• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MODAL KERJA DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP ROE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2006 – 2008.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MODAL KERJA DAN PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP ROE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2006 – 2008."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

SARI

Nugraheni Ratnasari. 2010. Pengaruh Modal kerja dan Perputaran Modal Kerja Terhadap ROE Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006-2008. Skripsi. Jurusan Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang.

Kata Kunci : modal Kerja (MK), Perputaran Modal Kerja (PMK), Return On Equity (ROE) Modal kerja dan perputaran modal kerja sangat penting untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan, karena dengan modal kerja dan tingkat perputarannya yang tinggi, perusahaan akan dapat beroperasi dan menutup pengeluaran , biaya yang ada di perusahaan. Rata-rata Return On Equity (ROE) pada perusahaan manufaktur di BEI tahun 2006-2008 terjadi naik turun yang cukup material yang disebabkan kurangnya modal kerja.

Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh secara simultan antara modal kerja, perputaran modal kerja tehadap ROE Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2008, apakah terdapat pengaruh secara partial antara modal kerja, perputaran modal kerja terhadap ROE Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2008.

Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada 31 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2006-2008. Variabel dalam penelitian ini adalah modal kerja, perputaran modal kerja dan ROE. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi dan metode kepustakaan. Metode analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda.

Hasil penelitian diperoleh persaman regresi Y = 4.877 + 0.002365 X1 + 0.251 X2 + e. dengan konstanta sebesar 4.877 koefisien modal kerja sebesar 0.002365 menyatakan bahwa setiap modal kerja naik sebesar 1000 akan ROE naik sebesar 2.365. Koefisien PMK sebesar 0.251 menyatakan setiap perputaran modal kerja naik sebesar 1000 meningkatkan ROE sebesar 251. Uji Simultan ( Uji F ) menghasilkan F hitung 10.110 > F tabel 3.32 dengan taraf signifikansi 0.000 < 0.005,tolak H0 sehingga ada pengaruh signifikan antara modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap ROE. Uji partial (uji t) dimana t hitung 3.753 > t tabel 1.701 maka tolak H0, ada pengaruh secara partial modal kerja terhadap ROE. Perputaran modal kerja t hitung 1.399 < t tabel 1.701 tidak ada pengaruh partial dengan ROE. Koefisien determinasi sebesar 37.8% , untuk modal kerja 57.9% dan perputaran modal kerja 25.6%. dari hasil perhitungan uji multikolonieritas, uji heterokedestisitas dan uji korelasi dapat disimpulkan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini telah memenuhi uji asumsi klasik.

Referensi

Dokumen terkait

Semakain cepat perputaran piutang menandakan bahwa modal dapat digunakan secara efisien, tingkat perputaran piutang ini banyak dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan dalam

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah jumlah modal kerja, perputaran modal kerja, perputaran kas, dan rasio lancar secara parsial mempunyai pengaruh yang

Uji signifikan t digunakan untuk mengetahui apakah perputaran modal kerja, perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran persediaan secara parsial berpengaruh

Hasil berdasarkan moderated regression analysis (MRA) menunjukkan bahwa: (1) perputaran piutang memiliki pengaruh terhadap likuiditas perusahaan, (2) perputaran

persediaan lancar dan perputaran modal kerja terhadap ROE baik secara parsial. maupun

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis data yang melihat bagaimana hubungan atau pengaruh perputaran modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan

Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa Perputaran Modal Kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap profitabilitas perusahaan makanan dan

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa 1 perputaran modal kerja dan perputaran piutang secara simultan berpengaruh signifikan terhadap likuiditas perusahaan farmasi yang terdaftar