• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Simbolik Penggunaan Uis Adat Karo di Desa Lau Tepu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Makna Simbolik Penggunaan Uis Adat Karo di Desa Lau Tepu"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

42

DAFTAR PUSTAKA

Aminuddin. 1981. Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru

Algesindo.

Chaer, A 1994. Linguistik Umum. Jakarta:Rineka Cipta.

Debora, Maria. 2014. Makna Simbolik Upacara Adat Mangulosi (Memberi Ulos) Pada Siklus Kehidupan Masyarakat Pengururan Kabupaten Samosir.(Skripsi). Medan. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.

Peranginangin, L, Martin. 2004. Orang Karo Diantara Orang Batak .Jakarta :Penerbit Pustaka Sora Mindo.

Putra. 2010. Aspek-aspek Budaya Dalam Komunikasi Bahasa Sebuah Tinjauan Antropolinguistik (Skripsi). Universitas Mataram.

Reni. 2015. Leksikon Pengobatan Tradisional Dalam Bahasa Sunda Kajian Antropolinguistik (Skripsi). Bandung: Unversitas Pendidikan Indonesia.

Sudaryanto, 1993.Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa : Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Yogjakarta : Duta Wacana Uiversity Press.

Sobur, Alex. 2004. Semiotika Komunikasi. Bandung: Rosda Karya.

Sibarani, Robert. 2004. Antropolinguistik. Medan : Penerbit Poda.

Sinaga, Efrida 2010. Makna Nama Orang Pada Masyarakat Batak Toba Di Kecamatan Balige (skripsi). Medan Fakultas Ilmu Budaya USU.

Referensi

Dokumen terkait

Makna simbol pemberian ulos pada saat upacara adat perkawinan Batak Toba adalah sebagai “materai” agar permohonan yang disampaikan kepada Tuhan Yang Mahaesa menjadi

Informan yang tidak paham akan makna simbolik prosesi adat Jawa tetap menjalankan kehidupan rumah tangganya berdasarkan pengalaman hidup orang tuanya dan berdasarkan

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan makna simbolik tari Andun dalam upacara adat perkawinan pada masyarakat kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu

karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul MAKNA SIMBOLIK DALAM PEMBERIAN ULOS PADA PERKAWINAN ADAT BATAK TOBA: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK.. Penulis

Simbol yang dimaksud dalam upacara perkawinan adat Batak Toba.. ialah pada saat

Makna simbolik Serah-serahan ditinjau dari objek fisik dalam upacara perkawinan adat Jawa di Desa Tanjung Belit Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis Provinsi

Informan yang tidak paham akan makna simbolik prosesi adat Jawa tetap menjalankan kehidupan rumah tangganya berdasarkan pengalaman hidup orang tuanya dan berdasarkan

Makna simbol pemberian ulos pada saat upacara adat perkawinan Batak Toba adalah sebagai “materai” agar permohonan yang disampaikan kepada Tuhan Yang Mahaesa menjadi