LD/SEM II-03/04 1
TOPIK 6
PEMODELAN KUALITAS PEMODELAN KUALITAS
PROSES PROSES
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
1. KERANGKA DASAR
KONSUMEN SUPPLIER
Sampling Penerimaan
Pengendalian Proses Proses Produksi
Manufacturing Manufacturing
MATERIAL PRODUK PRODUKBAIK
PRODUK KERJA ULANG
PRODUK SEKRAP
Lingkup perusahaan
LD/SEM II-03/04 3
Pengendalian kualitas:suatu sistem untuk menjaga tingkat kualitas yang diinginkan dalam produk atau jasa.Kategori: Off-line Quality Control, Statistical Process Control (SPC), Acceptance Sampling.
SPC:usaha untuk mengendalikan variasi proses guna menjaga konsistensi karakteristik kualitas produk yang dihasilkan.
Karakteristik kualitas:menggambarkan tingkat kualitas produk / jasa, dibedakan atas:
Karakteristik struktural: panjang, berat, dll.
Karakterisrik sensori: selera, aroma, dll.
Karakteristik berorientasi terhadap waktu: jaminan, keandalan, dll.
Karakteristik etika: kejujuran, keramahan, dll.
Jenis pengukuran:
Variabel → karakteristik kualitas yang dapat diukur & diekspresikan dalam skala numerik.
Atribut: → karakteristik kualitas yang diklasifikasikan atas “sesuai” atau
“tidak sesuai” terhadap spesifikasi (tidak dapat diukur dengan skala numerik).
(1) PENGENDALIAN KUALITAS (1) PENGENDALIAN KUALITAS
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
Skala pengukuran:
Skala Nominal : merepresentasikan KATEGORI suatu kondisi. Nilai numerik yang digunakan tidak mencerminkan nilai yang sebesarnya.
Contoh:
9Klasifikasi keadaan produk: (1) Baik, (2) Cacat.
9Klasifikasi jenis cacat: (1) Kritikal, (2) Mayor, (3) Minor.
Skala Ordinal : merepresentasikan RANKING/URUTAN suatu kondisi.
Contoh:
9Kualitas layanan suatu toko:
(1) Sangat Buruk, (2) Buruk, (3) Rata-rata, (4) Baik, (5) Sangat Baik Skala Interval : merepresentasikan ORDER & PERBEDAAN NUMERIK, tetapi dengan titik origin tidak absolut (berbeda antar skala pengukuran).
Contoh: temperatur dalam oC dan oF.
Skala Rasio : merepresentasikan ORDER & PERBEDAAN NUMERIK antar skala pengukuran (titik origin 0).
LD/SEM II-03/04 5
Kontinum numerik dengan titik nol
→
Skala rasio
Kontinum numerik dengan range tertentu
→
Skala interval
Klasifikasi & hirarki
→
Skala ordinal
Kategori, tanpa ada hirarki
→
Skala nominal Skala Pengukuran:
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
(2) POPULASI & SAMPEL (2) POPULASI & SAMPEL
Tindakan pada lot (Estimasi inspeksi kualitas produk) Tindakan pada
proses (Kontrol proses) (Analisis proses)
DATA SAMPEL
POPULASI TINDAKAN
PROSES LOT SAMPEL DATA
Sampling Pengukuran
SAMPEL DATA
Sampling Pengukuran
LOT
Tindakan
Tindakan
LD/SEM II-03/04 7
a. Distribusi Diskrit a. Distribusi Diskrit
DISTRIBUSI HIPERGEOMETRIK: Model probabilitas untuk sampling tanpa pengembalian.
Untuk lot dengan ukuran N dan produk cacat sebanyak D, maka probabilitas sampel dengan ukuran n mengandung produk cacat sebanyak x adalah:
) , ( min ..., , 2 , 1 , 0 ,
)
(
x n Dn N
x n
D N x D x
p
=
−
−
=
Populasi
Sampel Cacat: D
Baik: N-D
Baik: n-x Cacat: x Cacat: x
N n
N X nD E( )= : rata - Rata
−
−
−
= 1 1
N n N N D N ) nD X ( Var
: Variansi
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
DISTRIBUSI BINOMIAL: Model probabilitas untuk sampling dengan 2 kemungkinan outcome (sukses, gagal) untuk setiap pengambilan sampel, dimana ukuran populasi cukup besar dibandingkan dengan sampel, atau berasal dari proses kontinyu.
Jika probabilitas perolehan produk cacat adalah p & konstan untuk setiap pengambilan sampel, maka probabilitas diperolehnya x produk cacat adalah:
n ....
3, 2, 1, x =
− −
=
px pn x xx n
p
( ) ( 1 )
:
rata -
Rata
E(X)=
np:
Variansi
Var(X)=
np(1−
p)Contoh:
1. Untuk menentukan diterima-tidaknya kiriman lot lampu, dilakukan pengujian. Kiriman diterima jika seluruh produk yang diuji baik semua. Ukuran lot 24 unit, jumlah rata-rata cacat dalam setiap lot 3 unit, jumlah produk yang diuji 4 unit. Berapa probabilitas
LD/SEM II-03/04 9
DISTRIBUSI POISSON: Digunakan dalam pengendalian kualitas sebagai pendekatan terhadap distribusi binomial.
Jika rata-rata cacat adalah λ, maka probabilitas munculnya x kejadian adalah:
...
, 2 , 1 , 0 x
! , x x e ) x (
p − =
= λ λ
=
λ
) ( : rata -Rata E X
λ
=
) X ( Var: Variansi
Contoh:
1. Rata-rata jumlah cacat komponen elektronik dalam kemasan adalah 3. Berapa probabilitas mendapat 2 komponen cacat yang diambil secara random dari kemasan tersebut?
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
b. Distribusi Kontinyu b. Distribusi Kontinyu
DISTRIBUSI NORMAL: digunakan untuk pengukuran dengan sebaran di sekitar nilai sentral.
Fungsi kepadatan distribusi normal:
2 0
x ,
x 2 2 exp 1 2 ) 1 x ( f
>
∞
<
<
∞
∞
<
<
∞
− −
=
σ µ
σ µ π
σ
: Variansi
dan -
: rata - Rata dimana,
-
LD/SEM II-03/04 11
HIPERGEOMETRIK
BINOMIAL
POISSON
NORMAL n/N ≤ 0,1
p < 0,1 n besar
λ ≥ 10
np > 10 p < 1/2
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
b. Distribusi Nilai Rata-rata a. Distribusi Nilai Individu
x
0 Batas Kendali AtasBatas Kendali Bawah
σ
x±3 Batas Kendali
3 σ
±
µ
Sebarannilai individu
Batas Spesifikasi Atas (posisi optional)
Batas Spesifikasi Bawah (posisi optional)
n X Z XX
σ /
µ σ
µ = −
= − σ
− µ
=
Xi ZLD/SEM II-03/04 13
Akurasi → merepresentasikan derajat keseragaman observasi (pengukuran) di sekitar nilai sasaran, yaitu rata-rata.
Presisi → merepresentasikan tingkat variabilitas dari observasi (Dapat terjadi, akurasi ↓, presisi ↑, dan sebaliknya)
(4) AKURASI & PRESISI (4) AKURASI & PRESISI
µ
0= nilai target
A (µ0, σ0)
B (µ0, σ1)
C (µ1, σ1)
A = akurat, kurang presisi B = akurat, presisi
C = kurang akurat, kurang presisi
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
(5) PETA KENDALI (5) PETA KENDALI
Batas Kendali Atas
Batas Kendali Bawah
Garis Tengah Variasi alamiah, terkandung dalam proses & disebabkan oleh sebab-sebab umum (ada selama proses tidak diubah;
tanggung jawab: manajemen).
Variasi tak-alamiah, disebabkan oleh sebab-sebab khusus di luar proses, seperti material, pekerja, peralatan, dll.
X 0
σ
X−3
σ
X+3
LD/SEM II-03/04 15
Peta Kendali
Peta Variabel
Peta-X , s Peta-X , R Peta-X, moving range n besar
n kecil n = 1
Item cacat
Peta p or np Peta p n konstan
n variabel
Cacat
Peta c or u Peta u n konstan
n variabel Peta Atribut
PEMILIHAN PETA KENDALI PEMILIHAN PETA KENDALI
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
Kesalahan yang terjadi pada saat nilai sampel berada di luar batas kendali namun proses sebenarnya dalam kendali (random effect).
KESALAHAN DALAM PENGENDALIAN PROSES KESALAHAN DALAM PENGENDALIAN PROSES
a. Error Tipe I (
a. Error Tipe I (α
α) : Resiko Produsen) : Resiko Produsen
Kesalahan yang terjadi pada saat nilai sampel berada di dalam batas kendali namun proses sebenarnya tidak dalam kendali (terjadi pergeseran proses).
b. Error Tipe II (
b. Error Tipe II (β
β) : Resiko Konsumen) : Resiko Konsumen
LD/SEM II-03/04 17
DISTRIBUSI BINOMIAL KUMULATIF DISTRIBUSI BINOMIAL KUMULATIF
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK
DISTRIBUSI POISSON KUMULATIF
DISTRIBUSI POISSON KUMULATIF
LD/SEM II-03/04 19
NORMAL NORMAL KUMULATIF KUMULATIF
Departemen Teknik Industri - ITB TI-3221 PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK