• Tidak ada hasil yang ditemukan

WAKE UP MORNING DAILY TRUST 24 April 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "WAKE UP MORNING DAILY TRUST 24 April 2014"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

www.trust.co.id 1

Indikator Pasar Ulasan Pasar

Pergerakan IHSG

Market News Highlight

Source: BI, IDX, Bloomberg, Reuters, Chartnexus, TrustOnline

IHSG tak mampu bertahan di zona hijau...

Negatifnya laju bursa saham Asia yang dimotori Indeks HSI, Shanghai, dan indeks saham Asia lainnya memberikan pengaruh yang kurang baik bagi IHSG. Harapan volume beli masih bisa bertahan sehingga IHSG berpeluang bertahan di zona hijaunya meski tipis pun tidak terjadi. Pelaku pasar bukannya menambah aksi beli malah menambah aksi jual sehingga IHSG pun gagal membuat pola yang sama seperti sehari sebelumnya. Apalagi beredar kabar mengenai beberapa penyebab terdepresiasinya Rupiah semakin menambah sentimen negatif. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4916,90 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4887,27 (level terendahnya) jelang akhir sesi 1 dan berakhir di level 4893,15. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Estimasi Pergerakan IHSG

Pada perdagangan Kamis (24/4) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4875-4885 dan resisten 4924-4926. Gravestone doji bertahan di atas middle bollinger band (MBB). MACD masih bergerak landai dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai berkurang kenaikannya. Laju IHSG bertahan di atas kisaran target support (4850-4869) dan juga sempat berada di atas kisaran target resisten (4908-4918). Maraknya sentimen negatif dan tingginya minat jual dapat membuat IHSG melanjutkan pelemahannya namun, diharapkan dapat terbatas sehingga tidak membuka tren pelemahan.

• Laju nilai tukar Rupiah masih dalam zona merah seiring respon negatif pelaku pasar terhadap spekulasi hasil Pemilu Legislatif dan kemungkinan koalisi yang akan terbentuk. Di sisi lain, masih adanya kekhawatiran akan membesarnya defisit neraca perdagangan Indonesia yang diikuti defisit neraca berjalan turut membuat Rupiah terdepresiasi. Laju Rupiah di bawah level support 11512. Rp11628-11572 (kurs tengah BI).

• Hampir mayoritas laju bursa saham Asia kecuali Nikkei dan ASX mengalami pelemahan seiring dengan respon negatif pelaku pasar terhadap rilis pertumbuhan private manufacturing China yang di bawah harapan pasar sehingga memberikan kesan masih adanya perlambatan di China. Padahal sebelumnya adanya pengumuman PboC terhadap turunnya reserve requirement dari beberapa bank di China membuat beberapa indeks China mampu menguat. Naiknya CPI Australia dan respon positif pelaku pasar Jepang terhadap rilis kinerja emiten AS Q1-14 mampu mempertahankan Nikkei dan ASX di zona hijau.

• Laju bursa saham Eropa berbalik melemah seiring turunnya harga saham-saham industrial goods dengan maraknya ekspektasi kinerja Q1-14 akan berada di bawah estimasi. Turunnya beberapa indeks manufaktur Perancis dan penyaluran kredit di Inggris semakin menambah sentimen negatif sehingga sentimen posiitf dari rilis kenaikan beberapa indeks manufaktur di Zona Euro dan Jerman kian terhalangi. Di sisi lain, meski Jerman merilis kenaikan beberapa indeks manufakturnya namun, terhalangi dengan maraknya aksi jual pada saham-saham teknologi, otomotif, dan telekomunikasi.

• Laju bursa saham AS seperti perkiraan kami sebelumnya dimana bergerak variatif cenderung melemah

setelah pelaku pasar ikut terimbas pelemahan laju bursa saham Asia dan Eropa. Rilis pertumbuhan MBA

mortgage application yang menunjukkan penurunan dan diiringi dengan rilis data manufaktur serta new

home sales yang juga melemah memberikan tambahan sentimen negatif. Tidak hanya itu, mulai adanya

berita negatif dan rilis kinerja beberapa emiten yang di bawah estimasi a.l Netflix Inc., AT7T Inc., hingga

Amgen Inc. semakin menambah sentimen negatif.

(2)

www.trust.co.id 2

LPKR akan bagikan dividen 26,05% dari laba bersih

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyebar dividen final tahun 2013 sebesar Rp 320 miliar atau Rp 13,87 per saham. Jumlah itu setara dengan 26,05% dari laba bersih 2013 yang sebesar Rp 1,2 triliun. Jumlah dividen itu lebih tinggi dari tahun 2012 yang sebesar Rp 270 miliar atau 25,47% dari laba bersih. Kebijakan pembagian dividen LPKR di laporan keuangan sekitar 35% dari laba bersih namun, karena LPKR masih punya banyak rencana ekspansi sehingga sebagian laba juga dialokasikan untuk belanja modal. Sebagai informasi, LPKR membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp 6,66 triliun, naik 8% YoY. Sementara laba bersihnya mencapai Rp 1,23 triliun naik 16%

YoY. Diperkirakan rentang support 1035-1050 dan resistance 1085-1095. Lower spinning dekati lower bollinger band. RSI, William's %R, dan Stochastic’s masih tertahan di area oversold.

Pendapatan BWPT Q1-14 tumbuh 33%

PT BW Plantations Tbk (BWPT) menghitung adanya pertumbuhan pendapatan sekitar 33% dari Rp 268,86 miliar di Q1-13 menjadi Rp 363,52 miliar pada Q1-14 dengan kontribusi CPO paling besar.

Pada Q1-13, BWPT meraih laba Rp 36,175 miliar dan di Q1-14 meraih sekitar Rp 72,35 miliar.

BWPT tampak diuntungkan dengan harga jual CPO yang perlahan kembali pulih. Harga rata-rata penjualan CPO tercatat meningkat 36% dari Rp 6,2 juta per ton menjadi Rp 8,2 juta per ton.

Sedangkan, produksi CPO BWPT meningkat 8,2% dari 30.195 menjadi 32.670 di Q1-14. Lalu, produksi TBS bertumbuh 10,3% dari 145.744 ton menjadi 160.755 ton. Terakhir, kernel naik 3% dari 5.396 ton menjadi 5.557 ton. Untuk tahun 2014, BWPT menargetkan kenaikan produksi CPO sebanyak 25%. Diperkirakan rentang support 1330-1350 dan resistance 1385-1400. White marubozu dekati upper bollinger band. RSI, William's %R, dan Stochastic’s bertahan kenaikannya.

PBRX tingkatkan kapasitas produksi

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) tahun ini memperkuat ekspansi usaha melalui kesiapan membangun empat pabrik di wilayah Boyolali dengan persiapan capex US$30 juta. Keempat pabrik merupakan rangkaian rencana ekspansi tujuh pabrik baru yang disiapkan di JaTeng hingga 2016 dengan total capex US60 juta. Sebanyak 85% anggaran tersebut akan didanai dari right issue. Dalam tiga tahun ke depan PBRX berusaha meningkatkan kapasitas produksi, di dukung pembangunan pabrik baru yang berpotensi menyerap 20.000 tenaga kerja. Saat ini produksi dari pabrik Boyolali 70%, ke depan akan mencapai 90% dari total grup Tangerang, Sragen, dan Sukabumi. PBRX itu merupakan pemasok pakaian bermerek internasional dengan pasar utama di Amerika Serikat (35%), Eropa (30%) dan pasar Asia (35%). Saat ini pabrik di Boyolali menyuplai 15 merek pakaian a.l. Calvin Klein, Tom Tailor, The Nort Face dan Hugo Boss. Sementara total group telah menyuplai sedikitnya 30 merek tenar seperti Nike, Adidas, H & M, United Color of Benetton dan lainnya. Diperkirakan rentang support 400-410 dan resistance 420-425. White marubozu dekati middle bollinger band. RSI, William's %R, dan Stochastic’s cenderung naik di atas area oversold.

EXCL tetap bagikan dividen

Meskipun mengalami kemerosotan keuntungan, PT XL Axiata Tbk (EXCL) tetap membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan porsi 30% dari raihan laba bersih 2013 atau sejumlah Rp 309,6 miliar. Adapun nilai dividen per sahamnya yakni Rp 64 per lembarnya. Berikut jadwal pembagian dividen EXCL: Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi : 13 Mei 2014;

Tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi : 14 Mei 2014; Tanggal cum dividen di pasar tunai : 19 Mei 2014; Tanggal ex dividen di pasar tunai : 20 Mei 2014; Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai : 19 Mei 2014; dan Tanggal pembayaran dividen : 4 Juni 2014. Diperkirakan rentang support 4950-4960 dan resistance 5050-5075. Spinning dekati upper bollinger band. RSI, William's %R, dan Stochastic’s mulai terbatas di bawah area overbought.

Pemerintah belum putuskan merjer BBTN dan BMRI

Pemerintah belum memutuskan untuk menggabungkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ke dalam kelompok usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sekretaris Kabinet telah mengirimkan surat kepada sejumlah pihak terkait baik dari kalangan menteri dan dirut bank tentang penundaan rencana merger BBTN dan BMRI. Pihak Istana menyebutkan para menteri tidak bisa mengeluarkan keputusan apapun terkait penggabungan BBTN dan BMRI sebelum rencana merjer tersebut memenuhi seluruh aturan perundangan dan disepakati seluruh unsur kabinet. Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, menegaskan penggabungan BBTN dan BMRI harus melalui kajian yang komprehensif sesuai mekanisme yang berlaku dalam berbagai peraturan terkait BUMN dan peraturan terkait akuisisi bank dan juga meminta agar tidak ada publikasi dan pernyataan terkait merjer 2 bank itu sebelum seluruh persyaratan penggabungan BUMN dan akuisisi bank telah dipenuhi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Berita Emiten

Source: Chartnexus, t-online, & media online, diolah

(3)

www.trust.co.id 3 Stocks View

BoW : Buy on Weakness TB : Trading Buy TS : Trading Sell BAH : Buy And Hold

Code Open High Low Close Prev ∆% S1 S2 S3 Pivot R1 R2 R3 Spt Rst Rec PER

AALI 28,450 29,100 28,450 29,100 28,275 2.92 28,450 28,125 27,800 28,775 29,100 29,425 29,750 28,450 29,425 TB 22.94 BWPT 1,335 1,365 1,335 1,365 1,335 2.25 1,335 1,320 1,305 1,350 1,365 1,380 1,395 1,335 1,380 TB 43.62 LSIP 2,370 2,450 2,370 2,420 2,360 2.54 2,355 2,323 2,275 2,403 2,435 2,483 2,515 2,355 2,483 TB 18.79 SIMP 940 985 935 970 935 3.74 930 908 880 958 980 1,008 1,030 930 1,008 SoS 25.62 SSMS 1,155 1,165 1,140 1,145 1,145 0.00 1,138 1,126 1,113 1,151 1,163 1,176 1,188 1,138 1,176 TS 12.52

ADRO 1,015 1,070 1,010 1,070 1,010 5.94 1,013 981 953 1,041 1,073 1,101 1,133 1,013 1,101 SoS 11.84 ANTM 1,160 1,240 1,155 1,240 1,155 7.36 1,158 1,114 1,073 1,199 1,243 1,284 1,328 1,158 1,284 SoS 22.78 ELSA 497 500 491 495 497 -0.40 492 487 483 496 501 505 510 492 505 TS 19.65 HRUM 2,150 2,375 2,145 2,370 2,145 10.49 2,145 2,030 1,915 2,260 2,375 2,490 2,605 2,145 2,490 SoS 12.75 INCO 3,650 3,725 3,645 3,705 3,625 2.21 3,638 3,601 3,558 3,681 3,718 3,761 3,798 3,638 3,761 TB 51.97 ITMG 25,900 26,650 25,800 26,650 25,975 2.60 25,850 25,400 25,000 26,250 26,700 27,100 27,550 25,850 27,100 TB 10.73 PTBA 9,950 10,225 9,900 10,200 9,950 2.51 9,913 9,744 9,588 10,069 10,238 10,394 10,563 9,913 10,394 TB 12.37 TINS 1,525 1,595 1,520 1,555 1,515 2.64 1,503 1,474 1,428 1,549 1,578 1,624 1,653 1,503 1,624 TB 16.25

CPIN 3,950 3,965 3,825 3,870 3,935 -1.65 3,840 3,763 3,700 3,903 3,980 4,043 4,120 3,840 4,043 BoW 23.14 MAIN 3,170 3,185 2,960 3,025 3,170 -4.57 2,985 2,860 2,760 3,085 3,210 3,310 3,435 2,985 3,310 BoW 17.99 JPFA 1,310 1,320 1,240 1,260 1,310 -3.82 1,245 1,203 1,165 1,283 1,325 1,363 1,405 1,245 1,363 BoW 15.98 INTP 22,525 22,875 22,400 22,600 22,775 -0.77 22,325 22,125 21,850 22,600 22,800 23,075 23,275 22,325 23,075 TS 17.05 SMGR 15,525 15,825 15,525 15,700 15,700 0.00 15,463 15,344 15,163 15,644 15,763 15,944 16,063 15,463 15,944 TS 16.57 SMCB 2,800 2,800 2,700 2,700 2,805 -3.74 2,700 2,650 2,600 2,750 2,800 2,850 2,900 2,700 2,850 BoW 18.37 ARNA 960 965 940 950 960 -1.04 943 929 918 954 968 979 993 943 979 TS 26.28

ASII 7,900 7,925 7,850 7,900 7,850 0.64 7,863 7,819 7,788 7,894 7,938 7,969 8,013 7,863 7,969 TS 14.57 GJTL 1,935 1,945 1,885 1,890 1,915 -1.31 1,883 1,854 1,823 1,914 1,943 1,974 2,003 1,883 1,974 BoW 28.73 IMAS 4,815 4,835 4,815 4,830 4,815 0.31 4,813 4,804 4,793 4,824 4,833 4,844 4,853 4,813 4,844 TS 27.09 AUTO 4,000 4,000 3,970 3,970 3,980 -0.25 3,970 3,955 3,940 3,985 4,000 4,015 4,030 3,970 4,015 TS 17.21

AISA 2,070 2,095 2,050 2,080 2,070 0.48 2,053 2,029 2,008 2,074 2,098 2,119 2,143 2,053 2,119 TS 19.28 GGRM 51,400 52,925 51,400 52,500 51,875 1.20 51,188 50,531 49,663 52,056 52,713 53,581 54,238 51,188 53,581 TB 21.54 ICBP 10,000 10,050 9,975 10,000 9,975 0.25 9,963 9,931 9,888 10,006 10,038 10,081 10,113 9,963 10,081 TS 26.43 INDF 7,225 7,250 7,150 7,150 7,225 -1.04 7,138 7,094 7,038 7,194 7,238 7,294 7,338 7,138 7,294 TS 24.31 KLBF 1,550 1,550 1,540 1,550 1,540 0.65 1,545 1,538 1,535 1,548 1,555 1,558 1,565 1,545 1,558 TS 37.42 ROTI 1,095 1,100 1,090 1,095 1,095 0.00 1,090 1,085 1,080 1,095 1,100 1,105 1,110 1,090 1,105 TS 47.92 ULTJ 4,015 4,025 4,010 4,020 4,015 0.12 4,010 4,003 3,995 4,018 4,025 4,033 4,040 4,010 4,033 TS 35.16 UNVR 30,750 30,850 29,975 29,975 30,825 -2.76 29,925 29,513 29,050 30,388 30,800 31,263 31,675 29,925 31,263 BoW 38.87

ADHI 2,950 2,965 2,860 2,895 2,940 -1.53 2,870 2,813 2,765 2,918 2,975 3,023 3,080 2,870 3,023 BoW 10.24 ASRI 545 550 525 530 545 -2.75 525 513 500 538 550 563 575 525 563 BoW 9.48 BSDE 1,640 1,650 1,610 1,620 1,630 -0.61 1,610 1,590 1,570 1,630 1,650 1,670 1,690 1,610 1,670 TS 9.30 CTRA 1,030 1,045 1,015 1,020 1,030 -0.97 1,010 998 980 1,028 1,040 1,058 1,070 1,010 1,058 TS 15.58 CTRS 2,305 2,305 2,135 2,150 2,285 -5.91 2,143 2,054 1,973 2,224 2,313 2,394 2,483 2,143 2,394 BoW 9.95 CTRP 790 795 760 765 790 -3.16 760 743 725 778 795 813 830 760 813 BoW 9.62 LPKR 1,065 1,080 1,040 1,055 1,065 -0.94 1,040 1,020 1,000 1,060 1,080 1,100 1,120 1,040 1,100 TS 17.57 LPCK 7,650 7,700 7,400 7,475 7,650 -2.29 7,413 7,256 7,113 7,556 7,713 7,856 8,013 7,413 7,856 BoW 8.91 SSIA 860 865 815 825 860 -4.07 818 791 768 841 868 891 918 818 891 BoW 5.59 WIKA 2,185 2,200 2,145 2,160 2,185 -1.14 2,145 2,118 2,090 2,173 2,200 2,228 2,255 2,145 2,228 TS 22.80 WSKT 730 740 720 730 730 0.00 720 710 700 730 740 750 760 720 750 TS 17.50

EXCL 5,000 5,025 4,955 4,975 5,000 -0.50 4,953 4,919 4,883 4,989 5,023 5,059 5,093 4,953 5,059 TS 38.24 INDY 595 640 595 630 600 5.00 590 570 545 615 635 660 680 590 660 SoS -12.78 ISAT 3,880 3,880 3,845 3,875 3,850 0.65 3,860 3,835 3,825 3,870 3,895 3,905 3,930 3,860 3,905 TS -9.33 JSMR 5,950 6,000 5,900 5,950 5,925 0.42 5,900 5,850 5,800 5,950 6,000 6,050 6,100 5,900 6,050 TS 27.40 PGAS 5,425 5,450 5,400 5,425 5,400 0.46 5,400 5,375 5,350 5,425 5,450 5,475 5,500 5,400 5,475 TS 12.01 TLKM 2,335 2,345 2,330 2,340 2,335 0.21 2,330 2,323 2,315 2,338 2,345 2,353 2,360 2,330 2,353 TS 15.95

BBCA 10,900 11,075 10,900 11,050 11,050 0.00 10,888 10,806 10,713 10,981 11,063 11,156 11,238 10,888 11,156 TS 18.26 BBNI 5,100 5,125 5,050 5,075 5,075 0.00 5,050 5,013 4,975 5,088 5,125 5,163 5,200 5,050 5,163 TS 9.36 BBRI 10,200 10,250 9,975 10,025 10,200 -1.72 9,975 9,838 9,700 10,113 10,250 10,388 10,525 9,975 10,388 BoW 10.54 BDMN 4,370 4,395 4,285 4,315 4,360 -1.03 4,288 4,231 4,178 4,341 4,398 4,451 4,508 4,288 4,451 TS 9.57 BMRI 9,850 9,950 9,825 9,900 9,850 0.51 9,813 9,756 9,688 9,881 9,938 10,006 10,063 9,813 10,006 TS 11.73 PNBN 840 840 825 835 835 0.00 830 820 815 835 845 850 860 830 850 TS 8.37

AKRA 4,790 4,810 4,740 4,760 4,785 -0.52 4,740 4,705 4,670 4,775 4,810 4,845 4,880 4,740 4,845 TS 25.20 BHIT 321 321 313 316 321 -1.56 315 310 307 318 323 326 331 315 326 BoW 319.94 BMTR 2,285 2,315 2,265 2,290 2,295 -0.22 2,263 2,239 2,213 2,289 2,313 2,339 2,363 2,263 2,339 TS 36.34 SCMA 3,395 3,415 3,285 3,350 3,405 -1.62 3,308 3,231 3,178 3,361 3,438 3,491 3,568 3,308 3,491 BoW 31.01 MAPI 6,500 6,575 6,450 6,500 6,425 1.17 6,438 6,381 6,313 6,506 6,563 6,631 6,688 6,438 6,631 TB 38.14 MNCN 2,900 2,940 2,880 2,915 2,925 -0.34 2,878 2,849 2,818 2,909 2,938 2,969 2,998 2,878 2,969 TS 21.06 MPPA 2,710 2,750 2,710 2,750 2,700 1.85 2,710 2,690 2,670 2,730 2,750 2,770 2,790 2,710 2,770 TB 26.56 MYRX 615 625 610 610 615 -0.81 605 600 590 615 620 630 635 605 630 TS 0.00 RALS 1,330 1,350 1,330 1,335 1,325 0.75 1,323 1,316 1,303 1,336 1,343 1,356 1,363 1,323 1,356 TB 22.17 UNTR 21,500 22,100 21,500 22,000 21,900 0.46 21,450 21,175 20,850 21,775 22,050 22,375 22,650 21,450 22,375 TS 14.71 VIVA 298 299 293 299 298 0.34 296 291 290 297 302 303 308 296 303 TS 161.04

Perdagangan Agrikultur

Pertambangan

Industri Dasar

Aneka Industri

Konsumer

Target

properti

Infranstrukur

Keuangan

(4)

www.trust.co.id 4

April 2014 24 April 2014

23 April 2014

Code:

NZD N. Zealand CNY China GRM German SPN Spanyol

JPN Japan FRN France CAD Canada PHP Philippine

AUD Australia GBP England EUR Eropa KRW Sth. Korea

IDR Indonesia INR India ITA Italia SWD Swedia

Act : Actual Frcst : Forecast Prev : Previous

Act Frcst Prev Act Frcst Prev Act Frcst Prev

48.30 48.00 50.90 51.10 52.10 -3.30% -0.16% 4.30%

0.60% 0.96% 0.80% 50.30 52.29 51.50 4.49% 4.47%

2.90% 2.54% 2.70% 50.50 51.80 3.70% 3.37% 3.70%

56.30 54.30 0.50% 0.34% 0.90%

54.20 54.03 53.70 55.40 55.50 55.50

55.00 55.17 53.00 384K 439.4K 449K

54.00 53.00 53.10 -14.50 -4.50

53.30 53.10 53.00 3.524M 10.013M

53.10 54.14 52.20

4.9B 7.0B

MPC meeting minutes

Asia Pasific Europe America

HSBC Manufacturing PMI Flash CNY Markit Manufacturing PMI Flash FRN MBA Mortgage Applications

Inflation Rate QoQ AUD Markit Services PMI Flash FRN MBA 30-Year Mortgage Rate

Inflation Rate YoY AUD Markit Comp PMI Flash FRN Retail Sales YoY CAD

Markit Comp PMI Flash GRM Retail Sales MoM CAD

Markit/BME Mnfctring PMI Flsh GRM Markit Manufacturing PMI Flash

Markit Services PMI Flash GRM New Home Sales

Markit Comp PMI Flash EUR New Home Sales MoM

Markit Manufacturing PMI Flash EUR EIA Cruide Oil Stocks Change Markit Services PMI Flash EUR

Public Setor Borrowing MoM GBP £

Act Frcst Prev Act Frcst Prev Act Frcst Prev

3% 3% 99.79 100.00 330K

154.5B 111.84 110.70 2880K

110.1B -0.16% 2.20%

4.40% 3.70%

1.30% 0.90%

Asia Pasific Europe America

Interest Rate Decision NZD Business Confidence FRN Initial Jobless Claims

Foreign Bond Investment JPN IFO Business Climate GRM Continuing Jobless Claims

Stock Investment by Foreigners JPN Durable Goods Orders MoM

GDP Annual Growth Rate-Adv KRW Durable Goods Orders ex Transp

GDP Growth Rate QoQ-Adv KRW MoMEIA Natural Gas Stocks Chg

(5)

www.trust.co.id 5

Pada penutupan perdagangan kemarin, kurva yield kembali membentuk pola mixed dengan rata-rata yield meningkat +0,5bps pada sepanjang tenornya. Sementara rata-rata yield pada masing-masing tenor mengalami kenaikan yakni tenor pendek (1-4 tahun) naik +3,5bps dan tenor panj ang (8-30 tahun) naik +0,9bps. Sedangkan tenor menengah (5-7 tahun) mengalami penurunan –6,5bps. Spread yield antara tenor 2-tahun dan 10- tahun tampak menyempit ke kisaran 95bps dari kisaran sebelumnya di 105bps. Hal ini terjadi karena yield tenor 2-tahun tercatat naik +9,1bps,

Government & Corporate Bond Trading Analysis

Source: www.ibpa.co.id

(6)

www.trust.co.id 6

Disclaimer:

Jakarta Branch :

Jl. Pluit Sakti Raya Blok A21 No. 28 Jakarta Utara 14450

Telp : 021 – 666 75018 / 666 75019 / 666 75020 / 666 75021 Fax : 021 – 666 75022 E-Mail : [email protected]

Medan Branch :

Gedung Uni Plaza Lt. 2, Suite S2-03 Jl. MT Haryono No. A-1 Medan Telp : 061 – 455 5156

Fax : 061 – 455 5204 E-Mail : [email protected]

Bali Branch :

Pertokoan Ngurah Rai Permai Blok i Jl. By Pass Ngurah Rai No. 999 Tuban – Kuta 80361

Telp : 0361 – 757 112 / 757 118 Fax : 0271 - 767 712

E-mail : [email protected]

The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. However, none of PT Trust Securities (BR) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. All the information and opinions contained in this document have been collected by one of or derived from sources considered reliable and trustworthy. No under name or warranties, either directly or indirectly from the PT. Trust Securities or any other party from PT. Trust Securities, including the other side of the PT.

Trust Securities of documents can be obtained, as to the accuracy or completeness of the information contained in this document all opinions and estimates in this report represents our consideration on the date indicated and may change at any time without notice. This document was not intended as an offer, or solicitation of an offer, a request to buy or sell securities and all matters relating to securities (such as securities mentioned herein, or from the same publisher, of the warrant or preemptive rights advance or other interests of such securities). © PT Trust Securities in 2012.

Permata Senayan Blok B No. 10 - 11 Jl. Tentara Pelajar. Jakarta 12210, Indonesia

Telp : 021 – 5794 0678 Fax : 021 – 5794 0676 E-mail : [email protected]

Website : www.trust.co.id

Wisma Nusantara, Lt. 26 Jl. M.H Thamrin Kav. 59 Jakarta 10350

Telp : 021 – 316 1416 Fax : 021 – 390 6629

E-mail : [email protected]

Research & Online Trading Team :

Reza Priyambada [email protected] Abraham Akbar [email protected] [email protected]

Urip M. Santoso [email protected]

Equity Team :

Jakarta Branch

Patal Senayan Pluit Wisma Nusantara Puspa Rini [email protected] I Wayan Sudiantara Rudy Irawan

Sardjono [email protected] [email protected] [email protected] Deni Asyar [email protected]

Bali Branch Medan Branch Komang Ayu Dewi

[email protected] [email protected]

Fixed Income Team :

Ana Ekawati Henny Setyowaty Jelly Rayne Andrea Nelwan

[email protected] [email protected] [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

15. Suku Anak Dalam adalah salah satu suku bangsa yang hidup di pulau .... Ada berapa wilayah suku Anak Dalam hidup di Jambi? a. Mata pencaharian suku Anak Dalam adalah ....

Berdasarkan uraian tersebut peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian tentang pembelajaran menggunakan strategi catatan terbimbing pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi

Menurut Sinurat (2012), strategi card sort memiliki beberapa kekurangan antara lain: (1) Tidak semua materi dapat diajarkan dengan strategi ini, materi- materi yang

Tujuan khusus dilaksanakannya penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui apakah hasil belajar menggunakan model pembelajaran Example Non-Example lebih baik dari pada tanpa

Menurut Samatowa (2011: 77), manfaat yang diperoleh dari implementasi model pembelajaran CLIS pada pembelajaran adalah sebagai berikut: gagasan anak lebih mudah

Surat Izin Praktik Khusus adalah bukti tertulis yang diberikan kepada dokter dan dokter gigi secara kolektif bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan

Gambar bentuk pupil kucing dalam keadaan cahaya redup dan terang A. Bentuk pupil mata kucing pada

Siswa berdiskusi secara berkelompok menjawab persoalan : “ benda-benda manakah yang termasuk makhluk hidup?” Siswa dapat membedakan objek/benda yang termasuk makhluk