• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IX ASPEK PEMBIAYAAN - DOCRPIJM 1504193836BAB 9 ASPEK KEUANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB IX ASPEK PEMBIAYAAN - DOCRPIJM 1504193836BAB 9 ASPEK KEUANGAN"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

9.1. Arahan Kebijakan Pembiayaan Bidang Cipta Karya

Proses Pemprograman dan Penganggfaran bidang Cipta Karya terbagi menjadi 3 tahapan utama, yaitu:

A. Penyusunan program, merupakan rangkaian aktivitas penyiapan usulan kegiatan ke-Cipta Karya-an di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi berupa identifikasi, formulasi dan sinkronisasi yang selaras dengan pencapaian sasaran kinerja program pembinaan dan pengembangan infrastruktur permukiman, peningkatan kualitas kegiatan dan penanganan isu-isu strategis bidang Cipta Karya.

Gambar 9.1. Proses Penyusunan Program dan Anggaran Bidang Cipta Karya

B. Perencanaan Anggaran, merupakan rangkaian aktivitas penyiapan pelaksanaan program dan rencana anggaran di Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Dikarenakan adanya keterbatasan anggaran, sehingga tidak semua kegiatan dapat diakomodasi untuk di danai. Oleh karena itu diperlukan adanya mekanisme pemilihan prioritas kegiatan anggaran. Adapun kegiatan prioritas penanganan bidang Cipta Karya, yaitu:

BAB IX

(2)

1. Prioritas Kabupaten/Kota Strategis Nasional

a. Pusat Kegiatan Nasional (PKN), Pusat-Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) di dalam KSN dan kabupaten/kota di dalam kawasan metropolitan, serta kawasan strategis lainnya (KEK, MP3EI);

b. Telah memiliki Perda RTRW dan tergabung dalam Program Kota Hijau, Kota Pusaka, dan Perdesaan Lestari;

c. Telah memiliki pedoman rencana dan program yang berkualitas di Bidang Cipta Karya (RPIJM, SPPIP, RPKPP, RTBL, SSK, RISPAM).

2. Prioritas Penanganan Bidang Cipta Karya

a. Telah memiliki pedoman rencana dan program yang berkualitas untuk pemenuhan SPM Bidang Cipta Karya di Daerah;

b. Karakteristik daerah: rawan bencana alam, cakupan air minum/sanitasi rendah, permukiman kumuh, daerah kritis (miskin);

c. Memiliki komitmen tinggi dan responsif program; 3. Inovasi Baru/Creative Program

a. Di luar dua kategori tersebut di atas, terdapat usulan daerah dan program bersifat inovasi baru untuk dijadikan creative program DJCK;

b. Diusulkan oleh daerah secara kompetitif dan selektif; c. Ditujukan termasuk untuk memfasilitasi daerah berprestasi.

(3)

Gambar 9.2. Mekanisme Penyaringan Program Anggaran dan Kegiatan

9.2. Profil Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan Struktur APBD Kabupaten/Kota selama 3-5 tahun terakhir dengan sumber data berasal dari dokumen Realiasasi APBD dalam 5 tahun terakhir. Komponen yang dianalisis berdasarkan format Permendagri No. 13 Tahun 2006 adalah sebagai berikut:

1. Pendapatan daerah yang meliputi: Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Pendapatan Lain yang Sah.

2. Belanja Daerah yang meliputi: Belanja Daerah Langsung dan Belanja Daerah Tak Langsung

3. Pembiayaan Daerahmeliputi: Pembiayaan Penerimaan dan Pembiayaan Pengeluaran.

9.2.1. Pendapatan Daerah

(4)

Tabel 9.1

Pertumbuhan Realisasi Pendapatan Daerah

Kabupaten Humbang HasundutanTahun Anggaran 2011–2015

No URAIAN Tahun Anggaran

Rata-rata Pertum buhan (%)

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

4 PENDAPATAN 464.390.691.265,77 551.371.659.058,32 627.805.970.533,77 717.794.015.471,38 773.203.863.207,22 11,40 4.1 PENDAPATAN ASLI

DAERAH 12.870.031.745,77 17.901.926.972,32 17.632.873.685,77 29.491.349.500,38 34.177.584.377,22 19,00 4.1.1 Pendapatan Pajak

Daerah 2.549.335.139,34 2.252.182.265,38 3.080.077.742,60 4.850.181.641,80 4.857.218.917,00 12,58 4.1.2 Hasil Retribusi Daerah 2.856.205.424,38 6.095.731.362,43 5.298.901.662,00 11.139.809.269,47 4.174.510.475,00 33,84

4.1.3

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

3.842.438.313,53 3.478.095.953,00 3.562.161.707,00 2.501.126.626,00 4.123.068.317,00 (2,80)

4.1. 4

Lain-lain Pendapatan

Asli Daerah yang Sah 3.622.052.868,52 6.075.917.391,51 5.691.732.574,17 11.000.231.963,11 21.022.786.668,22 32,39 4.2 DANA PERIMBANGAN 374.193.776.194,00 439.194.191.690,00 519.013.616.449,00 563.685.678.619,00 593.461.102.765,00 10,12 4.2.1 Bagi Hasil Pajak/Bagi

Hasil Bukan Pajak 29.155.800.194,00 33.378.873.690,00 27.314.424.449,00 19.846.200.565,00 24.506.111.765,00 (7,04) 4.2.

2 Dana Alokasi Umum 313.431.176.000,00 376.847.178.000,00 440.919.622.000,00

486.879.858.054,0

0 511.805.111.000,00 11,42 4.2.

3 Dana Alokasi Khusus 31.606.800.000,00 28.968.140.000,00 50.779.570.000,00 56.959.620.000,00 57.149.880.000,00 25,97

4.3

LAIN-LAIN

PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

(5)

3 dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya

4.3. 4

Dana Penyesuaian dan

Otonomi Khusus 51.614.456.320,00 46.951.544.000,00 57.409.487.000,00 81.144.504.000,00 73.993.500.000,00 6,97 4.3.

(6)

Neraca Daerah

Neraca merupakan gambaran posisi keuangan suatu entitas pada suatu periode akuntansi. Dalam ilmu manajeman keuangan untuk mengukur kinerja keuangan suatu entitas dapat digunakananalisis rasio likuiditas.analisis rasio solvabilitasdananalisis rasio aktivitas.

Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan entitas memenuhi kewajiban finansial jangka pendek. Analisis likuiditas digunakan oleh Kabupaten Humbang Hasundutan untuk mengukur kemampuannya memenuhi kewajibannya dalam jangka pendek.

(7)

Tabel 9.2

Rata-Rata Pertumbuhan Neraca Daerah

Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Anggaran 2011-2015

No. URAIAN 2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

Rata-rata Pertumb

uhan (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 ASET

1.1. ASET LANCAR

Kas di Kas Daerah 59.584.636.390,73 80.225.464.148,40 99.507.266.441,00 121.849.387.294,02 123.111.598.446,89 20,54 Kas di Bendahara Penerimaan 10.852.000,00 100.431.816,00 148.368.182,40 103.252.925,00 64.174.517,00 201,24 Kas di Bendahara Pengeluaran 5.138.936.131,35 3.788.996.294,00 5.594.564.832,00 3.877.466.617,65 5.705.579.045,00 9,46

Kas di BLUD 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Kas Lainnya 1.131.807.955,75 2.372.218.719,82 848.879.711,00 2.504.240.487,00 1.116.472.439,00 46,24

Setara Kas 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Investasi Jangka Pendek 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Piutang Pajak 34.019.325,95 187.698.958,00 234.164.470,00 2.018.602.672,00 2.348.808.330,00 313,73

Piutang Retribusi 87.570.697,00 117.092.342,00 372.980.228,00 629.900.470,24 623.114.739,00 80,01

Piutang Lain-lain PAD Yang Sah 0,00 0,00 0,00 0,00 1.135.607.809,00 0,00

Piutang Transfer 0,00 0,00 14.267.595.310,59 21.022.465.266,85 22.443.832.310,99 13,53

Piutang Lain-lain 4.335.922.878,00 9.000.732.626,06 1.808.463.000,00 1.808.463.000,00 1.808.463.000,00 6,92

Penyisihan Piutang 0,00 0,00 0,00 0,00 (4.025.516.386,56) 0,00

Beban Dibayar Dimuka 127.170.167,00 143.975.000,00 191.936.664,00 221.250.000,00 0,00 (9,55)

(8)

No. URAIAN 2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

JUMLAH ASET LANCAR 74.828.278.892,21 103.224.082.770,51 128.526.427.356,58 162.398.401.276,75 163.538.963.850,82 22,38 1.2. INVESTASI JANGKA PANJANG

1.2.1. Investasi Jangka Panjang Non Permanen

Investasi Jangka Panjang Kepada Entitas Lainnya

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Investasi Dalam Obligasi 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Investasi Dalam Proyek Pembangunan

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Dana Bergulir 2.757.849.689,72 982.781.266,64 641.135.166,31 0,00 0,00 0,00

Deposito Jangka Panjang 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Investasi Non Permanen Lainnya

0,00 0,00 0,00 355.348.000,00 355.348.000,00 0,00

Dana Bergulir Diragukan Tertagih

0,00 0,00 0,00 0,00 (249.497.400,00) 0,00

Jumlah Investasi jangka

Panjang Non Permanen 2.757.849.689,72 982.781.266,64 641.135.166,31 355.348.000,00 105.850.600,00 (53,48) 1.2.2. Investasi Jangka Panjang

Permanen

Penyertaan Modal Pemerintah Daerah

8.191.568.218,20 9.496.834.107,20 10.370.164.570,27 10.370.164.570,27 10.370.164.570,27 6,28

(9)

No. URAIAN 2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

Rata-rata Pertumb

uhan (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Jumlah Investasi Jangka

Panjang Permanen 8.191.568.218,20 9.496.834.107,20 10.370.164.570,27 10.370.164.570,27 10.370.164.570,27 6,28 Jumlah Investasi Jangka

Panjang 10.949.417.907,92 10.479.615.373,84 11.011.299.736,58 10.725.512.570,27 10.476.015.170,27 (1,03) 1.3. ASET TETAP

Tanah 124.032.797.204,41 117.624.758.681,41 118.161.044.850,51 122.741.578.431,92 423.857.014.591,92 61,12 Peralatan dan Mesin 126.400.418.404,11 143.666.120.049,34 174.573.889.471,54 204.928.408.765,63 228.155.340.006,17 15,97 Gedung dan Bangunan 314.172.464.848,44 330.771.516.763,46 370.992.566.567,17 409.549.559.849,24 449.404.596.178,42 9,39 Jalan, Irigasi dan Jaringan 357.953.719.227,67 457.048.218.671,45 606.558.738.060,97 721.490.805.258,16 841.988.565.488,51 24,01 Aset Tetap Lainnya 7.514.965.401,10 30.982.452.386,63 41.432.717.277,38 48.440.903.449,20 55.644.188.484,99 94,45 Konstruksi Dalam Pengerjaan 2.942.755.093,00 11.120.457.971,04 8.887.232.997,14 5.306.481.841,74 10.111.759.358,01 77,02

Akumulasi Penyusutan 0,00 0,00 0,00 0,00 (542.267.490.350,42) 0,00

JUMLAH ASET TETAP 933.017.120.178,73 1.091.213.524.523,33 1.320.606.189.224,71 1.512.457.737.595,89 1.466.893.973.757,60 12,37 1.4. DANA CADANGAN

Dana Cadangan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

JUMLAH DANA CADANGAN 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

1.5. ASET LAINNYA

Tagihan penjualan angsuran 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Tuntutan Perbendaharaan 233.421.143,00 233.421.143,00 233.421.143,00 0,00 0,00 0,00

(10)

No. URAIAN 2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

Rata-rata Pertumb

uhan (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Kemitraan dengan Pihak Ketiga 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Aset Tidak Berwujud 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Aset Lain-lain 2.429.222.633,35 2.529.314.885,43 2.733.005.488,31 5.216.997.410,80 5.365.132.778,88 26,48 JUMLAH ASET LAINNYA 2.662.643.776,35 2.762.736.028,43 2.966.426.631,31 5.450.418.553,80 5.598.553.921,88 24,40 JUMLAH ASET 1.021.457.460.755,21 1.207.679.958.696,11 1.463.110.342.949,18 1.691.032.069.996,71 1.646.507.506.700,57 13,08

2 KEWAJIBAN

2.1 KEWAJIBAN JANGKA PENDEK Utang perhitungan pihak ketiga (PFK)

1.047.416.811,75 1.423.522.000,00 848.879.711,00 1.521.365.487,00 1.128.316.897,00 12,23

Utang Bunga 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Bagian Lancar Utang Jangka Panjang

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Pendapatan diterima di muka 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Utang Beban 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Utang Jangka Pendek Lainnya 19.700.779.070,00 19.986.607.706,24 44.639.134.134,94 7.276.898.437,00 6.605.539.279,50 7,97 JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA

PENDEK 20.748.195.881,75 21.410.129.706,24 45.488.013.845,94 8.798.263.924,00 7.733.856.176,50 727,39 2.2 KEWAJIBAN JANGKA PANJANG

Utang dalam negeri 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

(11)

No. URAIAN 2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

Rata-rata Pertumb

uhan (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PANJANG

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

JUMLAH KEWAJIBAN 20.748.195.881,75 21.410.129.706,24 45.488.013.845,94 8.798.263.924,00 7.733.856.176,50 727,39

3 EKUITAS

EKUITAS 1.000.709.264.873,46 1.206.256.436.696,11 1.417.622.329.103,24 1.682.233.806.072,71 1.638.773.649.569,07 13,54 JUMLAH KEWAJIBAN DAN

EKUITAS 1.021.457.460.755,21 1.207.679.958.696,11 1.463.110.342.949,18 1.691.032.069.996,71 1.646.507.505.745,57 13,08 Sumber : Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Humbang Hasundutan. 2015

Tabel 9.3

Analisis Rasio Keuangan

Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Anggaran 2011-2015

NO URAIAN TAHUN ANGGARAN

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

A. Posisi Neraca :

1 Aktiva Lancar 74.828.278.892,21 103.224.082.770,51 128.526.427.356,58 162.398.401.276,75 163.538.963.850,82 2 Hutang Lancar 20.748.195.881,75 21.410.129.706,24 45.488.013.845,94 8.798.263.924,00 7.733.856.176,50

(12)

NO URAIAN TAHUN ANGGARAN

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

4 Total Hutang 20.748.195.881,75 21.410.129.706,24 45.488.013.845,94 8.798.263.924,00 7.733.856.176,50 5 Total Aset 1.021.457.460.755,21 1.207.679.958.696,11 1.463.110.342.949,18 1.691.032.069.996,71 1.646.507.506.700,57 6 Total Ekuitas 1.000.709.264.873,46 1.186.269.828.989,87 1.417.622.329.103,24 1.682.233.806.072,71 1.638.773.649.569,07 B. Rasio Likuiditas

1 Rasio Lancar(current ratio) 3,6065 4,8213 2,8255 18,4580 21,1459

2 Rasio Cepat(quick ratio) 3,3955 4,4809 2,7034 17,5074 19,9554

C. Rasio Solvabilitas 1 Rasio Total Hutang

terhadap Total Asset 0,0203 0,0177 0,0311 0,0052 0,0047

2 Rasio Hutang terhadap

Modal 0,0207 0,0180 0,0321 0,0052 0,0047

(13)

9.2.2. Belanja Daerah

Pertumbuhan Belanja Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam Tahun 2011–2015 ditunjukkan pada Tabel 9.4

Tabel 9.4

Pertumbuhan Realisasi Belanja Daerah

Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Anggaran 2011–2015

No URAIAN

TAHUN ANGGARAN Rata-rata

Pertumbuh an (%)

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 REALISASI BELANJA 432.517.402.736,77 511.537.853.879,00 605.789.787.843,10 700.844.955.590,36 772.298.662.007,00 15,65 2 BELANJA TIDAK

LANGSUNG 260.865.930.408,00 298.219.164.054,00 319.104.831.004,00 349.371.011.324,00 439.611.295.873,00 14,16 Belanja Pegawai 239.374.379.424,00 279.701.456.003,00 302.710.333.615,00 332.250.650.349,00 359.865.212.738,00 10,79

Belanja Subsidi 495.125.000,00 516.650.000,00 - 30.000.000,00

-Belanja Hibah 7.237.178.667,00 4.400.118.000,00 1.100.000.000,00 1.245.555.000,00 24.419.310.153,00 439,89 Belanja Bantuan Sosial 3.235.166.317,00 3.118.388.051,00 3.550.140.889,00 3.428.007.000,00 674.352.000,00 (18,38) Belanja Bantuan

(14)

No URAIAN

TAHUN ANGGARAN Rata-rata

Pertumbuh an (%)

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Belanja Modal 78.728.758.021,40 124.492.942.798,00 190.867.255.137,10 223.948.003.511,00 196.275.196.973,00 29,10 Belanja Tanah 2.206.473.703,80 320.511.727,00 1.237.786.169,10 176.456.500,00 2.306.877.670,00 330,58 Belanja Peralatan & Mesin 13.036.239.154,00 11.296.184.603,00 25.187.165.543,00 26.481.118.670,00 26.955.263.626,00 29,14 Belanja Gedung dan

Bangunan 12.092.947.752,40 25.534.882.940,00 34.828.351.695,00 39.300.414.664,00 41.772.140.458,00 41,67 Belanja Jalan, Irigasi dan

Jaringan 46.933.957.083,00 86.150.878.163,00 122.847.578.603,00 143.197.128.794,00 124.342.757.438,00 32,39 Belanja Aset Tetap

Lainnya 4.459.140.328,00 1.190.485.365,00 6.766.373.127,00 14.792.884.883,00 898.157.781,00 104,94

4 JUMLAH BELANJA 432.517.402.736,77 511.537.853.879,00 605.789.787.843,10 700.844.955.590,36 772.298.662.007,00 5

SELISIH

(15)

9.2.3. Pembiayaan Daerah

Pertumbuhan Realisasi Pembiayaan Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam Tahun 2011–2015 ditunjukkan pada Tabel 9.5.

Tabel 9.5

Pertumbuhan Realisasi Pembiayaan Daerah

Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Anggaran 2011-2015

No URAIAN

TAHUN ANGGARAN Rata-rata

Pertum-buhan (%)

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 SURPLUS BELANJA 31.873.288.529,00 39.833.805.179,32 22.016.182.690,67 20.624.736.803,02 1.962.006.683,22 (29,14) 2 PEMBIAYAAN

PENERIMAAN DAERAH 42.996.690.304,79 64.723.572.522,08 84.014.460.442,40 105.102.117.108,65 125.726.853.911,67 31,27 Penggunaan Sisa Lebih

Perhitungan Anggaran (SILPA)

42.996.690.304,79 64.723.572.522,08 84.014.460.442,40 105.102.117.108,65 125.726.853.911,67 31,27

3 PENGELUARAN DAERAH 10.146.406.311,71 20.542.917.259,00 928.811.860,07 0,00 0,00 (20,28)

Pembayaran Hutang Jangka

Pendek Lainnya 9.583.558.524,71 19.237.651.370,00 55.481.397,00 0,00 0,00 (32,99)

Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah

562.847.787,00 1.305.265.889,00 873.330.463,07 0,00 0,00 (57,28)

(16)

No URAIAN

TAHUN ANGGARAN Rata-rata

Pertum-buhan (%)

2011 (Rp) 2012 (Rp) 2013 (Rp) 2014 (Rp) 2015 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Anggaran (SILPA)

Sumber : Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Humbang Hasundutan. 2015

9.3. Proyeksi Pendapatan Daerah

Berdaarkan data realisasi APBD selama 5 (lima) tahun terakhir dapat kita proyeksikan pendapatan daerah Kabupaten Humbang Hasundutan selama 5 (lima) tahun ke depan yang selengkapnya dapat kita lihat pada Tabel 9.6.

Tabel 9.6

Proyeksi Pendapatan Daerah

Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2016-2021

No URAIAN TAHUN

2016 (Rp) 2017 (Rp) 2018 (Rp) 2019 (Rp) 2020 (Rp) 2021 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

4 PENDAPATAN 931.340.205.725,32 989.804.987.488,2

9 1.054.146.430.110,23 1.124.021.575.137,38 1.200.630.192.706,57

1.286.888.782.604,9 8

4.1 PENDAPATAN ASLI

DAERAH 35.629.371.664,00 40.783.350.284,52 47.775.538.670,08 55.863.764.464,77 65.710.332.249,33 76.631.044.252,60 4.1.

1

Pendapatan Pajak

(17)

No URAIAN TAHUN

2016 (Rp) 2017 (Rp) 2018 (Rp) 2019 (Rp) 2020 (Rp) 2021 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

4.1. 2

Hasil Retribusi

Daerah 4.971.464.695,00 5.244.895.253,23 5.769.384.778,55 6.346.323.256,40 6.980.955.582,04 7.679.051.140,25 4.1.

3

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

2.683.962.200,00 4.025.943.300,00 6.038.914.950,00 8.454.480.930,00 11.836.273.302,00 15.387.155.292,60

4.1. 4

Lain-lain

Pendapatan Asli Daerah yang Sah

22.814.711.604,00 26.069.520.742,22 29.979.948.853,55 34.476.941.181,59 39.648.482.358,82 45.595.754.712,65

4.2 DANA

PERIMBANGAN

783.499.548.480,0

0 821.939.996.816,80 862.328.306.189,09 904.765.626.806,23 949.358.455.590,01 996.218.922.341,75 4.2.

1

Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak

35.426.840.000,00 37.021.047.800,00 38.686.994.951,00 40.427.909.723,80 42.247.165.661,37 44.148.288.116,13

4.2. 2

Dana Alokasi

Umum 533.184.787.000,00

562.509.950.285,0

0 593.447.997.550,68 626.087.637.415,96 660.522.457.473,84 696.851.192.634,90 4.2.

3

Dana Alokasi

Khusus 214.887.921.480,00 222.408.998.731,80 230.193.313.687,41 238.250.079.666,47 246.588.832.454,80 255.219.441.590,72

4.3

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

112.211.285.581,32 127.081.640.386,97 144.042.585.251,05 163.392.183.866,38 185.561.404.867,25 214.038.816.010,63

4.3.

1 Pendapatan Hibah 654.000.000,00 686.700.000,00 721.035.000,00 757.086.750,00 794.941.087,50 834.688.141,88 4.3.

3

Dana Bagi Hasil

(18)

No URAIAN TAHUN

2016 (Rp) 2017 (Rp) 2018 (Rp) 2019 (Rp) 2020 (Rp) 2021 (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

dan Pemerintah Daerah Lainnya 4.3.

4

Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus

5.000.000.000,00 5.000.000.000,00 5.000.000.000,00 5.000.000.000,00 5.000.000.000,00 5.750.000.000,00

4.3. 6

Pendapatan

(19)

9.4. Analisis Pembiayaan

Dengan diberlakukannya anggaran berbasis kinerja. maka dalam penyusunan APBD dimungkinkan adanya defisit maupun surplus. Defisit terjadi ketika pendapatan lebih kecil dibandingkan dengan belanja, sedangkan surplus terjadi ketika pendapatan lebih besar dibandingkan belanja. Untuk menutup defisit dan menggunakan surplus diperlukan pembiayaan daerah.

Pembiayaan adalah transaksi keuangan daerah yang dimaksudkan untuk menutup selisih antara Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah dalam hal terjadi defisit anggaran. Sumber pembiayaan dapat berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu, penerimaan pinjaman obligasi dan transfer dari dana cadangan. Sedangkan Pengeluaran dalam pembiayaan itu sendiri adalah angsuran hutang. bantuan modal dan transfer ke dana cadangan.

Melihat prediksi lima tahun ke depan. terlihat bahwa persentase kenaikan belanja lebih besar dari pada kenaikan pendapatan. Oleh karena itu, dalam upaya membiayai kegiatan pemerintahan diperlukan langkah-langkah pembiayaan baik dengan sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu, hutang dan sebagainya.

(20)

Tabel 9.7

Defisit Riil Anggaran Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2011-2015

No Uraian Tahun (Rp)

2011 2012 2013 2014 2015

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Realisasi Pendapatan Daerah 464.390.691.265,77 551.371.659.058,32 627.805.970.533,77 721.469.692.393,38 774.260.668.690,22 Dikurangi Realisasi

2 Belanja Daerah 432.517.402.736,77 511.537.853.879,00 605.789.787.843,10 700.844.955.590,36 772.298.662.007,00 3 Pengeluaran Pembiayaan

Daerah 10.146.406.311,71 20.542.917.259,00 928.811.860,07 -

-A Defisit Riil 21.726.882.217,29 19.290.887.920,32 21.087.370.830,60 20.624.736.803,02 1.962.006.683,22 Ditutup oleh realisasi

Penerimaan Pembiayaan

-4 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun

Anggaran sebelumnya 42.996.690.304,79

64.723.572.522,08 84.014.460.442,40 105.102.117.108,65 125.726.853.911,67

5 Pencairan Dana Cadangan - - - -

-6. Penerimaan Pinjaman

Daerah - - -

-7 Penerimaan Kembali

Pemberian Pinjaman Daerah - - -

-8. Penerimaan Piutang Daerah - -

-B Total Realisasi Penerimaan

Pembiayaan Daerah 42.996.690.304,79 64.723.572.522,08 84.014.460.442,40 105.102.117.108,65 125.726.853.911,67 Sisa Lebih Pembiayaan

(21)

Tabel 9.8

Komposisi Penutup Defisit Riil Anggaran Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2011-2015

No Uraian

Proporsi dari Total Defisit Riil

2011 2012 2013 2014 2015

Rp % Rp % Rp % Rp % Rp %

Defisit Riil 21.726.882.217,29 19.290.887.920,32 21.087.370.830,60 20.624.736.803,02 1.962.006.683, 22 1 Sisa Lebih

Perhitungan

0 64.723.572.522,08 335,51

84.014.460.442,4

0 398,41 105.101.831.273,00 509,59

125.726.853.911 ,67

6.408,0 7

2 Pencairan Dana

Cadangan - -

-5 Penerimaan Piutang

Daerah - - - -

-6 Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun berkenaan

64.723.572.522,08 84.014.460.442,4 0

(22)

Tabel 9.9

Realisasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Riil Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2011-2015

No

Uraian

Tahun (Rp)

2011 2012 2013 2014 2015

Realisasi Anggaran % Realisasi Anggaran % Realisasi Anggaran % Realisasi Anggaran % Realisasi Anggaran %

Jumlah SiLPA 64.723.572.522,08 84.014.460.442,40 105.101.831.273,00 125.726.568.076,02 127.688.860.594,89

1 Pelampauan Penerimaaan Pendapatan

(13.133.504,88) (0,02) 4.923.718.497,32 5,86 (21.388.804.151,23) (20,35) 4.452.025.536,38 3,54 (35.899.926.174,78) (28,12)

-Pelampauan Penerimaaan PAD

(2.491.846.957,88) (3,85) 3.196.488.608,32 3,80 2.097.313.841,77 2,00 2.407.170.976,38 1,91 6.531.480.069,22 5,12

Pelampauan Penerimaaan Dana

Perimbangan

2.959.059.986,00 4,57 7.934.765.018,00 9,44 62.724.935.790,00 59,68 (2.234.043.775,00) (1,78) (25.578.403.660,00) (20,03)

Pelampauan

(480.346.533,00) (0,74) (6.207.535.129,00) (7,39) (86.211.053.783,00) (82,03) 4.278.898.335,00 3,40 (16.853.002.584,00) (13,20)

2 Lainnya (Pencairan Dana Cadangan)

- - -

(23)

Belanja 4 Sisa

Pengeluaran Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan

2.233.085.486,08 3,45 1.907.891.284,00 2,27 1.876.699.009,93 1,79 4.453.538.126,00 3,54 2.750.029.473,00 2,15

(24)

9.4.1. Perkembangan Investasi Pembangunan Cipta Karya Kabupaten Humbang Hasudutan Bersumber dari APBN dalam 5 Tahun Terakhir

Pembangunan infratruktur permukiman Kabupaten Humbang Hasundutan adalah merupakan tanggung jawab Pemda, Ditjen Cipta Karya juga turut melakukan pembangunan infrastruktur sebagai stimulan kepada daerah agar dapat memenuhi SPM. Setiap sektor yang ada di lingkungan Ditjen Cipta Karya menyalurkan dana ke daerah melalui Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) sesuai dengan peraturan yang berlaku (PermenPU No. 14 Tahun 2011). Data dana yang dialokasikan pada suatu kabupaten/kota perlu dianalisis untuk melihat trend alokasi anggaran Ditjen Cipta Karya dan realisasinya di daerah tersebut.

Di samping APBN yang disalurkan Ditjen Cipta Karya kepada SNVT di daerah, untuk mendukung pendanaan pembangunan infrastruktur permukiman juga dilakukan melalui penganggaran Dana Alokasi Khusus. DAK merupakan dana APBN yang dialokasikan ke daerah tertentu dengan tujuan mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah sesuai prioritas nasional.

(25)

Tabel 9.10.

Kegiatan APBN Kabupaten Humbang Hasudutan Bidang Cipta Karya Tahun 2016

Alokasi (X 1000)

N O

URAIAN OUTPUT / SUB

OUTPUT LOKASI

SUMBER PENDANAAN x Rp.

1.000,-TAHUN

3.a Pembangunan dan Pengembangan Kws Permukiman Perdesaan Potensial

Kawas

1(6) PKT 5.950.0 00

Draft NSPK Daerah Bidang Penataan

Bangunan dan Lingkungan 1

Kawas

Bangunan Gedung Kab. Humbang Hasundutan

SPAM di Ibu Kota Kecamatan (IKK) 1 Kawas

(26)

Kab. Humbang Hasundutan

PKPAM.MB R.P.15.16 Optimalisas i SPAM IKK Pollung Kab. Humbang Hasunduta n

Kec Pollun

g

1 KWS 5.000.0

00

TOTAL 5.515.46

0

5.000.00 0

1.000.0 00

(27)

Tabel 9.11.

Kegiatan APBN Kabupaten Humbang Hansundutan Bidang Cipta Karya Tahun 2015

Alokasi (X 1000)

No Program / Kegiatan / Output /

Paket / Sub Paket AU/K/S/E/C F/N Lokasi

Sasaran Pagu Nilai Kontrak/Swakelola

Jml Satuan RPM PHLN Total RPM PHLN Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13!

85.344.257 32.678.900 118.023.157 81.021.289 32.678.900 113.700.189

2412

Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Permukiman

77.756.949 32.678.900 110.435.849 73.567.506 32.678.900 106.246.406

003

Pembinaan dan Pengawasan Pengembangan Permukiman

4.014.100 - 4.014.100 3.963.255 - 3.963.255

(28)

dan Toba Samosir

50.105.260 - 50.105.260 47.742.600 - 47.742.600

11

2.000.000 - 2.000.000 1.820.574 - 1.820.574

0022.01

Pembangunan infrastruktur permukiman kumuh Kws Kec Dolok Sanggul Kab Humbang

1.880.000 - 1.880.000 1.710.000 - 1.710.000

0022.02

Supervisi Pembangunan infrastruktur permukiman kumuh Kws Kec Dolok Sanggul Kab Humbang

120.000 - 120.000 110.574 - 110.574

007

17.016.789 - 17.016.789 15.240.851 - 15.240.851

(29)

-0013 Pengembangan

2.400.775 2.400.775 2.035.969 - 2.035.969

0013.01

Pengawasan dan Supervisi Pembangunan Infrastruktur Kawasan Pakkat Kab. Humbahas (SVD-HHS)

120.000 - 120.000 119.940 - 119.940

0013.02

Penyediaan PSD Kawasan Agropolitan (KTP2D) Kec Pakkat Kab Humbahas (DESA-HHS)

2.280.775 - 2.280.775 1.916.029 - 1.916.029

TOTAL

(30)

Tabel 9.12.

Kegiatan APBN Kabupaten Humbang Hasudutan Bidang Cipta Karya Tahun 2014

NO KEGIATAN - RINCIAN KEGIATAN

SASARAN ALOKASI (X Rp. 1.000)

VOL KEG RPMURNI PAGUPHLN TOTAL

KAWASAN 23.087.429 - 23.087.429

2415 PENGEMB. AIR MINUM 23.087.429 - 23.087.429

006 Spam Di Kawasan MBR 3.530.289 - 3.530.289

003 OPTIMALISASI SPAM UNTUK MBR 3.530.289 - 3.530.289

Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Perpipaan dan Acc 1,00 PKT 1.130.289 - 1.130.289

IKK Lintong Nihuta Kab Humbang Hasundutan 0,00 - -

-IKK Pakkat Kab Humbang Hasundutan 0,00 - -

-Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Perpipaan dan Acc 1,00 PKT 2.400.000 - 2.400.000

007 Spam Di Ibu Kota Kecamatan (IKK) 19.557.140 - 19.557.140

001 Spam Di Ibu Kota Kecamatan (IKK) 9.557.140 - 9.557.140

Pembangunan Intake, IPA 20 Lpd dan Bangunan Pendukung 1,00 PKT 5.557.140 - 5.557.140

Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Acc 1,00 PKT 4.000.000 - 4.000.000

IKK PAKAT KAB. HUMBANG HASUNDUTAN 0,00 - -

-IKK PAKAT KAB. HUMBANG HASUNDUTAN 0,00 - -

-301 ASPIRASI SPAM DI IBU KOTA KECAMATAN (IKK) 10.000.000 - 10.000.000

Pembangunan SPAM IKK Pollung, Humbang Hasundutan 40 Lps 1,00 IKK 10.000.000 - 10.000.000

LINGKUNGAN 1.500.000 - 1.500.000

2412 BANGKIM 1.500.000 - 1.500.000

009 Infrastruktur Perdesaan (PPIP) 1.500.000 - 1.500.000

001 Pembangunan Infrastruktur Perdesaan 1.500.000 - 1.500.000

Pembangunan Infrastruktur Perdesaan 6,00 DESA 1.500.000 - 1.500.000

DANA ALOKASI KHUSUS ( DAK ) 2.350.950 - 2.350.950

Air Minum 1.130.940 - 1.130.940

Sanitasi

1.220.010 - 1.220.010

TOTAL

(31)

Tabel 9.13.

Kegiatan APBN Kabupaten Humbang Hasudutan Bidang Cipta Karya Tahun 2013

Alokasi (X 1000)

NO DETAIL KEGIATAN LOKASI SASARAN ALOKASI ANGGARAN

VOLUME SATUAN RM PHLN TOTAL

IV Dukungan Infrastruktur Permukiman Skala Kawasan

7.371.340.000 - 7.371.340.000 SPAM Di Ibu Kota Kecamatan (IKK)

7.371.340.000 - 7.371.340.000

Pengembangan SPAM IKK/Kawasan Yang Belum Memiliki

SPAM 7.371.340.000

-7.371.340.000

PKPAM.IKK.13.06 Pembangunan Intake, Bangunan Produksi 20 lpd, Jaringan Pipa dia. 50-150 mm L= 13.388 m IKK Lintong

IKK Lintong 1 IKK 7.371.340.000 - 7.371.340.000

VII Dukungan Infrastruktur Permukiman Skala Komunitas

1.500.000.000 - 1.500.000.000 Infrastruktur Perdesaan (PPIP)

1.500.000.000 - 1.500.000.000

Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Kab Humbang Hasundutan

Kab Humbang

Hasundutan 6 DESA 1.500.000.000 - 1.500.000.000

VIII Dana Alokasi Khusus (DAK)

1.878.200.000 - 1.878.200.000

Air Minum

980.540.000 - 980.540.000

Sanitasi

897.660.000 - 897.660.000

TOTAL

(32)

Tabel 9.14.

Kegiatan APBN Kabupaten Humbang Hasudutan Bidang Cipta Karya Tahun 2012

NO. URAIAN KEGIATAN LOKASI

SASARAN ALOKASI ANGGARAN

Ket. VOLUME SATUAN PLN Rupiah Murni TOTAL

Dana Alokasi Khusus (DAK) - 1.284.540 1.284.540

Bidang Air Minum Kab. Humbang

Hasudutan 714.070 714.070

Bidang Air Sanitasi Kab. Humbang

Hasudutan 570.470 570.470

Total - 1.284.540 1.284.540

(33)

9.4.2. Perkembangan Investasi Pembangunan Cipta Karya Bersumber dari APBD dalam 5 Tahun

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasudutan memiliki tugas untuk membangun prasarana permukiman di daerahnya. Untuk melihat upaya pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan bidang Cipta Karya perlu dianalisis proporsi belanja pembangunan Cipta Karya terhadap total belanja daerah dalam 3-5 tahun terakhir. Proporsi belanja Cipta Karya meliputi pembangunan infrastruktur baru, operasional dan pemeliharaan infrastruktur yang sudah ada.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasudutan mengalokasikan Dana Daerah untuk Urusan Bersama (DDUB) sebagai mana pendamping kegiatan APBN di kabupaten/kota. DDUB ini menunjukan besaran komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan bidang Cipta Karya.

9.4.3. Perkembangan Investasi Perusahaan Daerah Bidang Cipta Karya dalam 5 Tahun Terakhir

Perusahaan daerah yang dibentuk pemerintah Kabupaten Humbang Hasudutan memiliki dua fungsi, yaitu untuk menyediakan pelayanan umum bagi kesejahteraan sosial (social oriented) sekaligus untuk menghasilkan laba bagi perusahaan maupun sebagai sumber pendapatan pemerintah daerah (profit oriented). Ada beberapa perusahaan daerah yang bergerak dalam bidang pelayanan bidang Cipta Karya, seperti di sektor air minum, persampahan dan air limbah. Kinerja keuangan dan investasi perusahaan daerah perlu dipahami untuk melihat kemampuan perusahaan daerah dalam meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Pembiayaan dari perusahaan daerah dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengembangkan infrastruktur Cipta Karya.

9.4.4. Perkembangan Investasi Pembangunan Cipta Karya Bersumber dari Swata dalam 5 Tahun Terakhir

(34)

9.5. Proyeksi dan Rencana Investasi Pembangunan Bidang Cipta Karya

Dari analisa pengembangan infrastruktur bidang Cipta Karya, di dapat proyeksi dan rencana investasi pembangunan bidang Cipta Karya yang dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Humbang Hasudutan.

9.5.1. Proyeksi APBD 5 tahun ke depan

Gambar

Gambar 9.1. Proses Penyusunan Program dan Anggaran Bidang Cipta Karya
Gambar 9.2.Mekanisme Penyaringan Program Anggaran dan Kegiatan
Tabel 9.1
Tabel 9.2Rata-Rata Pertumbuhan Neraca Daerah
+7

Referensi

Dokumen terkait

Setelah APBD secara umum dibahas, maka perlu dikaji berapa besar investasi pembangunan khusus bidang Cipta Karya di daerah tersebut selama 3-5 tahun terakhir

Dana APBD Provinsi , meliputi dana daerah untuk urusan bersama (DDUB) dan dana lainnya yang dibelanjakan pemerintah provinsi untuk. pembangunan infrastruktur

Dengan keterbatasan fiskal yang ada dalam pendanaan pembangunan infrastruktur permukiman serta program-program kegiatan pembangunan yang telah direncanakan, pemerintah

Sebagai kesimpulan dari analisis aspek pembiayaan akan dijelaskan tingkat ketersediaan dana yang ada untuk pembangunan bidang infrastruktur Cipta Karya yang meliputi

Sebagai kesimpulan dari analisis aspek pembiayaan, dilakukan analisis tingkat ketersediaan dana yang ada untuk pembangunan bidang infrastruktur Cipta Karya yang

Grafik 9.3, maka kapasitas daerah Kota Denpasar dalam pendanaan Bidang Cipta Karya 5. tahun kedepan

Dana APBD Kabupaten/Kota , meliputi dana daerah untuk urusan bersama (DDUB) dan dana lainnya yang dibelanjakan pemerintah kabupaten untuk pembangunan

Dengan keterbatasan fiskal yang ada dalam pendanaan pembangunan infrastruktur permukiman serta program-program kegiatan pembangunan yang telah direncanakan, pemerintah