PLANNING OF ACTION
PLANNING OF ACTION
BALAI PENGOBATAN GIGI
BALAI PENGOBATAN GIGI
2015
2015
Oleh: Oleh: NURUL CHOTIMAH NURUL CHOTIMAHUPTD PUSKESMAS KANDANGAN UPTD PUSKESMAS KANDANGAN
KABUPATEN KEDIRI KABUPATEN KEDIRI
2
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Masa Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyusun laporan dan rencana kegiatan program Usaha Kesehatan Sekolah UPTD Puskesmas Kandangan Kabupaten Kediri tahun 2014
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang sudah membantu selama penyusunan laporan dan POA ini :
1. Dr . Linda Tjahjono Selaku Kepala UPTD Puskesmas Kandangan 2. Seluruh Staff UPTD Puskesmas Kandangan
3. Semua masyarakat di wilayah UPTD Puskesmas Kandangan
4. Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah banyak memberikan bantuan dalam pembuatan laporan, sehingga laporan dan POA ini dapat tersusun
dengan baik.
Dalam penyusunan laporan POA ini kami menyadari masih banyak kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk menyempurnakan laporan dan POA ini yang mana semua tidak lepas dari bimbingan dari berbagai pihak, baik secara moral, material maupun spiritual.
Semoga Planing Of Action ini bermanfaat bagi penyusun khususnya dan bagi pembaca umunya.
Kediri, Januari 2015 Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Pembangunan kesehatan semakin mendapat perhatian luas diseluruh dunia, dimana telah terjadi pola pandang yang semula melihat kesehatan sebagai suatu yang sifatnya global (Dep.kes, 1999). Indonesia mencanangkan pola pembangunan berwawasan kesehatan yang dik enal dengan “Paradigma Sehat”. Hal ini berarti bahwa pembangunan kesehatan lebih menekankan upaya promotif, preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif ( Dep.kes, 1999).
Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan peningkatan kesehatan (promotif) pencegahan (preventive) penyembuhan (kuratif) dan dilaksanakan secara menyeluruh,
terpadu dan berkesinambungan (Dep.kes,1999).
Program kesehatan gigi dan mulut bertujuan agar masyarakat mampu menjaga kesehatan giginya sendiri. Hal ini dilakukan dengan mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut serta mengambil tindakan yang tepat dalam mencari pengobatan sehingga tercapai derajat kesehatan gigi dan mulut yang harmonis dan optimal (Dep.kes, 1999).
Kesehatan merupakan nikmat yang sering di lupakan, arti penting kesehatan baru dirasakan ketika sudah hilang dari diri kita atau terganggu keadaanya. Kita baru merasakan pentingnya sehat ketika kita merasa sakit gigi atau gigi ompong setelah dicabut. Tentunya akan sangat bijak jika bisa mensyukuri nikmat sehat tersebut. Salah satu caranya adalah dengan cara merawat dan memperlakukan tubuh kita beserta komponen penyusunya termasuk gigi dan mulut ( Martariwansyah, 2008.)
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah suatu bentuk pelayanan professional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada masyarakat, keluarga maupun perorangan baik yang sakit maupun yang sehat meliputi: peningkatan kesehatan gigi dan mulut, pencegahan penyakit gigi dan kesembuhan terbatas. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang diberikan di Puskesmas meliputi:
a. Pelayanan kedaruratan gigi (upaya menghilangkan rasa sakit dan penanganan trauma sebelum pasien dirujuk).
4
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut
2. Tujuan khusus
a. Untuk mempertahankan gigi selama mungkin di rongga mulut b. Untuk mengurangi angka karies di usia dini
BAB II
ANALISA SITUASI A. DATA UMUM
1. GAMBARAN UMUM
Nomor Kode Puskesmas : 418.48.3.98 Nama Puskesmas : Kandangan
Tahun berdiri : 1968
Alamat : Jl Malang 109 kandangan
No telp/ / email : 0354-326230 / [email protected] Tipe Pelayanan : Rawat jalan / inap / Poned
2. DATA DASAR
a. Jumlah Puskesmas pembantu : 4 buah c. Jumlah KK (kepala keluarga) : 13.615 KK d. Jumlah penduduk : 45.767 jiwa 3. DATA WILAYAH
a. Luas wilayah : 5.430.930 km2 dataran rendah : 75 %
dataran tinggi : 25 % b. Jumlah desa : 12 desa
c. Batas wilayah
Sebelah Utara : Kabupaten Jombang SebelahTimur : Kabupaten Malang Sebelah Selatan : Kecamatan Kepung Sebelah Barat : Kecamatan Badas Gambar Peta wilayah Kec.Kandangan
6 d. Luas wilayah kerja Puskesmas Kandangan
Tabel 2.1 Luas wilayah, jumlah desa, jumlah penduduk, jumlah rumah tangga,dan kepadatan penduduk menurut desa,dikecamatan kandangan:
NO DESA LUAS JUMLAH JUMLA PENDU UK JUML AH RATA-RATA KEPAD ATAN WILA YAH D U S U N R W RT RUM AH JIWA/RUMA PENDU DUK (km2) TAN
GGA TANGGA per km
2 1 2 3 4 5 6 7 8 9=7/8 10 1 kandangan 4,580 6 26 31 12,151 3,499 3.47 2.65 2 kemiri 1,910 2 5 7 2,519 529 4.76 1.32 3 klampisan 4,390 5 15 20 7,227 1,890 3.82 1.65 4 karangtengah 7,880 8 23 31 6,709 1,886 3.56 0.85 5 banaran 2,270 2 8 10 3,577 915 3.91 1.58 6 jerukgulung 2,300 3 7 10 2,142 697 3.07 0.93 7 jerukwangi 1,360 2 6 8 2,261 568 3.98 1.66 8 medowo 4,740 4 14 18 3,266 1,029 3.17 0.69 9 mlancu 8,200 5 16 21 4,704 1,374 3.42 0.57 10 jlumbang 720 1 1 2 376 111 3.39 0.52 11 bukur 1,130 2 4 6 1,068 299 3.57 0.95 12 kasreman 2,210 3 7 10 2,971 818 3.63 1.34 JUMLAH 41,690. 0 4 1 13 2 174 48,971 13,61 5 3.60 1
e. Jumlah Penduduk menurut Umur
Jumlah penduduk menurut umur di puskesmas Kandangan tahun 2014 dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.2 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur Tahun 2014. No Umur Jumlah Ket
1 0-1 749 2 1-4 3017 3 5-9 3686 4 10-14 3568 5 15-19 3666 6 20-24 3323 7 25-29 3253 8 30-34 3379 9 35-39 3473 10 40-44 3494 11 45-49 3346 12 50-54 2940 13 55-59 2421 14 60-64 1803 15 65-69 1352 16 70-74 994 17 >75 1303
f. Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin
Jumlah penduduk menurut jenis kelamin di Kecamatan Kandangan pada tahun 2014 dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.3 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Tahun 2014 No Jenis Kelamin Jumlah (Orang)
1. Laki-laki 22.926 2. Perempuan 22.841.
8 4. PENDIDIKAN Jumlah Sekolah a. PAUD/ TK : 08/ 35 b. SD / MI : 27 / 12 c. SMP/MTS : 2 / 2 d. SMA / MAN : 1 / 1 e. SMK : 1 f. Akademi/PT : -g. Pondok Pesantren : 10 B. DATA KHUSUS
Kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang telah dilaksanakan di Puskesmas Kandangan pada tahun 2014
Tabel 2.4 pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Kandangan
No KEGIATAN Jumlah Kasus Target
1. Penambalan sementara 198 2. Penambalan tetap gigi
permanen 123 Rasio 3. Pencabutan gigi permanen tanpa komplikasi 289 Rasio
4. Pencabutan gigi sulung 198 5. Penambalan tetap gigi
sulung 14
6. Pembersihan karang gigi 87
Sumber : Laporan Tahunan Puskesmas Kandangan tahun 2014
Jumlah pencabutan gigi permanen sebanyak 289 kasus, tumpatan gigi permanen sebanyak 123 kasus. Berdasarkan data di atas, rasio antara kasus pencabutan gigi dengan kasus tumpatan gigi, perbandingannya adalah 2,3 : 1
Berdasarkan PKP (Penilaian Kinerja Puskesmas) target yang ditetapkan untuk rasio antara pencabutan dengan tumpatan gigi adalah 1:1 ( Dinkes Provinsi Jawa Timur ). Dari hal tersebut diatas maka terdapat permasalahanya yakni “Tingginya Angka Pencabutan Gigi Puskesmas Kandangan Kabupaten Kediri”.
BAB III
ANALISA MASALAH 3.1 Identifikasi Masalah
No Kegiatan Target Capaian Kesenjangan
1 tingginya angka pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan rasio 1:1
10
BAB IV
PRIORITAS MASALAH A. Penentuan Prioritas Masalah
Penentuan prioritas masalah menggunakan metode scoring dengan kriteria USG (Urgent, Seriousness, Growth)
Defenisi USG :
1. Urgent adalah tingkat kegawatan masalah, artinya apabila masalah tidak segera ditanggulangi akan semakin gawat :
Dengan bobot skor : a. 5 = sangat gawat b. 4 = gawat
c.3 = cukup gawat d. 2 = kurang gawat e.1 = tidak gawat
2. Seriousness adalah tingkat keseriusan sebuah masalah, apabila masalah tidak diselesaikan akan berakibat serius pada masalah lain. Dengan bobot skor :
a. 5 = sangat serius b. 4 = serius
c. 3 = cukup serius d. 2 = kurang serius e. 1 = tidak serius
3. Growth adalah besar atau luasnya masalah berdasarkan pertumbuhan atau perkembangan, artinya apabila masalah tersebut bila tidak segera ditangani pertumbuhannya akan berjalan terus.
Dengan bobot skor : a. 5 = sangat besar b. 4 = besar
c. 3 = cukup besar d. 2 = kurang besar e. 1 = tidak besar
Berikut adalah matriks penentuan prioritas masalah yang akan diselesaikan Tabel 4.1 prioritas masalah
NO KRITERIA tingginya angka pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan rasio 1:1 1 U (URGENCY) 4 2 SERIOUSNESS (S) 4 3 GROWTH (G) 4 TOTAL (UxSxG) 64 RUMUSAN MASALAH :
1. tingginya angka pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan rasio 1:1 B. Menentukan Penyebab Masalah
Upaya pencarian akar penyebab masalah dengan mencoba menelusuri faktor penyebab yang berpengaruh terhadap cakupan Pemberdayaan Masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung menggunakan alat analisis diagram tulang ikan ( fist bone analizer ). Beberapa faktor akar penyebab masalah tersebut dikelompokkan dalam berbagai kelompok faktor internal ( Sumber daya ) maupun fakator eksternal (lingkungan ) yang dapat dilihat sebagai berikut : Berdasarkan uraian di atas maka masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. tingginya angka pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan rasio 1:1
Tingginya angka Pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan
rasio 1:1
Manusia Methode
Sarana informasi yang
PROGRAM BPG
penyuluhan yg kurang aktif
Kurangnya kesadaran menjaga kebersihan gigi
dan mulut
Pengetahuan pasien tentang pentingnya mempertahankan gigi masih kurang sehingga gigi yang masih bisa ditambalpun minta cabut
13
C.PRIORITAS MASALAH
NO Tingginya angka Pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan rasio 2,3:1
SKOR HASIL
C xAxRxL
RANKING
C A R L
1 Penyuluhan di Posyandu melalui program UKGMD 5 5 5 4 500 2
2 Penyuluhan di sekolah melalui program UKGS 4 5 5 3 300 3
3 Pembagian leaflet 3 4 4 3 144 4
14
D. PEMECAHAN MASALAH
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN
MASALAH
PEMECAHAN MASALAH TERPILIH
KET
1 Tingginya angka Pencabutan gigi terhadap penambalan gigi dengan rasio 2,3:1
a. Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut
b. Pengetahuan pasien tentang pentingnya mempertahankan
gigi masih kurang
c. penyuluhan yg kurang aktif d. sarana informasi yang kurang e. peralatan dan bahan tambal gigi
yang kurang
1. penyuluhan di Posyandu melalui program UKGM
2. penyuluhan di sekolah melalui program UKS
3. pembagian leflet
4. pengusulan penambahan alat tambal gigi
1. Penyuluhan di Posyandu melalui program UKGMD 2. Penyuluhan di sekolah
melalui program UKGS 3. Pembagian leaflet
4. pengusulan penambahan alat tambal gigi
15
BAB V
RENCANA USULAN KERJA PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET KEBUTUHAN SDM
INDIKATOR KEBERHASIL AN SUMBER PEMBIAYA AN DANA ALAT TENAGA
Penyuluhan tentang cara merawat kesehatan gigi dan mulut
Untuk memberikan pengetahuan tentang pemeliharaan kesgilut dan memberikan persamaan persepsi tentang kesgilut Masyarakat Desa Rasio penambalan dan pencabutan 1:1 Transport,ko nsumsi ATK,pera ga, LCD 1. dokter gigi/ perawat gigi 2. Petugas promkes Rasio penambalan dan pencabutan 1:1 BOK Penyuluhan di sekolah melalui program UKGS Untuk memberikan pengetahuan tentang pemeliharaan kesgilut dan memberikan persamaan persepsi tentang kesgilut Sekolah tingkat SD dan SLTP Rasio penambalan dan pencabutan 1:1 Transport,ko nsumsi ATK,pera ga, LCD 1. dokter gigi/ perawat gigi 2. Petugas promkes Rasio penambalan dan pencabutan 1:1 BOK Pembagian leaflet Penyebaran informasi dan memudahkan informasi diterima masyarakat Masyarakat Desa dan Sekolah tingkat SD dan SLTP Masyarakat Desa 12 desa dan Sekolah tingkat SD dan SLTP Transport,ko nsumsi Leaflet, brosur 1. dokter gigi/ perawat gigi 2. Petugas promkes Terlaksananya Pembagian leaflet BOK pengusulan penambahan alat tambal gigi Memudahkan dan melengkapi dalam proses pelayanan gigi
Alat Pencabutan dan penambalan Alat Pencabutan dan penambalan Terlaksananya penyediaan sarana penambalan gigi JKN Pembelanjaan alat kedokteran gigi : terpenuhinya alat kedokteran gigi sesuai
standar Bendahara JKN 1 unit KAK pengadaan, dokumen kontrak/ adendum, Bendahara JKN, PPTK Puskesmas Kandangan terlaksananya pengadaan alat kedokteran gigi 100% JKN
16 W & H set RC 2 LS BC SPK, dan form SPJ lain Bein lussator set
730 1 set JKN
Composite finishing
kit edenta 1 unit JKN
Tang cabut dewasa
set 12 medesy 1 set JKN
Tang cabut anak TCA 2600/ set 6 medesy 1 set JKN Dental syringe 4964 ir medesy 1 unit JKN Sterilisator ellitech 2 pintu 1 buah JKN
Curet and scaller
set8HL.625 1 unit JKN Ultrasonic scaller woodecker UDS-M + LED-B 1 unit JKN PK Thoma colores
pakistan set 1 set JKN
Cotton roll dispenser stainless dochem 1 buah JKN Composit titanium coater 499/1T 1 buah JKN Composit titanium coater 499/2T 1 buah JKN
17 Composit titanium
coater 499/3T 1 buah JKN
Composit titanium
coater 499/4T 1 buah JKN
Kaca mulut dengan
18
BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan
Masyarakat di sekitar wilayah UPTD Puskesmas Kandangan m asih mempunyai pengetahuan yang kurang mengenai cara merawat kesehatan gigi dan mulut. Selain itu juga belum adanya persamaan persepsi terhadap sehat-sakit antara petugas kesehatan
dengan pasien. Jumlah petugas kesehatan yang minimal dan beban kerja petugas yang tinggi sehingga untuk program UKGMD belum bisa dilaksanakan dengan maksimal.
B. Saran