• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 PROYEKSI STEREOGRAFIS DAN PROYEKSI KUTUB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 4 PROYEKSI STEREOGRAFIS DAN PROYEKSI KUTUB"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 4.1 perbandingan antara proyeksi ortografi dengan proyeksi stereografiWSNEENWS
Gambar 4.2 hubungan sudut di dalam proyeksi stereografi
Gambar 4.4 Penggambaran stereografis  Keterangan gambar :
Gambar 4.9 Tahapan menentukan Kedudukan Bidang Dari Dua Kemiringan  Semu
+3

Referensi

Dokumen terkait

Jarak antara titik A dan bidang adalah panjang ruas garis AA’ dengan titik A’ merupakan proyeksi titik A pada bidang. 4) Jarak Antara Dua Garis Sejajar Menentukan

Theodolit diletakkan di Titik 1, tembakkan ke Titik 2 dan putar 90° ke arah lokasi as jalan (bentang selatan) dan tarik garis sesuai jarak yang direncanakan.. Tandai

Proyeksi Silinder bila bidang proyeksinya adalah silinder, artinya semua titik di atas permukaan bumi diproyeksikan pada bidang silinder yang kemudian

- Horizontal Plane (HP) adalah bidang khayal yang kedudukannya horisontal dan merupakan tempat kedudukan titik-titik yang mempunyai ketinggian sama Garis proyeksi dari suatu

Akibat dari cara memproyeksikan ini, maka hasil proyeksi dengan menggunakan metode Eropa hasilnya akan akan saling berlawanan, maksudnya adalah, proyeksi sebelah

Supaya suatu titik dapat ditampilkan dalam ruang, yang pertama ambil titik asal O dan tiga garis arah melalui O yang saling tegak lurus satu sama lain.. Secara umum,

Hubungkan antara titik sasaran (Q) tersebut dengan tepat berdirinya theodolit (T) dengan garis lurus atau benang. Garis / benang itulah arah kiblat untuk tempat atau

Gambar pandangan tunggal (Proyeksi piktorial) adalah suatu teknik menampil- kan gambar benda yang mendekati bentuk dan ukuran sebenarnya secara tiga dimensi dengan