassi i ppeerruubbaahhaan n ddaappaatt terjadi pada kehilangan darah transfusi 'ultiple atau terjadi pada kehilangan darah transfusi 'ultiple atau cedera hati (

cedera hati (Marlyn E. Doenges, 2001Marlyn E. Doenges, 2001).).

I.

I. PenPenataatalakslaksanaanaan +e(ian +e(iss #

#.. FFaakkttoorr 11eedduuccttiioonn a.

a. anipulanipulasi atau penuasi atau penurunan terrunan tertutup, 'antutup, 'anipulasipulasi noni non be

bedadah h pepenynyususununan an keke'b'balali i sesecacara ra 'a'anunual al dadariri fr

frag'ag'enen<f<frarag'g'en en tutulalang ng teterhrhadadap ap poposisisi si ototonoono'i'i sebelu'nya.

sebelu'nya. b.

b. "e"enunururunanan n teterbrbukuka a 'e'erurupapakakan n peperbrbaiaikakan n tutulalangng terusan penjajaran insisi

terusan penjajaran insisi pe'bedpe'bedahan, ahan, seringseringkalikali 'e

'e'a'asusukkkkan an ininteternrnal al iiksksasasi i teterhrhadadap ap frfrakaktuturr d

deennggaan n kkaa**aatt, , sseekkrruup p ppeenniitti i ppllaattees s bbaattaanngg in

intrtra'a'ededululasasi, i, dadan n papakuku. . +y+ype pe lolokakasi si frfrakaktuturr tergantung u'ur klien.

tergantung u'ur klien. "eralatan traksi

"eralatan traksi #

#)) ++rraakkssi i kkuulliit t bbiiaassaannyya a uunnttuukk pengobatan jangka pendek

pengobatan jangka pendek 2

2)) ++rraakkssi i oottoot t atataau u ppee''bbeeddaahhaann biasanya untuk periode jangka panjang.

biasanya untuk periode jangka panjang. 2

2.. FFrraakkttuur r ''''oobbiilliissaassii a)

a) "e"e'b'balalututan (gan (gipips)s) b)

b) 8k8kststerernanal Fikl Fiksasasisi c)

c) nnteternrnal Fal Fikiksasasisi d)

(9)

/

/.. FFrraakkssii tteerrbbuukkaa a)

a) "e'beda"e'bedahan dehan debride'bride'ent daent dan irign irigrasirasi b)

b) 'u'unisanisasi si tettetanuanuss c)

c) +erapi +erapi antibiantibiotic otic prophyprophylacticlactic d)

d) '''ob'obililisisasasii

,.

,. Ke&#ngKe&#ngkinan (iagkinan (iagnosa "ang tenosa "ang ter*a(i Posr*a(i Post O% Frakt#r Cr#t O% Frakt#r Cr#risris #.4ye

#.4yeri ri beberhrhububunungan gan dedengngan an spspasas'a 'a ototot ot dadan n kekerurusasakakann sekunder terhadap fraktur

sekunder terhadap fraktur 2.

2.angguangguan an 'obilit'obilitas as fisik berhubungafisik berhubungan n dengan pe'asangadengan pe'asangann gips

gips /.1es

/.1esikiko o tintinggggi i teterhrhadadap ap kekerurusasakakan n inintetegrgrititas as kukulilitt ba

barhrhububunungagan n dedengngan an peperurubabahahan n sisirkrkululasasi i sesekukundnderer ter

terhadhadap ap frafraktuktur r dendengan gan pospost t op op sinsindro' dro' e'be'boli oli atauatau infeksi

infeksi .1es

.1esikiko o tintinggggi i teterhrhadadap ap ininfefeksksi i beberhrhububunungagan n dedengnganan tid

tidak ak ada ada kuakuatnytnya a perpertahtahanaanan n pripri'er 'er kerukerusaksakan an kulkulit,it, trau'a jaringan

trau'a jaringan K.

K. Inter-Inter-ensi Ke%era!ensi Ke%era!atan$ Penetatan$ Penetalaksaalaksanaan Ke%eranaan Ke%era!atan!atan #.4ye

#.4yeri ri beberhrhububunungan gan dedengngan an spspasas'a 'a ototot ot dadan n kekerurusasakakann sekunder terhadap fraktur

sekunder terhadap fraktur a.

a. T#T#*#*#anan

Bebas nyeri, ekspresi *ajah rileks, tidak 'erintih. Bebas nyeri, ekspresi *ajah rileks, tidak 'erintih.  '.

 '. Inter-ensiInter-ensi #)

(10)

1

13 3 44yyeerri i dadan n ssppaass''a a oottoot t ddiikkoonnttrrool l oolleehh i'obilisasi

i'obilisasi 2)

2) "ertah"ertahankan ankan fraksi fraksi yang dyang diprogriprogra'kana'kan

13 engobilisasikan fraktur dan 'engurangi nyeri 13 engobilisasikan fraktur dan 'engurangi nyeri /)

/) "a"antntau au +5+5, , nanadidi, , rerespspirirasasi, i, inintetensnsititas as nynyereri,i, tingkat kesadaran tiap  ja'

tingkat kesadaran tiap  ja' 1

13 3 ;;nnttuuk k ''eennggeennaal l iinnddiikkaassi i kkee''aajjuuaan n aattaauu penyi'pangan dari hasil yang diharapkan

penyi'pangan dari hasil yang diharapkan 

)) BBeerriikkaan n oobbaat t aannaallggeessiik k ddaan n eeaalluuaassii keefektifannya

keefektifannya

13 !nal gesik 'engurangi i'bang nyeri 13 !nal gesik 'engurangi i'bang nyeri %)

%) Bantu klBantu klien untuien untuk 'enga'k 'enga'bil posibil posisi yang nyasi yang nya'an'an 13 "osisi yang nya'an berfungsi untuk relaksasi 13 "osisi yang nya'an berfungsi untuk relaksasi

2.

2.angguangguan an 'obilit'obilitas as fisik berhubungafisik berhubungan n dengan pe'asangadengan pe'asangann gips

gips a.

a. T#T#*#*#anan

ende'ontrasikan tidak adanya ko'plikasi otot ende'ontrasikan tidak adanya ko'plikasi otot dengan kakauan sendi, B!B konsistensi lunak.

dengan kakauan sendi, B!B konsistensi lunak.  '.

 '. Inter-ensiInter-ensi #

#)) ""aannttaau u kkeeaaddaaaan n uu''uu' ' ttiiaap p : : jjaa'' 13

13 'en'engidgidententifiifikaskasi i ke'ke'ajuajuan an ataatau u penpenyi'yi'panpangangan dari hasil yang diharapkan

dari hasil yang diharapkan 2

2)) aajji di deerraajjaat it i''oobbiilliissaassi yi yaanng dg diihhaassiillkkaann o

olleeh h cceeddeerra a aattaau u ppeennggoobbaattaan n ddaan n ppeerrhhaattiiaann persepsi klien terhadap i'obilisasi instruksikan persepsi klien terhadap i'obilisasi instruksikan

(11)

13

13 klklieien n didibabatatasi si ololeh eh pepersrsepepsi si didiri ri tetentntanangg ket

keterberbataatasan san fisfisik ik aktaktual ual 'e''e'erlerlukaukan n infinfor'or'asiasi atau interensi untuk 'eningkatkan kesehatan

atau interensi untuk 'eningkatkan kesehatan /

/)) lliieen n ddaallaa' ' rreennttaan n ggeerraakk, , kklliieen n aakkttiiff dala' ekster'itas yang tidak sakit

dala' ekster'itas yang tidak sakit

13 'eningkatkan aliran darah ke otot dan tulang 13 'eningkatkan aliran darah ke otot dan tulang un

untutuk k 'e'eniningngkakatatan n totonunus s otototot, , 'e'e'p'perertatahahanknkanan ge

gerarak k sesendndi i 'e'encncegegah ah kokontntrakraktutur r dadan n reresosororobsbsii kalsiu' yang tidak digunakan

kalsiu' yang tidak digunakan 

)) ;;bbaah h ppoossiissi i sseeccaarra a ppeerriiooddiik k ddaan n ddoorroonngg untuk latihan batuk atau nafas dala'

untuk latihan batuk atau nafas dala' 1 13 3 ''eenncceeggaah h oonnssiiddeen n koko''pplliikkaassi i kkuulliit t aattaauu pernafasan pernafasan % %)) BBaannttu u ppeerraa**aattaan n ddiirrii 13

13 'e'eniningngkakatktkan an kekekukuatatan an ototot ot dadan n sisirkrkululasasi,i, 'eningkatkan diri langsung

'eningkatkan diri langsung 7

7)) !!**aassi i +5 +5 ssaaaat t ''eellaakkuukkaan n akakttiiiittaass perhatikan keluhan pusing.

perhatikan keluhan pusing.

13 hipotensi postural 'erupakan 'asalah yang u'u' 13 hipotensi postural 'erupakan 'asalah yang u'u' 'engenai tirah baring yang la'a.

'engenai tirah baring yang la'a.

/.1es

/.1esikiko o tintinggggi i teterhrhadadap ap kekerurusasakakan n inintetegrgrititas as kukulilitt ba

barhrhububunungagan n dedengngan an peperurubabahahan n sisirkrkululasasi i sesekukundnderer ter

terhadhadap ap frafraktuktur r dendengan gan pospost t op op sinsindro' dro' e'be'boli oli atauatau infeksi

infeksi Inter-ens Inter-ensii 

(12)

a

a.. aajji i kkuulliit t uunnttuuk k lluukka a tteerrbbuukka a bbeenndda a aassiinngg,, perdarahan, perubahan *arna

perdarahan, perubahan *arna 13

13 'e'beri'e'berikan infor'asi tentang sirkulasi kulit kan infor'asi tentang sirkulasi kulit dandan 'asalah yang disebabkan oleh fraksi

'asalah yang disebabkan oleh fraksi b.

b. asase asase kulit kulit penonjopenonjolan lan tulangtulang 13

13 'e'enunururunknkan an tetekakananan n papada da ararea ea yayang ng sasa'a 'a dadann 'enurunkan resiko kerusakan kulit

'enurunkan resiko kerusakan kulit c.

c. ;ba;bah posh posisi tisi tipa 2 jipa 2 ja'a'

13 'e'ini'alkan kerusakan kulit 13 'e'ini'alkan kerusakan kulit d.

d. =bser=bserasi asi area area yang yang terkenterkenaa 13

13 tektekanan anan dapdapat at 'en'engakgakibaibatkatkan n ulsulseraerasi si neknekrosrosisis dan kelu'puhan syaraf

dan kelu'puhan syaraf

.1es

.1esikiko o tintinggggi i teterhrhadadap ap ininfefeksksi i beberhrhububunungagan n dedengnganan tid

tidak ak ada ada kuakuatnytnya a perpertahtahanaanan n pripri'er 'er kerukerusaksakan an kulkulit,it, trau'a jaringan

trau'a jaringan a.

a. T#T#*#*#anan

encapai penye'buhan sesuai dengan *aktu bebas encapai penye'buhan sesuai dengan *aktu bebas drainase, porulen, urite'a dan de'a'

drainase, porulen, urite'a dan de'a'  '.  '. Inter-ensiInter-ensi # #)) nnffeekkssi i kkuulliit t aaddaannyya a iirriittaassi i rroobbeekkaann kontinuitas kontinuitas

13 deteksi tanda 'ulianya peradangan 13 deteksi tanda 'ulianya peradangan 2

2)) BBeerriikkaan n ppeerraa**aattaan n kkuulliitt 13

13 'en'encegcegah ah konkonta'ta'inainasi si silsilang ang dan dan ke'ke'ungungkinkinanan infeksi

(13)

/

/)) aajji ti toonnuus os ottoot rt reefflleek tk teennddoon dn daan kn kee''aa''ppuuaann untuk bicara

untuk bicara 13

13 kekekukuatatan an ototot ot sesepapas's'e e totoninik k ototot ot rarahahangng,, difagia 'enunjukkan osteo'elitis

difagia 'enunjukkan osteo'elitis 

)) SSeelliiddiikki i nnyyeerri i ttiibba a 6 6 ttiibba a kkeetteerrbbaattaassaann ge

gerarak k odode'e'a a lolokakal l dadan n ereriteite'a 'a e>e>trtri'i'ititas as yayangng cedera.

cedera.

13 engindikasikan terjadinya osteo'ilitas 13 engindikasikan terjadinya osteo'ilitas

(14)

DAFTAR PUSTAKA  DAFTAR PUSTAKA 

Bl

Blacack, k, ?o?oycyce e ..#$$#$$// Medical Medical SurgicSurgical al NursinNursing g   @.B   @.B SaindeSaindersrs -o'pany. "hiladelpia

-o'pany. "hiladelpia

5oenges, arilyn 8 #$$$. 1encana !suhan epera*atan, 8disi / 5oenges, arilyn 8 #$$$. 1encana !suhan epera*atan, 8disi / ade ariasa, 4i'ade Su'ar*ati 8ditor onicaester, ade ariasa, 4i'ade Su'ar*ati 8ditor onicaester, Aas'in !sih, 8- ?akarta

Aas'in !sih, 8- ?akarta 8.

8. =e=ersrs*a*ari ri .#.#$:$:$.$. ededa! a! dan dan "er"erawaawa#an#annyanya. . "+ "+ rra'a'edediaia ?akarta

?akarta Br

Brununnener r dadan n SuSuddddararthth, , 20200202.. $e%$e%eraerawa#wa#an an MedMedi&ai&al l edaeda!,!, Edisi '

Edisi '. 8- ?akarta. 8- ?akarta *

*alalakak, , @e@elslsh, h, dadan n aayeyer. r. 2020####.. u&u u&u ()ar ()ar "a#o*i"a#o*isiologsiologi.i. +a&ar#a: E- 

+a&ar#a: E- 

"ri

"rice, ce, SilSilia !ndersia !nderson. on. 200200%.%. "a#o*isiologi: $onse% $linis"a#o*isiologi: $onse% $linis  %roses%roses %eng&a)ian

Referensi

Dokumen terkait

Dengan terbukanya barier jaringan lunak maka patah tulang tersebut terancam untuk terjadinya infeksi seperti kita ketahui bahwa periode 6 jam sejak patah tulang tebuka luka yang

Tulang merupakan kerangka tubuh yang menyebabkan tubuh dapat berdiri tegak, Tempat melekatnya otot-otot sehingga memungkinkan jalannya pembuluh darah, tempat sumsum tulang dan

Bila terkena kekuatan tak langsung tulang dapat mengalami fraktur pada tempat yang jauh dari tempat yang terkena kekuatan itu; kerusakan jaringan lunak di tempat fraktur mungkin

Dalam hal ini kerusakan tulang akibat proses penyakit dimana dengan trauma minor dapat mengakibatkan fraktur dapat juga dimana dengan trauma minor dapat mengakibatkan

Pengkajian sistem kardiovaskular pada klien cedera tulang belakang didapatkan renjatan (syok hipovolemik) dengan intensitas sedang dan berat. Hasil

Bila terkena kekuatan tak langsung tulang dapat mengalami fraktur pada tempat yang jauh dari tempat yang terkena kekuatan itu; kerusakan jaringan lunak di tempat fraktur mungkin

Fraktur impresi tulang kepala terjadi akibat benturan dengan tenaga besar yang langsung mengenai tulang kepala dan pada area yang kecal. Fraktur impresi pada tulang kepala

Trauma Langsung atau tidak langsung, patologi Fraktur terbuka atau tertutup Fraktur terbuka tulang menembus otot dan kulit Kehilangan integritas tulang Perubahan fragmen tulang