Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 49
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Bab III
Pelaksanaan, Hasil, dan Kendala Kegiatan KKN PPM
3.1 Program Pokok
3.1.1 “Upaya Pengembangan dan Konservasi Sumber Daya Air serta Perbaikan Sistem yang Telah Ada”
Sumber Daya Air merupakan salah satu unsur utama untuk kelangsungan hidup manusia, disamping itu air juga mempunyai arti penting dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. Air yang dibiarkan ke laut dan tidak dimanfaatkan atau disimpan, akan hilang secara percuma tanpa dapat dirasakan manfaatnya.
Walaupun air kita jumpai di mana-mana namun kuantitas, kualitas dan distribusinya (ruang dan waktu) sering tidak sesuai dengan keperluan. Dalam satu tahun ketersediaan air di alam berubah-ubah, pada musim penghujan air berlimpah-limpah sehingga sungai tidak dapat lagi menampung aliran air dan akan mengakibatkan adanya banjir. Sementara pada musim kemarau ketersediaan air berkurang, padahal kebutuhan air untuk rumah tangga, kota, dan industri (RKI) masih tetap berlangsung, dalam kondisi in sering terjadi kekurangan air atau kekeringan. Untuk mengatur ketersediaan air agar di musim hujan tidak terjadi kelimpahan air (banjir) dan kekeringan di musim kemarau maka perlu dikembangkan suatu usaha Konservasi Sumber Daya Air.
Pada Kelurahan Tegalcangkring sudah memiliki beberapa titik sumber air yang dapat digunakan, ini merupakan sebuah potensi besar untuk dikembangkan untuk menuju lingkungan yang mandiri dalam pengadaan air minum bagi masyarakatnya. Adapun dua titik sumber air yang sepenuhnya dimanfaatkan menjadi sumber air kelurahan. ( lingkungan munduk anyar dan lingkungan petapan persidi) Sistem instalasi yang ada sudah mampu untuk memenuhi kebutuhan pengadaan air bagi beberapa masyarakat. hal ini sudah sangat bagus jika dikelola dengan baik akan mampu mengakomodasi kebutuhan warga secara keseluruhan.
Lebih lanjut mengenai sumber air di Kelurahan Tegalcangkring, belum didukung dengan perawatan dan pemeliharaan yang memadai. Terlihat dari adanya sumber air dan pompa hydrant yang kurang terpelihara. Hal ini tentu berpengaruh pada pengadaan air untuk masyarakat. Oleh karena itu, kami melakukan pengecekan sumber air , aksi penanaman pohon di lingkungan Munduk Anyar, dan pembersihan
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 50
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
serta pengecat-an bak penampungan air di Lingkungan Munduk Anyar. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat mengubah pola pikir dan sikap masyarakat untuk lebih peduli terhadap sumber air dan merawat infrastruktur yang ada sehingga pada akhirnya mampu memperbaiki pemenuhan kebutuhan air di Kelurahan Tegalcangkring.
Nama Kegiatan 1 : Aksi Penanaman Pohon di Lingkungan Munduk Anyar 1. PERSIAPAN KEGIATAN
1.1 Membuat surat permohonan bibit ke UPT KPH
Pembuatan surat ini bertujuan untuk permohonan bibit pohon kepada UPT KPH, bibit yang diminta 100 pohon mahoni dan 70 pohon sawo kecik yang akan ditanam di hutan Munduk Anyar.
Hari / tanggal : Minggu, 7 Agustus 2106 Tempat : UPT KPH
Waktu : 09.00 - 10.00 WITA
1.2 Berkoordinasi dengan ketua KSDA terkait penanaman bibit
Kegiatan ini bertujuan untuk menindak lanjutkan surat permohonan ijin pohon kepada UPT KPH. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari / tanggal : Selasa, 10 Agustus 2016
Tempat : UPT KPH
Waktu : 17.00 – 18.00 WITA
1.3 Berkoordinasi dengan RPH Melaya dan Tegalcangkring
Kegiatan ini bertujuan agar memperoleh bantuan dari warga kelompok KSDA untuk penanaman bibit pohon di hutan Munduk Anyar. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari /tanggal : Senin 11 Agustus 2016
Tempat : RPH Melaya dan Tegalcangkring Waktu : 15.00 – 16.00 WITA
1.4 Mengambil bibit sawo kecik dan mahoni di RPH melaya
Pengambilan bibit pohon dilakukan menggunakan mobil pick up dengan dibantu pegawai kantor RPH melaya. Bibit pohon yang diambil berjumlah 100 mahoni dan 70 sawo cekik lalu ditempat pada salah satu rumah warga di Munduk Anyar. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 51
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Tempat : RPH Blimbingsari Melaya Waktu : 10.00-12.00 WITA
2. Pelaksanaan kegiatan
Penanaman bibit pohon pada daerah Munduk Anyar
Penanaman bibit pohon tersebut, dilakukan bersama warga munduk anyar dan RPH tegalcangkring. Penanaman ini dilakuakn di wilayah hutan lindung di munduk anyar. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari / tanggal : Kamis, 18 Agustus 2016 Tempat : Hutan Munduk Anyar Waktu : 08.00 – 10.00 WITA 3. Hasil program
Setelah dilakukan penanaman bibit pohon di hutan munduk anyar, diharapkan hutan munduk anyar tetap terjaga kelestariannya. Sehingga ketersedian sumber air dapat tetap terjaga.
4. Evaluasi Kegiatan 4.1 Kendala
Dalam program penanaman bibit pohon yang dilakukan di hutan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring terdapat kendala yaitu saat pengambilan bibit pohon jauh dari posko KKN, pengurusan surat yang berbelit – belit, hasil bibit yang dipakai penanaman kemarin sudah lewat dari umur tanamnya.
4.2 Solusi
Untuk mengatasi masalah tersebut kami menyewa pick up untuk dapat mengangkut bibit pohon dari Kantor RPH Kecamatan Melaya – Posko – Lokasi Penanaman.
4.3 Dampak
Dengan diadakannnya penanaman bibit pohon manfaat yang diperoleh yaitu menimalisir tanah longsor saat musim hujan serta tetap menjaga ketersediaan sumber air di daerah itu.
5. Laporan keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Polybag 1 Pack Rp 35.000,00 Rp 35.000,00
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 52
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Total Rp. 95.000,00*
(* Dana seluruhnya berasal dari Mahasiswa KKN PPM 6. Kesimpulan dan Saran
6.1 Kesimpulan
Pada kegiatan ini telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi 3 tahapan yaitu:
- Perijinan dengan pihak UPT KPH - Pengambilan bibit di RPH melaya
- penanaman bibit di hutan munduk anyar Hasil dari pepananaman bibit pohon tersebut yaitu hutan munduk anyar tetap terjaga kelestariannya dan sumber air yang ada disana tetap terjaga. Program ini menghabiskan dana Rp. 95.000 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini ialah 28 jam dengan pihak yang terlibat sejumalah 72 orang.
6.2 Saran
Adapun saran yang dapat kami ajukan untuk kegiatan ini adalah agar kelompok merawat tanaman yang telah ditanam di Hutan Negara Munduk Anyar serta tetap melakukan penanaman di area yang masih kosong.
Gambar 1 Kiri: Kegiatan penanaman pohon di Hutan Negara bersama KSDA Tegalcangkring. Kanan: Berkoordinasi denga Ketua KSDA Tegalcangkring terkait penanaman bibit.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 53
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Nama Kegiatan 2. Pembersihan Serta Pengecat-an Bak Penampungan Air di Munduk Anyar
1. Persiapan Kegiatan
1.1 Bertemu dengan ketua kelompok hydrant untuk berkoordinasi terkait AD/ART sekaligus mininjau sistem terbangun. Kegiatan ini bertujuan minta permohonan ijin untuk melakukan pembersihan dan pengecatan di sekitar bak penampung air bersama mahasiswa KKN
Hari/ Tanggal : Senin, 16 Agustus 2016
Tempat : Rumah Ketua Kelompok Hydrant Waktu : 18.00 – 19.00 WITA
2. Pelaksanaan Kegiatan
Pembersihan dan Pengecatan Bak Reservoir
Kegiatan ini dilakukan oleh para mahasiswa KKN untuk pembersihan dan pengecatan bak reservoir agar bak tersebut lebih tahan lama.
3. Hasil program
Setelah melakukan program ini, bak reservoir menjadi bersih kembali. 4. Evaluasi kegiatan
4.1 Kendala
Tidak ada kendala yang terdapat pada kegiatan ini. 4.2 Dampak
Bak reservoir dan lingkungan sekitar resivoir menjadi bersih 5. Laporan keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 No Drop 1 Buah Rp 45.000,00 Rp 45.000,00
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 54
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
2 Kuas 3 inch 2 Buah Rp. 12.000,00 Rp. 24.000,00
3 Amplas 5 Buah Rp. 3.000,00 Rp. 15.000,00
Total Rp. 84.000,00*
(* Dana seluruhnya berasal dari Mahasiswa KKN PPM 6. Kesimpulan dan Saran
6.1 Kesimpulan
Pada kegiatan ini telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi 3 tahapan yaitu:
- Perijinan dengan kelompok air Mekar Sari - Pelaksanaan Pembersihan Bak Penampungan
- Pengecatan Bak Penampungan
Hasil dari kegiatan ini ialah, lingkungan sekitar bak penampungan yang kembali bersih serta bak penampungan yang akan memiliki ketahanan lebih baik. Program ini menghabiskan dana sebesar Rp. 84.000 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini ialah 8 jam dengan pihak yang terlibat sejumalah 3 orang. 6.3 Saran
Adapun saran yang dapat kami ajukan untuk kegiatan ini adalah agar kelompok dapat melakukan kegiatan rutin dalam perawatan sistem SPAM terbangun
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 55
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
3.1.2 “Mereview AD/ART serta penguatan organisasi swadaya SPAMDes di Kelurahan Tegalcangkring sebagai bentuk peningkatan administratif kelurahan”
Sekumpulan orang yang bersama sama menyatukan diri dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama, termasuk dalam hal Pengelolaan SPAM Perdesaan, memerlukan peraturan bersama. Peraturan yang disusun tidak harus bersifat formal, tetapi dapat dimulai dengan kesepakatan- kesepakatan yang bersifat sederhana dan belum tertulis. Kesepakatan ini ditentukan secara musyawarah dengan penyesuaian sesuai dengan kearifan lokal masing masing.
Peraturan atau kesepakatan dapat terus ditinjau sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan Badan Pengelola Sarana Air Minum (BP-SPAM). Peraturan bersama dalam BP-SPAM ini biasanya disusun bersama `dan tumbuh serta berkembang sesuai dengan perkembangan kelompok. Selanjutnya sedikit demi sedikit dituangkan dalam aturan tertulis. Peraturan bersama ini biasanya disebut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kelompok. Peraturan inilah yang akan memberi arah gerak dan langkah kemana kelompok akan menuju untuk mencapai tujuan, serta membatasi kelompok dan anggota anggotanya agar tidak menympang dari tujuan yang ingin dicapai.
Gambar 3 Kiri: Kondisi bak reservoir sebelum di bersihan dan dicat. Kanan: Kondisi bak reservoir setelah dibersihkan dan dicat.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 56
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
AD/ART perlu disusun bersama anggota dan diputuskan bersama pula secara musyawarah, sehingga masing – masing unsure yang terlibat dalam kelompok dapat mengetahui fungsi, peranan dan tugasnya masing – masing. Dengan demikian tidak akan terjadi benturan – benturan yang tidak dikehendaki.
Kedua peraturan ini disusun dan disyahkan oleh kelompok, serta ditaati oleh anggota maupun pengurus kelompokm demi kelancaran organisasi BP-SPAM.
AD/ART adalah dasar dan peraturan yang mengikat seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi. AD (Anggaran Dasar) selalu berisikan pasal-pasal umum mengenai yang mengatur roda sebuah organisasi. Seperti idiologi, tata cara pemilihan, sumber dana dan lain-lain. Sedangkan ART (Anggaran Rumah Tangga) ini berfungsi sebagai petunjuk teknis atau penjelasan lebih rinci dari AD (Anggaran Dasar).dan disajikan juga dalam bentuk pasal-pasal.
Pembuatan AD/ART dalam sebuah organisasi merupakan hal yang sangat penting untuk sukses dan lancarnya sebuah organisasi. Karena peraturan tersebut yang akan menjaga dan mengatur segala sesuatu yang terjadi di dalam oraganisasi tersebut, hal tersebut merupakan pedoman organisasi dalam mengambil kebijakan serta menjalankan aktifitas dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Progam kerja dalam penguatan organisasi spamdes terdapat beberapa kegiatan diantaranya adalah perumusan AD/ART pada kelompok hydrant di lingkungan Petapan Persidi dan Munduk Anyar Keluarahan Tegalcangkring.
1. Persiapan kegiatan
1.1. Briefing dan Perizinan dengan Pihak Kelurahan
Pada kegiatan ini dilaksanakan pembagian tugas serta perizinan dengan pihak kelurahan terkait rencana kegiatan yang akan dilakukan pada kelompok hydrant di lingkungan Petapan Persidi dan lingkungan Munduk Anyar. Adapun pihak yang terlibat yaitu Lurah Kelurahan Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA
Tempat : Rumah Lurah Tegalcangkring
1.2 Survey System Hydrant Di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 57
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Pada kegiatan ini dilaksanakannya survey system hydrant yang ada di lingkungan Petapan Persidi. Selain itu pada kegiatan ini sekaligus dilakukan pemetaan secara umum terkait SPAM yang ada. Adapun pada system hydrant ini terdapat 6 buah pompa hydrant dan 3 reservoir serta 1 bak penampung. Dari hasil survey diperoleh panjang pipa transmisi ke reservoir adalah kurang lebih 600m sedangkan panjang dari reservoir ke bak penampungan adalah 300m. Survei pertama dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 11.00 – 12.00 WITA Tempat : Lingkungan Petapan Persidi Survei kedua dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Minggu, 21 Agustus 2016 Waktu : 16.00 – 18.00 WITA Tempat : Lingkungan Petapan Persidi Survei ketiga dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016 Waktu : 13.00 – 17.00 WITA
Tempat : Lingkungan Petapan Persidi
1.3 Survey System Hydrant Di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini dilaksanakannya survey system hydrant yang ada di lingkungan Munduk Anyar. Dari hasil survey diperoleh panjang pipa transmisi 1 km dari kelembutan atau sumber air ke bak penampung, 1 km dari bak penampungan ke hydrant, serta 1 km dari hydrant ke pendistribusian pemukiman warga.
Survei pertama dilakukan pada:
Hari/ Tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 11.00 – 15.00 WITA Tempat : Lingkungan Munduk Anyar Survei kedua dilakukan pada:
Hari/Tanggal : Rabu, 17 Agustus 2016 Waktu : 10.00 – 13.30 WITA
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 58
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
1.4 Koordinasi dengan Ketua Kelompok Air Mekarsari Lingkungan Munduk Anyar kelurahan Tegalcangkring (Dibuat setelah rapat AD/ART bersama mahasiswa KKN)
Pada kegiatan ini dilaksanakan koordinasi dengan kelompok Air Mekarsari terkait perumusan AD/ART. Bahasan dalam koordinasi ini adalah membahas mengenai jadwal pertemuan dengan kelompok, aturan aturan yang telah dimiliki dalam kelompok ini, kepengurusan kelompok yang sudah ada serta hal hal lain yang dapat digunakan sebagai bahan perumusan AD/ART. Adapun pihak yang terlibat yaitu ketua kelompok dan wakil ketua kelompok Air Mekarsari.
Koordinasi pertama dilakukan pada: Hari/Tanggal : Jumat, 5 Agustus 2016 Waktu : 18.00 – 19.00 WITA
Tempat : Rumah Ketua Kelompok Air Mekarsari Lingkungan Munduk Anyar
Koordinasi kedua dilakukan pada:
Hari/ Tanggal : Selasa, 16 Agustus 2016 Waktu : 18.00 – 19.00 WITA
Tempat : Rumah Ketua Kelompok Air Mekarsari Lingkungan Munduk Anyar
1.5 Koordinasi dengan Ketua Kelompok Air Siditapa Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring (Nama kelompok dibuat setelah rapat AD/ART bersama mahasiswa KKN)
Pada kegiatan ini dilaksanakan koordinasi dengan kelompok Air Siditapa terkait perumusan AD/ART. Bahasan dalam koordinasi ini adalah membahas mengenai jadwal pertemuan dengan kelompok, aturan aturan yang telah dimiliki dalam kelompok ini, kepengurusan kelompok yang sudah ada serta hal hal lain yang dapat digunakan sebagai bahan perumusan AD/ART. Adapun pihak yang terlibat yaitu ketua kelompok dan wakil ketua kelompok Air Siditapa. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 20 Agustus 2016 Waktu : 17.00 – 18.30 WITA
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 59
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Tempat : Rumah Ketua Kelompok Air Tapasidi Lingkungan Petapan Persidi
2. Pelaksanaan kegiatan
2.1. Pembuatan AD/ART Pada Kelompok Air Mekarsari Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring (Dibuat setelah rapat AD/ART bersama mahasiswa KKN)
Pada kegiatan ini, dilaksanakan Perumusan AD/ART untuk Kelompok Air Mekarsari. Adapun dalam kegiatan ini mahasiswa terlibat dalam penyusunan draft AD/ART, kemudian diajukan kepada kelompok. Sehingga dirumuskan bersama sama anggota kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Kamis, 18 Agustus 2016 Waktu : 11.00 – 13.00 WITA
Tempat : Lingkungan Munduk Anyar
Kemudian dalam kegiatan ini juga terdapat pendataan pengguna yaitu sebanyak 10 orang. Adapun pihak yang terlibat yaitu seluruh anggota yang terdiri ketua dan 9 orang anggota, dengan uraian sebagai berikut :
Nama Jabatan
I Nengah Dastra Ketua Kelompok Air Mekarsari
Ida Bagus Warsila Wakil Ketua Kelompok Air
Nyoman Resep Bendahara
Wayan Suarsana Anggota
Ketut Suteja Anggota
Nengah Miase Anggota
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 60
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Ratu Mangku Ida Bagus Ardika Anggota
2.2. Pembuatan AD/ART Pada Kelompok Air Siditapa Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring (Dibuat setelah rapat AD/ART bersama mahasiswa KKN)
Pada kegiatan ini, dilaksanakan Perumusan AD/ART untuk Kelompok Air Siditapa. Adapun dalam kegiatan ini mahasiswa terlibat dalam penyusunan draft AD/ART, kemudian diajukan kepada kelompok. Sehingga dirumuskan bersama sama anggota kelompok. Dalam kegiatan ini semua anggota kepengurusan terlibat. Adapun pihak yang terlibat yaitu selurus pengurus inti Kelompok Air Siditapa. Anggota kelompok ini adalah 80 orang dimana semua anggota terlibat. Kegiatan ini dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016
Waktu : 10.00 – 13.00 WITA
Tempat : Bale Tempek Lingkungan Petapan Persidi 3. Hasil program
Setelah dilakukannya rapat perumusan AD/ART terbentuknya nama sebuah kelompok air di lingkungan Petapan Persidi yaitu kelompok air siditapa. Adapun susunan kepengurusan anggota kelompok tersebut yaitu yang diketuai oleh I Made Pendak dan beranggotakan 80 orang.
Selain itu terbentuknya AD/ART dilingkungan Petapan Persidi kelurahan Tegalcangkring, sehingga memiliki peraturan yang mengatur segala sesuatu yang ada didalam organisasi sudah ada suatu dasar hukum yang mengaturnya. Dari hasil kegiatan ini juga dapat mengetahui bahwa dilingkungan petapan persidi tedapat 6 buah pompa hydrant dan 3 resevoir, dimana panjang saluran dari transmisi ke reservoir adalah kurang lebih 600m sedangkan panjang dari reservoir ke bak penampungan adalah kurang lebih 300m. Selain itu juga menghasilkan system iuran kelompok sebagai berikut :
- Iuran bulanan senilai Rp 5.000,00 wajib dibayarkan anggota kelompok setiap 3 bulan
- Jika dilaksanakan rapat dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan biaya senilai Rp. 2.000,00 yang akan dimasukkan ke kas kelompok.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 61
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
- Jika terdapat kegiatan perbaikan sistem dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan maka dikenakan biaya senilai Rp 5.000,00 yang akan dimasukkan ke kas kelompok.
- Jika terdapat kegiatan gotong royong rutin dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan maka dikenakan biaya senilai Rp 5.000,00/3 bulan yang akan dimasukkan ke kas kelompok. - Iuran yang harus dibayar untuk menjadi anggota kelompok Siditapa yaitu Rp. 500.000,00 untuk anggota baru dari luar daerah dan Rp. 25.000,00 untuk anggota baru dari KK baru.
- Bagi anggota yang berhenti menjadi anggota kelompok tidak dapat mengambil kembali dana yang di investasikan.
- Seluruh ketentuan ini disepakati dalam musyawarah kelompok bukan berdasarkan perhitungan operasional rumah tangga kelompok serta perawatan sistem.
Pada kelompok air Mekarsari dilingkungan Munduk Anyar kelurahan Tegalcangkring setelah kegiatan ini terbentuknya anggota kepengurusan yaitu berupa :
- Ketua : Nengah Dastra - Wakil Ketua : Ida Bagus Warsila - Bendahara : Nyoman Resep - Anggota : Wayan Suarsana
Selain itu pada kelompok ini juga terbentuknya AD/ART, sehingga memiliki peraturan yang mengatur segala sesuatu yang ada didalam organisasi sudah ada suatu dasar hukum yang mengaturnya. Kemudian hasil lain dari rapat ini pada kelompok air mekarsari lingkungan Munduk Anyar kelurahan Tegalcangkring telah terbentuk sistem iuran dengan uraian sebagai berikut :
- Iuran bulanan senilai Rp 10.000,00 wajib dibayarkan anggota kelompok tiap bulannya
- Jika terdapat kegiatan perbaikan sistem dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan maka dikenakan biaya senilai RP 5.000,00 yang akan dimasukkan ke khas kelompok.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 62
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
- Untuk perbaikan sistem petugas yang memperbaiki sistem mendapatkan bayaran RP 50.000,00 yang diambil dari khas kelompok. Seluruh ketentuan ini disepakati dalam musyawarah kelompok bukan berdasarkan perhitungan operasional rumah tangga kelompok serta perawatan sistem (AD/ART terlampir)
4. Evaluasi kegiatan
4.1. Kendala dan Permasalahan
a. Susahnya untuk mencari waku pengumpulan pengurus dan para anggotanya karena sebagian besar berprofesi sebagai petani yang notabene bekerja di pagi hari dan rata – rata hanya memiliki waktu luang disore hari, sedangkan progam kerja mahasiswa lebih banyak dilaksanakan pada pagi hari
b. Kurangnya pemahaman mengenai tentang pengertian dan pentingnya AD/ART
4.2. Solusi
Mengacu pada permasalahan diatas maka solusi yang dapat dilaksanakan yaitu sebagai berikut :
a. Mahasiswa membuat kerangka AD/ART yang kemudian akan diajukan kepada kelompok yang dapat digunakan sebagai acuan pemahaman kelompok sebagai AD/ART
b. Kegiatan rapat perumusan sistem iuran ini dilaksanakan bersamaan dengan pembentukkan AD/ART dan dilaksanakan setelah program konservasi sumber daya air pada daerah sumber air dilingkungan munduk anyar yang notabene dihadiri pula oleh kelompok pengelola air tersebut.
4.3 Dampak
Dampak yang didapatkan dari pembentukan AD/ART adalah memiliki suatu peraturan yang mengatur segala sesuatu yang ada di dalam organisasi tersebut. Sehingga jika terjadi suatu konflik di dalam oraganisasi tersebut sudah ada suatu dasar hukum yang mengaturnya.(AD/ART terlampir).
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 63
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
5. Laporan Keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Kertas HVS 1 RIM Rp. 32.000,00 Rp. 32.000,00 2 Air Mineral 2 Dus Rp. 15.000,00 Rp. 30.000,00
3 Snack 50 Buah Rp. 5.000,00 Rp. 250.000,00
4 Nasi kotak 20 Buah Rp. 10.000,00 Rp. 200.000,00
Total Rp. 512.000,00*
(* Dana seluruhnya berasal dari Mahasiswa KKN PPM 6. Simpulan dan Saran
6.1 Simpulan
Pada kegiatan ini telah berjalan dengan lancer. Adapun kesimpulan dari kegiatan adalah
- Terbentuknya AD/ART untuk kelompok air Mekarsari dilingkungan Munduk Anyar dan kelompok air Siditapa dilingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring.
- Terbentuknya kepengurusun anggota untuk kelompok air Mekarsari lingkungan Munduk Anyar kelurahan Tegalcangkring.
- Terbentuknya nama kelompok pada kelompok air Mekarsari di lingkungan Munduk Anyar dan kelompok air Siditapa di lingkungan Petapan Persidi.
Pada progam menghabiskan dana sebesar Rp.512.000 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini ialah 24 jam dengan pihak yang terlibat sejumlah 34 orang
6.2 Saran
Saran yang dapat diberikan untuk kegiatan perumusan AD/ART ini yaitu: - Adanya keaktifan dari setiap anggota kepengurusan kelompok air Mekarsari lingkungan Munduk Anyar kelurahan Tegalcangkring yang baru terbentuk dan terus meninjau kemabali AD/ART yang telah dimililiki agar dikemudian hari tetap mampu mangatur kebutuhan kelompok.
- Adanya kesadaran dari tiap anggota kepengurusan kelompok air Mekarsari dilingkungan Munduk Anyar dan kelompok air Siditapa
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 64
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
dilingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring didalam menjalankan dengan sebaik-baiknya AD/ART yang telah terbentuk.
Gambar 4 Kiri: Perumusan AD/ART pada kelompok Mekar Sari. Kanan: Perumusan AD/ART pada kelompok Siditapa.
Gambar 5 Kiri: Survey sistem Hydrant di Lingkungan Munduk Anyar. Kanan: Survey sistem Hydrant di Lingkungan Petapan Pesidi
3.1.3 “Pembentukan sistem iuran organisasi swadaya SPAMDes di Kelurahan Tegalcangkring sebagai bentuk penguatan organisasi”
PIC : Erlangga Saputra
Penetapan iuran merupakan dukungan pembiayaan bagi pengoperasian dan pemeliharaan SPAM terbangun. Kewajiban pemerintah dalam pemenuhan hak-hak dasar manusia, seperti bidang air minum, mengharuskan pemerintah untuk memfasilitasi pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang merupakan masyarakat dengan tingkat pelayanan SPAM rendah. Capaian Akses Air Minum Layak Tahun 2013 adalah Nasional 67,73%, Perkotaan 79,34% dan PerKelurahan 56,17% dan Target Akses Aman Air Minum pada Tahun 2019 adalah 100%.
BPSPAM (Badan Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum) merupakan kelembagaan layanan air minum non-PDAM berbasis masyarakat yang berfungsi
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 65
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
sebagai wadah pengelolaan SPAMBM di tingkat kelurahan. Sistem iuran merupakan sistem yang dianggaop mampu mengikat masyarakat untuk tetap memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas SPAM yang telah masyarakat miliki.
Lingkungan Munduk Anyar 1. Persiapan Program
Pada tahapan ini terdiri dari 2 kegiatan yang akan diuraikan sebagai berikut : 1.1 Perizinan pihak kelurahan
Pada kegiatan ini, dilaksanakan pembagian tugas serta perizinan dengan pihak kelurahan terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, adapun pihak yang terilbat yaitu Lurah Kelurahan Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA
Tempat : Rumah Lurah Tegalcangkring 1.2 Diskusi dengan Lembaga Pengelolaan Air
Pada kegiatan ini, dilaksanakan diskusi dengan kelompok pengelola air yang diwakili oleh ketua dan waker terkait sistem iuran kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Sabtu, 6 Agustus 2016 Waktu : 14.00 – 16.00 WITA Tempat : Lingkungan Munduk Anyar
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 66
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
2. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan diskusi pembentukan iuran sebagai bagian dari pembuatan AD/ART. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota pengguna air Hydrant di lingkungan Munduk Anyar. Kegiatan diskusi ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 18 Agustus 2016 Waktu : 11.00 – 13.00
Tempat : Rumah warga di lingkungan Munduk Anyar
Gambar 7. Proses permusan Sistem Iuran 3. Hasil Program
Dalam pelaksanaan diskusi pembentukan iuran sebagai bagian dari AD/ART di lingkungan munduk anyar desa tegalcangkring telah terbentuk sistem iuran dengan uraian sebagai berikut :
- Iuran bulanan senilai Rp 10.000,00 wajib dibayarkan anggota kelompok tiap bulannya
- Jika terdapat kegiatan perbaikan sistem dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan maka dikenakan biaya senilai Rp.5.000,00 yang akan dimasukkan ke khas kelompok.
- Untuk perbaikan sistem petugas yang memperbaiki sistem mendapatkan bayaran RP 50.000,00 yang diambil dari khas kelompok.
- Seluruh ketentuan ini disepakati dalam musyawarah kelompok bukan berdasarkan perhitungan operasional rumah tangga kelompok serta perawatan sistem.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 67
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
4. Evaluasi Kegiatan 4.1 Kendala
Dalam program pembentukan iuran sebagai bagian AD/ART di lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring terdapat beberapa kendala yaitu:
- Mengumpulkan warga sulit karena faktor pekerjaan
- Pemahaman warga terkait dengan pembentukan iuran sebagai bagian AD/ART masih kurang
4.2 Solusi
Adapun solusi yang dapat kami ajukan untuk mengatasi kendala dan hambatan diatas adalah:
- Kegiatan rapat perumusan sistem iuran ini dilaksanakan bersamaan dengan pembentukkan AD/ART dan dilaksanakan setelah program konservasi sumber daya air pada daerah sumber air dilingkungan munduk anyar yang notabene dihadiri pula oleh kelompok pengelola air tersebut.
- Mahasiswa membuat kerangka AD/ART yang kemudian akan diajukan kepada kelompok yang dapat digunakan sebagai acuan pemahaman kelompok sebagai AD/ART
4.3 Dampak
Dampak yang dapat masyarakat rasakan ialah masyarakat mampu menentukan iuran yang disepakati berdasarkan hasil tinjauan perhitungan iuran dan perhitungan kebutuhan biaya operasi, pemeliharaan dan penyusutan, dan menentukan cara pengumpulan iuran lebih lanjut pembentukan sistem iuran ini dapat memperkuat kelompok tersebut selain itu sebagai bentuk peningkatan admistratif kelurahan.
5. Laporan Keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Kertas HVS 1 RIM Rp. 32.000,00 Rp. 32.000,00 2 Air Mineral 1 Dus Rp. 15.000,00 Rp. 15.000,00
3 Snack 20 Buah Rp. 5.000,00 Rp. 100.000,00
Total Rp. 147.000,00*
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 68
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
6. Kesimpulan dan Saran 6.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari kegiatan pembentukan iuran sebagai bagian AD/ART di Lingungan Munduk Anyar telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi :
a. Perizinan pihak kelurahan
b. Diskusi dengan lembaga pengelolaan air
c. Diskusi pembuatan iuran sebagai bagian dari AD/ART
Program ini menghabiskan dana Rp 150.000,00 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan dalam kegiatan ini ialah 5 jam dengan pihak yang terlibat sejumlah 7 orang
6.2 Saran
Diharapkan kepada lembaga pengelola air untuk terus melanjutkan sistem pembentukan iuran yang sudah terbentuk, dan yang sudah disepakati seseuai dengan musyawarah.
Lingkungan Petapan Persidi 1. Persiapan Program
Pada tahapan ini terdiri dari 2 kegiatan yang akan diuraikan sebagai berikut : 1.1 Perizinan pihak kelurahan
Pada kegiatan ini, dilaksanakan pembagian tugas serta perizinan dengan pihak kelurahan terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, adapun pihak yang terilbat yaitu Lurah Kelurahan Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA
Tempat : Rumah Lurah Tegalcangkring 1.2 Diskusi dengan Lembaga Pengelolaan Air
Pada kegiatan ini, dilaksanakan diskusi dengan ketua kelompok Hydrant Siditapa Lingkungan Persidi terkait sistem iuran kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Minggu, 20 Agustus 2016 Waktu : 17.00 – 18.30 WITA
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 69
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Gambar 8. Berdiskusi dengan Ketua Kelompok Hydrant Petapan Persidi 2. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan diskusi pembentukan iuran sebagai bagian dari pembuatan AD/ART. Kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus pengguna air Hydrant Siditapa di lingkungan Petapan Persidi Kegiatan diskusi ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016 Waktu : 10.00 – 13.00 WITA
Tempat : Bale Tempek Lingkungan Petapan Persidi
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 70
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
3. Hasil Program
Dalam pelaksanaan diskusi pembentukan iuran sebagai bagian dari AD/ART di lingkungan Petapan Persidi Desa Tegalcangkring telah terbentuk sistem iuran dengan uraian sebagai berikut :
a. Iuran bulanan senilai Rp 5.000,00 wajib dibayarkan anggota kelompok setiap 3 bulan
b. Jika dilaksanakan rapat dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan biaya senilai Rp. 2.000,00 yang akan dimasukkan ke kas kelompok.
c. Jika terdapat kegiatan perbaikan sistem dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan maka dikenakan biaya senilai Rp 5.000,00 yang akan dimasukkan ke kas kelompok.
d. Jika terdapat kegiatan gotong royong rutin dan anggota tidak dapat menghadirinya dengan alasan yang jelas maka dikenakan maka dikenakan biaya senilai Rp 5.000,00/3 bulan yang akan dimasukkan ke kas kelompok. e. Iuran yang harus dibayar untuk menjadi anggota kelompok Siditapa yaitu Rp.
500.000,00 untuk anggota baru dari luar daerah dan Rp. 25.000,00 untuk anggota baru dari KK baru.
f. Bagi anggota yang berhenti menjadi anggota kelompok tidak dapat mengambil kembali dana yang di investasikan.
g. Seluruh ketentuan ini disepakati dalam musyawarah kelompok bukan berdasarkan perhitungan operasional rumah tangga kelompok serta perawatan sistem.
4. Evaluasi Kegiatan 4.1 Kendala
Dalam program pembentukan iuran sebagai bagian AD/ART di lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring terdapat beberapa kendala yaitu: - Mengumpulkan warga sulit karena faktor pekerjaan
- Pemahaman warga terkait dengan pembentukan iuran sebagai bagian AD/ART masih kurang
4.2 Solusi
Adapun solusi yang dapat kami ajukan untuk mengatasi kendala dan hambatan diatas adalah:
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 71
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
- Kegiatan rapat perumusan sistem iuran ini dilaksanakan bersamaan dengan pembentukkan AD/ART dan dilaksanakan setelah program konservasi sumber daya air pada daerah sumber air dilingkungan munduk anyar yang notabene dihadiri pula oleh kelompok pengelola air tersebut.
- Mahasiswa membuat kerangka AD/ART yang kemudian akan diajukan kepada kelompok yang dapat digunakan sebagai acuan pemahaman kelompok sebagai AD/ART
4.3 Dampak
Dampak yang dapat masyarakat rasakan ialah masyarakat mampu menentukan iuran yang disepakati berdasarkan hasil tinjauan perhitungan iuran dan perhitungan kebutuhan biaya operasi, pemeliharaan dan penyusutan, dan menentukan cara pengumpulan iuran lebih lanjut pembentukan sistem iuran ini dapat memperkuat kelompok tersebut selain itu sebagai bentuk peningkatan admistratif kelurahan.
5. Laporan Keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Air Mineral 1 Dus Rp. 15.000,00 Rp. 15.000,00
2 Snack 20 Buah Rp. 5.000,00 Rp. 100.000,00
Total Rp. 115.000,00*
(* Dana seluruhnya berasal dari Mahasiswa KKN PPM 6. Kesimpulan dan Saran
6.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari kegiatan pembentukan iuran sebagai bagian AD/ART di Lingungan Munduk Anyar telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi :
a. Perizinan pihak kelurahan
b. Diskusi dengan lembaga pengelolaan air
c. Diskusi pembuatan iuran sebagai bagian dari AD/ART
Program ini menghabiskan dana Rp 262.000,00 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan dalam kegiatan ini ialah 5 jam dengan pihak yang terlibat sejumlah 9 orang
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 72
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
6.2 Saran
Diharapkan kepada lembaga pengelola air untuk terus melanjutkan sistem pembentukan iuran yang sudah terbentuk, dan yang sudah disepakati seseuai dengan musyawarah.
3.1.4 “Mereview Peta Jaringan SPAMDes di Kelurahan Tegalcangkring sebagai bagian dari peningkatan administrasi Kelurahan”
Salah satu potensi yang dimiliki Kelurahan Tegalcangkring ialah instalasi SPAM yang telah mampu mengakomodasi kebutuhan warga terhadap air bersih, namun belum mampu mengakomodasi keseluruhan warga yang tinggal di Kelurahan Tegalcangkring. Peta ini sangat penting kegunaannya ketika hendak melakukan perbaikan sistem ataupun pengembangan sistem jaringan air. Peta yang dimiliki oleh organisasi tersebut saat ini masih sangat sederhana, serta belum memiliki kelengkapan-kelengkapan gambar yang mendetail pada umumnya.
Berdasarkan hal ini, maka diusulkanlah program kerja untuk memperbaharui peta jaringan SPAM yang telah terbangun tersebut agar memiliki kelengkapan yang sesuai dan mampu membahasakan kondisi instalasi di lapangan.
1. Persiapan Program
Pada tahapan ini terdiri dari 2 kegiatan yang akan diuraikan sebagai berikut: 1.1 Perizinan pihak kelurahan
Pada kegiatan ini, dilaksanakan pembagian tugas serta perizinan dengan pihak kelurahan terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, adapun pihak yang terilbat yaitu Lurah Kelurahan Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA
Tempat : Rumah Lurah Tegalcangkring
1.2 Diskusi dengan Lembaga Pengelola Air di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini, dilaksanakan diskusi dengan ketua dan wakil ketua kelompok pengelola air Mekarsari terkait pengecekan dan penggambaran peta jaringan SPAMDes di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring. Lebih lanjut kegiatan dilaksanakan pada :
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 73
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Waktu : 14.00 – 16.00 WITA
Tempat : Lingkungan Munduk Anyar
1.3 Diskusi dengan Lembaga Pengelola Air di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini, dilaksanakan diskusi dengan ketua dan wakil ketua kelompok pengelola air Siditapa terkait pengecekan dan penggambaran peta jaringan SPAMDes di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring. Lebih lanjut kegiatan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Minggu, 20 Agustus 2016 Waktu : 17.00 – 18.30 WITA
Tempat : Lingkungan Petapan Persidi 2. Pelaksanaan Kegiatan
2.1 Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini, dilaksanakan Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring. Adapun dalam kegiatan ini mahasiswa didampingi pengurus inti kelompok air Mekarsari turun langsung mengecek dan menelusuri jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring, sehingga dapat dibuatkan peta jaringan SPAMDes yang terbaru. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Sabtu, 6 Agustus 2016 Waktu : 14.00 – 16.00 WITA
Tempat : Lingkungan Munduk Anyar
2.2 Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini, dilaksanakan Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring. Adapun dalam kegiatan ini mahasiswa didampingi pengurus inti kelompok air Siditapa turun langsung mengecek dan menelusuri jaringan SPAM di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring, sehingga dapat dibuatkan peta jaringan SPAMDes yang terbaru. Kegiatan ini dilaksanakan pada :
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 74
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Waktu : 13.00 – 17.00 WITA
Tempat : Lingkungan Petapan Persidi
2.3 Penggambaran peta jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini, dilaksanakan Penggambaran peta jaringan SPAM Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring. Adapun dalam kegiatan ini mahasiswa melakukan penggambaran peta jaringan SPAM sesuai dengan hasil dari pengecekan dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Sabtu, 6 Agustus 2016
Waktu : 14.00 – 16.00 WITA
Tempat : Lingkungan Munduk Anyar
2.4 Penggambaran peta jaringan SPAM di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring
Pada kegiatan ini, dilaksanakan Penggambaran peta jaringan SPAM Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring. Adapun dalam kegiatan ini mahasiswa melakukan penggambaran peta jaringan SPAM sesuai dengan hasil dari pengecekan dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Senin, 22 Agustus 2016
Waktu : 13.00 – 17.00 WITA
Tempat : Lingkungan Petapan Persidi 3. Hasil Program
Dalam pelaksanaan review Peta Jaringan SPAMDes di Lingkungan Munduk Anyar dan Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring telah terbentuk peta jaringan SPAM di kedua lingkungan dan data terbaru dari pengguna SPAM yaitu sebagai berikut:
Tabel 3. Pengguna SPAM di Lingkungan Munduk Anyar No Nama KK Pekerjaan Jumlah
Anggota Keluarga Pendapatan Perbulan (Kira-Kira) Kepemilikan Sarana Ket. SGL SR JAGA 1 Ng Dastra Petani 3 300.000
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 75
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
2 Ida Bagus Warsila Petani 3 500.000 3 Ny Resep Petani 2 300.000 4 Wy Suarsana Petani 1 300.000 5 Kt Budiasa Petani 4 300.000 6 Ny Westri Petani 1 300.000 7 Ketut Suteja Petani 2 300.000 8 Ng Miase Petani 4 300.000 9 Agung Biang Suandri Petani 5 300.000 10 Ratu Mangku Ida Bagus Ardika Petani 5 500.000
Tabel 3. Pengguna SPAM di Lingkungan Petapan Persidi No Nama KK Pekerjaan Jumlah
Anggota Keluarga Pendapatan Perbulan (Kira-Kira) Kepemilikan Sarana Ket. SGL SR JAGA 1 I Ny Karta Petani 5 500.000 2 I Kt Sarjana Petani 3 500.000 3 I Wy Kamarada Petani 1 500.000 4 I Kt Wista Petani 3 500.000 5 I Kt Diana Petani 4 500.000 6 I Ny Suarjana Petani 1 500.000 7 Men Santi Petani 5 500.000 8 I Kt Sukra Petani 2 500.000 9 I Md Suartama Petani 3 500.000 10 I Md Widnyana Petani 1 500.000 11 I Md Wijana Petani 3 500.000 12 I Kt Jagra Petani 1 500.000
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 76
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
13 I Kt Darma Petani 1 500.000 14 I Wy Kerta Petani 3 500.000 15 I Pt Nanda Mertayasa Petani 1 500.000 16 I Pt Witarmayasa Petani 1 500.000 17 I Kt Ardana Petani 3 500.000 18 I Wy Yasa Petani 2 500.000 19 I Wy Pasek Petani 1 500.000 20 I Kt Dina Petani 3 500.000 21 I Gd Sutiana Petani 3 500.000 22 P Kt Lanus Petani 1 500.000 23 I Ny Lokosusila Petani 4 500.000 24 I Kt Widiantara Petani 2 500.000
25 Ni Luh Sari Petani 3 500.000 26 I Ny Suwala Petani 3 500.000 27 P L Karsini Petani 2 500.000 28 I Kt Astina Petani 0 500.000 29 I Ny Rencana Petani 4 500.000 30 Kt Budiasa Petani 2 500.000 31 Men Mestri Petani 3 500.000 32 P L Suciani Petani 3 500.000 33 I Md Sujana Petani 2 500.000 34 I Md Rencana Petani 0 500.000 35 Pan Wy Karya Petani 1 500.000 36 I Kt Mikayasa Petani 2 500.000 37 I Md Purnata Petani 4 500.000 38 I Md Loko Petani 3 500.000
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 77
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
39 I Pt Edi Ariawan Petani 1 500.000 40 I Gs Widika Petani 4 500.000 41 P Kt Kanten Petani 2 500.000 42 I Md Widinaya Petani 2 500.000 43 I Md Subamia Petani 2 500.000 44 I Gs Mardika Petani 3 500.000 45 I Md Sukarma Petani 2 500.000 46 I Md Sudarsana Petani 1 500.000 47 I Kt Ribek Petani 3 500.000 48 I Ny Sucita Petani 2 500.000 49 I Md Adnyana Petani 2 500.000 50 I Pt Suartama Petani 2 500.000 51 I Wy Karsa Petani 2 500.000 52 P Gs Genter Petani 2 500.000 53 I Kt Arjana Petani 3 500.000 54 I Md Pendak Petani 3 500.000 55 I Dw Kt Sukadan Petani 4 500.000 56 I Dw Agus Pt Oko Petani 2 500.000 57 I Kt Kincagen Petani 1 500.000 58 I Md Wartama Petani 4 500.000 59 P Kt Sayon Petani 3 500.000 60 I Kt Sujana Petani 1 500.000 61 I Md Suwela Petani 2 500.000 62 I Wy Jastra Petani 0 500.000 63 I Md Drestayasa Petani 3 500.000
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 78
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
64 I Wy Suwitra Petani 1 500.000 65 I Kt Sayon Petani 3 500.000 66 I Wy Kawiasa Petani 3 500.000 67 I Kt Sudarsana Petani 2 500.000 68 I Gs Su Sriawan Petani 3 500.000 69 I Kd Dwi Jayane Petani 3 500.000 70 I Wy Garta Petani 2 500.000 71 I Gs Rakayasa Petani 1 500.000 72 I Ng Sudiasa Petani 0 500.000 73 I Md Budarta Petani 0 500.000 74 Pan Wastri Petani 3 500.000 75 I Ny Wastama Petani 1 500.000 76 I Kd Suardana Petani 3 500.000 77 I Md Ardika Petani 3 500.000 78 I Gd Elio Sentana Petani 2 500.000 79 I Gd Ari Anom Petani 4 500.000 80 Suarnita Petani 1 500.000 81 Gd Tomi Adi Andika Petani 1 500.000 4. Evaluasi Kegiatan 4.1 Kendala
Dalam program review Peta Jaringan SPAMDes di Lingkungan Munduk Anyar dan Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring terdapat beberapa kendala yaitu :
- Susahnya Menentukan jadwal bersama pengurus inti kelompok untuk melakukan Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM bersama. - Lokasi yang sulit dicapai karena masuk ke dalam hutan pada saat
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 79
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
4.2 Solusi
Untuk solusi dari kendala yang di hadapi maka mahasiswa mengatur jadwal bersama pengurus inti kelompok SPAM di masing-masing lingkungan untuk menemani Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM.
4.3 Dampak
Peengurus kelompok air di lingkungan Munduk Anyar dan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangking dapat terbantu dalam hal perbaikan jaringan SPAM jika terjadi kerusakan karena jaringan SPAM yang sudah terpetakan dan terbantu dalam hal mendata pengguna SPAM di lingkungan Munduk Anyar dan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangking.
5. Laporan Keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Air Mineral 2 Dus Rp. 15.000,00 Rp. 30.000,00 2 Kertas HVS 1 RIM Rp. 32.000,00 Rp 32.000,00 3 Spidol Warna 1 Pack Rp. 35.000,00 Rp. 35.00,00
Total Rp. 97.000,00*
(* Dana seluruhnya berasal dari Mahasiswa KKN PPM 6. Kesimpulan dan Saran
6.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari kegiatan review Peta Jaringan SPAMDes di Lingkungan Munduk Anyar dan Lingkungan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi :
a. Perizinan pihak kelurahan
b. Diskusi dengan lembaga pengelolaan air di Lingkungan Munduk Anyar dan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring
c. Pengecekan SPAM dan penelusuran jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar Kelurahan Tegalcangkring
d. Penggambaran peta jaringan SPAM di Lingkungan Munduk Anyar dan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 80
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Hasil dari kegiatan ini menghasilkan peta jaringan SPAM dan data pengguna jaringan SPAM terbaru yang ada di Lingkungan Munduk Anyar dan Petapan Persidi Kelurahan Tegalcangkring. Program ini menghabiskan dana Rp 97.000,00 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan dalam kegiatan ini ialah 32 jam dengan pihak yang terlibat sejumlah 34 orang
6.2 Saran
Diharapkan kepada lembaga pengelola air untuk tetap memperbaharui peta jaringan SPAM dan data pengguna jaringan SPAM sehingga mudah dalam mendata untuk kelanjutannya.
3.2 Program Bantu
3.2.1 “Pengadaan Tempat Sampah Komunal di Tiap Wilayah Kelurahan Tegalcangkring”
PIC : Erlangga Saputra
Istilah sampah pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Jika mendengar istilah sampah, pasti yang terlintas dalam benak kita adalah setumpuk limbah yang menimbulkan aroma busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan di sekitarnya. Dalam proses alam, sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam itu berlangsung.
Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Bila sampah dibuang secara sembarangan atau ditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius. Tumpukan Gambar 10 Kiri: Pengecekan system SPAM di lingkungan Munduk Anyar. Kanan: Pengecekan system SPAM di lingkungan Petapan Persidi
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 81
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
sampah yang dibiarkan begitu saja akan mendatangkan serangga (lalat, kecoa, kutu, dan lai-lain) yang membawa kuman penyakit.
Sehingga dengan menambah fasilitas tempat sampah dapat diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pola hidup bersih. Pelaksanaan kegiatan diawali perijinan deangan Lurah Teagalcangkring mengenai pengadaan tempat sampah serta lokasi penempatan tempat sampah. Setelah mendapat persetujuan maka dilanjutkan dengan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Adapun mengacu pada koordinasi tersebut, penempatan yang optimal ialah pada sekolah – sekolah yang ada di lingkungan kelurahan. Hal ini didasari oleh penbentukan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah harus dibentuk sejak dini. Manfaat yang dirasakan dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya dan dapat membantu masyarakat dalam membedakan sampah sesuai dengan jenisnya (sampah organik dan non-organik). Dalam pelaksanaannya, program ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Adanya partisipasi dari semua pihak dan masyarakat sangat membantu kelancaran dari pelaksanaan kegiatan.
1. Persiapan Kegiatan
1.1 Perijinan dengan Pihak Kelurahan
Kegiatan dilaksanakan perizinan dengan pihak kelurahan yang wakili oleh bapak Lurah untuk membahas teknis program pengadaan tempat sampah komunal di tiap wilayah kelurahan Tegalcangkring, serta hal-hal lain yang dirasa perlu untuk dilengkapi guna melancarkan kegiatan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada
Hari/tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA
Tempat : Kantor Lurah Tegalcangkring 1.2 Survey Lokasi Peletakan Bak Sampah
Kegiatan ini dilaksanakan pada tiap – tiap sekolah yang ada di kelurahan Tegalcangkring. Pada tiap- tiap sekolah tersebut mahasiswa melakukan observasi lapangan untuk memperoleh lokasi penempatan tempat sampah yang tepat, agar program tersebut dapat berjalan sesuai dengan sasarannnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 82
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Waktu : 14.00 – 15.00 WITA
Tempat : Semua Sekolah Dasar di kelurahan Tegalcangkring 1.3 Pembelian Tempat Sampah
Pembelian tempat sampah sebanyak 2 buah ukaran 100 liter dan 10 buah ukuran 10 liter bersama Mahasiswa KKN Kelurahan Tegalcangkring.Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Senin, 15 Agustus 2016 Waktu : 11.00 – 12.00 WITA Tempat : Toko Sariwangi 1.4 Pengecetan Tempat Sampah
Setelah pembelian tempat sampah, dilanjutkan dengan pengecetan tempat sampah tersebut oleh mahasiswa KKN Tegalcangkring. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Kamis, 18 Agustus 2016 Waktu : 16.00 – 18.00 WITA Tempat : Posko KKN Tegalcangkring
Gambar 11. Proses pengecatan tempat sampah 2. Pelaksanaan Program
2.1 Distribusi Tempat Sampah
Berikut merupakan data sebaran tempat sampah di Kelurahan Tegalcangkring:
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 83
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
1 SDN 1 TEGALCANGKRING 2 BUAH UKURAN 10L 2 SDN 2 TEGALCANGKRING 2 BUAH UKURAN 10L 3 SDN 3 TEGALCANGKRING 2 BUAH UKURAN 10L 4 SDN 4 TEGALCANGKRING 2 BUAH UKURAN 10L 5 SDN 5 TEGALCANGKRING 2 BUAH UKURAN 100L 6 SDN 6 TEGALCANGKRING 2 BUAH UKURAN 10L
Adapun pelaksanaan pendistribusian tempa sampah dilakukan pada: Hari/ tanggal : Sabtu, 20 Agustus 2016
Waktu : 09.00 – 12.00 WITA
Tempat : SDN 2 Teglcangkring, SDN 4 Tegalcangkring, dan SDN 6 Tegalcangkring.
Hari/ tanggal : Sabtu, 20 Agustus 2016 Waktu : 09.00 – 12.00 WITA
Tempat : SDN 1 Teglcangkring, SDN 3 Tegalcangkring, dan SDN 5 Tegalcangkring.
Gambar 12. Pendistribusian Tempat Sampah ke SDN 4 Tegalcangkring 3. Hasil Program
Setiap sekolah dasar mendapat 2 buah tempat sampah. Tujuan dari pemberian 2 buah tempat sampah ini agar dalam pengelolaan dapat dibagi menurut jenisnya (organik dan non organik). Dalam pelaksanaan pengadaan tempat sampah di Kelurahan Tegalcangkring ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 84
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Adanya partisipasi dan antusias dari semua pihak dan masyarakat sangat membantu kelancaran dari pelaksanaan kegiatan ini.
4. Evaluasi Kegiatan 4.1 Kendala
Dalam program Pengadaan Tempat Sampah di Desa tegalcangkring terdapat beberapa kendala yaitu Biaya terbatas, stok terbatas, pendistribusiaan dari toko ke posko KKN mahasiswa cukup sulit, pada beberapa sekolah kesadaran siswa untuk memilah sampah pada jenisnya masih kurang.
4.2 Solusi
Pada di beberapa sekolah dilakukan pemaparan menganai dampak dari sampah serta pentingnya memilah sampah menurut jenisnya.
4.3 Dampak
Meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya sampah dan pentingnya pengelolaan sampah serta pentingnya peningkatan kesadaran buang sampah pada temaptnya sejak dini.
5. Laporan Keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Tempat Sampah Besar 2 Buah Rp. 450.000,00 Rp. 900.000,00 2 Tempat Sampah Kecil 10 Buah Rp. 115.000,00 Rp 1.150.000,00 3 Cat Pilox 2 Buah Rp. 25.000,00 Rp. 50.00,00 4 Kertas Karton 1 Buah Rp. 5.000,00 Rp. 5.000,00
Total Rp. 2.105.000*
(* Dana seluruhnya berasal dari Mahasiswa KKN PPM 6. Kesimpulan dan Saran
6.1 Kesimpulan
Pada kegiatan ini telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi 3 tahapan :
1) perijinan dengan pihak kelurahan 2) Pelaksanaan kegiatan
3) Pendistribusian tempat sampah
Program ini menghabiskan dana 2.105.000 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini ialah 11 jam dengan pihak yang terlibat sejumlah 28 orang.
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 85
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
6.2 Saran
Diharapakan kepada pihak sekolah/kelurahan untuk terus mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah, menginagat permasalahan sampah merupakan salah satu permasalahan permukiman yang sulit dipecahkan. Program ini dapat ditingkatkandengan pembentukan organisasi pengelolaan sampah serta tempat pembuangan akhir di masing- masing lingkungan/tingkat kelurahan.
3.2.2 “Perbaikan Saluran Drainase pada Sekitar Daerah Aliran Sungai di Lingkungan Baler Bale Agung, Tegalcangkring”
PIC : Erlangga Saputra
Drainase merupakan suatu sistem pembuangan air bersih dan air limbah dari daerah pemukiman, badan jalan dan permukaan perkerasan lainnya, serta berupa penyaluran kelebihan air pada umumnya, baik berupa air hujan, air limbah maupun air kotor lainnya yang keluar dari kawasan yang bersangkutan baik di atas maupun di bawah permukaan tanah ke badan air atau ke bangunan resapan buatan.
Sehingga dengan perbaikan saluran drainase dapat memperlancar aliran air untuk ke sungai di sikitar baler bale agung. Kegiatan ini berkonsentrasi di sekitar aliran pinggir sungai lingkungan bale baler agung, desa tegalcangkring. Pelaksanaan kegiatan ini, diawali dengan pemberitahuan kepada Lurah Desa Tegalcangkring pemberitahuan mengenai lokasi perbaikan drainese. Setelah mendapat persetujuan maka dilanjutkan dengan berkoordinasi dengan kaling baler bale agung untuk berkoordinasi masalah waktu dan lokasi perbaikan.
Sebenarnya pada lingkungan Baler Bale Agung sendiri telah terdapat saluran drainase berupa parit dan sungai kecil, jika ditinjau dari keadaannya dapat dikatakan dalam tingkatan baik. Namun pada saat hari pengamatan dan bertepatan kondisi saat itu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, nampak parit-parit yang ada tidak mampu menampung limpasan air. Menurut kejadian ini terdapat indikasi bahwa dimensi parit yang kurang akibat pendangkalan sehingga tidak mampu menampung limpasan air, kedua, dimensi parit sudah memadai namun volume air yang harus ditampungnya terlalu tinggi, akibat daerah Baler Bale Agung sendiri berada pada titik topografi yang lebih rendah di bandingkan beberapa lingkungan lainnya, sehingga terdapat kemungkinan seluruh aliran air akan menuju parit pada lingkungan tersebut. Lebih lanjut, berdasarkan kedua hipotesis tersebut dilakukanlah
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 86
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
observasi lanjutan ketika hari cerah, dan dapat diamati bahwa memang dimensi parit yang dirasa kurang memadai akibat pendangkalan.
Manfaat yang dirasakan dari kegiatan ini adalah mengurangi terjadinya banjir saat hujan di lokasi perbaikan drainase. Dalam pelaksanaannya, program ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Adanya pertisipasi dari semua pihak dan masyarakat sangat membantu kelancaran dari pelaksanaan kegiatan ini.
1. Persiapan Kegiatan
1.1 Perijinan dengan Pihak Kelurahan
Pada kegiatan ini dilaksanakan perijinan dengan pihak kelurahan. Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan perijinan ini antara lain Bapak Lurah Tegalcangkring, membahas teknis program perbaikan saluran drainase di sekitar daerah aliran sungai di lingkungan Baler Bale Agung, serta hal-hal lain yang dirasa perlu untuk dilengkapi guna melancarkan kegiatan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Minggu, 24 Juli 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA
Tempat : Rumah Lurah Tegalcangkring 1.2 Survey Saluran Drainase
Pada kegiatan ini dilaksanakan survey saluran drainase yang sebelumnya direkomendasikan oleh Lurah Kelurahan Tegalcangkring dan Kasie PM Keses. Kegiatan ini melibatkan Kepala Lingkungan Baler Bale Agung. Adapun lokasi prioritas yang harus segera dikerjakan yaitu pada saluran pada jalan DiponegoroKegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Selasa, 16 Agustus 2016 Waktu : 10.00 – 11.00 WITA Tempat : Baler Bale Agung 2. Pelaksanaan Kegiatan
2.1 Proses Perbaikan Saluran Drainase yang Mengalami Pendangkalan
Kegiatangotong royong merupakan bentuk upaya perbaikan saluran drainase yang mengalami pendangkalan di lingkungan Baler Bale Agung. Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan gotong royong ini adalah Kepala Lingkungan Baler Bale Agung, warga Bale Baler Agung, dan mahasiswa KKN PPM. Kegiatan ini berlangsung pada:
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 87
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
Hari/tanggal : Minggu, 21 Agustus 2016 Waktu : 07.00 – 09.00 WITA
Tempat : Lingkungan Baler Bale Agung 3. Hasil Program
Setelah melakukan kegiatan ini, saluran air sepanjang 100 meter menjadi bersih dan tidak ada pendangkalan lagi sehingga dapat mencegah terjadinya banjir saat musim penghujan dan timbulnya bibit penyakit akibat adanya genangan air. 4. Evaluasi Kegiatan
4.1 Kendala
Dalam program perbaikan drainase yang mengalami pendangkalan di Lingkungan Baler Bale Agung terdapat kendala yaitu kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan gotong royong ini dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan minim.
4.2 Solusi
Mahasiswa KKN bersama pihak kelurahan dan kaling mengajak warga untuk lebih berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan salah satunya dengan bergotong royong membersihkan saluran drainase.
4.3 Dampak
Dengan diadakan kegiatan gotong royong pembersihan saluran air manfaat yang dapat diperoleh yaitu meminimalisir potensi banjir saat musim penghujan dan munculnya bibit penyakit. Saluran darinase tidak lagi terganggu oleh tanaman serta sampah.
5. Laporan Keuangan
No Nama Barang Satuan Harga/Satuan Jumlah
1 Nasi Bungkus 50 Buah Rp. 5.000,00 Rp. 250.000,00 2 Air Mineral 2 Dus Rp. 15.000,00 Rp 30.000,00 3 Polybag 10 Buah Rp. 2.000,00 Rp. 20.00,00
Total Rp. 300.000*
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 88
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
6. Kesimpulan dan Saran 6.1 Kesimpulan
Kegiatan perbaikan saluran drainase yang mengalami pendangkalan telah berjalan dengan lancar. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi 3 tahapan yaitu:
1) Perijinan dengan pihak kelurahan
2) Survey lingkungan yang mengalami pendangkalan 3) Proses berbaikan drainase
Hasil dari perbaikan drainase sepanjang 100 meter yaitu saluran air menjadi bersih dan tidak lagi terjadi pendangkalan, jadi dapat mengurangi resiko terjadinya banjir di wilayah tersebut.
Program ini menghabiskan dana sebesar Rp. 300.000 yang seluruhnya berasal dari swadaya mahasiswa. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini ialah 7 jam dengan pihak yang terlibat sejumalah 37 orang.
6.2 Saran
Diharapkan kegiatan gotong royong ini rutin dilakukan oleh masyarakat kelurahan Tegalcangkring demi menjaga kebersihan saluran air sehingga tidak terjadi banjir saat musim penghujan dan timbulnya bibit penyakit akibat air yang tergenang.
3.2.3 “Pembuatan Website Kelurahan Tegalcangkring”
Secara umum, Website atau World Wide Web dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait Gambar 13 Kiri: Proses pembersihan drainase di Lingkungan Baler Bale Agung. Kanan: Foto bersama warga pelaksana pembersihan drainase di Ligkungan Baler Bale Agung
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 89
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Kelurahan Tegalcangkring telah memiliki sebuah website berbasis blog yaitu http://kelurahantegalcangkringjembrana.blogspot.co.id/.
Website ini menampilkan informasi mengenai kelurahan Tegalcangkring seperti profil kabupaten jembrana dan kelurahan Tegalcangkring, kegiatan di Kelurahan, objek wisata dan potensi Kabupaten Jembrana, serta kegiatan di Kelurahan Tegalcangkring. Namun, tampilan dan informasi yang ada di web tersebut masih kurang sistematis dan konten dari web tersebut kurang terupdate. Oleh karena itu, kami membuat sebuat web tampilannya lebih menarik, informatif dan konten di web yang di update secara berkala. Web ini dapat di akses di http://kelurahantegalcangkring.net.
1. Persiapan Kegiatan
1.1 Perizinan Dengan Pihak Kelurahan
Sebelum melakukan pembuatan website, kami melakukan perizinan terlebih dahulu ke pihak kelurahan, apakah website ini di butuhkan oleh pihak kelurahan, konten apa saja yang akan di muat pada website dan hal lainnya. Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan perizinan pembuatan website ini yaitu Mahasiswa KKN dan Pihak Kelurahan. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 25 Juli 2016
Tempat : Kantor Kelurahan Tegalcangkring Waktu : 10.00-13.00 WITA
1.2 Mengambil Data Kelurahan Tegalcangkring
Pengambilan data Kelurahan Tegalcangkring ini dilakukan di kantor Keurahan Tegalcangkring. Data yang di ambil berupa profil kelurahan, sejarah berdirinya kelurahan, data administrasi kelurahan, data kependudukan, dan data lainnya yang nantinya akan dimasukkan pada web. Adapun pihak yang terlibat dalam pengambilan data untuk di inputkan di website yaitu Mahasiswa KKN dan Pihak Kelurahan. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Selasa, 26 Juli 2016 dan Rabu 27 Juli 2016 Tempat : Kantor Kelurahan Tegalcangkring
Laporan pelaksanaan kegiatan kkn ppm | 90
KKN PPM INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN SPAM – TEGALCANGKRING
1.3 Pembuatan Website Kelurahan tegalcangkring.net
Proses pembuatan website diawali dengan melakukan desain web. Desain merupakan salah satu factor penting dalam membuat suatu website. Tujuannya agar tampilan website sesuai dengan fungsi website itu sendiri. Selain itu, desain website yang baik akan membuat tampilan website menjadi lebih menarik dan informasi yang disampaikan di website akan lebih mudah dimengerti oleh user. Setelah desain selesai, dilanjutkan dengan pembuatan website, melakukan pengisian konten web, dan hosting web.
Web kelurahantegalcangkring.net terbagi atas 6 menu yaitu home, profil, sejarah, berita dan artikel, wisata, serta kontak kelurahan tegal cangkring. Pada bagian home atau halaman utama website, terdapat informasi singkat dan slide show foto kelurahan tegal cangkring. Pada bagian profil, terdapat profil Kelurahan Tegalcangkring seperti profil wilayah, profil pembangunan dan profil masyarakat Kelurahan Tegalcangkring. Pada bagian sejarah, terdapat informasi mengenai sejarah Kelurahan tegal cangkring. Pada bagian berita dan artikel, terdapat berita-berita penting yang dapat di akses oleh masyarakat dan artikel-artikel yang dapat menambah wawasan masyarakat seperti penanganan hama tanaman kakao, dan lain sebagainya. Pada bagian wisata berisi informasi wisata yang ada di Kelurahan Tegalcangkring. Pada bagian kontak, terdapat informasi kontak kantor Kelurahan dan peta menuju kelurahan tegal cangkring menggunakan gmap. Adapun pihak yang terlibat dalam pembuatan website yaitu Mahasiswa KKN. Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 25 Juli 2016 – Rabu, 31 Juli 2016 Tempat : Posko KKN
Waktu : 01.00-04.00, 16.00 – 23.00 1.4 Pembuatan Modul Penggunaan Website
Pembuatan modul penggunaan website ini bertujuan untuk mempermudah pihak kelurahan untuk menggunakan website kelurahantegalcangkring.net. Modul ini berisi cara penggunaan website yang meliputi cara log-in admin web, melakukan posting dan menghapus postingan web, serta melakukan maintenance dasar pada website. Adapun pihak yang terlibat dalam