PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN PUNCAK JAYA
TAHUN 2012
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 1
BAB IPENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sumber daya pembangunan kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya merupakan roda penggerak pembangunan sektor kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih terutama dari segi jumlah dan pemerataan tenaga kesehatan. Sumber daya manusia kesehatan khususnya di Kabupaten Puncak Jaya masih menghadapi berbagai tantangan antara lain jumlah sumber daya manusia kesehatan yang kurang memadai dan penyebaran tenaga kesehatan yang tidak merata di berbagai Puskesmas, mutu pendidikan tenaga kesehatan yang kurang professional serta kebijakan pembangunan dan perencanaan sumber daya manusia kesehatan yang masih mengacu pada standar normative dan belum didasari pada bukti nyata (evidence) yang merefleksikan kebutuhan nyata (real need) termasuk peran swasta dan desentralisasi.
Untuk dapat menjawab tantangan tersebut di atas maka diperlukan informasi berbasis fakta sebagai pendukung pengambilan keputusan disetiap tingkatan manajerial dan dapat menciptakan manajemen sumber daya manusia yang efesien, efekti serta produktif dengan menerapkan
“Masyarakat Puncak Jaya Sehat, Mandiri dan Berkualitas” dengan cara meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap warga masyarakat yang ada di Kabupaten Puncak Jaya agar dapat terwujud derajata kesehatan yang optimal dengan ditandai penduduk yang hidup dengan perilaku sehat dan dalam lingkungan yang sehat serta memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai standard dan etika profesi.
Untuk dapat mengukur sejauh mana perkembangan pembangunan kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya, maka diperlukan indikator pemantau dan penilai kemajuan tersebut, yaitu antara lain : Indikator Indonesia Sehat 2011 dan Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan.
Salah satu sarana yang dapat digunakan untuk melaporkan hasil pemantauan terhadap pencapaian pembangunan Kesehatan dan hasil kinerja penyelenggaraan Standar Pelayanan Minimal di Kabupaten Puncak Jaya adalah Profil Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya.
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 2
Tujuan penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya adalah sebagai berikut :1. Tujuan Umum
Memberikan gambaran kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya yang menyeluruh dalam rangka menuju MDGs 2015
2. Tujuan Khusus
a. Menyediakan data dan informasi umum Kabupaten Puncak Jaya, meliputi data geografi, kependudukan, sosial dan lingkungan fisik serta lingkungan biologik.
b. Menyediakan data dan informasi hasil pembangunan kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya, yang meliputi : indikator derajat kesehatan, perilaku masyarakat, kesehatan lingkungan dan pelayanan kesehatan termasuk sarana pelayanan kesehatan.
c. Menyediakan data dan informasi untuk penyusunan Profil Kesehatan Propinsi Papua dan Profil Kesehatan Nasional.
C. SISTEMATIKA PENULISAN
Penyajian Profil Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya disusun dengan sistematika sebagai berikut :
Bab I : Pendahuluan
Bab ini berisi penjelasan tentang maksud, tujuan dan sistematika Profil Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Bab II : Gambaran Umum
Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kabupaten Puncak Jaya, serta menyajikan uraian tentang letak geografis dan informasi umum lainnya, bab ini juga mengulas tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktor- faktor lainnya , seperti kependudukan, ekonomi, dan pendidikan.
Bab III : Program Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya
Bab ini berisi uraian tentang program pokok yang direncanakan oleh Kabupaten/Kota untuk menuju Kabupaten Puncak Jaya Sehat. Untuk masing-masing program dijelaskan tujuan, sasaran, dan target yang hendak dicapai di tahun yang
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 3
bersangkutan. Pada bab ini dibahas pula uraian upaya/kegiatan yang dilakukan di tahun tersebut untuk mencapai target.Bab VI : Kesimpulan dan Saran
Bab ini diisi dengan sajian tentang hal-hal penting yang perlu disimak dan ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan Kabupaten/Kota di tahun yang bersangkutan. Selain keberhasilan-keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan hal-hal yang dianggap masih kurang dalam rangka upaya menuju Kabupaten Puncak Jaya sehat.
Lampiran
Sajian data dalam bentuk Tabel.
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 4
GAMBARAN UMUM KABUPATEN PUNCAK JAYAA. GEOGRAFIS
Berdasarkan PP No. 52 tahun 1996 jo Undang-undang No. 45 Tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Puncak Jaya dengan luas wilayah kabupaten Puncak Jaya adalah ± 6.477 km² atau 647.700 ha terletak anatara 134°50’00”-138°15’00” BT dan 02°15’00”- 04°10’00”LS.
Secara administratif wilayah Kabupaten Puncak Jaya terdiri dari 8 (delapan) distrik dan 302 Kampung.
Kabupaten Puncak Jaya berbatasan langsung dengan : Sebelah Utara : Kabupaten Mamberamo Raya
Sebelah Selatan : Distrik Tiom Kabupaten Lani Jaya dan Distrik Agadugume Kabupaten Puncak
Sebelah Barat : Distrik Sinak, Distrik Pogoma, Distrik Dofo Kabupaten Puncak Sebelah Timur : Distrik Karobaga Kabupaten Tolikara
Kabupaten Puncak Jaya beriklim tropis yang ditandai dengan 2 musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Kondisi iklim dengan rata-rata jumlah hari curah hujan tahunan tertinggi terjadi pada bulan Maret yaitu sebesar 275 mm dan rata-rata jumlah hari hujan terbanyak pada bulan Juni sebanyak 21 hari. Kecepatan angin rata-rata terbesar terjadi pada bulan november yaitu sebesar 2,4 Knot sedangkan angin rata-rata terendah terjadi pada bulan September yaitu sebesar 1,5 Knot.
B. KEPENDUDUKAN
Penduduk Kabupaten Puncak Jaya pada tahun 2012 sebanyak 181.106 jiwa yang terdiri dari 85.534 jiwa penduduk laki-laki dan 95.572 jiwa penduduk perempuan. Dari tabel tersebut juga terlihat bahwa distrik yang memiliki jumlah penduduk paling besar adalah Distrik Mulia yang memiliki jumlah penduduk mencapai 37.334 jiwa, dengan kepadatan penduduk 19.42 jiwa/km2. Jumlah penduduk tersebut diatas dijadikan dasar dalam analisis hasil kegiatan/program.
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 5
Tabel 2.1Jumlah Penduduk per Distrik di Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
No. Distrik Jenis Kelamin
Jumlah Laki-laki Perempuan
1 Mulia 19.155 18.179 37.334
2 Yamo 13.574 11.687 25.261
3 Mewoluk 8.212 6.052 14.264
4 Tingginambut 14.244 13.191 27.435
5 Jigonikme 10.276 9.327 19.603
6 Ilu 14.383 12.618 27.001
7 Fawi 8.024 7.667 15.691
8 Torere 7.704 6.813 14.517
Jumlah 95.572 85.534 181.106
Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya
Tabel 2.1
Jumlah Kepadatan Penduduk Menurut Luas Wilayah, Rumah Tangga Kabupaten Puncak Jaya
Tahun 2012
Jumlah Kepadatan
1 2 3 4 5 6
1 Mulia 883 5,248 25,893 29,32
2 Yamo 779 2,842 12,64 16,23
3 Mewoluk 621 1.850 11,264 18,14
4 Tingginambut 604 2,493 16,459 27,25
5 Jigonikme 381 3,199 16,702 43,84
6 Ilu 560 3,216 24,684 44,08
7 Fawi 2,254 1,609 7,198 3,19
8 Torere 395 1,458 10,935 27,68
6,477 20,915 125,775 19,42 Jumlah
Penduduk No. Distrik Luas (Km2) Rumah Tangga
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 6
Tahun 2012Kelompok
Laki-laki Perempuan Jumlah Umur
0 - 4 5.306 4.800 10.106
5 - 9 6.040 5.403 11.443
10-14 6.186 5.564 11.750
15-19 6.739 6.146 12.885
20-24 6.985 6.336 13.321
25-29 7.242 6.541 13.783
30-34 7.505 6.820 14.325
35-39 7.901 7.241 15.142
40-44 7.865 7.245 15.110
45-49 7.592 6.678 14.270
50-54 6.215 5.805 12.020
55-59 5.836 4.974 10.810
60-64 5.372 4.643 10.015
65-69 4.638 3.903 8.544
70+ 4.150 3.435 7.585
Jumlah 95.572 85.534 181.106
Sumber : Dinas Kependudukan Kab. Puncak Jaya
C. PENDIDIKAN, AGAMA, ADAT ISTIADAT DAN MATA PENCAHARIAN 1 Pendidikan
Untuk meningkatkan peran anak dalam sekolah, pemerintah (melalui instansi tertentu) dan orang tua siswa harus dapat bekerja sama meningkatkan minat anak untuk sekolah. Fakta pada tingkat SD, SLTP dan SLTA di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, sampai saat ini belum pernah terjadi pemaksaan oleh pemerintah agar orang tua atau wali murid memasukkan anaknya ke sekolah.
Untuk memperbaikki masalah pendidikan di kabupaten Puncak Jaya, pemerintah Kabupaten melakukan memberikan beasiswa bagi putra-putri daerah yang bersekolah serta Kontrak kerja bagi para guru lepas atau guru kontra/ honor, agar mampu mengatasi masalah kekurangan tenaga guru di samping itu pun pemerintah memberikan fasilatas pendidikan bagi para siswa/i dilikungan kabupaten Puncak Jaya. Fasilitas pendidikan di Kabupaten puncak Jaya saat ini dapat diuraikan sebagai berikut di bawah ini :
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 7
Tabel 2.3Fasilitas Pendidikan Per Distrik di Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
No. Jenjang Pendidikan Jumlah
Sekolah Murid Guru
1 Taman Kanak-kanak (TK) 2 99 6
2 Sekolah Dasar (SD) 51 8.757 233
3 SMP 6 1.567 79
4 SMA 2 448 40
5 SMK 2 296 12
6 SMAK JAYAPURA 1 5 -
7 D III Keperawatan 1 45 6
Jumlah 65 1.117 376
Sumber : BPS Kabupaten Puncak Jaya
2 Agama
Di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, terdapat tiga agama besar yang dianut oleh penduduk yaitu Kristen Protestan, Kristen Katolik dan Islam, dengan dominan penduduk yang beragama Kristen Protestan. Dominasi ini ditandai dengan jumlah rumah ibadah masing-masing pemeluk agama yang tidak seimbang.
Walau tiga agama besar tersebut di atas telah berkembang di wilayah ini dan memiliki jumlah pemeluk yang terus bertambah, masih terdapat juga penduduk yang memeluk kepercayaan lama yang diturunkan oleh nenek moyang mereka, yaitu animism dan dinamisme. Namun tidak menutup kemungkinan untuk setiap masyarakat selalu saling menghormati antara umat beragaman di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.
Melalui organisasi keagamaan maka pelayanan kesehatan di lingkungan Kabupaten Puncak Jaya dapat terbantukan dalam memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar Kabupaten Puncak Jaya dengan adanya Rumah Sakit Imanuel sebagai Rumah Sakit swasta dan dari lembaga Swadaya Masyarakat dari beberapa gereja/agama tertentu.
3 Adat Istiadat
Kemajemukan suku bangsa di Kabupaten Puncak Jaya dapat dilihat dari banyaknya suku yang tinggal di Kabupaten Puncak Jaya, baik itu yang asli penduduk Papua maupun yang datang dari luar Papua. Hampir semua suku besar di Indonesia dapat dijumpai di Kabupaten Puncak Jaya.
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 8
lain : Dani4 Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk sebagian besar adalah sebagai petani yang tergantung pada sumber daya alam (hutan), baik sebagai sumber pendapatan maupun untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sebagian lagi masih menggantungkan harapan kepada alam, dan sebagian lagi mata pencarian penduduk adalah pegawai negeri, pedagang dan anggota TNI/POLRI. Pekerjaan berkebun dan meramu digeluti khususnya oleh penduduk dari suku- suku asli pemilik ulayat.
D. TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI
Transportasi udara merupakan satu-satunya alternatif yang menghubung antara ibu kota kabupaten dengan distrik-distrik di pedalaman yang tidak bisa dijangkau oleh transportasi darat maupun sungai. Jumlah bandara yang terdapat dikabupaten Puncak Jaya mencapai 8 buah, namun bandara tersebut hanya bisa didarati oleh pesawat-pesawat kecil dengan maksimal jumlah penumpang 6-20 orang. Transportasi darat kondisinya masih sangat terbatas dan kualitas masih relatif rendah.
Sarana komunikasi utama dari Ibu Kota Kabupaten ke Distrik dan antar distrik adalah Radio Komunikasi (SSB). Sedangkan Distrik Mulia sebagai ibu kota Kabupaten telah dapat menggunakan layanan telepon seluler.
E. LINGKUNGAN FISIK DAN BIOLOGI 1. Lingkungan Fisik
Berdasarkan Peta Rupa Bumi Indonesia terutama Provinsi Papua maka Kabupaten Puncak Jaya terdiri dari daerah gambut, gunung dan tanah kering dengan ketinggian rata- rata 500-3.900 m diatas permukaan laut. Wilayah Kabupaten Puncak Jaya dominan terletak di wilayah kemiringan dengan E(>40%) yaitu sebesar 40,62 %.
Kabupaten Puncak Jaya termasuk dalam Daerah Aliran Sungai Membramo dan Daerah Aliran Sungai Baliem. Sebagai karakteristik daerah hulu-hulu sungai, terjadi perbedaan yang signifikan debit sungai antara musim hujan dan kemarau. Debit sungai- sungai di wilayah ini di musim kemarau pada umumnya kecil, sedangkan dimusim hujan maka sungai-sungai tersebut mempunyai debit cukup besar
Profil Dinas Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 9
2. Lingkungan BiologiBerdasarkan peta kabupaten Puncak Jaya maka fungsi hutan didominasi oleh kawasan Hutan Lindung Van Daalen dan Kawasan Hutan Produksi yang dapat dikonversi.
Mengingat bahwa wilayah kabupaten Puncak Jaya terletak di hulu Daerah Aliran Sungai, maka pengelolaan DAS (Hutan) dan pengendalian lingkungan hidup sangat diperlukan karena kegiatan di daerah hulu akan berpengaruh terhadap daerah aliran hilir.
Untuk itu diperlukan diperlukan suatu kompensasi bagi perlindungan di daerah hulu oleh daerah.
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 10
PROGRAM KESEHATANA. VISI, MISI DAN TUJUAN PEMBANGUNAN KESEHATAN 1. Visi dan Misi Pembangunan Kesehatan
Visi
Status kesehatan masyarakat di kabupaten Puncak Jaya di masa mendatang yang akan dicapai melalui pembangunan kesehatan, diformasikan dalam Visi Dinas Kesahatan Kabupaten Puncak Jaya sebagai berikut :
”Mewujudkan Masyarakat Sehat Tahun 2012 di seluruh wilayah Kabupaten Puncak Jaya”.
Kondisi Kabupaten Puncak Jaya sehat tahun 2012 dimaksudkan sebagai peningkatan status kesehatan masyarakat yang tercermin dari menurunnya angka kematian bayi, balita dan ibu hamil. Juga dengan menurunnya angka kesakitan penyakit-penyakit infeksi dominan yang dapat dicegah, meningkatnya status gizi masyarakat terutama bayi, balita dan ibu hamil serta meningkatnya jangkauan dan akses masyarakat terhadap sarana pelayanan kesehatan. Kebijakan dari visi tersebut bukan berarti pada tahun tersebut masyarakat Puncak Jaya telah sehat tetapi dimaknai sebagai terciptanya basis yang kuat dalam konteks kebijakan pembangunan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan termasuk peningkatan sumber daya manusia pelaksana pembangunan kesehatan secara horizontal.
Misi
Untuk mewujudkan Visi Masyarakat Puncak Jaya Sehat tahun 2011 tersebut maka dituangkan dalam Misi Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya sebagai berikut :
Pencegahan penyakit sedini mungkin dan imunisasi dasar lengkap
Pengobatan dan pemberantasan penyakit menular
Penyehatan lingkungan perumahan dan tempat umum
Pembinaan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak
Perbaikkan gizi masyarakat
Penyuluhan kesehatan
Peningkatan kwalitas dan kwantitas SDM serta jangkauan pelayanan kesehatan
Ketersediaan obat dan pelayanan kefarmasian
Meningkatkan peranan ketatausahaan untuk mendukung terwujudnya manajemen pelayanan kesehatan
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 11
Meningkatkan peran serta dan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat dengan memelihara kesehatan individu, keluarga dan masyarakat dalam rangka ikut serta menggerakkan pembangunan ditingkat kampung dan distrik dan disegala bidang yang berwawasan budaya dan rohani.
2. Tujuan Pembangunan Kesehatan Tujuan umum
Sebagai sarana untuk menyajikan informasi terkait dengan tupoksi serta pencapaian kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya.
Tujuan khusus
Diperolehnya informasi tentang perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan dan kemampuan pemenuhannya
Diperolehnya informasi tentang pengadaan sumber daya manusia kesehatan
Diperolehnya informasi tentang pengembangan dan pendayagunaan sumber daya manusia kesehatan.
B. PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN
Program Pembangunan Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya yang dilaksanakan tahun 2012, meliputi :
1. Program Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
Program peningkatan mutu pelayanan dilaksanakan melalui upaya peningkatan pelayanan kesehatan dasar, sarana dan prasarana tenaga pelayanan kesehatan dengan tujuan : untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan program peningkatan mutu pelayanan kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan dasar
Pelayanan kesehatan di daerah terpencil
Bimbingan teknis upaya kesehatan b. Pembangunan sarana dan prasarana kesehatan
Peningkatan puskesmas pembantu menjadi puskesmas
Pembangunan PUSTU dan POLINDES 2. Program Pemerataan Pelayanan Kesehatan
Program pemerataan pelayanan kesehatan dilaksanakan melalui upaya pelayanan kesehatan dasar secara rutin di sarana pelayanan kesehatan dengan tujuan : memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Kegiatan program pemerataan pelayanan kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan dasar
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 12
b. Pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan Pemeliharaan puskesmas, pustu, dan polindes
Pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana
Rehabilitasi puskesmas
Rehabilitasi puskesmas pembantu
Rehabilitasi rumah paramedis
Pengadaan pusling (roda 4 dan roda 2)
Pengadaan obat-obatan, alat kesehatan dan peralatan medis.
3. Program Pelayanan Kesehatan Keluarga / KIA
Program Kesehatan Keluarga terselenggara melalui upaya pembinaan kesehatan kebidanan dan kandungan, kesehatan balita, kesehatan usia sekolah, kesehatan usia subur dan kesehatan usia lanjut dengan tujuan : meningkatnya kemampuan setiap keluarga dan anggotanya dalam mewujudkan derajat kesehatan keluarga secara mandiri menuju tercapainya keluarga kecil, sehat, bahagia dan sejahtera.
Salah satu upaya khusus pemerintah untuk mengatasi dampak krisis ekonomi di bidang kesehatan khususnya bagi keluarga miskin (GAKIN), maka melalui program ini dilaksanakan Program Jamkesmas dengan penerbitan kartu Jamkesmas oleh PT.
ASKES Indonesia.
Kegiatan Program Kesehatan Keluarga meliputi : a. ANC (Antenatal Care/Pemeriksaan Kehamilan) b. Pertolongan persalinan
c. Kunjungan nifas
d. Pelayanan kesehatan pada lansia
e. Pembinaan bidan di desa melalui bidan penyelia f. Penyuluhan kesehatan ibu dan anak
g. Kerja sama lintas sektor dan LSM h. Pelayanan kebidanan (bagi GAKIN) 4. Program Perbaikan Gizi Masyarakat
Program Perbaikan Gizi Masyarakat dilaksanakan melalui upaya pembinaan gizi masyarakat dan penanggulangan gizi buruk dengan tujuan : meningkatkan pelayanan dan pencegahan masalah gizi untuk mencapai keadaan gizi yang baik dengan menurunkan prevalensi gizi kurang, meningkatkan kemandirian keluarga dalam upaya perbaikan status gizi guna mencapai hidup sehat, meningkatkan intelektualitas dan produktifitas sumber daya manusia melalui dukungan gizi adekuat dan meningkatkan penganeka
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 13
ragaman konsumsi pangan bermutu untuk memantapkan ketahanan pangan tingkat rumah tangga. Targetnya adalah penurunan prevalensi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan cakupan energi dan protein sehingga tercapai peningkatan status gizi masyarakat.Kegiatan Program Perbaikan Gizi Masyarakat meliputi : a. Pemantauan status gizi bayi, balita dan bumil
b. Penangggulangan gizi buruk pada bayi, balita dan bumil c. Pemberian vitamin A pada bayi, anak dan bufas
d. Penangggulangan anemia WUS, bumil dan bufas e. Penyuluhan gizi masyarakat
f. Pemantapan sistim kewaspadaan pangan dan gizi (SKPG) g. Revitalisasi Posyandu
h. Lomba Balita Sejahtera Indonesia (LBSI) 5. Program Penyuluhan Kesehatan
Program Penyuluhan Kesehatan Masyarakat terselenggara melalui upaya penyuluhan kesehatan langsung maupun secara massal dalam rangka meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat serta peran aktif masyarakat termasuk dunia usaha
Kegiatan program kesehatan masyarakat meliputi : a. Pemberdayaan Masyarakat
Penyuluhan langsung kepada masyarakat
Pelatihan / Orientasi (capacity building) b. Pembinaan suasana
Pengembangan potensi swadaya masyarakat
Pengembangan penyelenggaraan penyuluhan c. Advokasi kesehatan
Pengembangan kebijakan pelayanan kesehatan melalui pertemuan dengan para pengambil keputusan
6. Program Pemberantasan Dan Pencegahan Penyakit
Program Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit dilaksanakan melalui upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit secara terpadu, peningkatan peran dan tanggung jawab masyarakat dan koordinasi dengan program dan sektor terkait dengan tujuan : mencegah berjangkitnya penyakit, menurunkan angka kematian dan kesakitan.
Kegiatan Program Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit meliputi : a. Pemberantasan penyakit bersumber binatang (P2B2)
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 14
Pemberantasan penyakit demam berdarah dengue (DBD)
Pemberantasan penyakit filariasis
b. Pemberantasan penyakit menular langsung (P2ML)
Pemberantasan penyakit diare
Pemberantasan penyakit ISPA (Pneumonia)
Pemberantasan penyakit kelamin / PMS
Pemberantasan penyakit TB Paru
Pemberantasan penyakit kusta
Pemberantasan penyakit frambusia
Pemberantasan penyakit kecacingan c. Pengamatan penyakit menular dan imunisasi
Pengamatan penyakit potensial wabah (W1 dan W2)
Pengamatan penyakit khusus (AFP = Acute Flaccid Paralysis)
Imunisasi rutin
Bulan imunisasi anak sekolah (BIAS)
TT WUS
7. Program Pelayanan Kesehatan Lingkungan dan Hygiene-Sanitasi
Program Pelayanan Kesehatan Lingkungan dan Hygiene Sanitasi dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan terutama menyangkut pengawasan mutu air, pembuangan kotoran, perumahan/pemukiman dan industri.
Kegiatan Program Pelayanan Kesehatan Lingkungan dan Hygiene Sanitasi meliputi : a. Penyediaan air bersih
Penyuluhan penyediaan dan penggunaan air bersih
Pengawasan kualitas air.
b. Pembinaan penggunaan jamban keluarga
Pemeriksaan / penilaian sarana Jamban masyarakat
Penyuluhan agar masyarakat membuat dan menyediaan sarana jamban masing - masing
c. Penyehatan perumahan
Pemeriksaan / penilaian perumahan masyarakat
Penyuluhan perumahan yang sehat
e. Penyehatan tempat pembuangan sampah sementara (TPS)
Pemeriksaan / penilaian TPS
Penyuluhan tentang sampah
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 15
f. Penyehatan Makanan/Minuman dan TTUProgram ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas makanan/minuman di tempat pengolah makanan/minuman (TPM), serta meningkatkan kebersihan tempat-tempat umum (TTU).
Kegiatan Program Penyehatan Makanan dan TTU meliputi :
Pengawasan TP2M
Pengawasan TTU
8. Program Pelayanan Kesehatan Rujukan
Program pelayanan kesehatan rujukan dan rumah sakit dilaksanakan untuk memberikan pelayanan kesehatan rujukan kepada masyarakat baik dari puskesmas ke Kabupaten dan provinsi (RSUD Mulia, RS Abepura, RS Dok 2 Jayapura) .
Kegiatan program pelayanan kesehatan rujukan adalah pengiriman penderita dari puskesmas ke kabupaten dan provinsi (RSUD Mulia, RS Abepura, RS Dok 2 Jayapura).
9. Program Pengawasan Obat Dan Makanan
Program pengawasan obat dan makanan dilaksanakan untuk memantau ketersediaan obat dan alat kesehatan di UPT Dinas Kesehatan serta pengawasan sediaan farmasi dan makanan yang beredar di masyarakat.
Kegiatan program pengawasan obat dan makanan meliputi :
a. Pembinaan dan pengendalian sarana produksi dan distribusi ketersediaan farmasi dan makanan, termasuk bimbingan teknis mutu dan keamanan produk pangan industri rumah tangga
b. Pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan Narkotik, Psikotropik dan Zat Adiktif (NAPZA / Narkoba)
c. Pemeriksaan Obat, Makanan, Kosmetik dan Alat Kesehatan yang tidak memenuhi syarat (bekerja sama dengan Balai Besar POM Jayapura dan Tim Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten)
d. Perencanaan, pengadaan dan pendistribusian obat ke sarana pelayanan Kesehatan e. Monitoring Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) dari
puskesmas, dan Monitoring laporan penggunaan narkotika dan psikotropika 10. Program Pembinaan Pengobatan Tradisional
Program pembinaan pengobatan tradisional dilaksanakan untuk mengembangkan tanaman obat keluarga dan membina pengobat tradisional (BATTRA) agar cara pengobatan tradisional yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Kegiatan program pembinaan pengobatan tradisional meliputi :
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 16
b. Pengawasan dan pembinaan pengobat tradisional (BATTRA)c. Pengembangan TOGA dan Obat Asli Indonesia 11. Program Pengembangan Tenaga Kesehatan
Program pengembangan tenaga kesehatan dilaksanakan untuk melakukan analisis kebutuhan tenaga kesehatan dan pengembangannya serta pembinaan teknis akreditasi tenaga kesehatan dan sarana kesehatan.
Kegiatan program pengembangan tenaga kesehatan meliputi : a. Kegiatan program pengembangan tenaga kesehatan
Melaksanakan analisis kebutuhan tenaga kesehatan
Merencanakan pengembangan tenaga kesehatan
Melaksanakan seleksi dan pengusulan pendidikan tenaga kesehatan
Melaksanakan koordinasi untuk penyelenggaraan pelatihan pengembangan tenaga kesehatan, penyelenggaraan Program D-3 Keperawatan Puncak Jaya.
b. Kegiatan program pembinaan tenaga kesehatan dan sarana kesehatan
Membuat penilaian / akreditasi tenaga kesehatan melalui penetapan angka kredit (PAK)
Melaksanakan pembinaan teknis akreditasi tenaga kesehatan
Membuat penilaian / akreditasi sarana kesehatan
Melaksanakan pembinaan teknis akreditasi sarana Kesehatan 12. Program Pelayanan dan Pengendalian Perizinan Bidang Kesehatan
Program pelayanan dan pengendalian perizinan di bidang kesehatan dilaksanakan untuk mengemban kewenangan perizinan yang diberikan Menteri Kesehatan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten sejalan dengan Program Desentralisasi.
Kegiatan program pelayanan dan pengendalian perizinan di bidang kesehatan meliputi : a. Pemeriksaan setempat pada sarana kesehatan dan memeriksa kelengkapan berkas
sarana dan tenaga Kesehatan, serta menerbitkan Izin Kerja/Praktek kepada sarana dan tenaga Kesehatan, dan sarana distribusi obat (Apotek dan Toko Obat)
b. Pengawasan dan pengendalian terhadap izin
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 17
C. TARGET KEGIATAN KESEHATAN DI KABUPATEN PUNCAK JAYATarget kegiatan kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya tahun 2012 yang disusun berdasarkan Indikator Kinerja (SPM) Kabupaten, meliputi :
No Indikator Kegiatan Tahun 2012
1 Cakupan kunjungan bumil K4 1224
2 Cakupan pertolongan persalinan oleh nakes 1330 3 Cakupan bumil risti
4 Cakupan kunjungan neonatus 5 Cakupan penanganan BBLR
6 Deteksi dini tumbuh kembang anak balita & apras 7 Desa/kelurahan UCI
8 Anak < 1 th mendapat imunisasi lengkap
9 Cakupan rawat jalan 34722
10 Cakupan rawat inap 214
11 Balita yang naik berat badannya (N/D) 12 Balita Bawah Garis Merah
13 Cakupan Balita mendapat Vit A 2 kali per tahun 14 Cakupan ibu hamil mendapat 90 tablet Fe 15 Cakupan pemberian MP-ASI pada GAKIN 16 Balita Gizi buruk mendapat perawatan 17 Bumil risti / komplikasi yang ditangani 18 Neonatus risti / komplikasi yang ditangani 19 Desa/kelurahan mengalami KLB diatasi < 24 jam 20 Kecamatan bebas rawan gizi
21 AFP Rate per 100.000 penduduk < 15 tahun 22 Kesembuhan penderita TBC BTA (+) 23 Cakupan balita dengan pneumonia ditangani
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 18
25 Infeksi Menular Seksual ditemukan dan ditangani26 Penderita DBD ditangani 27 Balita Diare ditangani
28 Rumah/bangunan bebas jentik 29 Institusi yang dibina
30 Tempat umum memenuhi syarat 31 Rumah Tangga Sehat (PHBS) 32 Bayi mendapat ASI Eksklusif 33 Posyandu Purnama
34 Upaya penyuluhan P3 NAPZA 35 Ketersedian obat sesuai kebutuhan 36 Pengadaan obat esensial
37 Pengadaan obat generic 38 Penulisan resep generic 39 Cakupan JPK pra bayar
40 Cakupan JPK GAKIN dan masyarakat rentan 41 Cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut 42 Donor darah skrining terhadap HIV/AIDS 43 Penderita malaria diobati
44 Penderita kusta selesai berobat (RFT rate).
45 Kasus filaria ditangani
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 18
BAB IVKESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil telaah yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan gambaran pencapaian pembangunan kesehatan dan kinerja pelayanan kesehatan di Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012 yang menunjukkan bahwa beberapa program kurang berjalan Penyebab dari penurunan capaian program tersebut adalah masih kurangnya kepedulian penanggung jawab program dan bidang terkait dalam memenuhi standar pelayanan minimal (spm), banyaknya program yang harus dilaksanakan puskesmas walaupun memiliki keterbatasan tenaga dan peran penting petugas keamanan di wilayah kabuaten Puncak Jaya .
Keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan program merupakan hasil kerjasama lintas program di jajaran kesehatan, maupun keterkaitan pembangunan kesehatan dengan lintas sektor.
B. S A R A N
1. Tenaga pelaksana program pelayanan kesehatan, baik di Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang merupakan hal terpenting dalam upaya peningkatan cakupan dan kinerja pelayanan kesehatan harus ditambah secara perlahan agar tercapai maksud dan tujuan yang diinginkan, disamping perlunya peningkatan mutu tenaga kesehatan yang telah tersedia melalui pelatihan teknis/fungsional, serta sebarannya sampai ke Pustu dan Polindes yang sangat terpencil.
2. Perlunya peningkatan koordinasi lintas program dan lintas sektor, baik dengan pihak pemerintah maupun swasta atau kemitraan dengan masyarakat, serta perlunya perencanaan dan pelaksanaan program yang komprehensif dan inovatif dalam upaya mempertahankan cakupan atau kinerja pelayanan yang telah tercapai dan peningkatan cakupan atau kinerja pelayanan yang belum tercapai.
Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2012
Page 18
sebagai salah satu faktor penting dalam Perencanaan Pembangunan Kesehatan yang lebih Efisien dan Efektif.4. Dibutuhkan dana yang cukup memadai dan pencairan yang tepat waktu dalam melaksanakan program kesehatan yang telah disusun secara baik, terutama pada program promosi dan preventif, tanpa melupakan program pengobatan penyakit dan rehabilitatif mengingat penyakit-penyakit infeksi/menular masih cukup tinggi.
NO INDIKATOR No. Lampiran A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 6.477 Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 302 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 181106 Jiwa Tabel 1
4 Kepadatan Penduduk /Km2 285,00 Jiwa/Km2 Tabel 1
5 Jumlah Penduduk Laki-laki 95.572 Jiwa Tabel 2
6 Jumlah Penduduk Perempuan 85.534 Jiwa Tabel 2
7 Rasio Beban Tanggungan 2317432,3 Tabel 2
8 Rasio Jenis Kelamin 111,73568 Tabel 2
9 Pddk 10 th keatas Melek Huruf 0 % Tabel 5
10 Pddk 10 th keatas Melek Huruf (Laki-laki) 0 % Tabel 5
11 Pddk 10 th keatas Melek Huruf (Perempuan) 0 % Tabel 5
B. DERAJAT KESEHATAN B.1 Angka Kematian
12 Jumlah Lahir Hidup 165 Bayi Tabel 6
13 Jumlah Bayi Mati #REF! Bayi Tabel 6
14 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) #REF! Tabel 6
15 Jumlah Balita Mati #REF! Balita Tabel 6
16 Angka Kematian Balita (dilaporkan) #REF! Tabel 6
17 Jumlah Kematian Ibu Maternal Ibu- Tabel 7
18 Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 0 Tabel 7
B.2 Angka Kesakitan
19 AFP Rate < 15 th #REF! Tabel 9
20 TB Paru Sembuh #REF! % Tabel 9
21 Pneumonia Balita Ditangani #REF! % Tabel 9
22 HIV/AIDS ditangani #REF! % Tabel 10
23 Infeksi Menular Seksual ditangani #REF! % Tabel 10
24 Angka Kesakitan DBD #REF! Tabel 10
25 DBD ditangani #REF! % Tabel 10
26 Angka Kesakitan Diare #REF! Tabel 10
27 Diare pada Balita ditangani #REF! % Tabel 10
28 Angka Kesakitan Malaria 0,13 Tabel 11
29 Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat (PB) 0 % Tabel 12 30 Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat (MB) 0 % Tabel 12
31 Kasus Penyakit Filariasis ditangani 143 % Tabel 13
32 Jumlah Kasus Difteri 163 Kasus Tabel 14
33 Jumlah Kasus Pertusis 164 Kasus Tabel 14
34 Jumlah Kasus Tetanus 110 Kasus Tabel 14
35 Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 235 Kasus Tabel 14
36 Jumlah Kasus Campak 553 Kasus Tabel 14
37 Jumlah Kasus Polio 415 Kasus Tabel 14
38 Jumlah Kasus Hepatitis B 286 Kasus Tabel 14
RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PUNCAK JAYA
TAHUN 2010
ANGKA/NILAI
B.3 Status Gizi
39 Kunjungan Neonatus (KN2) #REF! % Tabel 15
40 Kunjungan Bayi 73,86 % Tabel 15
41 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) #DIV/0! % Tabel 15
42 BBLR ditangani #DIV/0! % Tabel 15
43 Balita ditimbang 74,48 % Tabel 16
44 Balita BB Naik 70,25 % Tabel 16
45 BGM 17,99 % Tabel 16
46 Balita Gizi Buruk #REF! % Tabel 16
C. UPAYA KESEHATAN C.1 Pelayanan Kesehatan
47 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 100 % Tabel 17
48 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 100,00 % Tabel 17
49 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 100,00 % Tabel 17
50 Deteksi Dini Tumbang Anak Balita 100,00 % Tabel 18
51 Pemeriksaan Kesehatan Siswa SD/MI 100,00 % Tabel 18
52 Pemeriksaan Kesehatan Siswa SMP/SMU - % Tabel 18
53 Peserta KB Baru 100,00 % Tabel 19
54 Peserta KB Aktif 100,00 % Tabel 19
55 Peserta KB Aktif (MKJP + Non MKJP) 800 % Tabel 20
56 Peserta KB Baru (MKJP + Non MKJP) 800 % Tabel 21
57 Desa/Kelurahan UCI 37,748344 % Tabel 22
58 Cakupan Imunisasi Campak Bayi #REF! % Tabel 23
59 Drop-Out Imunisasi DPT1-Campak #REF! % Tabel 23
60 MP-ASI Bayi BGM 100 % Tabel 24
61 Anak Balita Mendapat Vit.A 2x 100,00 % Tabel 24
62 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan #DIV/0! % Tabel 24
63 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe1 100,00 % Tabel 25
64 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 100,00 % Tabel 25
65 WUS dg imunisasi TT5 2,04 % Tabel 26
66 Ketersediaan darah Bumil yg dirujuk #REF! % Tabel 27
67 Ketersediaan darah Neonatus yg dirujuk #REF! % Tabel 27
68 Bumil Risti/Komplikasi 194,13183 % Tabel 28
69 Bumil Risti/Komplikasi ditangani 0 % Tabel 28
70 Neonatal Risti dirujuk #DIV/0! % Tabel 28
71 Neonatal Risti dirujuk dan ditangani #DIV/0! % Tabel 28
72 Sarkes dg Kemampuan Yan. Gadar 37,50 % Tabel 29
73 Desa/Kel. Terkena KLB ditangani < 24 jam 100,00 % Tabel 30
74 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 100,00 % Tabel 32
75 Desa/Kel. Dg Garam Beryodium yg baik 99,67 % Tabel 33
76 Rasio Tambal/Cabut Gigi Tetap 0,47 % Tabel 34
77 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) #DIV/0! % Tabel 34
78 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) 100,00 % Tabel 34 79 Peserta Jaminan Kesehatan Pra Bayar - % Tabel 36
80 Penduduk Miskin dicakup JPKM 100 % Tabel 37
81 Penduduk Miskin Mendapat Yankes 81,733991 % Tabel 37
82 Bayi Gakin BGM Mendapat MP-ASI 100,00 % Tabel 37
NO INDIKATOR ANGKA/NILAI No. Lampiran 83 Pelayanan Kesehatan Pra Usila dan Usila 108,77 % Tabel 39
84 WUS yang diberi Kapsul Yodium #REF! % Tabel 40
C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan
85 Sarkes yang memiliki Labkes #REF! % Tabel 43
C.3 Perilaku Hidup Masyarakat
86 Rumah Tangga ber-PHBS #REF! % Tabel 45
87 Posyandu Aktif #REF! % Tabel 46
C.4 Keadaan Lingkungan
88 Rumah yang diperiksa kesehatannya #REF! % Tabel 47
89 Rumah Sehat #REF! % Tabel 47
90 Keluarga yang diperiksa air bersihnya #REF! % Tabel 48
91 Keluarga yang memiliki akses air bersih #REF! % Tabel 48
92 KK memiliki Jamban #REF! % Tabel 49
93 KK memiliki Jamban Sehat #REF! % Tabel 49
94 KK memiliki Tempat Sampah #REF! % Tabel 49
95 KK memiliki Tempat Sampah Sehat #REF! % Tabel 49
96 KK memiliki Pengelolaan Air Limbah #REF! % Tabel 49
97 KK memiliki Pengelolaan Air Limbah Sehat #REF! % Tabel 49
98 TUPM Sehat #REF! % Tabel 50
99 Institusi dibina Keslingnya 60,31 % Tabel 51
100 Rmh/Bangn diperiksa Jentik Nyamuk Aedes 63,61 % Tabel 52 101 Rmh/Bangn bebas Jentik Nyamuk Aedes - % Tabel 52
D. SUMBERDAYA KESEHATAN D.1 Tenaga Kesehatan
102 Jumlah Tenaga Medis #REF! Orang Tabel 53
103 Jumlah Tenaga Perawat dan Bidan #REF! Orang Tabel 53
104 Jumlah Tenaga Farmasi #REF! Orang Tabel 53
105 Jumlah Tenaga Gizi #REF! Orang Tabel 53
106 Jumlah Tenaga Tehnisi Medis 19 Orang Tabel 53
107 Jumlah Tenaga Sanitasi 2 Orang Tabel 53
108 Jumlah Tenaga Kesmas 9 Orang Tabel 53
109 Jumlah Tenaga Kesehatan 316 Orang Tabel 53
110 Jumlah Tenaga Dokter Spesialis 1 Orang Tabel 55
111 Jumlah Tenaga Dokter Umum 13 Orang Tabel 55
112 Jumlah Tenaga Dokter Gigi 1 Orang Tabel 55
D.2 Pembiayaan Kesehatan
113 Total Anggaran Kesehatan #REF! Rp. Tabel 60
114 APBD Kesehatan thd APBD Kab/Kota #REF! % Tabel 60
115 Anggaran Kesehatan Perkapita #REF! % Tabel 60
D.3 Sarana Kesehatan
116 Jumlah Desa Siaga #REF! Desa Tabel 62
117 Jumlah Polindes #REF! Polindes Tabel 62
118 Jumlah Posyandu #REF! Psyd Tabel 62
LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN
LUAS JUMLAH RATA-RATA KEPADATAN
WILAYAH RUMAH JIWA/RUMAH PENDUDUK
(km2) TANGGA TANGGA /km2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Mulia 883 41 0 41 37.334 5.248 7,1 42 2 Yamo 779 31 0 31 25.261 2.842 8,9 32 3 Mewoluk 621 23 0 23 14.261 1.850 7,7 23 4 Tingginambut 604 75 0 75 27.435 2.493 11,0 45 5 Jigonikme 381 48 0 48 19.603 3.199 6,1 51 6 Ilu 560 44 0 44 27.001 3.216 8,4 48 7 Fawi 2.254 25 0 25 15.691 1.609 9,8 7 8 Torere 395 15 0 15 14.517 1.458 10,0 37
JUMLAH (KAB/KOTA) 6.477 302 0 302 181.106 21.915 68,9 285 Sumber: Kantor Statistik Kabupaten/Kota
Kolom 9 = kolom 7 : Kolom 8 Kolom 10 = kolom 7 : Kolom 3
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN
JUMLAH
JUMLAH PENDUDUK
DESA KELURAHAN DESA+KEL.
TABEL 2
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, DAN KECAMATAN
JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI (TAHUN) PEREMPUAN (TAHUN)
<1 1-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH <1 1-4 5-14 15-44 45-64 >=65 JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 Mulia 37.334 0 1.201 2.641 8.546 4.765 2.002 19.155 0 1.167 2.458 8.199 4.455 1.900 18.179 467.933,2 105,4
2 Yamo 25.261 0 890 1.653 6.147 3.631 1.253 13.574 0 758 1.586 5.192 2.997 1.154 11.687 314.663,2 116,1
3 Mewoluk 14.264 0 401 1.006 3.811 2.020 974 8.212 0 303 731 3.227 1.327 464 6.052 141.362,1 135,7
4 Tingginambut 27.435 0 865 1.882 6.374 3.782 1.341 14.244 0 814 1.743 6.074 3.367 1.193 13.191 353.201,2 108,0
5 Jigonikme 19.603 0 518 1.311 4.674 2.917 856 10.276 0 409 1.085 4.272 2.819 742 9.327 293.268,2 110,2
6 Ilu 27.001 0 753 1.890 6.730 3.750 1.260 14.383 0 733 1.677 5.979 3.284 945 12.618 344.442,1 114,0
7 Fawi 15.691 0 413 1.112 3.966 2.042 491 8.024 0 401 1.012 3.846 1.954 454 7.667 204.717,1 104,7
8 Torere 14.517 0 265 731 3.989 2.108 611 7.704 0 215 675 3.540 1.897 486 6.813 197.845,1 113,1
JUMLAH (KAB/KOTA) 181.106 0 5.306 12.226 44.237 25.015 8.788 95.572 0 4.800 10.967 40.329 22.100 7.338 85.534 2.317.432,3 111,7
Sumber: Kantor Statistik Kabupaten Puncak Jaya
Catatan : Jumlah kolom 3 = jumlah kolom 10 + jumlah kolom 17, yaitu sebesar:
Kolom 18 = (Kolom 4+5+6+9+11+12+13+16): (Kolom7+8+14+15) x 100 Kolom 19 = (Kolom 10 : Kolom 17) x 100
DEFINISI OPERASIONAL Table 2:
Ratio Beban Tanggungan : Perbandingan antara banyaknya orang yang tidak produktif (umur di bawah 15 tahun dan 65 tahun ke atas) dengan banyaknya orang . yang termasuk usia produktif
Rasio Jenis kelamin: Perbandingan banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu.
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN JUMLAH
PENDUDUK
RASIO BEBAN TANG GUNGAN
RASIO JENIS KELAMIN
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR
JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN
1 2 3 4 5
1 < 1 0 0 0
2 1 - 4 5.306 4.800 10.106
3 5 - 9 6.040 5.403 11.443
4 10 - 14 6.186 5.564 11.750
5 15 - 19 6.739 6.146 12.885
6 20 - 24 6.985 6.336 13.321
7 25 - 29 7.242 6.541 13.783
8 30 - 34 7.505 6.820 14.325
9 35 - 39 7.901 7.241 15.142
10 40 - 44 7.865 7.245 15.110
11 45 - 49 7.592 6.678 14.270
12 50 - 54 6.215 5.805 12.020
13 55 - 59 5.836 4.974 10.810
14 60 - 64 5.372 4.643 10.015
15 65 - 69 4.638 3.903 8.541
16 70> 4.150 3.435 7.585
Catatan : Jumlah kolom 5 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar:
Sumber: Dinas Kependudukan Puncak Jaya
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KELOMPOK UMUR
(TAHUN)
JUMLAH (KAB/KOTA) 95.572 85.534 181.106
JUMLAH MELEK HURUF % JUMLAH MELEK HURUF % JUMLAH MELEK HURUF %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Mulia 16.605 15.722 32.327
2 Yamo 11.861 10.139 22.000
3 Mewoluk 7.400 5.433 12.833
4 Tingginambut 12.434 11.045 23.479
5 Jigonikme 9.099 11.541 20.640
6 Ilu 12.675 8.376 21.051
7 Fawi 7.033 6.775 13.808
8 Torere 7.119 6.300 13.419
84.226 0 75.331 0 0,00 159.557 0 0,00
Catatan:
DEFINISI OPERASIONAL
Tabel 4:
Melek Huruf : Penduduk berusia 10 tahun ke atas yang mampu membaca dan menulis huruf latin atau huruf lainnya.
PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Dinas Kependudukan
Kolom 5 = (Kolom 4 : Kolom 3) x 100
Kolom 8 = (Kolom 7 : Kolom 6) x 100
Kolom 11 = (Kolom 10 : Kolom 9) x 100 TABEL 4
PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF KABUPATEN PUNCAK JAYA
TAHUN 2012
NO KECAMATAN
JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS LAKI-LAKI
PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KECAMATAN
LAKI-LAKI PEREMPUAN
TIDAK/
BELUM PERNAH SEKOLAH
TIDAK/
BELUM TAMAT SD
SD/MI SLTP/ MTs SLTA/ MA AK/ DIPLO MA
UNIVERSIT
AS JUMLAH
TIDAK/
BELUM PERNAH SEKOLAH
TIDAK/
BELUM TAMAT SD
SD/MI SLTP/ MTs SLTA/ MA AK/ DIPLO MA
UNIVERSIT
AS JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 Mulia 0 0
2 Yamo 0 0
3 Mewoluk 0 0
4 Tingginambut 0 0
5 Jigonikme 0 0
6 Ilu 0 0
7 Fawi 0 0
8 Torere 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN
Sumber : ………sebutkan
TABEL 6
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 Mulia Mulia 39 2 41 20 1 21 59 3 #DIV/0!
2 Yamo Yamo 20 0 20 20 0 20 40 0 #DIV/0!
3 Mewoluk Mewoluk 10 0 10 7 0 7 17 0 17 0,00
4 Tingginambut Tingginambut 26 0 26 43 0 43 69 0 69 0,00
5 Jigonikme Jigonikme 16 0 16 15 0 15 31 0 31 0,00
6 Ilu Ilu 23 0 23 22 0 22 45 0 45 0,00
7 Fawi Fawi 12 0 12 20 0 20 32 0 32 0,00
8 Torere Torere 19 0 19 20 0 20 39 0 39 0,00
JUMLAH (KAB/KOTA) 165 2 167 167 1 168 332 3 233 1,29
12,88
Sumber: Dinas Kesehatan Kab.Puncak Jaya
Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi Kolom 6 = Kolom 4 + 5
Kolom 9 = Kolom 8 + 7
Kolom 13 = (Kolom 11) : (Kolom 12) x 100
DEFINISI OPERASIONAL Tabel 6:
Lahir Hidup: suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, Misalnya: bernafas,ada denyut jantung atau gerakan otot
Lahir mati : Kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
% LAHIR MATI HIDUP
PEREMPUAN
HIDUP+MA TI JUMLAH KELAHIRAN MENURUT KECAMATAN, PUSKESMAS, DAN JENIS KELAMIN
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN
HIDUP+MA TI JUMLAH KELAHIRAN
MATI LAKI-LAKI
PUSKESMAS
ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN)
LAKI-LAKI + PEREMPUAN HIDUP MATI HIDUP+MA
TI HIDUP MATI
JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Mulia Mulia 2 2 1 1 3 0 3
2 Yamo Yamo - 0 0 0 0 0
3 Mewoluk Mewoluk - 0 0 0 0 0
4 Tingginambut Tingginambut - 0 0 0 0 0
5 Jigonikme Jigonikme - 0 0 0 0 0
6 Ilu Ilu - 0 0 0 0 0
7 Fawi Fawi - 0 0 0 0 0
8 Torere Torere - 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 2 0 2 1 0 1 3 0 3
12 0 12 6 0 6 9 0 9
Sumber: SP2TP
Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi DEFINISI OPERASIONAL
Tabel 7:
Kematian bayi: Kematian yang terjadi pada bayi sebelum mencapai usia satu tahun.
Kematian balita: Kematian yang terjadi pada balita sebelum usia lima tahun.
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN PUSKESMAS
JUMLAH KEMATIAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
BAYI ANAK
BALITA BALITA
ANGKA KEMATIAN BAYI (DILAPORKAN)
ANAK
BALITA BALITA BAYI ANAK
BALITA BALITA BAYI
TABEL 8
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR DAN KECAMATAN
JUMLAH KEMATIAN IBU
< 20 Thn 20-35 Thn >35 Thn < 20 Thn 20-35 Thn >35 Thn < 20 Thn 20-35 Thn >35 Thn
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 Mulia Mulia 59 0
2 Yamo Yamo 40 0
3 Mewoluk Mewoluk 17 0
4 Tingginambut Tingginambut 69 0
5 Jigonikme Jigonikme 31 0
6 Ilu Ilu 45 0
7 Fawi Fawi 32 0
8 Torere Torere 39 0
0 0
332 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 0
Sumber: SP2TP Keterangan:
- Jumlah kematian ibu maternal = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas - Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi
DEFINISI OPERASIONAL Tabel 8:
Kematian Ibu: Kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan, dan masa nifas.
JUMLAH (KAB/KOTA)
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH LAHIR
HIDUP KEMATIAN IBU HAMIL KEMATIAN IBU BERSALIN KEMATIAN IBU NIFAS
JUMLAH
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK
<15 TAHUN
JUMLAH KASUS AFP
(NON POLIO) AFP RATE
1 2 3 4 5 6
1 Mulia Mulia 7.467 0
2 Yamo Yamo 4.887 0
3 Mewoluk Mewoluk 2.441 0
4 Tingginambut Tingginambut 5.304 0
5 Jigonikme Jigonikme 3.323 0
6 Ilu Ilu 5.053 0
7 Fawi Fawi 2.938 0
8 Torere Torere 1.886 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 33.299 0 0
Sumber : Dinkes Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien di RS
JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE
KABUPATEN PUNCAK JAYA
TAHUN 2012
TABEL 10
JUMLAH KASUS, ANGKA PENEMUAN KASUS, DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
1 Mulia Mulia 7 6 13 7 6 13 7 6 13 186 13 10 23 11 85 4 40 15 65
2 Yamo Yamo 2 1 3 2 1 3 2 1 3 150 2 1 3 1 50 2 200 3 100
3 Mewoluk Mewoluk 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 100 1 100
4 Tingginambut Tingginambut 0 0 0
5 Jigonikme Jigonikme 0 0 0
6 Ilu Ilu 0 0 0
7 Fawi Fawi 0 0 0
8 Torere Torere 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 9 8 17 9 8 17 9 8 17 15 12 27 12 80 7 58 19 70
ANGKA KESAKITAN 5 4 9
Sumber:
Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien RS
TB PARU
BTA (+) DIOBATI
CAKUPAN TAHUN ….. (TAHUN LALU)
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN ANGKA
PENEMUAN KASUS
(CDR) JUMLAH PERKIRAAN
PENDERITA SEMBUH
CAKUPAN TAHUN ... (TAHUN INI) PUSKESMAS
L P L + P
KLINIS BTA (+)
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
1 Mulia Mulia 19.155 18.179 37.334 8 11 19 12 14 26 20 25 45 104 138 121 1 1 2
2 Yamo Yamo 13.574 11.687 25.261 2 4 6 1 2 3 3 6 9 22 51 36 1 0 1
3 Mewoluk Mewoluk 8.212 6.052 14.264 3 7 10 4 2 6 7 9 16 85 149 112 0 2 2
4 Tingginambut Tingginambut 14.383 12.618 27.001 2 6 8 1 2 3 3 8 11 21 63 41 0 0 0
5 Jigonikme Jigonikme 14.244 13.191 27.435 6 2 8 3 11 14 9 13 22 63 99 80 0 0 0
6 Ilu Ilu 10.276 9.327 19.603 7 3 10 7 3 10 14 6 20 136 64 102 1 1 2
7 Fawi Fawi 8.024 7.667 15.691 3 2 5 6 1 7 9 3 12 112 39 76 0 0 0
8 Torere Torere 7.704 6.813 14.517 1 0 1 4 2 6 5 2 7 65 29 48 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 95.572 85.534 181.106 32 35 67 38 37 75 70 72 142 73 84 78 3 4 7
Sumber: P2PL Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien RS JUMLAH KASUS
PREVALENSI JUMLAH
KEMATIAN KASUS BARU KASUS LAMA KASUS BARU +
KASUS LAMA PENDERITA TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU
KABUPATEN PUNCAK JAYA TAHUN 2012
NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK