• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Nitrit Dan Nitrat Dalam Air Di Kota Medan Secara Spektrofotometri Sinar Tampak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Nitrit Dan Nitrat Dalam Air Di Kota Medan Secara Spektrofotometri Sinar Tampak"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan umat manusia dan makhluk hidup lainnya dan fungsinya bagi kehidupan tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Sebagian besar keperluan air sehari-hari berasal dari sumber air tanah (sumur) dan air permukaan (sungai, danau, waduk dan rawa-rawa) (Rusman, 2013).

(2)

2

Pertambahan penduduk di kota-kota besar umumnya diikuti dengan peningkatan kebutuhan air minum. Kepadatan penduduk dan terbatasnya lahan untuk daerah pemukiman menyebabkan terjadinya pencemaran air tanah terutama oleh zat-zat organik yang berasal dari buangan rumah tangga. Selain itu terdapat pipa instalasi jaringan PDAM yang sudah tua dan menjadi aus sehingga mengakibatkan terjadinya rembesan air buangan ke dalam pipa dan menyebabkan air minum tercemar (Sukar, dkk., 1991).

Selain itu senyawa ammonia ini diperoleh berasal dari pupuk yang telah digunakan, pembusukan binatang dan sayuran, kotoran yang terlarut, pembuangan sampah dan limbah industri Dengan adanya mikroba nitrosomonas senyawa ammonium dan oksigen dapat membentuk

senyawa nitrit dengan adaya mikroba nitrobakter akan membentuk senyawa nitrat. Konsentrasi nitrat selalu lebih tinggi dibandingkan dengan nitrit (De Zuane, 1996; Sukar, dkk., 1991)

Reduksi nitrat menjadi nitrit pada manusia terjadi di saliva untuk semua umur dan di saluran pencernaan pada bayi umur satu sampai tiga bulan. Oleh karena itu pada bayi sampai berumur tiga bulan, nitrat akan lebih mudah tereduksi menjadi nitrit dibandingkan dengan orang dewasa. Nitrit di dalam darah mengoksidasi hemoglobin menjadi methemoglobin dimana oksigen tidak dapat mengikat oksigen. Nitrit pada konsentrasi tinggi dalam air minum akan berpotensi terbentuknya nitrosamine yang dapat mengakibatkan karsinogenik (De Zuane,1996).

(3)

3

pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Sementara, menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 Tahun 1990 air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari– hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum setelah dimasak.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 49 2Tahun2010 memberikan persyaratan kualitas air minum yang diperbolehkan mengandung nitrat maksimum 50mg/L dan 3mg/L untuk nitrit. Sedangkan menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 Tahun1990 bahwa syarat kualitas air bersih yang digunakan sebagai air minum setelah dimasak adalah 10 mg/L untuk nitrat dan 1 mg/L untuk nitrit.

Penelitian yang dilakukan oleh Sapta (Silalahi, 2007), air sumur yang berada di lokasi berbeda mempunyai kadar nitrit dan nitrat yang berbeda secara menyolok. Air sumur tersebut memiliki kadar nitrit yang memenuhi syarat dan kadar nitrat yang telah melewati batas maksimum. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat spektrofotometer DR/2000.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar nitrit dan nitrat dalam air di kota medan secara spektrofotometri sinar tampak.

1.2 Perumusan Masalah

1. Apakah ada variasi kandungan nitrit dan nitrat di dalam airdariperusahaanpengelola air minum, air sumur, air kemasandan air yang telahdimasak?

(4)

4

Nomor 492 Tahun2010 dan persyaratan air bersih menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 Tahun 1990?

1.3 Hipotesa

1. Terdapat variasi kandungan nitrit dan nitrat di dalam air dari perusahaan pengelola air minum, air sumur, air kemasan dan air yang telah dimasak.

2. Terdapat kadarnitritdannitrat dalam air di kota medan yang memenuhi persyaratan kualitas air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010 dan persyaratan air bersih menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416 Tahun1990.

1.4 Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui variasi kandungan nitrit dan nitrat di dalam air dari perusahaan pengelola air minum, air sumur, air kemasandan air yang telah dimasak.

2. Untuk mengetahui kadar nitrit dan nitrat dalam air di kota medan memenuhi persyaratan kualitas air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun2010 serta Peraturan Menteri KesehatanNomor 416 Tahun1990 yaitu syarat kualitas air bersih yang digunakan sebagai air minum setelah dimasak.

1.5 Manfaat Penelitian

1. Sebagai informasi bagi masyarakat dalam mengkonsumsi air minum sehari-hari.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian tentang penetapan kadar nitrit dalam makanan telah dilakukan sebelumnya terhadap sampel korned sapi kalengan, daging burger sapi dan sop daging sapi

Sulfanilat, setelah lima menit ditambahkan 2,5 mL N-(1-naftil) etilendiamin dihidroklorida dilarutkan dan dicukupkan dengan Aquades ditentukan panjang gelombang.. LIB

Untuk mengetahui kadar nitrit dan nitrat terdapat dalam kornet daging sapi dan. daging sapi asap sudah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan

Dan penelitian yang dilakukan Alamsyah (2009) pada sop daging sapi yang dijual di rumah-rumah makan di Kota Medan mengandung nitrit yang tidak melebihi

Penelitian tentang penetapan kadar nitrit dalam makanan telah dilakukan sebelumnya terhadap sampel korned sapi kalengan, daging burger sapi dan sop daging sapi

Analisis data statistik untuk menghitung kadar nitrat dalam sosis 1.. Data diterima jika thitung <

Berdasarkan uraian diatas penulis melakukan penentuan kadar nitrit dan nitrat serta perubahan kadar nitrit dan nitrat dalam kornet daging sapi dimana sampel yang dianalis

Metode spektrofotometri sinar tampak dalam penetapan kadar nitrit dan nitrat adalah berdasarkan reaksi kolorimetri uji Griess (lihat Gambar 2.2) dimana nitrit mengalami