• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis dan Mitigasi Risiko Rantai Pasok pada PT. Pupuk Iskandar Muda dengan Pendekatan House Of Risk (HOR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis dan Mitigasi Risiko Rantai Pasok pada PT. Pupuk Iskandar Muda dengan Pendekatan House Of Risk (HOR)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Anggrahini, Dewanti, Dkk. 2015. Managing Quality Risk In A Frozen Shrimp Supply Chain : A Case Study. Industrial Engineering And Service Science 2015. Elsevier. B.V.

Fahmi, Irham. 2010. Manajemen Risiko. Bandung: Alfabeta

Hanafi, Mamduh.2006. Manajemen Risiko. Yogyakarta: UPP STIM.

Pujawan, I Nyoman Dan Laudine H. Geraldine. 2009. House Of Risk : A Model For Proactive Supply Chain Risk Management. Business Process Management Journal, Vol 15, No. 6, Pp. 953-967. Emerald Group Publishing Limited

Pujawan, I Nyoman. 2005. Supply Chain Management. Surabaya : Guna Widya Shahin, Arash. 2004. Integration Of FMEA And The Kano Model. International

Journal Of Quality & Reliability Management, Vol 21, No. 7, Pp. 731-746. Emerald Group Publishing Limited

Sinulingga, Sukaria. 2015. Metode Penelitian. Edisi Ketiga. Medan: USU Press. Supply Chain Council. 2010. Supply Chain Reference Model. Overview Version

10.0. (http:www.supply-chain.org)

Ulfah, Maria, Dkk. 2016. Analisis Dan Perbaikan Manajemen Risiko Rantai Pasok Gula Rafinasi Dengan Pendekatan House Of Risk. Jurnal Teknologi Industri Pertanian. Bogor: Institut Pertanian Bogor

Referensi

Dokumen terkait

Hasil identifikasi risiko pada setiap aliran rantai pasok dengan House Of Risk tahap 1 terindentifikasi sebanyak 29 kejadian risiko dengan 44 agen risiko. Terdapat 7

Berbagai risiko yang terjadi dalam rantai pasok gula rafinasi tersebut antara lain terjadinya loss contain / kehilangan isi (timbangan produk menjadi berkurang),

Dari hasil identifikasi risiko rantai pasok UMKM Nicesy teridentifikasi 30 kejadian risiko ( risk event ), yaitu 6 kejadian risiko pada proses plan , 5

Pada penelitian tersebut didapatkan 22 penyebab risiko dominan dan kemudian dibuat strategi mitigasi untuk mengurangi dampak dari 22 penyebab risiko yang dominan

Setelah dilakukan pengolahan data pada house of risk fase 1 maka didapatkan risk agent untuk Menyusun prioritas preventive action dimana lima tertinggi adalah yaitu

Sedangkan hasil dari House of Risk fase 2, menunjukkan peringkat prioritas 7 tindakan pencegahan yang dapat diterapkan dalam kegiatan rantai pasokan. Kata

KESIMPULAN Penilaian risiko rantai pasok telah dilakukan dengan menggunakan metode House of Risk, maka dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu terdapat total 31 risk event dan 46 risk

Dari hasil identifikasi sepanjang aktivitas rantai pasok Gipang Singkong di IKM IKA-KE diperoleh 32 risiko risk event dan 36 sumber risiko risk agent serta diusulkan 15 aksi mitigasi