Nama Sekolah SMK MULYA HUSADA
Mata Pelajaran Matematika
Kelas/Semester XII / Ganjil
Alokasi Waktu 20 Menit
Tujuan Pembelajaran
KD 3 KD 4
3.3 Menganalisis kaidah pencacahan,
permutasi dan kombinasi pada masalah
kontekstual
4.3 Menyajikan penyelesaian masalah
kontekstual berkaitan dengan
kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi IPK
3
IPK 4 Melalui pembelajaran kombinatorik,
peserta didik dapat Mengamati dan Menemukan Konsep aturan penjumlahan dan perkalian melalui masalah kontekstual
Melalui Pembelajaran kombinatorik peserta didik dapat Menerapkan konsep aturan penjumlahan dan
perkalian dalam
menyelesaikan masalah sehari - hari
Materi Pembelajaran Kaidah Pencacahan Aturan Penjumlahan dan Perkalian Pendekatan : Saintifik dan
(TPACK)
Model : Problem Based Learning (PBL)
Metode : ceramah, diskusi, penugasan, dan presentasi Produk : PELUANG
Deskripsi : Peserta didik secara kolaboratif dan berdiskusi menyajikan penyelesaian masalah kontekstual berkaitan dengan kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi
Langkah Pembelajaran:
A. PENDAHULUAN ( 2 Menit )
1. Peserta didik dikondisikan untuk siap dalam mengikuti pembelajaran
2. Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Alloh SWT dan berdoa untuk memulai pembelajaran (PPK - Religius )
3. Peserta didik diberikan motivasi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran serta diingatkan untuk selalu mejaga protokol kesehatan dimanapun berada
B. KEGIATAN INTI ( 6 Menit ) 1. Orientasi pada Masalah
a. Peserta didik dibentuk menjadi 3 atau 4 kelompok sesuai kondisi dan jumlah siswa. (4C-Collaboration)
b. Guru membagikan LKPD permasalahan terkait kaidah pencacahan dan menayangkan powerpoint tentang topik utama masalah yang akan menjadi bahan diskusi melalui LCD. (TPACK)
c. Peserta didik secara berkelompok menyimak dan mengobservasi powerpoint yang ditayangkan.
2. Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar
d. Peserta didik berdiskusi di kelompok masing-masing untuk mengidentifikasi permasalahan yang terdapat pada LKPD dengan bimbingan guru. (4C- Communication, HOTS)
3. Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok e. Peserta didik dibimbing untuk menyelesaikan
permasalahan yang terdapat pada LKPD dalam kelompoknya.(4C-Collaboration, Critical Thinking, Creative)
f. Peserta didik berdiskusi dengan bimbingan guru untuk memanfaatkan sumber belajar yang sudah ditemukan dan diterapkan pada penyelesaian masalah hingga disusun menjadi sebuah penyelesaian yang padu Media, Alat dan Sumber
Belajar:
1. Media : Power Point 2. Alat : laptop, LCD, speaker
aktiv 3. Sumber :
- Kasmina, Toali. 2016.
Matematika untuk
SMK/MAK Kelas XII.
Jakarta: Penerbit Erlangga.
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018.
Matematika Kelas XII Edisi Revisi. Jakarta: PT Gramedia
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
dan kesepakatan oleh seluruh anggota kelompok. (4C- Critical Thinking, Creative)
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
g. Peserta didik menemukan dan menyimpulkan hasil diskusi pada LKPD dan mencatatnya pada buku tulis masing-masing.
h. Peserta didik dibimbing untuk menyelesaikan LKPD dan mengirim hasilnya hingga siap untuk dipresentasikan 5. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan
Masalah
i. Peserta didik memberikan masukan dan saling mengoreksi hasil presentasi kelompok lain. (4C- Communication, Collaboration)
j. Peserta didik diberikan penghargaan telah melaksanakan presentasi dan melakukan tanya jawab
C. PENUTUP ( 2 Menit )
1. Peserta didik diberikan penguatan tentang hasil kesimpulan yang telah disampaikan
2. Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung. (4C-Communication) 3. Peserta didik diberikan informasi tentang materi yang
akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4. Peserta didik dan guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan salam dan berdoa. (PPK-religius)
Asesmen:
Aspek Teknik Penilaian Instrumen Penilaian
Sikap Observasi Lembar Observasi
Pengetahuan Tes Tertulis Pilihan Ganda, Norma/Pedoman
Penilaian, Kunci Jawaban
Keterampilan Kinerja/Unjuk Kerja Rubrik Penilaian, Pedoman Penilaian
Banyumas , 14 Juni 2022 Guru Mapel
Indra Margi Prasetyo, S.Pd.
Lampiran-lampiran 1. Bahan Ajar
2. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 3. Media Pembelajaran
4. Instrumen Penilaian/Evaluasi
BAHAN AJAR
Kaidah Pencacahan Aturan Penjumlahan dan Aturan Perkalian
A. Aturan Penjumlahan
Misalkan, ada 𝑘1 cara melakukan kegiatan 1, 𝑘2 cara melakukan kegiatan 2, ..., 𝑘𝑛 cara melakukan kegiatan n , dimana semua kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan bersamaan, maka banyak cara melakukan seluruh kegiatan adalah:
𝑘1+ 𝑘2 + 𝑘3+ . . . +𝑘𝑛 cara untuk tepat melakukan satu kegiatan tersebut Kapan digunakan aturan penjumlahan?
Aturan penjumlahan biasanya dipakai untuk beberapa kejadian yang tidak sekaligus terjadi Contoh 1
Zafran memiliki 3 mobil, 2 sepeda motor dan 4 sepeda. Berapa cara Zafran dapat ke kantor dengan kendaraannya?
Penyelesaian:
Perhatikan bahwa Zafran hanya dapat menggunakan salah satu kendaraan (tidak dapat menggunakannya bersamaan).
Jadi, dengan aturan penjumlahan banyak cara Zafran pergi ke kantor dengan kendarannya adalah:
3 + 2 + 4 = ada 9 cara.
Contoh 2
Dava hendak mendengarkan lagu, terdiri dari 5 lagu irama dangdut, 4 lagu irama pop dan 2 irama rock. Berapa cara ia dapat memilih lagu yang akan didengar?
Penyelesaian:
Dava hanya dapat mendengar salah satu lagu (tidak dapat mendengarkannya secara bersamaan).
Jadi, dengan aturan penjumlahan, banyak cara Dava memilih lagu yang akan didengarnya adalah:
5 + 4 + 2 = 11 cara B. Aturan Perkalian
Misalkan, ada 𝑘1 cara melakukan kegiatan 1, 𝑘2 cara melakukan kegiatan 2, ..., 𝑘𝑛 cara melakukan kegiatan n, dimana semua kegiatan tersebut dilakukan bersamaan, maka banyak cara melakukan seluruh kegiatan adalah:
𝑘1× 𝑘2× 𝑘3× . . .× 𝑘𝑛 Kapan digunakan aturan perkalian?
Aturan perkalian dipakai jika:
1. Ada satu kegiatan terdiri dari beberapa tahap.
2. Ada beberapa kegiatan berbeda yang semuanya harus dilakukan.
Contoh 1
Agung mempunyai 7 buah kaus, 5 buah celana panjang dan 3 buah jaket. Tentukan banyaknya variasi pakaian yang dapat dipakai Agung?
Penyelesaian:
Agung dapat memakai kaus, celana panjang, dan jaket secara bersamaan.
Jadi, dengan aturan perkalian banyak variasi pakaian yang dapat dipakai Agung adalah:
Kaus Celana Panjang Jaket
7 5 3
= 7 x 5 x 3
= 105 variasi
Contoh 2.
Suatu menu makan siang terdiri dari sayur, lauk, buah dan minuman masing-masing satu macam. Jika terdapat 5 macam sayur, 4 macam lauk, 3 macam buah dan 2 macam minuman.
Berapakah banyaknya menu makan siang yang dapat dipilih?
Penyelesaian:
Dengan aturan perkalian banyak menu yang dapat dipilih adalah:
Banyaknya cara memilih
Sayur Lauk Buah Minuman
5 4 3 2
= 5 x 4 x 3 x 2
= 120 menu
C. Pemantapan Aturan Penjumlahan dan Perkalian Soal No. 1
Tentukan banyak bilangan ribuan yang dibentuk dari angka 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 dengan syarat tidak ada angka yang berulang.
Penyelesaian:
Karena kita akan membentuk bilangan ribuan (4 angka berbeda), maka kita sediakan 4 kotak.
Kotak pertama untuk angka ribuan. Dari angka angka 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan 6, angka yang dapat digunakan untuk ribuan adalah 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. Jadi, banyak angka untuk ribuan adalah 6 pilihan angka.
Kotak kedua untuk angka ratusan. Salah satu dari angka yang tersedia yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 telah kita gunakan untuk angka ribuan, maka sisa angka untuk ratusan adalah 6 pilihan angka.
Kotak ketiga untuk angka puluhan. Dua angka telah kita gunakan untuk ribuan dan ratusan, maka angka yang tersisa untuk puluhan adalah 5 pilihan angka.
Kotak keempat untuk satuan. Tiga angka telah kita gunakan untuk ribuan, ratusan dan puluhan, maka angka yang tersisa untuk satuan adalah 4 pilihan angka.
Untuk lebih jelasnya perhatikan pengisian kotak berikut:
Banyaknya angka yang tersedia ada 7 ( 0 , 1, 2, 3, 4, 5, 6 )
Ribuan Ratusan Puluhan Satuan
6 6 5 4
= 6 × 6 × 5 × 4
= 720 bilangan Soal No. 2
Dari 10 orang siswa akan dipilih masing-masing satu orang untuk menjabat sebagai Ketua, Wakil, Sekretaris dan Bendahara. Tentukan banyak pilihan yang mungkin.
Penyelesaian:
Kita akan memilih 4 orang maka kita sediakan 4 kotak.
Dari 10 orang dipilih 4 orang sebagai
Ketua Wakil Sekretaris Bendahara
8 9 8 7
= 10 × 9 × 8 × 7
= 5040 pilihan.
Soal No. 3
Bu Erna yang tinggal di Jakarta ingin pergi ke Eropa via Turki. Rute dari Jakarta ke Turki ada 5 rute penerbangan. Rute dari Turki ke Eropa ada 6 rute penerbangan. Banyak semua pilihan rute penerbangan dari Jakarta ke Eropa pergi pulang jika tidak boleh melalui rute yang sama adalah ...
Penyelesaian:
Rute pergi: Jakarta – Turki – Eropa Jakarta – Turki = 5 rute
Turki – Eropa = 6 rute
Seluruh rute pergi = 5 x 6 = 30 rute Rute pulang: Eropa – Turki – Jakarta
(tidak boleh melalui rute yang sama, maka setiap rute dikurangi 1) Eropa – Turki = 5 rute
Turki – Jakarta = 4 rute
Seluruh rute pulang = 5 x 4 = 20 rute
Jadi, seluruh rute pergi-pulang = rute pergi x rute pulang yaitu 30 x 20 = 600 pilihan rute.
D. Soal Evaluasi
Kerjakanlah Soal-soal berikut secara berkelompok! Selamat Belajar.
1.
Ahmad dan Budi adalah calon ketua OSIS di suatu SMK, sedangkan, Cici, Desi dan Evi adalah calon bendahara, serta Fani dan Gani adalah calon sekretaris. Tentukanlah banyaknya kemungkinan pasangan pengurus inti OSIS di SMK tersebut ?2. Pak Andi ingin membuat password pada akun gmailnya yang baru. Password yang akan dibuat Pak Andi terdiri dari 8 karakter berbeda terdiri dari 1 huruf kapital , 1 huruf kecil dan 6 angka berbeda. Tentukan banyak pilihan password yang dapat dibuat oleh Pak Andi ?
3. Tentukanlah banyaknya bilangan yang terdiri atas tiga angka berlainan yang dapat disusun dari angka-angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 jika bilangan itu nilainya harus:
(a). Genap (b). Ganjil
PERANGKAT PENILAIAN
1. Penilaian Sikap
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Kaidah Pencacahan Hari, tanggal : ...
Berikan skor pada kolom aspek penilaian sesuai dengan rubrik penilaian sikap.
No Nama Peserta
didik
Keaktifan Bekerja
sama Toleran Jumlah Skor
Nilai
Akhir Predikat 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Rubrik penilaian sikap:
Aspek yang dinilai
Kriteria
1 2 3 4
1. Keaktifan Peserta didik tidak aktif
dalam pembelajaran
Peserta didik kurang aktif
dalam pembelajaran
Peserta didik terlibat aktif
dalam pembelajaran tetapi belum ajeg
Peserta didik selalu terlibat aktif dalam pembelajaran
2. Bekerja sama
Peserta didik tidak bekerja
sama dalam kegiatan kelompok
Peserta didik kurang bekerja sama
dalam kegiatan kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kegiatan
kelompok tetapi belum ajeg
Peserta didik selalu bekerja sama dalam
kegiatan kelompok 3. Toleran Peserta didik
tidak toleran terhadap perbedaan
pendapat
Peserta didik kurangtoleran
terhadap perbedaan
pendapat
Peserta didik toleran terhadap
perbedaan pendapat tetapi belum ajeg
Peserta didik selalu toleran
terhadap perbedaan
pendapat
Nilai Akhir = 𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡
× 𝟏𝟎𝟎
𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐌𝐚𝐤𝐬𝐢𝐦𝐮𝐦
Keterangan: A : Sangat Baik jika nilai akhir > 85 B : Baik jika nilai akhir 81- 85 C : Cukup jika nilai akhir 72 80 D : Kurang jika nilai akhir < 72
2. Penilaian Pengetahuan
Kisi-kisi soal Evaluasi
IPK Indikator Soal HOTS/
LOTS Teknik
Penilaian Bentuk Instrum
en
No soal Menganalisis kaidah
pencacahan, permutasi dan kombinasi pada masalah kontekstual
Menganalisis banyaknya kemungkinan pasangan dari beberapa orang yang tersedia
HOTS
(C4) Tes Esay 1
Menyajikan
penyelesaian masalah kontekstual berkaitan dengan
kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi
Menyajikan banyak pilihan yang mungkin dari
kombinasi angka dan huruf sesuai aturan yang
disyaratkan
HOTS
(C5) Tes Esay 2
Menyajikan
penyelesaian masalah kontekstual berkaitan dengan
kaidah pencacahan, permutasi dan kombinasi
Menyajikan bilangan yang terdiri dari tiga angka dari beberapa angka yang disediakan
HOTS
(C5) Tes Esay 3
Soal Evaluasi Kaidah Pencacahan Kerjakan dengan baik dan benar
1. Ahmad dan Budi adalah calon ketua OSIS di suatu SMK, sedangkan, Cici, Desi dan Evi adalah calon bendahara, serta Fani dan Gani adalah calon sekretaris. Tentukanlah banyaknya kemungkinan pasangan pengurus inti OSIS di SMK tersebut ?
2. Pak Andi ingin membuat password pada akun gmailnya yang baru. Password yang akan dibuat Pak Andi terdiri dari 8 karakter berbeda terdiri dari 1 huruf kapital , 1 huruf kecil dan 6 angka berbeda. Tentukan banyak pilihan password yang dapat dibuat oleh Pak Andi ?
3. Sajikanlah banyaknya bilangan yang terdiri atas tiga angka berlainan yang dapat disusun dari angka-angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 jika bilangan itu nilainya harus:
(a). Genap (b). Ganjil
Kunci Jawaban dan Rubrik Penskoran Evaluasi Aturan Pencacahan 1. Dengan menggunakan aturan perkalian maka kita peroleh:
Ketua Sekretaris Bendahara
2 3 2
Banyak kemungkinan susunan pengurus adalah 2 × 3 × 2 = 12
Susunan pengurus OSIS yang mungkin kita sajikan dengan Menggunakan Diagram Pohon atau Diagram Cabang. Jika calon ketua kita misalkan A, B, calon bendahara kita misalkan C, D, E dan calon sekretaris kita misalkan F , G, H maka banyak susunan pengurus OSIS adalah : 2 × 3 × 2 = 12
2. Diketahui : 8 karakter berbeda terdiri dari 1 huruf kapital , 1 huruf kecil dan 6 angka berbeda Banyaknya huruf kapital = 26 huruf
Banyaknya huruf kecil = 26 huruf
Banyaknya angka = 0, 1 , 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 = 10 angka Banyaknya kemungkinan
Huruf Kapital
Huruf Kecil
Angka Angka Angka Angka Angka Angka
26 26 10 9 8 7 6 5
Total banyaknya password yang mungkin adalah = 26 × 26 × 10 × 9 × 8 × 7 × 6 × 5 = 102.211.200
3. a. Banyak bilangan genap yang terdiri atas tiga angka yang dapat disusun dari angka-angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 dengan angka-angkanya tidak boleh muncul berulang.
Ratusan Puluhan Satuan
( 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ) ( 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ) ( 2, 4, 6, 8 )
Ada 7 Ada 8 Ada 4
Sebuah bilangan kita ketahui merupakan bilangan genap, dapat kita perhatikan satuan bilangan tersebut. Sehingga untuk soal sepert ini kita mulai bekerja dari satuan. Banyak angka yang mungkin jadi satuan agar bilangan itu genap ada sebanyak angka yaitu 2 , 4 , 6 , 8
Banyak angka yang mungkin jadi puluhan ada sebanyak 9 angka yaitu tetapi satu angka sudah dipakai untuk jadi satuan sehingga angka yang mungkin untuk jadi puluhan hanya ada 8 pilihan.
Banyak angka yang mungkin jadi ratusan ada sebanyak 9 angka, tetapi dua angka sudah dipakai untuk jadi satuan dan puluhan sehingga angka yang mungkin untuk jadi ratusan hanya ada 7 pilihan.
Total banyak bilangan genap yang mungkin yang terdiri atas tiga angka dan tidak ada angka berulang adalah 7 × 8 × 4 = 224
b. Banyak bilangan ganjil yang terdiri atas tiga angka yang dapat disusun dari angka- angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 dengan angka-angkanya tidak boleh muncul berulang.
Ratusan Puluhan Satuan
( 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ) ( 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ) ( 1, 3, 5, 7, 9 )
Ada 7 Ada 8 Ada 5
Sebuah bilangan kita ketahui merupakan bilangan ganjil, dapat kita perhatikan satuan bilangan tersebut. Sehingga untuk soal sepert ini kita mulai bekerja dari satuan. Banyak angka yang mungkin jadi satuan agar bilangan itu ganjil ada sebanyak 5 angka yaitu ( 1, 3, 5, 7, 9 )
Banyak angka yang mungkin jadi puluhan ada sebanyak 9 angka yaitu ( 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ) (tetapi satu angka sudah dipakai untuk jadi satuan sehingga angka yang mungkin untuk jadi puluhan hanya ada 8.
Banyak angka yang mungkin jadi ratusan ada sebanyak 9 angka yaitu ( 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 ), tetapi dua angka sudah dipakai untuk jadi satuan dan puluhan sehingga angka yang mungkin untuk jadi ratusa hanya ada 7
Total banyak bilangan yang mungkin yang terdiri atas tiga angka dan tidak ada angka berulang adalah 7 × 8 × 5 = 280 bilangan.
Rekap Nilai Pengetahuan:
Kelompok Nama Peserta Didik Nilai LKPD Nilai
Evaluasi Nilai Akhir Pengetahuan 1.
2.
3.
4.
Pedoman Penilaian Pengetahuan :
Nilai Akhir = 𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 𝐋𝐊𝐏𝐃+ (𝟐×𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 𝐄𝐯𝐚𝐥𝐮𝐚𝐬𝐢) 𝟑
Nilai Evaluasi =
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒖𝒎
× 𝟏𝟎𝟎
3. Penilain Keterampilan
Lembar Pengamatan Keterampilan Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Kaidah Pencacahan Hari, tanggal : ...
Kelp Nama siswa
LKPD Presentasi
Jumlah
Skor NA
Ketepatan Jawaban Ketepatan Waktu Kreativitas Percaya Diri Bertanya dan Berpendapat Menjawab pertanyaan
1
2
3
4
Pedoman Penskoran dan Penilaian
Nilai Evaluasi =
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒖𝒎
× 𝟏𝟎𝟎
LKPD
Rubrik penilaian LKPD dan Presentasi:
Aspek yang dinilai Kriteria
1 2 3 4
Penyelesaia n masalah dari LKPD
1. Ketepatan
jawaban Jawaban pada LKPD tidak sesuai tujuan
Jawaban pada LKPD sedikit
tepat sesuai tujuan
Jawaban pada LKPD kurang tepat sesuai tujuan
Jawaban pada LKPD sangat
tepat sesuai tujuan 2. Ketepatan
waktu LKPD belum LKPD belum Kelompok LKPD selesai
dikerjakan saat selesai saat waktu mengumpulkan sebelum waktu
waktu habis habis terlambat habis/ tepat
waktu 3. Hasil
pekerjaan LKPD
Kelompok tidak mengerjaka
n LKPD
Kelompok kurang mampu mengidentifikasi permasalahan dan
kurangmampu mengerjakan LKPD dengan baik
Kelompok mampu Mengidentifikasi
permasalahan tetapi tidak
mampu mengerjakan LKPD dengan baik
atau sebaliknya
Kelompok mampu mengidentifikasi permasalahan dan
mengerjakan LKPD dengan baik
Presentasi 1. Percaya
diri Perwakilan kelompok
tidak mampu presentasi
Perwakilan kelompok presentasi tidak percaya
diri
Perwakilan kelompok presentasi dengan kurang
percaya diri
Perwakilan kelompok presentasi dengan sangat percaya
diri 2. Bertanya
dan berpen dapat
Kelompok tidak bertanya dan
berpendapat
Kelompok jarang bertanya dan
berpendapat
Kelompok sering bertanya dan
berpendapat tetapi sebagian
diluar kontek
s
Kelompok sering bertanya dan berpendapat sesuai dengan
konteks
3. Menjawa b
pertanya an
Kelompok tidak menjawab pertanyaan
Kelompok menjawab pertanyaan tetapi
tidak tepat
Kelompok menjawab pertanyaan tetapi
kurang tepat
Kelompok menjawab pertanyaan dengan sangat
tepat
LKPD
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Satuan Pendidikan : SMK Mulya Husada Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Materi/Pokok Bahasan/SP : Aturan Pencacahan ( Aturan
Penjumlahan dan Aturan Perkalian )
Kelompok : ………
Kelas : ………
Angggota Kelompok : 1. ………
2. ………
3. ………
4 . ………...
1. Melalui pembelajaran kombinatorik, peserta didik dapat Mengamati dan Menemukan Konsep aturan penjumlahan dan perkalian melalui masalah kontekstual
2. Melalui Pembelajaran kombinatorik peserta didik dapat Menerapkan konsep aturan penjumlahan dan perkalian dalam menyelesaikan masalah sehari - hari
Petunjuk penggunaan LKPD:
1. Bacalah setiap ilustrasi yang diberikan
2. Diskusikan setiap permasalahan bersama teman kelompoknya 3. LKPD diisi secara berkelompok berdasarkan diskusi kelompok
4. Mintalah bantuan guru jika mendapatkan kesulitan dalam masalah yang diberikan
Kegiatan 1
Menemukan konsep aturan penjumlahan
Zafran memiliki 3 mobil, 2 sepeda motor dan 4 sepeda. Berapa cara Zafran dapat ke kantor dengan kendaraannya? Mari bantu menjawab rasa penasaran Zafran
Diketahui : Penyelesaian:
Perhatikan bahwa Zafran hanya dapat menggunakan salah satu kendaraan (tidak dapat menggunakannya bersamaan).
Jadi, dengan aturan penjumlahan banyak cara Zafran pergi ke kantor dengan kendarannya adalah:
... + ... + ... = ada ... cara.
Mari Belajar
A. Identitas
B. Tujuan Pembelajaran
C. Petunjuk
D. Uraian Kegiatan
LKPD
Kegiatan 2
Menemukan Konsep Aturan Perkalian
Agung mempunyai 7 buah kaus, 5 buah celana panjang dan 3 buah jaket. Tentukan banyaknya variasi pakaian yang dapat dipakai Agung?
Penyelesaian:
Agung dapat memakai kaus, celana panjang, dan jaket secara bersamaan.
Jadi, dengan aturan perkalian banyak variasi pakaian yang dapat dipakai Agung adalah:
Kaus Celana Panjang Jaket
... ... ...
= ... × ... × ....
= ... variasi
1.
Ahmad dan Budi adalah calon ketua OSIS di suatu SMK, sedangkan, Cici, Desi dan Evi adalah calon bendahara, serta Fani dan Gani adalah calon sekretaris. Tentukanlah banyaknya kemungkinan pasangan pengurus inti OSIS di SMK tersebut ?2. Pak Andi ingin membuat password pada akun gmailnya yang baru. Password yang akan dibuat Pak Andi terdiri dari 8 karakter berbeda terdiri dari 1 huruf kapital , 1 huruf kecil dan 6 angka berbeda. Tentukan banyak pilihan password yang dapat dibuat oleh Pak Andi ? 3. Tentukanlah banyaknya bilangan yang terdiri atas tiga angka berlainan yang dapat disusun
dari angka-angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 jika bilangan itu nilainya harus:
(a). Genap (b). Ganjil
Sampaikan jawaban dari hasil diskusi kelompok kalian di depan kelas dengan baik.
Ayo Berbagi
Mari Kita Simpulkan
E. Ayo Berlatih