• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelestarian Nilai-Nilai Civic Culture dalam Memperkuat Identitas Budaya Masyarakat: Makna Simbolik Ulos dalam Pelaksanaan Perkawinan Masyarakat Batak Toba di Sitorang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pelestarian Nilai-Nilai Civic Culture dalam Memperkuat Identitas Budaya Masyarakat: Makna Simbolik Ulos dalam Pelaksanaan Perkawinan Masyarakat Batak Toba di Sitorang"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Ulos Hela (kiri) dan ulos Pamarai (kanan)  (Foto: Lopiana, 2016)
Gambar 3. Upacara Mangulosi dalam upacara  perkawinan (Foto: Lopiana, 2016)

Referensi

Dokumen terkait

perkawinan bagi masyarakat Batak Toba tidak terlepas dari pemberian ulos.. Pemberian ulos tersebut sudah disediakan dan ditetapkan ulos

Dari pcnclitian yang d iperolch, dapat disimpulkan bahwa pda umumnya Ulos· sangat berguna bagi kehidupan masyarakat Batak Toba dan bemilai sakral.. Sedangkan fungsi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai makna simbolik upacara adat mangulosi (pemberian ulos) pada siklus kehidupan masyarakat Batak Toba khususnya di kecamatan

Pemberian ulos ragi hotang kepada pengantin dalam perkawinan adat Batak Toba Jakarta (Jakarta, 15 Desember 2014).. kasih atas bantuan dan dukungan moril pada pesta

I) Mendeskripsikan orang Batak dan ulos pada umumnya serta hubungan dengan orang Batak Toba di Jakarta. 3) Membuat analisa terhadap nilai ulos sehubungan dengan

Berdasarkan hasil wawancara dengan nara sumber fungsi sosial ulos dalam acara pernikahan adat istiadat batak toba yaitu adalah pada saat prosesi penyerahan ulos

“Ungkapan Metafora pada Etnis Batak Toba” .Makalah Seminar Nasional Budaya Etnik III edisi 11..

makna simbolik dan nilai-nilai dari umpasa bahasa Batak Toba yang sudah jarang.. dipakai dalam pesta