PERMAINAN TRADISIONAL ANAK SEBAGAI PEREKAT HUBUNGAN SOSIAL DI WILAYAH PERKEBUNAN (Studi Deskriptif : Masyarakat Perkebunan Karet Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun) SKRIPSI
Teks penuh
Dokumen terkait
permainan tradisional dapat menanamkan nilai budaya dan melatih bagaimana anak untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya
Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana menumbuhkan kesadaran pentingnya pendekatan etnoma- tematika dalam permainan tradisional anak
Hasil penelitian tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak di kelas B3 TK Nurul ‘Ain berimplikasikan pada perlunya penerapan bermain permainan
Permainan Tradisional sunda tanpa alat dapat dikembangkan lagi agar bisa meningkatkan media informasi kepada anak-anak dan tetap meneruskan sosialisasi keberadaan
80% anak pada kelompok B RA Taqwal Ilah Semarang setelah mengikuti kegiatan bermain menggunakan metode permainan tradisional egrang bathok kelapa, motorik
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan metode permainan tradisional pada anak kelompok A TK Cemara Dua Surakarta tahun
Untuk mencapai target peningkatan keterampilan sosial anak SD melalui permainan tradisional “Cublak Suweng”, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas yang berkolaborasi dengan
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kegiatan bermain permainan tradisional lompat tali dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok A