• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEKEBALAN HUKUM PIDANA DALAM PENANGANAN BENCANA NON- ALAM AKIBAT SARS-COV-2 (Legal Immunity in Disaster Management non-natural Due to SARS-COV-2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KEKEBALAN HUKUM PIDANA DALAM PENANGANAN BENCANA NON- ALAM AKIBAT SARS-COV-2 (Legal Immunity in Disaster Management non-natural Due to SARS-COV-2)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Uraian sanksi pidana bagi tindak pidana korupsi dalam Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana

Pada Pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyatakan “setiap

• Tindak Pidana Korupsi sebagaimana ditentukan dalam Undang - Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah

Kesimpulan penulis dapat diuraikan sebagai berikut :  Tindak Pidana Korupsi menurut Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Undang-undang

Keadaan tertentu yang menjadi dasar pemberian hukuman mati ini pada mulanya dijelaskan pada bab penjelasan Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi

Pengertian Korupsi Menurut Undang-Undang Menurut Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang termasuk dalam tindak pidana korupsi adalah: Setiap o