RENCANA KERJA KOTA PALEMBANG TAHUN 2021
Teks penuh
(2) KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Masa Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang dapat menyusun Rencana Kerja (Renja) Tahun 2021, dalam rangka melaksanakan program dan kegiatan di Tahun 2021. Renja ini disusun sebagai penjabaran lebih lanjut dari Rencana Strategis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang 2018-2023, dan. dimaksudkan. untuk. memberikan. kontribusi. yang. signifikan. bagi. keberhasilan pencapaian sasaran, agenda, dan misi pembangunan, serta visi Kota Palembang. Atas kerjasama semua pihak, akhirnya Rencana Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2021, dapat disusun dan menjadi pedoman serta acuan bagi pelaksanaan Pembangunan Pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan ketahanan pangan di Kota Palembang pada tahun 2021.. i.
(3) DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR ................................................................................................... i. DAFTAR ISI ............................................................................................................... ii. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ............................................................................... ..... 1 1.2. Landasan Hukum ................................................................................ 5 1.3 Maksud dan Tujuan ............................................................................ 10 1.4 Sistematika Penulisan ........................................................................ 11 BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA OPD TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah ............................................................................. 12. 2.2. Analisis Kinerja Pelayanan OPD ....................................................... 17. 2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD ……………. 19. BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1. Telaah Terhadap Kebijakan Nasional .................................................... 22. 3.2. Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja OPD ………………................... 24. BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH 4.1 Program dan Kegiatan ……………………………………………….. 28. BAB V PENUTUP ………………………………………………………………..... 33. ii.
(4) iii.
(5) Rencana Kerja DPKP. 2021. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.1.1. Pengertian Rencana Kerja Perangakat Daerah Rencana Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat Renja PD adalah dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Renja PD memuat program dan. kegiatan. yang. diperlukan. untuk. mencapai. sasaran. pembangunan, dalam bentuk kerangka regulasi dan kerangka anggaran. Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka. Panjang. Daerah,. Rencana. Pembangunan. Jangka. Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Kota Palembang sebagai Perangkat Daerah Pemerintah Kota Palembang menyusun dokumen Rencana Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2021. Rencana Kerja Tahunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang ini juga mengacu pada kebijakan Pemerintah Kota Palembang, yang tertuang dalam Rencana Pembangunan. Jangka. Menengah. Daerah. (RPJMD). Kota. Palembang yaitu tentang optimalisasi kapasitas daerah untuk pembangunan yang merata melalui penguatan infrastruktur dan sarana prasarana yang terpadu dan terintegrasi.. 1.
(6) Rencana Kerja DPKP. 1.1.2. 2021. Proses Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi. Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka. Panjang. Daerah,. Rencana. Pembangunan. Jangka. Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, Renja Perangkat Daerah disusun dengan tahapan : 1. Persiapan Penyusunan : Persiapan penyusunan renja meliputi : (a) Penyusunan. rancangan. keputusan. Kepala. Daerah. tentang pembentukan tim penyusun Renja Perangkat Daerah (b). Orientasi. mengenai. Renja. Perangkat. Daerah;. (c). Penyusunan agenda kerja tim penyusun Renja Perangkat Daerah dan (d) Penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan Daerah berdasarkan SIPD. 2. Penyusunan Rancangan Awal Penyusunan rancangan awal Renja Perangkat Daerah berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun lalu, dan hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun berjalan. Penyusunan rancangan awal Renja Perangkat Daerah mencakup: (a) Analisis gambaran pelayanan Perangkat Daerah dan (b) Hasil evaluasi Renja Perangkat Daerah tahun lalu. 3. Penyusunan Rancangan Penyusunan rancangan Renja Perangkat Daerah merupakan proses penyempurnaan rancangan awal Renja Perangkat Daerah berdasarkan surat edaran Kepala Daerah tentang penyusunan rancangan Renja Perangkat Daerah. Rancangan Renja Perangkat Daerah tersebut dibahas dan disempurnakan. 2.
(7) Rencana Kerja DPKP. 2021. dalam forum perangkat Daerah/lintas perangkat Daerah dan sudah harus selaras dengan rancangan awal RKPD. 4. Pelaksanaan. forum. Perangkat. Daerah/Lintas. Perangkat. Daerah Forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat Daerah dilaksanakan oleh kepala Perangkat Daerah berkoordinasi dengan. BAPPEDA. pembahasan bertujuan. Kota. dengan. untuk. Palembang. pemangku. memperoleh. dan. dilakukan. kepentingan. masukan. yang. dalam. rangka. penajaman target kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam Rancangan Renja Perangkat Daerah. 5. Perumusan Rancangan Akhir Perumusan. rancangan. merupakan. proses. akhir Renja. penyempurnaan. Perangkat. Daerah,. rancangan. Renja. Perangkat Daerah menjadi rancangan akhir Renja Perangkat Daerah berdasarkan Perkada tentang RKPD. Perumusan rancangan akhir Renja Perangkat Daerah dilakukan untuk mempertajam program, kegiatan dan pagu indikatif Perangkat Daerah berdasarkan program, kegiatan dan pagu indikatif yang ditetapkan dalam Perkada tentang RKPD. 6. Penetapan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Palembang menyampaikan seluruh rancangan akhir Renja Perangkat Daerah yang telah diverifikasi kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah untuk ditetapkan dengan Perkada. Renja Perangkat Daerah yang ditetapkan dengan Perkada menjadi pedoman Perangkat Daerah dalam menyusun RKA Perangkat Daerah.. Penyusunan. Rencana. Kerja. Dinas. Pertanian. dan. Ketahanan Pangan Kota Palembang menjabarkan rencana kegiatan. Dinas. Pertanian. dan. Ketahanan. Pangan. Kota. 3.
(8) Rencana Kerja DPKP. 2021. Palembang yang sesuai dengan tugas dan fungsinya mengacu kepada Peraturan Walikota Palembang Nomor 66 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang.. 1.1.3. Keterkaitan Antara Rencana Kerja Perangkat Daerah Dengan Dokumen Perencanaan Lainnya Penyusunan Renja Badan Perencanaan Pembangunan dari rancangan awal renja sampai rancangan akhir renja dipengaruhi oleh dokumen perencanaan lainnya yaitu renstra Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, rancangan awal RKPD, dan rancangan akhir RKPD. Pada penyusunan rancangan awal Renja Perangkat Daerah berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun lalu, dan hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun berjalan. 1. Berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, bertujuan untuk menjamin kesesuaian antara program, kegiatan, lokasi kegiatan, kelompok sasaran, serta prakiraan maju yang disusun dalam rancangan awal Renja Perangkat Daerah dengan Renstra Perangkat Daerah. 2. Berpedoman pada hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun lalu dan hasil evaluasi hasil Renja Perangkat Daerah tahun berjalan bertujuan untuk memastikan bahwa rumusan kegiatan alternatif dan/atau kegiatan baru yang disusun dalam rancangan awal Renja Perangkat Daerah dilakukan. Rancangan awal Renja kemudian disempurnakan menjadi Rancangan Renja. Penyempurnaan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah mencakup perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, pendanaan indikatif, lokasi kegiatan. 4.
(9) Rencana Kerja DPKP. 2021. dan kelompok sasaran pada Rancangan Awal RKPD. Rancangan renja tersebut juga dibahas dan disempurnakan dalam forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah. Rancangan Renja Perangkat Daerah disampaikan kepada Bappeda Litbang Kota Palembang untuk diverifikasi. Verifikasi tersebut harus dapat menjamin rancangan Renja Perangkat Daerah sudah selaras dengan. rancangan. verifikasi. awal. RKPD.. Rancangan. Renja. hasil. tersebut akan dijadikan bahan penyempurnaan. rancangan awal RKPD menjadi rancangan RKPD.. 1.2 Landasan Hukum 1.2.1. Ketentuan Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (STOK) dan Kewenangan Perangkat Daerah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang mempunyai tugas membantu Walikota melaksanakan urusan pemerintah di bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan dan tugas pembantuan. Dalam melaksanakan tugasnya untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 66 Tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang mempunyai fungsi : a. Perumusan Kebijakan teknis b. Pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya c. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum d. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya e. Pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya f.. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.. 5.
(10) Rencana Kerja DPKP. 2021. Struktur Organisasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang terdiri dari : 1. Kepala Dinas 2. Sekretaris, membawahi : a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian b. Sub Bagian Keuangan c. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan 3. Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, membawahi : a. Seksi Produksi Tanaman Pangan b. Seksi Produksi Hortikultura c. Seksi Perbenihan dan Perlindungan 4. Bidang Perkebunan, membawahi : a. Seksi Pembenihan dan Perlindungan b. Seksi Produksi c. Seksi Pengolahan dan Pemasaran 5. Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, membawahi : a. Seksi Pembibitan dan Produksi b. Seksi Kesehatan Hewan c. Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Pengolahan dan Pemasaran 6. Bidang Ketahanan Pangan, membawahi : a. Seksi Ketersediaan dan Distribusi Pangan b. Seksi Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan c. Seksi Kerawanan dan Keamanan Pangan 7. Bidang Penyuluhan, membawahi : a. Seksi Kelembagaan b. Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penyuluhan c. Seksi Metode dan Informasi 8. Bidang Prasarana dan Sarana, membawahi : a. Seksi Pengelolaan Lahan, Air dan Pembiayaan b. Seksi Alat dan Mesin Pertanian. 6.
(11) Rencana Kerja DPKP. 2021. c. Seksi Pupuk dan Pestisida 9. Unit Pelaksana Teknis 10. Kelompok Jabatan Fungsional. Berikut gambaran struktur organisasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 66 Tahun 2016 sesuai gambar 1.1 :. 7.
(12) Rencana Kerja DPKP BAGAN STUKTUR ORGANISASI DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KOTA PALEMBANG PERATURAN WALIKOTA NOMOR 66 TAHUN 2016. 2021. KEPALA DINAS. SEKRETARIS. KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL. SUBBAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN. SUBBAGIAN KEUANGAN. SUBBAGIAN PERENCANAAN DAN PELAPORAN. BIDANG TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA. BIDANG PERKEBUNAN. BIDANG PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN. BIDANG KETAHANAN PANGAN. BIDANG PENYULUHAN. BIDANG PRASARANA DAN SARANA. SEKSI PRODUKSI TANAMAN PANGAN. SEKSI PEMBENIHAN DAN PERLINDUNGAN. SEKSI PEMBIBITAN DAN PRODUKSI. SEKSI KETERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI PANGAN. SEKSI KELEMBAGAAN. SEKSI PENGELOLAAN LAHAN, AIR DAN PEMBIAYAAN. SEKSI PRODUKSI HORTIKULTURA. SEKSI PRODUKSI. SEKSI KESEHATAN HEWAN. SEKSI PENGANEKARAGAMAN & KONSUMSI PANGAN. SEKSI PENGEMBANGAN SDM DAN PENYULUHAN. SEKSI ALAT DAN MESIN PERTANIAN. SEKSI PEMBENIHAN DAN PERLINDUNGAN. SEKSI PENGOLAHAN DAN PEMASARAN. SEKSI KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER PENGOLAHAN DAN PEMASARAN. SEKSI KERAWANAN DAN KEAMANAN PANGAN. SEKSI METODE DAN INFORMASI. SEKSI PUPUK DAN PESTISIDA. \. UPT BPP Talang Betutu. UPT BPP Sekojo. UPT BPP Seberang Ulu. UPT BPP Gandus. UPT BPKA. UPT PUSKESWAN. UPT LAB KESMAVET DAN KEAMANAN PANGAN. UPT RPH. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. KASUBBAG TU. 1.
(13) Rencana Kerja DPKP. 1.2.2. 2021. Ketentuan Tentang Perencanaan Adapun. peraturan. yang. menjadi. pedoman. dalam. penyusunan perencanaan adalah : 1.. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ;. 2.. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;. 3.. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;. 4.. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Daerah. Dan. Rencana. Pembangunan. Jangka. Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan. Jangka. Panjang. Daerah,. Rencana. Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).. 1.2.3. Ketentuan Tentang Pengaanggaran Peraturan yang menjadi pedoman dalam penganggaran adalah : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. Undang-Undang. Nomor. 1. Tahun. 2004. tentang. Perbendaharaan Negara; 3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;. 9.
(14) Rencana Kerja DPKP. 2021. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah; 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang. Pedoman. Pengelolaan. Keuangan. Daerah. sebagaimana telah diubah kedua kali dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011; 6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.. 1.3 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan Rencana Kerja OPD Dinas Pertanian dan. Ketahanan. Pangan. Kota. Palembang. Tahun. 2021. adalah. memberikan arah sekaligus pedoman bagi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang dalam mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran OPD sebagaimana ditetapkan dalam Renstra OPD secara berkesinambungan. Adapun tujuan penyusunan Rencana Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang: 1. Memberikan. gambaran kemampuan OPD dalam melaksanakan. misinya dalam mencapai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan dan akan dijadikan sebagai alat observasi untuk melakukan instrospeksi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Pejabat/ pimpinan instansi. 2. Memberikan arah kebijakan tentang gambaran pelaksanaan tugastugas OPD serta indikator atau ukuran keberhasilan/ kegagalan pada tahun 2021. 3.. Memberikan arah/ acuan dalam menyusunan Program/ kegiatan Pembangunan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota. Palembang Tahun 2021.. 10.
(15) Rencana Kerja DPKP. 2021. 1.4 Sistematika Penulisan Sistematika penyusuanan Rencana kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang sebagai berikut : BAB I. BAB II. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang. 1.2. Landasan Hukum. 1.3. Maksud dan Tujuan. 1.4. Sistematika Penulisan. EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja OPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra. BAB III. 2.2. Analisis Kinerja Pelayanan OPD. 2.3. Isu – Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan fungsi OPD. TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional 3.2 Tujuan dan sasaran Rencana Kerja OPD. BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH 4.1 Program dan Kegiatan BAB V. PENUTUP. 11.
(16) Rencana Kerja DPKP. 2021. BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja OPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah Rencana. Kerja. Dinas. Pertanian. dan. Ketahanan. Pangan. merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun yang meliputi penjabaran perencanaan tahunan dan Rencana Strategis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang. Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program yang telah disusun sapat dilihat berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah. Akuntabilitas merupakan suatu bentuk perwujudan kewajiban untuk. mempertanggungjawabkan. pelaksanaan. misi. organisasi. keberhasilan. dalam. mencapai. atau. kegagalan. tujuan-tujuan. dan. sasaranyang telah ditetapkan, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik. Terkait dengan hal tersebut Rencana Kerja Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang ini menyajikan dasar pengukuran kinerja kegiatan dan pengukuran kinerja sasaran dari hasil apa yang telah diraih atau dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang selama Tahun 2019 dan tahun berjalan 2020 serta perkiraan target anggaran Tahun 2022. Sejalan dengan berjalannya waktu, pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang 2019 telah terlewati. Berbagai Program dan Kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam Renja Tahun 2019 telah dilaksanakan dan untuk mengetahui hasil-hasil yang telah dicapai maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Tujuan evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja OPD tahun lalu dan pencapaian rentra OPD adalah untuk mengidentifikasikan sejauh mana kemampuan. OPD. dalam. melaksanakan. program. dan. kegiatan,. mengidentifikasikan realisasi pencapaian target kinerja program. dan. kegiatan Renstra OPD serta hambatan dan permasalahan yang dihadapi. 12.
(17) Rencana Kerja DPKP. 2021. Secara rinci rekapitulasi evaluasi Rencana Kerja OPD dan Renstra sampai dengan tahun 2019 dan Rencana Kerja Tahun 2020 sebagaimana Tabel 2.1. Dari data tersebut, evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang adalah sebagai berikut : 1.. Evaluasi Rencana Kerja (Rencana Kerja) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang.. a.. Evaluasi terhadap pencapaian target Dari tabel 2.1 dapat diketahui bahwa dalam rangka pencapaian rencana target yang ditetapkan Rencana kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2019 dilaksanakan program/kegiatan sebanyak 15 program 59 kegiatan. Dengan reliasasi pelaksanaan pencapaian program mencapai 100% secara rincian realisasi pelaksanaan pencapaian target kegiatan adalah 59 kegiatan mencapai 100 %. b.. Evaluasi terhadap Kinerja Keuangan Dalam tahun anggaran 2019 aspek dukungan dana yang digunakan dalam memperlancar tugas dan kegiatan operasional Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang sebesar Rp. 28.436.028.500,- yang terdiri dari belanja langsung sebesar Rp. 13.030.677.500,-. dan. belanja. tidak. langsung. sebesar. Rp.. 15.405.351.000,-. Realisasi Belanja Tidak Langsung sebesar. Rp.. 14.112.659.773 atau sebesar 91,61 % dan Realisasi Belanja Langsung sebesar Rp. 11.906.981.805,- atau sebesar 98,3 % Realisasi. Belanja. Langsung. dan. Tidak. Langsung. sebesar. Rp. 26.019.641.578,- atau sebesar 91,5 % dengan realisasi fisik sebesar 94,97 %.. 13.
(18) Rencana Kerja DPKP. 2021. Tabel 2.1 LAPORAN REALISASI KEUANGAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KOTA PALEMBANG TAHUN 2019. No.. Program dan Kegiatan BELANJA LANGSUNG. I. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16. II. 1 2 3 4. III. 1 2. IV. 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan Jasa Surat Menyurat Penyediaan Jasa Komunikasi Sumber Daya Air dan Listrik Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja Penyediaan Alat Tulis Kantor Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Penyediaan Komponen Instalasi listrik /Penerangan Bangunan Kantor Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundangan Penyediaan bahan logistik kantor Penyediaan Makanan dan Minuman Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah Penyediaan Jasa Pegawai Tidak Tetap Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Pembangunan Gedung kantor Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas Operasional Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor Program Peningkatan Disiplin Aparatur Pengadaan Pakaian Dinas dan Perlengkapannya Pengadaan pakaian khusus harihari tertentu Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Pendidikan dan pelatihan formal. Jumlah Anggaran (Rp) 13,030,677,500. Realisasi Anggaran (Rp) 10,684,541,442. Sisa Anggaran (Rp) 2.346,136,058. Keuangan (%) 82.00. Fisik (%) 98,3. 4.397.834.321. 3.464.722.191. 933.112.130. 78,8. 6.300.000. 3.100.000. 3.200.000. 49,2. 100,0. 513.000.000. 481.076.102. 31.923.898. 93,8. 100,0. 119.080.000. 112.190.000. 6.890.000. 94,2. 100,0. 35.950.000. 13.439.675. 22.510.325. 37,4. 100,0. 334.767.000. 239.701.000. 95.066.000. 71,6. 100,0. 317.600.000. 261.698.000. 55.902.000. 82,4. 100,0. 160.000.000. 109.970.072. 50.029.928. 68,7. 100,0. 80.000.000. 79.541.000. 459.000. 99,4. 100,0. 63.775.000. 40.134.350. 23.640.650. 62,9. 100,0. 27.962.500. 24.898.000. 3.064.500. 89,0. 100,0. 839.839.821. 429.256.975. 410.582.846. 51,1. 100,0. 20.000.000. 12.265.000. 7.735.000. 61,3. 100,0. 83.400.000. 64.300.000. 19.100.000. 77,1. 100,0. 67.160.000. 21.813.000. 45.347.000. 32,5. 100,0. 800.000.000. 731.339.017. 68.660.983. 91,4. 100,0. 929.000.000. 840.000.000. 89.000.000. 90,4. 100,0. 3.370.990.074. 2.476.807.665. 894.182.409. 78,8. 1.889.800.074. 1.323.030.910. 566.769.164. 70,0. 100,0. 60.000.000. 56.890.100. 3.109.900. 94,8. 100,0. 853.000.000. 654.604.955. 198.395.045. 76,7. 100,0. 568.190.000. 442.281.700. 125.908.300. 77,8. 100,0. 225.500.000. 224.870.000. 630.000. 99,7. 191.500.000. 191.180.000. 320.000. 99,8. 100,0. 34.000.000. 33.690.000. 310.000. 99. 100,0. 297.900.000. 216.995.700. 80.904.300. 72,8. 297.900.000. 216.995.700. 80.904.300. 72,8. 100,0. 14.
(19) Rencana Kerja DPKP. V.. 1 2. VI. 1 2 3 4. VII. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10. VIII.. 1. 2. IX.. 1. 2 3 4 5. Program Peningkatan dan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja & Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD Penyusunan Standar Operasional Pelayanan (SOP) Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Pelatihan petani &pelaku agribisnis Penyuluhan dan pendampingan petani &pelaku agribisnis Peningkatan kemampuan lembaga petani Penyuluhan bimbingan pemanfaatan dan produktifitas lahan tidur Program Peningkatan Ketahanan Pangan Penyusunan database potensi produk pangan Analisis rasio jumlah penduduk terhadap jumlah kebutuhan pangan Laporan Berkala Kondisi Ketahanan Pangan Daerah Pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan Pengembangan Cadangan Pangan Daerah Pengembangan Desa Mandiri Pangan Pengembangan Insentifikasi Tanaman Padi Palawija Pengembangan Diversifikasi Tanaman Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan Penyuluhan sumber pangan alternatif Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan Penyuluhan distribusi pemasaran atas hasil produksi pertanian/perkebunan masyarakat Penyuluhan kualitas dan teknis kemasan hasil produksi pertanian/perkebunan yang akan dipasarkan Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/ Perkebunan Penelitian dan pengembangan teknologi pertanian/perkebunan tepat guna Pengadaan Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian/ Perkebunan tepat guna Penyuluhan Penerapan teknologi pertanian/perkebunan Pelatihan dan bimbingan pengoperasian teknologi pertanian/perkebunan tepat guna Pelatihan penerapan teknologi. 2021. 52.161.000. 44.856.000. 7.305.000. 86,0. 41.790.000. 34.544.000. 7.246.000. 82,7. 100,0. 10.371.000. 10.312.000. 59.000. 99. 100,0. 395.535.000. 333.610.000. 61.925.000. 48.290.000. 48.290.000. -. 88.500.000. 75.975.000. 12.525.000. 156.125.000. 106.725.000. 49.400.000. 102.620.000. 102.620.000. -. 1.393.490.000. 1.209.409.905. 184.080.095. 100.000.000. 99.500.000. 500.000. 99.000.000. -. 99.000.000. 29.487.750. -. 29.487.750. 80.890.000. 64.162.500. 16.727.500. 3.185.000. -. 3.185.000. 38.806.250. 38.806.250. -. 283.616.000. 271.334.880. 12.281.120. 190.960.000. 190.357.000. 603.000. 99.195.000. 87.683.690. 11.511.310. 468.350.000. 457.565.585. 10.784.415. 44.577.500. 43.517.500. 1.060.000. 14.135.000. 14.135.000. -. 30.442.500. 29.382.500. 1.060.000. 648.637.500. 603.437.900. 45.199.600. 137.600.000. 135.100.000. 2.500.000. 98. 100,0. 275.060.000. 234.724.800. 40.335.200. 85,3. 100,0. 28.500.000. 28.500.000. -. 100,0. 100,0. 17.537.500. 17.537.500. -. 100,0. 100,0. 16.340.000. 14.790.000. 1.550.000. 90,5. 100,0. 84,3 100,0. 100,0. 85,8. 100,0. 68,4. 100,0. 100,0. 100,0. 86,8 99,5. 100,0. -. 100,0. -. 100,0. 79,3. 100,0. -. 100,0. 100,0. 100,0. 95,7. 100,0. 99,7. 100,0. 88,4. 100,0. 97,7. 100,0. 97,6. 100,0. 100,0. 96,5. 100,0. 93,0. 15.
(20) Rencana Kerja DPKP. 6. X. 1 2 3 4. XI.. 1 2 3. XII. 1 2. XIII. 1. XIV.. 1. 2. XV. 1. pertanian/perkebunan modern bercocok tanam Promosi atas hasil produksi pertanian/perkebunan unggulan daerah Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan Penyuluhan Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan Pengembangan Bibit Unggul Pertanian/Perkebunan Pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian/Perkebunan Peningkatan kesejahteraan penyuluh pertanian/perkebunan. Penyuluhan dan Pendampingan bagi Pertanian/Perkebunan Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak Pembangunan sarana dan prasarana pembibitan ternak Pemeliharaan Kesehatan dan Pencegahan Penyakit Menular Ternak Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan Pembangunan sarana dan prasarana pembibitan ternak Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan Penyuluhan Distribusi Pemasaran Atas Hasil Produksi Peternakan Masyarakat Pemeliharaan rutin/berkala pusat-pusat etalase/ eksebisi/ promosi atas hasil produksi peternakan Program Peningkatan Produksi Peternakan Penelitian dan Pengembangan Teknologi Peternakan Tepat Guna. 2021. 173.600.000. 172.785.600. 814.400. 100. 100,0. 588.070.000. 572.312.750. 15.757.250. 97,3. 177.520.000. 176.417.750. 1.102.250. 99,4. 100,0. 134.550.000. 130.230.000. 4.320.000. 96,8. 100,0. 202.000.000. 198.750.000. 3.250.000. 98,4. 100,0. 74.000.000. 66.915.000. 7.085.000. 90,4. 100,0. 300.025.000. 282.750.000. 17.275.000. 94,2. -. -. -. 209.700.000. 205.225.000. 4.475.000. 97,9. 100,0. 90.325.000. 77.525.000. 12.800.000. 85,8. 100,0. 703.700.000. 665.679.050. 38.020.950. 99,6. 358.600.000. 320.979.050. 37.620.950. 89,5. 100,0. 345.100.000. 344.700.000. 400.000. 99,9. 100,0. 65.350.000. 65.282.000. 68.000. 99,9. 65.350.000. 65.282.000. 68.000. 99,9. 185.255.000. 121.705.485. 63.549.515. 65,7. 67.275.000. 67.275.000. -. 100,0. 100,0. 117.980.000. 54.430.485. 63.549.515. 46,1. 100,0. 361.652.105. 358.585.296. 3.066.809. -. 361.652.105. 358.585.296. 3.066.809. 99,2. -. 100,0. 100,0. Dari data tersebut realisasi fisik dan keuangan dalam pelaksanaan program/kegiatan pembangunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Kota. Palembang. adalah. sebesar. sebesar. Rp.. 26.019.641.578,- atau sebesar 91,5 % dengan realisasi fisik sebesar 94,97 %. 16.
(21) Rencana Kerja DPKP. 2.. Evaluasi. Rencana. Strategis. (Renstra). Dinas. 2021. Pertanian. dan. Ketahanan Pangan Kota Palembang sampai dengan tahun 2019. Evaluasi terhadap Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang sampai dengan tahun 2019 seluruh. program / kegiatan yang rencananya akan dicapai pada. Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2018-2023. Pada tahun 2019 telah dapat dilaksanakan 15 program dan 59 kegiatan. Yang terdapat di Renstra Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang atau sebesar 90,76 %.. 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD Berdasarkan hasil pengukuran kinerja sasaran strategis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2018 yang mendukung kepada pencapaian visi dan misi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang sesuai dengan hasil evaluasi pencapaian kinerja masing-masing sasaran yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2018, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja Dinas Pertanian dan Kerahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2019 dikategorikan “tercapai”, dikarenakan capaian kinerja berdasarkan perbandingan target penetapan kinerja dibandingkan realisasi sebesar sama dengan dan lebih besar dari 100%. Pencapaian sasaran dalam tahun 2019 secara umum telah dapat dicapai secara optimal. Secara rinci pencapaian tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut :. 17.
(22) Rencana Kerja DPKP. 2021. Tabel 3.1 Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2019 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Sasaran Strategis 1.. 2.. 3.. Meningkatnya Sumber Daya Manusia Pertanian Yang Berkelanjutan. Meningkatnya Pelayananan Kepada Masyarakat. Meningkatnya Ketersediaan, Distribusi Pangan dan Keamanan Pangan. Indikator Kinerja 1.. 1.. Terpenuhinya Bimtek/ Pelatihan Pembinaan dan Penyuluhan Tentang Pembangunan Pertanian Yang Berwawasan Lingkungan Bagi Petani dan Pelaku Agribisnis Terpenuhinya Prasarana dan Sarana Pendukung ASN dalam Melakukan Fungsi Pelayanan OPD Ketersediaan Energi dan Protein Perkapita Pencapaian Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Ketersediaan Pangan Utama % Daerah Rawan Pangan Tidak Ditemukannya Bahan Berbahaya Pada Pangan Segar Produksi Padi. 2.. Produktivitas Padi. 3.. Produktivitas Tanaman Perkebunan (Karet) Tingkat Produksi Peternakan Pertahun % Peningkatan Pendapatan RataRata Petani. 1.. 1. 2.. 3. 4. 5.. 4.. Meningkatnya Produksi dan Produktivitas Hasil Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Petani. 4. 5.. Satuan. Target. Realisasi. Persentase (%). Kali. 5. 5. 100. %. 80. 80. 100. %. 62. 65. 105. %. 91. 91,05. 100,05. %. 100. 123,6. 123,6. %. 0. 0. 100. Temuan. 0. 0. 100. Ton. 27.750. 23.940. 86,30. Ton/ Ha. 5,55. 5,7. 103. Ton/ Ha. 1,300. 1,390. 107. %. 1. 1. 100. 45,80. 145,80. %. 5. Berdasarkan hasil pengukuran indikator kinerja tahun 2019 tersebut dapat diketahui bahwa secara umum pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang sudah cukup baik dan sesuai dengan arah pencapaian target yang telah 18.
(23) Rencana Kerja DPKP. 2021. ditetapkan. Adanya beberapa kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pencapaian indikator sasaran yang ingin dicapai. Secara kumulatif, hasil capain indikator sasaran Dinas Pertanian dan Ketahanan. Pangan Kota. Palembang tahun 2019 telah melebihi target 100 % dan dikategorikan sangat baik / sangat berhasil. 2.3 Isu–Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Organisasi Perangkat Daerah Dalam. pelaksanaan Tugas,. Pokok,. dan. Fungsinya. Dinas. Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang dihadapkan pada beberapa permasalahan, antara lain: 1.. Gejala penyempitan dan penguasaan lahan Kondisi lahan pada dataran rendah (rawa) yang rawan bencana banjir. Tata ruang kawasan yang belum sepenuhnya mendukung pengembangan pembangunan pertanian di Kota palembang (Alih fungsi lahan). Kebutuhan pangan dari tahun ke tahun akan terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dan peningkatan konsumsi disisi lain penguasaan petani umumnya sampai dengan saat ini semakin sempit, hal ini akan menyebabkan kurang sejahteranya petani yang mungkin akan terjadi kemiskinan struktural.. 2.. Proses pasca panen Umumnya hasil produksi (bahan baku pangan) tidak diperhatikan, padahal apabila diperhatikan akan memberikan nilai tambah. Proses pasca panen merupakan rantai lanjutan kegiatan pemasaran produk yang harus didukung sarana prasarana atau infrastruktur.. 3.. Pelaksanaan otonomi daerah Otonomi daerah sebagai salah satu ikhtisar untuk mempercepat pemerataan. pembangunan. karena. didesentralisasikan. kewenangannya kepada daerah tetapi nampaknya daerah kurang memperhatikan yaitu dipisahkan kewenangan bahkan dihilangkan. 19.
(24) Rencana Kerja DPKP. 2021. tugas, pokok dan fungsinya selain itu juga kurangnya dukungan anggaran. 4.. Fasilitas permodalan Keterbatasan. sumber dana dalam pelaksanaan pembangunan. Pertanian dan Ketahanan Pangan serta modal petani. Selain kesulitan memperluas lahan dan peningkatan penggunaan teknologi juga mengakses permodalan. Seperti sektor bisnis yang lain selayaknyalah sektor pertanian mendapatkan fasilitas pembiayaan yang memadai dengan proses yang cepat dan mudah. 5.. Perubahan iklim global dan lingkungan hidup Perubahan iklim global dan perubahan kondisi lingkungan hidup menyebabkan El- Nino yaitu menyebabkan terjadinya kemarau yang panjang sehingga produksi pertanian turun, bahkan mungkin kebakaran atau puso. Selain El-Nino, mungkin juga La-Nina yaitu menyebabkan terjadinya banjir. Perubahan dari El-Nino ke La-Nina akan menyebabkan perkembangbiakan hama penyakit tanaman.. 6.. Jumlah penduduk dan proporsi jumlah penduduk Kualitas sumber daya manusia belum optimal dan sarana pendukung belum memadai. Penduduk jumlahnya akan terus meningkat sejalan dengan turunnya tingkat kematian bayi dan penduduk usia lanjut, hal ini konsekwensinya akan terjadi perubahan jumlah konsumsi hasil pertanian. akan. meningkat. pula.. Proporsi. jumlah. penduduk. berpendidikan tinggi dan berpengetahuan luas akan meningkat sejalan dengan itu proporsi tenaga kerja yang terlibat akan bertambah juga, yang akhirnya tingkat pendapatan bertambah naik maka akan cenderung membeli produk yang mempunyai nilai utilitas lebih tinggi (cita rasa, segi bentuk, gizi, keamanan, ukuran, keindahan, kemudahan penggunaan dan tahan simpan). 7.. Globalisasi ekonomi Indonesia sedang mengalami krisis moneter yang menimbulkan krisis ekonomi secara luas, ini menunjukan basisnya jangan bertumpu pada sektor manufaktur tapi sektor pertanian, ternyata pada krisis ini paling resisten terhadap gejolak ekonomi, untuk itu 20.
(25) Rencana Kerja DPKP. 2021. hendaknya sektor pertanian harus sebagai sektor primadona dan bukan sektor penunjang.. 21.
(26) Rencana Kerja DPKP. 2021. BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional Sektor. pertanian. masih. menjadi. sektor. penting. dalam. pembangunan ekonomi nasional. Peran strategis sektor pertanian tersebut digambarkan dalam kontribusi sektor pertanian dalam penyedia bahan pangan dan bahan baku industri, penyumbang PDB, penghasil devisa negara, penyerap tenaga kerja, sumber utama pendapatan rumah tangga perdesaan, penyedia bahan pakan dan bioenergi, serta berperan dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Sejalan dengan Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) 2015-2045, pembangunan sektor pertanian ke pada. Paradigma. Pertanian. untuk. depan akan mengacu. Pembangunan. (Agriculture. for. Development) yang memposisikan sektor pertanian sebagai penggerak transformasi pembangunan yang berimbang dan menyeluruh mencakup transformasi demografi, ekonomi, intersektoral, spasial, institusional, dan tatakelola pembangunan. Paradigma tersebut memberikan arah bahwa sektor pertanian mencakup berbagai kepentingan yang tidak saja untuk memenuhi kepentingan penyediaan pangan bagi masyarakat tetapi juga kepentingan yang luas dan multifungsi. Selain sebagai sektor utama yang menjadi tumpuan ketahanan pangan, sektor pertanian memiliki fungsi strategis lainnya termasuk untuk menyelesaikan persoalan-persoalan lingkungan dan sosial (kemiskinan, keadilan dan lain-lain) serta fungsinya sebagai penyedia sarana wisata (agrowisata). Memposisikan sektor pertanian dalam pembangunan nasional merupakan kunci utama keberhasilan dalam mewujudkan Indonesia yang Bermartabat, Mandiri, Maju, Adil dan Makmur. NAWA CITA atau agenda prioritas Kabinet Kerja mengarahkan pembangunan pertanian. ke depan untuk mewujudkan. kedaulatan. pangan, agar Indonesia sebagai bangsa dapat mengatur dan memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara berdaulat. Kedaulatan pangan diterjemahkan dalam bentuk kemampuan 22.
(27) Rencana Kerja DPKP. 2021. bangsa dalam hal: (1) mencukupi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri, (2) mengatur kebijakan pangan. secara. mandiri,. serta. (3). melindungi dan menyejahterakan petani sebagai pelaku utama usaha pertanian pangan. Dengan kata lain, kedaulatan pangan harus dimulai dari. swasembada. peningkatan. nilai. pangan. yang. tambah. usaha. secara. bertahap. pertanian. diikuti. secara. dengan. luas. untuk. meningkatkan kesejahteraan petani. Sasaran strategis Kementerian Pertanian tahun 2015-2019 adalah (1) Pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai serta peningkatan produksi gula dan daging, (2) peningkatan diversifikasi pangan, (3) peningkatan komoditas bernilai tambah dan berdaya saing dalam memenuhi pasar ekspor dan substitusi impor, (4) penyediaan bahan baku bioindustri dan bioenergi, (5) peningkatan pendapatan keluarga petani, serta (6) akuntabilitas kinerja aparatur pemerintah yang baik. Dengan sasaran strategis tersebut, maka Kementerian Pertanian menyusun dan melaksanakan 7 Strategi Utama Penguatan Pembangunan Pertanian untuk Kedaulatan Pangan (P3KP) meliputi (1) peningkatan ketersediaan dan pemanfaatan lahan, (2) peningkatan infrastruktur dan sarana pertanian, (3) pengembangan dan perluasan logistik benih/bibit, (4) penguatan kelembagaan petani, (5) pengembangan dan penguatan pembiayaan, (6) pengembangan dan penguatan bioindustri dan bioenergi, serta (7) penguatan jaringan pasar produk pertanian. Langkah. operasional. yang. diterapkan. selama. program. kementerian pertanian adalah sebagai berikut : 1. Peningkatan produksi dan produktivitas padi, jagung, kedelai; 2. Peningkatan produksi dan produktivitas tebu; 3. Peningkatan produksi dan produktivitas daging; 4. Peningkatan diversifikasi pangan; 5. Peningkatan nilai tambah, daya saing, ekspor dan substitusi impor; 6. Peningkatan produksi dan produktivitas hortikultura yang berdaya saing; 7. Peningkatan produksi dan produktivitas perkebunan yang berdaya 23.
(28) Rencana Kerja DPKP. 2021. saing; 8. Penyediaan bahan baku dan bioenergy; 9. Peningkatan kesejahteraan petani. Sedangkan untuk mewujudkan arah, peran dan kewenangan serta tugas pokok dan fungsi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan , maka ditetapkan Visi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan yaitu “Terwujudnya Produksi Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Berkelanjutan dan Berdaya Saing Menuju Sumatera Selatan Sejahtera”. Misi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera a.. Selatan adalah :. Meningkatkan Produksi Pertanian Tanaman Pangan Strategis berkelanjutan melalui penerapan teknologi spesifik lokasi. b.. Memperluas. Kawasan. Hortikultura. Berkelanjutan. dengan. Pengelolaan Budidaya yang tepat dan spesifik lokasi c.. Meningkatan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian yang bermutu dan berdaya saing. Dengan demikian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota. Palembang dalam menentukan Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan mempedomani Renstra Kementerian Pertanian. Terutama dalam hal mewujudkan Pertanian yang unggul dimana petani dapat menerapkan teknologi tepat guna, produktivitas hasil pertanian yang tinggi, produk pertanian yang dihasilkan berdaya saing, Ketahanan pangan yang berkelanjutan bermakna bahwa kontinuitas ketersediaan pangan dan harga pangan terjangkau dengan mutu yang baik.. 3.2 Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah Tujuan penyusunan Rencana Kerja Dinas Pertanian. dan. Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2021 adalah sebagai acuan dalam menyusun pembangunan pertanian selama 1 (Satu) tahun kedepan. Sasaran yang ingin dicapai dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas Pertanian yaitu tersusunnya sasaran strategis, program dan kegiatan selama 1 (satu) tahun. 24.
(29) Rencana Kerja DPKP. 2021. Tujuan dikembangkan berdasarkan kriteria : . Akseptabilitas, dapat diterima oleh seluruh stakeholders. . Fleksibilitas, mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan. . Dapat diukur. . Pendorong kinerja. . Kesesuaian dengan visi dan misi. . Mudah dipahami Berdasarkan uraian di atas, maka. Dinas Pertanian dan. Ketahanan Pangan Kota Palembang menetapkan. tujuan masing –. masing misi. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dan persyaratan misi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu lima tahun, yang bersifat idealistik mengandung nilai-nilai dan keinginan yang kuat untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Tujuan akan. mempertajam. fokus. pelaksanaan. fungsi. lembaga. dan. menggerakkan prioritas semua kebijakan program maupun kebijakan. Sasaran adalah penjabaran dari tujuan, yaitu gambaran dari suatu kondisi yang akan dicapai atau dihasilkan melalui tindakantindakan yang akan dilakukan. Sasaran untuk memberikan fokus pada penyusunan program dan kegiatan yang bersifat spesifik, rinci dapat diukur dan dicapai. Keberhasilan pencapaian berbagai sasaran sangat penting ditinjau untuk : -. Meletakkan dasar yang kuat untuk mengendalikan dan memantau kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang. -. Menjamin suksesnya pelaksanaan rencana jangka panjang yang sifatnya menyeluruh. Selanjutnya untuk menjamin keberhasilan pencapaian Visi dan. Misi Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang menetapkan tujuan dan sasaran yang dijabarkan sebagai berikut : . Tujuan 1 : 1. Mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan yang berwawasan lingkungan 25.
(30) Rencana Kerja DPKP. . 2021. Sasaran 1 : 1.1. Meningkatnya. sumber. daya. manusia. pertanian. yang. berkelanjutan . Tujuan 2 : 2. Mewujudkan Pelayanan Prima. . Sasaran 2 : 2.1. Meningkatnya Pelayanan Kepada Masyarakat. Tujuan 3 : 3.. Tercukupinya kebutuhan pangan masyarakat baik kualitas maupun. . kuantitas. Sasaran 3 : 1.1 Meningkatnya. ketersediaan,. distribusi. dan. Keamanan. Pangan . Tujuan 4 : 4.. Meningkatkan pengembangan. kesejahteraan. masyarakat. melalui. ekonomi kerakyatan yang inovatif dan. kreatif serta berdaya saing tinggi khususnya disektor pertanian . Sasaran 4 : 4.1 Meningkatnya produksi dan produktivitas hasil pertanian, peternakan dan perkebunan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani. 26.
(31) Rencana Kerja DPKP. 2021. Gambar 3.2 KeterkaitanTujuan Renstra Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan RPJMD 2018 – 2023 VISI RPJMD Pelembang Emas Darussalam 2023. MISI KE- 1 RPJMD Mewujudkan pembangunan infrastruktur perkotaan yang terpadu, merata bekeadilan, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan yang berbasis Teknologi dan Informasi. Tujuan Renstra 1 Mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. MISI KE- 2 RPJMD Mewujudkan masyarakat yang religius, berbudaya, beretika, melalui pembangunan budaya integritas yang didukung oleh Pemerintahan yang bersih, berwibawa dan profesional. Tujuan Renstra 2. Tujuan Renstra 3. Mewujudkan Pelayanan Prima. Tercukupinya kebutuhan pangan masyarakat baik kualitas maupun kuantitas. MISI KE- 4 RPJMD Mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inovatif dan kreatif serta berdaya saing tinggi. Tujuan Renstra 4 Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kerakyatan yang inovatif dan kreatif serta berdaya saing tinggi khususnya. disektor pertanian. 27.
(32) Rencana Kerja DPKP. 2021. BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH 4.1 Program dan Kegiatan Program adalah bentuk instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih. kegiatan. yang. dilaksanakan. oleh. Perangkat. Daerah. yang. dikoordinasikan oleh Pemerintah Daerah untuk mencapai sasaran dan tujuan pembangunan daerah. Program dilaksanakan dan dijabarkan dalam beberapa kegiatan. Program Perangkat Daerah merupakan program-program RPJMD yang sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah. Perumusan. kegiatan. Badan. Perencanaan. Pembangunan. mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1. Pencapaian Tujuan dan Sasaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tahun 2021. 2. Pencapaian Indikator Kinerja Utama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tahun 2021. 3. Prioritas pengembangan sistem pertanian dan ketahanan pangan yang diwujudkan dalam kegiatan. Dinas Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2018-2023 adalah salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kota Palembang yang mempunyai tugas pokok dan fungsi bidang Pertanian (Tanaman Pangan, Hortikultura, Ketahanan Pangan, Peternakan, Perkebunan)., maka dalam menetapkan program kegiatan harus mendukung Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Program Pemerintah. Kota. Palembang. yang. tertuang. dalam. Rencana. Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun 2018-2023. Untuk mencapai tujuan dan sasaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang dan mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Palembang, maka disusun rencana program, kegiatan. 28.
(33) Rencana Kerja DPKP. 2021. Dalam mewujudkan tujuan dan sasaran Rencana Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2018 sebagaimana diuraikan diatas maka diperlukan rumusan program/ kegiatan. Dalam merumuskan program/kegiatan Rencana Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2018 ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar dalam penyusunannya antara lain : 1.. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan negara dan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.. 2.. Visi dan Misi Walikota Palembang Tahun 2018 ditetapkan dalam RPJMD Kota Palembang Tahun 2018-2023.. 3.. Program Nasional Kementerian/Lembaga terkait dalam rangka percepatan mandiri pangan/ketahanan pangan. 4.. Keserasian dan keterpaduan pembangunan lintas sektor pertanian dan ketahanan pangan dengan sektor lain.. 5.. Penerapan anggaran kinerja dalam rangka peningkatan efisien dan efektifitas pelaksanaan program/kegiatan;. 6.. Ketersediaan data dan informasi kebutuhan masyarakat dan potensi sumber daya pertanian yang tersedia. Program. dan. kegiatan. Rencana. Kerja. (Rencana. Kerja). Organisasi Perangkat Daerah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2021 sebagai berikut : 1. Program Peningkatan Ketahanan Pangan a.. Pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan. b.. Penyusunan database potensi produk pangan. c.. Peningkatan mutu dan keamanan pangan. d.. Pengembangan desa mandiri pangan. e.. Laporan berkala kondisi ketahanan pangan daerah. f.. Pengembangan diversifikasi tanaman. g.. Pengembangan cadangan pangan daerah. h.. Analisis rasio jumlah penduduk terhadap jumlah kebutuhan pangan. i.. Penyuluhan sumber pangan alternatif 29.
(34) Rencana Kerja DPKP. j.. 2021. Pengembangan intersifikasi tanaman padi, palawija. 2. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak a.. Pendataan masalah peternakan. b. Pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak 3. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan a.. Pembangunan sarana dan prasarana pembibitan ternak. 4. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan a. Pemeliharaan rutin/berkala pusat-pusat etalase/eksebisi/promosi atas hasil produksi peternakan b. Penyuluhan distribusi pemasaran atas hasil produksi peternakan masyarakat 5. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani a. Peningkatan kemampuan lembaga petani b. Pelatihan petani dan pelaku agribisnis c. Penyuluhan dan pendampingan petani dan pelaku agribisnis d. Penyuluhan dan bimbingan pemanfaatan dan produktivitas lahan tidur 6. Program. Peningkatan. Pemasaran. Hasil. Produksi. Pertanian/Perkebunan a. Penyuluhan. kualitas. dan. teknis. kemasan. hasil. produksi. pertanian/perkebunan yang akan dipasarkan b. Penyuluhan. distribusi. pemasaran. atas. hasil. produksi. pertanian/perkebunan masyarakat 7. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan a. Pelatihan penerapan teknologi pertanian/perkebunan modern bercocok tanam b. Pengadaan. sarana. dan. prasarana. teknologi. pertanian/perkebunan tepat guna c.. Pelatihan. dan. bimbingan. pengoperasian. teknologi. pertanian/perkebunan tepat guna d. Penelitian dan pengembangan teknologi pertanian/perkebunan tepat guna 30.
(35) Rencana Kerja DPKP. 2021. e. Kegiatan penyuluhan penerapan teknologi pertanian/perkebunan tepat guna f.. Promosi atas hasil produksi pertanian/perkebunan unggulan daerah. 8. Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan a. Penyediaan sarana produksi pertanian/perkebunan b. Pengembangan bibit unggul pertanian/perkebunan c.. Pengembangan tanaman obat dan keluarga (TOGA). d. Penyuluhan peningkatan produksi pertanian/perkebunan 9. Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan a.. Penyuluhan dan pendampingan bagi pertanian/perkebunan. 10. Program Peningkatan Produksi Peternakan a. Penelitian dan Pengembangan Teknologi Peternakan Tepat Guna 11. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran a. Penyediaan. jasa. pemeliharaan. dan. perizinan. kendaraan. dinas/operasional b. Penyediaan jasa tenaga pegawai tidak tetap c. Penyediaan jasa surat menyurat d. Penyediaan bahan logistik kantor e. Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor f.. Penyediaan jasa kebersihan kantor. g. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor h. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah i.. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan. j.. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan. k. Penyediaan jasa administrasi keuangan l.. Penyediaan makanan dan minuman. m. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik n. Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja o. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor p. Penyediaan alat tulis kantor. 31.
(36) Rencana Kerja DPKP. 2021. 12. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur a. Pengadaan Kendaraan dinas/operasional b. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional c. Pembangunan gedung kantor d. Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor 13. Program Peningkatan Disiplin Aparatur a. Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu b. Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya 14. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur a.. Pendidikan dan pelatihan formal. 15. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan a. Penyusunan standar operasional pelayanan (SOP) b. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD. 32.
(37) Rencana Kerja DPKP. 2021. BAB V PENUTUP. Keberhasilan pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian dan Ketananan Pangan Tahun 2021 di Kota Palembang tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, non pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian maupun dalam menggerakkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Dengan adanya Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang Tahun 2021 ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan berbagai rencana kegiatan pada Tahun 2021. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk bagi seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kota Palembang dalam melaksanakan pembangunan daerah di Kota Palembang.. 33.
(38) Rencana Kerja DPKP. 2021. LAMPIRAN. 34.
(39) RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2021 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2022 KOTA PALEMBANG. Kode. Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan. Lokasi Detail. (2). (3). (1). 0. (4). Rencana Tahun 2021 (N) Target Capaian Kinerja (5). Kebutuhan Dana/ Pagu Indikatif. Sumber Dana. (6). (7). Catatan Penting (8). Prakiraan Maju Rencana Tahun 2022 (N+1) Target Capaian Kinerja. Kebutuhan Dana/ Pagu Indikatif. (9). (10). Non Urusan. 0. 0. 0. 0. -. 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. 0.00.3.03.01.002.3 Pembangunan gedung kantor. Kota. 0.00.3.03.01.002.5 pengadaan Kendaraan dinas/operasional. SKPD. 0.00.3.03.01.002.24 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan. SKPD. dinas/operasional. 0.00.3.03.01.002.42 Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor 0. Indikator Kinerja Program /Kegiatan. 0. 3. SKPD. Program Peningkatan Disiplin Aparatur. 0.00.3.03.01.003.2 Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya. SKPD. Tingkat kelengkapan sarana dan prasarana aparatur. 100%. 2,610,000,000. 100%. Jumlah bangunan/gedung yang dibangun Jumlah kendaraan operasional roda tiga yang diadakan Jumlah kendaraan dinas yang dipelihara Jumlah kendaraan dinas yang dipelihara Jumlah kendaraan dinas yang dipelihara Jumlah gedung/bangunan yang direhab Tingkat kedisiplinan aparatur dalam kehadiran dan penggunaan atribut pegawai Jumlah pegawai yang mendapatkan fasilitas pakaian dinas. 7 Bangunan. 1,300,000,000. -. 6 Bangunan. 5 Unit. 72,000,000. -. 6 Unit. 78,000,000. 53 Motor. 818,000,000. -. 53 Motor. 818,000,000. 13 Mobil. 13 Mobil. 2 Kaisar. 2 Kaisar. 3 Gedung. 420,000,000. 100%. 233,400,000. 260 Stel. 229,800,000. -. 2 Gedung. 1,150,000,000. 400,000,000. 100%. -. 260 Stel. 248,950,000.
(40) 0.00.3.03.01.003.5 Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu. 0. 0. 5. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. 0.00.3.03.01.005.1 Pendidikan dan pelatihan formal. 0. 0. 6. SKPD. SKPD. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan. Jumlah Pakaian Khusus Hari-hari tertentu pegawai yang diadakan, 165 Stel persentase Aparatur Pegawai yang memenuhi standar kompetensi. 10 Buah. 3,600,000. 100%. 358,800,000. Jumlah Pegawai yang mengikut pendidikan dan pelatihan Persentase laporan capaian kinerja dan keuangan yang tersusun tepat waktu. 29 Orang. 358,800,000. 100%. 49,440,000. -. 10 Buah. 3,900,000. 100%. -. 31 Orang. 388,700,000. 100%. 0.00.3.03.01.006.1 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar. SKPD. Jumlah laporan yang akan disusun. 5 Jenis Laporan. 40,320,000. -. 5 Jenis Laporan. 43,680,000. 0.00.3.03.01.006.11 Penyusunan standar operasional pelayanan (SOP). SKPD. Jumlah Buku/Laporan yang akan disusun. 35 Buku. 9,120,000. -. 35 Buku. 9,880,000. realisasi kinerja SKPD. 0. 0. 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran. 0.00.3.03.01.001.1 Penyediaan jasa surat menyurat. SKPD. 0.00.3.03.01.001.2 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan. SKPD. 0.00.3.03.01.001.3 Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor. Kota. 0.00.3.03.01.001.6 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan. SKPD. listrik. kendaraan dinas/operasional. Tingkat 100% ketersediaan layanan administrasi perkantoran Jumlah materai, 1.200 Lembar perangko dan benda2 pos yang akan disediakan Jumlah Rekening 4 Rekening yang akan dibayar (Listrik,air,telepon,in ternet wifi) Jumlah event 3 event kegiatan dalam penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Jumlah Pajak STNK/Pajak Kendaraan Dinas/Operasional yang dibayar. 13 Mobil. 4,524,025,426. 100%. 7,590,000. -. 1.300 Lembar. 8,210,000. 662,880,000. -. 4 Rekening. 718,120,000. 180,000,000. -. 3 event. 190,000,000. 37,000,000. -. 13 Mobil. 38,000,000.
(41) 0.00.3.03.01.001.7 Penyediaan jasa administrasi keuangan. SKPD. 0.00.3.03.01.001.8 Penyediaan jasa kebersihan kantor. SKPD. 0.00.3.03.01.001.9 Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja. SKPD. Jumlah Pajak STNK/Pajak Kendaraan Dinas/Operasional yang dibayar Jumlah Pajak STNK/Pajak Kendaraan Dinas/Operasional yang dibayar Jumlah Pegawai yang mendapatkan Honorarium jasa admistrasi keuangan/pengelola kegiatan barang dan jasa. 53 Motor. 53 Motor. 4 Kaisar. 4 Kaisar. 76 Orang. 427,680,000. -. 76 Orang. 463,320,000. Jumlah orang/petugas jasa kebersihan yang dibayar Jumlah Unit Peralatan/Perlengka pan Kerja Kantor yang dipelihara. 29 Orang. 276,800,000. -. 29 Orang. 276,800,000. 64 Unit. 192,000,000. -. 66 Unit. 208,000,000. 0.00.3.03.01.001.10 Penyediaan alat tulis kantor. SKPD. Jumlah jenis ATK yang akan diadakan. 28 Jenis. 96,000,000. -. 30 Jenis. 104,000,000. 0.00.3.03.01.001.11 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan. SKPD. 11 Jenis. 76,530,000. -. 12 Jenis. 82,907,500. 0.00.3.03.01.001.12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan. SKPD. 100 Buah. 33,555,000. -. 105 Buah. 36,351,250. 0.00.3.03.01.001.13 Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor. SKPD. 500 Unit. 595,198,426. -. 500 Unit. 595,198,426. 0.00.3.03.01.001.15 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-. SKPD. 6 Jenis. 22,000,000. -. 6 Jenis. 23,000,000. 0.00.3.03.01.001.16 Penyediaan bahan logistik kantor. SKPD. Jumlah jenis barang cetakan dan penggandaan yang disediakan Jumlah Instalasi Listrik, komponen listrik/elektronik yang diadakan Jumlah unit peralatan dan perlengkapan kantor yang dibeli Jumlah bahan bacaan/peraturan perundangan yang dibeli Jumlah bahan logistik kantor (BBM non kendaraan dan pelumas) yang dibeli. 8.500 Liter. 83,400,000. -. 8.500 Liter. 83,400,000. bangunan kantor. undangan.
(42) Jumlah bahan logistik kantor (BBM non kendaraan dan pelumas) yang dibeli. 0.00.3.03.01.001.17 Penyediaan makanan dan minuman. SKPD. 0.00.3.03.01.001.18 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah. SKPD. 0.00.3.03.01.001.20 Penyediaan jasa tenaga pegawai tidak tetap. SKPD. 4 4. 3. 4. 3. 150 Botol. Jumlah Nasi Kotak. 1.300 Kotak. Jumlah Snack. 1.300 Kotak. Jumlah rapat-rapat/ koordinasi ke luar daerah Jumlah pegawai non PNSD yang akan dibayar. 150 Botol. 66,192,000. -. 1.350 Kotak. 71,798,000. 1.350 Kotak. 80 Kali. 800,000,000. -. 80 Kali. 31 Pegawai. 967,200,000. -. 31 Pegawai. 800,000,000. 1,047,800,000. Pangan. 15. Program Peningkatan Ketahanan Pangan. Meningkatnya Ketahanan Pangan Daerah. 2.03.3.03.01.015.2 Penyusunan database potensi produk pangan. SKPD. 2.03.3.03.01.015.4 Analisis rasio jumlah penduduk terhadap jumlah. Kota. 2.03.3.03.01.015.5 Laporan berkala kondisi ketahanan pangan daerah. Kota. 2.03.3.03.01.015.9 Pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan. Kota. kebutuhan pangan. pangan. 2.03.3.03.01.015.13 Pengembangan cadangan pangan daerah. Kota. 2.03.3.03.01.015.14 Pengembangan desa mandiri pangan. Sukarame, Sematang Borang. 2.03.3.03.01.015.15 Pengembangan intersifikasi tanaman padi, palawija. Ilir Barat I, Seberang Ulu Ii, Gandus, Seberang Ulu I, Plaju, Kertapati, Kalidoni, Jakabaring, Ilir Timur Ii, Ilir Barat Ii, Sematang Borang. 112%. Jumlah Dokumen 1 Dokumen Yang Disusun Jumlah survey 3 Jenis analisa ketersediaan pangan utama, PPH dan NBM Jumlah data SKPG 1 Dokumen untuk mengetahui Kerawana Pangan Kota Palembang Jumlah Penanaman 2.000 polibag Cabai Dalam Polibag Jumlah sosialisasi cadangan pangan daerah antar OPD Jumlah Kelanjutan Kelurahan Percontohan Mandiri Pangan Jumlah Lokasi Pengembangan Intensifikasi Tanaman Padi dan Palawija. 1,599,298,200. 114%. 120,000,000. -. 1 Dokumen. 130,000,000. 99,000,000. -. 3 Jenis. 99,000,000. 29,487,750. -. 1 Dokumen. 29,487,750. 115,925,000. -. 2.000 polibag. 115,925,000. 2 Kali. 3,185,000. -. 2 Kali. 3,185,000. 1 Kelurahan. 38,806,250. -. 1 Kelurahan. 38,806,250. 10 Kecamatan. 434,389,200. -. 10 Kecamatan. 470,588,300.
(43) 2.03.3.03.01.015.16 Pengembangan diversifikasi tanaman. Kota. Jumlah KWT yang akan melaksanakan pengembangan diversifikasi tanaman melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari/ KRPL. 8 KWT. 190,960,000. -. 8 KWT. 190,960,000. 2.03.3.03.01.015.22 Peningkatan mutu dan keamanan pangan. Kota. Jumlah peserta pembinaan dan penyuluhan keamanan pangan segar dan makanan yang bermutu. 60 Orang. 99,195,000. -. 60 Orang. 99,195,000. 2.03.3.03.01.015.30 Penyuluhan sumber pangan alternatif. Kota. Jumlah event/Lomba B2SA yang diadaka. 4 Event. 468,350,000. -. 4 Event. 468,350,000. Jumlah Penanggunglangan Penyakit Rabies. 50 Kasus. 748,420,000. Jumlah lokasi titik Pengawasan Pelayanan Kesehatan Hewan pada hari keagamaan Kota, Ilir Timur Ii, Jumlah lokasi Seberang Ulu I, Ilir Timur pelaksanaan I, Sako, Ilir Barat Ii, Plaju, pelayanan Ilir Barat I, Kertapati, kesehatan hewan Gandus, Kemuning, Sukarame, Bukit Kecil, Kalidoni, Sematang Borang, Alang-alang Lebar, Jakabaring, Ilir Timur Tiga, Seberang Ulu Ii Meningkatnya Produksi Peternakan Kota Jumlah Sarana dan Prasarana pembibitan ternak yang diadakan. 66 Lokasi. 430,320,000. -. 71 Lokasi. 466,180,000. 18 Kecamatan. 318,100,000. -. 18 Kecamatan. 318,100,000. 0 Draf. 65,350,000. 2 Unit. 65,350,000. 2. Pilihan. 2. 3. 2. 3. Pertanian. 20. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak. 3.03.3.03.01.020.1 Pendataan masalah peternakan. 3.03.3.03.01.020.2 Pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak. 2. 3. 21. Program peningkatan produksi hasil peternakan. 3.03.3.03.01.021.1 Pembangunan sarana dan prasarana pembibitan ternak. Kota. 25 Kasus. 0 Draf. -. 2 Unit. 65,350,000.
(44) 2. 3. 22. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan. 3.03.3.03.01.022.9 Penyuluhan distribusi pemasaran atas hasil produksi. Peningkatan jumlah pemasaran produksi perternakan. 0 kg. Kota. Jumlah pasar tradisional tempat peyuluhan distribusi pemasaran atas hasil produksi peternakan. 24 Pasar Tradisional. 54,275,000. -. 24 Pasar Tradisional. 54,275,000. SKPD. Jumlah sarana dan prasarana pasar produksi peternakan yang akan dipelihara. 1 RPH. 57,980,000. -. 1 RPH. 57,980,000. Meningkatnya Kesejahteraan dan SDM Petani. 11.286.844 Rupiah. Jumlah penyuluhan/pelatih an petani dan pelaku agribinis yang dilaksanakan Jumlah Penyuluhan dan pendampingan dilaksanakan. 4 kali. 57,948,000. -. 4 kali. 62,777,000. 5 kali. 106,920,000. -. 5 kali. 115,830,000. Jumlah pelatihan dan bimbingan teknis bagi petani Jumlah pelatihan dan bimtek di UPTD Pengembangan Kawasan Agropolitan Pulokerto. 7 Kali. 128,070,000. -. 8 Kali. 137,425,000. 5 Kali. 123,144,000. -. 6 Kali. 133,406,000. -. 50 orang. 18,375,500. peternakan masyarakat. 3.03.3.03.01.022.12 Pemeliharaan rutin/berkala pusat-pusat. etalase/eksebisi/promosi atas hasil produksi peternakan. 2. 3. 15. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. 3.03.3.03.01.015.1 Pelatihan petani dan pelaku agribisnis. SKPD. 3.03.3.03.01.015.2 Penyuluhan dan pendampingan petani dan pelaku. SKPD. 3.03.3.03.01.015.3 Peningkatan kemampuan lembaga petani. Kota. 3.03.3.03.01.015.5 Penyuluhan dan bimbingan pemanfaatan dan. SKPD. agribisnis. produktivitas lahan tidur. 2. 3. 16. 3.03.3.03.01.016.11. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan Penyuluhan distribusi pemasaran atas hasil produksi pertanian/perkebunan masyarakat. 112,255,000. 0 kg. 416,082,000. 11.851.186 Rupiah. 53,493,000 Kota. Jumlah penyuluhan pemasaran produksi pertanian/perkebun an yang akan dilaksanakan (1 Kali). 50 orang. 16,962,000.
(45) 3.03.3.03.01.016.12 Penyuluhan kualitas dan teknis kemasan hasil. Kota. produksi pertanian/perkebunan yang akan dipasarkan. 2. 3. 17. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan. 3.03.3.03.01.017.1 Penelitian dan pengembangan teknologi. SKPD. 3.03.3.03.01.017.2 Pengadaan sarana dan prasarana teknologi. Kota, SKPD. 3.03.3.03.01.017.4 Kegiatan penyuluhan penerapan teknologi. Kota. 3.03.3.03.01.017.5 Pelatihan dan bimbingan pengoperasian teknologi. Kota. pertanian/perkebunan tepat guna. pertanian/perkebunan tepat guna. pertanian/perkebunan tepat guna. pertanian/perkebunan tepat guna. 3.03.3.03.01.017.6 Pelatihan penerapan teknologi pertanian/perkebunan Kota modern bercocok tanam. 3.03.3.03.01.017.7 Promosi atas hasil produksi pertanian/perkebunan. Kota. unggulan daerah. 2. 3. 18. Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. 3.03.3.03.01.018.1 Penyuluhan peningkatan produksi pertanian/perkebunan. Kota. Jumlah penyuluhan teknis kemasan produksi pertanian/perkebun an yang akan dilaksanakan (1 Kali) Meningkatnya Penerapan Teknologi dan SDM Penyuluh dan Petani Jumlah dokumen penelitian/kajian pengembangan teknologi pertanian/perkebun an Jumlah sapras teknologi pertanian/perkebun an yang diadakan (15 Unit) Jumlah Peserta penyuluhan penerapan teknologi pertanian perkebunan tepat guna yang dilaksanakan jumlah Peserta Pelatiahan /Bimtek Workshop Jumlah Peserta Pelatihan/Bimtek Sosialisasi Kaji Terap Pengaturan Jarak Tanam Tumpang Sari Jumlah Promosi/Pameran yang diikuti (APEKSI) Meningkatnya Produksi Perkebunan Jumlah Bantuan bibit karet dan saprodi. 75 orang. 36,531,000. -. 75 orang. 39,575,250. 8 Bimtek. 587,869,500. 1 Dokumen. 129,120,000. -. 1 Dokumen. 139,880,000. 3 Jenis. 189,072,000. -. 3 Jenis. 204,828,000. 200 orang. 34,200,000. -. 200 orang. 37,050,000. 75 orang. 17,537,500. -. 75 orang. 17,537,500. 50 0rang. 16,340,000. -. 50 0rang. 16,340,000. 1 Kali. 201,600,000. -. 1 Kali. 201,600,000. 2.500 Bibit Karet. 774,084,000. 8.500 Batang. 213,024,000. 8 Bimtek. 2.500 Bibit Karet. -. 8.500 Batang. 230,776,000.
(46) 3.03.3.03.01.018.2 Penyediaan sarana produksi pertanian/perkebunan. Kota. Jumlah Pengadaan Saprodi pertanian/perkebun an yang diadakan. 3 Jenis. 139,860,000. -. 3 Jenis. 151,515,000. 3.03.3.03.01.018.3 Pengembangan bibit unggul pertanian/perkebunan. Kota. Jumlah bibit unggul pertanian/perkebun an yang diadaka. 4 Jenis. 332,400,000. -. 4 Jenis. 360,100,000. 3.03.3.03.01.018.6 Pengembangan tanaman obat dan keluarga (TOGA). SKPD. Jumlah Kebun Toga 1 kebun TOGA Yang Dikembangkan. 88,800,000. -. 1 kebun TOGA. 96,200,000. 2. 3. 19. Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian/Perkebunan Lapangan. 3.03.3.03.01.019.3 Penyuluhan dan pendampingan bagi. Kota. pertanian/perkebunan. 2. 3. 23. Program Peningkatan Produksi Peternakan. 3.03.3.03.01.023.1 Penelitian dan Pengembangan Teknologi Peternakan Tepat Guna. Kota. Meningkatnya Kapasitas Sumber Daya Pertanian. 19 Bimtek. 108,390,000. Jumlah peserta pertemuan penyuluhan dan pendampingan bagi pertanian/perkebun an (FKGP Kota Palembang. 300 Orang. 108,390,000. Meningkatnya Produksi Peternakan Jumlah penelitian/kajian /sosialisasi pengembangan teknologi peternakan tepat guna yang dilaksanakan (PERDA Peternakan). 1 Tahun. 150,000,000. 1 Perda. 150,000,000. TOTAL. 12,390,907,126. 20 Bimtek. -. 325 Orang. 117,422,500. 1 Tahun. -. 1 Perda. 175,000,000. 12,751,035,226.
(47)
(48) RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2021 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2022 KOTA PALEMBANG Rencana Tahun 2021 (N). Kode. Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan. Lokasi Detail. (2). (3). (1). 5. 3. 27. Unsur Penunjang Urusan Pemerintah. 3. 27. 01. Program Penunjang Urusan Pemerintah Daerah. 3. 27. 01. 2 02. Administrasi Keuangan. 3. 27. 01. 2 02 01 Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN. Indikator Kinerja Program /Kegiatan (4). Target Capaian Kinerja. Prakiraan Maju Rencana Tahun 2022 (N+1) Catatan Penting. Kebutuhan Dana/ Pagu Indikatif. Sumber Dana. (6). (7). (5). (8). Target Capaian Kinerja. Kebutuhan Dana/ Pagu Indikatif. (9). (10). Capaian Kinerja penunjang urusan pemerintah daerah. 100%. 26,592,848,426. 100%. 26,661,445,624. SKPD. Persentase laporan administrasi keuangan tepat waktu. 100%. 19,265,263,000. 100%. 19,275,749,069. SKPD. Tersedianya gaji dan tunjangan ASN. 1 Tahun. 19,149,103,000. 19,149,103,000. Gaji Pok PNS/ Uang Representasi. 7,070,528,000. 7,070,528,000. Tunjangan Keluarga. 586,000,000. 586,000,000. Tunjangan Jabatan. 396,000,000. 396,000,000. Tunjangan Fungsional. 354,000,000. 354,000,000. Tunjangan Fungsional Umum. 94,000,000. 94,000,000. Tunjangan Beras. 362,000,000. 362,000,000. Tunjangan PPh/Tunjangan Khusus. 825,000,000. 825,000,000. Pembulatan Gaji Tambahanan Penghasilan Berdasarkan Beban Kerja Tambahan Penghasilan Bertdasarkan Pertimbangan Objektif Insentif Pemungutan Retribusi Daerah (Rumah Potong Hewan) 3. 27. 01. 2 02 06 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD. SKPD. 3. 27. 01. 2 03. 3. 27. 01. 2 03 01 Penyediaan jasa surat menyurat. SKPD. 3. 27. 01. 2 03 02 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik. SKPD. Administrasi Umum. Jumlah laporan yang akan disusun Tingkat ketersediaan layanan administrasi perkantoran. 5 Jenis Laporan. 75,000. 75,000. 9,229,000,000. 9,229,000,000. 215,000,000. 215,000,000. 17,500,000. 17,500,000. 116,160,000. 100%. -. 6,735,385,426. Jumlah materai, 1.200 Lembar perangko dan benda2 pos yang akan disediakan Jumlah Rekening yang 4 Rekening akan dibayar (Listrik,air,telepon,interne t wifi). 41. 5 Jenis Laporan 100%. 7,590,000. -. 1.300 Lembar. 662,880,000. -. 4 Rekening. 126,646,069 6,744,146,555. 8,210,000. 718,120,000.
(49) 3. 27. 01. 2 03 03 Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor. Kota. 3. 27. 01. 2 03 06 Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional. SKPD. Jumlah event kegiatan dalam penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Jumlah Pajak STNK/Pajak Kendaraan Dinas/Operasional yang dibayar. 3 event. 180,000,000. -. 3 event. 190,000,000. 13 Mobil. 37,000,000. -. 13 Mobil. 38,000,000. Jumlah Pajak STNK/Pajak Kendaraan Dinas/Operasional yang dibayar. 53 Motor. 53 Motor. Jumlah Pajak STNK/Pajak Kendaraan Dinas/Operasional yang dibayar. 4 Kaisar. 4 Kaisar. 3. 27. 01. 2 03 07 Penyediaan jasa administrasi keuangan. SKPD. Jumlah Pegawai yang mendapatkan Honorarium jasa admistrasi keuangan/pengelola kegiatan barang dan jasa. 76 Orang. 627,840,000. -. 76 Orang. 680,106,207. 3. 27. 01. 2 03 08 Penyediaan jasa kebersihan kantor. SKPD. 29 Orang. 443,600,000. -. 29 Orang. 457,455,172. 3. 27. 01. 2 03 09 Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja. SKPD. 64 Unit. 192,000,000. -. 66 Unit. 208,000,000. 3. 27. 01. 2 03 10 Penyediaan alat tulis kantor. SKPD. 28 Jenis. 96,000,000. -. 30 Jenis. 104,000,000. 3. 27. 01. 2 03 11 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan. SKPD. 11 Jenis. 76,530,000. -. 12 Jenis. 82,907,500. 3. 27. 01. 2 03 12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor. SKPD. 100 Buah. 33,555,000. -. 105 Buah. 36,351,250. 3. 27. 01. 2 03 13 Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor. SKPD. 500 Unit. 595,198,426. -. 500 Unit. 595,198,426. 3. 27. 01. 2 03 15 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundangundangan. SKPD. Jumlah orang/petugas jasa kebersihan yang dibayar Jumlah Unit Peralatan/Perlengkapan Kerja Kantor yang dipelihara Jumlah jenis ATK yang akan diadakan Jumlah jenis barang cetakan dan penggandaan yang disediakan Jumlah Instalasi Listrik, komponen listrik/elektronik yang diadakan Jumlah unit peralatan dan perlengkapan kantor yang dibeli Jumlah bahan bacaan/peraturan perundangan yang dibeli. 1 Jenis. 22,000,000. -. 1 Jenis. 23,000,000. 41.
(50) 3. 27. 01. 2 03 16 Penyediaan bahan logistik kantor. 3. 27. 01. 2 03. 3. 27. 01. 2 03 17 Penyediaan makanan dan minuman. SKPD. SKPD. 3. 27. 01. 2 03 18 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah. SKPD. 3. 27. 01. 2 03 20 pengadaan Kendaraan dinas/operasional. SKPD. 3. 27. 01. 2 03 30 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional. SKPD. 3. 27. 01. 2 03 38 Rehabilitasi sedang/berat rumah gedung kantor. SKPD. 3. 27. 01. 2 04. 3. 27. 01. 2 04 02 Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya. SKPD. 3. 27. 01. 2 04 05 Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu. SKPD. 3. 27. 01. 2 04 09 Pendidikan dan pelatihan formal. SKPD. 2. 09. Peningkatan Disiplin dan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Jumlah bahan logistik kantor (BBM non kendaraan dan pelumas) yang dibeli Jumlah bahan logistik kantor (BBM non kendaraan dan pelumas) yang dibeli Jumlah makanan dan minumam kegiatan rapat (Nasi Kotak) Jumlah makanan dan minumam kegiatan rapat (Snack) Jumlah rapat-rapat/ koordinasi ke luar daerah Jumlah kendaraan operasional roda tiga yang diadakan Jumlah kendaraan dinas yang dipelihara Jumlah kendaraan dinas yang dipelihara Jumlah kendaraan dinas yang dipelihara Jumlah gedung/bangunan yang direhab Tingkat kedisiplinan aparatur dalam kehadiran dan penggunaan atribut pegawai. 8.500 Liter. 83,400,000. -. 150 Botol. 8.500 Liter. 83,400,000. 150 Botol. 1.300 Kotak. 66,192,000. -. 1.300 Kotak. 1.350 Kotak. 71,798,000. 1.350 Kotak. 80 Kali. 1,001,600,000. -. 85 Kali. 1,001,600,000. 5 Unit. 72,000,000. -. 6 Unit. 78,000,000. 53 Motor. 818,000,000. -. 53 Motor. 818,000,000. 13 Mobil. 13 Mobil. 2 Kaisar. 2 Kaisar. 3 Gedung. 1,720,000,000. 100%. 592,200,000. Jumlah pegawai yang mendapatkan fasilitas pakaian dinas Jumlah Pakaian Khusus Hari-hari tertentu pegawai yang diadakan. 260 Stel. 229,800,000. 165 Stel. Jumlah Pegawai yang mengikut pendidikan dan pelatihan. 29 Orang. Urusan Wajib Tidak Berkaitan dengan Pelayanan Dasar Urusan Pemerintah Bidang Pangan. 41. -. 4 Gedung. 1,550,000,000. 100%. 641,550,000. -. 260 Stel. 248,950,000. 3,600,000. -. 165 Stel. 3,900,000. 358,800,000. -. 31 Orang. 388,700,000.
(51) 2. 09. 02. Program Pengelolaan Sumber Daya Ekonomi untuk Kedaulatan dan Kemandirian Pangan. Capaian kinerja pengelolaan sumber daya ekonomi kedaulatan dan kemandirian pangan. 2. 09. 02. 2 01. 2. 09. 02. 2 01 03 Penyediaan infrastruktur pendukung kemandirian pangan lainnya. 2. 09. 03. 2. 09. 03. 2. 09. 03. 2. 09. 03. 2 01 02 Penyediaan pangan berbasis sumberdaya lokal. Kota. 2. 09. 03. 2 01 04 Pemantau stok pasokan dan harga pangan. Kota. 2. 09. 03. 2 02. 2. 09. 03. 2. 09. 03. 2. 09. 03. 2. 09. 03. 2. 09. 04. 100%. 120,000,000. 1 Dokumen. 120,000,000. 100%. 940,027,750. 100%. 130,000,000. 1 Dokumen. 130,000,000. 100%. 943,038,784. Penyediaan Infrastruktur dan Seluruh Pendukung Kemandirian Pangan sesuai Kewenangan Daerah Kabupaten/ Kota SKPD. Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat. Jumlah Dokumen Yang Disusun Capaian kinerja peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat. 2 01. Penyediaan dan Penyaluran Pangan Pokok atau Pangan Lainnya Sesuai dengan Kebutuhan Daerah Kabupaten/ Kota dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan 2 01 01 Penyediaan Informasi harga pangan dan neraca bahan Kota makanan. Pengelolaan dan Keseimbangan Cadangan Pangan Kabupaten/ Kota 2 02 04 Pemeliharaan cadangan pangan Pemerintah Kabupaten/ Kota. Kota. Pelaksanaan Pencapaian Target Konsumsi Pangan Perkapita Per Tahun sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi 2 04 02 Pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman Kota konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. 686,460,000. Dokumen ketersediaan bahan pangan utama, PPH dan NBM Jumlah event/Lomba B2SA yang diadaka Jumlah Penanaman Cabai Dalam Polibag. Jumlah sosialisasi cadangan pangan daerah antar OPD. Penanganan Kerawanan Pangan. 686,460,000. 3 Dokumen. 99,000,000. -. 3 Jenis. 99,000,000. 4 Event. 468,350,000. -. 4 Event. 468,350,000. 2.000 polibag. 115,925,000. -. 2.000 polibag. 115,925,000. 3,185,000. -. 2 Kali. 2 Kali. 2 04. 2 04 03 Koordinasi dan sinkronisasi pemantauan dan evaluasi Kota perkapita per tahun. -. 253,567,750. Jumlah KWT yang akan melaksanakan pengembangan diversifikasi tanaman melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari/ KRPL Jumlah lokasi pemantauan harga pangan pasar Capaian kinerja penanganan kerawanan pangan. 3,185,000. 256,578,784. 8 KWT. 224,080,000. -. 8 KWT. 227,091,034. 16 Pasar. 29,487,750. -. 16 Pasar. 29,487,750. 100%. 38,806,250. 100%. 38,806,250. 41.
Dokumen terkait
Mengacu pada visi dan misi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Barito Selatan, Rencana Strategis Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
Dengan Visi Kota Bandung 2018 -2023 yaitu “Tewujudnya Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera dan Agamis” maka peran Dinas Pemuda dan Olahraga adalah berupaya
Rencana Strategis (Renstra) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya merupakan dokumen Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah yang memuat visi,
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya yang mempunyai tugas dan fungsi di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, serta ketahanan pangan
Rencana Kerja RENJA Perangkat Daerah Tahun 2021 berisi sasaran, arah kebijakan dan tujuan yang ingin dicapai oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY dalam rangka menghadapi
Indikator kinerja Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian
Penyusunan Renja Bappeda Litbang Kota Palembang Tahun 2020 ini merupakan tahun kedua dari RPJMD Kota Palembang Tahun 2018-2023 dan Renstra Bappeda Litbang Kota Palembang
Dalam kaitan ini, Perubahan Rencana Kerja Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang memberikan arah atau pedoman bagi segenap stakeholder untuk terlibat aktif