• Tidak ada hasil yang ditemukan

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

TRIWULAN II

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA

LAUT LOMBOK

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya dan kerjasama dari semua pihak yang terkait di lingkup Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok, sehingga Laporan Kinerja (LKj) Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Triwulan II Tahun 2021 ini dapat disusun.

Laporan Kinerja (LKj) Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Triwulan II Tahun 2021 ini merupakan perwujudan pertanggungjawaban atas kinerja Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Triwulan II Tahun 2021 yang tertuang dalam pelaksanaan program dan kegiatan dalam upaya pencapaian Perikanan Budidaya. LKj Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Triwulan II Tahun 2021 ini mencakup Indikator Kinerja Utama (IKU) Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok menyesuaikan dengan DJPB KKP berikut pencapaian IKU melalui serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan pada Triwulan II Tahun 2021 oleh masing-masing kelompok kerja yang ada di Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok.

LKj Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Triwulan II Tahun 2021 ini diharapkan dapat memberikan informasi secara transparan kepada seluruh pihak yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok, sehingga dapat memberikan umpan balik guna peningkatan kinerja pada periode berikutnya. Secara internal, LKj Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok Triwulan II Tahun 2021 dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi atas pencapaian kinerja sehingga dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja organisasi dengan melakukan langkah-langkah perbaikan melalui pelayanan yang lebih profesional dan transparan yang berguna bagi masyarakat.

Semoga laporan ini bermanfaat dan berguna untuk menunjang pembangunan perikanan budidaya di masa mendatang.

Lombok Barat, 22 Juli 2021

Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok

Mulyanto, S.T.,M.Si

(3)

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

IKHTISAR EKSEKTUIF ... 3

BAB 1. PENDAHULUAN... ... 5

1.1.LATAR BELAKANG ... 5

1.2.MAKSUD DAN TUJUAN ... 5

1.3.TUGAS DAN FUNGSI ... 5

1.4.PERMASALAHAN UTAMA ... 8

1.5.SISTEMATIKA LKJ ... 8

BAB 2.PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA ... 10

2.1.RENCANA STRATEGIS BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK TAHUN 2020-2020... 10

2.1.1.VISI ... 10

2.1.2.MISI ... 10

2.1.3.TUJUAN ... 10

2.1.4.SASARAN KEGIATAN ... ....10

2.1.5.STRATEGI DAN KEBIJAKAN ... ...12

2.2. RENCANA KINERJA DAN ANGGARAN... 13

2.3.PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021 ...14

2.4.PENGUKURAN KINERJA TRIWULAN II TAHUN 2021 ...16

BAB 3.AKUNTABILITAS KINERJA ... 17

3.1.CAPAIAN KINERJA ORGANISASI ... 17

3.2.ANALISIS CAPAIAN KINERJA ... 19

3.3.CAPAIAN KINERJA ANGGARAN ... 47

BAB 4.PENUTUP ... 48

(4)

iii

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Jumlah pegawai BPBL Lombok berdasarkan pangkat/golongan per Juni 2021... 7

Tabel 2. Perjanjian Kinerja BPBL Lombok Tahun 2020 ... 14

Tabel 3. Capaian Indikator Kinerja Triwulan II... ... 17

Tabel 4. Nilai PNBP BPBL Lombok ... 20

Tabel 5. Tabel Prasarana Produksi Lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya ... 23

Tabel 6. Tabel sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat... 24

Tabel 7. Sarana dan Prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat ... 25

Tabel 8. Kebun bibit rumput laut yang disalurkan ke masyarakat ... 27

Tabel 9. Tabel Capaian bantuan benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat ... 27

Tabel 10. Tabel benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat ... 30

Tabel 11. Tabel capaian bantuan calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat ...31

Tabel 12. Tabel Calon Induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat ... 31

Tabel 13. Capaian calon induk unggul ikan laut yang diproduksi ... 33

Tabel 14. Tabel calon induk unggul ikan laut yang diproduksi ... 33

Tabel 15. Tabel bibit rumput laut yang didistribusikan ke masyarakat ... 34

Tabel 16. Tabel Prasarana produksi dan usaha budidaya laut yang dikembangkan ... 35

Tabel 17. Tabel Sarana teknologi yang diproduksi oleh UPT ... 36

Tabel 18. Tabel Layanan diseminasi teknologi PB ... 37

Tabel 19. Realisasi jumlah sampel yang diuji dalam rangka pelayanan lab keskanling ... 37

Tabel 20. Tabel Jumlah sampel yang diuji dalam rangka pelayanan Lab ... 38

Tabel 21. Indeks profesionalitas ASN Lingkup BPBL Lombok ... 40

Tabel 22. Prosentase penyelesaian LHP BPK BPBL Lombok ... 41

Tabel 23. Nilai Rekon kinerja BPBL Lombok ... 42

Tabel 24. Prosentase hasil rekomendasi hasil pengawasan ... 43

Tabel 25. Prosentase unit kerja yang menerapkan sistem MP yang terstandar ... 44

Tabel 26. Nilai IKPA BPBL Lombok ... 44

Tabel 27. Nilai NKA BPBL Lombok ... 45

Tabel 28. Tingkat Kepatuhan pengadaan barang dan jasa ... 46

Tabel 29. Nilai Pengelolaan Barang Milik Negara ... 47

(5)

iv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Struktur Organisasi Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok ... 7

Gambar 2. Jumlah pegawai BPBL Lombok berdasarkan pendidikan per Juni 2021……… ……….8

Gambar 3. Screenshot aplikasi kinerjaku ... 16

Gambar 4. Realisasi PNBP BPBL Lombok Triwulan II ... 20

Gambar 5. Proses lelang rehabilitasi hatchery bawal bintang ... 21

Gambar 6. Penataan Halaman BPBL Lombok.... ... 22

Gambar 7 Rehabilitasi Hatchery Mutiara BPBL Lombok. ... 22

Gambar 8. Rehabilitasi Mess Operator . ... 23

Gambar 9. Identifikasi dan verifikasi sarpras bioflok yang didistribusikan ke masyarakat ……….. 24

Gambar 10. Identifikasi dan verifikasi sarpras ikan has ... 25

Gambar 11. Identifikasi dan verifikasi Kebun Bibit Rumput Laut ... 26

Gambar 12. Dokumentasi bantuan benih ikan laut yang didistribusikan ke masyarakat ... 29

Gambar 13. Dokumentasi bantuan calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat ... 31

Gambar 14. Dokumentasi pameran di bandung ... 36

Gambar 15. Dokumentasi pengambilan sampel lab keskanling ... 38

Gambar 16. Screenshot aplikasi OM SPAN ... 47

(6)

IKHTISAR EKSEKUTIF

Kegiatan perikanan budidaya laut pada Tahun 2021 sebagaimana pada Penetapan Kinerja (Tapja) Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok ditetapkan 5 (lima) Sasaran Kegiatan dengan 22 (dua puluh dua) Indikator Kinerja Utama (IKU).

Ringkasan penjelasan pencapaian IKU dalam setiap Sasaran Strategis sebagaimana berikut : Sasaran Kegiatan 1, yaitu : “Ekonomi sektor budidaya meningkat pada lingkup BPBL Lombok ” didukung oleh satu (satu) IKU yaitu : (i) Nilai PNBP BPBL Lombok

Sasaran Kegiatan 2, yaitu : “Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana lingkup BPBL Lombok”didukung oleh 1 (satu) IKU, yaitu : Prasarana Produksi Lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya

Sasaran Kegiatan 3, yaitu “Pengelolaan Perikanan Budidaya yang berkelanjutan “ didukung oleh 10 (sepuluh) IKU yaitu : (i) Sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat, (ii) Sarana dan prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat, (iii) Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat, (iv) Benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat, (v) Calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat, (vi) Calon induk unggul ikan laut yang diproduksi, (vii) Bibit rumput laut yang didistribusikan ke masyarakat, (viii) Prasarana produksi dan usaha budidaya laut yang dikembangkan, (ix) Sarana teknologi yg diproduksi oleh UPT, (x) Layanan diseminasi teknologi PB.

Sasaran Kegiatan 4, yaitu : “Terselenggaranya pengendalian dan pegawasan sumberdaya perikananan budidaya yang partisipatif lingkup BPBL Lombok” didukung oleh 1 (satu) IKU : Jumlah sampel yang di uji dalam rangka pelayanan laboratorium keskanling yang sesuai standar

Sasaran Kegiatan 5, yaitu : “Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik lingkup BPBL Lombok” didukung oleh 9 (sembilan) IKU yaitu (i) Indeks profesionalitas ASN lingkup BPBL Lombok; (ii) prosentase penyelesaian LHP BPK satker BPBL Lombok; (iii) Nilai rekon kinerja BPBL lombok; (iv) Persentase rekomendasi hasil pengawasan lingkup BPBL Lombok yang dokumen tindak lanjutnya telah tuntas; (v) prosentase unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan terstandar; (vi) nilai IKPA BPBL Lombok; (vii) nilai NKA BPBL lombok, (viii) Tingkat kepatuhan pengadaan Barang dan Jasa, (ix) Nilai Pengelolaan barang milik negara

Sampai dengan Triwulan II Tahun 2021 rincian pencapaian indikator kinerja utama (IKU) adalah sebagai berikut:

- nilai PNBP BPBL Lombok tercapai Rp 341.880.964;-

(7)

4

- Prasarana Produksi Lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya capaian pada Triwulan IV;

- Sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat capaian 0 paket;

- Sarana dan prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat capaian 0 paket;

- Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat capaian 0 unit;

- Benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat capaian adalah 374.850 ekor;

- Calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat capaian adalah 960 ekor;

- Calon induk unggul ikan laut yang diproduksi capaian adalah 360 ekor;

- Bibit rumput laut yang didistribusikan ke masyarakat capaian adalah 0 kg;

- Prasarana produksi dan usaha budidaya laut yang dikembangkan adalah 0 unit;

- Sarana teknologi yg diproduksi oleh UPT adalah 0 unit;

- Layanan diseminasi teknologi PB adalah 0 layanan;

- Indeks profesionalitas ASN lingkup BPBL Lombok adalah 70,12 %;;

- prosentase penyelesaian LHP BPK satker BPBL Lombok dimana capaiannya dihitung pada akhir tahun;

- Nilai rekon kinerja BPBL lombok dimana capainnya dihitung pada akhir tahun;

- Persentase rekomendasi hasil pengawasan lingkup BPBL Lombok yang dokumen tindak lanjutnya telah tuntas adalah 94,87 %;

- prosentase unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan terstandar adalah 100%;

- nilai IKPA BPBL Lombok adalah 86,75%;

- nilai NKA BPBL lombok capaiannya dihitung pada akhir tahun;

- Tingkat kepatuhan pengadaan Barang dan Jasa capaiannya dihitung pada akhir tahun;

- Nilai Pengelolaan barang milik negara capaiannya dihitung pada akhir tahun.

(8)

5

BAB 1. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 6/PERMEN-KP/2014 mempunyai tugas yaitu melaksanakan uji terap teknik dan kerja sama, produksi, pengujian laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan, serta bimbingan teknis perikanan budidaya laut, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan guna mendukung berbagai program dan kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan.

Dan berdasarkan Instruksi Presiden (INPRES) No. 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Perpres No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Permen PAN dan RB No. 53 Tahun 2014 setiap kementerian berkewajiban menyusun Laporan Kinerja (LKj) sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan berdasarkan Renstra maupun rencana kerja tahunan (RKT) yang dibuat sebelumnya. LKj juga merupakan sarana untuk menilai dan mengevaluasi pencapaian kinerja berdasarkan indikator sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya sehingga prinsip pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab (good governance) dapat diwujudkan.

Atas dasar hal-hal tersebut, Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok sebagai salah satu UPT Ditjen Perikanan Budidaya telah melakukan penyusunan target kinerja Tahun 2021, dan dilanjutkan dengan melakukan monitoring dan pengukuran kinerja yang telah dicapai sampai dengan akhir Triwulan II, kemudian dituangkan dalam LKj Triwulan II Tahun 2021 BPBL Lombok sebagai wujud akuntabilitas dari mandat yang diemban serta dalam rangka menilai efektIitas pelaksanaan program dan kegiatan. LKj BPBL Lombok ini menginformasikan input, output,

outcome, dan benefit dari setiap pelaksanaan program dan kegiatan dalam kurun waktu

Triwulan II Tahun 2021.

1.2. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan Penyusunan LKj BPBL Lombok Triwulan II Tahun 2021 yaitu : (i) sebagai sarana pertanggungjawaban kinerja pelaksanaan tugas dan fungsi BPBL Lombok kepada seluruh

stakeholders; (ii) sebagai sarana evaluasi atas pencapaian kinerja BPBL Lombok Triwulan II

Tahun 2021 dalam upaya memperbaiki kinerja berikutnya; dan (iii) sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan dokumen perencanaan, pelaksanaan program dan kegiatan yang akan datang.

1.3. Tugas dan Fungsi

BPBL Lombok bertugas melaksanakan uji terap teknik dan kerjasama, produksi, pengujian

laboratorium kesehetan ikan dan lingkungan serta bimbingan teknis perikanan budiaya laut,

(9)

6

sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor : 6/PERMEN KP/2014 yang diuraikan lebih rinci dalam fungsi sebagai berikut:

1. penyusunan rencana kegiatan teknis dan anggaran, pemantauan dan evaluasi serta laporan;

2. pelaksanaan uji terap teknik perikanan budidaya laut;

3. pelaksanaan penyiapan bahan standardisasi perikanan budidaya laut;

4. pelaksanaan sertifikasi sistem perikanan budidaya laut;

5. pelaksanaan kerja sama teknis perikanan budidaya laut;

6. pengelolaan dan pelayanan sistem informasi, dan publikasi perikanan budidaya laut;

7. pelaksanaan layanan pengujian laboratorium persyaratan kelayakan teknis perikanan budidaya laut;

8. pelaksanaan pengujian kesehatan ikan dan lingkungan budidaya laut;

9. pelaksanaan produksi induk unggul, benih bermutu, dan sarana produksi perikanan budidaya laut;

10. pelaksanaan bimbingan teknis perikanan budidaya laut; dan 11. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.

Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut, berdasarkan peraturan menteri tersebut, susunan organisasi BPBL Lombok terdiri dari :

1. Uji Terap Teknik dan Kerjasama, yang merupakan unsur pelaksana yang dipimpin oleh Sub Koordinator, yang bertugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan uji terap teknik, standardisasi, sertifikasi, kerja sama teknis, pengelolaan dan pelayanan sistem informasi, serta publikasi perikanan budidaya laut

2. Pengujian dan Dukungan Teknis, yang merupakan unsur pelaksana tugas yang dipimpin oleh sub koordinator yang bertugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan layanan pengujian laboratorium persyaratan kelayakan teknis, kesehatan ikan dan lingkungan, produksi induk unggul, benih bermutu, dan sarana produksi, serta bimbingan teknis perikanan budidaya laut

3. Tata Usaha, yang dipimpin oleh Sub koordinator mempunyai tugas elakukan penyiapan bahan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi pelaporan keuangan, kegiatan teknis, anggaran, pengelolaan kepegawaian, tata laksana, barang milik negara, rumah tangga, dan ketatausahaan.

4. Kelompok jabatan fungsional, yang mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan

jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang

berlaku. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi

dalam berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan bidang keahliannya.

(10)

7

Susunan organisasi BPBL LOMBOK tergambar pada susunan organisasi di bawah ini :

Gambar 1. Struktur Organisasi Balai Perikanan Budidaya Laut Tahun 2021

Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok didukung oleh SDM sejumlah 77 orang dengan rincian sejumlah 55 orang ASN dan sejumlah 22 orang tenaga kontrak dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 1. Jumlah pegawai BPBL Lombok berdasarkan pangkat/golongan per Juni 2021

NO PANGKAR/ GOL. RUANG TW I

1 PEMBINA UTAMA, IV/e 0

2 PEMBINA UTAMA MADYA, IV/d 0

3 PEMBINA UTAMA MUDA, IV/c 0

4 PEMBINA TINGKAT I, IV/b 1

5 PEMBINA, IV/a 3

6 PENATA TK.I, III/d 9

7 PENATA, III/c 14

8 PENATA MUDA TIK.I, III/b 8

9 PENATA MUDA, III/a 7

10 PENGATUR TK.I, II/d 8

11 PENGATUR, II/c 1

12 PENGATUR MUDA TK.I, II/b 2

KEPALA BALAI

SUB KOORDINATOR KELOMPOK TATA USAHA

SUB KOORDINATOR KELOMPOK PENGUJIAN DAN

DUKUNGAN TEKNIS SUB KOORDINATOR

KELOMPOK UJI TERAP TEKNIK DAN KERJASAMA

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

(11)

8

13 PENGATUR MUDA, II/a 0

14 JURU TK.I, I/d 0

15 JURU, I/c 0

16 JURU MUDA TK.I, I/b 2

17 JURU MUDA, I/a 0

TOTAL 55

Gambar 2. Jumlah pegawai BPBL Lombok berdasarkan pendidikan per Juni 2021

1.4. Permasalahan Utama

Secara umum, permasalahan/kendala yang dihadapi dalam upaya program prioritas di bidang perikanan budidaya di Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok, antara lain :

1. Terlambatnya usulan kelompok penerima bantuan;

2. Kematian ikan akibat Serangan penyakit ikan;

3. Minimnya jumlah Sumber Daya Manusia di Jabatan Fungsional Tertentu Perekayasa.

1.5. Sistematika LKj

LKj ini secara umum memuat target dan capaian kinerja Balai Perikanan Budiaya Laut Triwulan

II Tahun 2021. LKj ini menginformasikan perbandingan antara target dan capaian kinerja

(performance results) Tahun 2021 dengan target dan kinerja pada tahun sebelumnya. Dari

analisa tersebut akan teridentifikasi sejumlah celah kinerja (Performance gap) sehingga dapat

diperoleh masukan bagi perbaikan kinerja di masa yang akan datang.

(12)

9

Adapun sistematika penyajian laporan adalah sebagai berikut :

1. Ikhtisar Eksekutif, bagian ini menyajikan gambaran menyeluruh secara ringkas tentang capaian kinerja BPBL Lombok Triwulan II tahun anggaran 2021.

2. Bab I Pendahuluan, pada bab ini disajikan hal-hal umum tentang BPBL Lombok serta uraian singkat tentang tugas pokok dan fungsi BPBL Lombok, termasuk latar belakang, maksud dan tujuan penulisan LKj.

3. Bab III Perencanaan dan Penetapan Kinerja, pada bab ini disajikan tapja yang memuat sasaran kegiatan berikut indikator kinerja utama (IKU) pada Triwulan II.

4. Bab IIII Akuntabilitas Kinerja dan Keuangan, pada bab ini disajikan rincian capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) BPBL Lombok serta evaluasi dan analisis kinerja. Dalam bab ini juga disampaikan akuntabilitas keuangan yang mencakup alokasi dan realisasi anggaran termasuk pula penjelasan tentang efisiensi.

5. Bab IV Penutup, pada bab ini disajikan tinjauan secara umum tentang keberhasilan,

kegagalan serta permasalahan dan kendala utama.

(13)

10

BAB 2. PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

2.1. RENCANA STRATEGIS BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK TAHUN 2020- 2024

2.1.1. Visi

Visi Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok yang ditetapkan adalah sebagai berikut :

“Terwujudnya masyarakat perikanan budidaya yang sejahtera dan sumber daya perikanan budidaya yang berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.”

2.1.2. Misi

Misi yang akan dilaksanakan oleh Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok dalam mewujudkan visi di atas adalah pengelolaan pemerintah yang bersih,efektif, dan terpercaya melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik yang dilakukan oleh seluruh unit kerja DJPB di pusat dan di daerah.

2.1.3. Tujuan

Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok sesuai dengan visi dan misinya menetapkan tujuan pembangunan perikanan budidaya yaitu :

1. Meningkatnya kontribusi ekonomi subsektor perikanan budidaya laut terhadap perekonomian sektor perikanan nasional;

a. Optimalnya pengelolaan kawasan perikanan budidaya yang berkelanjutan.

b. Meningkatnya produksi perikanan budidaya secara berkelanjutan.

2. Terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik di UPT BPBL Lombok, yakni meningkatkan kinerja reformasi birokrasi sebagai UPT Dirketorat Jenderal Perikanan Budidaya.

2.1.4. Sasaran Kegiatan

Tujuan strategis pembangunan perikanan budidaya laut akan dicapai melalui sejumlah sasaran kegiatan yang menggambarkan kondisi yang harus dicapai pada Tahun 2021.

Sasaran Kegiatan pembangunan perikanan budidaya berdasarkan tujuan yang akan dicapai dijabarkan dalam lima perspektif dengan masing-masing IKU sebagai berikut :

1. Ekonomi sektor budidaya meningkat pada lingkup BPBL Lombok dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian sasaran kegiatan ini adalah Nilai PNBP BPBL Lombok

2. Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana lingkup BPBL Lombok dengan Indikator Kinerja

(14)

11

Utama (IKU) pencapaian sasaran kegiatan ini adalah Prasarana Produksi Lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya;

3. Pengelolaan Perikanan Budidaya yang berkelanjutan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian sasaran kegiatan ini adalah :

a. Sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat b. Sarana dan prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat c. Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat

d. Benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat

e. Calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat f. Calon induk unggul ikan laut yang diproduksi

g. Bibit rumput laut yang didistribusikan ke masyarakat

h. Prasarana produksi dan usaha budidaya laut yang dikembangkan i. Sarana teknologi yg diproduksi oleh UPT

j. Layanan diseminasi teknologi PB.

4. Terselenggaranya pengendalian dan pegawasan sumberdaya perikananan budidaya yang partisipatif lingkup BPBL Lombok dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian sasaran kegiatan ini adalah Jumlah sampel yang di uji dalam rangka pelayanan laboratorium keskanling yang sesuai standar.

5. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik lingkup BPBL Lombok dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian sasaran kegiatan ini adalah :

a. Indeks profesionalitas ASN lingkup BPBL Lombok b. prosentase penyelesaian LHP BPK satker BPBL Lombok c. Nilai rekon kinerja BPBL lombok

d. Persentase rekomendasi hasil pengawasan lingkup BPBL Lombok yang dokumen tindak lanjutnya telah tuntas

e. prosentase unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan terstandar;

f. nilai IKPA BPBL Lombok;

g. nilai NKA BPBL lombok,

h. Tingkat kepatuhan pengadaan Barang dan Jasa;

i. Nilai Pengelolaan barang milik negara

(15)

12 2.1.5. Strategi dan Kebijakan

Strategi BPBL Lombok untuk berkontribusi langsung mengambil bagian untuk mewujudkan arah kebijakan pembangunan perikanan budidaya Tahun 2020-2024 adalah dengan mengimpelmentasikan kegiatan-kegiatan prioritas DJPB sebagai berikut :

a.

Aspek sosial ekonomi:

Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya perikanan budidaya, dilaksanakan dengan komponen kegiatan prioritas sebagai berikut:

- Penyaluran bantuan induk unggul dan benih bermutu kepada kelompok pembudidaya untuk menghidupkan kembali usaha budidaya skala kecil, serta mengoptimalkan fungsi UPT dan UPTD serta unit pembenihan masyarakat untuk membantu kontinuitas usaha kelompok penerima bantuan tersebut;

- Penyaluran bantuan sarana dan prsarana kepada kelompok pembudidaya, antara lain bibit/benih, pakan, obat ikan dan vitamin, pupuk serta peralatan, sebagai upaya stimulasi pengembangan usaha pembudidayaan ikan;

- Pengembangan kebun bibit rumput laut melalui pemberian bantuan bibit bermutu di kawasan sentra kebun bibit rumput laut.

b.

Aspek teknologi produksi:

Meningkatkan produktivitas, daya saing ekonomi serta pemanfaatan potensi sumberdaya perikanan budidaya, dilaksanakan dengan komponen kegiatan prioritas sebagai berikut:

-

Pengembangan kawasan perikanan budidaya (minapolitan) dengan mengintegrasikan rantai produksi dari hulu sampai hilir untuk efisiensi produksi;

-

Peningkatan kualitas induk dan benih melalui sertifikasi Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) untuk menghasilkan unit pembenihan bersertifikat;

-

Pelaksanaan sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) untuk menghasilkan pembudidaya (pembesaran ikan) bersertifikat;

-

Pengembangan Kebun Bibit Rumput Laut dengan sistem Kultur Jaringan

-

Peningkatan kuantitas dan kualitas ikan non konsumsi (ikan hias, karang buatan, tanaman hias dll);

-

Pengembangan sentra budidaya baru berbasis kawasan/klaster, dimana salah satu

(16)

13

gebrakan KKP adalah pengembangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di pulau-pulau terluar Indonesia. Dalam hal ini, Ditjen Perikanan Budidaya ditugaskan untuk mengawal 3 kawasan SKPT, yaitu Sabang, Rote Ndao, dan Sumba Timur.

-

Pelaksanaan budidaya lele sistem bioflok, yaitu teknologi budidaya lele intensif dengan mengandalkan suplai oksigen dan gumpalan (flok) mikroorganisme tertentu. Untuk tahap awal, fokus kegiatan bioflok dilakukan di pesantren, untuk kemudian diperluas ke wilayah lain. Tujuan bioflok adalah meningkatkan ketahanan pangan, memenuhi gizi protein santri, meningkatkan konsumsi makan ikan masyarakat, meningkatkan pendapatan serta perekonomian pesantren dan masyarakat

-

Pengembangan sarana input produksi inovatif di UPT Pusat, misalnya protein rekombinan, vaksin, enzim, probiotik, immunostimulan, rekayasa genetik, automatic feeder, karamba bulat, dll.

c.

Aspek sumber daya alam dan lingkungan:

Mewujudkan kelestarian dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumberdaya perikanan budidaya., dilaksanakan dengan komponen kegiatan prioritas sebagai berikut:

-

Penerapan perekayasaan teknologi budidaya yang efisien dan ramah lingkungan dan sesuai dengan daya dukung;

-

Pengembangan Culture Based Fisheries (CBF) dengan pendekatan komoditas multitrophic level.

-

Pengembangan komoditas ikan spesifik lokal unggulan dan species ikan tahan perubahan lingkungan;

-

Pengendalian plasma nutfah induk dan benih;

2.2. RENCANA KINERJA DAN ANGGARAN

Pelaksanaan kinerja Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok pada Tahun 2021 difokuskan pada program pencapaian Indikator Kinerja Utama yaitu :

1. Pengelolaan perbenihan ikan

2. Pengelolaan kawasan dan kesehatan ikan

3. Pengelolaan Produksi dan Usaha Pembudidayaan Ikan 4. Pengelolaan Pakan dan Obat Ikan

5. Dukungan manajemen Internal lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

(17)

14

Dimana dalam mencapai hal tersebut, telah didistribusikan melalui Klasifikasi Rincian Output yaitu : (i) Pelayanan publik lainnya; (ii) Sarana bidang kemaritiman, kelautan dan perikanan; (iii) bantuan peralatan/sarana; (iv) Bantuan hewan; (v) Penyidikan dan pengujian penyakit; (vi) Prasarana bidang kemaritiman, kelautan dan perikanan; (vii) Layanan perkantoran; (viii) layanan perencanaan dan penganggaran internal; (ix) layanan umum, (x) layanan sarana internal; (xi) layanan SDM; dan (xii) pemantauan dan evaluasi serta pelaporan.

Dalam mendukung rencana kerja tersebut, BPBL Lombok mendapatkan pagu anggaran berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2021 sebesar Rp. 27.964.346,000- (Dua Puluh Tujuh Miliar Sembilan Ratus Enam Puluh Empat Juta Tiga Ratus Empat Puluh Enam Ribu Rupiah).berikut adalah nilai pagu berdasarkan kegiatan :

a. Pengelolaan perbenihan ikan sebesar Rp. 7.261.705.000

b. Pengelolaan kawasan dan kesehatan ikan sebesar Rp. 3.524.872.000

c. Pengelolaan Produksi dan Usaha Pembudidayaan Ikan sebesar Rp. 6.555.000.000 d. Pengelolaan pakan dan obat ikan sebesar Rp. 220.000.000

e. Dukungan manajemen internal Lingkup Ditjen Perikanan Budidaya sebesar Rp.

10.402.769.000

2.3. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021

Perjanjian Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang mempresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu, dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelola. Tujuan khusus perjanjian kinerja adalah untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur sebagai wujud nyata komitmen anatara penerima amanah dengan pemberi amanah, sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuandan sasaran organisasi, serta menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja, penetapan kinerja BPBL Lombok tahun 2021, secara rinci sebagai berikut :

Tabel 2. Perjanjian kinerja BPBL Lombok Tahun 2021

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LOMBOK

No SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET 1. Ekonomi Sektor perikanan

budidaya meningkat pada lingkup BPBL Lombok

1. Nilai PNBP lingkup BPBL

Lombok (Rp) 742.335.000

2. Meningkatnya fasilitas sarana dan

prasarana lingkup BPBL Lombok 2. Prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang

ditingkatkan fasilitasnya (Unit)

1

3.

Pengelolaan perikanan budidaya yang berkelanjutan

3. Sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke

22

(18)

15 No SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET

masyarakat (paket)

4. Sarana dan prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat (paket)

15

5. Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat (unit)

24

6. Benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat (ekor)

735.000

7. Calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke

masyarakat (ekor)

1.080

8. Calon induk unggul ikan laut

yang diproduksi (ekor) 2.400 9. Bibit rumput laut yang

didistribusikan ke masyarakat (kg)

40.000

10. Prasarana produksi dan usaha budidaya laut yang

dikembangkan (unit)

1

11. Sarana teknologi yg

diproduksi oleh UPT (unit) 4 12. Layanan diseminasi teknologi

PB (layanan) 5

4. Terselenggaranya pengendalian

dan pegawasan sumberdaya perikananan budidaya yang partisipatif lingkup BPBL Lombok

13. Jumlah sampel yang di uji dalam rangka pelayanan laboratorium keskanling yang sesuai standar (sampel)

2000

5. Terwujudnya Tata Kelola

Pemerintahan yang baik Lingkup BPBL Lombok

14. Indeks profesionalitas ASN

lingkup BPBL Lombok (%) 73 15. Porsentase penyelesaian LHP

BPK BPBL Lombok (%) 100

16. Nilai rekon kinerja lingkup

BPBL Lombok (%) 90

17. Persentase rekomendasi hasil pengawasan lingkup BPBL Lombok yang dokumen tindak lanjutnya telah tuntas (%)

65

18. Persentase unit kerja yang menerapkan sistem

manajemen pengetahuan yang terstandar (%)

84

19. Nilai Indikator Kinerja

Pelaksanaan Anggaran (IKPA) lingkup BPBL Lombok (%)

89

(19)

16 No SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET

20. Nilai Kinerja Anggaran (NKA)

lingkup BPBL Lombok (%) 86 21. Tingkat kepatuhan pengadaan

Barang dan Jasa (%) 72,5

22. Nilai Pengelolaan barang milik

negara (%) 72,5

2.4. PENGUKURAN KINERJA TRIWULAN II TAHUN 2021

Pengukuran tingkat capaian IKU dilakukan dengan berpedoman pada formula penghitungan yang telah ditetapkan dalam manual IKU. Selanjutnya nilai capaian tersebut dihitung dengan membandingkan antara realisasi capaian dengan target yang telah dtetapkan.

Pengukuran capaian kinerja dilakukan secara berkala melalui penyusunan laporan kinerja Triwulanan yang didukung dengan implementasi aplikasi BSC “kinerjaku” yang merupakan Sistem Aplikasi Pengukuran Kinerja berbasis informasi teknologi.

Gambar 3. Screenshot aplikasi kinerjaku

(20)

17

BAB 3. AKUNTABILITAS KINERJA

3.1. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja sampai dengan Triwulan II Tahun 2021, berdasarkan sistem aplikasi Kinerjaku, diperoleh Nilai Pencapaian Strategis (NPSS) sebesar 104,32% adapun

rekapitulasi capaian kinerja Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok pada Triwulan II Tahun 2021 adalah sebagai berikut :

Tabel 3. Capaian indikator kinerja Triwulan II

SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA

TARGET TAHUNAN

(2021)

TARGET

Realisasi terhadap Target 2021 (%) TW II Realisasi s/d

TW II

Realisasi Tehadap Target TW II (%)

Ekonomi Sektor perikanan budidaya meningkat pada lingkup BPBL Lombok

Nilai PNBP lingkup BPBL

Lombok (Rp) 742,335,000 390,300,000 341,880,964 87.59 46.05

Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana lingkup BPBL Lombok

Prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang

ditingkatkan fasilitasnya (Unit)

1

-

- -

0

Pengelolaan perikanan budidaya yang berkelanjutan

Sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat (paket)

22

-

- - 0

Sarana dan prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat (paket)

15

-

- - 0

(21)

18

Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat (unit)

24

-

- -

0 Benih ikan laut

yang disalurkan ke masyarakat (ekor)

735,000 338,000 374,850 110.90 51.00

Calon induk unggul ikan laut yang disalurkan ke masyarakat (ekor)

1,080 945 960 101.59 88.89

270 135 270 200.00 100.00 Calon induk

unggul ikan laut yang diproduksi (ekor)

2,400 500 360 72.00 15

Bibit rumput laut yang

didistribusikan ke masyarakat (kg)

40,000 - - - 0

Prasarana produksi dan usaha budidaya laut yang dikembangkan (unit)

1

-

- - 0

Sarana teknologi yg diproduksi

oleh UPT (unit) 4

- - - 0 Layanan

diseminasi teknologi PB (layanan)

5

- -

- 0

Terselenggaranya pengendalian dan pegawasan sumberdaya perikananan budidaya yang partisipatif lingkup BPBL Lombok

Jumlah sampel yang di uji dalam rangka

pelayanan laboratorium keskanling yang sesuai standar (sampel)

2000 880 2,146 243.86 107.3

Terwujudnya Tata Kelola

Pemerintahan yang baik Lingkup BPBL Lombok

Indeks profesionalitas ASN lingkup BPBL Lombok (%)

73 65 70.12 107.88 96.05

Porsentase penyelesaian LHP BPK BPBL Lombok (%)

100 -

- 0 Nilai rekon

kinerja lingkup BPBL Lombok (%)

90 -

- 0 Persentase

rekomendasi

hasil 65 65 94.87 145.95 145.95

(22)

19

pengawasan lingkup BPBL Lombok yang dokumen tindak lanjutnya telah tuntas (%) Persentase unit kerja yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar (%)

84 84 100 119.05 119.05

Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) lingkup BPBL Lombok (%)

89 80 86.75 108.44 97.47

Nilai Kinerja Anggaran (NKA) lingkup BPBL Lombok (%)

86 - - 0

Tingkat kepatuhan pengadaan Barang dan Jasa (%)

72.5 - - 0

Nilai Pengelolaan barang milik

negara (%) 72.5 - - 0

3.2. ANALISIS CAPAIAN KINERJA PENCAPAIAN SASARAN KEGIATAN 1 :

Ekonomi sektor perikanan budidaya meningkat lingkup BPBL Lombok 1. IKU NILAI PNBP LINGKUP BPBL LOMBOK

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah seluruh penerimaan pemerintah pusat yang

tidak berasal dari penerimaan perpajakan Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia

Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. PNBP BPBL Lombok diatur

dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2015 tentang jenis dan tarif atas jenis

penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan,

dimana Nilai PNBP BPBL Lombok berasal dari pendapatan yang dihitung dari penerimaan

umum, penerimaan fungsional, dan penerimaan lain-lain. Pada Triwulan II, capaian IKU ini

adalah Rp. 341.880.964,- atau 87,59% dari target PNBP sebesar Rp. 390.300.000,- Berikut

(23)

20

kami lampirkan tabel realisasi PNBP BPBL Lombok.

Gambar 4. Realisasi PNBP BPBL Lombok Triwulan II

Capaian PNBP pada Triwulan II Tahun 2021 turun sebesar 15,18% dibandingkan capaian PNBP Triwulan II Tahun 2020 karena pada Triwulan II Tahun 2021 benih yang diproduksi lebih diutamakan untuk kegiatan bantuan benih, adapun tampilan secara singkat atas capaian PNBP adalah sebagai berikut :

Tabel 4. Nilai PNBP BPBL Lombok

Nama SK :Ekonomi sektor perikanan budidaya BPBL Lombok meningkat Nama Indikator : Nilai PNBP BPBL Lombok

TW II 2021 Realisasi

TW II 2020

Perbandingan Realisasi TW II 2021 thd TW II 2020 (%)

Target 2021 Realisasi Terhadap Target Tahunan (%)

Target Realisasi Capaian

Rp

390.300.000 Rp.

341.880.964 87.59 % Rp.

403.066.740 - 15,18 742.335.000 46,05

(24)

21

PENCAPAIAN SASARAN KEGIATAN 2 :

PENGELOLAAN PERIKANAN BUDIDAYA YANG BERKELANJUTAN

2. IKU PRASARANA PRODUKSI LINGKUP BPBL LOMBOK YANG DITINGKATKAN FASILITASNYA

Prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya adalah berupa pembangunan dan rehabilitasi sarana dan prasarana yang terdapat di BPBL Lombok yang dimanfaatkan fasilitasnya untuk meningkatkan pelayanan publik kepada para pengguna jasa.

Peningkatan pelayanan publik tersebut dilakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan.

Pada Triwulan II sisa anggaran kegiatan IKU Prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya sebagian dialokasikan ke rencana lokasi instalasi telon elong, Lombok timur dan rehabilitasi hatchery bawal bintang dimana dalam tahap lelang.

Berikut adalah dokumentasi proses lelang rehabilitasi hatchery bawal bintang dan juga beberapa rehabilitasi yang telah dilaksanakan pada Triwulan I.

Gambar 5. Proses lelang rehabilitasi hatchery bawal bintang

(25)

22 Gambar 6. Penataan Halaman BPBL Lombok

Gambar 7. Rehabilitasi hatchery mutiara BPBL Lombok

(26)

23 Gambar 8. Rehabilitasi mess operator

IKU ini tidak bisa dibandingkan dengan IKU sebelumnya karena pada tahun 2020 tidak ada IKU Prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya.

Tabel 5. Tabel prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya Nama SK :Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana lingkup BPBL Lombok

Nama Indikator : Prasarana produksi lingkup BPBL Lombok yang ditingkatkan fasilitasnya

TW II 2021 Realisasi

TW II 2020

Perbandingan Realisasi TW II 2021 thd TW II 2020 (%)

Target 2021 Realisasi Terhadap Target Tahunan (%)

Target Realisasi Capaian

0 0 0% - - 1 0%

IKU ini didukung dengan anggaran sebesar Rp 2.000.000.000 dimana pada Triwulan II telah terealisasi sebesar Rp. 559.958.000 atau 28% dari Pagu yang digunakan untuk rehabilitasi prasarana produksi dan prasarana produksi, yaitu penataan dan pengawasan halaman BPBL Lombok, rehabilitasi dan pengawasan rehabilitasi hatchery mutiara sekotong, dan rehab serta pengawasan rehab mess operator.

Pada Triwulan II ini juga terjadi kendala berupa gagalnya tender rehab hatchery karena penawaran di bawah 80% HPS dimana hal tersebut tidak sesuai dengan evaluasi kewajaran berdasarkan Permen PUPR 14/2020 sehingga tidak ada penyedia yang lulus, maka tindak lanjut ke depannya adalah melakukan tender ulang berdasarkan hasil kaji ulang HPS &

Gambar perencanaan.

3. IKU SARANA DAN PRASARANA BIOFLOK YANG DIDISTRIBUSIKAN KE MASYARAKAT

Sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat merupakan penyaluran sarana dan prasarana bantuan pemerintah untuk budidaya ika nila/lele dengan sistem bioflok, kriteria untuk penyaluran bantuan sarana dan prasarana sistem bioflok ini adalah :

a.benih ikan ;

(27)

24

b.pakan ikan;

c. obat ikan dan vitamin;

d. prasarana, sarana, dan peralatan operasional e. peralatan perikanan.

Pada Triwulan II belum ada capaian IKU untuk sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat karena pada Triwulan II ini masih dalam proses survey dan identifikasi calon penerima.

Gambar 9. Identifikasi dan verifikasi sarpras bioflok yang didistribusikan ke masyarakat

Tabel 6. Tabel sarana dan prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat Nama SK : Pengelolaan Perikanan Budidaya yang berkelanjutan

Nama Indikator : Sarana dan Prasarana bioflok yang didistribusikan ke masyarakat

TW II 2021 Realisasi

TW II 2020

Perbandingan Realisasi TW II 2021 thd TW II 2020 (%)

Target 2021 Realisasi Terhadap Target Tahunan (%)

Target Realisasi Capaian

0 0 0 % 0 0 22 0

IKU ini didukung dengan anggaran sebesar Rp 4.400.000.000 dimana pada Triwulan II telah terealisasi sebesar Rp. 30.854.000 atau 0,70% dari Pagu yang digunakan untuk kegiatan survey dan identifikasi calon kelompok penerima.

Pada Triwulan II ini terdapat kendala berupa Terlambatnya usulan kelompok penerima bantuan

sehingga tindak lanjut untuk permasalahan ini adalah rekap usulan kelompok dari tenaga ahli

dan melaksanakan survey serta identifikasi calon kelompok dan calon lokasi yang sesuai dengan

juknis.

(28)

25

4. IKU SARANA DAN PRASARANA IKAN HIAS YANG DIDISTRIBUSIKAN KE MASYARAKAT

Sarana dan Prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat merupakan penyaluran sarana dan prasarana bantuan pemerintah untuk budidaya ikan hias. Kriteria bantuan sarana dan prasarana ikan hias ini adalah :

a. Benih ikan;

b. Pakan ikan;

c. Obat ikan dan vitamin;

d. Prasarana dan sarana budidaya ikan;

e. Peralatan perikanan;

Pada Triwulan II belum ada capaian IKU untuk sarana dan prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat karena pada Triwulan II masih dalam proses survey dan identifikasi.

Gambar 10. Identifikasi dan verifikasi sarpras ikan hias

Tabel 7.Sarana dan Prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat Nama SK : Pengelolaan Perikanan Budidaya yang berkelanjutan

Nama Indikator : Sarana dan Prasarana ikan hias yang didistribusikan ke masyarakat

TW II 2021 Realisasi

TW II 2020

Perbandingan Realisasi TW II 2021 thd TW II 2020 (%)

Target 2021 Realisasi Terhadap Target Tahunan (%)

Target Realisasi Capaian

0 0 0 % 0 0 15 0

IKU ini didukung dengan anggaran sebesar Rp 525.000.000 dimana pada Triwulan II telah

terealisasi sebesar Rp 3.900.000 atau 0,74% dari pagu yang digunakan untuk kegiatan

survey dan identifikasi kelompok.

(29)

26

Pada Triwulan II ini terdapat kendala yaitu masih berjalannya proses penetapan kelompok penerima dan penyusunan HPS dengan survey harga sehingga perlu dilakukan proses percepatan pengadaan Bansarpras ikan hias dengan berkoordinasi ke UKPBJ dan proses tender di LPSE

5. IKU KEBUN BIBIT RUMPUT LAUT YANG DISALURKAN KE MASYARAKAT

Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat merupakan penyaluran Kebun Bibit Rumput Laut dari bantuan pemerintah. Kriteria bantuan Kebun Bibit Rumput Laut ini adalah :

a. strain : kappaphycus alvarezzi/eucheuma cottonii

b. bibit hasil perbanyakan kultur jaringan yang dihasilkan oleh UPT DJPB atau kelompok pembibit rumput laut binaan UPT DJPB

c. Bibit starter E.Cottoni

d. Kesegaran Tahlus tidak berlendir dan patah e. Thalus bercabang banyak

f. Warna hijau/coklat/jingga,Bersih, tidak ditempeli lumut dan organisme lainnya

Pada Triwulan II belum ada capaian IKU untuk Kebun Bibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat karena pada Triwulan II masih dalam proses survey dan identifikasi.

Gambar 11. Identifikasi dan verifikasi Kebun Bibit Rumput Laut

(30)

27 Tabel 8. kebun bibit rumput laut yang disalurkan ke masyarakat

Nama SK : Pengelolaan Perikanan Budidaya yang berkelanjutan

Nama Indikator : Kebun Bbibit Rumput Laut yang disalurkan ke masyarakat

TW II 2021 Realisasi

TW II 2020

Perbandingan Realisasi TW II 2021 thd TW II 2020 (%)

Target 2021 Realisasi Terhadap Target Tahunan (%)

Target Realisasi Capaian

0 0 0 % 0 0 24 0

IKU ini didukung dengan anggaran sebesar Rp 1.200.000.000 dimana pada Triwulan II telah terealisasi sebesar Rp 24.627.805 atau 2,05% dari pagu yang digunakan untuk kegiatan survey dan identifikasi kelompok.

Pada Triwulan II ini terdapat kendala berupa keterlambatan proposal dari kelompok sehingga tindak lanjut ke depannya adalah melakukan koordinasi dengan penyuluh dan Dinas KP untuk melakukan percepatan penyusunan HPS dan penetapan kelompok.

6. IKU BENIH IKAN LAUT YANG DISALURKAN KE MASYARAKAT

Benih Ikan laut yang disalurkan ke masyarakat merupakan penyaluran Benih Ikan laut hasil produksi dari Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok kepada kelompok penerima bantuan.

Kriteria bantuan benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat adalah sebagai berikut :

-

Kakap putih ukuran minimal 2,5 cm

-

Bawal bintang ukuran minimal 2,5 cm

-

Ikan hias ukuran minimal 2 cm

-

Abalone ukuran minimal 1 cm

-

Tiram mutiara ukuran minimal 0,1 cm

Pada Triwulan II telah dilakukan penyaluran benih ikan sebanyak 374.850 ekor, berikut adalah tabel capaian bantuan dan dokumentasi bantuan benih ikan BPBL Lombok yang disalurkan ke masyarakat:

Tabel 9. Tabel capaian bantuan benih ikan laut yang disalurkan ke masyarakat N

O Bula n

Kabupat

en Kelompok

Komodit

as Jumlah

Tanggal

Distribusi No Bast Ket.

1

JANU ARI

Lombok Barat

Cantang Berkembang

Bawal Bintang

10,000

6 Januari 2021

001/BB/BPBL-

L/PB.150/I/2021

2 Lombok

Barat

Tanjung Harapan

Bawal Bintang

2,500

6 Januari 2021

002/BB/BPBL-

L/PB.150/I/2021

3 Lombok

Barat

Kembang Lamun

Bawal Bintang

2,500

6 Januari 2021

003/BB/BPBL-

L/PB.150/I/2021

4 Lombok

Timur

Ingin Maju Bawal Bintang

20,000

8 Januari 2021

004/BB/BPBL-

L/PB.150/I/2021 5 Lombok Beriuk Kakap 11 Januari 005/BB/BPBL-

(31)

28 Barat Bangkit Putih 20,000 2021 L/PB.150/I/2021

6 Lombok

Barat

Gunung Ketapang Jaya

Kakap Putih

10,500

15 Januari 2021

006/BB/BPBL- L/PB.150/I/2021

JUMLAH DISTRIBUSI/BULAN

65,500

Bawal : 35.000, kakap : 30.500 7

FEBR UARI

Lombok Barat

Kembang Lamun

Bawal Bintang

5,000

4 Februari 2021

007/BB/BPBL- L/PB.150/II/202

1

8 Sumbawa Bungin Baru

Bawal Bintang

10,000

17 Februari 2021

0494/BB/BPBL- L/PB.150/II/202

1

9 Sumbawa Mutiara Baru

Bawal Bintang

10,000

17 Februari 2021

0495/BB/BPBL- L/PB.150/II/202

1

1 0

Sumbawa Bungin Cemerlang

Bawal Bintang

10,000

17 Februari 2021

0496/BB/BPBL- L/PB.150/II/202

1

1 1

Sumbawa Seli Karang

Bawal Bintang

20,000

23 Februari 2021

0565/BB/BPBL- L/PB.150/II/202

1

1 2

Lombok Barat

Tunas Rahayu

Tiram Mutiara

20,000

23 Februari 2021

0568/BB/BPBL- L/PB.150/II/202

1

JUMLAH DISTRIBUSI/BULAN

75,000 Bawal Bintang : 55.000 Tiram Mutiara : 20.000

1 3

MARE T

Lombok Timur

Sentra Budidaya

Kakap Putih

30,000

2 Maret 2021

0651/BB/BPBL- L/PB.150/III/20

21

1 4

Lombok Timur

Jor Jaya Kakap Putih

14,500

3 Maret 2021

0666/BB/BPBL- L/PB.150/III/20

21

1 5

Lombok Tengah

Pemuda Bahari

Kakap Putih

10,000

3 Maret 2021

0665/BB/BPBL- L/PB.150/III/20

21

1 6

Lombok Tengah

Suke Mulye Kakap Putih

10,000

3 Maret 2021

0664/BB/BPBL- L/PB.150/III/20

21

JUMLAH DISTRIBUSI/BULAN 64,500

Kakap Putih : 64.500 1

7 APRI L

Lombok Timur

Ekas Berkarya

Bawal Bintang

10,000

15 April 2021

0991/BB/BPBL- L/PB.150/IV/202

1

1 8

Lombok Timur

Doyan Medaran

Bawal Bintang

10,000

15 April 2021

0990/BB/BPBL- L/PB.150/IV/202

1

JUMLAH DISTRIBUSI/BULAN 20,000

Bawal Bintang : 20.000 1

9 MEI

Lombok Tengah

Gerupuk Girang 1

Bawal Bintang

8,600

10 Mei 2021

1238/BB/BPBL- L/PB.150/V/2021

2 Lombok Mangrove Bawal 24 Mei 1317/BB/BPBL-

(32)

29 0 Barat Sejati I Bintang 26,250 2021 L/PB.150/V/2021 2

1

Sumbawa Mutiara Indah

Tiram Mutiara

10,000

31 Mei 2021

1425/BB/BPBL- L/PB.150/V/2021 2

2

Sumbawa Mutiara Ku Tiram Mutiara

10,000

31 Mei 2021

1426/BB/BPBL- L/PB.150/V/2021 2

3

Sumbawa Mutiara Utama

Tiram Mutiara

10,000

31 Mei 2021

1430/BB/BPBL- L/PB.150/V/2021

JUMLAH DISTRIBUSI/BULAN 64,850

Bawal Bintang : 34.850, tiram Mutiara : 30.000

2 4

JUNI

Lombok Barat

Bangun Bersama

Kakap Putih

20,000

14 Juni 2021

1566/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

2 5

Sumbawa Bungin Mandiri

Bawal Bintang

15,000

15 Juni 2021

1584/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

2 6

Bawal Bintang

5,000

15 Juni 2021

1585/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

2 7

Sumbawa Bungin Kita

Bawal Bintang

20,000

15 Juni 2021

1582/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

2 8

Sumbawa Bungin Bersama

Bawal Bintang

20,000

15 Juni 2021

1583/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

2 9

Lombok Timur

Geger Girang

Abalone 2,000

17 Juni 2021

1627/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

3 0

Lombok Tmur

Luang Galuh

Abalone 1,500

17 Juni 2021

1628/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

3 1

Lombok Timur

Tulung Jeleng

Abalone 1,500

17 Juni 2021

1629/BB/BPBL- L/PB.150/VI/202

1

JUMLAH DISTRIBUSI/BULAN 85,000

Bawal Bintang : 60.000, kakap putih : 20.000, abalone : 5.000

TOTAL BANTUAN BENIH TW II

374,850

gambar 12.dokumentasi bantuan benih ikan laut yang didistribusikan ke masyarakat

Gambar

Tabel 1. Jumlah pegawai BPBL Lombok berdasarkan pangkat/golongan per Juni 2021
Gambar 2. Jumlah pegawai BPBL Lombok berdasarkan pendidikan per Juni 2021
Tabel 2. Perjanjian kinerja BPBL Lombok Tahun 2021
Gambar 3. Screenshot aplikasi kinerjaku
+7

Referensi

Dokumen terkait

dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Sarana dan Prasarana

1a : Kelompok masyarakat, kelompok masyarakat hukum adat, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendidikan atau lembaga keagamaan mengajukan permohonan secara online

bahwa dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan bantuan sarana dan prasarana berbasis kelembagaan, perlu meninjau kembali Peraturan Direktur Jenderal Perikanan

Telah menerima barang Bantuan Prasarana dan Sarana Budidaya Berbasis Kelembagaan Tahun Anggaran 2017 dari Satker Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya, Direktorat Jenderal

Kegiatan prioritas bantuan benih merupakan kegiatan UPT kepada Kelompok Pembudidaya Ikan. Petunjuk teknis kegiatan bantuan benih ikan ini diharapkan mampu

Pada triwulan III tahun 2021, belum ada kendala yang berarti dalam proses pencapaian indikator kinerja utama Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon, walaupun masih terdapat sedikit

Mekanisme penyaluran bantuan pembayaran premi APPIK mulai dari pengusulan/permohonan, penetapan Pembudi Daya Ikan Kecil Penerima Bantuan Pemerintah Premi APPIK,

Guna mengukur keberhasilan pelaksanaan Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan,