• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Janda sebagai Orang Tua Tunggal Dalam Etnis Batak Toba di Tebing Tinggi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peran Janda sebagai Orang Tua Tunggal Dalam Etnis Batak Toba di Tebing Tinggi"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ii ABSTRAK

Silton Ronatal Sidauruk, 2017. Judul skripsi Fungsi dan Peran Janda Sebagai Orang Tua Tunggal Dalam Etnis Batak Toba di Tebing Tinggi. Penelitian ini membahas tentang bagaimana kehidupan seorang janda pada etnis batak toba yang berkaitan dengan filosofi Batak yaitu Dalihan Na Tolu.

Fenomena Orang tua tunggal yang terjadi di perkotaan merupakan perubahan yang terjadi dalam lembaga keluarga terkhusunya bagi masyarakat etnis batak Toba. Mereka membesarkan dan mengasuh anaknya tanpa bantuan pasangannya (suami). Selain dalam hal pengasuhan yang dilakukan seorang diri, mereka harus harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonominya dan anaknya. Hal tersebut akan menjadi lebih buruk ketika orang tua tunggal itu adalah perempuan yang sering dipandang sebelah mata. Beban hidup yang harusnya ditanggung berdua dengan pasangannya selayaknya sebuah keluarga utuh kini harus diatasi sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah berupaya mengetahui bagaimana peran janda sebagai orang tua tunggal pada etnis batak Toba dalam kesehariannya.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk studi kasus, dimana peneliti akan memberikan pemaparan atau gambaran umum mengenai kehidupan perempuan sebagai orangtua tunggal di dalam adat Batak. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (in-dept interview) yaitu wawancara terhadap lima informan yang telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Wawancara dilakukan secara intensif dan terus menerus sampai data yang didapatkan telah sesuai dengan tujuan penelitian dan penelitian kepustakaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran janda bukan hanya sebagai sosok ibu tetapi mereka juga dapat memerankan peran seorang ayah untuk membiayai kehidupan ekonominya, perannya di keluarganya dan adat batak Toba namun tidak melupakan peran aslinya yaitu sebagai ibu dalam mengurus anak-anaknya.

Kata Kata Kunci : Peran, Orang Tua Tunggal, Etnis Batak Toba, Dalihan Na Tolu

Referensi

Dokumen terkait

Hukum adat Batak Toba, khususnya perkawinan sangat memperhatikan prinsip dasar yaitu dalihan na tolu (artinya tungku nan tiga), yang merupakan suatu ungkapan yang menyatakan

Dengan kata lain, bahwa “bapak” Batak Toba yang napunu kurang memiliki power dalam Dalihan Na Tolu karena tidak mempunyai keturunan laki-laki dan apabila mengacu pada teori

The linguistic realizations of illocutionary act used in Toba Batak wedding ceremony delivered by participant of Dalihan Na Tolu starts from tudu-tudu ni sipanganon

Persepsi Masyarakat Terhadap Fungsi Dalihan Na Tolu Dalam Pelaksanaan Upacara Perkawinan Batak Toba Di Desa Sibarani Nasampulu Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba

Kehidupan adat masyarakat Batak Toba diatur dalam sistem hubungan sosial Dalihan Na Tolu, yang dibuat dalam bentuk norma-norma sehingga terdapat hubungan sosial yang harmonis

DALIHAN NA TOLU UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH ORANG BATAK TOBA DI KOTA TEGAL DARI PERSPEKTIF KONSELING.. MULTIKULTURAL

Dalam kehidupan masyarakat suku Batak Toba dikota Tegal dalihan na tolu berperan.. sebagai bentuk penyelesaian masalah-masalah yang berkaitan

Penelitian ini berangkat dari adanya ketidakseimbangan antara kenyataan yang terjadi dan bertolak belakang dari filosofi “Dalihan Na Tolu” pedoman dasar suku Batak terhadap