• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Persaingan Perbankan Terhadap Suku Bunga Di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Persaingan Perbankan Terhadap Suku Bunga Di Indonesia"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Alhadeff, David A., 1951,The Market Structure of Commercial Banking in the

United States. The Quarterly Journal of Economics Vol 65 No 1 (Feb.,

195i), pp 62-86. The MIT Press.

Ariyanto, Taufik. 2004. Profil Persaingan Usaha Dalam Industri Perbankan

Indonesia. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU): Jakarta.

Bank Indonesia. 2013.___Undang-undang Republik Indonesia No. 15 Tahun 2013

Tentang Perubahan atas UU No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan. BI

1998,Undang No. 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan

Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. BI

, 2007, Sejarah Perbankan Periode 1983-1997. Diakses 4 April dari http://www.bi.go.id/ NR/ rdonlyres/ D1FC7FE4-7400-4A35-B021- A4596387C20A/827/ Sejarah Perbankan Periode 19831997.pdf

Broecker, T. 1990. Credit Worthiness Test and Interbank Competition.

Econometrica (58). 429-452.

Budisantoso Totok, Triandaru Sigit. 2006. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta : Salemba Empat

Cetorelli, Nicholson, 2001,Competition Among Banks: Good or Bad?, Economic Perspective Federal Reserve Bank of Chicago.

Chandler, Lester V., 1938.Monopolistic Elements in Commercial Banking. The Journal of Political Economy Vol. 46 No 1 (Feb. 1938), pp 1-22

Claessen, S dan Laeven, L., 2004,What Drives Bank Competition: Some

International Evidence. Journal of Money, Credit, and Banking.

de Rozas, Luis Guitierrez. 2007. Testing for the Competition in the Spanish

Banking Industry: the Pazar-Rosse Approach Revisited. Madrid:The

Working Paper Series, Banco de Espana.

Dwiantika, Nina. 2014. Persaingan Suku Bunga Makin Panas. Diakses 5 April 2014 dari http://keuangan.kontan.co.id/news/persaingan-bunga-bank-makin-panas

(2)

Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponogoro

Hadari, Nawawi, 2003. Metode Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta: UGM

Press

Hasibuan, Malayu S. P. 2005. Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: Bumi Aksara.

Iqbal Hasan. 2002. Pokok-Pokok Materi Metode Penelitian dan Aplikasinya.

Bogor: Ghalia Indonesia.

Kasmir. 2002. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Edisi Revisi 2002. Jakarta: PT. RAJAGRAFINDO PERSADA.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha. 2004. Profil Persaingan Usaha Dalam

Industri Perbankan Indonesia. KPPU.

Kotler, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran : Analisis, Perencanaan,

Implementasi, dan Kontrol. Jakarta : PT. Prehallindoan.

Kuncoro dan Suhardjono. 2002. Manajemen Perbankan (Teori dan Aplikasi). Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE.

Laksmono, R, Didy. 2001. Suku Bunga Sebagai Salah Satu Indikator Ekspektasi

Inflasi. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan. Maret.

Lindegren, C, Garcia, G. dan Saal, MI., 1996, Bank Soundness and

Macroeconomic Policy. Washington, DC: International Monetary Fund-

Publication Service.

Lukman Dendawijaya. 2000. Manajemen Perbankan. Cetakan Pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Porter, Michael E. 1998. Competitive Strategy: Techniques for analyzing

Industries and competitor.New York: The Free Press.

Reksoprayitno, Soediyono.1997. Prinsip-prinsip dasar manajemen bank umum

dan penerapannya di Indonesia, Yogyakarta: BPFE.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

(3)

Susanto, Heri dan Nur Farida Ahniar. 2010. Daftar 10 Bank Terbesar di

Indonesia. Diakses 10 Juni 2014 dari

http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/183586-daftar-10-bank-terbesar-di-indonesia

Widyastuti Ratna Sri, Boedi Armanto. 2013. Kompetisi Industri Perbankan

Indonesia. Jakarta: BI.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil regresi yang didapatkan pada bank MANDIRI bisa diperhatikan di tabel regresi di atas dapat diperoleh Koefisien Determinasi (R- Square) sebesar 0.734 atau 73.4 %,

Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model data panel FEM untuk melihat pengaruh persaingan pasar yang terdiri dari : jumlah perbankan, suku bunga kredit

1) Tidak bekerjanya transmisi kebijakan moneter tidak terletak pada struktur pasar industri perbankan melainkan ada faktor makro dan mikro. Pada dasarnya fenomena

Bank merupakan lembaga yang menjadi perantara bagi pihak-pihak yang kelebihan dana dan pihak –pihak yang kekurangan dana.. Pihak yang surplus dana akan menyimpan uang di

Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model data panel FEM untuk melihat pengaruh persaingan pasar yang terdiri dari : jumlah perbankan, suku bunga kredit (pinjaman),

1) Menggunakan sampel data perbankan dari negara lain sebagai pembanding sehingga tingkat persaingan perbankan di negara berkembang dapat terlihat dengan jelas.

Gambaran perilaku persaingan pada industri perbankan nasional serta keterkaitannya terhadap stabilitas keuangan tersebut diukur dengan menggunakan dua metode analisis yakni

Kesimpulan Analisis Struktur Conduct Performance SCP industri perbankan secara des-kriptif, menunjukan bahwa : a Struktur pasar industri perbankan Indonesia berbentuk persaingan