PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA NOMOR 54 TAHUN 2022
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH BUDIDAYA IKAN HIAS TAHUN ANGGARAN 2022
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA,
Menimbang : a. bahwa untuk mengoptimalkan pengembangan kampung ikan hias dan peningkatan produksi ikan hias, maka perlu disusun petunjuk teknis penyaluran bantuan pemerintah budidaya ikan hias tahun anggaran 2022;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4433), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 154, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5073);
2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5870);
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
3. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 33); sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 63)
4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1745);
5. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 114);
6. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 20);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH BUDIDAYA IKAN HIAS TAHUN ANGGARAN 2022.
Pasal 1
Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022 dipergunakan sebagai acuan dalam rangka melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan pemerintah sarana budidaya ikan hias.
Pasal 2
Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini.
Pasal 3
Peraturan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Salinan sesuai dengan aslinya
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 15 Februari 2022
DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA, Ttd.
TB. HAERU RAHAYU
LAMPIRAN I
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
NOMOR 54 TAHUN 2022 TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH BUDIDAYA IKAN HIAS TAHUN ANGGARAN 2022
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Ikan Hias sebagai salah satu komoditas utama di sektor perikanan, berhasil memberikan kontribusi yang cukup baik yaitu dengan jumlah produksi ikan hias nasional tahun 2020 sebesar 1,49 milyar ekor (angka sementara, sumber: satudata.kkp.go.id) yang mengalami peningkatan produksi dari tahun 2019 dengan jumlah produksi 1,34 milyar ekor (angka sementara, sumber: satudata.kkp.go.id). Pada tahun 2022 telah ditetapkan target produksi ikan hias nasional yaitu sebesar 1,65 milyar ekor, untuk mencapai target tersebut perlu adanya strategi khusus dalam peningkatan produksi ikan hias nasional.
Teknologi budidaya ikan hias saat ini telah dikuasai dengan baik oleh unit pelaksana teknis di lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya maupun oleh masyarakat khususnya pembudidaya ikan hias. Sentra- sentra produksi ikan hias masih terpusat di pulau Jawa seperti Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat. Oleh karena itu perlu upaya untuk menyebarluaskan kegiatan budidaya ikan hias di seluruh wilayah Indonesia.
Rencana aksi pengembangan industri ikan hias nasional yang diinisiasi oleh Kementerian koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, saat ini dalam memasuki tahap finalisasi. Kementerian Kelautan Dan Perikanan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya mempunyai tanggung jawab untuk peningkatan produksi dan mutu ikan hias melalui tersedianya sarana dan prasarana pembudidayaan ikan hias. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut diatas maka perlu adanya kegiatan yang dapat memberikan stimulus bagi masyarakat khususnya pembudidaya ikan hias.
Untuk mengembangkan budidaya ikan hias di masyarakat, maka Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya pada tahun ini mengalokasikan anggaran untuk kegiatan bantuan budidaya ikan hias. Agar kegiatan
tersebut berjalan secara efektif dan optimal sesuai target yang telah ditetapkan, maka perlu adanya Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022.
B. Tujuan, Sasaran, dan Indikator Keberhasilan
1. Tujuan Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022 adalah:
a. peningkatan produksi ikan hias air tawar sebesar 217.600 ekor; dan b. peningkatan kapasitas kelembagaan dan kemampuan usaha
pembudidaya ikan hias.
2. Sasaran Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022 adalah Kelompok Masyarakat, Masyarakat Hukum Adat, Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Pendidikan dan/atau Lembaga Keagamaan.
3. Indikator Keberhasilan Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022 adalah tersalurkannya paket sarana budidaya ikan hias sejumlah 30 (tiga puluh) paket.
C. Pengertian
Dalam petunjuk teknis ini, yang dimaksud dengan:
1. Bantuan Pemerintah adalah bantuan yang tidak memenuhi kriteria bantuan sosial yang diberikan oleh Pemerintah kepada perseorangan, kelompok masyarakat, atau lembaga pemerintah/non pemerintah.
2. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut Direktorat Jenderal adalah unit kerja eselon I pada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan di bidang pengelolaan perikanan budidaya.
3. Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya yang selanjutnya disebut Direktorat adalah adalah unit satuan kerja dibawah Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta evaluasi dan pelaporan di bidang produksi ikan konsumsi, ikan hias, pengembangan usaha, dan pelayanan usaha perikanan budidaya.
4. Dinas Provinsi adalah satuan kerja perangkat daerah di Provinsi yang membidangi urusan kelautan dan perikanan.
5. Dinas Kabupaten/Kota adalah satuan kerja daerah di Kabupaten/Kota yang membidangi urusan perikanan.
6. Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disingkat KPA adalah pejabat yang memperoleh kuasa dari Menteri Kelautan dan Perikanan untuk melaksanakan sebagian kewenangan dan tanggung jawab penggunaan anggaran pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
7. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disingkat PPK adalah pejabat yang diberi kewenangan oleh Menteri/KPA untuk mengambil keputusan dan/atau tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
8. Kuasa Pengguna Barang yang selanjutnya disingkat KPB adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan barang milik Direktorat Jenderal.
9. Kelompok Kerja Pemilihan yang selanjutnya disebut Pokja Pemilihan adalah sumber daya manusia yang ditetapkan oleh pimpinan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) untuk mengelola pemilihan Penyedia.
10. Pejabat Pengadaan adalah pejabat administrasi/pejabat fungsional/personel yang bertugas melaksanakan Pengadaan Langsung, Penunjukan Langsung, dan/atau E-purchasing.
11. Kelompok Kerja Pusat adalah tim pelaksana kegiatan Bantuan Pemerintah prasarana produksi budidaya di tingkat pusat termasuk UPT dan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya.
12. Tim Teknis Kabupaten/Kota adalah tim pelaksana kegiatan Bantuan Pemerintah prasarana produksi budidaya di tingkat Kabupaten/Kota dan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya.
13. Penyuluh Perikanan adalah Penyuluh Perikanan Pegawai Aparatur Sipil Negara dan Penyuluh Perikanan Bantu.
BAB II
PEMBERI BANTUAN, BENTUK BANTUAN, RINCIAN JUMLAH, PERSYARATAN PENERIMA, TATA KELOLA PENCAIRAN DANA, DAN PENYALURAN DANA
BANTUAN PEMERINTAH
A. Pemberi Bantuan Pemerintah
Pemberi bantuan adalah Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
B. Bentuk Bantuan Pemerintah
Bantuan Pemerintah diberikan dalam bentuk barang sebagaimana tercantum pada Tabel 1.
Tabel 1. Jenis, Spesifikasi, dan Jumlah Bantuan
No. Jenis Ikan Induk
Spesifikasi Jumlah
1. Koi Ukuran minimal 45 cm 4 ekor jantan dan 2 ekor betina
2. Maskoki Ukuran minimal 20 cm 4 ekor jantan dan 4 ekor betina
C. Rincian Jumlah Bantuan Pemerintah
Jumlah Bantuan Pemerintah yang akan disalurkan kepada penerima bantuan sebanyak 30 (tiga puluh) paket, dengan rincian sebagaimana tercantum pada Tabel 2.
Tabel 2. Rincian Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias No. Jenis Bansarpras Jumlah (Paket)
1. Koi 20
2. Maskoki 10
Jumlah 30
D. Persyaratan Penerima Bantuan
Penyaluran bantuan diberikan kepada penerima bantuan yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Penerima Bantuan
Penerima bantuan adalah kelompok masyarakat, masyarakat hukum adat, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendidikan, dan/atau lembaga keagamaan yang telah ditetapkan oleh PPK Direktorat
Produksi dan Usaha Budidaya dan disahkan oleh KPA Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dengan persyaratan meliputi:
a. kelompok masyarakat:
1) terdaftar di laman satudata.kkp.go.id;
2) berbadan hukum atau terdaftar di Dinas;
3) sudah atau akan melakukan kegiatan di bidang perikanan; dan 4) jumlah anggota paling sedikit 10 (sepuluh) orang;
b. masyarakat hukum adat:
1) terdaftar di laman satudata.kkp.go.id;
2) mendapatkan penetapan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
3) sudah atau akan melakukan kegiatan di bidang perikanan.
c. lembaga swadaya masyarakat:
1) terdaftar di laman satudata.kkp.go.id;
2) berbadan hukum; dan
3) sudah atau akan melakukan kegiatan di bidang perikanan.
d. lembaga Pendidikan:
1) terdaftar di laman satudata.kkp.go.id;
2) terdaftar pada Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang pendidikan, kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama atau dinas provinsi atau kabupaten/kota yang membidangi urusan pendidikan; dan
3) sudah atau akan melakukan kegiatan di bidang perikanan.
e. lembaga keagamaan:
1) terdaftar di laman satudata.kkp.go.id;
2) berbadan hukum atau terdaftar di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama; dan 3) sudah atau akan melakukan kegiatan di bidang perikanan.
2. Persyaratan Administrasi
a. mengusulkan bantuan pemerintah budidaya ikan hias sesuai dengan jenis bantuan pemerintah yang tersedia.
b. bersedia membuat dan menandatangani surat pernyataan kesanggupan calon penerima bantuan (formulir 6);
c. ketua kelompok memiliki sarana komunikasi telepon genggam;
d. bersedia mendapatkan bimbingan dari petugas teknis/Penyuluh Perikanan; dan
e. dalam hal keanggotaan kelompok, proporsi gender dapat menjadi bahan pertimbangan.
3. Persyaratan Lokasi
a. memiliki lahan dan/atau wadah untuk melakukan usaha pembudidayaan ikan dengan luas lahan dan/atau wadah minimal:
1) Koi : 650 m2 2) Maskoki : 60 m2
b. kepemilikan lahan jelas (milik sendiri atau sewa minimal 5 tahun) dan tidak dalam sengketa;
c. memiliki sumber air dalam jumlah yang memadai dengan kualitas yang sesuai dengan persyaratan pembudidayaan ikan; dan
d. memiliki aksesibilitas transportasi dan komunikasi.
E. Tata Kelola Bantuan Pemerintah
1. Organisasi Pengelola Bantuan Pemerintah
Organisasi pengelola bantuan pemerintah dalam kegiatan penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias terdiri atas:
a. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya;
b. Kelompok Kerja Pusat;
c. Dinas Provinsi;
d. Dinas Kabupaten/Kota;
e. Tim Teknis Kabupaten/Kota;
f. Penerima Bantuan; dan g. Penyuluh Perikanan.
Adapun tugas masing-masing kelembagaan Bantuan Pemerintah adalah sebagai berikut:
a. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya 1) menyusun kebutuhan anggaran;
2) menyusun petunjuk teknis penyaluran Bantuan Pemerintah;
3) menetapkan metode pelaksanaan pengadaan barang dan jasa;
4) menetapkan Kelompok Kerja Pusat dan Tim Teknis Kabupaten/Kota;
5) menetapkan alokasi jenis dan jumlah paket bantuan;
6) menetapkan dan mengesahkan penerima bantuan;
7) menyalurkan Bantuan Pemerintah kepada penerima bantuan;
8) melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Bantuan Pemerintah; dan
9) menyampaikan laporan pelaksanaan Bantuan Pemerintah kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.
b. Kelompok Kerja Pusat
1) melakukan sosialisasi kegiatan Bantuan Pemerintah kepada Dinas Provinsi dan Dinas Kabupaten/Kota dan para pihak terkait lainnya;
2) melakukan pencatatan proses tahapan penyaluran bantuan pemerintah melalui laman satudata.kkp.go.id;
3) menyusun rencana kegiatan Bantuan Pemerintah;
4) mengusulkan hasil validasi calon penerima bantuan kepada Direktur Produksi dan Usaha Budidaya selaku PPK; dan
5) dapat melakukan pemeriksaan fisik barang dan jasa serta pekerjaan yang akan diserahterimakan baik spesifikasi maupun jumlah yang dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan Barang dan menyampaikan laporan kepada PPK;
6) melakukan koordinasi dengan Tim Teknis Kabupaten/Kota terkait pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Bantuan Pemerintah budidaya ikan hias tahun anggaran 2022 kepada Direktur Jenderal yang dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun yaitu setiap bulan pada pelaksanaan penyaluran Bantuan Pemerintah tahun anggaran 2022 dan setiap 3 (tiga) bulan untuk kegiatan yang telah berjalan pada tahun anggaran 2023 sampai dengan tahun anggaran 2024.
c. Dinas Provinsi
1) melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal dan Dinas Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan Bantuan Pemerintah;
2) melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi kepada penerima bantuan selama 3 (tiga) tahun, yaitu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024; dan
3) menyampaikan laporan hasil monitoring dan evaluasi kegiatan kepada Direktorat Jenderal.
d. Dinas Kabupaten/Kota
1) melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal dan Dinas Provinsi;
2) melakukan sosialisasi kegiatan Bantuan Pemerintah kepada calon penerima bantuan;
3) menyampaikan usulan hasil identifikasi dan verifikasi calon penerima;
4) menyampaikan Surat Pernyataan Komitmen Kepala Dinas Kabupaten/Kota;
5) melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Bantuan Pemerintah selama 3 (tiga) tahun, yaitu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024; dan
6) menyampaikan laporan hasil monitoring dan evaluasi kegiatan Bantuan Pemerintah kepada Ditjen Perikanan Budidaya, dengan tembusan ke Dinas Provinsi selama 3 (tiga) tahun, yaitu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024.
e. Tim Teknis Kabupaten/Kota
1) melakukan identifikasi dan verifikasi calon penerima dan calon lokasi;
2) melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal dan Dinas Kabupaten/Kota; dan
3) melakukan pemeriksaan fisik barang dan jasa serta pekerjaan yang akan diserahterimakan baik spesifikasi maupun jumlah yang dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan Barang dan menyampaikan laporan kepada PPK.
f. Penyuluh Perikanan
1) melakukan registrasi calon penerima pada KUSUKA;
2) melakukan koordinasi pelaksanaan Bantuan Pemerintah dengan Dinas Kabupaten/Kota; dan
3) bersama-sama dengan Dinas Kabupaten/Kota, melakukan pendampingan teknis dan manajemen usaha kegiatan Bantuan Pemerintah; dan
g. Penerima Bantuan
1) mengajukan permohonan bantuan (Formulir 1) secara elektronik melalui laman www.satudata.kkp.go.id kepada Satuan Kerja Pemberi Bantuan. Apabila calon penerima Bantuan Pemerintah tidak mampu mengakses laman tersebut, mekanisme permohonan Bantuan Pemerintah dapat dilakukan secara nonelektronik ke Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Provinsi, atau Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya;
2) membuat surat pernyataan kesanggupan calon penerima bantuan (Formulir 6);
3) menyampaikan laporan pemanfaatan pelaksanaan pekerjaan kepada Direktur Jenderal tembusan Dinas Provinsi dan Dinas Kabupaten/Kota selama 3 (tiga) tahun yaitu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024 (Formulir 16) setiap triwulan untuk kegiatan yang telah berjalan kepada Direktur Jenderal c.q. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya.
F. Penyaluran Dana Bantuan Pemerintah
1. Mekanisme Penetapan Calon Penerima Bantuan:
a. Calon penerima Bantuan Pemerintah menyampaikan surat pengantar proposal bantuan (Formulir 1), isi proposal bantuan (Formulir 2), surat pernyataan kesanggupan calon penerima bantuan (Formulir 6) kepada Direktur Jenderal secara langsung atau melalui Dinas Kabupaten/Kota.
b. Tim Teknis Kabupaten/Kota melakukan identifikasi dan verifikasi calon penerima dan calon lokasi (Formulir 3) dan berita acara hasil identifikasi dan verifikasi (Formulir 4).
c. Dinas Kabupaten/Kota menyampaikan usulan hasil identifikasi dan verifikasi calon penerima (Formulir 5) dan Surat Pernyataan Komitmen Kepala Dinas Kabupaten/Kota (Formulir 7).
d. Kelompok Kerja Pusat melakukan validasi usulan calon penerima bantuan (Formulir 8) dan berita acara hasil validasi (Formulir 9), dan menyampaikan usulan penetapan calon penerima (Formulir 10) kepada Direktur Produksi dan Usaha Budidaya selaku PPK.
e. PPK menetapkan penerima Bantuan Pemerintah budidaya ikan hias tahun 2022 dan disahkan oleh KPA.
f. PPK melakukan proses pengadaan barang/jasa melalui Pokja Pemilihan atau Pejabat Pengadaan.
g. Penerima bantuan yang telah ditetapkan selanjutnya mengikuti mekanisme penyaluran bantuan dan memanfaatkan sebaik- baiknya bantuan yang diterimanya.
2. Penyaluran Bantuan Pemerintah
Administrasi penyaluran bantuan pemerintah budidaya ikan hias dilakukan sebagai salah satu syarat tertib administrasi melalui tahapan sebagai berikut:
a. Panitia pengadaan barang dan jasa melakukan proses pengadaan barang dan jasa;
b. Penyedia barang dan jasa yang ditetapkan oleh PPK berdasarkan proses pengadaan barang dan jasa melakukan proses penyaluran barang kepada penerima bantuan;
c. Penyedia barang dan jasa melakukan proses penyaluran barang kepada penerima bantuan baik spesifikasi maupun jumlah yang dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima Penyedia ke PPK (Formulir 12);
d. Tim Teknis Kabupaten/Kota atau Kelompok Kerja Pusat melakukan pemeriksaan fisik barang dan jasa serta pekerjaan yang akan diserahterimakan baik spesifikasi maupun jumlah yang dilengkapi dengan Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan (Formulir 11) dan menyampaikan laporan kepada PPK;
e. PPK melakukan serah terima hasil pekerjaan kepada KPA (Formulir 13);
f. KPA melakukan serah terima barang dan jasa kepada KPB (Formulir 14);
g. KPB menyerahkan bantuan barang dan jasa kepada Penerima bantuan sesuai Berita Acara Serah Terima Barang KPB ke penerima bantuan (sesuai Formulir 15); dan
h. KPB mengajukan usulan penghapusan barang milik negara ke Pengguna Barang Kementerian Kelautan dan Perikanan.
BAB III
PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN PEMERINTAH, KETENTUAN PERPAJAKAN DAN SANKSI
A. Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah 1. Penerima bantuan wajib:
a. bertanggungjawab terhadap keberlanjutan pemanfaatan dan pengelolaan bantuan pemerintah selama 3 (tiga) tahun yaitu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024; dan
b. menyampaikan laporan pemanfaatan dan pengelolaan Bantuan Pemerintah kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (Formulir 16) dengan ditembuskan kepada Dinas Kabupaten/Kota dan Dinas Provinsi.
2. Pemberi Bantuan Pemerintah wajib:
a. bertanggung jawab terhadap terlaksananya penyaluran Bantuan Pemerintah; dan
b. menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan kegiatan Penyaluran Bantuan Pemerintah kepada Direktur Jenderal tanggal 8 setiap bulan pada pelaksanaan penyaluran Bantuan Pemerintah tahun anggaran 2022 dan setiap 3 (tiga) bulan untuk kegiatan yang telah berjalan pada tahun anggaran 2023 sampai dengan tahun anggaran 2024 (Formulir 17).
B. Ketentuan Perpajakan
Ketentuan perpajakan pelaksanaan penyaluran Bantuan Pemerintah ini mengikuti ketentuan perundang-undangan.
C. Sanksi
Apabila berdasarkan pemantauan, evaluasi, dan/atau pemeriksaan oleh pejabat yang berwenang dalam pelaksanaan kegiatan penyaluran Bantuan Pemerintah ini, ditemukan bahwa penerima bantuan terbukti sah melakukan kekeliruan atau kesalahan:
1. tidak memanfaatkan dan mengelola Bantuan Pemerintah minimal 2 (dua) tahun setelah bantuan diberikan;
2. memanfaatkan dan mengelola Bantuan Pemerintah dengan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku;
3. menghilangkan Bantuan Pemerintah yang telah diterima dengan tidak dapat membuktikan Berita Acara Kehilangan oleh Kepolisian; dan/atau
4. menjaminkan, menggadaikan, dan/atau memperjualbelikan Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias ke pihak lain,
maka penerima bantuan dikenakan sanksi sebagai berikut:
1. wajib mengganti Bantuan Pemerintah yang telah diberikan dengan jenis barang dan jumlah yang sama untuk dilakukan pengalihan bantuan kepada pihak lain yang memenuhi kriteria persyaratan yang difasilitasi oleh Dinas Kabupaten/Kota setempat yang dilengkapi dengan berita acara; dan/atau
2. tidak diikutsertakan kembali dalam program sejenis yang dikelola lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.
BAB IV
PEMBINAAN, MONITORING DAN EVALUASI, SERTA PELAPORAN
A. Pembinaan
Pembinaan kepada penerima Bantuan Pemerintah meliputi aspek teknis dan manajemen usaha. Pembinaan dilakukan secara berkala dan berjenjang oleh Penyuluh Perikanan, Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Provinsi, dan/atau Direktorat Jenderal. Bentuk pembinaan dapat berupa:
1. pemberian petunjuk teknis penyaluran Bantuan Pemerintah; dan
2. pendampingan dan penyuluhan dilakukan sesuai dengan kewenangan.
B. Monitoring dan Evaluasi
Dalam rangka pencapaian target kinerja, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pemerintah, maka dilakukan pemantauan secara berkala setiap triwulan dan berjenjang oleh Penyuluh Perikanan, Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Provinsi, dan/atau Direktorat Jenderal sesuai dengan kewenangan selama 3 (tiga) tahun yaitu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024 dengan metode korespondensi persuratan, komunikasi elektronik, dan/atau kunjungan lapangan untuk evaluasi terhadap:
1. kesesuaian antara pelaksanaan penyaluran bantuan pemerintah dengan petunjuk teknis penyaluran Bantuan Pemerintah tahun anggaran 2022 yang telah ditetapkan;
2. kesesuaian antara target dan realisasi;
3. efektifitas proses pelaksanaan kegiatan Penyaluran Bantuan Pemerintah; dan
4. keberlanjutan usaha budidaya ikan oleh penerima bantuan.
C. Pelaporan
Pelaporan oleh penerima Bantuan Pemerintah disampaikan berupa softcopy dan/atau hardcopy kepada Direktur Jenderal c.q. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya dengan alamat:
Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gedung Mina Bahari IV lantai 6,
Jl. Medan Merdeka Timur nomor 16, Jakarta Pusat faksimile : 021-3514758
BAB V PENUTUP
Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022 merupakan acuan bagi pelaksanaan bantuan pemerintah dalam melaksanakan penyaluran bantuan secara akuntabel, transparan dan efektif sehingga penyaluran bantuan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap perkembangan perikanan budidaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salinan sesuai dengan aslinya
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA, Ttd.
TB. HAERU RAHAYU
LAMPIRAN II
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA NOMOR 54 TAHUN 2022
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH BUDIDAYA IKAN HIAS TAHUN ANGGARAN 2022
DAFTAR FORMULIR
NO. ISI LAMPIRAN
1. Formulir 1 Surat Pengantar Proposal Bantuan 2. Formulir 2 Isi Proposal Bantuan
3. Formulir 3 Checklist Identifikasi dan Verifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi
4. Formulir 4 Berita Acara Hasil Identifikasi dan Verifikasi 5. Formulir 5 Surat Pengantar Usulan Dinas
6. Formulir 6 Surat Pernyataan Kesanggupan Calon Penerima Bantuan 7. Formulir 7 Surat Pernyataan Komitmen Kepala Dinas Kabupaten/Kota 8. Formulir 8 Formulir Validasi
9. Formulir 9 Berita Acara Hasil Validasi
10. Formulir 10 Surat Usulan Calon Penerima Bantuan Pemerintah 11. Formulir 11 Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan
12. Formulir 12 Berita Acara Serah Terima Penyedia ke PPK 13. Formulir 13 Berita Acara Serah Terima PPK ke KPA 14. Formulir 14 Berita Acara Serah Terima KPA ke KPB
15. Formulir 15 Berita Acara Serah Terima KPB ke Penerima Bantuan 16. Formulir 16 Format Laporan Pemanfaatan dan Pengelolaan oleh Penerima Bantuan 17. Formulir 17 Format Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan
oleh Pemberi Bantuan
DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA, Ttd.
TB. HAERU RAHAYU Salinan sesuai dengan aslinya
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
Gemi Triastutik
Formulir 1 Surat Pengantar Proposal Bantuan
KOP Kelompok
Nomor : ………..
Perihal : Permohonan Bantuan Pemerintah TA 2022 Lampiran: (jumlah) Berkas
Yth. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Mina Bahari IV, Lantai 6
Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat
Bersama ini kami Kelompok ………, menyampaikan permohonan Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Demikian usulan ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.
..., ... 2022 Ketua Kelompok ………
stempel dan tanda tangan
(...)
Tembusan:
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/kota ...
Formulir 2 Isi Proposal Bantuan
PROPOSAL
BANTUAN PEMERINTAH BUDIDAYA IKAN HIAS TAHUN ANGGARAN 2022
A. Pendahuluan/Latar Belakang : (diisi secara singkat, jelas, padat dan berbobot)
B. Profil Kelompok : (lampirkan struktur organisasi, nomor &
tanggal terkait pengukuhan atau penetapan Akte Notaris dan Pengesahan Badan Hukum)
C. Jenis Komoditas yang
dikembangkan : (diisi jenis komoditas yang dibudidayakan) D. Wadah Budidaya dan Metode
Budidaya yang akan Digunakan
: (disesuaikan dengan komoditas yang dibudidayakan)
E. Lokasi Usaha : (diisi alamat lokasi usaha, status lahan pinjam/sewa/garapan)
F. Hambatan dan Kendala dalam
Pengembangan Usaha : (uraikan hambatan dan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha salah satunya terkait dengan modal kerja) G. Penutup : (diisi secara singkat, jelas, dan padat) H. Lampiran : (berisi data anggota Pokdakan secara
lengkap mulai dari nama, alamat, jabatan dalam kelompok, fotocopy kartu identitas, fotocopy kartu KUSUKA, data-data pendukung lainnya)
lokasi, tgl – bulan – 2022 Ketua Kelompok
(………..)
Formulir 3 Checklist Identifikasi dan Verifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi CHECKLIST IDENTIFIKASI DAN VERIFIKASI CALON PENERIMA DAN LOKASI
BANTUAN PEMERINTAH BUDIDAYA IKAN HIAS
Nama Tim Teknis atau Penyuluh Perikanan : Nama Calon Penerima : Lokasi Usaha
- Titik Koordinat : - Desa : - Kecamatan : - Kab/Kota : - Provinsi : Tanggal Identifikasi :
Komoditas :
No. Persyaratan Kesesuaian Kondisi
existing/Keterangan Ya Tidak
I Administrasi
1 Menyampaikan proposal
2 Berbadan hukum atau terdaftar di Dinas.
3 Terdaftar di laman satudata.kkp.go.id 4 Tidak menerima bantuan sejenis
dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh calon penerima.
5 Ketua kelompok penerima bantuan menandatangani surat pernyataan kesanggupan bermaterai.
6 Bersedia melaporkan kegiatan secara periodik.
7 Bersedia menjalankan prinsip – prinsip CBIB.
II Teknis
1 Ketua kelompok memiliki perlengkapan sarana komunikasi.
2 Sudah atau akan melakukan kegiatan usaha di bidang budidaya ikan hias.
3 Memiliki lahan untuk kegiatan budidaya ikan hias.
kepemilikan lahan jelas (milik sendiri atau sewa minimal 5 tahun) dan tidak dalam sengketa;
4 Lokasi bebas banjir dan cemaran.
5 Memiliki sumber air dalam jumlah yang memadai
No. Persyaratan Kesesuaian Kondisi
existing/Keterangan Ya Tidak
6 Memiliki aksesibilitas transportasi dan komunikasi
7 Tersedianya sumberdaya manusia yang mampu mengelola usaha.
1 Kesimpulan:
2 Usulan/Rekomendasi:
………., ……… 2022 TIM TEKNIS KABUPATEN/KOTA ………….
No Nama/NIP. Tanda tangan
1 ...
NIP. 1 ...
2 ...
NIP. 2 ...
Formulir 4 Berita Acara Hasil Identifikasi dan Verifikasi KOP DINAS KABUPATEN/KOTA
Berita Acara Hasil Identifikasi dan Verifikasi
Calon Penerima Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Nomor : ...………….……….
Pada hari ini ... tanggal ………... bulan …...….... tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua, yang bertandatangan di bawah ini:
1. ……… : Tim Teknis Kabupaten/Kota.…Bantuan Pemerintah
2. ……… : Penyuluh Perikanan Kabupaten/Kota
………
Dengan ini menyatakan telah melakukan identifikasi dan verifikasi calon penerima dan calon lokasi penerima Bantuan Pemerintah budidaya ikan hias sebagaimana terlampir, serta telah melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap kelengkapan dan keabsahan data dan informasi yang disampaikan kelompok.
Demikian Berita Acara hasil identifikasi dan verifikasi ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani pada hari dan tanggal tersebut diatas untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Tim Teknis Kabupaten/Kota
(………..) NIP. ………
(PPB/Penyuluh PNS)
(………..) NIP. ………..
Lampiran
Berita Acara Hasil Identifikasi dan Verifikasi Nomor : ………
Tanggal :………
No Nama Calon Penerima Alamat Nama Ketua Layak/Tidak Layak*) 1.
2.
3.
4.
dst
*) diisi sesuai hasil identifikasi dan verifikasi
..., ...……….. 2022
No Nama/NIP Tanda tangan
1 ... NIP. 1 ...
2 ...
NIP. 2 ...
Formulir 5 Surat Pengantar Usulan Dinas KOP DINAS KABUPATEN/KOTA
Nomor : ………..
Perihal : Surat Pengantar Usulan Calon Penerima Bantuan Pemerintah Lampiran : (jumlah) Berkas
Yth. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Gedung Mina Bahari IV, Lantai 6
Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat
Sesuai dengan Hasil Identifikasi dan Verifikasi Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias TA 2022, bersama ini kami sampaikan surat pengantar usulan calon penerima Bantuan Pemerintah yang layak sebagai berikut:
No Nama Calon
Penerima Alamat Nama Ketua
1.
2.
3.
4.
Dst
Demikian usulan ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
..., ...2022 Kepala Dinas ………..
Kabupaten/Kota...
stempel dan tanda tangan (………) NIP. ………
Tembusan:
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi ………
Formulir 6 Surat Pernyataan Kesanggupan Calon Penerima Bantuan
SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN CALON PENERIMA BANTUAN
Yang bertandatangan dibawah ini:
Nama : ...
Kelompok/Lembaga : ...
Jabatan : Ketua Kelompok/Lembaga ……….
Alamat : ...
Dalam rangka pelaksanaan Bantuan Pemerintah, dengan ini menyatakan:
1. tidak menerima Bantuan Pemerintah dari instansi pemerintah pada tahun 2022;
2. Lahan usaha budidaya ikan hias yang kami miliki merupakan benar milik sendiri/sewa minimal 5 tahun (*);
3. Kelompok kami telah terdaftar di Desa/Kelurahan dan/atau memiliki tanda pencatatan usaha perikanan dari Dinas setempat; (khusus bagi kelompok pembudidaya ikan);
4. Kelompok/lembaga kami sesuai kriteria/syarat/ketentuan lainnya sebagai calon penerima Bantuan Pemerintah pada Petunjuk Teknis;
5. Saya bersedia melengkapi perlengkapan sarana komunikasi berbasis android;
6. Siap menerima Bantuan Pemerintah serta mengelola bantuan yang diterima dan akan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya, bertanggung jawab penuh terhadap barang setelah diserahterimakan serta melaporkan hasil bantuan;
7. Bertanggung jawab penuh terhadap barang setelah diserahterimakan, dan melaporkan hasil pemanfaatan bantuan;
8. Siap memberikan keterangan yang benar terhadap aparat pengawas internal maupun eksternal; dan
9. Siap untuk melengkapi berkas administrasi yang dibutuhkan dan menandatanganinya.
10. Bersedia menerima sanksi bilamana tidak sanggup melaksanakan dan/atau melalaikan hal-hal tersebut di atas.
Demikian surat pernyataan kami, untuk dapat dipergunakan sebagai pertimbangan untuk mendapatkan Bantuan Pemerintah.
..., ... ... 2022 Ketua Kelompok/Lembaga
(………..) Keterangan :
(*) : Coret salah satu
Meterai 10.000
Formulir 7 Surat Pernyataan Komitmen Kepala Dinas Kabupaten/Kota
KOP DINAS KABUPATEN/KOTA
SURAT PERNYATAAN KOMITMEN
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : ...
NIP : ...
Jabatan : Kepala Dinas …………...
Kabupaten/Kota ………...
Alamat : ...
Dalam rangka pemanfaatan Bantuan Pemerintah di Kabupaten/Kota…………..…, dengan ini kami berkomitmen;
1. melakukan identifikasi dan verifikasi calon penerima bantuan;
2. meneruskan proposal dan hasil identifikasi dan verifikasi yang diterima kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dan ditembuskan kepada Dinas Provinsi;
3. melakukan pembinaan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan yang telah disalurkan selama 3 (tiga) tahun;
4. melaporkan pemanfaatan dan pemeliharaan Bantuan Pemerintah kepada Direktur Jenderal cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya setiap 3 (tiga) bulan sekali dan ditembuskan kepada dinas provinsi; dan
5. melaporkan kepada Direktur Produksi dan Usaha Budidaya apabila penerima bantuan tidak memenuhi kewajiban.
Demikian Surat Pernyataan Komitmen ini dibuat untuk dapat dipertanggungjawabkan.
..., ...2022
Kepala Dinas Kabupaten/Kota...
Stempel basah dan tanda tangan
(...) NIP.
Formulir 8 Formulir Validasi
Formulir Validasi
Calon Penerima Bantuan Pemerintah
Kelompok : ……….
Alamat/Lokasi : ……….
No. Daftar Dokumen Hasil
Pemeriksaan* Keterangan 1. Formulir 1 Surat Pengantar Proposal
Bantuan
Sesuai / Belum sesuai 2. Formulir 2 Outline Proposal Bantuan Sesuai /
Belum sesuai 3. Formulir 3 Checklist Identifikasi dan
Verifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi
Sesuai / Belum sesuai 4. Formulir 4 Berita Acara Hasil Identifikasi
dan Verifikasi Sesuai / Belum sesuai 5. Formulir 5 Surat Pengantar Usulan Calon
Penerima Bantuan dari Dinas Sesuai / Belum sesuai 6. Formulir 6 Surat Pernyataan
Kesanggupan Calon Penerima Bantuan
Sesuai / Belum sesuai 7. Formulir 7 Surat Pernyataan Komitmen
Dinas Kab/Kota Sesuai /
Belum sesuai
*) Coret yang tidak perlu
Kelompok Kerja Pusat
(………) NIP. ……….
Formulir 9 Berita Acara Hasil Validasi
Berita Acara Validasi Dokumen
Calon Penerima Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Nomor : ...……….
Pada hari ini...tanggal……… bulan...…….. tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua yang bertandatangan di bawah ini:
1 Nama : (Koordinator Kelompok Kerja Pusat)
NIP : ……….
2 Nama : (Anggota Kelompok Kerja Pusat)
NIP : ……….
Berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 02/PERMEN-KP/2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor....Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun Anggaran 2022, kami Tim Pokja telah melakukan verifikasi dokumen kelompok calon penerima Bantuan Pemerintah sebagaimana terlampir.
Demikian Berita Acara Verifikasi dokumen administrasi ini dibuat dan ditandatangani pada hari dan tanggal tersebut di atas untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
...,...2022 Anggota Kelompok Kerja Pusat
Ttd
Nama :_______________________________
NIP :
Koordinator Kelompok Kerja Pusat
Ttd
Nama : _________________________
NIP :
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
Lampiran
Berita Acara Hasil Valdasi Nomor : ………..
Tanggal : ………..
Rekapitulasi Hasil Validasi Calon Penerima Bansarpras
No Nama Kelompok Alamat Usulan
Bantuan
Status Calon Penerima Layak Tidak
Layak 1 2
3 dst
...,...2022 Anggota Kelompok Kerja Pusat
Ttd
Nama:_______________________________
NIP :
Koordinator Kelompok Kerja Pusat
Ttd
Nama : _________________________
NIP :
Formulir 10 Surat Usulan Calon Penerima Bantuan Pemerintah
….. …….., ………2022 Nomor :
Perihal : Usulan Calon Penerima Bantuan Pemerintah Lampiran : 1 (satu) Berkas
Yth. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya di – Tempat
Sesuai dengan Berita Acara Hasil Validasi Calon Penerima Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun 2022 Nomor...tanggal..., bersama ini kami sampaikan daftar usulan sebagaimana terlampir, sebagai bahan pertimbangan untuk penetapan penerima Bantuan Pemerintah Tahun 2022.
Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerja sama Saudara ka mi ucapkan terima kasih.
Koordinator Kelompok Kerja Pusat Ttd
...
NIP...
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
Lampiran
Surat Usulan Calon Penerima Bantuan Pemerintah Tahun 2022
Nomor : ………
Tanggal : ………
No Nama Kelompok Alamat Usulan Bantuan Jumlah Paket 1 2
3 dst
Koordinator Kelompok Kerja Pusat
………..
Ttd
...
NIP...
Formulir 11 Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan
BERITA ACARA PEMERIKSAAN HASIL PEKERJAAN BANTUAN PEMERINTAH TAHUN 2022
Pada hari ini ... tanggal ..., bulan..., tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua, kami yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : ...
NIP : ………..
Jabatan : ...
Dengan ini menyatakan bahwa telah melakukan pemeriksaan barang/jasa pada Pekerjaan Bantuan Pemerintah Ikan Hias Tahun 2022 pada kelompok:
Nama Kelompok : ...
Jenis Bantuan : Ikan Koi/Ikan Maskoki
Alamat : Desa ...
Kecamatan ...
Kabupaten/Kota ...
Provinsi...
sesuai dengan Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Hias Tahun 2022 sebagaimana hasil terlampir.
Demikian Berita Acara Pemeriksaan Barang ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Mengetahui
Ketua Kelompok Penerima Bantuan Kelompok ………
Ttd dan stempel
Nama : ____________________________
NIK :
Pemeriksa Tim Teknis
Kabupaten/Kota………/ Kelompok Kerja Pusat
Ttd
Nama : __________________________
NIP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
Lampiran
Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan Tanggal : ………2022
No Jenis
Barang Spesifikasi Jumlah
Hasil Pemeriksaan
Keterangan Spesifikasi
(sesuai/tidak
sesuai) Jumlah 1 2
3 dst Catatan:
Seluruh barang telah diperiksa secara cermat dan teliti dan dinyatakan lengkap jumlah dan sesuai spesifikasi teknis sebagaimana dipersyaratkan dalam kontrak dan petunjuk teknis
Mengetahui
Ketua Kelompok Penerima Bantuan Kelompok ………
Ttd dan stempel
Nama : ____________________________
NIK :
Pemeriksa
Tim Teknis Kabupaten/Kota………/
Kelompok Kerja Pusat Ttd
Nama : ____________________________
NIP
Formulir 12 Berita Acara Serah Terima Penyedia ke PPK
KOP PERUSAHAAN
BERITA ACARA SERAH TERIMA BANTUAN PEMERINTAH
KABUPATEN ……… PROVINSI ………
Nomor………
Pada hari ini ……….. tanggal ……... bulan ……….. tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua, kami yang bertindak di bawah ini:
Nama : ...
Jabatan : ...
Nama Perusahaan : ...
yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
Nama : ...
NIP : ...
Jabatan : PPK Satker Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
Dengan ini menyatakan sebagai berikut :
1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini;
2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima dengan baik hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA; dan
3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan pemerintah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.
PIHAK PERTAMA PT/CV……….
...
Direktur
PIHAK KEDUA
PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya
………
NIP. ………..
Lampiran
Berita Acara Serah Terima Penyedia ke PPK
Nomor : ……….
Tanggal : ………2022
DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN
No Uraian Volume Harga
Satuan (Rp)
Harga perolehan
(Rp)
PIHAK PERTAMA PT/CV……….
...
Direktur
PIHAK KEDUA
PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya
………
NIP. ………..
Formulir 13 Berita Acara Serah Terima PPK ke KPA
BERITA ACARA SERAH TERIMA (BAST) PEKERJAAN BANTUAN PEMERINTAH
(dari Pejabat Pembuat Komitmen ke Kuasa Pengguna Anggaran)
PEKERJAAN BERITA ACARA SERAH TERIMA
Bantuan Pemerintah Budidaya
Nomor : ...
Tanggal : ...
Pada hari ini, ………, tanggal …, bulan …. , tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua, kami yang bertindak di bawah ini:
Nama : ………...
NIP : ………...
Jabatan : PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
Nama : ………...
NIP : ………...
Jabatan : KPA Satker Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
Dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.
2. PIHAK KEDUA menerima penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA.
3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan melalui Kuasa Pengguna Barang (KPB) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.
PIHAK PERTAMA
PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya
...
NIP. ...
PIHAK KEDUA
KPA Satker Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya ...
NIP. ...
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
Lampiran
Berita Acara Serah Terima PPK ke KPA
Nomor : ………
Tanggal : ………
DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN
No Nama
Kelompok Nama Barang
Spesifikasi
Barang Volume Harga
Satuan (Rp.) Jumlah (Rp.)
Jumlah Total
(Rp.) 1
... 1...
2.
3.
2
... 1...
2.
3.
dst
PIHAK PERTAMA
PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya
...
NIP. ...
PIHAK KEDUA
KPA Satker Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
...
NIP. ...
Formulir 14 Berita Acara Serah Terima KPA ke KPB
BERITA ACARA SERAH TERIMA (BAST) PEKERJAAN BANTUAN PEMERINTAH
(dari Kuasa Pengguna Anggaran kepada Kuasa Pengguna Barang)
PEKERJAAN BERITA ACARA SERAH TERIMA
Bantuan Pemerintah Bantuan Pemerintah
Ikan Hias tahun 2022
Nomor : ...
Tanggal : ...
Pada hari ini, ………, tanggal …, bulan …., tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua , kami yang bertindak di bawah ini:
Nama : ...
NIP : ...
Jabatan : Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
Satker Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
Nama : ...
NIP : ...
Jabatan : Kuasa Pengguna Barang (KPB)
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA Dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.
2. PIHAK KEDUA menerima penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA.
3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.
PIHAK PERTAMA Kuasa Pengguna Anggaran Satker Sekretariat Direktorat Jenderal
Perikanan Budidaya
...
NIP. ...
PIHAK KEDUA Kuasa Pengguna Barang Direktorat Jenderal Perikanan
Budidaya
...
NIP...
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
Lampiran
Berita Acara Serah Terima KPA ke KPB
Nomor : ………
Tanggal : ………
DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN
No Nama
Kelompok Nama Barang
Spesifikasi
Barang Volume Harga Satuan (Rp.)
Jumlah (Rp.)
Jumlah Total (Rp.) 1
... 1...
2.
3.
2
... 1...
2.
3.
dst
PIHAK PERTAMA Kuasa Pengguna Anggaran Satker Sekretariat Direktorat Jenderal
Perikanan Budidaya
...
NIP. ...
PIHAK KEDUA Kuasa Pengguna Barang Direktorat Jenderal Perikanan
Budidaya
...
NIP...
Formulir 15 Berita Acara Serah Terima KPB ke Penerima Bantuan
BERITA ACARA SERAH TERIMA
BARANG/JASA BANTUAN PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2022 Nomor: ………
Pada hari ini ………, tanggal …, bulan …. , tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua, yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ...
NIP : ...
Jabatan : Kuasa Pengguna Barang (KPB)
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
Alamat : Gedung Mina Bahari IV Lt. 8 Kementerian Kelautan dan Perikanan Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16 Jakarta Pusat
Bertindak untuk dan atas nama Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Pengguna Barang, berkedudukan di Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16 Jakarta Pusat, yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KESATU
Nama : ...
Jabatan : ...
Alamat : ...
...
yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA Dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1. PIHAK KESATU menyerahkan hasil pengadaan Bantuan Pemerintah dari Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.
2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima dengan baik hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK KESATU.
3. PIHAK KEDUA menyetujui kewajiban memelihara dan mengoperasionalkan barang/jasa hasil penyerahan dari PIHAK KESATU sesuai Petunjuk Teknis Pelaksanaan.
4. PIHAK KEDUA bersedia untuk mengalihkan Bantuan Pemerintah yang diterima atas persetujuan PIHAK KESATU kepada penerima lain jika tidak sanggup memelihara, mengoperasionalkan, dan memanfaatkan Bantuan Pemerintah.
Demikian Berita Acara Serah Terima ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh Para Pihak pada hari ini dan tanggal tersebut di atas, untuk digunakan sebagaimana mestinya.
PIHAK KESATU Kuasa Pengguna Barang
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
...
NIP...
PIHAK KEDUA Penerima bantuan Ketua ...
...
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA10110KOTAKPOS4130JKP10041
TELEPON(021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id
Lampiran
Berita Acara Serah Terima KPB ke Kelompok
Nomor : ………
Tanggal : ………
DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN
No Nama Barang Volume Satuan
(Rp) Jumlah (Rp)
Jumlah
PIHAK KESATU Kuasa Pengguna Barang
Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya
...
NIP...
PIHAK KEDUA Penerima bantuan Ketua ...
...
Formulir 16 Format Laporan Pemanfaatan dan Pengelolaan oleh Penerima Bantuan
FORMAT LAPORAN PEMANFAATAN DAN PENGELOLAAN OLEH PENERIMA BANTUAN PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2022
Nama Kelompok : Jenis Bantuan : Komoditas :
Bulan :
Jumlah Produksi : .... ekor Kegiatan yang dilakukan : 1. ...
2. ...
Dst ...
Hambatan pelaksanaan kegiatan : 1. ...
2. ...
Dst ...
Dokumentasi kegiatan:
Lampirkan foto barang dan lokasi (Geotagging)
...2022 Kelompok Penerima Bantuan Ttd
Nama...
NIK. ...
Formulir 17 Format Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan
oleh Pemberi Bantuan
FORMAT LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN KEGIATAN OLEH PEMBERI BANTUAN
PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2022
No Kelompok Penerima Bantuan
Jenis Bantuan Pemerintah
Ikan Hias Alamat Perkembangan Kegiatan
Triwulan .... Keterangan