TAHUN PELAJARAN 2015 – 2016
Oleh
Lilis Handayani
PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 BUDURAN 2016
matematika. Sebagian besar peserta didik kelas VII-A SMP Negeri 1 Buduran kurang mampu menyelesaikan masalah menggunakan prinsip transformasi khususnya prinsip refleksi. Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan oleh guru sesuai dengan kondisi dan situasi kegiatan pembelajaran yang dihadapinya. Penggunaan LKPD dipadukan dengan software GeoGebra, membuat peserta didik dapat lebih mudah memahami konsep yang bersifat abstrak. Berdasarkan kajian teori dan analisa yang telah dilakukan diharapkan jumlah peserta didik yang tuntas dalam pembelajaran mencapai lebih dari 85%. Jadi kesimpulan pada makalah ini adalah penggunaan “Le2d Program G” pada kegiatan pembelajaran peserta didik di kelas VII-A SMP Negeri 1 Buduran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelas tersebut secara signifikan. Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar, Le2d Program G, Lembar Kegiatan Peserta Didik, Materi Transformasi.
A. Latar Belakang
Matematika memiliki peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia, dengan mempelajari matematika seseorang akan terbiasa berpikir secara sistematis, ilmiah, kritis, menggunakan logika serta dapat meningkatkan daya kreatifitas seseorang.
Pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2014 pasal 2, untuk mencapai kualitas yang telah dirancang dalam dokumen kurikulum, kegiatan pembelajaran dilaksanakan berbasis aktivitas dengan karakteristik yang: (a) interaktif dan inspiratif, (b) menyenangkan, menantang,dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif (c) kontektual dan kolaboratif, (d) memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian peserta didik, dan (e) sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, dan perkembangan fisik serta psykologis peserta didik.
Pada kurikulum 2013, peserta didik adalah subjek yang memiliki kemampuan secara aktif untuk mencari, mengolah, mengkonstruksi, dan menggunakan pengetahuan. Maka dari itu, pembelajaran harus berkenaan dengan kesempatan yang diberikan kepada peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuan dalam proses kognitifnya.
Materi transformasi merupakan salah satu materi pelajaran yang membahas objek-objek geometri yang bersifat abstrak sehingga berpotensi akan muncul berbagai kesulitan dalam mempelajarinya, terutama bagi peserta didik di kelas VII. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik dalam mempelajarinya.
Masalah dalam pembelajaran di SMP saat ini adalah kurang tepatnya pendekatan pembelajaran yang digunakan guru dan masih rendahnya kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika yang lebih menekankan pada pemahaman dan penguasaan konsep suatu pokok bahasan tertentu (Afrilianto, 2009). Hal ini juga terjadi di kelas VII-A SMP Negeri 1 Buduran.Sebagian besar
peserta didik kurang mampu menyelesaikan masalah menggunakan prinsip transformasi khususnya prinsip refleksi.Pada tes awal yang dilakukan pada tanggal 19 Maret 2016 diperoleh nilai rata-rata kelas 57,8. Dari 39 peserta didik hanya 8 peserta didik atau 21% yang telah memperoleh nilai diatas 78, sedangkan 31 peserta didik yang lain atau 79% mendapat nilai dibawah 78.
Berbagai macam cara telah dilakukan oleh guru sebagai tenaga pengajar agar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Guru telah mencoba mengubah cara pengajaran, memodifikasi pembelajaran, menerapkan metode pembelajaran matematika yang tepat dan menarik serta menggunakan teknik-teknik yang bervariasi dalam pembelajaran seperti menggunakan komputer sebagai sarana pembelajaran.
Salah satu cara untuk menyajikan pembelajaran adalah dengan menggunakan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD). LKPD merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan oleh guru sesuai dengan kondisi dan situasi kegiatan pembelajaran yang dihadapinya. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mempelajari objek-objek geometri yaitu dengan menggunakan software GeoGebra yang dikembangkan oleh Markus Hohenwarter pada tahun 2001.
Penggunaan LKPD yang dipadukan dengan softwareGeoGebra membuat peserta didik bisa lebih mudah memahami konsep yang bersifat abstrak. Kombinasi ini akan membuat peserta didik lebih memahami pembelajaran yang berlangsung. Hal ini dikarenakan dengan kombinasi media dan LKPD peserta didik benar-benar dapat memahami suatu konsep karena mereka mengalami sendiri proses untuk menemukan konsep tersebut.
petunjuk kerja dan bagian kanan tentang aktifitas peserta didik yang harus dilakukan menggunkan program geogebra.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan, maka rumusan masalah yang diangkat dalam makalah ini adalah bagaimana menggunakan “Le2d Program G” untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Trasformasi di kelas VII-A SMP Negeri 1 Buduran.
C. Tujuan Makalah
Makalah ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunan “Le2d program G” dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Trasformasi di kelas VII-A SMP Negeri 1 Buduran.
D. Manfaat Makalah
Makalah ini diharapkan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pengajaran matematika di kelas VII SMP Negeri 1 Buduran, dan secara khusus diharapkan:
a. Sebagai alternatif bagi peserta didik untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam upaya mengaktifkan peserta didik untuk saling belajar. b. Dapat membantu mengatasi kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan
soal-soal transformasi.
c. Memberikan informasi kepada guru tentang media mengajar yang tepat. d. Bagi kepala sekolah, hasil makalah dapat dijadikan acuan dalam
membuat kebijakan tentang peningkatan kualitas sekolah
E. Definisi Operasional
Berikut penjelasan beberapa istilah yang digunakan dalam makalah ini: 1. Refleksi suatu titik adalah memindahkan tiap titik pada bidang dengan
menggunakan sifat bayangan cermin dari titik-titik yang dipindahkan dengan ketentuan :
b. Garis yang menghubungkan titik dengan pencerminannya selalu tegak lurus dengan cermin.
c. Setiap garis dan pencerminannya selalu sama panjang
d. Setiap bangun dan pencerminannya selalu kongruen
2. Le2d Program G (lembar kerja peserta didik dua jalur yang dipadukan dengan program Geogebra). Lembar kerja peserta didik dua jalur adalah lembar kerja yang terdiri dari dari 2 bagian. Bagian kiri tentang petunjuk kerja dan bagian kanan tentang aktifitas peserta didik. Tujuan dibentuknya dua jalur yaitu untuk memudahkan peserta didik memahami konsep refleksi dan dapat menerapkan dalam menyelesaikan permasalahan nyata serta dapat menarik minat peserta didik untuk segera menyelesaikan tugas.
3. Indikator Kinerja
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A. Belajar
Belajar sepanjang hayat merupakan tuntutan Undang-Undang Sisdiknas No 20 tahun 2003. Pasal 4 ayat 3 menyebutkan Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat Berhasil atau tidaknya seorang peserta didik dalam pendidikan tergantung pada proses belajar yang dialaminya.
Menurut Suyono dan Hariyanto (2011:9) belajar adalah suatu aktifitas atau suatu proses untuk memperoleh pengetahuan, meningkatkan ketrampilan, memperbaiki perilaku, sikap dan mengukuhkan kepribadian. Sedangkan menurut Suardi (2015:16), belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku yang berkesinambungan antara berbagai unsur dan berlangsung seumur hidup yang didorong oleh berbagai aspek seperti motivasi, emosional, sikap dan yang lainnya, dan pada akhirnya menghasilkan sebuah tingkah laku yang diharapkan. Shoimatul (2013:17) juga menyebutkan bahwa “Belajar adalah keseluruhan proses yang melibatkan aktivitas fisik-psikis untuk mendapatkan perubahan positif dalam semua aspek tingkah laku melalui sentuhan dengan lingkungan dan pengalaman”.
Berdasarkan dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
B. Hasil Belajar
penilaian pertumbuhan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar yang bisa dilakukan setelah berakhirnya pembelajaran suatu kompetensi dasar, standar kompetensi, atau dapat pula pada waktu tengah semester dan akhir semester.
Menurut Shoimatul (2014:17) secara garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu:
1. Faktor intern (faktor dari dalam diri peserta didik), yaitu faktor fisiologis dan faktor psikologis.
2. Faktor ekstern (faktor dari luar peserta didik), yaitu faktor lingkungan dan faktor instrumental.
Dari kutipan diatas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar merupakan tolak ukur atau patokan yang menentukan tingkat keberhasilan peserta didik dalam mengetahui dan memahami suatu materi pelajaran dari proses pengalaman belajarnya.
C. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) merupakan lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Lembar kerja ini berisi petunjuk dan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas yang diberikan oleh guru kepada peserta didiknya. Tugas-tugas yang diberikan kepada peserta dapat berupa tugas teori dan atau tugas praktik. Oleh karena itu sebelum membuat lembar kegiatan peserta didik diawali terlebih dahulu dengan menganalisis kurikulum, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator serta materi pembelajaran, menyusun peta kebutuhan lembar kegiatan peserta didik, menentukan judul lembar kegiatan peserta didik, selanjutnya baru menyusun lembar kegiatan peserta didik serta menentukan alat penilaiannya (Theresia, 2013).
Adapun tujuan penyusunan LKPD untuk pembelajaran Menurut Katriani (2014:2) adalah sebagai berikut:
1. LKPD memperkuat dan menunjang tujuan pembelajaran dan ketercapaian indikator serta kompetensi dasar dan kompetensi inti yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
D. Program Geogebra
Pemanfaatan teknologi komputer dengan berbagai programnya dalam pembelajaran matematika sudah merupakan keharusan dan kebutuhan. Salah satu program komputer (software) yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika, khususnya geometri adalah program GeoGebra. Dengan program GeoGebra, objek-objek geometri yang bersifat abstrak dapat divisualisasi sekaligus dapat dimanipulasi secara cepat, akurat, dan efisien, sehingga dapat meningkatkan minat peserta didik sekaligus dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran geometri.
Menurut Mahmudi (2009) manfaat program GeoGebra dalam pembelajaran matematika adalah sebagai berikut :
a. Dapat menghasilkan lukisan-lukisan geometri dengan cepat dan teliti dibandingkan dengan menggunakan pensil, penggaris, atau jangka. b. Adanya fasilitas animasi dan gerakan-gerakan manipulasi (dragging)
pada program GeoGebra dapat memberikan pengalaman visual yang lebih jelas kepada peserta didik dalam memahami konsep geometri. c. Dapat dimanfaatkan sebagai balikan/evaluasi untuk memastikan bahwa
lukisan yang telah dibuat benar.
d. Mempermudah guru/peserta didik untuk menyelidiki atau menunjukkan sifat-sifat yang berlaku pada suatu objek geometri.
E. Transformasi Refleksi
Refleksi (pencerminan) adalah suatu transformasi yang memindahkan suatu titik pada bangun geometri dengan menggunakan sifat benda dan bayangannya pada cermin datar. Sifat-sifat pencerminan sebagai berikut:
a. Objek dan bayangannya selalu sama.
b. Jarak setiap titik pada objek dan cermin sama dengan jarak setiap titik pada bayangan dan cermin, s=s ’ .
c. Tinggi objek sama dengan tinggi bayangannya, h=h’ .
Macam-macam refleksi :
a. Refleksi terhadap sumbu x
A(x , y)sumbu−x
→ A '(x ,−y) b. Refleksi terhadap sumbu y
A(x , y)sumbu−y
→ A '(−x , y) c. Refleksi terhadap garis y = x
A(x , y)grs y=x
→ A ' (y , x)
d. Refleksi terhadap titik pusat O(0,0)
A(x , y)O(0,0) →
A '(−x ,−y)
e. Refleksi terhadap garis y = a
A(x , y)grs y=a
→ A '(x ,2a−y) f. Refleksi terhadap garis x = a
A(x , y)grs x=a
→ A '
(2a−x , y)
BAB III PEMBAHASAN
A. Releksi Awal
Gagasan ini muncul berdasarkan permasalahan yang ditemukan dalam kegiatan pembelajaran transformasi khususnya tentang refleksi. Hasil analisis menunjukkan adanya permasalahan baik dalam proses pembelajaran maupun hasil belajar peserta didik. Adapun permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran di kelas VII-A adalah : (1) peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran karena pembelajaran dilaksanakan dengan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru, (2) pada saat menyelesaikan soal-soal yang menggunakan konsep transformasi peserta didik banyak yang mencontek karena peserta didik kurang menguasai konsep, (3) pada saat proses pembelajaran guru kurang melibatkan peserta didik dalam menemukan konsep, (4) peserta didik kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas/evaluasi serta pada saat diskusi. Berdasarkan permasalahan di atas, solusi yang dapat ditempuh yakni dengan menggunakan LKPD yang dipadukan dengan software GeoGebra.
B. Rancangan Pembuatan “Le2D Program G”
Langkah-langkah dalam pembuatan “Le2D Program G” adalah:
1. melakukan analisis kompetensi untuk menentukan indicator pencapaian kompetensi yang ingin diraih. Pertemuan pertama indikatornya adalah menentukan hasil refleksi suatu titik terhadap x, terhadap sumbu-y dan terhadap titik pusat (0,0) dengan waktu 3 x 40 menit.
3. Menyiapkan LKPD yang dipadu dengan program geogebra seperti dibawah ini. Kolom sebelah kiri berisi petunjuk kerja dan kolom sebelah kanan berisi lembar kerja yang pengerjaannya menggunakan program geogebra
PETUNJUK KERJA LEMBAR KERJA
Refleksi pada sumbu-X a. Buka Program Geogebra
b. Letakkan kursor pada Graphics kemudian klik show or hide the grid
c. Letakkan kursor pada polygon kemudian klik.
d.
e. Buat segitiga ABC, mulai dari titik A,B,C dan kembali ke titik A sebagai hasil pencerminan bangun ABC terhadap sumbu-X i. Klik bangun A’B’C’ dan
sumbu-1. Mengkonstruksi Pencerminan pada sumbu-X :
Salinlah titik A pada grafik berikut :
Y, maka akan diperoleh A”B”C” sebagai hasil refleksi segitiga ABC terhadap sumbu-X kemudian dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-Y sumbu Y ditentukan oleh hubungan :
A(x , y)sumbu X
→ A '(… . ,. …)sumbuY→ A left (.…,.…. right 4. Pertemuan kedua indicatornya adalah menentukan hasil refleksi suatu titik
terhadap garis y = a, dan x = a dengan waktu 2 x 40 menit. Maka LKPD yang dipersiapkan adalah ssebagai berikut:
PETUNJUK KERJA LEMBAR KERJA
Refleksi pada garis y = a a. Buka Program Geogebra
b. Letakkan kursor pada Graphics kemudian klik show or hide the grid
c. Ketik titik A, tulis (…,…) pada input bar
1. Mengkonstruksi Pencerminan pada garis y = a:
Salinlah titik A pada grafik berikut :
Maka persamaan refleksi terhadap kemudian klik show or hide the grid
c. Ketik titik A, tulis (…,…) pada input bar
6. Penggunaan “Le2d program G” dalam pempbelajaran
Pada pertemuan yang pertama indikatornya adalah menentukan hasil refleksi suatu titik terhadap sumbu-x, terhadap sumbu-y dan terhadap titik pusat (0,0) dengan waktu 3 x 40 menit. Kegiatan pembelajaran diawali dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama. Kemudian guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Selanjutnya, guru memberikan motivasi kepada peserta didik dengan menunjukkan contoh-contoh aplikasi refleksi dalam kehidupan sehari-hari.
Tahap berikutnya guru memberikan apersepsi yaitu dengan tanya jawab tentang pemahaman awal peserta didik pada materi refleksi dengan mengamati foto yang ditampilkan pada slide. Contoh pertanyaan “Coba jelaskan pengertian refleksi dan ciri-cirinya?”.
didik . Setiap kelompok terdiri dari 1 peserta didik berprestasi tinggi, 1 peserta didik berprestasi rendah dan 2 peserta didik berprestasi sedang.
Mengawali kegiatan inti, guru menginstuksikan pada peserta didik untuk mengamati gambar 3.3 sampai 3.5 pada halaman 117 – 118. Kemudian menuntun peserta didik untuk membuat pertanyaan. Apabila proses bertanya dari peserta didik kurang lancar, guru memberikan pertanyaan penuntun, contoh pertanyaan penuntun :
“Dimanakah letak bayangannya?”
“Apakah gambar bayangan sama dengan gambar yang asli?”
Pada tahap berikutnya adalah mengumpulkan informasi/mencoba. Pada tahap ini peserta didik secara berkelompok diberi LKPD-1, kemudian menyelesaikan soal pada aktifitas peserta didik berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kelompoknya.
PETUNJUK KERJA LEMBAR KERJA
Refleksi pada sumbu-X a. Buka Program Geogebra
b. Letakkan kursor pada Graphics kemudian klik show or hide the grid
c. Letakkan kursor pada polygon kemudian klik.
j.
k. Buat segitiga ABC, mulai dari titik A,B,C dan kembali ke titik A
l. Klik masing-masing titik A,B,C kemudian klik Name & Value
1. Mengkonstruksi Pencerminan pada sumbu-X :
Salinlah titik A pada grafik berikut :
m. Pilih pilihan Reflect Object in Line
n. Klik Bangun ABC dan sumbu -X, maka akan diperoleh A’B’C’ sebagai hasil pencerminan bangun ABC terhadap sumbu-X o. Klik bangun A’B’C’ dan
sumbu-Y, maka akan diperoleh A”B”C” sebagai hasil refleksi segitiga ABC terhadap sumbu-X kemudian dilanjutkan refleksi terhadap sumbu-Y sumbu Y ditentukan oleh hubungan :
A(x , y)sumbu X
→ A '(… . ,. …)sumbuY→ A left (.…,.…. right
Tahap selanjutnya adalah mengkomunikasikan, guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil penalarannya dan kelompok lain menanggapinya. Pada tahap penutup. Peserta didik membuat membuat rangkuman / kesimpulan ataupun dilakukannya refleksi.
Tindakan berikutnya guru menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilakukan yaitu, pembelajaran secara berkelompok dengan anggota kelompok yang sama dengan kelompok pada pertemuan pertama.
Mengawali kegiatan inti, guru menginstuksikan pada peserta didik untuk mengamati gambar pada slide. Kemudian menuntun peserta didik untuk membuat pertanyaan. Apabila proses bertanya dari peserta didik kurang lancar, guru memberikan pertanyaan penuntun, contoh pertanyaan penuntun : “Jika gambar pada slide adalah hasil sebuah refleksi, dimanakah letak garis refleksinya?”
Pada tahap berikutnya adalah mengumpulkan informasi/mencoba. Pada tahap ini peserta didik secara berkelompok diberi LKPD-2, kemudian menyelesaikan soal pada aktifitas peserta didik berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kelompoknya.
PETUNJUK KERJA LEMBAR KERJA
Refleksi pada garis y = a h. Buka Program Geogebra
i. Letakkan kursor pada Graphics kemudian klik show or hide the grid
j. Ketik titik A, tulis (…,…) pada input bar
3. Mengkonstruksi Pencerminan pada garis y = a:
Salinlah titik A pada grafik berikut :
Maka persamaan refleksi terhadap kemudian klik show or hide the grid
k. Ketik titik A, tulis (…,…) pada input bar
l. Klik titik A, kemudian klik Name & Value.
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan kajian teori dan analisis yang dilakukan diharapkan jumlah peserta didik yang tuntas dalam pembelajaran bisa mencapai lebih dari 85%. karena peserta didik secara aktif mengkonstruksi konsep yang harus dikuasai, sehingga pada akhirnya akan lebih mempermudah peserta didik untuk menggunakan konsep tersebut dalam menyelesaiakn masalah yang dihadapi. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwasannya penggunaan “Le2d Program G” pada kegiatan pembelajaran peserta didik di kelas VII-A SMP Negeri 1 Buduran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelas tersebut secara signifikan.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang disebutkan di atas maka penulis menyampaikan saran sebagai berikut :
1. Saran bagi guru
a. Guru hendaknya dapat membiasakan penggunaan “ Le2d Program G” pada pelajaran matematika karena dapat mengaktifkan siswa pada proses pembelajaran.
b. Penggunaan “ Le2d Program G” harus terus ditingkatkan agar dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. 2. Saran bagi sekolah
a. Penggunaan “Le2 Program G” hendaknya dapat menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan sekolah ke arah yang lebih baik terutama kualitas pembelajaran.
b. Sarana dan prasarana serta fasilitas pembelajaran harus
Prayitno, H., Wiryoatmo, S., & Buchori, A. (2014). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Matematika SMP Berbantuan Software GeoGebra dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education pada Materi Segitiga dan Segiempat Kelas VII SMPN 2 Pucakwangi. Semarang: Universitas PGRI Semarang.
Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rizkina. (2003). Upaya Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik dalam Diskusi Kelompok. Semarang: Universitas Negri Semarang.
Rusmawati, P. H., & Rudhito, A. (2012). Desain Lembar Kerja Siswa Dengan Pemanfaatan Program GeoGebra Melalui Demostrasi Pada Materi kesebangunan di Kelas IX SMP Negri 2 Jetis Bantul. Yogyakarta: Universitas Sanata Darma.
Suardi, M. (2015). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.
Sugiono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Afabeta.
Widyantini, T. (2013). Penyusunan Lembar Kegiatan Siswa Sebagai Bahan Ajar.