Apakah Buku ini
Tepat untuk Saya?
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Pemula
E-book ini sesuai untuk teman-teman yang baru mempelajari perencanaan keuangan. E-book ini berisi dasar perencanaan keuangan. Setelah membaca E-book ini teman-teman dapat mulai mengelola keuangan dengan baik dan benar.
Menengah
E-book ini sesuai untuk teman-teman yang sudah mengenal dasar perencanaan keuangan. E-book ini berisi topik perencanaan keuangan yang lebih spesifik.
Ahli
E-book ini sesuai untuk teman-teman yang ingin menjadi ahli di bidang perencanaan keuangan. Topik yang disampaikan sangat detil dan spesifik.
Hubungi Finansialku Free Trial Finansialku Kirimkan Saya Proposal
Finansialku
Apapun Kapanpun
Berapapun
… rencanakan keuangan Anda untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan!
Konsultasi Aplikasi Pelatihan
Finansialku
A
h
m
“Pastikan Anda melangkah di Jalan yang Benar!” Perencanaan Keuangan adalah roadmap yang akan membantu Anda mencapai tujuan – tujuan keuangan.
#IndonesianDreams.
www.Finansialku.com
Penulis
Melvin Mumpuni, CFP
®
Sebagai perencana keuangan, Melvin melayani konsultasi, seminar dan edukasi. Melvin berminat di investasi, perencanaan keuangan dan binis online..Lina adalah seorang perencana keuangan di Finansialku. Lina memiliki keahlian di bidang perencanaan keuangan, khususnya proteksi dan waris. Lina senang mendorong orang untuk mengubah passion menjadi salah satu sumber pendapatan.
Lina Yunita, CFP®
CFP: 1300 2280 CFP: 1300 2289 Melvin Mumpuni Lina Yunita www.Finansialku.comDaftar Isi
Apa Tujuan Keuangan Anda?
•
Perencanaan Keuangan di Indonesia………… 8•
Siklus Hidup Manusia……… 11•
Piramida Perencanaan Keuangan……… 13•
Tujuan Keuangan yang SMART……… 15•
Tujuan Keuangan dan Waktunya ……… 21www.Finansialku.com
Share this E-book! Halaman
Membuat
Tujuan Keuangan
Sumber Quote dan Gambar:
UTIMF - http://goo.gl/V8LGu8
Luis Llerena - https://goo.gl/tEqMlG
“Miliki rencana dan mulai dengan awal yang tepat, bergerak mendekati tujuan-tujuan keuangan dan penuhi seluruh tujuan tersebut.”
Perencanaan Keuangan di Indonesia
erencanaan keuangan adalah topik yang sedang booming di Indonesia. Sebetulnya apa sih yang di maksud dengan perencanaan keuangan?P
Definisi Perencanaan Keuangan menurut FPSB (Financial
Planning Standard Board):
Berdasarkan definisi di atas, dapat kita simpulkan perencanaan keuangan adalah sebuah proses. Proses tentu saja membutuhkan waktu dan bukan pekerjaan semalam jadi. Kita perlu bersabar (patience) dan tekun (persistence) dalam menjalankan rencana yang sudah dibuat.
sebuah proses untuk mencapai tujuan-tujuan hidup seseorang atau keluarga melalui manajemen keuangan yang tepat dan terencana dengan benar.
www.Finansialku.com
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Elemen kedua adalah tujuan – tujuan hidup seseorang atau keluarga. Kita semua dan seluruh orang Indonesia tentu saja punya tujuan keuangan #IndonesianDreams, apa sajakah tujuan keuangan Anda?
Membeli rumah Membeli kendaraan Dana pernikahan Jaminan kesehatan Hari tua yang nyaman Tujuan lainnya ……… Tujuan lainnya ……… Tujuan lainnya ………
Dalam perencanaan kata TUJUAN KEUANGAN memiliki definisi yang cukup mendalam. Kita akan bahas mengenai
TUJUAN KEUANGAN pada bagian selanjutnya.
Your dreams
Elemen ketiga adalah manajemen keuangan yang tepat dan terencana dengan benar. Elemen ketiga ini adalah cara Anda mencapai tujuan-tujuan keuangan, apakah dengan cara:
1. Memperbaiki kebiasaan dalam membelanjakan uang. 2. Mengubah pola pikir (mindset) mengenai uang.
3. Mulai merencanakan investasi.
4. Mulai menuliskan tujuan-tujuan keuangan. 5. dan lain sebagainya.
Jadi perencanaan keuangan dapat diibaratkan, seperti pada gambar berikut:
www.Finansialku.com
Share this E-book!
A = kondisi saat ini
B = tujuan keuangan
perencanaan
keuangan
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Lebih jauh, kita akan membahas tentang TUJUAN
KEUANGAN.
1
2
3
4
Tujuan Keuangan SMART Piramida Perencanaan Keuangan
Siklus Hidup Manusia
Tujuan Keuangan menurut horizon waktu
1 Siklus Hidup Manusia
Manusia memiliki siklus hidup, yang berawal dari bayi lahir, masa anak-anak, remaja dan dewasa. Pada masing-masing tahapan tersebut setiap manusia memiliki tujuan keuangan yang berbeda.
Orang yang baru mulai bekerja memiliki tujuan keuangan yang berbeda dengan lulusan baru.
Berikut ini ilustrasi siklus hidup manusia (life cycle).
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Keluarga Mapan Pensiun Anak – Anak Ke Remaja Memulai Berkeluarga Fase Perkembangan Keluarga dan Karir
20 30 40 50 60 70 80 Usia E s ti m a s i P e n g h a s ila n Keuangan dalam Siklus Hidup Manusia
www.Finansialku.com @Finansialku
Perencanaan Asuransi Investasi Utang
Tabungan dan Konsumsi
Waris
www.Finansialku.com
Share this E-book!
2 Piramida Perencanaan Keuangan
Menurut ilmu perencanaan keuangan, tujuan keuangan dapat digambarkan dalam sebuah piramida. Berikut ini ilustrasi piramida perencanaan keuangan:
Secara umum terdapat lima bagian utama. Bagian paling dasar adalah perencanaan dana darurat dan pengelolaan arus kas. Bagian berikutnya adalah manajemen risiko untuk individu dan keluarga.
Tahap selanjutnya adalah pemenuhan tujuan-tujuan keuangan #IndonesianDreams, seperti membeli rumah, kendaraan, menyiapkan dana pendidikan anak, perjalanan ibadah, perjalan ke luar negeri dan lain sebagainya. Tahapan selanjutnya adalah persiapan dana hari tua dan waris (distribusi keuangan).
Satu hal yang harus diingat dalam piramida tersebut adalah URUTAN. Kebanyakan orang melakukan kesalahan karena melompati piramida. Contoh belum memiliki dana darurat, arus kas masih minus tetapi sudah berinvestasi.
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Jangan melompati PIRAMIDA, pastikan Anda
memiliki dana darurat, arus kas positif dan proteksi diri sebelum berinvestasi.
www.Finansialku.com
Share this E-book!
3 Tujuan Keuangan yang SMART
Tujuan keuangan harus di buat dengan cara yang SMART. Banyak orang melakukan kesalahan dalam mendefinisikan tujuan, contoh: “Saya ingin kaya”, “Saya ingin beli rumah”.
Tujuan keuangan yang SMART adalah tujuan keuangan yang:
Spesifik (Specific)
Definisikan tujuan Anda dengan sangat-sangat jelas. Gunakan rumus 5W + 1H, untuk mempermudah.
• Who (Siapa) = Siapakah yang terlibat?
• What (Apa) = Apakah tujuan keuangannya? • Where (Dimana) = Dimanakah saya menabung atau
Spesifik (Specific)
• When (Kapan) = Kapan tujuan tersebut harus tercapai?
• Why (Mengapa) = Mengapa saya harus mencapai tujuan keuangan tersebut?
• How (Bagaimana)= Bagaimana cara saya mendapat- kan tujuan keuangan tersebut?
Contoh:
Saya harus mulai menabung Rp 500.000 setiap bulan di tabungan, selama 10 bulan ke depan untuk mendapatkan laptop baru.
Terukur (Measurable)
Tujuan harus disertai kriteria-kriteria yang dapat diukur untuk mengetahui perkembangannya. Dengan melakukan pengukuran, Anda dapat yakin Anda berjalan pada jalur yang tepat.
www.Finansialku.com
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Terukur (Measurable)
Gunakan kata tanya: Berapa lama, berapa banyak dan berapa sering.
Berapa lama lagi saya akan mendapatkan laptop baru saya?
Saya tahu 10 bulan lagi, saya akan mendapatkan laptop baru. Syaratnya saya harus menabung 500.000 setiap bulannya di tabungan.
Dapat Dicapai (Attainable)
Banyak orang mengatakan kita harus berani bermimpi besar (Dare to Big Dream) tetapi kita harus membagi mimpi besar tersebut ke dalam langkah-langkah kecil. Tujuannya sederhana, yaitu agar tujuan (goals) dapat kita capai. Dalam menentukan tujuan keuangan pastikan tujuan keuangan tersebut tidak terlalu sulit atau tidak terlalu mudah untuk didapatkan.
Dapat Dicapai (Attainable)
Contoh seseorang anggap saja bernama Ronald dengan pendapatan Rp 120.000.000 per tahun. Saat ini Ronald hanya memiliki tabungan sebesar Rp 50.000.000.
Ronald ingin menikah tahun depan dengan anggaran Rp 500.000.000 dan membayar uang muka membeli apartemen sebesar Rp 120.000.000.
Tujuan keuangan seperti Ronald cukup berat untuk dijalankan. Kebutuhan menikah dan uang muka rumah sebesar Rp 620.000.000. Sedangkan uang yang Ronald miliki hanya sebesar Rp 290.000.000.
Bagaimana solusinya? Ronald dapat merevisi tujuan keuangannya. Contoh: Ronald dapat mengurangi anggaran pernikahan, menunda pernikahan atau jika memungkinkan Ronald dapat meningkatkan pendapatannya.
www.Finansialku.com
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Relevan (Relevant)
Tujuan yang relevan menekankan apakah tujuan tersebut cukup berharga, dapat memenuhi keinginan dan selaras dengan tujuan jangka panjang Anda.
Misal Ronald ingin membeli sedan mewah, padahal Ronald saat ini harus memikirkan sebentar lagi menikah dan berkeluarga. Ronald mungkin saja ingin memiliki sedan mewah, tetapi membeli mobil keluarga lebih relevan untuk kebutuhan jangka panjang Ronald.
Ada Batas Waktu (Timely)
Tujuan keuangan harus memiliki batasan waktu. Kapan tujuan tersebut harus dicapai? Besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan atau beberapa tahun kemudian.
Batasan waktu akan menimbulkan rasa urgency dan membantu Anda mengelola waktu lebih baik.
Kesimpulan:
Specific = jelas, tidak ambigu.
Measurable = tujuan dapat diukur dan dipantau.
Attainable = tujuannya dapat dicapai, tidak terlalu
= berat dan tidak terlalu ringan.
Relevant = tujuannya bermanfaat dan sesuai
= dengan tujuan jangka panjang.
Timely = memiliki batasan waktu.
www.Finansialku.com
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Apa Tujuan Keuangan Mu?
tuliskan tujuan keuangan Anda di sini, jangan lupa yang SMART.
4 Tujuan Keuangan & Waktunya
Berdasarkan waktu, tujuan keuangan dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:
• Tujuan jangka pendek <= 1 tahun • Tujuan jangka menengah 1 – 5 tahun • Tujuan jangka panjang > 5 tahun
www.Finansialku.com
www.Finansialku.com
Share this E-book!
Share tujuan keuangan Mu, melalui
Twitter @Finansialku atau Facebook Finansialku! Jangan lupa gunakan hashtag #IndonesianDreams.