• Tidak ada hasil yang ditemukan

RINGKASAN NASKAH AKADEMIK SISTEM PERLINDUNGAN TERHADAP PELAPOR, SAKSI DAN KORBAN DALAM KONTEKS KORUPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RINGKASAN NASKAH AKADEMIK SISTEM PERLINDUNGAN TERHADAP PELAPOR, SAKSI DAN KORBAN DALAM KONTEKS KORUPSI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan bebas dari korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam Pasal 9 ayat (1) pelapor, saksi dan saksi ahli memperoleh

hukum terhadap pelapor tindak pidana ( whistleblower ) dan saksi pelaku yang bekerja sama (justice collaborator) dalam perkara korupsi merupakan upaya perlindungan

Setelah melewati proses negosisasi bertahun-tahun, akhirnya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban (selanjutnya disebut Menurut Pasal 1 butir ke

Perlindungan dalam bentuk penghargaan Whistleblower sangat penting, keberadaannya bagi upaya menciptakan iklim kondusif bagi pengungkap kasus korupsi dalam konteks

BAB IV PENERAPAN JUSTICE COLLABORATOR DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DAN PERLINDUNGAN

Hambatan-hambatan perlindungan hukum bagi keberadaan Whistleblower dan Justice Collaboratos pada pengungkapan korupsi yang berbasis nilai keadilan, diketahui dari sisi substansi