• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 memperlihatkan patofisiologi asfiksia.
Tabel 2.2  di bawah ini menunjukkan pola skor APGAR yang dilakukan  dengan menambahkan skor sesuai masing-masing tanda di lembar skor  APGAR
Tabel 2.3 Berat Ringannya Asfiksia
Gambar 2.2 Kerangka Teori Asfiksia
+2

Referensi

Dokumen terkait

menekan uterus pada saat melakukan penegangan tali pusat. Setelah terjadi kontraksi yang kuat, tegangkan tali pusat dengan. satu tangan dan tangan yang lain

Kunjungan Neonatal ke-2 (KN 2) dilakukan pada kurun waktu hari ke-3 sampai dengan hari ke 7 setelah bayi lahir. Menjaga tali pusat dalam keadaaan bersih dan kering

c) Panjang tali pusat yang disisakan sehabis dipotong dianjurkan 2-3 cm. Beberpa penelitian menganjurkan sisa panjang tali pusat 3-4 cm dari dinding abdomen untuk mencegah

Janin dengan hambatan pertumbuhan intra uterin sebaiknya dilahirkan lebih awal di pusat pelayanan perinatal, karena hasil program surveillance janin antepartum

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian ini menentukan kecamatan yang merupakan pusat pelayanan yang tidak diteliti di penelitian sebelumnya

Behery et al, 2009, menyatakan bahwa Umbilical Coiling Index (indeks koil tali pusat) pada mamalia yang memiliki pembuluh darah tali pusat, menunjukkan bahwa semakin banyak

Menurut Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan 2014 tentang Perilaku Mencuci Tangan dengan Sabun di Indonesia, mencuci tangan dengan sabun merupakan salah sau tindakan sanitasi

Kunjungan neonatal ke-2 KN 2 dilakukan pada kurun waktu hari ke 3 sampai dengan hari ke 7 setelah lahir 1 Menjaga tali pusat dalam keadaan bersih dan kering 2 Menjaga kebersihan bayi