• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI PERTEMUAN 10 PO B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MATERI PERTEMUAN 10 PO B"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PROSES PENGAMBILAN

KEPUTUSAN

DALAM ORGANISASI

KUSTIADI BASUKI

(2)

Proses pengambilan keputusan :

Proses utama dalam mengelola tugas

organisasi

Melibatkan pemilihan dari berbagai

alternatif yang ada

Aktivitas yang fundamental dalam

organisasi

Proses pengambilan keputusan adalah

(3)

Elemen Dasar dalam PKP :

Pengulangan

Penetapan Tujuan

Identifikasi Masalah

Pengembangan Berbagai Alternatif

Evaluasidan Pemilihan Sebuah Alternatif

Pelaksanaan Keputusan

(4)

Jenis-jenis Keputusan

Programed decisions

merupakan keputusan yang bersifat rutin, terstruktur dan

dilakukan secara berulang-ulang sehingga dapat dikembangkan suatu prosedur tertentu.

terjadi jika permasalahan terstruktur dengan baik

Contoh di PT : pembimbingan KRS, penyelenggaraan ujian

semester, dll.

Nonprogramed decisions

merupakan keputusan baru, tidak terstruktur dan tidak dapat

diperkirakan sebelumnya, tidak dapat dikembangkan prosedur tertentu untuk menangani suatu masalah.

Memerlukan penanganan khusus dan proses pemecahan masalah

(5)

Individual Dalam Pengambilan Keputusan

• Tidak sistematis dan biasanya dilakukan untuk permasalahan-permasalahan yang tidak kompleks

• Dipengaruhi oleh tiga faktor utama :

Nilai individu pengambil keputusanKepribadian

Kecenderungan terhadap pengambilan risiko

Kelompok Dalam Pengambilan Keputusan

• didasari suatu asumsi tentang proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh kelompok dan lebih akurat dari keputusan yang dilakukan oleh individu

• Lebih demokratis dan menghasilkan keputusan lebih adil

• Keunggulan/superioritas keputusan kelompok tidak bersifat universal • Perbandingan antara keputusan individu dengan kelompok

(6)

Teknik Pengambilan Keputusan Kelompok 1. Teknik Brainstorming

Tujuannya meningkatkan kreativitas dalam diskusi kelompok dengan menciptakan lingkungan yang merangsang munculnya gagasan baru

Empat aturan dasar dalambrainstorming:

Tidak ada gagasan yang dikritik

Didorong adanya kebebasan untuk mengemukakan pendapat

Penekanannya pada kuantitas dari gagasan, semakin banyak

gagasan semakin baik

Peserta didesak untuk memperbaiki atas ide-ide peserta yang lain

(7)

2. Teknik Delphi

Merupakan suatu metode mengkombinasi kaninformasidan wawasan

dari para peserta pengambil keputusan dengan menghilangkan dari interaksi tatap muka.

• Keunggulan TD :

Orang yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan tidak

berhadapan muka,tidak terpengaruh oleh seseorang yang mendominasi dan terhindar dari bias yang disebabkan oleh kepribadian seseorang

Memiliki kemampuan untuk mengkombinasikan antara keahlian,

pengalaman, dan kearifan dari individu tanpa mengorbankan waktu dan biaya

• Kelemahan :

Memerlukan waktu banyak untuk mengumpulkan informasi,

menyerahkan kepada para ahli dan mengumpulkanrevisinya

(8)

3. Teknik Kelompok Nominal

• Merupakan penggabungan antara konsep teknik brainstorming dengan teknikdelphi

Prosedurnya :

Setelah permasalahan diidentifikasi dengan jelas, masing-masing

anggota diminta untuk mengembangkan solusi sendiri-sendiri atas permasalahan,

Menyampaikan gagasan secara tertulis tanpa diskusi yang diringkas

dan ditulis di papan tulis

Setelah gagasan awal disampaikan, kelompok membahasnya,

menjelaskan, dan menilainya.

Dilakukan pemungutan suara atas gagasan-gagasan yang telah

dikemukakan, kemudian masing-masing gagasan atau solusi diranking perelohan suaranya

Referensi

Dokumen terkait

• Perilaku Konsumen: tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan,..

Individu akan mengambil keputusan ketika ia dihadapkan pada dua atau lebih alternatif. Oleh karena itu, pengambilan keputusan individu merupakan bagian penting

Dalam hal ini, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam pengambilan keputusan untuk menentukan penerima penghargaan sehingga memperoleh hasil yang lebih

Menurut Mangkunegara (2002), Perilaku konsumen adalah tindakan- tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok, organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan

Perilaku Konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendaparkan,

efisiensi, serta akuntabilitas.13 Lebih jauh, tata kelola lingkungan yang baik tersebut membutuhkan suatu pengambilan keputusan lingkungan yang demokratis, dan demokratisasi dalam

1979 KESIMPULAN : Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan

Dalam hal ini, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan SPK dalam pengambilan keputusan untuk menentukan penerima penghargaan sehingga memperoleh hasil yang lebih akurat yang