• Tidak ada hasil yang ditemukan

Book Desain Makanan Tradisional Jawa Barat Berbungkus Daun.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Book Desain Makanan Tradisional Jawa Barat Berbungkus Daun."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

vi Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ii

KATA PENGANTAR iii

PERNYATAAN ORISINALITAS LAPORAN PENELITIAN iv PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN PENELITIAN v

DAFTAR ISI vi

1.5. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data 5

1.6. Skema Perancangan 6

1.7. Sistematika Penulisan 7

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Book Design 8

2.2. Kuliner 9

2.3. Promosi Penjualan 10

▸ Baca selengkapnya: kliping makanan tradisional indonesia

(2)

vii Universitas Kristen Maranatha

BAB III DATA DAN ANALISIS MASALAH

3.1. Data dan Fakta 14

3.1.1. Perusahaan atau Lembaga Terkait 14

3.1.2. Tinjauan Terhadap Proyek / Persoalan Sejenis 38

3.2. Analisis Terhadap Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta 42

3.3. SWOT dan STP 43

3.3.1. SWOT tentang Makanan 43

3.3.2. SWOT tentang Buku 45

3.3.3. STP 46

3.4. 4W dan 1H 47

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

4.1. Konsep 49

4.2. Konsep Komunikasi 49

4.3. Konsep Kreasi 50

4.4. Konsep Media 50

4.5. Desain Layout 51

4.6. Media Promosi 58

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan 70

(3)

viii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA 72

LAMPIRAN 74

(4)

ix Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Tape Ketan 19

Gambar 2 Bakcang 20

Gambar 3 Wajit 21

Gambar 4 Dodol Kacang 21

Gambar 5 Clorot 22

Gambar 6 Leupeut Ketan 23

Gambar 7 Leupeut Oncom 23

Gambar 8 Lemper 24

Gambar 9 Nagasari 25

Gambar 10 Bugis 25

Gambar 11 Bubur Lolos 26

Gambar 12 Lontong 26

Gambar 13 Kue Koci 27

Gambar 14 Bubur Sumsum 28

Gambar 15 Talam Nangka 28

Gambar 16 Megasari 29

Gambar 17 Ketan Bumbu 29

Gambar 18 Rujak Bebek 30

(5)

x Universitas Kristen Maranatha

Gambar 20 Isi Buku Kemasan Tradisional Makanan Sunda 40

Gambar 21 Cover Buku The Food of China 40

Gambar 22 Isi Buku The Food of China 42

Gambar 23 Cover Depan dan Belakang Buku 52

Gambar 24 Layout Buku dan Penempatan Foto 53

Gambar 25 Font Harrington 54

Gambar 26 Font Haelvetica 54

Gambar 27 Halaman Penjelasan Tentang Jawa Barat 55

Gambar 28 Halaman Penjelasan Tentang Daun Pembungkus 55

Gambar 29 Halaman Pembatas Daun Kelapa 56

Gambar 30 Halaman Pembatas Daun Pisang 56

Gambar 31 Layout pada Bagian Halaman Resep 57

(6)

xi Universitas Kristen Maranatha

Gambar 41 Cover Depan Notes 66

Gambar 42 Celemek 66

Gambar 43 Sticker 67

Gambar 44 Gelas 67

Gambar 45 Mouse Pad 68

Gambar 46 Jam DInding 68

(7)

xii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR LAMPIRAN

Budgeting 74

(8)

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Keanekaragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri

keberadaannya. Dalam masyarakatnya yang majemuk, tentunya masyarakat

Indonesia juga memiliki berbagai kebudayaan suku bangsa yang ada di

masing-masing daerah. Dapat dikatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara

dengan tingkat keanekaragaman budaya yang tinggi. Tidak hanya keanekaragaman

budaya kelompok sukubangsa saja, namun juga dalam hal peradaban, yakni dari

yang tradisional hingga ke yang modern.

Kebudayaan lokal di tiap daerah dapat berupa tarian, ornamen, motif kain, ritual, alat

musik, cerita rakyat, musik dan lagu, seni pertunjukan, arsitektur, pakaian tradisional,

permainan tradiosional, senjata dan alat perang, prasasti dan naskah kuno, tata cara

pengobatan dan juga makanan. Banyak dari kebudayaan-kebudayaan tersebut yang

tidak mendapat perhatian, pengembangan serta perlindungan sehingga lambat laun

semua itu hanya akan menjadi kenangan.

Kurangnya dokumentasi akan hal-hal tersebut juga menjadi salah satu penghambat

dalam upaya mengembangkan dan juga melestarikannya. Tidak adanya catatan

tertulis dan hanya memanfaatkan bahasa lisan secara turun temurun sudah menjadi

kebiasaan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Ketika salah satu dari kebudayaan tersebut dicuri, diklaim, dipatenkan dan

dieksploitasi oleh warga atau bangsa lain, barulah masyarakat Indonesia menjadi

terusik perasaannya. Sudah banyak jenis kebudayaan Indonesia yang telah diakui

(9)

2 Universitas Kristen Maranatha

Makanan tradisional di masing-masing daerah di Indonesia sangatlah bervariasi.

Variasi tersebut yang akhirnya menciptakan keunikan yang khas pada sajian kuliner

di tiap daerah. Salah satunya adalah kuliner dari Jawa Barat, atau yang lebih dikenal

dengan kuliner dari Tanah Sunda.

Sajian kuliner Sunda sudah sangat digemari dan popular, tidak hanya di kalangan

masyarakat Sunda sendiri namun juga bagi masyarakat dari etnik lain. Dalam sajian

kuliner tersebut sangat terlihat kekhasannya, baik dari segi rasa maupun bentuk.

Makanan tradisional Sunda sebagian besar memiliki bentuk kemasan yang khas,

yakni dibungkus dengan dedaunan, seperti daun pisang, daun jambu, daun jagung,

daun kelapa, dan sebagainya. Kemasan yang menarik dibuat dengan pertimbangan

fungsional, pengawetan, pemberian aroma, dan estetik. Selain itu, masing-masing

makanan juga kerap digunakan dalam upacara tradisional tertentu.

Makanan-makanan itu dan cara pembungkusannya berperan sebagai perlambangan suatu nilai

spiritual yang hidup dalam lingkungan masyarakat yang meyakininya.

Adanya perbedaan cara membungkus antara satu makanan dengan yang lainlah yang

memberikan identitas pada makanan tersebut. Tidak jarang jenis makanan tertentu

dibedakan dengan yang lainnya bukan melalui rasanya, melainkan dari cara

membungkus serta bentuknya.

Hal ini sebenarnya sangat menarik untuk diketahui oleh masyarakat luas, khususnya

masyarakat Indonesia. Pada zaman sekarang ini, di mana budaya ingin cepat dan

mudah begitu menonjol, makanan-makanan yang berbungkus daun mulai tergantikan

dengan kemasan plastik dan kertas. Upacara-upacara adat yang merupakan salah satu

kegiatan pendukung kehadiran makanan-makanan tradisional ini pun sudah mulai

dilupakan.

Penggunaan daun sebagai pembungkus makanan sebenarnya lebih ramah lingkungan.

(10)

3 Universitas Kristen Maranatha

harganya jauh lebih murah. Dengan penggunaan daun, berarti juga dapat mengurangi

sampah plastik yang saat ini sudah sangat meresahkan lingkungan alam. Daun yang

lebih dapat cepat terurai memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan

sampah plastik yang membutuhkan waktu 200 sampai 1.000 tahun untuk dapat

terurai.

Sayangnya, pada jaman sekarang ini, makanan-makanan tradisional berbungkus daun

semakin susah dicari. Beberapa dari makanan tersebut bahkan telah berganti

kemasan dengan bahan plastik. Masyarakat sekarang pun banyak yang lebih memilih

makanan-makanan yang lebih modern dengan kemasan yang jauh lebih menarik.

Akhirnya makanan-makanan tradisional yang berbungkus daun itu pun harus tersisih

dengan berjalannya jaman.

Banyak orang tidak menyadari bahwa tradisi kuliner adalah salah satu penggambaran

dari budaya bangsa, yang artinya budaya makan beserta pesan moral yang ada di

dalamnya merupakan cara untuk menggambarkan keunikan budaya suatu daerah

(11)

4 Universitas Kristen Maranatha

1.2. Permasalahan

Berdasarkan pada latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka rumusan

masalahnya adalah :

1. Bagaimana membuat sebuah buku yang dapat mendokumentasikan makanan

khas Jawa Barat yang berbungkus daun secara komprehensif ?

2. Bagaimana caranya agar masyarakat dapat lebih mengetahui dan

mengapresiasi makanan khas Jawa Barat yang berbungkus daun ?

1.3. Batasan atau Ruang Lingkup

Batasan / ruang lingkup masalah yang dipakai adalah perancangan book design dan

promosinya yang berisi pengenalan makanan-makanan tradisional Sunda yang

berbungkus daun serta asal usul ataupun cerita yang terdapat dalam makanan khas

Jawa Barat tersebut bagi para pecinta budaya dan kuliner Jawa Barat dan bagi

masyarakat Jawa Barat sendiri sebagai target audience.

1.4. Tujuan Perancangan

Tujuan perancangan dibuat agar pembaca dapat mengetahui alasan pembuatan Karya

Tugas Akhir ini. Tujuan dari pembuatan book design ini adalah :

 Membuat masyarakat serta pecinta budaya dan kuliner Jawa Barat menjadi

lebih peduli terhadap warisan budaya dan kuliner Jawa Barat.

 Membuat masyarakat sadar akan pentingnya pendokumentasian warisan

budaya secara akurat dan estetis.

 Membuat orang menjadi tahu akan cerita, asal usul ataupun latar belakang

(12)

5 Universitas Kristen Maranatha  Mengangkat kembali nilai-nilai budaya dalam hal kuliner di Indonesia,

khususnya Jawa Barat.

1.5. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data

Dalam menyusun laporan ini, metode perolehan dan pengolahan data yang

digunakan adalah :

 Metode empirik, yaitu melakukan pengamatan langsung pada pasar-pasar

tradisional ataupun toko-toko kue yang menjual makanan-makanan

tradisional dan juga ke toko-toko buku untuk melihat buku-buku kuliner yang

sudah ada.

 Studi pustaka, yaitu menggunakan buku sebagai referensi.

Riset online, yaitu pencarian data melalui internet untuk memperdalam

wawasan mengenai hal yang terkait dengan tugas akhir yang di angkat ini.

 Wawancara, yaitu dengan cara bertanya dan mencatat mengenai informasi,

data, pendapat dan masukan mengenai hal yang terkait.

 Kuesioner, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara

memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden

(13)

6 Universitas Kristen Maranatha

(14)

7 Universitas Kristen Maranatha

1.7. Sistematika Penulisan

Bab I Pendahuluan, berisi tentang latar belakang masalah, permasalahan dan ruang

lingkup, tujuan perancangan, sumber dan teknik pengumpulan data, skema

perancangan serta sistematika penulisan.

Bab II Landasan Teori, berisi tentang teori-teori yang berhubungan dengan penelitian.

Bab III Data dan Analisis Masalah, berisi tentang data mengenai perusahaan atau

lembaga terkait, hasil observasi, wawancara dan kuesioner, tinjauan terhadap proyek

atau persoalan sejenis, analisis terhadap permasalahan berdasarkan data dan fakta,

SWOT (Strength Weakness, Opportunity Threat), baik tentang makanan dan buku

serta STP (Segmentasi Targeting, Positioning) dan juga 4W1H (What Who When

Where How).

Bab IV Pemecahan Masalah, berisi tentang konsep secara keseluruhan, konsep

komunikasi, konsep kreatif, konsep media, desain layout, dan juga pembahasan

mengenai media promosi.

(15)

70 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Pada saat ini, masyarakat modern sudah banyak yang melupakan

makanan-makanan tradisional, khususnya makanan-makanan khas Jawa Barat yang berbungkus

daun. Makanan yang berbungkus daun itu pun, juga mulai digantikan dengan

kemasan-kemasan dari plastik. Kurangnya pendokumentasian merupakan

salah satu faktor penghambat dalam upaya pelestarian makanan-makanan

tersebut, yang juga merupakan salah satu budaya bangsa.

Dengan alasan itulah, maka dibuatlah sebuah buku yang berjudul “Warisan

Lezat Berbungkus Daun Jawa Barat”, dengan desain yang modern dan

informatif. Diharapkan dengan adanya buku ini dapat menjadi solusi atas

permasalahan yang ada. Buku ini juga dapat mengangkat nilai-nilali tradisi

dan kebudayaan lokal, terutama makanan tradisional dari Jawa Barat yang

berbungkus daun.

5.2. Saran

Saran yang didapat penulis dari penguji antara lain mengenai layout pada

bagian isi masih terlihat biasa saja, kurang terlihat adanya keistimewaan dari

buku ini. Penguji merasa penulis masih mencari sisi aman, sehingga buku ini

terlihat sama dengan buku=buku resep yang telah ada. Padahal pada bagian

cover sudah terlihat menarik. Seharusnya penulis juga dapat memanfaatkan

ornamen-ornamen yang digunakan pada bagian cover untuk bagian isi,

(16)

71 Universitas Kristen Maranatha

Pada bagian foto, juga diharapkan dapat menampilkan foto yang fokus pada

makanannya, bukan pada ornamen penghiasnya, seperti bunga ataupun taplak

meja.

Media promosi yang digunakan dirasa terlalu berlebihan. Yang lebih penting

(17)

72 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Dabner, David. 2004. Graphic Design School. London : Thames & Hudson.

Harjanto, Rudy. 2009. Prinsip-prinsip Periklanan. Jakarta : Gramedia.

Mahendra, Yannes Irwan. 2010. Dari Hobi Jadi Profesional. Yogyakarta : Andi.

Aditiawan, Angga dan Ferren. 2010. Belajar Fotografi Untuk Hobi dan Bisnis.

Jakarta : Dunia Komputer.

Ulung, Gagas dan Rully Larasati. 2010. How to be a Food Stylist. Jakarta : Gramedia

Pustaka Utama.

Law, Kenneth dan Max Zheng. 2004. The Food of China. Singapore : Periplus

Editions.

Beaufort, Myles dan Suzie Smith. Fresh & Simple. Indonesia : Periplus.

Oliver, Margo. 1993. Good Food. Canada : Tormont.

http://en.wikipedia.org/wiki/Book_design (29 Agustus 2010)

http://www.azk4.com/2009/04/bahaya-kemasan-pembungkus.html (30 Agustus

2010)

http://klinikhijau.multiply.com/journal/item/5/DAUN_LEMBAR_PEMBUNGKUS_

ALAMI (30 Agustus 2010)

(18)

73 Universitas Kristen Maranatha

http://asri78.files.wordpress.com (1 September 2010)

http://www.detikfood.com/read/2010/06/07/142918/1373218/314/serunya-membungkus-dan-melilit-bakcang (1 September 2010)

http://4.bp.blogspot.com (1 September 2010)

http://www.resepkomplit.com (1 September 2010)

http://inforesep.com/resep-kue-nagasari.html (1 September 2010)

http://4.bp.blogspot.com (1 September 2010)

http://blogs.unpad.ac.id (1 September 2010)

http://www.google.co.id (3 September 2010)

http://2.bp.blogspot.com (3 September 2010)

http://rumametmet.com (3 September 2010)

http://4.bp.blogspot.com (3 September 2010)

http://www.tmore-online.com (3 September 2010)

http://hphotos-snc3.fbcdn.net (3 September 2010)

http://www.bloggaul.com (3 September 2010)

http://cest-ma-maison.net (3 September 2010)

http://inforesep.com (3 September 2010)

http://files.myopera.com (3 September 2010)

Referensi

Dokumen terkait

)rgan a!domen yang daat mengalami herniasi antara lain gaster& oment#m& #s#s hal#s& kolon& lien dan hear$ *#ga daat terjadi hernia inkarserata ma##n

Wavelet Transform dapat digunakan untuk melakukan fitur ekstraksi karena dapat melakukan dekomposisi ruang vektor kedalam sekumpulan ruang vektor bersarang dengan

y Bagaimana sikap kamu kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakan beragam jenis hewan dan tumbuhan.. Kerja Sama dengan

regresi sebesar -&0)$4 yang berarti secara parsial periode sebelum independensi BI berpengaruh negatif sebesar &0)$4 satuan terhadap laju inflasi dan setelah

Berdasarkan hasil analisis faktor terhadap lima dimensi jasa Restoran Sangkuriang yang mempengaruhi preferensi konsumen dapat diketahui faktor yang memiliki kontribusi yang

Teknik pencitraan juga tidak dilakukan untuk evaluasi kebanyakan pasien dengan nevus, namun dapat dipertimbangkan pada pasien nevus kongenital multipel

 Direct Routing (direct delivery); paket dikirimkan dari satu mesin ke mesin lain secara langsung (host berada pada jaringan fisik yang sama) sehingga tidak perlu

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH.. DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI