LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2000 NOMOR 4 SERI D NO. 4
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BATANG NOMOR 4 TAHUN 2000
TENTANG
PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDAFTARAN PENDUDUK KABUPATEN BATANG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BATANG,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan secara berdaya guna dan berhasil guna khususnya yang menyangkut bidang penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk di Kabupaten Batang, maka dipandang perlu membentuk. Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a perlu menetapkan Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang dengan Peraturan Daerah;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Batang (Lembaran Negara Tahun 1965 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2757);
2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041);
3. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839); 4. Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang
Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1988 tentang Peruuahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Pekalongan, Kabupaten Daerah Tingkat II Pekalongan dan Kabupaten Daerah Tingkat II Batang (Lembaran Negara Tahun 1988 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3381);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah dengan Titik Berat pada Daerah Tingkat Il (Lembaran negara Tahun 1992 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3487); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1998, tentang
Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan di Bidang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk kepada Daerah (Lembaran Negara Tahun 1998 Nomor 45, Tambahan Lembaian Negara Nomor 3742).
8. Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1999 tentang Teknik Penyusunan Peraturan Perundang-undangan dan Bentuk Rancangan Undang-undang, Rancangan Peraturan Pemerintah dan Rancangan Keputusan Presiden (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 70);
9. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 1992 tentang Pedoman Organisasi Dinas Daerah;
10. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 1993 tentang Bentuk Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah Perubahan;
11. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 150 Tahun 1998 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja , Dinas
Dengan persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN BATANG
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN BATANG TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDAFTARAN PENDUDUK KABUPATEN BATANG
BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I
Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan : a. Daerah adalah Kabupaten Batang;
b. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Batang; c. Bupati adalah Bupati Batang;
d. Dinas Pendaftaran Penduduk adalah Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang;
e. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang;
f. Cabang Dinas adalah Cabang Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang;
g. Unit Pelaksana Teknis Dinas yang selanjutnya disingkat UPTD adalah Unsur Pelaksana Teknis Operasional Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang;
h. Ketompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok Pegawai Negeri Sipil Dinas Pendaftaran Penduduk yang diberi hak dan wewenang secara penuh oleh Pejabat yang berwenang sesuai bidang keahliannya masing-masing; i. Pola Organisasi Pendaftaran Penduduk adalah besaran susunan organisasi
Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang yang disusun berdasarkan beban tugas;
j. Pendaftaran Penduduk adalah kegiatan pendaftaran/pencatatan data penduduk beserta perubahannya;
k. Data Kependudukan adalah kumpulan elemen data penduduk yang terukur dan diperoleh dari hasil pendaftaran penduduk;
l. Pembenan Akta Penduduk adalah kegiatan pendaftaran penduduk dan penerbitan kutipan Akta Penduduk serta surat keterangan penduduk lainnya;
m. Pendaftaran Perkawinan dan Perceraian adalah kegiatan pencatatan pendaftaran perkawinan dan perceraian bagi mereka yang bukan beragama Islam.
BAB II PEMBENTUKAN Pasal 2
Dengan Peraturan Daerah ini dibentuk Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten
Batang. .
BAB III KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI Pasal 3
(1) Dinas Pendaftaran Penduduk mempunyai kedudukan sebagai Unsur Pelaksana Pemerintah Daerah di bidang Pendaftaran dan Pencatatan Penduduk.
(2) Dinas Pendaftaran Penduduk dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati.
Pasal 4
Dinas Pendaftaran Penduduk mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan rumah tangga Daerah dan tugas pembantuan yang diberikan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Propinsi Jawa Tengah di bidang pendaftaran dan pencatatan penduduk
Pasal 5
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Dinas Pendaftaran penduduk mempunyai fungsi :
a. penyusunan rencana pembangunan dan pengembangan kegiatan pendaftaran dan pencatatan penduduk;
b. pembinaan umum dan teknis berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri;
c. pemberian Nomor Induk Kependudukan; d. pendaftaran dan penerbitan Kartu Keluarga;
e. pendaftaran dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk; f. pencatatan dan penerbitan Akta Kelahiran;
g. pencatatan dan penerbitan Akta Perkawinan; h. pencatatan dan penerbitan Akta Perceraian; i. pencatatan dan penerbitan Akta Kematian;
j. pencatatan dan penerbitan Akta Pengakuan dan Pengesahan Anak; k. pencatatan Mutasi Penduduk;
l. pengelolaan Data Penduduk; m. penyelenggaraan penyuluhan;
o. pelaksanaan pembinaan pengelolaan Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendaftaran Penduduk;
p. peningkatan pendapatan Daerah;
q. pendaftaram dan penerbitan SKKPS (Surat Keterangan Pendaftaran Penduduk Sementara);
r. pendaftaran dan penerbitan KARIP (Kartu Identitas Penduduk).
BAB IV ORGANISASI
Bagian Pertama Pola dan Susunan Organisasi
Pasa16
Pola Organisasi Dinas Pendaftaran Penduduk ditetapkan dengan Pola maksimal. Pasal 7
(1) Susunan Organisasi Dinas Pendaftaran Penduduk terdiri dari : a. Kepala Dinas;
b. Sub Bagian Tata Usaha; c. Seksi Pelayanan Pendaftaran; d. Seksi Pelayanan Pencatatan; e. Seksi Mutasi;
f. Seksi Data dan Laporan; g: Seksi Pengendatian Penduduk; h. Cabang Dinas;
i. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD); j. Kelompok Jabatan Fungsional.
(2) Sub Bagian Tata Usaha dan Seksi-seksi masing-masing dipimpin oteh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.
Pasal 8
Bagan Organisasi Dinas Pendaftaran Penduduk sebagaimana tercantum pada Lampiran Peraturan Daerah ini, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Peraturan Daerah ini.
Bagian Kedua Kepala Dinas
Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 dan 5 Peraturan Daerah ini.
Bagian Ketiga Sub Bagian Tata Usaha
Pasal 10
Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan penyusunan rencana dan program, keuangan, kepegawaian, perlengkapan dan perawatan rumah tangga, surat menyurat dan kearsipan.
Pasal 11
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud Pasal 10 Peraturan Daerah ini, Sub Bagian Tata Usaha mempunyai fungsi :
a. penyusunan rencana dan program, laporan serta evaluasi; b. pengelolaan keuangan;
c. pengelolaan urusan administrasi kepegawaian;
d. pengelolaan urusan rumah tangga, perlengkapan dan perawatan; e. pengelolaan urusan surat menyurat dan kearsipan.
Pasal 12 Sub Bagian Tata Usaha terdiri dari :
a. Urusan Program; b. Urusan Kepegawaian; c. Urusan Keuangan; d. Urusan Umum.
Pasal 13
(1) Urusan Program mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan dan : penyiapan bahan penyusunan rencana/program, laporan dan evaluasi kegiatan Dinas Pendaftaran Penduduk.
(2) Urusan Kepegawaian mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana kebutuhan, peningkatan sumber daya manusia, mutasi pegawai dan pengelolaan administrasi pegawai Dinas Pendaftaran Penduduk.
(3) Urusan Keuangan mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja, pembukuan, verifikasi, perbendaharaan dan pertanggungjawaban keuangan Dinas Pendaftaran Penduduk.
(4) Urusan Umum mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan surat menyurat, kearsipan, rumah tangga dan perawatan.
Bagian Keempat Seksi Pelayanan Pendaftaran
Pasal 14
Seksi Pelayanan pendaftaran mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Pendaftaran Penduduk dibidang pelayanan pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 15
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 14, Seksi Pelayanan Pendaftaran mempunyai fungsi :
a. pelaksanaan pendaftaran dan pencatatan administrasi penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
b. pelaksanaan pengumpulan dan pengelolaan pelayanan pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
c. pemeriksaan dan penelitian berkas pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing; .
d. pemberian Nomor Induk Kependudukan, penerbitan Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk.
Pasal 16
Seksi Pelayanan Pendaftaran terdiri dari : a. Sub Seksi Nomor Induk Kependudukan; b. Sub Seksi Kartu Keluarga;
c. Sub Seksi Kartu Tanda Penduduk. Pasal 17
(1) Sub Seksi Nomor Induk Kependudukan mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pendaftaran, dan pencatatan, pemeriksaan dan penelitian berkas pendaftaran, pengelolaan data, pemberian Nomor Induk Kependudukan.
(2) Sub Seksi Kartu Keluarga mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pendaftaran dan pencatatan, pemeriksaan dan penelitian berkas pendaftaran, pengelolaan data dan penerbitan Kartu Keluarga.
(3j Sub Seksi Kartu Tanda Penduduk mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pendaftaran dan pencatatan, pemeriksaan dan penelitian berkas pendaftaran, pengelolaan data dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk.
Bagian Kelima Seksi Pelayanan Pencatatan Pasal 18
Seksi Pelayanan Pencatatan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Pendaftaran Penduduk di bidang pelayanan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 19
Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam pasa118, Seksi Pelayanan Pencatatan mempunyai fungsi :
a. pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data serta penerbitan akta kelahiran bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
b. pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data serta penerbitan Akta Perkawinan bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
c. pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data serta penerbitan akta perceraian bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
d. pelaksanaan pencatatan dan pendafl;aran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data serta penerbitan akta kematian bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
e. pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data serta penerbitan akta pengakuan, pengesahan dan pengangkatan anak bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
f. pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan laporan kelahiran, perkawinan, perceraian, kematian, pengakuan, pengesahan, dan pengangkatan anak di luar negeri;
g. pelaksanaan, pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan serta pengelolaan perubahan status kewarganegaraan dan ganti nama.
Pasal 20 Seksi Pelayanan Pencatatan terdiri dari : a. Sub Seksi Kelahiran;
b. Sub Seksi Perkawinan dan Perceraian;
Pasal 21
(1) Sub Seksi Kelahiran mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data dan penerbitan akta kelahiran dan pengangkatan anak bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing serta pencatatan dan pemberian surat keterangan laporan kelahiran di luar negeri.
(2) Sub Seksi Perkawinan dan Perceraian mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data dan penerbitan akta perkawinan dan akta perceraian bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing serta pencatatan dan pemberian surat keterangan laporan perkawinan dan perceraian di luar negeri.
(3) Sub Seksi Pengakuan, Pengesahan Anak dan Kematian mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pencatatan dan pendaftaran. pemeriksaan dan penelitian berkas pencatatan, pengelolaan data dan penerbitan akta pengakuan dan pengesahan anak serta akta kematian dan pemberian surat keterangan kematian diluar negeri dan ganti nama.
Bagian Keenam Seksi Mutasi Pasal 22
Seksi mutasi mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Pendaftaran Penduduk di bidang mutasi data penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 23
Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud daiam Pasal 22, Seksi Mutasi mempunyai fungsi :
a. pelaksanaan pengumpulan data pendaftaran dan pencatatan mutasi data penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
b. pemeriksaan dan penelitian berkas pendaftaran dan pencatatan mutasi-data
penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
c. pengelolaan data pendaftaran dan pencatatan mutasi data penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 24 Seksi Mutasi terdiri dari :
a. Sub Seksi Administrasi Perpindahan Penduduk; b. Sub Seksi Perubahan Data.
Pasal 25
(1) Sub Seksi Administrasi Perpindahan Penduduk mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pengumpulan data, pemeriksaan dan penelitian berkas serta pengelolaan pendaftaran dan pencatatan, administrasi mutasi data perpindahan dan kedatangan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
(2) Sub Seksi Perubahan Data Penduduk mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan pengumpulan data, pemeriksaan dan penelitian berkas serta pengelolaan pendaftaran dan pencatatan perubahan data mutasi penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Bagian Ketujuh Seksi Data dan Laporan Pasal 26
Seksi Data Dan Laporan mempunyai tugas Pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Pendaftaran Penduduk di Bidang pengelolaan data dan laporan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 27
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasai 26, Seksi Data dan Laporan mempunyai fungsi :
a. pengumpulan, pemeriksaan, penelitian data pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
b. perumusan sistem, menganalisis dan aplikasi data pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
c. penyiapan bahan dan pengolahan data pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
d. penyimpanan dan pemeliharaan data pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
e. pembuatan data statistik dan laporan data penduduk serta pemberian layanan infonnasi;
Pasal 28 Seksi Data dan Laporan terdiri dari :
a. Sub Seksi Pengolahan Data;
b. Sub Seksi Data Statistik dan Informasi; c. Sub Seksi Penyimpanan dan Laporan.
Pasal 29
(1) Sub Seksi Pengolahan Data.mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan, pemeriksaan, penelitian, perumusan sistem, menganalisa dan pengaplikasian, penyiapan bahan dan pengolahan data pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
(2) Sub Seksi Data Statistik dan Informasi mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan data, penyusunan grafik data statistik, memberikan layanan informasi pendaftaran dan pencatatan penduduk.
(3) Sub Seksi Penyimpanan dan Laporan mempunyai tugas pokok melakukan pengumpulan berkas, pengelolaan penyimpangan dan pemeliharaan data serta penyusunan laporan data penduduk.
Bagian Kede!apan Seksi Pengendalian Penduduk Pasal 30
Seksi Pengendalian Penduduk mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Pendaftaran Penduduk dibidang pengendalian dan pengawasan serta penyuluhan pendaftaran penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 31
Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagiamana dimaksud dalam Pasal 30, Seksi Pengendalian penduduk mempunyai tugas :
a. pelaksanaan pengawasan dan pengendalian penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
b. pemeriksaan dan penyidikan pelanggaran pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
c. pemantauan pelanggaran administrasi pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing;
d. penyiapan bahan dan gelaksanaan penyuluhan pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.
Pasal 32
Seksi Pengendalian Penduduk terdiri dari : a. Sub Seksi Pengawasan;
b. Sub Seksi Penyuluhan.
Pasal 33
(1) Sub Seksi Pengawasan mempunyai tugas pokok melakukan pengawasan, pengendalian, pemantauan dan penyidikan pelanggaran administrasi pendaftaran dan pencatatan penduduk.
(2) Sub Seksi Penyuluhan mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan bahan dan pelaksanaan penyuluhan pendaftaran dan pencatatan penduduk.
Bagian Kesembilan Cabang Dinas Pasal 34
(1) Cabang Dinas merupakan unsur pelaksana Dinas Pendaftaran Penduduk yang mempunyai wilayah kerja meliputi satu atau beberapa Kecamatan. (2) Cabang Dinas dipimpin oleh seorang Kepala Cabang Dinas yang dalam
melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk.
Pasal 35
Cabang Dinas mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Pendaftaran Penduduk di satu wilayah atau beberapa wilayah Kecamatan.
Bagian Kesepuluh Unit Pelaksana Teknis Dinas
Pasal 36
(1) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) mempunyai kedudukan sebagai unsur pelaksana teknis Dinas Pendaftaran Penduduk.
(2) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dipimpin oieh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk.
Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dibentuk berdasarkan kriteria yang akan ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.
Bagian Kesebelas Kelompok Jabatan Fungsional
Pasal 38
(1) Kelompok Jabatan Fungsional di lingkungan Dinas Pendaftaran Penduduk, Cabang Dinas dan UPTD mempunyai tugas melaksanakan kegiatan teknis pendaftaran dan pencatatan penduduk sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
(2) Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior selaku Ketua Kelompok yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas atau Kepala Cabang Dinas atau Kepala UPTD.
Pasal 39
(1) Kelompok Jabatan Fungsional dapat dibagi kedalam Sub-sub Kelompok sesuai dengan kebutuhan dan masing-masing dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior.
(2) Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan sifat, jenis dan beban kerja
(3) Pembinaan terhadap tenaga fungsional dilakukan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
BAB V TATA KERJA Pasal 40
Dalam melaksanakan tugas, Dinas Pendaftaran Penduduk, Cabang Dinas. Unit Pelaksana Teknis Dinas dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi sesuai dengan tugas masing-masing-masing-masing.
Pasal 41
(1) Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk dalam melaksanakan tugasnya berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Bupati.
(2) Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk wajib memberikan petunjuk, membina, membimbing, dan mengawasi pekerjaan unsur-unsur pembantu
dan pelaksana yang berada dalam lingkungan Dinas Pendaftaran Penduduk.
(3) Pejabat-pejabat yang memimpin satuan organisasi ketatausahaan pada Dinas Pendaftaran Penduduk, Cabang Dinas dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) merupakan Sekretaris dari Unit Kerja yang bersangkutan. (4) Setiap pimpinan satuan organisasi dalam lingkungan Dinas Pendaftaran
Penduduk bertanggungjawab memimpin dan, mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk-petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.
Pasal 42
Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk-petunjuk dan bertanggungjawab kepada atasan masing-masing, serta menyampaikan laporan tepat pada waktunya.
Pasal 43
Kepala Sub Bagian Tata Usaha, para Kepala Seksi, Ketua kelompok Jabatan Fungsional di lingkungan Dinas Pendaftaran Penduduk menyampaikan laporan kepada Kepala Dinas selanjutnya Kepala Sub Bagian Tata Usaha menyusun laporan berkala Dinas.
BAB VI PENGANGKATAN DALAM JABATAN Pasal 44
Kepala Dinas dan pejabat-pejabat lainnya di lingkungan Dinas Pendaftaran Penduduk diangkat dan diberhentikan oleh Pejabat 'yang berwenang sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 45
Jenjang jabatan dan kepangkatan serta susunan kepegawaian diatur kemudian sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
BAB VII PEMBIAYAAN Pasal 46
Pembiayaan Dinas berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan sumber lain yang sah.
BAB VIII KETENTUAN PENUTUP Pasal 47
(1) Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Batang Nomor 061.1/1008/1992 tanggal 30 Nopember 1992 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Catatan Sipil Kabupaten Batang dinyatakan tidak berlaku.
(2) Dengan dibentuknya Dinas Pendaftaran Penduduk maka tugas dan fungsi pendaftaran dan pencatatan penduduk yaiig berada pada Kantor Catatan Sipil Kabupaten Batang dan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Batang dihapus dan dialihkan menjadi tugas dan fungsi Dinas Pendaftaran Penduduk.
(3) Segala Peraturan Daerah yang materinya bertentangan dengan Peraturan Daerah ini dinyatakan tidak berlaku.
(4) Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini sepanjang mengenai pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut oleh Bupati.
Pasal 48
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Batang.
Disahkan di Batang
pada tanggal 4 Januari 2000 BUPATI BATANG,
dto
DJOKO POERNOMO Diundangkan di Batang
pada tanggal 17 Januari 2000
SEKRETARIS DAERAH BATANG, Dto
M. SUSIGIT KUSBANDRIJO
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2000 NOMOR 4 SERI : D NO. : 4
PENJELASAN ATAS
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BATANG NOMOR 4 TAHUN 2000
TENTANG
PEMBENTUKAN ORGAIVISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDAFTARAN PENDUDUK KABUPATEN BATANG
I. PENJELASAN UMUM
Dalam rangka upaya untuk meningkatkan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan secara berdaya guna dan berhasil guna di bidang penyelenggaraan pendaftaran penduduk, maka berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1988 tentang Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan di Bidang Penyelenggaraan pendaftaran Penduduk kepada Daerah, bahwa penyelengaraan pendaftaran penduduk diserahkan kepada Daerah.
Sesuai dengan perkembangan keadaan yang menitik beratkan otonomi pada Daerah Tingkat ILdan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 150 Tahun 1988 tentang Pedoman Organisasi Dinas Pendaftaran Penduduk Daerah Tingkat II, dan Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 1 September 1999 Nomor : 061/2071/SJ perihal Penetapan Pola Organisasi Dinas Pendaftaran Penduduk maka perlu adanya lembaga tersendiri yang khusus mengatur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendaftaran Penduduk.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, perlu ditetapkan Pembentukan Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Batang dengan Peraturan Daerah. II. PENJELASAN PASAL DEMI PASAL
Pasal I s/d 48 : Cukup jelas
Pasal 39 ayat 3 : Yang dimaksud dengan pembinaan adalah pembinaan secara umum meliputi kepegawaian dan tugas-tugas yang berkaitan dengan pendaftaran penduduk.