• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH IV

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

PEMBUATAN APLIKASI MOBILE JADWAL KEGIATAN

PADA BAGIAN ANGGARAN DAN UMUM

PUSAT PERENCANAAN INFRASTRUKTUR PUPR

DISUSUN OLEH :

NAMA : WILDAN BHAGAS RINALDI

NIP : 198611162019031006

FORMASI JAFUNG : PRANATA KOMPUTER PERTAMA

UNIT ORGANISASI : BADAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT TAHUN 2019

(2)

i

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH IV

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

PEMBUATAN APLIKASI MOBILE JADWAL KEGIATAN PADA BAGIAN ANGGARAN DAN UMUM

PUSAT PERENCANAAN INFRASTRUKTUR PUPR

Disusun oleh :

WILDAN BHAGAS RINALDI, S.Kom

NIP. 198611162019031006 PRANATA KOMPUTER PERTAMA

BADAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH

DISEMINARKAN PADA : HARI : Jum’at

TANGGAL : 1 Nopember 2019

MENTOR

Hari Suharto Diyaksa, S.H., M.Si NIP. 197303231997031005

COACH

Hernik Jatmiati, S.Kom., MMT NIP. 197205081998032012

PENYELENGGARA BALAI DIKLAT PUPR WIL. V

YOGYAKARTA

Anwar, S.T., M.T. NIP. 197901182005021001

KEPALA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Ir. Moeh. Adam, M.M. NIP. 196503031992031002

(3)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya Laporan Pelaksanaan Aktualisasi dengan judul “Pembuatan Aplikasi Mobile Jadwal Kegiatan Pada Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR” dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini disusun sebagai salah satu persyaratan kelulusan Latsar CPNS Kementerian PUPR. Selama menyelesaikan Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini penulis banyak menerima petunjuk, saran, bimbingan, motivasi dan bantuan dari berbagai pihak. Sehubungan dengan hal tersebut penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Bapak Hari Suharto Diyaksa, SH,M.Si. selaku Mentor yang selalu memberikan motivasi, saran, arahan dan bimbingan sehingga laporan ini dapat diselesaikan dengan baik.

2. Ibu Neneng Chairiah, S.Sos, M.T. selaku Co-Mentor yang selalu memberikan motivasi, saran, arahan dan bimbingan sehingga laporan ini dapat diselesaikan dengan baik.

3. Ibu Hernik Jatmiati, S.Kom,MMT sebagai Coach yang juga telah memberikan banyak masukan, koreksi dan saran sehingga laporan ini dapat diselesaikan dengan baik.

4. Widya Iswara Kementerian PUPR yang mengajar di Balai Pelatihan Kementerian PUPR Wilayah V Yogyakarta yang telah memberikan pengetahuan sehingga memudahkan penyusunan laporan ini.

5. Teman-teman CPNS Kementerian PUPR Batch IV yang berjuang bersama selama mengikuti LATSAR di Balai Pelatihan Kemen PUPR Wilayah V Yogyakarta

Semoga Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini dapat menjadi panduan dalam implementasi aktualisasi di Unit Kerja penulis. Penulis sadar bahwa Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini masih memiliki kekurangan. Semoga Laporan Pelaksanaan Aktualisasi ini dapat memberikan manfaat dan wawasan tambahan bagi para pembaca dan bagi penulis sendiri.

Jakarta, 31 Oktober 2019

(4)

iii

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR GAMBAR ... v BAB I ... 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Tujuan ... 2 BAB II ... 3 ENVIRONMENTAL SCANNING ... 3 2.1 Isu ... 3 2.2 Core Issue... 3 2.3 Dampak Isu ... 5

2.4 Kondisi Yang Diharapkan... 5

2.5 Gagasan Pemecahan Isu ... 5

BAB III ... 7

PELAKSANAAN AKTUALISASI ... 7

3.1 Kegiatan ... 7

3.2 Pelaksanaan Aktualisasi ... 7

3.3 Kendala dalam Pelaksanaan Aktualisasi ... 23

3.4 Strategi Mengatasi Hambatan/Kendala... 23

BAB IV ... 24

ANALISIS ... 24

4.1. Keterkaitan Substansi... 24

4.2. Kontribusi TerhadapVisi-Misi Organisasi: ... 25

(5)

iv

BAB V ... 26

PENUTUP... 26

5.1 Kesimpulan ... 26

5.2 Rekomendasi ... 26

LAMPIRAN 1: KERANGKA RANCANGAN AKTUALISASI ... 27

(6)

v

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Bentuk dari informasi jadwal kegiatan menggunakan whiteboard ... 8

Gambar 2. Bentuk rancangan aplikasi jadwal kegiatan ... 9

Gambar 3. Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor ... 10

Gambar 4. Worksheet Data dalam pembuatan aplikasi ... 10

Gambar 5. Worksheet Data Option dalam pembuatan aplikasi ... 11

Gambar 6. Worksheet UX (User Experience) dalam pembuatan aplikasi... 11

Gambar 7. Worksheet Database dalam pembuatan aplikasi ... 11

Gambar 8. Worksheet User dalam pembuatan aplikasi ... 12

Gambar 9. Worksheet User Statistics ... 12

Gambar 10. Petunjuk penggunaan untuk user ... 13

Gambar 11. Petunjuk penggunaan untuk admin ... 14

Gambar 12. Sosialisasi produk tahap awal ... 15

Gambar 13. Rapat dengan para Stakeholder Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR ... 15

Gambar 14. Ulasan Pengguna dari Kasubbag Program dan Evaluasi dan Kasubbag Umum . 16 Gambar 15. Ulasan Pengguna dari Staf Bagian Anggaran dan Umum ... 16

Gambar 16. Ulasan Pengguna dari Staf Bagian Anggaran dan Umum ... 17

Gambar 17. Worksheet data untuk melakukan perbaikan data ... 18

Gambar 18. Revisi Petunjuk Penggunaan ... 19

Gambar 19. Sosialisasi akhir kepada Kasubbag Umum ... 20

Gambar 20. Sosialisasi akhir kepada Kasubbag Program dan evaluasi... 20

Gambar 21. Sosialisasi akhir kepada para staf... 21

Gambar 22. Sosialisasi akhir kepada para staf... 21

Gambar 23. Sosialisasi akhir kepada para staf... 22

(7)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Berdasarkan Undang-undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, CPNS 2018 wajib menjalani masa percobaan selama satu tahun. Masa percobaan dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

Pada masa percobaan ini CPNS mendapat pelatihan dan pendidikan sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara No. 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III, dimana materi yang diberikan berupa Pembentukan Karakter PNS, yaitu:

1) Sikap Perilaku Bela Negara (wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara, analisis isu kontemporer, dan kesiapsiagaan Bela Negara secara terintegrasi);

2) Nilai-nilai dasar PNS (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi);

3) Kedudukan dan peran PNS dalam NKRI (Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan

Whole of Government);

4) Habituasi.

Habituasi merupakan On the Job Training (OJT) yang dilakukan di unit organisasi di masing-masing instansi. Kementerian PUPR memiliki 11 (sebelas) unit organisasi, termasuk didalamnya adalah Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW). BPIW memiliki tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan strategi keterpaduan antara pengembangan kawasan dengan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat. BPIW mempunyai 5 (lima) unit kerja salah satunya adalah Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR yang memiliki tugas melaksanakan penyiapan penyusunan kebijakan teknis, strategi, rencana strategis, analisis manfaat, serta rencana keterpaduan pengembangan kawasan dengan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR terdiri dari 4 (empat) unit eselon tiga yaitu: Bagian Anggaran dan Umum, Bidang Penyusunan Rencana Strategis dan Analisa Manfaat, Bidang Perencanaan Infrastruktur I, dan Bidang Perencanaan Infrastruktur II. Bagian Anggaran dan Umum mempunyai tugas

(8)

2

melaksanakan penyiapan koordinasi dan penyusunan program dan anggaran, pelaksanaan evaluasi kinerja, serta urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat. Bagian Anggaran dan Umum terdiri dari 2 (dua) unit eselon IV yaitu: Subbagian Program dan Evaluasi dan Subbagian Umum. Penulis melaksanakan OJT di Subbagian Umum yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan administrasi kepegawaian, keuangan, Barang Milik Negara (BMN), serta pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat.

Pada masa percobaan, CPNS ditugaskan membuat tugas aktualisasi. Peserta dalam melakukan tugas aktualisasi, yaitu membuat kegiatan yang dapat ditanamkan ke lingkungan kerja berdasarkan nilai-nilai “ANEKA” dan tupoksi unit organisasi tempat CPNS bekerja sebagai pelayan publik dan perekat bangsa. Dengan tugas aktualisasi ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan konsepsi aktualisasi, penjelasan aktualisasi, penyusunan dan penyajian rancangan aktualisasi, pelaksanaan aktualisasi di tempat kerja, penyusunan laporan, dan penyajian hasil aktualisasi.

1.2. Tujuan

Tujuan dari program aktualisasi adalah

1) Mengindentifikasi dan menetapkan isu-isu terkait peran dan kedudukan ASN di lingkungan OJT.

(9)

3

BAB II

ENVIRONMENTAL SCANNING

2.1 Isu

Selama melaksanakan On the Job Training (OJT) di Subbagian Umum, Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR, BPIW ditemukan beberapa isu sebagai berikut:

1) Tidak terdistribusinya informasi jadwal kegiatan dengan cepat, kurang efektif dan efisien.

2) Koneksi jaringan internet sering mati. 3) Finger print yang sering error.

2.2 Core Issue

Berdasarkan isu dalam sub-bab 2.1, dapat ditentukan isu prioritas utama yaitu menggunakan analisis dengan indikator Urgency, Seriousness, dan Growth (USG). USG adalah salah satu alat untuk menyusun urutan prioritas isu yang harus diselesaikan, dengan menentukan tingkat urgensi, keseriusan, dan perkembangan isu dengan menentukan skala nilai 1-5. Isu yang memiliki total skor tertinggi merupakan isu prioritas. Pengertian urgency, seriousness, dan growth dapat diuraikan sebagai berikut:

• Urgency adalah seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas dikaitkan dengan waktu. • Seriousness adalah seberapa serius isu perlu dibahas dikaitkan dengan akibat yang

timbul.

• Growth adalah seberapa kemungkinan isu berkembang dan kemungkinan isu akan makin memburuk jika dibiarkan.

(10)

4 Hasil analisis USG adalah sebagai berikut:

No Identifikasi Isu Urgency Seriousness Growth Total

1

Tidak terdisribusinya informasi jadwal kegiatan dengan cepat, kurang efektif dan efisien

5 4 4 13

2 Koneksi jaringan internet sering mati 4 3 3 10

3 Finger print yang sering error 3 2 2 7

Dari teknik tapisan isu dengan metode USG diperoleh isu utama terpilih yakni tidak terdisribusinya informasi jadwal kegiatan dengan cepat, kurang efektif dan efisien.

Saat ini alur pendistribusian informasi jadwal atau agenda kegiatan dilaksanakan dengan cara setelah disposisi kegiatan keluar, sekretaris atau staff yang diperintah oleh atasan menulis secara manual pada papan whiteboard yang berada di ruang kerja. Fungsi dari jadwal kegiatan ini adalah sebagai informasi dan juga sebagai reminder atau pengingat jadwal kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh para staff. Dengan semakin meningkatnya intensitas kegiatan dan tingkat mobilitas staff yang tinggi, sistem manual ini tidak lagi bisa memberikan akses informasi yang cepat. Kekurangan lainnya tidak dapat diakses dimanapun, kurang efektif dan efisien, tidak flexible, dan tidak dapat melakukan perekaman data. Isu ini dianggap mendesak dan serius karena isu ini dapat berdampak pada kecepatan dan mobilitas para staf dan tim dalam mempersiapkan data atau perlengkapan sebelum mengikuti sebuah agenda kegiatan. Isu ini juga dapat terus berkembang lebih buruk apabila tidak segera ditanggulangi, sebab kinerja pegawai sangat mempengaruhi kualitas pelayanan publik suatu unit organisasi.

(11)

5 2.3 Dampak Isu

Jika isu tidak diselesaikan, maka akan berdampak:

1. Terlambatnya informasi jadwal kegiatan akan membuat peserta kegiatan kurang persiapan dan koordinasi untuk mengikuti kegiatan tersebut.

2. Staff dengan mobilitas yang tinggi akan sulit dalam mendapatkan akses informasi jadwal kegiatan.

3. Tidak segera beralihnya proses manual ke digital maka data informasi jadwal kegiatan tidak dapat terekam dengan baik.

2.4 Kondisi Yang Diharapkan

Terdapat sistem informasi jadwal kegiatan dalam bentuk aplikasi mobile sehingga pimpinan dan staff dapat mengakses informasi jadwal kegiatan dengan mudah.

2.5 Gagasan Pemecahan Isu

Untuk menyelesaikan isu “tidak terdistribusinya informasi jadwal kegiatan dengan cepat, efektif dan efisien”, maka sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman di era digital revolusi industri 4.0 yang menuntut mobilitas tinggi, efektif dan efisien perlu dilakukan pembuatan aplikasi mobile jadwal kegiatan pada Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR. Aplikasi ini dirancang untuk berjalan pada peranti bergerak seperti ponsel atau tablet. Pembuatan aplikasi mobile ini adalah untuk lebih mempercepat, mempermudah staff dalam mendapatkan akses informasi jadwal kegiatan yang dapat diakses dimana saja selama ada akses internet dan aplikasi terpasang dalam gadget. Untuk melaksanakan gagasan tersebut, telah dirancang beberapa tahapan kegiatan antara lain:

1) Pengumpulan Data.

a) Mengidentifikasi kebutuhan data yaitu dengan mengamati bentuk dan pola desain awal informasi jadwal kegiatan.

2) Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor.

a) Meminta arahan dan koreksi kepada mentor apakah ada fitur-fitur yang perlu ditambahkan pada aplikasi.

3) Membuat aplikasi mobile tahap awal

a) Membuat aplikasi mobile berdasarkan rancangan desain aplikasi 4) Sosialisasi produk aplikasi tahap awal.

(12)

6

b) Mensosialisikan produk tahap awal untuk mendapatkan timbal balik 5) Membuat aplikasi mobile tahap akhir

a) membuat aplikasi mobile tahap akhir berdasarkan laporan ulasan user 6) Sosialisasi Produk Tahap Akhir

(13)

7

BAB III

PELAKSANAAN AKTUALISASI

3.1 Kegiatan

Dalam melaksanakan aktualisasi dan habituasi, ada tujuan yang perlu dicapai yakni penyelesaian isu yang telah diangkat. Isu tersebut sesuai dengan Mata Pelatihan Agenda III Peran dan Kedudukan ASN Dalam NKRI yang berfokus pada Pelayanan Publik. Dalam upaya melaksanakan hal tersebut, terdapat beberapa alternatif solusi yang akan dilaksanakan dalam bentuk tahapan kegiatan aktualisasi yang didasarkan pada Mata Pelatihan Agenda II Nilai-Nilai Dasar ASN yaitu ANEKA.

Deskripsi kegiatan Aktualisasi sebagai alternatif solusi langkah-langkah penyelesaian isu dengan total 7 (tujuh) kegiatan adalah sebagai berikut:

1) Pengumpulan Data.

2) Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor. 3) Membuat aplikasi mobile tahap awal.

4) Sosialisasi produk aplikasi tahap awal. 5) Membuat aplikasi mobile tahap akhir. 6) Sosialisasi produk aplikasi tahap akhir. 7) Penyusunan laporan aktualisasi.

Agar pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi dapat berjalan dengan baik dan efektif, maka diperlukan Jadwal Rencana Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi. Rencana kegiatan ini berisi uraian kegiatan beserta batas waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap tahapan kegiatan. Jadwal Rencana Kegiatan ini juga sekaligus menjadi alat kontrol dalam menyelesaikan target kegiatan yang harus dilaksanakan.

3.2 Pelaksanaan Aktualisasi

Pelaksanaan dari tahapan kegiatan aktualisasi adalah sebagai berikut: 1) Pengumpulan Data.

Mengidentifikasi kebutuhan data yaitu dengan mengamati bentuk dan pola desain awal informasi jadwal kegiatan.

(14)

8

Gambar 1. Bentuk dari informasi jadwal kegiatan menggunakan whiteboard

Dari gambar diatas, informasi jadwal kegiatan dengan menggunakan whiteboard sifatnya terbatas dalam menampilkan informasi. Terdiri dari lima kolom termasuk kolom nomor dan memuat sekitar enam baris, dan hanya dapat menampilkan empat informasi jadwal kegiatan yaitu:

1) Hari/Tanggal 2) Waktu/Tempat 3) Kegiatan 4) Keterangan

Dengan keterbatasan dimensi whiteboard apabila ditambahkan kolom untuk memuat data infromasi lebih banyak maka akan mempersulit dalam pengisian kolom tersebut. Dari pengamatan tersebut empat informasi yang ditampilkan pada papan whiteboard kurang detail dalam memberikan informasi jadwal kegiatan. Untuk itu dalam pembuatan aplikasi jadwal kegiatan perlu ditambahkan menjadi sembilan data informasi yaitu:

1) Hari dan tanggal mulai 2) Hari dan tanggal selesai 3) Mulai pukul

4) Selesai pukul 5) Tempat

(15)

9 7) Penyelenggara

8) Peserta 9) Catatan

2) Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor.

Meminta arahan dan koreksi kepada mentor terkait bentuk rancangan pada aplikasi.

(16)

10

Gambar 3. Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor

3) Membuat aplikasi mobile tahap awal

Dalam pembuatan aplikasi mobile jadwal kegiatan ini menggunakan software appsheet by mixpanel mobile analytics. Dengan menggunakan software ini dapat menghemat biaya dan waktu dalam membuat aplikasi mobile, karena spesifikasi komputer yang dibutuhkan tidak perlu tinggi.

(17)

11

Gambar 5. Worksheet Data Option dalam pembuatan aplikasi

Gambar 6. Worksheet UX (User Experience) dalam pembuatan aplikasi

(18)

12

Gambar 8. Worksheet User dalam pembuatan aplikasi

(19)

13 4) Sosialisasi produk aplikasi tahap awal.

a) Membuat petunjuk cara penggunaan

Untuk menerangkan cara penggunaan aplikasi maka diperlukan pembuatan petunjuk penggunaan. Hasil dari pembuatan petunjuk penggunaan ini adalah petunjuk penggunaan untuk user dan petunjuk penggunaan untuk admin.

(20)

14

(21)

15

b) Mensosialisikan produk tahap awal untuk mendapatkan timbal balik.

Memberikan penjelasan penggunaan dan manfaat penggunaan aplikasi kepada para pegawai di Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR. Memberi lembar ulasan kepada pengguna untuk mendapatkan timbal balik, kemudian melaksanakan kegiatan rapat dengan stakeholder yang akan menggunakan yaitu Kepala Subbagian Program dan Evaluasi dan Kepala Subbagian Umum pada Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR.

Gambar 12. Sosialisasi produk tahap awal

Gambar 13. Rapat dengan para Stakeholder Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR

(22)

16

Gambar 14. Ulasan Pengguna dari Kasubbag Program dan Evaluasi dan Kasubbag Umum

(23)

17

Gambar 16. Ulasan Pengguna dari Staf Bagian Anggaran dan Umum

c) Laporan ulasan pengguna

Petanyaan Score Total

Bentuk Aplikasi telah memadai Sangat Setuju 1 Setuju 5 6 Aplikasi mudah digunakan Sangat Setuju 4 Setuju 2 6 Petunjuk penggunaan mudah dipahami Sangat Setuju 4 Setuju 2 6 Aplikasi bermanfaat dalam menjalankan kegiatan Sangat Setuju 5 Setuju 1 6 Aplikasi diperlukan dalam menjalankan kegiatan Sangat Setuju 3 Setuju 3 6

Berdasarkan ulasan pengguna terdapat beberapa masukan untuk perbaikan aplikasi: 1. Perlu ditambahkan fitur maps untuk mendeteksi lokasi agenda acara untuk lebih

memudahkan pengguna

2. Tampilan halaman jadwal kegiatan dalam menampilkan highlight kegiatan lebih baik memunculkan nama kegiatan daripada lokasi kegiatan

(24)

18 5) Membuat aplikasi mobile tahap akhir

Berdasarkan hasil ulasan pengguna dan rapat dengan para Stakeholder Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR, terdapat masukan yang perlu dilakukan perbaikan pada aplikasi:

1. Perlu ditambahkan fitur maps untuk mendeteksi lokasi agenda acara untuk lebih memudahkan pengguna

2. Tampilan halaman jadwal kegiatan dalam menampilkan highlight kegiatan lebih baik memunculkan nama kegiatan daripada lokasi kegiatan

(25)

19

(26)

20 6) Sosialisasi Produk Tahap Akhir

Mensosialisasikan produk tahap akhir kepada user

Gambar 19. Sosialisasi akhir kepada Kasubbag Umum

(27)

21

Gambar 21. Sosialisasi akhir kepada para staf

(28)

22

Gambar 23. Sosialisasi akhir kepada para staf

(29)

23 7) Penyusunan laporan aktualisasi

Membuat laporan yang berisikan tentang pelaksanaan aktualisasi

3.3 Kendala dalam Pelaksanaan Aktualisasi

Dalam pelaksanaan atau realisasi rancangan aktualisasi yang telah disusun sebelumnya, penulis menemukan hambatan yaitu keterbatasan waktu dan sumber daya yaitu kebutuhan spesifikasi komputer yang tinggi dalam pembuatan aplikasi mobile, dan sumber daya manusia yaitu tidak ada bantuan analis maupun programmer dalam pembuatan aplikasi mobile ini.

3.4 Strategi Mengatasi Hambatan/Kendala

Untuk mengatasi kendala tersebut maka digunakan software pembuatan aplikasi mobile yang membutuhkan spesifikasi komputer yang tidak terlalu tinggi.

(30)

24

BAB IV

ANALISIS

4.1. Keterkaitan Substansi 1) Pengumpulan Data:

• Penerapan Nilai Akuntabilitas dengan melaksanakan kegiatan secara efektif, memberikan solusi dari permasalahan.

• Penerapan Nilai Nasionalime dengan berpikir untuk kepentingan bersama. 2) Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor:

• Penerapan nilai etika publik dengan hormat dan sopan dalam berkomunikasi dengan atasan. Menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama.

3) Membuat aplikasi mobile tahap awal:

• Penerapan nilai komitmen mutu dengan melaksanakan kegiatan dengan efektif, inovatif, kreatif dan berorientasi mutu

4) Sosialisasi produk tahap awal:

• Penerapan nilai etika publik dengan hormat dan sopan dalam berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja, menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama.

• Penerapan nilai komitmen mutu dengan melaksanakan kegiatan dengan efektif, inovatif, kreatif dan berorientasi mutu.

5) Membuat aplikasi mobile tahap akhir:

• Penerapan nilai komitmen mutu dengan melaksanakan kegiatan dengan efektif, inovatif, kreatif dan berorientasi mutu.

6) Sosialisasi Produk Tahap Akhir:

• Penerapan nilai etika publik, hormat dan sopan dalam berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja, menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama

7) Pembuatan laporan akhir pelaksanaan kegiatan habituasi:

• Penerapan nilai Akuntabilitas yaitu pertanggungjawaban pada hasil dengan melaporkan hasil laporan aktualisasi.

(31)

25 4.2. Kontribusi TerhadapVisi-Misi Organisasi:

1) Berkontribusi pada Subbagian Umum yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan administrasi, pelasanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat.

4.3. Penguatan Nilai Organisasi 1) Integritas

Aplikasi memberikan informasi jadwal kegiatan yang akurat, transparan dan akuntabel. 2) Profesional

Aplikasi memberikan kemudahan akses informasi yang akan membantu dalam pelaksanaan tugas kegiatan.

3) Orientasi Misi

Turut serta dalam melaksanakan misi Subbagian Umum terkait efektifitas tata laksana, di mana aplikasi bertujuan untuk meningkatkan efektifitas kegiatan.

4) Visioner

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi pembuatan aplikasi bertujuan memudahkan pelaksanaan kegiatan.

5) Etika Akhlakul Karimah

Kegiatan aktualisasi melatih kepekaan kepada lingkungan sekitar, membentuk perilaku berbudi pekerti luhur, dalam melakukan tugas di lingkungan kerja.

(32)

26

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari hasil pelaksanaan aktualisasi ini adalah sebagai berikut:

a. Pelaksanaan aktualisasi di Bagian Anggaran dan Umum, Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Kementerian PUPR berjalan dengan baik.

b. Aktualisasi dapat membantu memberikan informasi jadwal kegiatan yang lebih baik kepada para pejabat dan pegawai di lingkungan Bagian Anggaran dan Umum, Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR.

c. Kegiatan aktualisasi dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai dasar PNS dalam melaksanakan pekerjaan, meningkatkan pemahaman PNS tentang kedudukan dan perannya.

5.2 Rekomendasi

Hasil Kegiatan aktualisasi yaitu Pembuatan Aplikasi Mobile Jadwal Kegiatan pada Bagian Anggaran dan Umum Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR dapat dijadikan sebagai masukan dalam pemberian informasi yang lebih baik di lingkungan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.

(33)

27

LAMPIRAN 1: KERANGKA RANCANGAN AKTUALISASI

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil

Keterkaitan SubstansiMata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

1. Pengumpulan data.

Mengidentifikasi kebutuhan data yaitu dengan mengamati bentuk dan pola desain awal informasi jadwal kegiatan. Data untuk rancangan desain aplikasi. 1. Penerapan Nilai Akuntabilitas. Melaksanakan kegiatan secara efektif, memberikan solusi dari permasalahan. 2. Penerapan Nilai Nasionalime Berpikir untuk kepentingan bersama. Berkontribusi pada Subbagian Umum yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan administrasi, pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat.

Tiap tahapan kegiatan mengandung nilai-nilai I-Prove sebagai berikut: 1. Integritas

Aplikasi memberikan informasi jadwal kegiatan yang akurat, transparan dan akuntabel. 2. Profesional

Aplikasi memberikan kemudahan akses informasi yang akan membantu dalam pelaksanaan tugas kegiatan.

(34)

28

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil

Keterkaitan SubstansiMata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

2.

Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan mentor.

Meminta arahan dan koreksi kepada mentor apakah ada fitur-fitur yang perlu ditambahkan pada aplikasi. Rancangan desain aplikasi. 1. Penerapan nilai Etika publik.

Hormat dan sopan dalam berkomunikasi dengan atasan. Menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama. 3. Orientasi Misi

Turut serta dalam melaksanakan misi Subbagian Umum terkait efektifitas tata laksana, di mana aplikasi bertujuan untuk meningkatkan efektifitas kegiatan.

4. Visioner

Dengan memanfaatkan

kemajuan teknologi pembuatan aplikasi bertujuan memudahkan pelaksanaan kegiatan.

5. Etika Akhlakul Karimah Kegiatan aktualisasi melatih kepekaan kepada lingkungan sekitar, membentuk perilaku 3. Membuat aplikasi mobile tahap awal. Membuat aplikasi mobile berdasarkan rancangan desain aplikasi Aplikasi mobile tahapawal 1. Penerapan nilai komitmen mutu Melaksanakan kegiatan dengan efektif, inovatif, kreatif dan berorientasi mutu

(35)

29

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil

Keterkaitan SubstansiMata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

4 Sosialisasi produk tahap awal.

1. Membuat petunjuk cara penggunaan 2. Mensosialisikan

produk tahap awal untuk mendapatkan timbal balik 1. Petunjuk cara penggunaan 2. Laporan ulasan user 1. Penerapan nilai etika publik

Hormat dan sopan dalam

berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja, menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama. 2. Penerapan nilai komitmen mutu Melaksanakan kegiatan dengan efektif, inovatif, kreatif dan berorientasi mutu

berbudi pekerti luhur, dalam melakukan tugas di lingkungan kerja.

(36)

30

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil

Keterkaitan SubstansiMata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

5.

Membuat aplikasi mobile tahap akhir.

Membuat aplikasi mobile tahap akhir berdasarkan laporan ulasan user Aplikasi Mobile Tahap Akhir. 1. Penerapan nilai komitmen mutu Melaksanakan kegiatan dengan efektif, inovatif, kreatif dan berorientasi mutu 6 Sosialisasi Produk TahapAkhir Mensosialisasikan produk tahap akhir kepada user Implementasi penggunaan aplikasi 1. Penerapan nilai etika publik,

hormat dan sopan dalam

berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja, menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama

(37)

31

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil

Keterkaitan SubstansiMata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi

Penguatan Nilai Organisasi

7 Pembuatan laporan akhir pelaksanaan kegiatan habituasi 1. Membuat laporan yang berisikan tentang pelaksanaan aktualisasi Laporan akhir pelaksanaan aktualisasi 1. Penerapan nilai Akuntabilitas. Pertanggung Jawaban pada hasil dengan melaporkan hasil laporan aktualisasi

(38)

32

LAMPIRAN 2: JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

Rencana

Realisasi

18 19 20 21 22 20 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

6 SOSIALISASI PRODUK APLIKASI TAHAP AKHIR PENGUMPULAN DATA PENYUSUNAN LAPORAN AKTUALISASI 7 1 2 MENDISKUSIKAN BENTUK RANCANGAN APLIKASI DENGAN MENTOR

No. Kegiatan Sep 19

5 MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AKHIR

3 MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AWAL

Okt 19

4 SOSIALISASI PRODUK APLIKASI TAHAP AWAL

(39)

PEMBUATAN APLIKASI MOBILE JADWAL KEGIATAN

PADA BAGIAN ANGGARAN DAN UMUM

PUSAT PERENCANAAN INFRASTRUKTUR PUPR

WILDAN BHAGAS RINALDI

PRANATA KOMPUTER

MENTOR : HARI SUHARTO DIYAKSA, SH, MSi

COACH : HERNIK JATMIATI, S.Kom, MMT

(40)

OUTLINE RANCANGAN

AKTUALISASI

PENDAHULUAN

(Latar Belakang, USG ,Isu, Keterkaitan Isu dengan Agenda III,Gagasan)

PENYELESAIAN MASALAH

(Pelaksanaan Kegiatan, Output)

ANALISIS

(Keterkaitan Substansi mata pelatihan, Kontribusi Visi Misi

Organisasi, Penguatan Nilai Organisasi)

(41)

AGENDA I

SIKAP DAN

PERILAKU BELA

NEGARA

AGENDA II

NILAI-NILAI

DASAR ASN

AGENDA III

KEDUDUKAN

DAN PERAN

ASN

AGENDA IV

HABITUASI

PENDAHULUAN

AGENDA PEMBELAJARAN CPNS 2018 KEMENTERIAN PUPR

UU NOMOR 5 TAHUN 2014

(42)

ENVIRONMENTAL

SCANNING

TIDAK TERDISRIBUSINYA

INFORMASI JADWAL

KEGIATAN DENGAN CEPAT,

KURANG EFEKTIF DAN EFISIEN.

KONEKSI JARINGAN

INTERNET SERING MATI.

FINGER PRINT YANG

SERING ERROR.

URGENCY

SERIOUSNESS

GROWTH

!

13

!

!

!

7

10

(43)

INFORMASI JADWAL KEGIATAN MENGGUNAKAN PAPAN

WHITEBOARD

?

?

PAPAN INFORMASI

JADWAL KEGIATAN

STAFF YANG BERADA DI RUANGAN

BISA MENGAKSES INFORMASI

JADWAL KEGIATAN

STAFF YANG SEDANG BERTUGAS DILUAR

KANTOR TIDAK BISA MENGAKSES INFORMASI

JADWAL KEGIATAN

PIMPINAN MENGELUARKAN DISPOSISI KEMUDIAN MEMERINTAHKAN SEKRETARIS/ADMINISTRATOR UNTUK MENGINFOKAN KEPADA PARA STAFF

AKSES INFORMASI

TERBATAS

KURANG EFEKTIF

DAN EFISIEN

KURANG FLEXIBLE,

TIDAK DAPAT

DIKEMBANGKAN

DATA TIDAK

DAPAT TEREKAM

ISU

UTAMA

TIDAK PRAKTIS

DAN KURANG CEPAT

TIDAK

TERDISRIBUSINYA

INFORMASI

JADWAL

KEGIATAN

DENGAN CEPAT,

KURANG EFEKTIF

DAN EFISIEN.

(44)

DAMPAK JIKA

DIABAIKAN

TERLAMBATNYA INFORMASI

JADWAL KEGIATAN AKAN

MEMBUAT PESERTA KEGIATAN

KURANG PERSIAPAN DAN

KOORDINASI UNTUK

MENGIKUTI KEGIATAN

TERSEBUT.

STAFF DENGAN MOBILITAS

YANG TINGGI AKAN SULIT

DALAM MENDAPATKAN

AKSES INFORMASI JADWAL

KEGIATAN.

TIDAK SEGERA BERALIHNYA

PROSES MANUAL KE

DIGITAL MAKA DATA

INFORMASI JADWAL

KEGIATAN TIDAK DAPAT

TEREKAM DENGAN BAIK.

(45)

KETERKAITAN ISU

DENGAN AGENDA III

PELAYANAN

(46)

INFORMASI JADWAL KEGIATAN MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE

STAFF BERADA DIMANAPUN DAPAT

MENERIMA INFORMASI JADWAL

KEGIATAN

STAFF BERADA DIMANAPUN DAPAT

MENERIMA INFORMASI JADWAL

KEGIATAN

PIMPINAN MENGELUARKAN DISPOSISI KEMUDIAN

MEMERINTAHKAN SEKRETARIS/ADMINISTRATOR UNTUK MENGINFOKAN KEPADA

PARA STAFF

!

!

!

!

!

APLIKASI MOBILE

JADWAL KEGIATAN

PRAKTIS, MUDAH

DAN CEPAT

DAPAT DI AKSES

DIMANAPUN

LEBIH EFEKTIF

DAN EFISIEN

FLEXIBLE. DAPAT TERUS

DIKEMBANGKAN

DATA DAPAT

TEREKAM

(47)

TAHAPAN KEGIATAN

PENGUMPULAN DATA

MENDISKUSIKAN BENTUK RANCANGAN APLIKASI

DENGAN MENTOR

MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AWAL

SOSIALISASI PRODUK TAHAP AWAL

MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AKHIR

SOSIALISASI PRODUK TAHAP AKHIR

PEMBUATAN LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN

KEGIATAN HABITUASI

(48)

JADWAL PELAKSANAAN

KEGIATAN

18 19 20 21 22 20 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

6 SOSIALISASI PRODUK APLIKASI TAHAP AKHIR PENGUMPULAN DATA PENYUSUNAN LAPORAN AKTUALISASI 7 1 2 MENDISKUSIKAN BENTUK RANCANGAN APLIKASI DENGAN MENTOR

No. Kegiatan Sep 19

5 MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AKHIR

3 MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AWAL

Okt 19

4 SOSIALISASI PRODUK APLIKASI TAHAP AWAL

Rencana

Realisasi

100%

SUKSES

(49)

Dari pengamatan tersebut empat informasi yang

ditampilkan pada papan whiteboard kurang

detail dalam memberikan informasi jadwal

kegiatan. Untuk itu dalam pembuatan aplikasi

jadwal kegiatan perlu ditambahkan menjadi

sembilan data informasi yaitu:

1)

Hari dan tanggal mulai

2)

Hari dan tanggal selesai

3)

Mulai pukul

4)

Selesai pukul

5)

Tempat

6)

Nama kegiatan

7)

Penyelenggara

8)

Peserta

9)

Catatan

Informasi jadwal kegiatan dengan menggunakan whiteboard sifatnya

terbatas dalam menampilkan informasi. Terdiri dari lima kolom termasuk

kolom nomor dan memuat sekitar enam baris, dan hanya dapat

menampilkan empat informasi jadwal kegiatan yaitu:

1)

Hari/Tanggal

2)

Waktu/Tempat

3)

Kegiatan

4)

Keterangan

KEGIATAN 1

PENGUMPULAN DATA

1. PENERAPAN NILAI AKUNTABILITAS, MELAKSANAKAN KEGIATAN SECARA

EFEKTIF, MEMBERIKAN SOLUSI DARI PERMASALAHAN.

(50)

KEGIATAN 2

MENDISKUSIKAN BENTUK RANCANGAN APLIKASI DENGAN MENTOR

PENERAPAN NILAI ETIKA PUBLIK

HORMAT DAN SOPAN DALAM BERKOMUNIKASI , MENGHARGAI KOMUNIKASI, KONSULTASI DAN KERJASAMA

(51)

KEGIATAN 3

MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AWAL

Worksheet pembuatan aplikasi

PENERAPAN NILAI KOMITMEN MUTU MELAKSANAKAN KEGIATAN DENGAN EFEKTIF, INOVATIF, KREATIF DAN

(52)

KEGIATAN 4

SOSIALISASI PRODUK TAHAP AWAL

1. PENERAPAN NILAI ETIKA PUBLIK, HORMAT DAN SOPAN DALAM BERKOMUNIKASI DENGAN ATASAN DAN REKAN KERJA, MENGHARGAI KOMUNIKASI, KONSULTASI DAN KERJASAMA.

2. PENERAPAN NILAI KOMITMEN MUTU, MELAKSANAKAN KEGIATAN DENGAN EFEKTIF, INOVATIF, KREATIF DAN BERORIENTASI MUTU

(53)

ULASAN PENGGUNA

Bentuk aplikasi telah memadai

Aplikasi mudah digunakan

Petunjuk penggunaan mudah dipahami

Aplikasi Bermanfaat dalam menjalankan kegiatan

Aplikasi diperlukan dalam menjalankan kegiatan

1. Perlu ditambahkan fitur maps untuk

mendeteksi lokasi agenda acara untuk

lebih memudahkan pengguna

2. Tampilan halaman jadwal kegiatan dalam

menampilkan highlight kegiatan lebih

baik memunculkan nama kegiatan

daripada lokasi kegiatan

(54)

KEGIATAN 5

MEMBUAT APLIKASI MOBILE TAHAP AKHIR

PENERAPAN NILAI KOMITMEN MUTU

MELAKSANAKAN KEGIATAN DENGAN

EFEKTIF, INOVATIF, KREATIF DAN

BERORIENTASI MUTU

Petunjuk penggunaan yang telah direvisi

(55)

KEGIATAN 6

SOSIALISASI PRODUK TAHAP AKHIR

PENERAPAN NILAI ETIKA PUBLIK, HORMAT DAN SOPAN DALAM

BERKOMUNIKASI DENGAN ATASAN DAN REKAN KERJA,

(56)

KEGIATAN 7

PEMBUATAN LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN KEGIATAN HABITUASI

PENERAPAN NILAI AKUNTABILITAS

PERTANGGUNGJAWABAN PADA HASIL DENGAN

MELAPORKAN HASIL LAPORAN AKTUALISASI

(57)

ANALISIS KETERKAITAN PELAKSANAAN AKTUALISASI DENGAN NILAI

DASAR ASN

PENERAPAN NILAI AKUNTABILITAS, MELAKSANAKAN KEGIATAN

SECARA EFEKTIF, MEMBERIKAN SOLUSI DARI PERMASALAHAN

PENERAPAN NILAI ETIKA PUBLIK

MENGHARGAI KOMUNIKASI, KONSULTASI DAN KERJASAMA

PENERAPAN NILAI KOMITMEN MUTU, MELAKSANAKAN

KEGIATAN DENGAN EFEKTIF, INOVATIF, KREATIF DAN

BERORIENTASI MUTU

PENERAPAN NILAI NASIONALIME, BERPIKIR UNTUK

KEPENTINGAN BERSAMA

(58)

•INTEGRITAS

APLIKASI MEMBERIKAN INFORMASI JADWAL KEGIATAN YANG AKURAT,

TRANSPARAN DAN AKUNTABEL.

•PROFESIONAL

APLIKASI MEMBERIKAN KEMUDAHAN AKSES INFORMASI YANG AKAN MEMBANTU

DALAM PELAKSANAAN TUGAS KEGIATAN.

•ORIENTASI MISI

TURUT SERTA DALAM MELAKSANAKAN MISI SUBBAGIAN UMUM TERKAIT EFEKTIFITAS TATA LAKSANA,

DI MANA APLIKASI BERTUJUAN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PELAKSANAAN KEGIATAN.

•VISIONER

DENGAN MEMANFAATKAN KEMAJUAN TEKNOLOGI PEMBUATAN APLIKASI BERTUJUAN

MEMUDAHKAN PELAKSANAAN KEGIATAN.

•ETIKA

KEGIATAN AKTUALISASI MELATIH KEPEKAAN KEPADA LINGKUNGAN SEKITAR,

MEMBENTUK PERILAKU BERBUDI PEKERTI LUHUR, DALAM MELAKUKAN TUGAS DI LINGKUNGAN KERJA.

PENGUATAN NILAI

(59)

BERKONTRIBUSI PADA SUBBAGIAN

UMUM YANG MEMPUNYAI TUGAS

MELAKUKAN PENYIAPAN BAHAN

ADMINISTRASI, PELAKSANAAN

URUSAN TATA USAHA DAN RUMAH

TANGGA PUSAT.

(60)

BEKERJA KERAS

BERGERAK CEPAT

BERTINDAK TEPAT

BERJIWA SENI

(61)

KESIMPULAN:

a. Pelaksanaan aktualisasi di Bagian Anggaran dan Umum,

Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR, Badan

Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Kementerian PUPR

berjalan dengan baik.

MANFAAT:

a. Aktualisasi dapat membantu memberikan informasi

jadwal kegiatan yang lebih baik kepada para pejabat

dan pegawai di lingkungan Bagian Anggaran dan

Umum, Pusat Perencanaan Infrastruktur PUPR.

b. Kegiatan aktualisasi dapat meningkatkan pemahaman

dan penerapan nilai dasar PNS dalam melaksanakan

pekerjaan, meningkatkan pemahaman PNS tentang

kedudukan dan perannya.

PENUTUP

REKOMENDASI:

Hasil Kegiatan aktualisasi yaitu Pembuatan Aplikasi Mobile

Jadwal Kegiatan pada Bagian Anggaran dan Umum Pusat

Perencanaan Infrastruktur PUPR dapat dijadikan sebagai

masukan dalam pemberian informasi yang lebih baik di

lingkungan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah

.

HAMBATAN:

Hambatan dalam pelaksanaan aktualisasi yaitu

keterbatasan waktu dan sumber daya yaitu kebutuhan

spesifikasi komputer yang tinggi dalam pembuatan aplikasi

mobile, dan sumber daya manusia yaitu tidak ada bantuan

analis maupun programmer dalam pembuatan aplikasi

mobile ini

(62)

Bersama Mentor

Bersama Co Mentor

Bersama Coach

(63)

Gambar

Gambar 1. Bentuk dari informasi jadwal kegiatan menggunakan whiteboard
Gambar 2. Bentuk rancangan aplikasi jadwal kegiatan
Gambar 3. Mendiskusikan bentuk rancangan aplikasi dengan Mentor
Gambar 5. Worksheet Data Option dalam pembuatan aplikasi
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Dari beberapa parameter di atas tentu jika terpenuhi akan membuat mekanisme koordinasi dalam pelaksanaan bantuan timbal balik berjalan efektif, ada beberapa masukan

Evaluasi pelaksanaan Sistem Aplikasi Diklat Pegawai Telah dilaksanakan dengan baik 7 Penataan Database Pegawai Indikator : Aplikasi database Kepegawaian berbasis IT

Pada tahap ini dilakukan uji coba aplikasi versi beta untuk mengetahui tingkat efektifitas aplikasi dan mendapatkan umpan balik. Umpan balik dilakukan dengan cara

Panduan Penggunaan Aplikasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKIPEG ) Pembuatan panduan penggunaan Aplikasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKIPEG) pada Subbagpns Bagdalpers Biro

Komunikasi organisasi yang dimaksud oleh peneliti merupakan sebuah interaksi atau penyampaian informasi dari pimpinan atau atasan kepada para pegawai secara timbal

Rangkaian penjelasan di atas memperlihatkan kepada kita bahwa pelayanan intergenerasi yang ditandai oleh interaksi timbal balik antar generasi (atau ragam kelompok usia)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi, kejelasan sasaran, dan umpan balik anggaran terhadap laporan pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja

Tjokronegoro; 3 Unit kasir berjumlah 5 orang mengetahui dan mendapatkan penjelasan mengenai tata cara akses sistem informasi rekonsiliasi Rawat Jalan dan Rawat Inap menggunakan