• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi Perencanaan Diet Sehat Chapter III V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aplikasi Perencanaan Diet Sehat Chapter III V"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 3

PERANCANGAN SISTEM

3.1Perancangan Sistem

Perancangan adalah suatu kegiatan membuat pola teknis atau bentuk teknis sistem berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan pada kegiatan analisis. Tujuan perancangan adalah untuk memenuhi kebutuhan pengguna sistem mengenai gambaran yang jelas tentang perancangan sistem yang akan dibuat serta dapat diimplementasikan. Perangkat lunak ini dirancang dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 2010. Sebelum membangun sebuah aplikasi, perlu dilakukan identifikasi awal antara lain:

1. Aplikasi apa yang ingin dibuat?

2. Siapa saja pengguna yang diharapkan menggunakan aplikasi tersebut? 3. Apa saja aktivitas yang dapat dilakukan dalam aplikasi?

4. Apa target yang ingin dicapai dari pembuatan aplikasi tersebut? 5. Apa yang dibutuhkan dalam perancangan aplikasi tersebut?

(2)

1. Aplikasi yang akan dibuat adalah aplikasi perencanaan diet sehat, dengan tidak membatasi pada satu metode diet tertentu sehingga pengguna dapat memilih metode diet yang sesuai dengan kebutuhannya.

2. Pengguna dengan usia minimal 17 tahun yang ingin melakukan diet dengan tujuan mengurangi berat badan atau memiliki berat ideal.

3. Aktivitas di dalam aplikasi tersebut adalah pengguna dapat menghitung berat ideal, status gizi dan kebutuhan kalorinya. Pengguna dapat mengetahui materi tentang diet, penyakit yang berkaitan dengan berat badan, dan jumlah kalori makanan. Pengguna juga dapat membuat jadwal diet dan menu makanan selama proses diet.

4. Target yang akan dicapai dari aplikasi tersebut adalah pengguna dapat mengatur diet yang tepat, menjalani gaya hidup sehat serta memenuhi kebutuhan berat badan yang ideal sebagai hasil dari proses diet.

5. Perancangan Aplikasi Perencanaan Diet Sehat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dan Microsoft Access untuk penyimpanan data (database).

3.2Perancangan Data Flow Diagram (DFD)

(3)

yang dilakukan oleh sistem dan bukan menggunakan empat unsur yang utama, yaitu:

Tabel 3.1 Simbol-Simbol Dalam Data Flow Diagram

Simbol Keterangan

External Entity, merupakan kesatuan di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input.

Proses, merupakan kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk kedalam proses.

Data Flow (Arus Data), mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.

Simpanan Data (Data Store), merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file database di sistem komputer, suatu arsip atau catatan manual, suatu kotak tempat data, suatu tabel acuan manual.

Tingkatan diagram pada DFD: 1. Diagram Konteks

a. Merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input atau output dari sistem.

(4)

d. Tidak boleh ada dua data store. 2. Diagram level

a. Untuk proses yang tidak dirinci lagi pada level selanjutnya. b. Kesimpulan input dan output antara Diagram 0 dengan diagram

hubungan yang terpelihara. 3. Diagram rinci

Merupakan rincian dari Diagram 0 atau diagram level diatasnya.

3.2.1 Diagram Konteks

Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari sistem. DFD akan member gambaran tentang keseluruhan sistem. Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan garis putus). Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks.

(5)

3.2.2 Diagram 0 Sistem

Diagram 0 adalah diagram yang menggambarkan proses dari data flow diagram. Diagram 0 memberikan pandangan secara menyeluruh mengenai sistem yang akan dirancang, menunjukkan tentang fungsi-fungsi utama atau proses yang ada, aliran data, dan external entity. Pada level ini sudah dimungkinkan adanya data store yang digunakan. Pada gambar 3.2 ini berikut ini adalah gambar diagram 0 yang merupakan penjabaran dari gambar diagram konteks.

Gambar 3.2 Diagram 0 Aplikasi Perencanaan Diet Sehat

3.3 Perancangan Database

(6)

3.3.1 Entity Relationship Diagram (ERD)

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada gambar 3.3 berikut ini merupakan ERD dari database aplikasi perencanaan diet sehat.

Gambar 3.3 ERD Aplikasi Perencanaan Diet Sehat

Setiap tabel pada database ini sudah dianggap normal, sehingga pada database ini tidak dilakukan normalisasi. Berikut adalah tabel-tabel yang terdapat pada database :

(7)

Tabel 3.2 Tabel Tubuh

Nama Field Tipe Data Deskripsi

id Number Sebagai nomor urut pengguna

nama Text Nama pengguna

jk Text Jenis kelamin pengguna

bb Text Berat badan

tb Text Tinggi badan

pekerjaan Text Pekerjaan

kategori Text Kategori aktivitas

imt Text Indeks massa tubuh

status_imt Text Status indeks massa tubuh

bbi Text Berat badan ideal

amb Text Angka metabolisme basal

amb_aktif Text Angka metabolisme basal per aktivitas status_gizi Text Status gizi

kebutuhan_kalori Text Kebutuhan kalori per hari

2. Nama tabel : metodediet Jumlah field : 4

(8)

Tabel 3.3 Tabel Metode Diet

Nama Field Tipe Data Deskripsi

nama_metode text Nama metode diet deskripsi memo Deskripsi metode diet kelebihan memo Kelebihan metode diet kekurangan memo Kekurangan metode diet

3. Nama tabel : makanan Jumlah field : 4

Primary key : kategori_makanan

Tabel 3.4 Tabel Makanan

Nama Field Tipe Data Deskripsi

kategori_makanan text Kategori makanan nama_makanan text Nama makanan

berat_sajian Text Berat makanan per sajian

jlh_kalori Text Jumlah kalori makanan per sajian

4. Nama tabel : olahraga Jumlah field : 4

(9)

Tabel 3.5 Tabel Olahraga

Nama Field Tipe Data Deskripsi

kategori_olahraga Text Kategori olahraga nama_olahraga Text Nama olahraga

lama_kegiatan Text Durasi kegiatan olahraga

kalori_terbakar Text

Kalori yang terbakar selama melakukan olahraga

5. Nama tabel : penyakit Jumlah field : 3

Primary key : nama_penyakit

Tabel 3.6 Tabel Penyakit

Nama Field Tipe Data Deskripsi

nama_penyakit Text Nama penyakit

penyebab Memo Penyebab

ciri Memo Ciri atau gejala yang timbul

(10)

Tabel 3.7 Tabel Jadwal

Nama Field Tipe Data Deskripsi

Id Number Sebagai nomor urut pengguna tgl_mulai Text Tanggal memulai diet

tgl_selesai Text Tanggal selesai diet

pilih_metode Text Metode diet yang digunakan berat_sebelum Text Berat sebelum melakukan diet

berat_ideal Text Berat badan ideal

berat_setelah Text Berat setelah melakukan diet

7. Nama tabel : resep Jumlah field : 3

Primary key : metode_hari

Tabel 3.8 Tabel Resep

Nama Field Tipe Data Deskripsi

metode_hari Text Metode dan hari melaksanakan diet Sarapan Text Menu makanan untuk sarapan makan_siang Text Menu makanan untuk makan siang makan_malam Text Menu makanan untuk makan malam

total_kalori Text

(11)

3.4 Perancangan Tampilan

Tampilan aplikasi perencanaan diet sehat ini dirancang sedemikian rupa untuk memberi kemudahan bagi pengguna dalam menggunakan aplikasi. Tampilan setiap menu dirancang dengan sederhana sehingga diharapkan dapat dengan mudah dipahami oleh pengguna.

3.4.1 Perancangan Menu Utama

Perancangan menu utama terdiri dari empat buah sub menu yaitu menu kenali tubuh, menu memilih metode diet, menu info makanan dan olahraga, dan menu membuat jadwal diet. Rancangan tampilan menu utama dapat dilihat pada gambar 3.4 berikut ini.

Gambar 3.4 Rancangan Tampilan Menu Utama Menu Utama

Aplikasi Pemilihan Metode Diet Sehat Version 1.0

(12)

3.4.2 Perancangan Menu Kenali Tubuh

Pada perancangan menu kenali tubuh pengguna dapat mengetahui indeks massa tubuh, status imt, berat ideal, status gizi dan kebutuhan kalorinya dengan menginputkan data-data sesuai dengan tampilan menu dibawah. Selanjutnya terdapat tombol hitung untuk memproses data-data yang telah diinputkan. Terdapat juga tombol simpan, ubah, hapus yang berfungsi untuk menyimpan, mengubah atau menghapus data yang telah dibuat. Terdapat dua tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama dan tombol next untuk menuju ke menu berikutnya. Rancangan tampilan menu kenali tubuh dapat dilihat pada gambar 3.5 berikut ini.

(13)

3.4.3 Perancangan Menu Memilih Metode Diet

Tampilan menu memilih metode diet memberikan informasi tentang berbagai metode diet sehat kepada pengguna. Terdapat Combo box untuk memilih metode diet yang ingin diketahui, kolom deskripsi singkat mengenai metode diet yang dipilih, kolom kelebihan dan kekurangan dari metode diet yang dipilih. Terdapat tiga tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama, tombol next untuk menuju ke menu berikutnya dan tombol back untuk kembali ke menu sebelumnya. Rancangan tampilan menu kenali tubuh dapat dilihat pada gambar 3.6 berikut ini.

(14)

3.4.4 Perancangan Menu Info Makanan Dan Olahraga

Tampilan menu info makanan dan olahraga terdiri dari dua buah tabel yaitu tabel info makanan dan tabel info olahraga. Tabel info makanan memberikan informasi tentang berbagai jenis makanan dan jumlah kalori yang terkandung dalam setiap sajiannya. Tabel info olahraga memberikan informasi tentang berbagai jenis olahraga dan jumlah kalori yang digunakan. Terdapat tombol info penyakit untuk menuju menu informasi penyakit dan terdapat tiga tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama, tombol next untuk menuju ke menu berikutnya dan tombol back untuk kembali ke menu sebelumnya. Rancangan tampilan info makanan dan olahraga dapat dilihat pada gambar 3.7 berikut ini.

(15)

3.4.5 Perancangan Menu Info Penyakit

Tampilan menu info penyakit memberikan informasi tentang berbagai penyakit yang dipengaruhi berat badan dan diet kepada pengguna. Terdapat Combo box untuk memilih jenis penyakit yang ingin diketahui, kolom deskripsi singkat mengenai jenis penyakit yang ingin diketahui, kolom penyebab dan ciri-ciri penyakit yang ingin diketahui. Terdapat dua tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama, dan tombol back untuk kembali ke menu sebelumnya. Rancangan tampilan menu informasi penyakit dapat dilihat pada gambar 3.8 berikut ini.

Gambar 3.8 Rancangan Tampilan Menu Info Penyakit Informasi Penyakit

Nama Penyakit

Penyebab Ciri-ciri

Deskripsi

Menu Utama Back

Nama Penyakit

(16)

3.4.6 Perancangan Menu Membuat Jadwal Diet

Menu membuat jadwal diet bertujuan untuk menentukan jadwal pengguna melakukan diet, sejak tanggal dimulai, tanggal selesai dan evaluasi hasil yang didapatkan dengan menginputkan data berat sebelum, berat ideal dan berat setelah diet. Data yang telah diinputkan kemudian akan disimpan ke database menggunakan tombol simpan. Tombol ubah dan hapus berfungsi untuk mengubah atau menghapus jadwal. Terdapat dua tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama, dan tombol back untuk kembali ke menu sebelumnya. Rancangan tampilan menu kenali tubuh dapat dilihat pada gambar 3.9 berikut ini.

Gambar 3.9 Rancangan Tampilan Menu Membuat Jadwal Diet Membuat Jadwal Diet

Back

Menu Makanan

Membuat Jadwal Diet

ID Berat Sebelum

Tanggal Mulai Berat Ideal

Tanggal Selesai Berat Setelah

Pilih Metode

Simpan Menu Utama

(17)

3.4.7 Perancangan Menu Resep Makanan

Tampilan menu resep makanan memberikan informasi tentang menu makanan yang telah diatur selama menjalani diet. Pengguna juga dapat menambahkan menu makanan diet selain yang terdapat pada aplikasi. Terdapat dua tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama dan tombol back untuk kembali ke menu sebelumnya. Rancangan tampilan menu kenali tubuh dapat dilihat pada gambar 3.10 berikut ini.

(18)

BAB 4

IMPLEMENTASI SISTEM

4.1Pengertian Implementasi Sistem

Implementasi sistem adalah proses yang dilakukan untuk menyelesaikan desain sistem yang telah disetujui, untuk diinstal, diuji dan mulai digunakan sebagai sistem yang baru atau sistem lama yang diperbaiki.

Implementasi sistem merupakan tahap penerapan rancangan yang sudah dibuat kedalam bahasa pemrograman yang digunakan. Dalam tahap ini dilakukan beberapa hal yaitu penulisan kode program, kompilasi dan membuat program aplikasi hingga siap untuk digunakan atau executable.

4.2Tujuan Implementasi Sistem

Adapun tujuan dilakukannya implementasi sistem, yaitu:

1. Mengkaji rangkaian sistem baik dari segi software maupun hardware sebagai sarana pengolah data dan penyaji informasi.

(19)

4.3Kebutuhan Sistem

Perancangan sistem yang baik membutuhkan dukungan dari berbagai sarana, yaitu berupa komponen-komponen yang menunjang dalam implementasi atau penerapan sistem. Komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut :

1. Perangkat keras (hardware)

Hardware adalah komponen-komponen yang membentuk suatu sistem komputer yang berhubungan dengan peralatan (komponen) lainnya, sehingga memungkinkan komputer dapat melakukan tugasnya. Umumnya peralatan tersebut terdiri dari tiga jenis perangkat yaitu, perangkat masukan (input device), perangkat pengolahan (processor) dan perangkat keluaran (output device). Adapun hardware yang digunakan penulis dalam merancang sistem ini adalah:

a. Peralatan input, seperti : keyboard, mouse.

b. Peralatan proses, seperti : prosesor Intel Core i3 2.13 GHz dan RAM 2.00 GB

c. Peralatan output, seperti : monitor, printer

d. Serta peralatan tambahan lainnya, seperti USB Flashdisk 2. Perangkat lunak (software)

(20)

a. Sistem operasi Microsoft Windows 7 Ultimate b. Bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio 2010

c. Microsoft Office Access 2007 sebagai media penyimpanan data pada aplikasi (database)

3. Unsur manusia (brainware)

Brainware merupakan aspek manusia yang menangani pengolahan komputer maupun pengembangan, yang termasuk dalam brainware adalah:

a. Programmer, yaitu orang yang bertugas membuat dan membangun program dengan menggunakan salah satu fasilitas software yang telah ditentukan yaitu Microsoft Visual Basic 2010.

b. User (pengguna), yaitu orang yang mengoperasikan sistem seperti memasukkan data untuk dioperasikan oleh komputer dalam menghasilkan informasi lainnya.

4.4Tampilan Program

(21)

4.4.1 Tampilan Menu Utama

Tampilan menu utama pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 4.1 Tampilan Menu Utama

(22)

4.4.2 Tampilan Menu Kenali Tubuh

Tampilan menu kenali tubuh pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 4.2 Tampilan Menu Kenali Tubuh

(23)

perhitungan, pengguna dapat menyimpan data tersebut dengan menekan tombol simpan. Tombol cari data berdasarkan id berfungsi untuk menampilkan kembali data pengguna. Dan tombol hapus berfungsi untuk menghapus data. Terdapat dua tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama dan tombol next untuk menuju ke menu berikutnya.

4.4.3 Tampilan Menu Memilih Metode Diet

Tampilan menu memilih metode pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

(24)

Tampilan menu memilih metode diet memberikan informasi tentang berbagai metode diet sehat kepada pengguna. Dengan memilih nama metode diet yang terdapat pada combo box, maka akan diberikan deskripsi singkat, kelebihan dan kekurangan dari metode diet tersebut.

4.4.4 Tampilan Menu Informasi Makanan Dan Olahraga

Tampilan menu informasi makanan dan olahraga pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 4.4 Tampilan Menu Informasi Makanan dan Olahraga

(25)

terkandung dalam setiap sajiannya. Tabel info olahraga memberikan informasi tentang berbagai jenis olahraga dan jumlah kalori yang digunakan. Terdapat tombol info penyakit untuk menuju menu informasi penyakit.

4.4.5 Tampilan Menu Informasi Penyakit

Tampilan menu informasi penyakit pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 4.5 Tampilan Menu Info Penyakit

(26)

deskripsi singkat, penyebab dan ciri-ciri penyakit tersebut. Terdapat dua tombol navigasi yaitu tombol menu utama untuk kembali ke menu utama, dan tombol back untuk kembali ke menu sebelumnya.

4.4.6 Tampilan Menu Membuat Jadwal Diet

Tampilan menu membuat jadwal diet pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

(27)

Menu membuat jadwal diet bertujuan untuk menentukan jadwal pengguna melakukan diet, sejak tanggal dimulai, tanggal selesai dan evaluasi hasil yang didapatkan dengan menginputkan data berat sebelum, berat ideal dan berat setelah diet. Data yang telah diinputkan kemudian akan disimpan ke database menggunakan tombol simpan.

4.4.7 Tampilan Menu Resep Makanan

Tampilan menu resep makanan pada aplikasi perencanaan diet sehat dapat dilihat pada gambar berikut:

(28)

Tampilan menu resep makanan memberikan informasi tentang menu makanan yang telah diatur selama menjalani diet. Pengguna juga dapat menambahkan menu makanan diet selain yang terdapat pada aplikasi.

4.5Contoh Kasus

Berdasarkan proses implementasi sistem, maka penulis mengambil sebuah contoh kasus dalam penggunaan aplikasi pemlihan metode diet sehat.

4.5.1 Penggunaan Aplikasi Pada Menu Kenali Tubuh

(29)

Pada aplikasi ini terdapat data pengguna bernama Noni dengan jenis kelamin perempuan, berat badan 85 kg dan tinggi badan 165 cm. Noni merupakan seorang mahasiswa program ekstensi dengan kategori aktivitas sedang.

Gambar 4.9 Perhitungan Indeks Massa Tubuh

(30)

Gambar 4.10 Perhitungan Angka Metabolisme Tubuh

(31)

BAB 5

PENUTUP

Dari uraian sebelumnya, penulis menarik beberapa kesimpulan dan memberikan beberapa saran yang diharapkan dapat bermanfaat dan membangun bagi pembaca.

5.1Kesimpulan

Berdasarkan proses perencanaan hingga implementasi sistem, maka sebagai penutup laporan penulis mengambil beberapa kesimpulan antara lain:

1. Aplikasi Pemilihan Metode Diet Sehat ini dapat membantu pengguna dalam mengetahui berat badan ideal, dan jumlah kebutuhan kalori yang dibutuhkan perhari dengan menggunakan perhitungan berat badan ideal dan perhitungan kalori.

2. Aplikasi Pemilihan Metode Diet Sehat ini juga memberikan wawasan kepada pengguna tentang berbagai metode diet, kalori pada makanan, dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan berat badan dan diet.

(32)

5.2Saran

Adapun saran yang penulis berikan adalah sebagai berikut:

1. Besar harapan agar sistem dapat dibangun lebih lagi mengingat masih banyak kekurangan yang terdapat pada sistem.

2. Keberhasilan metode diet yang dipilih tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik dari aplikasi, tetapi juga diharapkan kedisiplinan dan kemauan dari pengguna untuk menjalani metode diet itu sendiri. 3. Bagi pengguna yang memiliki riwayat penyakit tertentu, diharapkan dapat

Gambar

Tabel 3.1 Simbol-Simbol Dalam Data Flow Diagram
Gambar 3.1 Diagram Konteks
Gambar 3.2 Diagram 0 Aplikasi Perencanaan Diet Sehat
Gambar 3.3 ERD Aplikasi Perencanaan Diet Sehat
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perencanaan pada empat sub-sistem kedua yang meliputi perencanaan jadwal induk produksi ( master production scheduling ), rough-cut-capacity planning ,

Pada activity daftar pola tanam buah user akan memilih daftar buah pada menu, ketika user memilih satu jenis buah, maka akan muncul artikel yang berisi informasi

Halaman menu mahasiswa menampilkan 2 menu diantaranya adalah menu pesan yang berfungsi untuk berkomunikasi atau berinteraksi dengan dosen pembimbing, dan menu

Menurut saya, memilih makanan jajanan yang aman itu penting.. Buah yang busuk atau bau sebaiknya tidak

Menu Siswa Menu Guru Menu Admin logout Kelola Kelas Kelola Mata Pelajaran Kelola Jadwal Mengajar Ganti Password Kelola Profile Kelola Siswa Kelola Guru Data Guru Ganti Password

Berfungsi untuk mempermudah pembeli dalam memilih barang yang akan dibeli pada website Perancangan Website E-Commerce Fashion Second Branded.. Langkah 1 : Pada halaman Index

Aplikasi “Diet+” dapat membantu pengguna dalam menjalani diet dengan fitur rekomendasi makanan yang diberikan sesuai golongan darah, fitur pilihan olahraga, fitur

Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi instrumen perencanaan menu diet berbasis website dengan kebutuhan instrumen yang memiliki data bahan makanan dari Indonesia, dapat